cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota, Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Medika: Medika
ISSN : -     EISSN : 29857295     DOI : https://doi.org/10.31004/t6azja17
Core Subject : Health,
Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal Medika ini terbit dua kali selama setahun pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide maupun gagasan hasil dari penelitian dan pengabdian itu sendiri. Jurnal Medika adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2985-7295. Jurnal Medika mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun.
Articles 106 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 3 (2025)" : 106 Documents clear
Literature Review on the Use of Technology-Based Learning Media in the Context of Distance Learning Sitorus, Lufita Sari; Sipahutar, Muhammad Ilyas; Nasution, Saidatun Nisa; Purnama, Leli; Iskandar, Topan
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/bkxg7355

Abstract

Perubahan sistem pendidikan akibat pandemi COVID-19 telah mendorong lembaga pendidikan untuk beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi sebagai alat utama dalam proses belajar mengajar. Metode ini dilakukan melalui studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai artikel jurnal nasional maupun internasional yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir (2020–2025). Analisis difokuskan pada tren, efektivitas, dan tantangan dalam implementasi media pembelajaran tersebut dalam konteks pendidikan modern. Temuan kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis teknologi seperti Learning Management System (LMS), video pembelajaran, aplikasi interaktif, dan media sosial memainkan peran penting dalam meningkatkan efektivitas dan fleksibilitas pembelajaran jarak jauh. Namun, efektivitas media ini sangat bergantung pada kesiapan guru, ketersediaan infrastruktur, serta kemampuan literasi digital peserta didik. Kajian ini merekomendasikan pengembangan program pelatihan teknologi bagi pendidik serta perancangan media yang lebih adaptif terhadap kebutuhan peserta didik. Temuan dari kajian pustaka ini diharapkan tidak hanya menjadi landasan teoritis, tetapi juga sebagai acuan praktis bagi para pembuat kebijakan, pendidik, dan pengembang kurikulum dalam merancang strategi pembelajaran berbasis teknologi yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Dengan memahami tren, tantangan, dan potensi berbagai media pembelajaran dalam konteks PJJ, para pemangku kepentingan dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang responsif terhadap kemajuan teknologi.
Edukasi Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Rahman, Zakiah; Atrie, Utari Yunie; Pujiati, Wasis; Ernawati, Ernawati
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/c1ek6b34

Abstract

DM merupakan penyakit metabolik ditandai dengan hiperglikemia yang terjadi karena kelainan pada sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. DM tidak dapat disembuhkan, namun dengan manajemen yang baik dapat mencegah komplikasi yaitu kerusakan dan kegagalan organ. DM berdampak negatif pada kesehatan pasien dan menyebabkan sejumlah masalah dengan kualitas hidup yang rendah. Perawat memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup pasien melalui edukasi untuk meningkatkan pengetahuan. Tujuan meningkatkan pengetahuan tentang peningkatan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2. Metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Kegiatan PKM dilaksanakan pada tanggal 10 Maret tahun 2025 dengan target sasaran adalah pasien diabetes melitus tipe 2 sebanyak 30 orang. Kegiatan PKM dievaluasi dengan pre-test dan post-test. PKM menunjukkan sebelum dilakukan edukasi pengetahuan peserta kategori rendah sebanyak 23 orang (76,6 %) dan setelah edukasi pengetahuan peserta mayoritas tinggi 24 orang (80%). Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat sebelum dan setelah edukasi upaya peningkatan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2. Melalui upaya ini diharapkan mengenai DM, mengatur pola makan sehat dan aktivitas fisik teratur, pemantauan gula darah secara rutin, melakukan pengobatan, pengelolaan stres, serta dukungan psikologis untuk meningkatkan kualitas hidup pasien DM tipe 2
Penerapan Keranjang Takakura Dalam Pengolahan Sampah Rumah Tangga Sebagai Solusi Mencapai Kesehatan Masyarakat Pratiwi, Rina Hidayati; Sulistyaniningsih, Endang; Putri, Laksita Nirmala; Jepri, Jumadi
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/qyvc4a57

Abstract

Masalah pengelolaan sampah rumah tangga, khususnya sampah organik, masih menjadi tantangan utama dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Sampah organik yang tidak terkelola dengan baik dapat menimbulkan pencemaran, bau tidak sedap, memunculkan kuman penyakit, dan meningkatkan emisi gas rumah kaca. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan warga dalam mengelola sampah organik menggunakan metode keranjang Takakura. Metode ini dipilih karena praktis, ramah lingkungan, tidak berbau, dan dapat diterapkan dalam skala rumah tangga. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik pembuatan keranjang, dan pendampingan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta menilai materi menarik, pelatihan bermanfaat, dan metode Takakura efektif mengurangi sampah rumah tangga. Mayoritas responden juga menyatakan minat untuk menerapkannya di rumah masing-masing. Selain dampak lingkungan, kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi melalui pemanfaatan kompos sebagai produk bernilai jual. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terbukti memberikan kontribusi positif dalam membangun budaya sadar lingkungan sekaligus mendukung ekonomi berbasis sumber daya lokal.
Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan dengan Pendekatan PDAC di Puskesmas Gondangrejo, Karanganyar Noor, Frieda Ani; Prastyoningsih, Aris; Safitri, Wahyuningsih; Gita, Anggi Putri Aria
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/waw3sy77

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan merupakan indikator penting dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan dasar perlu terus ditingkatkan kualitas layanannya, salah satunya melalui pendekatan PDCA (Plan, Do, Check, Act). Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi petugas kesehatan di Puskesmas Gondangrejo, Karanganyar, dalam mengimplementasikan PDCA guna menunjang mutu layanan. Kegiatan dilakukan pada Juni 2025 dengan metode pelatihan ceramah, diskusi interaktif, serta evaluasi pre-test dan post-test. Sebanyak 65 peserta mengikuti kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 57,89 dan post-test meningkat menjadi 87,95. Sebagian besar peserta menyatakan bahwa pendekatan PDCA sangat relevan dan bermanfaat dalam meningkatkan kualitas layanan. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis PDCA mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia kesehatan di tingkat pelayanan dasar. Kesimpulannya, penerapan PDCA secara sistematis berpotensi besar dalam mendorong budaya mutu di lingkungan Puskesmas, sehingga perlu direplikasi secara berkelanjutan di fasilitas kesehatan lainnya.
Penguatan Kebijakan Riset Daerah Berbasis Kearifan Lokal Melalui Naskah Akademik di Kabupaten Tegal Rakhman, Itmam Aulia; Mubarok, Zaki; Falah, Syamsul; Wibowo, Agus; Rakhman, Arif; Khodijah, Khodijah; Dewi, Ria Candra
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/y03b5r46

Abstract

Penguatan kebijakan riset daerah berbasis kearifan lokal merupakan langkah strategis untuk mendorong pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Tegal. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun Naskah Akademik dan Rancangan Peraturan Bupati (Raperbup) sebagai landasan hukum yang mengintegrasikan nilai-nilai lokal dalam tata kelola riset daerah. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, analisis kebijakan, serta Focus Group Discussion (FGD) dengan melibatkan pemangku kepentingan, termasuk akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: (1) perlunya penguatan regulasi yang memadukan kearifan lokal dalam perencanaan riset, (2) pentingnya mekanisme pendanaan berkelanjutan yang melibatkan partisipasi masyarakat, dan (3) sinergi antarlembaga untuk optimalisasi pemanfaatan hasil riset. Naskah akademik yang dihasilkan menjadi dasar penyusunan Raperbup dengan pendekatan berbasis bukti dan berorientasi pada potensi lokal. Kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan komunitas lokal mampu menciptakan kebijakan riset yang inklusif dan berkelanjutan. Dampak jangka panjangnya adalah terwujudnya ekosistem riset yang tidak hanya mendukung pembangunan daerah, tetapi juga melestarikan nilai-nilai kearifan lokal Kabupaten Tegal.
Peran Rekam Medis Sebagai Pemberi Informasi Kesehatan di Poskesdes Indrasari dan Poskesdes Bincau Qomah, Isti; Wati, Ni Wayan Kurnia Widya; Wardhina, Faizah
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/c3mxjr33

Abstract

Berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi merupakan kondisi positif yang akan sangat mendukung berkembangnya Sistem Informasi Kesehatan. Oleh karenanya, implementasi teknologi informasi dan komunikasi dalam penyelenggaraan Sistem Informasi Kesehatan menjadi solusi paling bijak yang harus diambil. Peningkatan pelayanan kesehatan ditujukan untuk meningkatkan kesadaran, kenyamanan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap warga negara dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan yang optimal sebagai salah satu unsur kesejahteraan umum. Tujuan untuk memberikan “Peran Rekam Medis Sebagai Pemberi Informasi Kesehatan di Poskesdes Indrasari dan Poskesdes Bincau”. Untuk menyelenggarakan upaya kesehatan yang efektif dan efisien diperlukan informasi kesehatan. Informasi kesehatan digunakan sebagai masukan pengambilan keputusan dalam setiap proses manajemen kesehatan baik manajemen pelayanan kesehatan, manajemen institusi kesehatan, maupun manajemen program pembangunan kesehatan atau manajemen wilayah. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah menggunakan metode penyuluhan sosialisasi kepada masyarakat tentang peran rekam medis dalam pemberian informasi kesehatan. dari hasil pre test dan post test menunjukkan bahwa terdapat perubahan yang signifikan pengetahuan masyarakat sebelum dilakukan penyuluhan dan setelah dilakukan penyuluhan. Disamping itu, dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, pemerintah memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh akses terhadap informasi kesehatan berdasarkan data rekam medis yang dimiliki oleh pasien.
Pemberdayaan Nenek ASI Dalam Keluarga untuk Meningkatkan Pemberian Asi Eksklusif Mencegah Stunting Melly, Melly; Magdalena, Magdalena; Asnaty, Elvina
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/g2jh7226

Abstract

Masih rendahnya pemahaman ibu, keluarga dan masyarakat mengenai asi. Tidak sedikit ibu yang masih membuang kolostrum karena dianggap kotor sehingga perlu dibuang. Selain itu, kebiasaan memberikan makanan secara dini pada sebagian masyarakat juga menjadi pemicu dari kurang berhasilnya pemberian ASI eksklusif yang dapat menyebabkan stunting. Prevalensi stunting di Provinsi Riau yaitu 22,3% dan angka ini masih berada dibawah capaian nasional yakni 24,4%. Kota Pekanbaru memiliki kasus stunting sebesar 11%. Salah satu puskesmas di Kota Pekanbaru yaitu Puskesmas Melur dengan angka kejadian stunting yaitu 19,2%. Tujuan dari kegiatan pengabmas ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nenek asi tentang pemberian asi eksklusif. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Januari s/d Agustus 2024, khalayak sasaran adalah nenek dan ibu hamil berjumlah 30 orang. Pelaksanakan kegiatan ada tiga tahap yaitu tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil yang didapat pengetahuan responden sebelum diberikan intervensi sebagian besar mempunyai pengetahuan cukup sebanyak 25 orang (83,3%). Sedangkan setelah diberikan intervensi selama 5 kali pertemuan pengetahuan responden sebagian besar mempunyai pengetahuan Baik sebanyak 18 orang (60%). Keterampilan responden sebelum diberikan intervensi sebagian besar mempunyai keterampilan kurang sebanyak 16 orang (53,3%), sedangkan setelah diberikan intervensi sebagian besar responden mempunyai keterampilan baik sebanyak 22 orang (73,3%). Kegiatan pengabdian ini memberikan hasil pemahaman yang lebih baik kepada nenek-nenek tentang pentingnya peran mereka dalam mendukung pemberian ASI eksklusif kepada cucu mereka. Nenek sebagai figur penting dalam keluarga.
Penyuluhan Strategi Pemasaran Sehat dan Inovatif Untuk Mahasiswa Kewirausahaan NOOR, MEITRIA SYAHADATINA; Asiyah, Siti; Dharmawan, Hendra; Wulan, Mutiara Octa Sandra; Prawiro, Andi Agung; Tazkiah, Misna
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/1tkam614

Abstract

Pemasaran digital telah menjadi komponen yang penting dalam strategi bisnis modern di era digitalisasi yang semakin berkembang saat ini. Kemajuan teknologi khususnya dalam bidang telekomunikasi melalui internet dan media sosial, telah mengubah cara perusahaan berinteraksi dengan pelanggan, menawarkan produk, dan membangun merek. Strategi pemasaran memegang peranan penting dalam peningkatan cakupan layanan serta membangun citra positif fasilitas kesehatan dalam era persaingan layanan kesehatan yang semakin kompetetif. Masih banyak tenaga kesehatan yang belum memiliki pemahaman dan ketrampilan yang baik dalam menyusun strategi pemasaran yang efektif, khususnya di tingkat pelayanan primer seperti puskesmas atau klinik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berusaha untuk menjembatani kesenjangan yang tercipta tersebut, bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pendampingan kepada mahasiswa program studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan ULM strata-1 dan strata-2 serta alumni untuk meningkatkan pengetahuan pemasaran supaya lebih terampil ketika masuk pada dunia kerja atau perluasan jaringan pemasaran jasa yang mereka tawarkan. Peserta penyuluhan berjumlah 62 orang yang mengikuti kegiatan hingga selesai. Metode kegiatan menggunakan penyuluhan dengan ceramah dan diskusi mengenai strategi pemasaran. Data pengetahuan peserta diidentifikasi sebelum dan setelah penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan rerata skor pengetahuan sebelum penyuluhan adalah 66,76, sedangkan rerata skor pengetahuan setelah penyuluhan adalah 71,94. Kesimpulan kegiatan ini adalah penyuluhan strategi pemasaran inovatif dapat meningkatkan pengetahuan peserta penyuluhan, dengan harapan akan membantu mereka sebagai bekal di dunia kerja. Saran berdasarkan kegiatan ini adalah diharapkan kepada peserta yang memiliki usaha untuk mencoba menerapkan strategi pemasaran baik offlline atau online.
Deteksi Dini PTM Warga Imigran di Malaysia: Skrining TD, Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat Mulyani, Sri; H, Innani Wildania; Patonah, Siti; Muhidayati, Wiwik; A, Novia Dwi; N, Fatia Rizki; A, Belinda; Huda, Akhmad; H, Sofyan Hadi; Istiana, Fuji
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wd6yd456

Abstract

Worldwide, noncommunicable diseases (NCDs) such as hypertension, diabetes mellitus, hyperuricemia, dyslipidemia, and hyperuricemia are the leading causes of death, including among immigrant communities who often have limited access to health services. Due to economic problems, legal status, and lack of information, Indonesian immigrants living in Malaysia are a vulnerable group who often neglect early detection of their diseases. The purpose of this community service program is to raise public awareness of the risks associated with NCDs and to detect them early through the measurement of blood pressure, blood sugar, total cholesterol, and uric acid levels. In Bukit Sungai Putih Lembah Jaya Utara, Ampang, Selangor, Malaysia, 120 immigrant residents underwent direct health screening and healthy lifestyle training. The results of the community service activity showed that 43.3% of participants had hypertension, 27.5% had above-normal blood sugar levels, 24.2% had hyperuricemia, and 44.2% had high total cholesterol levels. These findings indicate that NCD risk factors are prevalent among immigrants. It is evident that community-based screening helps detect health problems early and encourages broader health efforts. Therefore, to improve the overall health of immigrant residents, sustainable community-based interventions are essential
Edukasi Gizi Seimbang dan Pangan Lokal Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular Pada Ibu Rumah Tangga Kelurahan Alalak Utara Widyastuti, Trioni; Hekmah, Nurul; Banowati, Amelia; Muliana, Rina
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/rfczp373

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) di provinsi Kalimantan Selatan menunjukkan prevalensi asma sebesar 1,7%, kanker 0,8%, diabetes melitus 1,4%, penyakit jantung 0,66%, hipertensi 34,1%, stroke 9,5%, dan penyakit ginjal kronis 0,10%. Berdasarkan data tersebut, semakin meningkatnya usia semakin besar prevalensi PTM. Penyakit tidak menular dapat disebabkan oleh faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku (pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, obesitas, merokok, dan konsumsi alkohol). Gizi Seimbang merupakan kombinasi menu makanan yang dikonsumsi sehari-hari yang mengandung seluruh zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Pada dasarnya, tidak ada bahan makanan yang mengandung seluruh zat gizi, sehingga harus mengonsumsi aneka ragam makanan untuk memenuhi kebutuhan gizi mikro dan gizi makro. Meningkatkan konsumsi pangan lokal sekaligus dapat menerapkan prinsip gizi seimbang yaitu mengonsumsi makanan beragam.. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi terkait gizi seimbang dan pangan lokal upaya pencegahan penyakit tidak menular pada ibu rumah tangga di Kelurahan Alalak Utara RT 45. Metode pada kegiatan ini yaitu ceramah dan penyebaran leaflet edukasi pada 32 peserta Ibu Rumah Tangga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah diberikan edukasi sebesar 33,7%. Setelah diberikan edukasi, diharapkan masyarakat dapat menerapkan gizi seimbang dan pangan lokal sebagai pencegahan PTM.

Page 3 of 11 | Total Record : 106