cover
Contact Name
Kerisman Halawa
Contact Email
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Phone
+6285297738787
Journal Mail Official
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Editorial Address
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal ABDIMAS MUTIARA
ISSN : 27227758     EISSN : 27227758     DOI : -
Jurnal ABDIMAS MUTIARA diterbitkan oleh Program Studi : Sistem Informasi Fakutas Sains dan Teknologi Informasi Universitas Sari Mutiara Indonesia di Medan sebagai media untuk menyalurkan pemahaman tentang asfek - asfek multidisiplin ilmu bidang Teknologi, Kesehatan dan Sosial berupa hasil pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Redaksi menerima naskah yang belum pernah diterbitkan dalam media lain dari dosen, peneliti, mahasiswa maupun praktisi dengan ketentuan penulisan seperti tercantum pada halaman belakang (petunjuk untuk penulis). Naskah yang masuk akan dievaluasi dan disunting untuk keseragaman format, istilah dan tata cara lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,033 Documents
SOSIALISASI PENANAMAN NILAI-NILAI ANTI KORUPSI DI KALANGAN HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) FIS UNIMED Br Limbong, Winny Sunfriska; Fadli, Muhammad; Nurhidayah; Pulungan, Intan; Sidauruk, Natalia; Tafonao, Sesilia Novitry
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Korupsi merupakan salah satu permasalahan sosial yang berdampak serius terhadap pembangunan nasional dan melemahkan nilai-nilai keadilan sosial. Upaya pencegahan korupsi tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pendidikan dan internalisasi nilai-nilai antikorupsi sejak dini, khususnya di kalangan mahasiswa sebagai agen perubahan sosial. Tujuan : Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran mahasiswa mengenai nilai-nilai antikorupsi melalui kegiatan sosialisasi pada anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan (FIS UNIMED). Metode: Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan refleksi nilai. Hasil : Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep, bentuk, dan dampak korupsi serta pentingnya penerapan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas dalam kehidupan organisasi dan akademik. Kesimpulan: Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam membangun budaya antikorupsi di lingkungan mahasiswa.
PENDAMPINGAN PEMASARAN DIGITAL BERBASIS DATA KEUANGAN UNTUK UMKM DI LINGKUNGAN RUMAH BUMN KABANJAHE Siregar, Rizka Hilda; Surbakti, Nenni Lestari; Lelisman Giawa; Odorikus Giawa
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Kabupaten Karo dengan kontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja dan PDRB daerah. Namun, UMKM binaan Rumah BUMN Kabanjahe masih menghadapi tantangan serius di era digital, terutama keterbatasan pemasaran digital dan lemahnya pengelolaan keuangan. Mayoritas UMKM masih mengandalkan pemasaran konvensional serta belum melakukan pencatatan keuangan yang tertata, sehingga kesulitan menghitung harga pokok produksi (HPP) dan mengukur profitabilitas usaha. Kondisi ini berdampak pada penetapan harga jual yang tidak tepat dan terbatasnya jangkauan pasar. Permasalahan tersebut diperparah oleh belum terintegrasinya pengelolaan data keuangan dengan strategi pemasaran digital. Hasil survei awal menunjukkan rendahnya kemampuan UMKM dalam pencatatan keuangan, perhitungan HPP, pemanfaatan platform digital, serta penetapan harga yang kompetitif dan menguntungkan. Oleh karena itu, dibutuhkan program pengabdian masyarakat yang mengintegrasikan pengelolaan data keuangan dan pemasaran digital secara sinergis agar UMKM mampu menyusun perencanaan bisnis berbasis data, meningkatkan daya saing, serta memperluas pasar secara berkelanjutan. Tujuan: Tujuan pengabdian ini adalah: (1) Meningkatkan kapasitas UMKM dalam mengelola data keuangan sederhana, (2) Melatih pemanfaatan platform pemasaran digital secara efektif, (3) Mendampingi integrasi data keuangan dengan strategi pemasaran. Metode: Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research melalui tiga tahap: diagnosa kebutuhan, pelatihan dan pendampingan intensif, serta evaluasi berkelanjutan. Hasil: Peningkatan PengetahuanPelaku UMKM menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, terutama dalam hal integrasi data keuangan ke dalam strategi pemasaran.Output Konkret yang DihasilkanUntuk data keuangan, peserta UMKM mulai menerapkan pencatatan keuangan harian/mingguan menggunakan template yang diberikan dan mampu menghitung HPP produk utama mereka. Untuk akun bisnis digital, peserta UMKM kini memiliki akun Instagram/Facebook Business, atau WhatsApp Business yang telah dioptimalisasi (logo, bio, kontak). Dalam konten Digital, para UMKM sudah membuat beberapa konten baru (foto dan video produk) yang telah diunggah oleh peserta selama masa pendampingan. Konten telah menerapkan prinsip dasar fotografi dan copywriting yang diajarkan. Dalam hal strategi harga, beberapa peserta melakukan revisi harga jual setelah menghitung HPP secara akurat, sehingga margin keuntungan menjadi lebih jelas. Selain itu, setiap UMKM telah memiliki draft sederhana "Rencana Pemasaran Digital" yang mencakup target pasar, platform utama, jadwal konten, dan anggaran promosi. Kesimpulan: Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Masyarakat “Pendampingan Pemasaran Digital Berbasis Data Keuangan untuk UMKM di Lingkungan Rumah BUMN Kabanjahe” telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas pelaku UMKM dalam mengelola pemasaran digital dan pencatatan keuangan. Melalui pelatihan, pendampingan langsung, dan evaluasi berkala, UMKM menjadi lebih memahami pentingnya penggunaan data keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan pemasaran. Kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan UMKM dalam Melakukan pencatatan keuangan secara lebih terstruktur, termasuk memahami arus kas, HPP, dan laporan laba rugi sederhana., Mengoptimalkan pemasaran digital melalui pemanfaatan media sosial, marketplace, dan tools digital berbasis data penjualan, Membuat konten promosi yang lebih menarik dan relevan, sesuai analisis data penjualan, dan Meningkatkan kemampuan analisis sederhana, seperti menentukan produk unggulan, target pasar, dan waktu promosi yang efektif.
DEEP LEARNING FOR SOCIAL COMPETENCE: STRATEGI PEMBELAJARAN MENYENANGKAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA SEKOLAH DASAR Anggito, Albi; Saragih, Jheni Yusuf; Lubis, Andreas
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Kegiatan pengabdian masyarakat, guru tidak hanya diberikan pelatihan teoretis, tetapi juga pendampingan praktik di kelas melalui model coaching, co-teaching, dan refleksi kolaboratif. Dengan cara ini, guru dapat mengembangkan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana menciptakan pembelajaran yang bermakna sekaligus menyenangkan bagi peserta didik. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi guru sekolah dasar dalam mengimplementasikan pembelajaran deep learning yang berpadu dengan prinsip joyful learning untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa abad ke-21. Program dilaksanakan di lima sekolah dasar mitra di Kota Medan dengan melibatkan 20 guru, 5 kepala sekolah, dan 178 siswa. Metode : Metode pelaksanaan menggunakan Participatory Action Model (PAM) melalui empat tahap siklus: planning, action, observation, dan reflection. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, angket, wawancara, dan jurnal reflektif guru, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil : Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman guru terhadap konsep deep learning (kategori tinggi), penerapan joyful learning (kategori tinggi), keterampilan sosial siswa yang mencakup komunikasi, empati, dan kolaborasi (kategori tinggi), keterlibatan siswa dalam aktivitas pembelajaran (kategori tinggi), dan Refleksi Guru terhadap Praktik Mengajar (kategori sedang). Secara kualitatif, guru menunjukkan perubahan perilaku mengajar yang lebih reflektif, kreatif, dan partisipatif, sedangkan siswa menjadi lebih aktif, komunikatif, dan bertanggung jawab secara sosial. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi deep learning dan joyful learning mampu menciptakan lingkungan belajar yang bermakna, humanis, dan berkelanjutan. Kesimpulan : Pendekatan PAM terbukti efektif dalam mengembangkan kapasitas guru serta menumbuhkan budaya belajar kolaboratif yang berdampak positif terhadap pembentukan karakter sosial siswa.
IMPLEMENTASI KKN TEMATIK LITERASI TERHADAP MINAT BACA MASYARAKAT DI TBM RUMAH PERADABAN SNC KEDAI DURIAN Sunyianto, Sunyianto; Karauna, Yusrin; Fadli, Muhammad; Halawa, Kerisman; Wau, Informant; Zendrato, Aurel Intani
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Fenomena kajian pengabdian kepada masyarakat ini adalah adalah rendahnya minat baca masyarakat dan tidak optimalnya fungsi taman bacaan masyarakat akibat keterbatasan pengelolaan, fasilitas, koleksi bermutu sudah tersedia namun tidak optimal, serta minimnya program literasi, sehingga memerlukan intervensi melalui implementasi KKN Tematik Literasi. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengetahui penerapan program KKN Tematik Literasi terhadap minat baca masyarakat di TBM Rumah Peradaban SNC Kedai Durian. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat adalah dengan menggunakan Pendekatan PAR (Participatory Action Research). Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa penerapan program KKN tematik literasi di TBM Rumah Peradaban SNC Kedai Durian dapat memberikan motivasi bagi pengelola dan relawan TBM dalam mengelola TBM dan melayani masyarakat serta meningkatkan motivasi masyarakat berkunjung untuk belajar dan memanfaatkan TBM. Kesimpulannya adalah mplementasi KKN Tematik Literasi di TBM Rumah Peradaban SNC Kedai Durian menunjukkan bahwa program literasi berbasis inklusi sosial mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan minat baca masyarakat. Setelah dilakukan pendampingan, TBM yang sebelumnya belum memiliki sistem pengelolaan memadai akhirnya terdata secara resmi melalui perolehan Nomor Pokok Perpustakaan (NPP), memiliki pengelolaan koleksi yang lebih tertata, serta layanan perpustakaan yang mulai berjalan efektif. Rekomendasi dalam kegiatan pengabdian ini agar terus melakukan program ini dan membuat inovasi yang kreatif sehingga pengguna tidak merasa bosan dan motivasi belajar masyarakat terus meningkat serta adanya pendampingan dan kolaborasi dari pihak Perpustakaan Nasional melalui Dinas Perpustakaan dan pihak perguruan tinggi dan pustakawan dalam membantu dan TBM dan membudayakan kegemaran membaca dan kecapakan literasi masyarakat.
DARI TAHU JADI MAMPU: PENDIDIKAN KESEHATAN PRAKTIS BAGI PENDERITA DIABETES MELITUS Sirait, Asima; Siregar, Laura Mariati; Irennius Girsang, Vierto; Simarmata, Nurpina; Aprilyani, Ramanda
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang melalui perawatan diri yang efektif. Namun, banyak pasien masih mengalami kesulitan dalam menerjemahkan pengetahuan kesehatan ke dalam praktik sehari-hari, sehingga meningkatkan risiko terjadinya komplikasi. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan yang bersifat praktis diperlukan untuk menjembatani kesenjangan antara pengetahuan dan keterampilan perawatan diri. Tujuan:. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan manajemen diri secara praktis pada pasien diabetes melitus melalui pendidikan kesehatan yang terstruktur dan aplikatif. Metode: Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan November 2025 di aula Puskesmas Simarmata, Kabupaten Samosir, dengan melibatkan 20 pasien diabetes melitus. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah dan diskusi interaktif. Materi edukasi meliputi pengertian diabetes melitus, faktor risiko, pencegahan, pengaturan pola makan, kepatuhan minum obat, aktivitas fisik, pemantauan kadar glukosa darah, serta perawatan kaki. Media edukasi yang digunakan berupa leaflet dan presentasi PowerPoint. Hasil: Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tingkat partisipasi yang baik selama sesi berlangsung. Keterlibatan aktif terlihat dalam sesi diskusi, dan peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai diabetes melitus. Selain itu, peserta juga menyatakan adanya peningkatan motivasi dan komitmen untuk menerapkan pola makan sehat, mematuhi regimen pengobatan, serta melakukan perilaku perawatan diri secara rutin. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan yang bersifat praktis diterima dengan baik oleh pasien diabetes melitus dan berpotensi meningkatkan kemampuan manajemen diri pasien dalam mengendalikan diabetes serta mencegah terjadinya komplikasi.
EDUKASI PENERAPAN HYGIENE DAN SANITASI PADA PENJAMAH MAKANAN DI BANDARA KUALANAMO TAHUN 2025 Veronika Sinaga, Lia Rosa; Munthe, Seri Asnawati; Jasmen Manurung
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hygiene sanitasi makanan berfungsi untuk memastikan keamanan dan kebersihan makanan dari proses produksi hingga konsumsi. Hygiene sanitasi penjamah makanan tidak terlepas dari sikap dan pengetahuan mengenai hygiene dan sanitasi makanan. Pengetahuan, sikap dan hygiene sanitasi penjamah makanan sangat penting dalam penyelenggaraan makanan agar makanan yang dihasilkan terhindar dari kontaminasi.Tujuan Pengabdian masyarakat ini adalah Meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan para penjamah makanan dalam menerapkan prinsip hygiene dan sanitasi yang baik guna mencegah kontaminasi makanan dan mendukung kesehatan Masyarakat. Diharapkan dengan adanya edukasi Penerapan Hygiene Dan Sanitasi Pada Penjamah Makanan maka penjamah makanan mengalami peningkatan pemahaman mengenai konsep hygiene pribadi, sanitasi lingkungan, dan pentingnya penerapan standar kebersihan dalam pengolahan makanan, terjadi peningkatan nilai pre-test dan post-test sebagai indikator keberhasilan edukasi, terjadi perubahan perilaku seperti mencuci tangan dengan benar sebelum dan sesudah menangani makanan serta menggunakan perlengkapan kebersihan seperti sarung tangan dan penutup kepala, Penjamah makanan mampu mempraktikkan teknik sanitasi dasar seperti membersihkan alat masak, menjaga kebersihan area dapur, dan memisahkan bahan makanan mentah dan matang dengan benar, Pengelola usaha makanan menunjukkan minat untuk mengadakan pelatihan lanjutan dan menyediakan fasilitas sanitasi yang lebih memadai (seperti wastafel, sabun, dan tempat sampah tertutup) dan Adanya komitmen dari pengelola usaha makanan untuk meningkatkan pengawasan terhadap hygiene dan sanitasi pegawai
PENINGKATAN KINERJA PERAWAT MELALUI PELATIHAN KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT Saragih, Masri; Adventy R.Bevy Gulo; Eva Kartika Hasibuan; Yudia Indriani; Steve Sebayang
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Keselamatan pasien merupakan indikator utama mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit dan menjadi prioritas dalam sistem pelayanan kesehatan nasional maupun global. Dalam konteks rumah sakit, pemahaman tentang keselamatan pasien sangat diperlukan untuk mendorong perawat dalam memberikan pelayanan yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada mutu. Namun, hasil observasi awal menunjukkan bahwa masih terdapat ketimpangan pemahaman dan implementasi keselamatan pasien di kalangan perawat. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja perawat terhadap keselamatan pasien melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi yang dilakukan secara langsung di Rumah Sakit Umum Sari Mutiara Lubuk Pakam. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi kelompok terfokus (FGD), serta evaluasi pra dan pasca kegiatan melalui pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 30 orang perawat. Hasil pre-test menunjukkan nilai pretest paling rendah 59 dan yang paling tinggi 75 sementara Nilai postest paling rendah 76 dan yang paling tinggi 93. Hasil: Dari hasil pretest dan postest terdapat peningkatan pengetahuan perawat tentang materi yang diajarkan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kegiatan edukatif seperti sosialisasi dapat secara efektif meningkatkan komitmen dan kinerja perawat. Kesimpulan : Diharapkan, kegiatan serupa dapat dijadikan program berkelanjutan oleh manajemen rumah sakit untuk memperkuat keselamatan pasien dan kinerja perawat.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN POSYANDU IBU HAMIL DAN BALITA DI PUSKESMAS HELVETIA MEDAN Purba, Agnes; Rani Kawati Damanik; Rosetty Sipayung; Monika Saragih; Goklas Royani
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Posyandu merupakan upaya kesehatan dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat yang bertujuan untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat terutama dalam pemantauan tumbuh kembang balita, kesehatan ibu hamil, dan pemberian imunisasi. Posyandu di Wilayah Puskesmas Helvetia mayoritas dikunjungi oleh ibu yang membawa balita untuk penimbangan berat badan dan imunisasi. Tujuan : Pemanfaatan posyandu oleh ibu hamil belum terbukti maksimal disebabkan oleh ibu hamil lebih banyak berkunjung ke klinik mandiri bidan dan ANC di posyandu tidak menjadi kebutuhan penting. Metode : Untuk itu PkM ini dilakukan dengan tujuan memberikan pelayanan kepada ibu hamil dan balita dalam pemeriksaan kesehatan. Hasil : Kegiatan PkM berjalan lancar di Posyandu Puskesmas Helvetia dengan jumlah peserta yang terdata sebanyak 12 orang ibu hamil, 22 orang balita dan 2 orang kader kesehatan. Pelaksanaan kegiatan dimulai dari advokasi ke Puskesmas Helvetia, menjalin komunikasi dengan kader dan masyarakat. Kesimpulan : PkM ini memberikan kesimpulan bahwa peran posyandu sangat penting dalam menentukan kualitas kesehatan ibu hamil dan balita dan perlu untuk dilakukan inovasi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat penting melalui pendampingan pada kader posyandu dari puskesmas.
PEMANFAATAN DAUN KELOR SEBAGAI PELUANG USAHA PRODUKTIF DI DESA TEBING TANJUNG SELAMAT Aruan, Dyna Grace Romatua; Vivi Purwandari; Erdiana Gultom; Jefri Krisdayanti Gulo
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Daun kelor (Moringa oleifera) merupakan tanaman yang mudah tumbuh dan melimpah di wilayah pedesaan, termasuk Desa Tebing Tanjung Selamat. Daun kelor diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan. Pemanfaatan daun kelor oleh masyarakat masih terbatas pada konsumsi sederhana dan belum diolah menjadi produk bernilai ekonomi. Diperlukan upaya pemberdayaan masyarakat untuk mengoptimalkan potensi daun kelor sebagai produk minuman tradisional yang bernilai tambah. Tujuan: Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan jiwa kewirausahaan masyarakat Desa ini dalam mengolah daun kelor menjadi produk teh herbal yang higienis, berkualitas, dan memiliki nilai jual. Metode: Metode kegiatan meliputi penyuluhan mengenai kandungan dan manfaat daun kelor bagi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat sebagai mitra utama. Hasil: Hasil kegiatan ini adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai manfaat daun kelor serta keterampilan dalam pengolahan daun kelor. Masyarakat mampu menghasilkan produk daun kelor untuku dipasarkan. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan daun kelor sebagai produk bernilai ekonomi. Inovasi pengolahan daun kelor menjadi teh herbal berpotensi menjadi alternatif sumber penghasilan masyarakat serta peningkatan kesejahteraan ekonomi desa berbasis sumber daya lokal.
EDUKASI PENYAKIT DEGENERATIF HIPERTENSI SERTA PENCEGAHANNYA KEPADA MASYARAKAT DI DESA KUALA LAMA, KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Melasari, Wulan Panduwi; Satria, Denny; Lisda Rimayanti Nasution; Aminah Dalimunthe; Yanti Yemima; Sony Eka Nugraha; Hafid Syahputra
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Penyakit degeneratif hipertensi menjadi masalah kesehatan yang prevalensinya terus meningkat. Kurangnya kesadaran akan pentingnya kesehatan serta rendahnya pengetahuan mengenai penyakit degeneratif hipertensi dan pemeriksaan kesehatan menyebabkan rendahnya kepedulian terhadap deteksi dini dan upaya pencegahan penyakit tersebut. Tujuan : Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya kesehatan dan melakukan penyampaian edukasi langsung kepada masyarakat secara individu terkait penyakit degeneratif hipertensi serta melakukan pemeriksaan/screening kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan desain deskriptif menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif. Metode yang dilakukan dalam bentuk edukasi oleh apoteker terkait pengenalan penyakit degeneratif, gejala yang mungkin timbul serta upaya untuk pencegahan penyakit degeneratif terutama hipertensi dengan menerapkan pola hidup sehat. Proses edukasi yang dilakukan menggunakan media brosur dan penyampaian langsung kepada masyarakat secara individual. Untuk mengetahui tingkat kesehatan masyarakat, maka dilakukan pula pemeriksaan tekanan darah kepada masyarakat yang mengikuti proses edukasi kesehatan secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai penyakit degeneratif hipertensi serta pentingnya penerapan pola hidup sehat. Edukasi kesehatan disertai pemeriksaan tekanan darah efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap penyakit degeneratif hipertensi. Kesimpulan: Kegiatan ini berimplikasi positif dalam mendorong perubahan perilaku menuju pola hidup sehat serta mendukung upaya pencegahan hipertensi secara berkelanjutan.