cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
arima@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Desa, Metuk No.8 , Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora
ISSN : 30264898     EISSN : 3026488X     DOI : https://doi.org/10.62017/arima.v1i4
Core Subject : Social,
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Jurnal yang diterbitkan 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal ini adalah jurnal studi ilmu-ilmu Sosial humaniora dan pendidikan yang bersifat peer-review dan terbuka. Bidang kajian dalam jurnal ini termasuk linguistik, sastra, filsafat, psikologi, hukum, pendidikan, sosial, administrasi dan studi budaya. ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora dan Pendidikan menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Articles 475 Documents
Tekanan Sosial dalam Praktik Mengikuti Tren Mahasiswa: Perspektif Michel Foucault Situmeang, Debora; Sofinaycila Andina, Anissa; Anastasya Silangit, Maureen; Varbi Sununianti , Vieronica; Istiqomah; Aries Kurniawan, Deni
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2026): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i4.7419

Abstract

Penelitian ini membahas fenomena tekanan sosial dalam praktik mengikuti tren di kalangan mahasiswa dalam konteks masyarakat digital. Permasalahan penelitian berangkat dari kecenderungan mahasiswa mengikuti tren bukan semata sebagai ekspresi diri, tetapi sebagai bentuk penyesuaian terhadap tuntutan sosial yang berkembang di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana tekanan sosial membentuk perilaku mahasiswa dalam mengikuti tren dengan menggunakan perspektif Michel Foucault. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif melalui studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan sosial muncul dalam bentuk Fear of Missing Out (FoMO), keinginan untuk diterima dalam kelompok sosial, serta pengaruh media sosial sebagai ruang pengawasan digital. Dalam perspektif Foucault, fenomena ini menunjukkan adanya mekanisme kekuasaan yang bekerja melalui pengawasan, normalisasi, dan disiplin diri, sehingga mahasiswa secara tidak sadar menyesuaikan perilakunya dengan standar sosial yang berlaku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik mengikuti tren merupakan bagian dari konstruksi sosial dalam masyarakat digital. Implikasinya, mahasiswa perlu memiliki kesadaran kritis agar tidak sepenuhnya terjebak dalam tekanan sosial yang memengaruhi pilihan dan identitas diri.
Tinjauan kriminologi terhadap kekerasan anak secara sexual maupun kekerasan secara fisik yang terjadi di kota Tanjungpinang Ravens Aries Titus Kawangung; Tri Sahat Tampubolon; Heni Widiyani
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2026): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i4.7433

Abstract

Anak adalah harapan bangsa di masa depan. Anak adalah generasi muda penerus bangsa yang mempunyai peran yang strategis dalam menjamin kelangsungan suatu bangsa dan negara pada masa yang akan datang. Oleh karena itu, anak harus dilindungi agar dapat tumbuh secara optimal baik secara fisik maupun psikologisnya agar mampu menjadi generasi emas untuk membangun Negara menjadi lebih maju. Menurut WHO, Kekerasan terhadap anak adalah suatu tindakan penganiayaan atau perlakuan salah pada anak dalam bentuk menyakiti fisik, emosional, seksual, melalaikan pengasuhan dan eksploitasi untuk kepentingan komersial yang secara nyata atau pun tidak, dapat membahayakan kesehatan, kelangsungan hidup, martabat atau perkembangannya.
Peran Psikologi Manajemen dalam Meningkatkan Efektivitas Organisasi Pendidikan: Tinjauan Sistematis terhadap Tantangan Perubahan, Komunikasi, dan Kinerja Pendidik Zukhruf La’ali Masunah; Nabila Zain Faradis; Dafa Ardabilly Habibullah; Mu`alimin
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2026): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i4.7442

Abstract

Perkembangan organisasi modern ditandai dengan dinamika perubahan yang cepat, kompleksitas pengelolaan sumber daya manusia, serta perkembangan teknologi yang memengaruhi cara organisasi beroperasi. Dalam konteks tersebut, psikologi manajemen menjadi salah satu pendekatan penting untuk memahami perilaku individu dan kelompok dalam organisasi sehingga dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan organisasi, khususnya dalam bidang pendidikan. Oleh karena itu, kajian mengenai peran psikologi manajemen dalam organisasi perlu dianalisis secara komprehensif melalui studi literatur. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mensintesis berbagai temuan penelitian terkait peran psikologi manajemen dalam menghadapi perubahan organisasi, proses pemecahan masalah, serta peningkatan efektivitas organisasi pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan sistematis. Pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar dan aplikasi Publish or Perish (PoP) dengan menggunakan kata kunci psikologi manajemen. Berdasarkan hasil penelusuran diperoleh 6 artikel ilmiah yang memenuhi kriteria seleksi dengan rentang publikasi tahun 2021–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa psikologi manajemen memiliki kontribusi penting dalam meningkatkan kemampuan adaptasi organisasi terhadap perubahan, mendukung proses pemecahan masalah organisasi, serta meningkatkan kualitas komunikasi, kinerja pendidik, dan lingkungan kerja yang kondusif dalam lembaga pendidikan. Dengan demikian, psikologi manajemen menjadi pendekatan strategis dalam meningkatkan efektivitas organisasi. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan kajian empiris mengenai penerapan psikologi manajemen dalam berbagai konteks organisasi yang lebih luas.
Konflik Organisasi dalam Perspektif Psikologi Manajemen pada Lembaga Pendidikan: Studi Literatur Muhammad Ainul Yaqin; Laily Asviatul Ahadiyah; Fatimatul Hasanah; Mu’alimin
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2026): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i4.7455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep psikologi manajemen dalam konteks organisasi pendidikan melalui pendekatan literature review. Psikologi manajemen menjadi penting karena berperan dalam memahami perilaku individu, motivasi, komunikasi, serta interaksi sosial yang memengaruhi efektivitas kepemimpinan dan kinerja organisasi pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan literature review. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran artikel ilmiah pada database Google Scholar dengan bantuan aplikasi Publish or Perish (PoP). Kriteria artikel yang digunakan adalah artikel jurnal yang relevan dengan topik psikologi manajemen dan diterbitkan dalam rentang waktu 2021–2026. Hasil penelusuran awal diperoleh 7 artikel, kemudian dilakukan proses screening dan seleksi sehingga diperoleh 5 artikel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis. Analisis dilakukan menggunakan teknik koding tematik untuk mengidentifikasi konsep konflik dalam psikologi manajemen serta tingkatan konflik dalam organisasi pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa konflik dalam organisasi pendidikan merupakan pertentangan kepentingan, nilai, persepsi, atau tujuan antara individu maupun kelompok. Konflik dapat terjadi pada beberapa tingkatan, yaitu konflik intrapersonal (individu), konflik interpersonal (antar individu), dan konflik kelompok atau organisasi. Faktor yang memengaruhi munculnya konflik antara lain perbedaan persepsi, komunikasi yang kurang efektif, kepemimpinan, serta pembagian tugas dalam organisasi. Namun demikian, konflik tidak selalu berdampak negatif apabila dikelola dengan baik melalui pendekatan psikologi manajemen. Pengelolaan konflik yang efektif dapat menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, meningkatkan kerja sama tim, serta mendukung tercapainya tujuan lembaga pendidikan.
PERAN KECERDASAN EMOSIONAL PEMIMPIN DALAM MENINGKATKAN KINERJA TIM Lailia Raikhatul Jannah; Karunia Nafisah; Muhammad Shofil Himam; Mu’alimin
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2026): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i4.7457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kecerdasan emosional pemimpin dalam meningkatkan kinerja tim dalam organisasi, khususnya di lingkungan pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, yaitu dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah yang relevan terkait kecerdasan emosional, kepemimpinan, dan kinerja tim. Hasil kajian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional pemimpin yang mencakup kesadaran diri, empati, dan kemampuan mengelola hubungan memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja tim. Pemimpin yang memiliki kecerdasan emosional tinggi mampu membangun komunikasi yang efektif, meningkatkan motivasi kerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan kondusif. Selain itu, kecerdasan emosional juga berperan dalam pengambilan keputusan dan penyelesaian konflik secara konstruktif. Peningkatan kinerja tim juga didukung oleh penerapan kepemimpinan partisipatif dan transformasional, pemberian motivasi melalui penghargaan, serta terciptanya keamanan psikologis dalam tim. Dengan demikian, kecerdasan emosional menjadi faktor penting dalam menciptakan kepemimpinan yang efektif dan meningkatkan kinerja tim secara optimal.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Motivasi Kerja Karyawan dalam Perspektif Psikologi Manajemen Refy Eka Yuni Saputra; Regita Jenitia Sari Anggraeni; Mualimin
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2026): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i4.7458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan terhadap motivasi kerja karyawan dalam perspektif psikologi manajemen. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran kepemimpinan dalam membentuk perilaku, sikap, serta tingkat motivasi individu di dalam organisasi. Dalam konteks psikologi manajemen, gaya kepemimpinan dipandang sebagai faktor psikologis yang dapat memengaruhi kondisi emosional, persepsi, dan kinerja karyawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap berbagai jurnal dan buku yang berkaitan dengan psikologi manajemen dan kepemimpinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang efektif, seperti kepemimpinan transformasional dan partisipatif, memiliki dampak positif terhadap peningkatan motivasi kerja karyawan. Pemimpin yang mampu memberikan dukungan psikologis, menjaga komunikasi yang baik, serta memberikan penghargaan atas kinerja karyawan cenderung menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan meningkatkan semangat kerja. Sebaliknya, gaya kepemimpinan yang otoriter dan kurang memperhatikan aspek psikologis karyawan dapat menurunkan motivasi kerja serta berdampak negatif pada kinerja organisasi. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menekankan bahwa integrasi prinsip-prinsip psikologi manajemen dalam praktik kepemimpinan dapat meningkatkan efektivitas organisasi. Kesimpulannya, gaya kepemimpinan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi kerja karyawan dalam perspektif psikologi manajemen. Oleh karena itu, organisasi perlu mengembangkan gaya kepemimpinan yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan psikologis karyawan guna mencapai tujuan organisasi secara optimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia serta praktik kepemimpinan di berbagai sektor.
Peran Psikologi Manajemen dalam Pengelolaan Pendidikan: Studi Literature Review tentang Kepemimpinan, Komunikasi, dan Efektivitas Manajemen Sekolah Arinda Azka Lailatul Fitriana; Duriatus Sa'diyah Maulidina; Rajif Jundi Ar Rabbani; Mu’allimin
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2026): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i4.7471

Abstract

Psikologi manajemen merupakan salah satu pendekatan penting dalam pengelolaan organisasi pendidikan karena berkaitan dengan pemahaman perilaku individu dan kelompok dalam mencapai tujuan organisasi. Dalam praktiknya, keberhasilan manajemen pendidikan tidak hanya dipengaruhi oleh aspek administratif, tetapi juga oleh faktor psikologis seperti motivasi, komunikasi, kepemimpinan, dan interaksi sosial antar anggota organisasi. Oleh karena itu, kajian mengenai psikologi manajemen dalam konteks pendidikan menjadi penting untuk memahami bagaimana pendekatan ini dapat mendukung efektivitas pengelolaan lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, peran, serta penerapan psikologi manajemen dalam pendidikan melalui kajian literatur. Pertanyaan penelitian dalam studi ini adalah bagaimana kontribusi psikologi manajemen dalam mendukung kepemimpinan, komunikasi organisasi, serta peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menelusuri artikel ilmiah melalui database Google Scholar dan aplikasi Publish or Perish (PoP) dengan kata kunci psikologi manajemen. Hasil penelusuran awal menemukan 25 artikel, kemudian dilakukan proses screening dan seleksi sehingga diperoleh 7 artikel yang relevan untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa psikologi manajemen berperan dalam meningkatkan efektivitas kepemimpinan, memperkuat komunikasi organisasi, serta mendukung pengelolaan kelas dan peningkatan mutu pendidikan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip psikologi manajemen dapat menjadi strategi penting dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan lembaga pendidikan. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengkaji implementasi psikologi manajemen secara lebih empiris pada berbagai konteks lembaga pendidikan.
MANAJEMEN PSIKOLOGI DALAM ORGANISASI Dewi Wahyu Lestari; Faris Hilmi Aditiya; Siti Nur Aini; Mu’alimin
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2026): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i4.7476

Abstract

Manajemen psikologi dalam organisasi menjadi isu penting dalam menghadapi dinamika kerja modern yang menuntut kinerja tinggi, kolaborasi efektif, dan kesejahteraan karyawan. Berbagai tantangan seperti stres kerja, konflik tim, serta rendahnya motivasi menunjukkan bahwa aspek psikologis memiliki peran signifikan dalam keberhasilan organisasi. Oleh karena itu, pemahaman mengenai pengelolaan faktor psikologis dalam lingkungan kerja menjadi sangat penting untuk meningkatkan produktivitas, kepuasan kerja, dan keberlanjutan organisasi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran dan penerapan manajemen psikologi dalam organisasi serta menjawab pertanyaan penelitian mengenai bagaimana konsep dan praktik psikologi organisasi dapat meningkatkan kinerja dan kesejahteraan karyawan. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menelusuri artikel ilmiah dari database Google Scholar, Scopus, dan ScienceDirect menggunakan kata kunci “psychological management”, “organizational psychology”, “employee motivation”, dan “workplace well-being”. Dari proses pencarian diperoleh 35 artikel yang relevan dan dipublikasikan dalam rentang tahun 2015–2024, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan manajemen psikologi dalam organisasi berkontribusi terhadap peningkatan motivasi kerja, kepuasan kerja, komunikasi interpersonal, serta pengurangan stres kerja. Kesimpulannya, pengelolaan aspek psikologis merupakan elemen strategis dalam manajemen organisasi modern. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi model implementasi manajemen psikologi yang lebih kontekstual sesuai dengan budaya organisasi dan perkembangan lingkungan kerja digital.
MANAJEMEN PSIKOLOGIS SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR SISWA Vivin Nur Isnaini; Hafsawati Dayana Z.H; Moh. Musta’in Billah; Mu’alimin
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2026): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i4.7481

Abstract

Manajemen psikologis adalah cara yang penting untuk meningkatkan mutu proses belajar, terutama dalam membantu siswa menjadi lebih fokus saat belajar. Konsentrasi belajar dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal seperti kondisi emosional, motivasi, dan kesehatan mental, maupun faktor eksternal seperti lingkungan belajar, pola hidup, serta distraksi teknologi. Penelitian ini bertujuan mengupas peran manajemen psikologis sebagai cara untuk meningkatkan fokus belajar siswa dengan melalui cara membaca dan menganalisis karya tulis yang relevan. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan mempelajari berbagai jurnal ilmiah terbaru yang berkaitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen psikologis seperti mindfulness, self-management, serta teknik hypnoteaching terbukti efektif dalam meningkatkan fokus dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Penerapan mindfulness bisa membantu siswa lebih sadar akan diri sendiri dan lebih mampu mengelola perasaan mereka, sehingga meningkatkan kemampuan fokus saat belajar. Selain itu, metode self-management dan hypnoteaching juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan konsentrasi dan semangat belajar siswa. Dengan demikian, pendekatan manajemen psikologis bisa menjadi solusi yang strategis untuk mengatasi rendahnya fokus belajar siswa di zaman modern yang banyak dihimpit gangguan, serta berkontribusi pada peningkatan hasil belajar secara keseluruhan.
Risiko Sosial di Era Digital : Ketergantungan Masyarakat Pada Media Sosial Dalam Teori Ulrich Beck Agustrianda, Deva; Aisyah Arrahma; Nurwahyu Al Imani, Geneva; Varbi Sununianti, Vieronica; Istiqomah; Aries Kurniawan, Deni
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2026): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i4.7502

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membentuk masyarakat modern menjadi masyarakat risiko yang penuh ketidakpastian, terutama melalui penggunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko sosial akibat ketergantungan masyarakat pada media sosial berdasarkan teori masyarakat risiko Ulrich Beck. Metode yang digunakan adalah State of the Art (SOTA) melalui studi literatur terhadap artikel ilmiah periode 2021-2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memengaruhi perubahan perilaku sosial, dari interaksi langsung menjadi interaksi virtual. Perubahan ini menyebabkan menurunnya kualitas hubungan sosial dan meningkatnya sikap individualis. Selain itu, arus informasi yang cepat memicu munculnya hoaks, cyberbullying, serta kecanduan digital yang berdampak pada kondisi sosial dan psikologis. Temuan ini menunjukkan bahwa teknologi modern menghasilkan risiko buatan yang berasal dari aktivitas manusia sendiri. Meskipun memberikan kemudahan, media sosial juga menghadirkan risiko yang kompleks. Kesimpulannya, ketergantungan pada media sosial mencerminkan dinamika masyarakat risiko di era digital sehingga diperlukan pendekatan terpadu untuk mengelola dampaknya.