Articles
46 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN SEDIAAN SABUN CAIR PERASAN BUAH JERUK NIPIS
Khairunnisa;
Sigit Cahyo H;
Achmad wahyudi;
Yeni Agustin;
Nurul Hidayah
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52395/ujpkm.v1i1.365
Masyarakat kelurahan Pulokerto, sebagian besar berprofesi sebagai buruh Pabrik Karet dan serabutan sehingga memiliki tingkat perekonomian yang relatif rendah. Oleh karena itu diperlukan adanya upaya untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar dengan cara memberikan pengetahuan dan informasi mengenai potensi dan manfaat tanaman obat tradisional yang bersumber dari bahan alam, salah satunya adalah perasan buah Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia). Jeruk Nipis mengandung minyak atsiri dan vitamin C yang tinggi serta beberapa senyawa metabolit seperti flavonoid pada perasan buah jeruk nipis yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Perasan buah jeruk nipis dinilai cukup potensial sebagai bahan baku pembuatan sedian sabun cair. Kegiatan penyuluhan dilakukan di wilayah Kelurahan Pulokerto dengan memberikan paparan materi dan praktek pembuatan sedian sabun cair perasan buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia). Hasil kegiatan menunjukan bahwa masyarakat kelurahan Pulokerto mampu memahami pembuatan sabun cair perasan buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia). Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkaan sabun cair tersebut dalam kegiatan sehari-hari dan dapat menjadi sumber pendapatan masyarakat setempat.
PELATIHAN ASUHAN KEPERAWATAN SPIRITUAL MENGGUNAKAN SDKI, SLKI DAN SIKI MELALUI PRESENTASI AUDIOVISUAL DAN DEMONSTRASI TERHADAP PENGETAHUAN PERAWAT DI RSUD PALEMBANG BARI
Aris Citra Wisuda;
Citra Suraya;
Rusmarita;
Dian Emiliasari
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52395/ujpkm.v1i1.366
Pengetahuan perawat merupakan modal dasar yang dibutuhkan perawat dalam penerapan asuhan keperawatan spiritual. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan perawat di RSUD Palembang BARI melalui pendekatan penerapan asuhan keperawatan spiritual dengan metode presentasi, audiovisual dan demonstrasi. Pelatihan ini dilakukan terhadap 35 perawat. Bentuk kegiatan berupa pelatihan yang dilakukan melalui telekonferensi, diawali dengan ceramah dan diskusi serta penayangan video terkait tata cara memfasilitasi ibadah pasien yang dirawat di rumah sakit. asuhan keperawatan spiritual dengan menggunakan buku pedoman dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) yaitu Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia (SDKI), Standar Hasil Keperawatan Indonesia (SLKI), dan Intervensi Keperawatan Indonesia. Standar (SIKI). Hasil penelitian bahwa memiliki perbedaan pengetahuan pre dan post intervensi (pelatihan) pada metode presentasi, audiovisual dan demonstrasi pelatihan penerapan asuhan spiritual dengan metode presentasi, audiovisual dan demonstrasi terhadap pengetahuan perawat. Perawat diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pasien secara komprehensif baik biologi, psikologi, sosialspiritual, namun kebutuhan spiritual belum sepenuhnya terpenuhi. Pemenuhan kebutuhan spiritual terkait ibadah tentunya diberikan sesuai dengan agama masing-masing individu. Perawat dapat berperan sebagai fasilitator dalam memenuhi kebutuhan spiritual
EDUKASI KESEHATAN PENTINGNYA SELF EFFICACY DALAM PERTOLONGAN PERTAMA KECELAKAAN LALU LINTAS
Apriani;
Putinah;
Helsy Desvitasari;
Dedi Pahrul
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52395/ujpkm.v1i1.367
Kecelakaan lalu lintas merupakan hal yang menjadi masalah di seluruh dunia. Pertolongan yang diberikan di lokasi kejadian merupakan bagian dari pre-hospital care yang diberikan kepada korban sebelum korban kecelakaan lalu lintas sampai di rumah sakit. Tingginya angka kematian pada korban kecelakaan lalu lintas bisa disebabkan karena pemberian pertolongan pertama yang kurang tepat pada korban. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan self efficacy siswa dalam pertolongan pertama kecelakaaan lalu lintas. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah ceramah dan tanya jawab dengan menggunakan media leaflet tentang pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada tanggal 6 Oktober 2022 dengan melibatkan 26 peserta penyuluhan. Hasil yang didapatkan dalam kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan dan self efficacy dalam pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas. Kesimpulan semakin baik tingkat pengetahuan siswa, semakin baik pula self efficacy dalam melakukan pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas.
EDUKASI POLA ASUH PEMBERIAN MAKAN DALAM PENINGKATAN PERTUMBUHAN ANAK STUNTING
Rahmalia Afriyani;
M. Ramadhani Firmansyah;
Asih Fatriansari;
Abdul Syafei;
Setiawan
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52395/ujpkm.v1i1.368
Semakin Baiknya pola asuh dalam pemberian makanan yang dilakukan oleh seorang ibu maka akan semakin kecil peluang balita nya untuk menderita stunting. Edukasi pola asuh pemberian makanan merupakan salah satu bentuk pencegahan stunting. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah peengimplenmentasian hasil penelitian untuk meningkatan pengetahuan masyarakat tentang dampak pola asuh pemberian makan dengan pertumbahan balita stunting. Hasil yang didapat dari kegiatan edukasi adalah adanya peningkatan skor pengetahuan pola asuh pemberian makan dalam peningkatan pertumbuhan anak stunting sebelum diberikan edukasi kesehatan sebagian besar peserta memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori kurang baik yaitu 12 (57,1%) orang peserta, sedangkan setelah mendapat edukasi kesehatan sebagian besar peserta memiliki tingkat pengetahuan baik yaitu 14(66.7 %) orang peserta. Penerapan pola asuh pemberian makan yang baik pada anaknya seperti jenis makanan yang beragam sesuai dengan kemampuan mengaksesnya, jumlah makanan yang cukup, dan membiasakan anak makan tepat waktu perlu dilakukan secara berkesinambungan.
PENYULUHAN KESEHATAN FIRST AID PADA PENDERITA SINKOP DI MADRASAH ISLAMIAH AL – AMALUL KHAIR PALEMBANG
Dessy Suswitha;
Mardiah;
Lily Marleni;
Sintiya Halisya Pebriani;
Adi Saputra;
Dewi Rury Arindari
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52395/ujpkm.v1i1.369
Pertolongan pertama pada penderita sinkop merupakan perawatan yang diberikan segera pada orang yang cidera atau mendadak sakit. Pertolongan pertama hanya memberi bantuan sementara sampai mendapatkan perawatan medis yang kompeten, jika perlu atau sampai kesempatan pulih tanpa perawatan medis terpenuhi. Sinkop merupakan sebuah kondisi seseorang tiba-tiba kehilangan kesadarannya. Kehilangan kesadaran ini diikuti dengan melemahnya kerja otot sehingga penderita jatuh. Melalui pemberian penyuluhan kesehatan sebagai wujud first aid penderita sinkop dapat membantu penderita terpenuhi aliran adarah dan oksigen ke otak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan informasi dan meningkatkan pemahaman guru dan siswa/i tentang first aid penderita sinkop. Kegiatan penyuluhan kesehatan di laksanakan di lingkungan sekolah dengan menggunakan media poster dan leaflet. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa semua guru dan siswa/i memahami tentang first aid pada penderita sinkop. Diharapakan dari kegiatan penyuluhan mampu memberikan pengetahuan dasar tentang pertolongan pertama pada penderita sinkop. Program ini dijalankan dengan maksud memberikan proteksi tambahan kepada siswa/I terutama Sekolah MI AL – Amalul Khair Palembang agar sebelum berangkat sekolah harus sarapan terlebih dahulu, sehingga tubuh tidak lemas dan pucat saat mengikuti pelajaran di kelas.
EDUKASI BAHAYA DEMAM BERDARAH DENGUE DAN PENANGGULANGANNYA DI DESA TELANG SARI KECAMATAN TANJUNG LAGO
Mardiah;
Zuhana;
Ayu Mutiara
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52395/ujpkm.v1i1.370
Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan merupakan penyakit endemis hampir di seluruh provinsi. Bertambahnya penigkatan DBD tersebut, masyarakat harus lebih mewaspadai akan timbulnya gejala yang dapat terjadi, Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatakan pengetahuan masyarakat tentang Pencegahan dan Penanganan Awal Demam Berdarah Dengue di Desa Telang Sari Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin. Proses pelaksanaan dalam kegiatan Penyuluhan dengan tema Edukasi bahaya Demam Berdarah (DBD) dan Penganggulangannya di Desa Telang Sari Kecamatan Tanjung Lago Banyuasin Tahun 2022 telah dilaksanakan pada tanggal 23 Juli 2022. Pelaksanaan penyuluhan ditujukan pada masyarakat setempat dengan media dan alat yang digunakan yaitu leaflet. Penyampaian materi dengan metode ceramah dan diskusi mengenai pencegahan dan penanganan awal pada Demam Berdarah Dengue. Pada saat materi berakhir di berikan evaluasi ke masyarakat yang mengikuti penyuluhan dengan mudah mereka bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang di berikan serta ada beberapa masyarakat memberikan pertanyaan terkait hal yang belum mereka pahami, kegiatan ini harapannya ke depan bisa dilaksanakan secara berkesinambungan dan berkelanjutan
EDUKASI SUPLEMENTASI ASAM FOLAT DAN TABLET FE PADA IBU HAMIL DAN WANITA USIA SUBUR
Anur Rohmin;
Desi Hariani;
Elvina Indah Syafriani;
Annisa Khoiriah;
Satra Yunola
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52395/ujpkm.v1i1.371
Anemia pada ibu hamil meningkatkan risiko terjadinya Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), kelahiran prematur, kematian ibu dan bayi. Hal ini berkaitan dengan asupan gizi yang kurang optimal selama kehamilan yang berperan penting bagi tumbuh kembang janin. Upaya penanggulangan anemia defisiensi besi terus dilakukan baik dari pemerintah pusat hingga daerah. Pemberian makanan tambahan pada ibu hamil dan pemberian suplementasi besi folat selama kehamilan menjadi upaya dalam penurunan permasalahan gizi dalam kehamilan di Indonesia. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan Wanita subur tentang manfaat tablet Fe dan asam folat. Bentuk upaya peningkatan pengetahuan pada ibu hamil dan wanita usia subur adalah dengan cara penyuluhan kesehatan tentang Edukasi Suplemenatsi Asam Folat dan Tablet Fe di klinik Alisa. Hasil yang didapatkan dalam kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan ibu hamil dan wanita usia subur tentang manfaat tablet Fe dan asam folat sebelum edukasi dengan kategori cukup sebanyak 56% dan sesudah kegiatan penyuluhan. Meningkat menjadi 76 %. Melalui konsumsi tablet Fe dan asam folat diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan anemia pada ibu hamil dan Wanita usia subur
PENTINGNYA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 0 - 6 BULAN
Siti Amallia;
Era Mardia Sari;
Meta Rosdiana;
Nelly Mariyam;
Yessy Octa Fristika;
Helni Anggraini
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52395/ujpkm.v1i1.372
ASI Eksklusif adalah pemberian ASI sedini mungkin setelah persalinan, diberikan tanpa jadwal dan tidak diberi makanan lain, walaupun air putih, sampai bayi berumur 6 bulan. Masih banyak ibu yang memberikan makanan tambahan pengganti ASI (MP-ASI) kepada bayi yang berumur kurang dari empat bulan. Pemberian MP-ASI terlalu dini mempunyai resiko kontaminasi yang sangat tinggi yaitu terjadinya gastroenteritis yang sangat berbahaya bagi bayi dan dapat mengurangi produksi ASI lantaran bayi jarang menyusui. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu tentang pentingnya pemberian ASI Eksklusif pada bayi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan tanya jawab dengan menggunakan media cetak seperti Flip Chart dan leaflet. Kegiatan ini dilaksanakan di PMB Misni Herawati Kota Palembang pada tanggal 03 Desember 2021 dan diikuti oleh 24 orang peserta penyuluhan. Hasil yang didapatkan dalam kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman ibu tentang manfaat pemberian ASI Eksklusif pada bayi. Diharapkan dari kegiatan ini semua ibu hamil dan ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan dapat memberikan ASI Eksklusif hingga bayi berusia 2 tahun karena ASI mengandung zat gizi dan berbagai zat kekebalan tubuh yang dibutuhkan bayi sehingga dapat melindungi bayi dari penyakit seperti diare, sakit telinga, infeksi saluran pernafasan dan alergi.
EDUKASI PENGGUNAAN DAN PENYIMPANAN INSULIN DI KECAMATAN GANDUS KOTA PALEMBANG
Alinda Tania;
Nur Ihsan Kamilah;
Yunilda Rosa;
Mayaranti Wilsya
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52395/ujpkm.v1i1.373
Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Salah satu terapi mengatasi diabetes adalah penggunaan insulin pen. Insulin harus digunakan dengan benar agar dapat menghasilkan efek terapi yang optimal. Meski demikian, banyak pasien masih takut menggunakan insulin pen karena kurangnya pemahaman mengenai penggunaan insulin. Melalui penyuluhan ini, diharapkan dapat bertambahnya pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan dan penyimpanan insulin secara tepat. Kegiatan ini dilakukan dengan metode paparan dan penyuluhan langsung, mengenai prosedur penggunaan dan penyimpanan insulin. Sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan praktik atau pelatihan secara langsung mengenai penggunaan dan penyimpanan insulin. Selama kegiatan penyuluhan, masyarakat mendapatkan informasi mengenai diabetes secara umum dan cara penggunaan insulin pen yang baik secara khusus. Pada sesi diskusi dengan narasumber, masyarakat antusias terhadap materi yang diberikan, terlihat dari beberapa pertanyaan yang diajukan kepada narasumber. Dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat diharapkan dapat menerapkan penggunaan insulin pen dengan tepat secara mandiri, baik untuk diri sendiri maupun keluarga sekitar.
UPAYA PENURUNAN KECEMASAN DENGAN TERAPI MUROTTAL PADA IBU PRIMIPARA
Endar Timiyatun;
Eka Oktavianto;
Andri Setyorini;
Dian Nur Adkhanasari;
Yeni Isnaeni;
Pipin Nurhayati
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52395/ujpkm.v1i2.386
Menjadi ibu untuk pertama kalinya membuat perubahan besar pada peran dan kondisi psikologis saat mejalani periode postpartum. Kecemasan pada ibu primipara seringkali diabaikan karena kurangnya pengetahuan, kesadaran akan dampak dari kecemasan yang dialaminya yang nantinya akan menjadi beban psikologis bagi ibu primipara. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu pada masa nifas banyak yang mengalami kecemasan baik pada level ringan, sedang dan berat. Kecemasan pada ibu primipara perlu diwaspadai apabila kecemasan itu berlanjut akan menjadi depresi pada ibu post partum yang bisa berdampak bagi bayi ataupun keluarganya. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah menurunkan tingkat kecemasan pada ibu primipara dengan metode terapi Murottal. Metode pengabdian ini menerapkan metode pendampingan terapi murottal surah Ar Rahman, untuk menurunkan kecemasan pada ibu primipara. Terapi murottal ini dilaksanakan selama 1 jam murottal surat Ar Rahman dengan menggunakan head set sehingga ibu lebih fokus dalam mendengarkan. Lokasi pengabdian ini berada diarea posyandu Melati dengan jumlah peserta sebanyak 1 6 ibu primipara, untuk waktu pelaksanaan bulan Februaru sampai Maret 2023. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan pada ibu primipara dengan terapi murottal Al Quran surah AR Rahman.