cover
Contact Name
Yanti Paulina
Contact Email
almaunumbengkulu@gmail.com
Phone
+6285380052444
Journal Mail Official
almaunumbengkulu@gmail.com
Editorial Address
Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP UM Bengkulu Office : Jl. Bali , Kel. Kampung Bali Kec. Teluk Segara Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Al-Maun
ISSN : -     EISSN : 28299361     DOI : https://doi.org/10.36085/almaun.v1i1.3195
Jurnal Al-Maun merupakan Jurnal Pengabdian Kepada Masayarakat yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Jurnal ini merupakan media informasi, komunikasi dan sosialisasi hasil-hasil pengabdian masyarakat bagi Dosen dan Peneliti. Artikel yang dimuat dalam jurnal ini berkaitan dengan hasil-hasil pegabdian kepada masyarakat, ide-ide bersifat interdisipliner atau ide-ide kreatif lainnya yang bersifat konstruktif. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun (April dan Nopember).
Articles 79 Documents
SOSIALISASI TINDAK PEMBULIAN PADA SISWA DI SDN 216 BENGKULU UTARA Afrila Anggraini; Ira Yuniati; Hasmi Suyuthi; Elyusra
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): JUNI (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v5i1.7172

Abstract

Tujuan sosialisasi ini yaitu untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa, guru, dan orang tua mengenai tindakan bullying di lingkungan Sekolah. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini adalah bentuk edukasi yang dilakukan melalui seminar dan pelatihan langsung di sekolah dasar. Sosiaisasi ini dilakukan di SDN 216 Desa Karya Pelita, Bengkulu Utara pada tanggal 24 Agustus 2024. Kegiatan sosialisasi mencakup materi mengenai definisi bullying, ciri-ciri pelaku, faktor penyebab, dampak bullying, serta langkah-langkah yang dapat diambil oleh korban, saksi, dan pihak sekolah dalam menghadapi kejadian bullying. Hasil dari penelitian ini menunjukkan peningkatan pemahaman para siswa mengenai bentuk-bentuk bullying, ciri-ciri pelaku dan tindakan yang harus diambil jika mereka terlibat atau menyaksikan bullying. Kesimpulan dari sosialisasi ini menegaskan pentingnya program sosialisasi dan pendidikan anti-bullying yang berkelanjutan di sekolah-sekolah. Dengan melibatkan semua pihak terkait, lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan mendukung dapat tercipta, sehingga dapat meminimalkan kasus bullying dan dampak buruknya terhadap perkembangan anak.
SOSIALISASI MENGGAMBAR 2D MENGGUNAKAN MICROSOFT PAINT DI SD N 100 BENGKULU UTARA Thabrani, Feriyan; Kusmiati, Reni; Rustinar, Eli; Hakim, Man
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): JUNI (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v5i1.7176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan Microsoft Paint sebagai alat bantu belajar seni menggabar dua dimensi dan menumbuhkan kreatifitas siswa kelas 6 SD N 100 Bengkulu Utara, dengan menggunakan metode yang melibatkan sosialisasi pengenalan Microsoft Paint dan menggunakan tools sebagai alat bantu menggambar melalui persentasi PowerPoint yang dilanjukan dengan praktek secara bertahap pada Tanggal 14, 21, 28, 04 pada bulan Agustus dan September tahun 2024. Melalui obseravasi secara langsung di lapangan terdapat siswa yang cenderung belum mendapatkan pengetahuan menggunakan Microsoft Paint, dengan fokus penerapan Microsoft Paint sebagai alat pembelajaran siswa, kegiatan sosialisasi ini di dapati peningkatan pengetahuan dan kreatifitas menggamabar siswa kelas 6 SD N 100 Bengkulu Utara.
PENANAMAN NILAI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI SISWA SD NEGERI 043 BENGKULU UTARA Rifki Faturahman; Ristantowi; Jelita Zakaria; Yanti Paulina
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): JUNI (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v5i1.7186

Abstract

Abstract This socialization instillation of Pancasila values in Elementary School 043 North Bengkulu. The methods used are lectures and discussions. The results of this meeting are: 1) Faith in God Almighty when students begin to worship according to their religion. In addition, students practice the values of tolerance between religions. 2) Behaving well: After completing teaching and learning activities, students can respect people who are better than themselves and respect other human beings. 3) Unity of Indonesia: After completing teaching and learning activities, students can maintain friendships with friends at school and outside of school. 4) Democracy based on wisdom through deliberation/representation: After completing teaching and learning activities, students can respect the different opinions of their friends and discuss in making decisions. 5) Realization of social protection for all Indonesian people: After completing teaching and learning activities, students can work together with all their friends and establish friendships regardless of differences. Keyword : Planting, Pancasila Values, Elementary School. Abstrak Sosialisasi ini penanaman nilai-nilai Pancasila di SD Negeri 043 Bengkulu Utara. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi. Hasil dari pertemuan ini adalah: 1) Ketuhanan Yang Maha Esa ketika para murid mulai beribadah sesuai dengan agamanya. Selain itu, para murid mengamalkan nilai toleransi antar umat beragama. 2) Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, para murid dapat menghargai orang yang lebih baik dari dirinya dan menghargai sesama manusia. 3) Persatuan Indonesia, setelah kegiatan sosialisasi ini selesai: Setelah menyelesaikan kegiatan belajar mengajar, para murid dapat memelihara persahabatan dengan teman-teman di sekolah dan di luar sekolah. 4) Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan: Setelah menyelesaikan kegiatan belajar mengajar, para murid dapat menghargai pendapat teman-temannya yang berbeda dan berdiskusi dalam mengambil keputusan. 5) Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia: Setelah menyelesaikan kegiatan belajar mengajar, seluruh murid dapat bergaul secara langsung dan berteman tanpa membeda-bedakan. Kata Kunci : Penanaman, Nilai Pancasila, Sekolah Dasar
DIVERSIFIKASI BUAH LABU KUNING MENJADI SELAI LABU KUNING (SELAKU) DIKELURAHAN MALABRO, KOTA BENGKULU Darmi, Yulia; Muntahanah; Sri Ekowati; Yusa Virginiawan Guntara; Andre Merfriansyah; Fahrizal Akbar
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): JUNI (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v5i2.7871

Abstract

Selai labu kuning adalah produk olahan pangan yang dibuat dari buah labu kuning (Cucurbita moschata) melalui proses pemasakan dan pencampuran dengan bahan tambahan seperti gula, air, dan bahan pengental. Selai ini memiliki rasa yang khas, yaitu manis dengan aroma dan warna alami dari labu kuning, serta tekstur yang lembut dan kental. Pengembangan selai labu kuning bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah produk labu kuning yang melimpah di Indonesia, sekaligus menyediakan pilihan pangan sehat yang kaya akan vitamin A, serat, dan antioksidan. Proses pembuatan selai melibatkan pemanasan pada suhu tertentu untuk mengurangi kadar air dan mencapai konsistensi yang diinginkan, serta memastikan keamanan pangan. Penelitian dan eksperimen dalam pembuatan selai labu kuning melibatkan analisis komposisi, tekstur, dan penerimaan konsumen terhadap produk ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selai labu kuning memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk komersial yang sehat dan menarik bagi konsumen, serta mendukung diversifikasi produk olahan labu di pasar lokal dan internasional.
PELATIHAN PENYUSUNAN DAN PEMBUATAN INDEKS SISTEM KEARSIPAN KANTOR UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN PERANGKAT DESA BUKIT BERLIAN BENGKULU UTARA Edo Dwi Anggara; Hafiz Gunawan; Noveriyanto; Muhammad Faiz Isra
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): JUNI (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v5i1.7874

Abstract

Di Desa Bukit Berlian, Kecamatan Ulok Kupai, Kabupaten Bengkulu Utara, kegiatan KKN-UMB dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan kepada perangkat desa tentang berbagai jenis sistem pengarsipan, meliputi indeks kronologis, indeks subjek, dan indeks geografis, sehingga memudahkan perangkat desa dalam mencari arsip ketika dibutuhkan. Untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang, penting untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang investasi dan keamanan finansial, serta cara-cara untuk menumbuhkan kebiasaan menabung yang berkelanjutan. Desa Bukit Belian yang terletak di Kecamatan Ulok Kupai, Kabupaten Bengkulu Utara, berpenduduk 1.394 jiwa dan memiliki luas wilayah 750 hektare. Penduduk Desa Ulok Kupai sebagian besar bekerja di bidang pertanian. Banyak permasalahan dan peluang yang dapat muncul di Desa Bukit Berlian yang ditemukan dari hasil observasi lapangan dan perbincangan dengan warga masyarakat serta perangkat Desa Ulok Kupai. Salah satu permasalahan di Desa Bukit Berlian adalah ketidaktahuan perangkat desa dalam menyusun dan mengembangkan indeks sistem kearsipan yang bertujuan untuk memudahkan pencarian dokumen saat dibutuhkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan selama 40 hari, mulai tanggal 29 Juli sampai dengan 7 September 2024 di Desa Bukit Berlian, Kecamatan Ulok Kupai, Kabupaten Bengkulu Utara. Salah satu kegiatan langsung yang dilakukan adalah pelatihan pembuatan dan penyusunan indeks sistem kearsipan kantor desa. Perangkat desa dapat lebih memahami sistem kearsipan dalam mengelola arsip kantor desa dan mempercepat waktu pencarian dokumen penting sehingga dapat bekerja lebih baik dan memberikan pelayanan informasi yang lebih optimal.
PEMBUATAN WEBSITE PROFIL SD NEGERI 35 KOTA BENGKULU Suhartini Wati; Nopel Liya; Muhammad Reza Fahlevi; Yusa Virginiawan Guntara
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): JUNI (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v5i1.7915

Abstract

Website adalah media yang digunakan untuk menampung data teks, gambar, suara, dan animasi yang dapat ditampilkan di internet dan dapat diakses oleh komputer yang terhubung dengan internet secara global. Website merupakan media informasi berbasis jaringan komputer yang dapat diakses dimana saja dengan biaya relatif murah. Website merupakan bentuk implementasi dari bahasa pemograman web (web programming). PHP (Hypertext Preprocessor) merupakan bahasa pemograman berbasis web yang memiliki kemampuan untuk memproses dan mengolah data secara dinamis.
PENDAMPINGAN MAHASISWA KIP TAHUN 2024/2025 DALAM PELAPORAN AKADEMIK DAN NON AKADEMIK RG Guntur Alam; Rido Syahputra; Geri Rizki Ramadani; Abid Aprialdi; Muhammad Fikri; Jaka Rapino
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): JUNI (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v5i1.7989

Abstract

Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendukung mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan tinggi. Namun, dalam pelaksanaannya, mahasiswa penerima KIP sering menghadapi kendala dalam pelaporan akademik dan non-akademik yang menjadi syarat keberlanjutan beasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi pendampingan mahasiswa KIP tahun 2024/2025 dalam memenuhi kewajiban pelaporan akademik dan non-akademik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan yang sistematis dan berbasis teknologi dapat meningkatkan kepatuhan mahasiswa dalam pelaporan serta mengurangi risiko pencabutan beasiswa. Kesimpulannya, pendampingan yang efektif berkontribusi pada peningkatan keterampilan administrasi mahasiswa dan mendukung keberlanjutan studi mereka.
PROGRAM PENDIDIKAN LITERASI MEDIA DIGITAL BAGI ANAK-ANAK SDN 71 RT 18 KELURAHAN PEMATANG GUBERNUR KECAMATAN MUARA BANGKAHULU KOTA BENGKULU Nasral; Anisa Fitriani
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): JUNI (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v5i1.8026

Abstract

Artikel ini membahas pelaksanaan Program Pendidikan Literasi Media Digital di SDN 71 Kota Bengkulu, yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam memahami, menggunakan, dan berperilaku secara bijaksana di dunia digital. Program ini melibatkan berbagai kegiatan sosialisasi, termasuk pelatihan tentang etika digital, keamanan online, dan keterampilan komunikasi. Melalui sesi pengantar, diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi, siswa menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman mereka tentang media digital, kemampuan menilai informasi, serta penerapan keterampilan berpikir kritis. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa siswa kini lebih terampil dalam melindungi informasi pribadi, menghindari cyberbullying, dan berkolaborasi secara efektif dalam proyek berbasis digital. Kesimpulan dari artikel ini menekankan pentingnya integrasi literasi media digital dalam kurikulum sekolah dasar dan dampak positif dari program ini terhadap kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan dunia digital.
PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR PASCA BANJIR MELALUI PENYULUHAN DI SMPN 10 KOTA BENGKULU Husin, Hasan; Agus Ramon; Ida Samidah
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): JUNI (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v5i1.8200

Abstract

Penyakit menular adalah penyakit yang disebabkan oleh sebuah agen biologi yang penyebaran penyakitnya akan mudah terjadi setelah bencana banjir. Hal ini disebabkan karena kondisi lingkungan yang mendukung untuk berkembangnya vector dan agen biologi seperti nyamuk yang dapat menimbulkan penyakit. Untuk mengatasi hal tersebut harus didukung oleh pengetahuan yang baik terkait dengan hal yang harus dilakukan untukmencegah timbulnya penyebaran penyakit menular. World Health Organization (WHO, 2006) menyebutkan bahwa terdapat lima hal yang harus dipahami dan dilaksanakan oleh masyarakat untuk mencegah penyebaran penyakit menular akibat bencana banjir yaitu: menjaga kebersihan air, sanitasi dan rencana tempat pengungsian; pelayanan kesehatan primer; sistemperingatan dini; pencegahan penyebaran penyakit seperti Diare, Demam Berdarah Dengue (DBD) dan malaria.[1] Banjir dapat didefinisikan sebagai genangan dalam jumlah yang banyak pada lahan yang biasanya kering seperti pada lahan pertanian, permukiman, pusat kota. Banjir dapat berdampak pada kesehatan seseorang, baik yang dalam kondisi sehat maupun sakit. Banjir terjadi karena volume air yang mengalir pada suatu sungai atau saluran drainase melebihi atau di atas kapasitas pengalirannya [1] Vevi Kurniawati, “Analisis Pengetahuan Masyarakat Tentang Resiko Penyebaran Penyakit Menular Pasca Bencana Banjir Di Pangkalan Koto Baru Lima Puluh Kota,” Jurnal Menara Ilmu 12, no. 7 (2018): 150–55, http://jurnal.umsb.ac.id/index.php/menarailmu/article/viewFile/2790/pdf.
SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PENANGANAN PERKAWINAN ANAK USIA Amrullah; Rahiman Dani; Hafiz Gunawan; Afriyanto
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): JUNI (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v5i1.8563

Abstract

Perkawinan anak di bawah usia 19 tahun masih menjadi persoalan serius di Indonesia, berdampak pada pendidikan, kesehatan, dan masa depan anak, terutama perempuan. Tulisan ini membahas pentingnya pencegahan dan penanganan perkawinan anak dari empat pendekatan: sosiologis, antropologis, Islam, dan kebijakan. Dari perspektif sosiologis dan antropologis, praktik ini berkaitan dengan norma sosial, kemiskinan, dan struktur kultural yang masih melembaga. Sementara dalam pandangan Islam, meskipun agama tidak secara eksplisit melarang usia tertentu, nilai maslahat dan perlindungan anak dijadikan dasar untuk menolak praktik ini. Dari sisi kebijakan, regulasi seperti UU Perkawinan No. 16 Tahun 2019 telah menaikkan usia minimal perkawinan, namun implementasi dan kesadaran masyarakat masih menjadi tantangan. Tulisan ini menegaskan perlunya pendekatan multidisipliner untuk menghapus praktik perkawinan anak secara berkelanjutan.