cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,975 Documents
PEMBUBARAN PERKAWINAN MENURUT HUKUM YANG BERLAKU DI INDONESIA SERTA AKIBATNYA Ina Lestari; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkawinan ialah perjanjian sakral di antara perempuan dan laki-laki. Perkawinan ialah ikatan kekal yang mempersatukan dua jiwa. Perkawinan yaitu dasar dari pembentukan keluarga yang harmonis. Pernikahan telah menjadi bagian integral kehidupan manusia sejak zaman kuno hingga sekarang. Sejak zaman dahulu, pernikahan sudah menjadi institusi sosial yang penting dalam kehidupan manusia. Perkawinan ialah ikatan yang sakral untuk membentuk keluarga dan mempersatukan masyarakat. Perkawinan merupakan institusi sosial yang menghubungkan individu, keluarga dan masyarakat dengan norma-norma yang berlaku. Perkawinan mempersatukan pasangan suami-istri dan keluarga melalui ikatan lahi dan batin serta norma-norma sosial. Selain itu dalam perkawinan terciptanya hak dan kewajiban untuk seorang istri dan suami, yang dimana setiap hak dan kewajibannya perlu di lindungi oleh hukum yang beraku. Perkawinan yang dimulai dengan tujuan mulia dapat berakhir dengan perceraian karena perbedaan visi dan tujuan hidup. Meskipun perkawinan dimaksudkan abadi, kadang perceraian tak terhindarkan karena ketidakcocokan pasanagan. Perkawinan dengan tujuan baik bisa berakhir karena perbedaan visi dan tujuan hidup yang tidak sesuai.
LAYANAN BIMBINGAN KONSELING ISLAMI PADA ANAK USIA DINI Subban. MA; Dema utamy; Juwita Ratna simbolon; Adinda Sari Saragih
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Layanan bimbingan konseling pada anak usia dini merupakan aspek penting dalam mendukung perkembangan psikologis, sosial dan emosional anak. Layanan bimbingan konseling ini bertujuan untuk menggambarkan konsep, strategi dan implementasi layanan bimbingan konseling yang efektif untuk anak usia dini. Hasil dari layanan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan program bimbingan konseling yang tepat guna dan berbasis kebutuhan anak. Layanan bimbingan konseling pada anak usia dini merupakan pendekatan strategis untuk mengembangkan potensi anak. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan sosial, emosional, kognitif dan moral anak melalui kegiatan bimbingan dan konseling. Dengan pendekatan holistik dan humanistik, layanan ini membantu anak mengembangkan kesadaran diri, kecerdasan emosional dan keterampilan hidup. Tujuannya adalah mengoptimalkan perkembangan anak dan mempersiapkan mereka menjadi generasi yang cerdas, berkarakter dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Analisis Syarat, Rukun Pernikahan dalam Hukum Islam dan Implementasinya di Indonesia Anton, Anton; Muhammad Fadhlan; Nurlia Nurlia; Henti Fauziah; Yudina Anggita
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan dalam hukum Islam mempunyai syarat dan rukun yang harus dipenuhi untuk menjamin keabsahan akad nikah. Syarat dan rukun tersebut antara lain calon pengantin, wali, dua orang saksi, ijab kabul, dan terpenuhinya syarat-syarat lainnya menurut syariat Islam. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis syarat dan rukun perkawinan berdasarkan ketentuan fiqih Islam, serta mengevaluasi pelaksanaannya di Indonesia dalam konteks peraturan perundang-undangan seperti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif, mengkaji literatur dan peraturan hukum Islam yang berlaku di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun syarat dan rukun perkawinan dalam Islam dianut dalam sistem hukum Indonesia, namun terdapat beberapa penyesuaian dalam praktiknya terkait administrasi formal dan legalitas. Kajian ini juga menyoroti tantangan penerapan syarat dan rukun perkawinan, khususnya mengenai perkawinan di bawah umur dan perbedaan agama. Temuan ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai sinergi hukum Islam dan hukum nasional dalam mengatur perkawinan di Indonesia.
HUKUMAN PIDANA TUTUPAN SEBAGAI SANKSI PIDANA UNTUK MASA KEADAAN BAHAYA/ DARURAT Parluhutan Sagala; Ilman Hadi; Arief Fahmi Lubis
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini, peneliti mencoba menjelaskan adanya bentuk baru sanksi pidana yang ditambahkan didalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana pada masa awal kemerdekaan dimana saat itu negara dalam keadaan bahaya dan terancam dari serangan dari luar. Sanksi pidana tutupan diberlakukan terhadap sipil maupun militer sebagai alternatif dari hukuman penjara. Hukuman pidana tutupan dalam sejarahnya hanya pernah dijatuhkan satu kali di masa pergerakan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Akan tetapi, hukuman pidana ini masih diakui sampai hari ini bahkan tetap dicantumkan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang baru. Jika meninjau kepada sejarahnya, jenis hukuman pidana ini dapat dijadikan yurisprudensi apabila terjadi kembali keadaan bahaya pada Republik Indonesia
ANALISIS PROBLEMATIKA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH MENEGAH PERTAMA  (STUDI KASUS DI SMP NEGERI 4 LATAMBAGA) Megawati Megawati
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap problematika pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 4 Latambaga. Permasalahan utama yang menjadi fokus penelitian ini adalah berbagai kendala yang dihadapi dalam pembelajaran PAI di sekolah tersebut. Manfaat penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi baik secara teoritis maupun praktis, tidak hanya bagi pengembangan keilmuan tetapi juga sebagai acuan bagi mahasiswa dan penulis dalam memahami serta mengatasi permasalahan serupa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung di lapangan, wawancara dengan pihak-pihak terkait, dan dokumentasi pendukung. Teknik analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk memastikan keabsahan data, peneliti melakukan perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, dan triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan beberapa kendala utama. Dari sisi siswa, sebagian besar memiliki pemahaman awal yang rendah terhadap materi PAI, yang ditunjukkan dengan ketidakmampuan mereka membaca dan menulis Al-Qur’an. Hal ini menyebabkan sulitnya siswa memahami materi pembelajaran secara mendalam. Selain itu, motivasi siswa dalam melaksanakan ibadah seperti sholat fardhu secara rutin juga masih rendah, yang berpengaruh pada semangat belajar mereka. Dari sisi guru, ditemukan bahwa kompetensi dalam mengelola kelas dan siswa masih kurang optimal. Penguasaan materi oleh guru yang terbatas mengakibatkan siswa tidak mampu memahami pelajaran dengan baik. Selain itu, penerapan metode pembelajaran yang inovatif dan menarik juga masih menjadi tantangan bagi sebagian guru. Keterbatasan waktu pembelajaran PAI turut menjadi faktor penghambat, karena alokasi waktu yang ada dirasa tidak cukup untuk membahas materi secara mendalam. Di sisi lain, sarana dan prasarana pendukung pembelajaran, terutama media pembelajaran untuk PAI, masih belum memadai. Hal ini mengakibatkan proses pembelajaran tidak dapat mencapai hasil yang diharapkan secara maksimal. Kesimpulannya, penelitian ini menyoroti perlunya perbaikan dalam berbagai aspek, mulai dari peningkatan kompetensi guru, optimalisasi waktu pembelajaran, hingga penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. Dengan upaya tersebut, pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 4 Latambaga diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan mencapai tujuan yang diinginkan.
PERANCANGAN PROTOTIPE SISTEM INFORMASI CUTIKARYAWAN BERBASIS WEB PADA PT. CITA RASA MUDA Ariska Ariska
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pengajuan cuti karyawan di PT. Cita Rasa Muda saat ini masih dilakukan secara manual menggunakan formulir kertas yang kemudian dicatat oleh HRD melalui aplikasi spreadsheet. Metode ini dinilai tidak efisien, memakan waktu, dan rentan terhadap kehilangan data atau kesalahan pencatatan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototipe sistem informasi cuti karyawan berbasis web guna mempermudah proses pengajuan cuti serta meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengelolaan data cuti karyawan. Metodologi yang digunakan meliputi analisis kebutuhan pengguna, perancangan sistem menggunakan diagram UML, dan pengujian prototipe. Sistem yang dirancang memiliki fitur utama seperti pengajuan cuti online, pengecekan sisa cuti, serta pengelolaan data karyawan oleh HRD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang diusulkan mampu mempercepat proses pengajuan cuti, mengurangi penggunaan kertas, dan meminimalkan kesalahan dalam pencatatan data. Sistem ini diharapkan menjadi solusi yang praktis dan efektif untuk mendukung digitalisasi proses administrasi di perusahaan
IMPLIKASI HUKUM TINDAK PIDANA EKONOMI TERHADAP STABILITAS PASAR: TINJAUAN NORMATIF DI INDONESIA Ria Fitriah; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak pidana ekonomi merupakan isu yang krusial di Indonesia, mencakup berbagai bentuk kejahatan seperti penipuan, penggelapan, pencucian uang, dan korupsi, yang tidak hanya merugikan individu atau perusahaan, tetapi juga berdampak luas terhadap stabilitas pasar dan perekonomian nasional. Dalam konteks globalisasi, dampak dari tindak pidana ekonomi menjadi semakin kompleks, sehingga pemahaman mengenai implikasi hukum dari kejahatan ini sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan investor, yang merupakan fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Meskipun telah ada regulasi yang ketat, seperti Undang-Undang No. 8 Tahun 2010 dan No. 31 Tahun 1999, praktik tindak pidana ekonomi masih marak terjadi, menunjukkan adanya celah dalam penegakan hukum. Oleh karena itu, evaluasi mendalam terhadap sistem hukum yang ada diperlukan untuk mengidentifikasi kelemahan dan mencari solusi yang tepat agar penegakan hukum dapat berjalan lebih efektif.
MENGUNGKAP JARINGAN KORUPSI: ANALISIS HUKUM TERHADAP PUTUSAN NOMOR 78/PID.SUS-TPK/2024 Willy Yohanes; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korupsi merupakan masalah serius yang menghambat pembangunan dan merusak kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah di Indonesia. Dalam konteks ini, Putusan Nomor 78/Pid.Sus-TPK/2024 menjadi penting untuk dianalisis, karena mencerminkan upaya penegakan hukum terhadap praktik korupsi yang melibatkan individu dalam jaringan yang lebih luas. Kasus ini menunjukkan kolusi antara berbagai aktor dari sektor publik dan swasta, sehingga pemahaman mendalam tentang pola-pola korupsi yang ada sangat diperlukan untuk merumuskan strategi pemberantasan yang lebih efektif. Melalui analisis ini, diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas tentang skala dan dampak dari tindak pidana korupsi, serta pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan lembaga penegak hukum dalam menciptakan budaya anti-korupsi yang kuat dan berkelanjutan.
ANALISIS HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA PENGUASAAN DANA TRANSFER YANG TIDAK SAH: STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 476/Pid.Sus/2023/PN.Jkt.Pst Noval Sulaiman; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era digital yang semakin kompleks, penguasaan dana transfer yang tidak sah menjadi isu hukum yang signifikan, terutama dalam konteks kesalahan sistem perbankan. Penelitian ini menganalisis penerapan hukum terhadap tindak pidana penguasaan dana transfer yang tidak sah, dengan fokus pada Putusan Nomor 476/Pid.Sus/2023/PN.Jkt.Pst. Dalam kasus ini, terdakwa diduga menguasai dana yang seharusnya tidak menjadi haknya akibat kesalahan sistem di Bank BRI. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi unsur-unsur hukum yang diperlukan untuk membuktikan tindak pidana tersebut, serta implikasi hukum bagi bank dan nasabah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang mendalam tentang niat dan kesadaran pelaku sangat penting dalam menentukan status hukum, serta perlunya regulasi yang lebih ketat untuk mencegah penyalahgunaan di masa depan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kebijakan hukum yang lebih efektif dalam menangani kasus-kasus serupa.
MAHAR Ihsan Asupi; Ongku Harahap
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahar didefinisikan sebagai pemberian wajib dari calon suami kepada calon istri sebagai tanda ketulusan hati, yang merupakan hak istri berdasarkan syariat Islam. Kajian ini mencakup pendapat Imam Malik, Imam Syafi'i, Abu Hanifah, dan Ibnu Abi Laila, serta perbedaan pandangan mengenai mahar dalam konteks khalwat. Analisis juga melibatkan interpretasi ayat-ayat Al-Qur'an dan ijtihad ulama terkait kewajiban pembayaran mahar penuh atau sebagian dalam situasi tertentu. Makalah ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang peran mahar dalam pernikahan menurut hukum Islam, dengan fokus pada harmonisasi aturan syariat dalam praktik modern.

Page 91 of 298 | Total Record : 2975