cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,421 Documents
Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Pola Konsumsi Rumah Tangga di Era Digital Sri Prilmayanti Awaluddin; Rustan DM; Indrawan Azis; Nur Arini Susanti; Muhammad Zul Fahmi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap pola konsumsi rumah tangga di era digital, dengan fokus pada Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar. Literasi keuangan memainkan peran penting dalam pengelolaan keuangan rumah tangga, dan teknologi digital berperan dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan pengeluaran rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan survei yang melibatkan 200 responden rumah tangga di Kecamatan Galesong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah tangga dengan literasi keuangan yang lebih tinggi cenderung memiliki pengelolaan keuangan yang lebih efisien dan pola konsumsi yang lebih terkontrol. Selain itu, penggunaan teknologi digital dalam pengelolaan keuangan juga berkontribusi pada pengelolaan anggaran yang lebih baik. Namun, terdapat hambatan yang signifikan terkait dengan rendahnya literasi digital dan akses terbatas terhadap teknologi, yang mempengaruhi kemampuan masyarakat untuk memanfaatkan teknologi finansial secara optimal. Berdasarkan temuan ini, rekomendasi utama adalah meningkatkan literasi keuangan dan digital di kalangan masyarakat melalui pelatihan yang terstruktur serta meningkatkan akses terhadap teknologi digital di daerah pedesaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi kebijakan pemerintah dan lembaga keuangan dalam meningkatkan pengelolaan keuangan rumah tangga di era digital.Kata Kunci: Literasi Keuangan, Pola Konsumsi Rumah Tangga, Teknologi Digital, Pengelolaan Keuangan, Literasi Digital, Kecamatan Galesong
Integrasi Artificial Intelligence Dalam Electronic Records Management System: Peluang Dan Risiko Zayyin Abdul Quddus; Priyono Sadjijo; Yuti Ra Rahmah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3068

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membuka peluang besar dalam transformasi pengelolaan rekod digital melalui sistem Electronic Records Management System (ERMS). Studi ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis bentuk integrasi AI dalam ERMS, peluang yang ditawarkan, serta risiko dan tantangan yang menyertainya. Dengan menggunakan metode kajian literatur terarah terhadap sumber ilmiah, penelitian ini menemukan bahwa AI dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat analitik pengambilan keputusan, serta memperbaiki tata kelola informasi secara umum. Namun, integrasi AI juga menimbulkan tantangan serius, seperti bias algoritmik, kurangnya regulasi, serta risiko etika dan keamanan informasi. Implikasi dari temuan ini menunjukkan pentingnya pembentukan kerangka regulasi yang kuat, penguatan kapasitas kelembagaan, serta kolaborasi multidisipliner dalam mendukung penerapan AI yang bertanggung jawab dalam pengelolaan rekod digital. Studi ini diharapkan dapat memberikan landasan konseptual dan praktis bagi pengembangan kebijakan serta penelitian lanjutan di bidang manajemen rekod digital berbasis teknologi cerdas.
Pendidikan Seni Sebagai Media Konstruksi Indentitas Generasi Z: Tinjauan Teori Konstruktivisme Sosial Vygotsky ronald candra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3069

Abstract

This study originates from the phenomenon of Generation Z students born between 2001 and 2010 who, due to rapid technological advancement, have developed a strong dependency on the internet and social media in their daily activities. Their identity construction is often centered on virtual existence, expressed through images, videos, symbols, and avatars shared on digital platforms. In this context, education should play a crucial role in guiding Generation Z to distinguish between virtual spaces and real social environments. Art education serves not only to develop aesthetic appreciation and technical skills but also functions as a reflective, expressive, and symbolic medium in the process of self-exploration and identity formation. This research employs a qualitative descriptive method using Vygotsky’s Social Constructivism theory as its analytical framework. The main research question is: How does Art Education (in terms of School, Identity, and Digital Media) serve as a medium for constructing Generation Z’s identity through the perspective of Vygotsky’s Social Constructivism? Data were collected through literature review of relevant books and peer-reviewed journal articles. The findings indicate that art education, particularly in the context of Generation Z, plays a significant role as a medium for identity construction that is not only aesthetic but also reflective and socially engaged. Through the lens of Vygotsky’s theory, students’ identities are shaped through social interaction and the use of cultural tools, including digital media. In art education, digital media function as a form of social mediation that fosters visual literacy, identity reflection, and value negotiation within participatory spaces. Keywords: Art Education, Self-Identity, Generation Z, Social Construction
Exploring Consumer Experiences in Toy Selection: A Study on Hot Wheels and Fire Truck Fani Putri Agustiani; Sayida Khoiratun Nisak; Ahmad Edi Saputra; Alisyah Pitri; Hasna Dewi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3070

Abstract

The study purpose was to analyze differences in consumer perceptions of Hot Wheels and Fire Truck toys at Time Toys, WTC Batanghari Mall, Jambi City, with a specific focus on the influence of price and product quality on consumer satisfaction. The study also aimed to identify service elements that most significantly impact purchasing decisions and to provide recommendations for improving competitiveness in the specialty toy retail sector. This research addresses the urgency of understanding the interplay between tangible product attributes and intangible service factors within the context of Indonesian modern retail. Materials and methods. This study adopted a comparative, cross-sectional design involving consumers who had purchased or considered purchasing Hot Wheels or Fire Truck toys in the past six months. A purposive sampling method was used to ensure participants possessed relevant experience and familiarity with both products. Data were collected using structured questionnaires, distributed in-store and online, measuring demographic characteristics, perceptions of product quality and price fairness, and overall satisfaction. Descriptive statistics were applied to summarize general patterns, independent samples t-tests were used to examine differences in perceptions, and multiple regression analysis was conducted to assess the relative influence of price and quality on satisfaction, with a significance threshold of p < 0.05. Results. The findings revealed that while price and product quality significantly influenced purchasing decisions, service quality emerged as a more dominant determinant of consumer satisfaction. Elements such as transaction transparency, accountability, conditional service tailored to situational needs, and equitable treatment without discrimination were highly valued by customers. Additionally, the provision of supportive facilities, flexibility in payment methods, member-exclusive discounts, and short-term product replacement guarantees enhanced the overall shopping experience. Employee motivation, reinforced by managerial guidance and religious values, contributed to consistently high service standards. Conclusions. The study concludes that in specialty toy retail, service quality can outweigh traditional factors like price and product quality in shaping customer satisfaction. The novelty lies in identifying conditional service as a culturally relevant competitive advantage and highlighting the integration of ethical and spiritual values in service delivery. Retailers are advised to integrate pricing and quality strategies with comprehensive management of the shopping experience, combining efficiency with relational depth to sustain customer loyalty and long-term business
Application of Ijarah Contract in Gold Pawning Practices at the Sharia Bank Gustiadi Herma Putra; M. Arif Musthofa; Hasnah Dewi; Kurniawan Kurniawan; Erwina Kartika Devi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3071

Abstract

The study purpose was to examine the implementation of the ijarah-based gold pawning product at Bank Syariah Indonesia (BSI) Jambi Branch, focusing on its operational procedures, appraisal process, and compliance with Sharia principles. Materials and methods. This research used a qualitative descriptive method, gathering primary data through in-depth interviews with branch officers and direct observation, supported by secondary data from official documents and relevant literature. Results. The findings reveal that BSI applies a multi-contract (uqud murakkabah) scheme consisting of rahn, qardh, and ijarah, in full compliance with Fatwa DSN-MUI No. 26/DSN-MUI/III/2002. Gold appraisal is carried out by certified appraisers using modern equipment and daily market price references. The ujrah fee is determined at the start of the contract and remains unchanged until maturity, ensuring fairness (al-‘adl) and legal certainty (al-yaqin). Security measures include a dedicated vault with a dual control system and the use of PWG Monitoring technology to enhance efficiency and accountability. However, some members of the public still misinterpret the ujrah fee as being equivalent to interest in conventional pawn systems, indicating the need for enhanced public education on Islamic financial principles. Conclusions. The ijarah-based gold pawning product at BSI Jambi Branch is proven to be an effective, secure, and Sharia-compliant financing solution, with strong potential to be developed further as an inclusive and sustainable Islamic financial instrument.
A Sharia Economic Law Perspective on Down Payment Practices in Catering Services: A Case Study Nanda Oktaviani Astuti; Nilfatri Nilfatri; Erwina Kartika Devi; Alisyah Pitri; Reza Okva Marwendi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3072

Abstract

The study purpose was to analyze the practice of down payments (ʿurbūn) within istisnāʿ contracts in catering service transactions at Yuriken Kitchen, a microenterprise in Pandan Lagan Village, from the perspective of Islamic economic law. The research aimed to examine whether such practices conform to sharīʿah principles and to provide recommendations for improving legal certainty and fairness in similar rural-based business contexts. Materials and methods. This study employed a qualitative, empirical-sociological approach to explore the implementation of down payment systems in a real-world setting. Data were collected through observation, interviews with the business owner and clients, and documentation. The analysis involved inductive reasoning to interpret findings within the framework of Islamic commercial jurisprudence, particularly referring to DSN-MUI fatwas and the Compilation of Islamic Economic Law (KHES). Results. Findings revealed that while down payments of 30–50% are commonly used to secure orders, transactions are conducted orally without written contracts, creating legal ambiguities and potential injustice in the event of cancellations. The current practices show partial conformity with sharīʿah—upholding trust and mutual consent—but lack formal clarity, thereby exposing parties to gharar (uncertainty) and disputes. The study also highlighted a general lack of awareness regarding the legal provisions for ʿurbūn and istisnāʿ among microentrepreneurs in the village, indicating the need for greater educational outreach on fiqh muʿāmalah. Conclusions. The research concludes that the down payment practices at Yuriken Kitchen, although rooted in local trust-based customs, are not fully aligned with the legal standards of Islamic economic law due to the absence of formal contract documentation. The study contributes a novel sociological insight by illustrating how rural social trust, while valuable, must be complemented by legally sound practices to prevent conflict and uphold justice. Promoting awareness of sharīʿah-based contract mechanisms and encouraging the use of written agreements in microenterprises is crucial for building a transparent, fair, and spiritually accountable economic environment.
Penerapan Metode Make A Match Terhadap Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia Dini Di Tk Salsabila Al-Fazira Sanggul Maharani Yessa; M. Baihaqi; Ramadhani Ramadhani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode Make A Match terhadap perkembangan sosial-emosional anak usia dini di TK Salsabila Al-Fazira Binjai. Metode Make A Match adalah metode pembelajaran yang melibatkan aktivitas mencocokkan kartu yang memuat pertanyaan dan jawaban, yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan sosial dan emosional anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen, melibatkan anak-anak usia dini sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi dan instrumen penilaian perkembangan sosial-emosional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Make A Match secara signifikan berpengaruh positif terhadap perkembangan sosial-emosional anak. Anak-anak yang terlibat dalam kegiatan ini menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berinteraksi dengan teman sebaya, memahami emosi diri dan orang lain, serta menunjukkan perilaku yang lebih kooperatif. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode Make A Match dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung perkembangan sosial-emosional anak usia dini di lingkungan pendidikan.
Pengaruh Pembelajaran Seni Tari Terhadap Perkembangan kecerdasan Kinestetik Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di RA Anak Sholeh Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat Mardiah Mardiah; M. Baihaqi; Nazlah Salsabila
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3074

Abstract

Kecerdasan kinestetik merupakan kemampuan menggunakan seluruh tubuh (fisik) untuk mengekspresikan ide dan perasaan, keterampilan menggunakan tangan untuk menciptakan atau mengubah sesuatu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pelaksanaan pembelajaran seni tari pada anak usia 5-6 tahun di RA Anak Sholeh Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat. (2) Perkembangan kecerdasan kinestetik pada anak usia 5-6 tahun di RA Anak Sholeh Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat. (3) Pengaruh antara pembelajaran seni tari terhadap perkembangan kecerdasan kinestetik pada anak usia 5-6 tahun di RA Anak Sholeh Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia 5-6 tahun di RA Anak Sholeh Tahun Pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 98 siswa. Dan sampel dalam penelitian ini adalah 25 anak. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari pembelajaran seni tari sebagai variabel (X) dan perkembangan kecerdasan kinestetik sebagai variabel (Y). Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) Pelaksanaan pembelajaran seni tari anak usia 5-6 tahun di RA Anak Sholeh didapatkan hasil dengan nilai yaitu P = 77,4 %. Berdasarkan nilai tersebut dapat dikatakan bahwa pelaksanaan pembelajaran seni tari di RA Anak Sholeh termasuk baik. (2) Perkembangan kecerdasan kinestetik anak usia 5-6 tahun di RA Anak Sholeh dengan nilai sebesar 83,2 %. Berdasarkan nilai tersebut dapat dikatakan bahwa perkembangan kecerdasan kinestetik di RA Anak Sholeh termasuk sangat baik. (3) Terdapat pengaruh pembelajaran seni tari terhadap perkembangan kecerdasan kinestetik anak usia 5-6 tahun di RA Anak Sholeh yaitu nilai thitung variabel pembelajaran seni tari adalah 8,906 lebih besar dari ttabel yaitu 2,069 atau 8,906 > 2,069 dan signifikan pada 0.000 karena nilai signifikannya dibawah 0.05. Berdasarkan nilai Adjusted R Square 0,775 berarti 77,5% faktor yang mempengaruhi perkembangan kecerdasan kinestetik anak usia 5-6 tahun di RA Anak Sholeh dapat dijelaskan oleh pembelajaran seni tari yang dilakukan guru. Sedangkan 22,5% (100%-77,5%) dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh peneliti
Pengaruh Struktur Modal, Kebijakan Dividen dan Keputusan Investasi Terhadap Harga Saham (Studi Empiris Perusahaan Sektor Infrastruktur Periode 2019-2023) Riski Hardiansyah Zain; Wahyu Nurul Hidayati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh struktur modal, kebijakan dividen, dan keputusan investasi terhadap harga saham perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan selama lima tahun pengamatan. Analisis regresi linier berganda dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak EViews 12. Hasil uji-F menunjukkan bahwa struktur modal, kebijakan dividen, dan keputusan investasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Sementara itu, hasil uji-t menunjukkan bahwa hanya Keputusan investasi yang berpengaruh signifikan terhadap harga saham,struktur modal dan kebijakan dividen dan tidak berpengaruh signifikan. emuan ini menggambarkan adanya pengaruh keputusan investasi sebagai faktor utama dalam menentukan pergerakan harga saham di sektor infrastruktur, sehingga indikator seperti Price Earning Ratio (PER) dapat menjadi acuan penting bagi investor dalam mengambil keputusan investasi di sektor tersebut.
Studi Etnomedisin Tanaman Obat Analgesik Di Desa Simpang Kanan Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus Mida Pratiwi; Sunarmi Sunarmi; Riza Dwiningrum; Risma Rojaton
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3077

Abstract

Etnomedisin merupakan bagian dari kajian etnobotani yang menggambarkan pengetahuan lokal masyarakat dalam memanfaatkan tumbuhan sebagai alternatif pengobatan tradisional, termasuk untuk mengatasi nyeri. Tujuan ini untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat analgesik, oleh masyarakat di Desa Simpang Kanan, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, serta teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, terhadap 20 responden. Hasil penelitian didapatkan 11 spesies tanaman yang dimanfaatkan sebagai analgesik. Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah daun (45%), rimpang (35%), dan umbi (20%). Sementara itu, cara pengolahan yang paling umum adalah direbus (80%) dan ditumbuk (20%).