cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,975 Documents
PENDIDIKAN INKLUSI DI SUMATERA UTARA : KURANGNYA TENAGA PENDIDIKAN DAN FASILITAS UNTUK SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS Putri Firmawindy Turnip; Fitri Handayani Chaniago; Shafira Rahma Dina Sinaga; Amanda Olivia Munthe; Ernes Susanti Tarigan; Chrysanta Monica Ginting; Lili Tansliova
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan inklusi bertujuan untuk memberikan kesempatan yang setara bagi semua anak, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK), agar dapat belajar di lingkungan pendidikan yang sama dengan anak-anak lainnya. Namun, implementasi pendidikan inklusi di Sumatera Utara masih menghadapi banyak tantangan, seperti kurangnya tenaga pendidik yang kompeten dan terbatasnya fasilitas yang ramah bagi ABK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari keterbatasan tenaga pendidik dan fasilitas terhadap kualitas pendidikan inklusi di Sumatera Utara serta mengeksplorasi solusi yang dapat diterapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui analisis data dari berbagai sumber sekunder, seperti laporan pemerintah, penelitian sebelumnya, serta wawancara dengan pemangku kepentingan di bidang pendidikan inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya pelatihan guru, keterbatasan infrastruktur sekolah, dan rendahnya kesadaran masyarakat menjadi faktor utama penghambat pendidikan inklusi di Sumatera Utara. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan bagi tenaga pendidik, peningkatan fasilitas sekolah yang ramah ABK, serta kampanye kesadaran untuk menghilangkan stigma terhadap anak berkebutuhan khusus. 
HEGEMONI KEKUASAAN DALAM PUISI “AKU TULIS PAMFLET INI” KARYA W.S. RENDRA: KAJIAN ANTONIO GRAMSCI Friscila Sinaga; Elizabeth Sinaga; Novriana Sitanggang; Yohantio Panta Ria Sihite; Renta Giofani Hutapea
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puisi "Aku Tulis Pamflet Ini" karya W.S. Rendra, yang ditulis pada tahun 1970-an, merupakan cerminan kondisi sosial politik Indonesia yang kompleks pada masa transisi dari Orde Lama ke Orde Baru. Artikel ini menganalisis puisi tersebut dengan menggunakan pendekatan teori hegemoni Antonio Gramsci, menelusuri bagaimana puisi ini mencerminkan hegemoni kelas dominan dan menawarkan alternatif ideologis yang kritis terhadap hegemoni tersebut. Analisis ini mengungkap bagaimana Rendra menggunakan bahasa dan imaji untuk menampilkan realitas sosial yang kontras, menunjukkan peran penting intelektual dalam melawan hegemoni, serta mengajak pembaca untuk menyadari ketidakadilan sosial dan berpartisipasi dalam melawan hegemoni kelas dominan. Melalui analisis ini, artikel ini menunjukkan bagaimana sastra dapat menjadi alat yang ampuh untuk mengkritik realitas sosial dan memperjuangkan keadilan sosial.
TINJAUAN KOMPREHENSIF BERBASIS LITERATUR: KESENJANGAN ADAPTASI TEKNOLOGI DAN PERKEMBANGAN SOSIO-EMOSIONAL PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Devi Zahara; Dian Novita Sari; Nur Hidayah Siregar; Salsabila Azzahra Hasibuan; Siti Misharyani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era digital saat ini telah menghadirkan tantangan baru dalam dunia pendidikan dasar di Indonesia, khususnya terkait ksenjangan adaptasi teknologi dan dampaknya terhadap perkembangan sosio-emosional peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif literatur yang membahas hubungan anatara kesenjangan akss dan pemanfaatan teknologi dengan perkembangan sosial dan emosional anak usia Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan literatur review dengan pendekatan sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan infrastruktur, kurangnya pelatihan guru, pola asuh digital yang tidak shat, serta kurikulum yang sebelumnya terintegrasi dengan perkembangan karakter menjadi penyebab utama, oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan keluarga dalam menciptakan strategi pmbelajaran berbasis teknologi yang seimbang dengan penguatan sosio-emosional.
Hubungan Strategi Koping, Dukungan Sosial, Religiusitas Dengan Tingkat Kecemasan Dalam Menghadapi Ujian Pada Kelas 9 Smp Pondok Pesantren Cendekia Amanah Depok Aisyah Putri; Nina Nina; Susaldi Susaldi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Masalah mental atau gangguan jiwa adalah kondisi kesehatan yang memengaruhi pemikiran, perasaan, perilaku, suasana hati. Kondisi ini dapat terjadi sesekali atau berlangsung dalam waktu yang lama. Tujuan: mengetahui adanya hubungan strategi koping, dukungan sosial, religiusitas dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi ujian pada kelas 9 SMP Pondok Pesantren Cendekia Amanah Depok. Metode: Penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode penelitian korelasional dan pendekatan cross sectional. Sampel: penelitian ini sebanyak 30 responden. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan strategi koping (p value = 0,000), dukungan sosial  (0,000), dan religiusitas (0,000) berarti p value <0,05 maka disimpulkan ada hubungan strategi koping, dukungan sosial, dan religiusitas dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi ujian pada kelas 9 SMP  Pondok Pesantren Cendekia Amanah Depok
Pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Dan Inflasi Terhadap Kemiskinan Di Provinsi Sumatra Utara (2001-2023) Febri Br Hutabarat; Eliza Handayani Lubis; Joko Suharianto
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan inflasi terhadap kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara pada periode 2001-2021. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPT berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan IPM berpengaruh negatif dan signifikan. Inflasi memiliki pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kemiskinan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penciptaan lapangan kerja dapat menjadi strategi utama dalam mengurangi kemiskinan. Oleh karena itu, pemerintah perlu fokus pada kebijakan pendidikan, kesehatan, serta penciptaan peluang kerja untuk menekan angka kemiskinan di Sumatera Utara.
Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Operasi Hitung Pecahan Kelas V SD Swasta Parulian 1 Marsya Grace Lady Waruwu; Naomi Meiati Sinaga; Aisyah Putri; Riska Inriani Zai; Cindy Miranda Br Manullang
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan yang dihadapi siswa kelas V SD Swasta Parulian 1 dalam menyelesaikan operasi hitung pecahan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, yang dipilih untuk mengidentifikasi hambatan belajar melalui kajian mendalam terhadap jawaban siswa dalam tes, proses berpikir siswa, dan pengalaman siswa dalam mempelajari materi pecahan. Penelitian ini dilakukan di eksemplar Jalan Stadion Teladan dengan melibatkan 15 siswa sebagai partisipan. Tahapan penelitian meliputi: (1) menguji coba instrumen tes hambatan belajar kepada siswa yang telah mempelajari materi pecahan; (2) mengamati hasil kerja instrumen oleh siswa; (3) mengolah dan memaparkan hasil uji coba instrumen; (4) menjelaskan hambatan belajar berdasarkan hasil uji coba; (5) analisis data dengan mengelompokkan temuan menjadi hambatan didaktis, hambatan epistemologis, dan hambatan ontogenik; dan (6) simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai kesulitan yang dialami siswa dalam memahami dan menyelesaikan operasi hitung pecahan, yang merupakan akibat dari faktor internal dan eksternal. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi para pendidik dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk mengatasi kesulitan siswa dalam memahami konsep pecahan.
Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Produk Domestik Regional Bruto Harga Konstan (PDRBHK) Dan Tingkat Pengangguran Terhadap Penduduk Miskin Di Provinsi Sumatera Utara (2006-2021) Uswatul Akmalia; Rina Rina; Joko Suharianto
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan merupakan masalah utama dalam pembangunan ekonomi, khususnya di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Produk Domestik Regional Bruto Harga Konstan (PDRBHK), dan tingkat pengangguran terhadap jumlah penduduk miskin pada periode 2006-2021 dengan metode regresi linier berganda (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya tingkat pengangguran yang memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah penduduk miskin, sementara IPM dan PDRBHK tidak berpengaruh secara signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengangguran lebih berdampak terhadap kemiskinan dibandingkan faktor lainnya. Oleh karena itu, kebijakan pengentasan kemiskinan perlu difokuskan pada penciptaan lapangan kerja dan pengurangan pengangguran.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP PELAJARAN KPK DAN FPB Revalina Angelila br Sianipar; Nailah Husna Siregar; Yesika Aulia; Sri Juliani Pohan; Yobel Tarigan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis faktor penyebab rendahnya minat belajar siswa dalam memahami Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) serta merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif. Menggunakan metode studi literatur, hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal seperti kesulitan memahami konsep, rendahnya motivasi, dan kebiasaan belajar berbasis hafalan, serta faktor eksternal seperti metode pengajaran konvensional, minimnya media pembelajaran interaktif, dan kurangnya penerapan dalam kehidupan nyata, berkontribusi terhadap rendahnya minat belajar siswa. Solusi yang diusulkan mencakup penggunaan alat peraga berbasis teknologi dan budaya lokal, pembelajaran kontekstual, serta metode berbasis permainan edukatif. Diharapkan, strategi ini dapat meningkatkan pemahaman dan minat belajar siswa dalam materi KPK dan FPB, memberikan wawasan bagi pendidik dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif dan menarik di Sekolah Dasar.
PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI SEKOLAH DASAR Eva Lina Pandiangan; Alisha Anggreni Surbakti; Wika Syahriani; Syahrial Syahrial
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pengajaran yang dikenal sebagai pembelajaran terdiferensiasi menyesuaikan diri dengan kebutuhan belajar unik setiap siswa dengan mempertimbangkan sifat, keterampilan, minat, dan preferensi belajar mereka. Strategi ini relevan untuk membangun lingkungan belajar yang inklusif dan produktif di tingkat sekolah dasar dalam kerangka Kurikulum Merdeka. Menganalisis penggunaan kurikulum pembelajaran terdiferensiasi dengan penekanan pada konten, proses, dan produk adalah tujuan dari penelitian ini. Kajian literatur adalah metodologi penelitian yang digunakan, di mana informasi dikumpulkan dari berbagai sumber pustaka, termasuk buku, jurnal, dan makalah terkait. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dengan menyesuaikan strategi pengajaran, sumber daya, dan evaluasi dengan kebutuhan unik setiap siswa, pembelajaran terdiferensiasi dapat meningkatkan standar pengajaran. Guru berperan penting dalam menentukan kebutuhan belajar siswa dan membuat rencana pembelajaran yang memenuhi kebutuhan tersebut. Kreativitas dan hasil belajar siswa dipengaruhi secara positif oleh penggunaan pembelajaran yang bervariasi. Sebagai kesimpulan, dengan mendorong lingkungan belajar yang lebih dinamis dan berpusat pada siswa, pembelajaran yang dibedakan merupakan strategi yang berhasil untuk meningkatkan standar pengajaran di sekolah dasar, terutama bila digunakan bersama dengan Kurikulum Merdeka Belajar.
Analisis Tingkat Pemahaman Siswa Kelas 6 Tentang Pecahan Di UPT SPF SDN 101966 Petangguhan Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang Erni Telaumbanua; Natania Gabriella Nainggolan; Donprico Purba; Muhamad Husein Zamora Tanjung; Ahmad Royhan Lubis
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas VI di UPT SPF SDN 101966, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang. Metode yang digunakan meliputi observasi, pemberian soal, serta penilaian ketepatan dan kecepatan siswa dalam menyelesaikan soal. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa memiliki pemahaman yang baik terhadap pecahan, didukung oleh strategi pengajaran yang efektif. Namun, perbedaan kecepatan pengerjaan soal mengindikasikan adanya variasi potensi antar siswa. Penelitian ini merekomendasikan metode pengajaran yang lebih variatif untuk memperdalam pemahaman siswa dan meningkatkan kualitas pembelajaran pecahan.