cover
Contact Name
M. Husni Syahbani
Contact Email
ujpkm@stik-sitikhadijah.ac.id
Phone
+6285221509569
Journal Mail Official
ujpkm@stik-sitikhadijah.ac.id
Editorial Address
Jl. Demang Lebar Daun, Lorok Pakjo, Kec. Ilir Bar. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30137
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30249120     DOI : https://doi.org/10.52395/ujpkm.v1i1
Core Subject : Health,
Ukhuwah : Jurnal pengabdian kepada masyarakat (UJPKM) STIK Siti Khadijah Palembang diterbitkan oleh pusat pengabdian kepada masyarakat STIK Siti Khadijah Palembang dua kali dalam setahun di bulan Januari dan Juli. Artikel - artikel yang dipublikasi di Ukhuwah UJPKM STIK Siti Khadijah Palembang meliputi hasil-hasil pengabdian asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru. UJPKM STIK Siti Khadijah Palembang mencakup bidang keilmuan : Keperawatan Kebidanan Farmasi
Articles 46 Documents
EDUKASI KESEHATAN PENANGANAN TERSEDAK PADA ANAK Apriani; Asih Fatriansari; Putinah; Rahmalia Afriyani; Abdul Syafei; Helsy Desvitasari; Dedi Pahrul
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v2i2.456

Abstract

Tersedak merupakan suatu kegawatdaruratan yang sangat berbahaya, dalam beberapa menit saja akan terjadi kekurangan oksigen secara general atau menyeluruh sehingga klien akan kehilangan reflek nafas, denyut jantung dan kematian secara permanen dari batang otak. Penanganan pertolongan pertama yang bisa dilakukan pada anak tersedak adalah Back blow, heimlich manuver, dan chest trust. Akan tetapi tidak semua ibu atau orang tua mampu melakukan pertolongan pertama dalam penanganan tersedak. Perlu adanya edukasi kesehatan untuk mengubah atau mempengaruhi perilaku orangtua tentang penanganan tersedak. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pengimplementasian hasil penelitian untuk meningkatan pengetahuan ibu tentang penanganan tersedak pada anak. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah ceramah dan tanya jawab dengan menggunakan media leaflet. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada tanggal 6 November 2023 dengan melibatkan 35 peserta penyuluhan. Hasil yang didapat dari kegiatan edukasi adalah terdapat peningkatan pengetahuan ibu dalam penanganan tersedak pada anak, sebelum diberikan edukasi tingkat pengetahuan kurang sebanyak 21 (60%) orang, baik sebanyak 14 (40%) orang. Setelah diberikan edukasi, tingkat pengetahuan baik sebanyak 26 (74%) orang peserta dan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 9 (27%) orang peserta. Disarankan kepada seluruh ibu khususnya ibu di Taman Kanak-Kanak Jayanti Palembang untuk selalu mengawasi dan memantau anak-anak mereka, dan dapat mengaplikasikan penanganan tersedak yang telah diajarkan, jika terdapat kasus tersedak di sekitar mereka.
MENGOPTIMALKAN KESEJAHTERAAN MENTAL PERAWAT MELALUI MODUL ARIS (ANXIETY AND DEPRESSION REDUCTION THROUGH ISLAMIC SPIRITUAL CARE): PENDEKATAN SPIRITUALITAS ISLAM DALAM MENGATASI KECEMASAN DAN DEPRESI PERAWAT Aris Citra Wisuda; Citra Suraya
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v2i2.457

Abstract

Kesejahteraan mental perawat sangat penting dalam menunjang kualitas pelayanan kesehatan. Namun, tingkat kecemasan dan depresi yang tinggi di kalangan perawat dapat mempengaruhi kinerja dan kesejahteraan mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan kesejahteraan mental perawat melalui penggunaan Modul ARIS (Anxiety and Depression Reduction through Islamic Spiritual Care), yang mengintegrasikan pendekatan spiritualitas Islam untuk mengatasi kecemasan dan depresi perawat di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2024 dengan menggunakan Model Kirkpatrick untuk mengevaluasi hasil pelatihan, dengan jumlah sampel sebanyak 36 perawat di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang. Data dikumpulkan melalui kuesioner pre-test dan post-test, serta wawancara untuk menggali pengalaman perawat. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan penurunan signifikan dalam tingkat kecemasan dan depresi perawat setelah mengikuti Modul ARIS. Sebagian besar responden melaporkan peningkatan kesejahteraan mental serta pemahaman mengenai penerapan spiritualitas Islam dalam menangani kecemasan. Modul ARIS terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan dan depresi perawat. Implementasi spiritualitas Islam dapat menjadi strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan mental perawat. Disarankan untuk mengimplementasikan modul ini secara lebih luas dalam proses pelayanan kesehatan sebagai bagian dari program kesejahteraan perawat.
APLIKASI PEMANFAATAN DAUN KELOR (Moringa Oleifera) UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN PADA PENDERITA HIPERTENSI Dessy suswitha; Dewi Rury Arindari; Sintiya Halisya; Lily Marleni; Mardiah; Zuhana; Adi Saputra
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v2i2.458

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah di atas 140/90 mmHg saat tekanan jantung berkontraksi untuk mempompa darah ke seluruh tubuh. Terjadinya hipertensi disebabkan oleh beberapa faktor yang saling mempengaruhi yaitu Faktor utama yang berperan dalam patofisiologi adalah faktor genetik dan sediktinya tiga faktor lingkungan seperti asupan garam, stres dan obesitas. Salah satu terapi komplementer yang dapat menurunkan tekanan darah adalah tumbuhan kelor. Kegiatan penyuluhan kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat di Di RT 16 Kelurahan 36 Ilir Kecamatan Gandus Palembang. Hasil kegiatan ini menyatakan bahwa adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan daun kelor dalam mengatasi perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi dari kategori kurang menjadi baik sejumlah 34 orang. Diharapkan masyarakat dapat menjaga pola makan dan melakukan pemeriksaan kesehatan ke puskesmas terdekat secara rutin.
EDUKASI PEMAHAMAN BEYOND USE DATE “BUD” (BATAS PENGGUNAAN PRODUK OBAT) SETELAH DIRACIK ATAU DISIAPKAN ATAU DIBUKA DARI KEMASAN Nur Ihsan Kamilah; Abu Rachman; Mayaranti Wilsya; Suryasin; Kasriyani; Sunitha Mardha Lingga
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v2i2.460

Abstract

Dalam dunia kefarmasian, Expired Date obat setelah dibuka disebut Beyond Use Date (BUD). BUD merupakan batas waktu penggunaan obat setelah diracik atau disiapkan atau setelah kemasan primernya dibuka atau rusak. Sebagaian besar obat disimpan di dalam rumah, tetapi masyarakat belum memahami keterangan dan pemahaman terkait Beyond Use Date obat. BUD dan ED menentukan batasan waktu dimana suatu produk obat masih berada dalam keadaan stabil. Suatu produk obat yang stabil berarti memiliki karakteristik kimia, fisika, mikrobiologi, terapetik, dan toksikologi yang tidak berubah dari spesifikasi yang sudah ditetapkan oleh pabrik obat, baik selama penyimpanan maupun penggunaan. BUD bisa sama dengan atau lebih pendek daripada ED. ED dicantumkan oleh pabrik farmasi pada kemasan produk obat, sementara BUD tidak selalu tercantum. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk paparan ceramah (penyuluhan), tanya jawab dan diskusi. Peserta kegiatan pengabdian adalah masyarakat di wilayah RT. 09 RW. 04, Kelurahan 9 ilir, Kecamatan ilir Timur III, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Hasil setelah dilakukan penyuluhan terdapat peningkatan pengetahuan dan antusias masyarakat dalam menjawab dan bertanya mengenai materi tentang penyimpanan terkait batas waktu penggunaan obat terutama pada obat yang sudah diracik/disiapkan/dibuka dari kemasan. Kesimpulan, peserta kegiatan penyuluhan mengetahui, memahami dan lebih memperhatikan tentang penyimpanan terkait batas waktu penggunaan obat yang sudah diracik/disiapkan/dibuka. Saran, untuk kegiatan pengabdian ini diharapkan masyarakat dapat menerapkan penyimpanan obat dirumah sebaiknya digunakan hingga batas waktu yang sesuai setelah diracik/disiapkan/dibuka dari kemasan aslinya.
UPAYA MENURUNKAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG STUNTING PADA ANAK DI MASYARAKAT KELURAHAN SUKAJAYA PALEMBANG Shinta Maharani; Dewi Rury Arindari; Lenny Astuti; Lela Aini
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v2i2.462

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama di Indonesia yang angka prevalensinya masih tinggi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya ibu-ibu balita, mengenai stunting dan gizi seimbang di Kelurahan Sukajaya, Palembang. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan dengan pendekatan ceramah, diskusi interaktif, dan evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan, 35% peserta memiliki pengetahuan cukup, dan 65% memiliki pengetahuan kurang. Setelah penyuluhan, terjadi peningkatan signifikan, dengan 70% peserta memiliki pengetahuan baik, dan 30% memiliki pengetahuan cukup. Peningkatan ini didukung oleh metode penyuluhan yang komunikatif dan tingkat pendidikan peserta yang mayoritas lulusan SMA. Kesimpulannya, penyuluhan kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang stunting dan gizi seimbang. Program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pencegahan stunting melalui edukasi yang berkelanjutan dan disertai pemantauan penerapan gizi seimbang di rumah tangga
SOSIALISASI POTENSI AKTIVITAS ANTIPIRETIK DAUN KACAPIRING DI KELURAHAN 9 ILIR KECAMATAN ILIR TIMUR 3 KOTA PALEMBANG Sigit Cahyo H; Khairunnisa; Yunilda Rosa; Wulandari; Dini Afriliza
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v2i2.465

Abstract

Demam adalah reaksi tubuh terhadap infeksi dan kondisi sakit lainya. Saat demam, suhu tubuh menjadi lebih tinggi dari suhu normal (36-37℃) bila di ukur dengan termometer yang di letakan di lidah atau di bawah ketiak. Salah satu obat yang sering di gunakan masyarakat untuk menurunkan demam adalah paracetamol. Paracetamol. Parecetamol lebih aman digunakan, hanya saja pengunaan obat ini dalam waktu lama menyebabkan kerusakan pada ginjal, otak, liver (hepatotoksik), ganguan pada sistem pencernaan, mekanisme sistem percernaan, mekanisme sistem pernapasan dan berdampak efek hematologi. Oleh karena itu perlu di carikan solusi untuk mengurangi efek samping dari tindakan tersebut, salah satunya dengan mengunakan jenis tanaman tradisional yang di percaya sebagai bahan terapi demam. Kegiatan penyuluhan dilakukan di Kelurahan 9 Ilir Kec. Ilir Timur 3 yang diikuti oleh 20 orang yang berasal dari daerah sekitar dengan memberikan paparan materi dantanya jawab. Hasil kegiatan menunjukan bahwa masyarakat di Kelurahan 9 Ilir Kec. Ilir Timur 3 mampu memahami penyebab demam dan cara mengatasinya dengan menggunakan kacapiring sebagai alternatif pengobatan demam.
PELAKSANAAN SENAM ASMA SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN FREKUENSI KEKAMBUHAN PADA PENDERITA ASMA Sri Nur Hartiningsih; Andri Setyorini; Dian Nur Adkahana Sari; Yeni Isnaeni; Suryati
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v2i2.466

Abstract

Asma masih menjadi masalah kesehatan yang belum ada penanganan dengan baik dan harus ada kekambuhan asma penting untuk dilakukan, data penderita Asma tahun 2020 sebanyak 4,5%. Pelaksanaan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang senam asma sehingga akan menurunkan frekuensi kekambuhan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini terdiri dari beberapa tahap I melakukan penyuluhan tentang senam asma, kegiatan ke II dengan melakukan pelatihan senam asma, 1 minggu 3x selama 2 minggu, dan tahap III melakukan pendampingan kader dan penderita asma dalam melakukan senam asma. Mitra pada penelitian ini adalah Dusun Guyangan Desa Wonolelo, Kabupaten Bantul yang berjumlah 20 orang. Hasil pengabdian pada masyarakat yaitu terjadi peningkatan pengetahuan tentang senam asma dari kategori kurang sebanyak 12 orang (60%) menjadi kategori baik sebanyak 16 orang (80%). Kesimpulan diseleggarakan dengan baik dan berjalan dengan lancar serta bertambahnya ketrampilan peserta dalam pelaksanaan senam asma terbukti dengan peningkatan pengetahuan senam asma sebesar 80%, serta senam asma dapat terlaksana dengan baik.
EDUKASI PERILAKU PENCEGAHAN BALITA STUNTING DALAM PERSPEKTIF ISLAM afriyani, Rahmalia; Putinah, Putinah; Fatriansari, Asih; Apriani, Apriani; Desvitasari, Helsy; Desliyanah, Sherly; Syafei, Abdul; Pahrul, Dedi
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v3i1.474

Abstract

Children with stunting have low intellectual abilities, learning delays, and tend not to graduate from school on time normally. Stunting in childhood has a long-term nature that causes economic levels in the future. Stunting prevention education is important to do. The purpose of this activity was to implement research results to increase public knowledge about stunting prevention behavior in toddlers from an Islamic perspective. This activity was attended by 19 participants and was carried out on November 9, 2023. The results obtained from the educational activities were an increase in the score of stunting prevention behavior before being given education, namely 5.47 ± 1.073, while after receiving education the score of stunting prevention behavior became 8.00 ± 1.491. It was recommended that local officials improve coordination with health workers and health cadres to monitor the health behavior of residents
PENINGKATAN PENGETAHUAN, KINERJA, DAN KETERAMPILAN DOKUMENTASI PERAWAT MELALUI PELATIHAN DOKUMENTASI KEPERAWATAN BERBASIS 3S (SDKI, SLKI, SIKI) Wisuda, Aris Citra; Suraya, Citra; Rusmarita; Nainggolan, Sutrisari Sabrina
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v3i1.491

Abstract

Dokumentasi keperawatan merupakan bagian penting dalam proses asuhan keperawatan yang berkualitas, berkelanjutan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Namun, masih banyak perawat yang belum optimal dalam menerapkan dokumentasi keperawatan sesuai standar nasional, yaitu Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI), Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI), dan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI) atau dikenal dengan pendekatan 3S. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kinerja, dan keterampilan perawat dalam dokumentasi keperawatan berbasis 3S. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 2–3 Desember 2024 di RSUD Sungai Lilin melalui pelatihan intensif yang mencakup pemberian materi, diskusi, simulasi kasus, dan praktik langsung. Peserta pelatihan adalah perawat pelaksana dari berbagai unit pelayanan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta berdasarkan perbandingan nilai pre-test dan post-test. Selain itu, peningkatan keterampilan dan ketepatan dokumentasi juga terlihat pada sesi praktik, di mana peserta mampu menyusun dokumentasi sesuai dengan standar SDKI, SLKI, dan SIKI. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kompetensi perawat dalam dokumentasi keperawatan berbasis 3S dan direkomendasikan untuk diimplementasikan secara berkelanjutan guna mendukung mutu pelayanan keperawatan.
APLIKASI DUKUNGAN KELUARGA DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN DIET PENDERITA DENGAN DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA RT 04 KELURAHAN PULOKERTO Lela Aini; Lenny Astuti; Setiawan; Dewi Rury Arindari; Shinta Maharani; Dea Mega Arini; Sri Mulia Sari; Latifah
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v3i1.492

Abstract

ABSTRACK In line with the change of era and the increased number of people, the increase of people with Diabetes Mellitus (DM) is quite high, such increase of DM case is potentially caused by the transformation of lifestyle and dietary program (Pakaya, 2023). Some External factors in the prevention of Diabetes Mellitus include the interaction of health workers with patients, environmental aspects and family support. (Hamdani et al., 2017). This community service activity aims to inform and educate the respondents about the application of family support in improving dietary compliance of patients with diabetes mellitus around RT 04 Pulokerto Village. This activity was done on November 12th, 2024 at Pulokerto Village, Gandus District Palembang with 35 participants. This activity was kind of community empowerment through health counseling by lecturing and discussion methods. The material contains the application of family support in improving the dietary compliance of patients with diabetes mellitus around RT 04 Pulokerto Village. It is hoped that the community could enrich the information about diabetes mellitus dietary adherence by attending regular counseling activities from health practitioners. Keywords: Diabetes Mellitus, Dietary Obedience, Family Support.