cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,975 Documents
ANALISIS SWOT TERHADAP PENGEMBANGAN POTENSI WISATA AIR TERJUN SITAPIGAGAN DI KECAMATAN SIANJUR MULA-MULA Sahala Fransiskus Marbun; Rely Noviyanti Lumbantobing; Dini Deswina Sagala; Ester Tinor Julianty Siagian
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pariwisata merupakan sektor strategis yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia serta berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan identitas budaya lokal. Kabupaten Samosir sebagai bagian dari Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba memiliki berbagai potensi wisata alam, salah satunya Air Terjun Sitapigagan di Kecamatan Sianjur Mula-Mula. Meskipun memiliki keunikan visual, nilai budaya, dan keasrian lingkungan yang tinggi, destinasi ini belum berkembang optimal akibat keterbatasan aksesibilitas, minimnya infrastruktur, dan rendahnya promosi. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi dan tantangan pengembangan Air Terjun Sitapigagan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis data sekunder. Analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi perkembangan destinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama destinasi terletak pada keindahan alam yang unik, nilai budaya yang kuat, serta lokasinya dalam Geopark Kaldera Toba. Namun, kelemahan signifikan ditemukan pada akses jalan yang buruk, tidak adanya fasilitas dasar, dan ketiadaan pengelolaan profesional. Peluang pengembangan mencakup tren wisata alam yang meningkat, dukungan pemerintah terhadap pengembangan Danau Toba, dan potensi pemasaran digital. Adapun ancaman meliputi persaingan destinasi lain, degradasi lingkungan, dan risiko hilangnya nilai budaya. Berdasarkan matriks SWOT, strategi pengembangan yang direkomendasikan meliputi promosi digital berbasis visual, advokasi perbaikan infrastruktur, penguatan kapasitas masyarakat, serta pengembangan wisata berbasis budaya dan komunitas. Pengembangan yang terencana dan berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisata, mendukung perekonomian masyarakat lokal, serta menjaga kelestarian lingkungan dan budaya Air Terjun Sitapigagan
ANALISIS GEOSPASIAL KESESUAIAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DENGAN LUAS PERMUKIMAN PENDUDUK DI KOTA MEDAN 2024 Sahala Fransiskus Marbun; Goklas Sihombing; Daniel Try; Escha Purba; Dwi Aulia Purba
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan permukiman yang pesat di Kota Medan memberikan tekanan signifikan terhadap ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian RTH terhadap perkembangan permukiman dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis spasial berbasis citra Sentinel-2A tahun 2024. Hasil digitasi menunjukkan dominasi kawasan terbangun yang mencapai 74% dari total wilayah kota, sedangkan RTH hanya mencakup 26,1%. Analisis per kecamatan memperlihatkan bahwa hanya tiga kecamatan yang memenuhi standar RTH minimal 30% menurut UU No. 26 Tahun 2007, yaitu Medan Tuntungan, Medan Belawan, dan Medan Polonia. Sebaliknya, 18 kecamatan lainnya masih mengalami defisit luas RTH yang signifikan. Selain itu, perhitungan kebutuhan RTH per kapita menunjukkan ketimpangan akses yang tajam, di mana sebagian besar kecamatan pusat kota memiliki ketersediaan kurang dari 5 m²/jiwa, jauh di bawah standar ideal 20 m²/jiwa. Temuan ini menunjukkan adanya ketidakseimbangan struktural antara perkembangan permukiman dan penyediaan ruang ekologis yang berpotensi mengancam kualitas lingkungan perkotaan. Penelitian ini menegaskan pentingnya intervensi kebijakan tata ruang berbasis data spasial sebagai upaya mewujudkan kota yang berkelanjutan, adaptif, dan ekologis
ANALISIS KEBUTUHAN SMA DAN SMK BERDASARKAN JUMLAH PENDUDUK USIA 15–19 TAHUN DI KECAMATAN PANCUR BATU Agnes Enonita Harefa; Valerina Leo Sinaga; Cahyani Saragih; David Pangaribuan; Sahala Fransiskus Marbun
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan menengah yang merata sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di daerah dengan berbagai kondisi geografis seperti Kecamatan Pancur Batu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji sebaran SMA dan SMK, baik negeri maupun swasta, mengevaluasi jumlah sekolah berdasarkan populasi usia 15 hingga 19 tahun, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan ketidakmerataan dalam akses pendidikan di daerah ini. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis spasial menggunakan ArcGis, didukung oleh data sekunder dari BPS, Dinas Pendidikan, dan peta administrasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ada sembilan sekolah menengah yang terdiri dari satu SMA negeri, enam SMA swasta, satu SMK negeri, dan satu SMK swasta. Sekolah-sekolah cenderung terpusat di desa-desa yang berada di sepanjang Jalur Jamin Ginting, sedangkan banyak desa lainnya tidak memiliki sarana pendidikan menengah. Analisis tentang kecukupan sarana menunjukkan bahwa jumlah ideal adalah empat sekolah, sehingga dari segi kuantitas, fasilitas pendidikan cukup tersedia, tetapi tidak terdistribusi secara merata. Ketidakmerataan ini dipengaruhi oleh aksesibilitas, keberadaan sekolah swasta yang dominan, serta keterbatasan dalam pembangunan sekolah negeri
ANALISIS STRATEGI DAN TANTANGAN RESELLER DALAM BISNIS ONLINE FASHION MUSLIM: PENDEKATAN KUALITATIF PADA RESELLER GAMIS DAN HIJAB DI PEMALANG Diya Ayu Luspita Wulansuci
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of digital technology and social media has opened up great opportunities for people to do business online. One form of business that is growing rapidly is the reseller system, whereby individuals purchase products from suppliers to resell them online. This study aims to analyze the strategies, opportunities, and challenges faced by resellers of Muslim fashion products, particularly gamis and hijabs, in Pemalang Regency. The research method used is qualitative with an empirical approach, through observation and direct interviews with business actors. The results show that the success of a reseller business is greatly influenced by personal motivation, digital marketing creativity, consistency in promotion, and the ability to build customer trust. Social media such as WhatsApp, Facebook, and TikTok play an important role in expanding market reach and strengthening personal branding. However, limited capital, dependence on suppliers, and technical obstacles such as delivery delays are major challenges that must be overcome. In conclusion, the Muslim fashion reseller business has promising economic potential if managed with innovative digital marketing strategies that are adaptive to technological developments.
Pelatihan Pambiwara Berbahasa Jawa Bagi Karang Taruna Desa Geneng sebagai Upaya Pelestarian Bahasa dan Budaya Lokal Kasetyohani, Prastiti Tri; Roby Danisalam; Rafi Syuja Satria; Aulia Khansa Nabila; Rickra Christy Alexandra; Sava Ega Devara; Jassond Erhant Marcelino; Andra Rakha Setyawan; Aditya Dwi Cahyanto; Yusana Sasanti Dadtun; Kartiningsih Basuki
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelestarian bahasa dan budaya daerah menjadi tantangan di tengah arus globalisasi, termasuk di Desa Geneng, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. Bahasa Jawa sebagai identitas budaya lokal mulai jarang digunakan dalam acara resmi, sehingga diperlukan upaya untuk menghidupkannya kembali. Kelompok 50 KKN Universitas Sebelas Maret (UNS) tahun 2025, di bawah bimbingan Dr. Yusana Sasanti Dadtun, M.Hum., menyelenggarakan pelatihan pambiwara atau pembawa acara berbahasa Jawa. Kegiatan ini melibatkan tokoh masyarakat dan anggota Karang Taruna Desa Geneng sebagai peserta utama. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan keterampilan komunikasi dalam bahasa Jawa serta menumbuhkan kesadaran pelestarian budaya lokal. Metode kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, simulasi pembawaan acara, dan praktik langsung di hadapan peserta lain dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan berbicara peserta, kepercayaan diri yang lebih tinggi, serta kesadaran akan nilai budaya bahasa Jawa. Peserta mampu memahami struktur bahasa, penggunaan diksi yang tepat, dan etika pambiwara. Kegiatan ini berhasil mencapai tujuan pelatihan, yaitu meningkatkan kemampuan pambiwara berbahasa Jawa sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal.
KESADARAN WARGA SEKOLAH DALAM MEMAHAMI PENTINGNYA BUDAYA MUTU DI UPT SPF SD NEGERI GUNUNG SARI I Afni, Nurul; Irmawati Irmawati
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan merupakan isu strategis dalam pembangunan nasional yang menuntut keterlibatan aktif seluruh warga sekolah untuk menciptakan budaya mutu yang berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesadaran dan partisipasi warga sekolah dalam membangun budaya mutu pendidikan di SDN Gunung Sari I Makassar, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penerapannya. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya budaya mutu sebagai fondasi utama peningkatan kualitas pendidikan yang berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan tahapan reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran warga sekolah terhadap mutu pendidikan berada pada tingkat tinggi, tercermin dari partisipasi aktif guru, siswa, dan orang tua dalam berbagai kegiatan peningkatan mutu. Kepala sekolah berperan sebagai pemimpin transformasional yang mengintegrasikan prinsip Plan–Do–Check–Act (PDCA) dan Total Quality Management (TQM) dalam pengelolaan mutu, sedangkan dukungan eksternal dari pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan memperkuat proses peningkatan kompetensi guru serta penyediaan fasilitas pembelajaran modern. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, motivasi, dan sarana, namun dapat diatasi melalui komunikasi terbuka dan pemberdayaan berkelanjutan. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa budaya mutu yang efektif dibangun melalui kesadaran kolektif, kolaborasi lintas unsur pendidikan, serta kepemimpinan partisipatif yang konsisten dalam mewujudkan peningkatan mutu sekolah.
Peran IoT dalam Meningkatkan Efisiensi Sektor Ekonomi dan Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan di Indonesia Himatur; Lutfi; Haidar; Feby; Dina; Anggun; Irfan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet of Things (IoT) telah menjadi komponen penting dalam transformasi digital yang mempercepat efisiensi operasional di berbagai sektor ekonomi. Dengan kemampuan menghubungkan berbagai perangkat dan sistem secara real-time, IoT membuka peluang baru untuk mengoptimalkan sumber daya dan proses bisnis. Selain itu, IoT sangat berperan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui inovasi teknologi yang ramah lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran IoT dalam meningkatkan efisiensi operasional sektor ekonomi yang kemudian akan mendorong pertumbuhan berkelanjutan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang jenisnya studi literatur (research library) yang diperoleh dari penelitian terdahulu serta publikasi relevan terkait penerapan IoT di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IoT secara signifikan dapat meningkatkan pengelolaan sumber daya, mengoptimalkan proses produksi dan distribusi, serta memperkuat pengambilan keputusan berbasis data real-time. Selain itu, IoT mendukung pengembangan ekonomi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan melalui pengurangan limbah dan peningkatan efisiensi energi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi IoT ke dalam sektor ekonomi menjadi strategi penting dalam mendorong daya saing nasional dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Implikasi praktis penelitian ini adalah perlunya penguatan kapabilitas sumber daya manusia dan infrastruktur digital guna memaksimalkan manfaat IoT dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia secara inklusif.
PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKITAR SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SD/MI Kholisatul Asna, Rizka; Anggraeni, Anggi; Ayu Perdani, Puti; Farhurohman, Oman
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran IPS di SD/MI memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan sosial, berpikir kritis, dan pemahaman siswa terhadap lingkungan sekitar. Lingkungan sebagai sumber belajar memberikan pengalaman nyata yang dapat menghubungkan konsep materi dengan kehidupan sehari-hari. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar IPS dalam rangka meningkatkan hasil belajar siswa SD/MI. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan mengkumpulkan, menganalisis, dan membandingkan berbagai referensi seperti buku, jurnal, dan temuan penelitian terdahulu yang relevan dengan topik. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis lingkungan mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman konsep siswa karena mereka terlibat langsung dalam kegiatan observasi, eksplorasi, dan interaksi dengan fenomena sosial di sekitar mereka. Selain itu, pendekatan ini mendorong siswa mengembangkan pola pikir kritis, kreativitas, serta kemampuan sosial melalui pengalaman belajar kontekstual. Namun, pemanfaatan lingkungan juga memiliki kendala seperti kondisi lingkungan yang berubah, perbedaan karakteristik geografis, serta kebutuhan persiapan dan kompetensi guru yang lebih kompleks. Secara keseluruhan, pembelajaran berbasis lingkungan terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPS, dengan catatan adanya dukungan dari guru, sekolah, orang tua, dan masyarakat agar pembelajaran kontekstual dapat diterapkan secara maksimal dan berkelanjutan.
ANALISIS PENGARUH INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM), INVESTASI DAN INFRASTRUKTUR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH TAHUN 2019-2023 Dina Argarani; Syifa Nur Fitriani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Indeks Pembangunan Manusia (IPM), investasi, dan infrastruktur terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data panel dari 6 provinsi selama periode 2019–2023 (30 observasi). Variabel dependen adalah pertumbuhan ekonomi, sedangkan variabel independen terdiri dari IPM, investasi, dan infrastruktur. Studi ini menggunakan regresi data panel dengan fase pemilihan model yang melibatkan Uji Chow dan Uji Hausman. Hasil kedua uji tersebut menunjukkan bahwa model yang paling sesuai adalah Fixed Efect Model (FEM). Karena adanya heteroskedastisitas pada model awal, estimasi dilanjutkan dengan FEM menggunakan White Cross-Section Robust Standard Errors. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPM memiliki dampak yang signifikan namun negatif terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan investasi dan infrastruktur menunjukkan dampak positif dan signifikan. Pada saat yang sama, ketiga faktor tersebut secara signifikan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Hasil ini menyarankan bahwa peningkatan investasi dan pengembangan infrastruktur secara signifikan berkontribusi dalam merangsang perekonomian regional, sedangkan peningkatan IPM harus sejalan dengan penciptaan lapangan kerja dan penyerapan tenaga kerja yang efisien. Penelitian ini memberikan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah daerah untuk menciptakan pendekatan pengembangan ekonomi yang lebih terfokus.
EFFECTIVE STRATEGIES FOR DEVELOPING ENGLISH LANGUAGE SKILLS IN ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Nabila Cahyani; Noviana Barus; Natachya S.W Simamora; Eva Betty Simanjuntak; Muhammad Huzein Zamora Tanjung
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the English proficiency level of upper-grade students at SD Terpadu Muhammadiyah 36 Medan and formulate learning strategies relevant to their linguistic development needs. The research used a descriptive qualitative approach with data collection techniques including interviews and documentation. The results show that the students' proficiency is still at an elementary level, with the main problems being vocabulary mastery, pronunciation accuracy, and understanding of simple sentence structures. The identified inhibiting factors include low exposure to language in the family environment and minimal parental support for learning activities. Based on these findings, innovative learning strategies were formulated through the application of the Total Physical Response (TPR) method, the use of simple digital media, the simplification of linguistic input, and the strengthening of learning motivation through positive reinforcement techniques. The implementation of these strategies is projected to improve the quality of learning interactions, student participation, and English language competency achievement at the elementary school level.