cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota, Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Medika: Medika
ISSN : -     EISSN : 29857295     DOI : https://doi.org/10.31004/t6azja17
Core Subject : Health,
Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal Medika ini terbit dua kali selama setahun pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide maupun gagasan hasil dari penelitian dan pengabdian itu sendiri. Jurnal Medika adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2985-7295. Jurnal Medika mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun.
Articles 565 Documents
Hubungan Antara Dukungan Keluarga dan Kualitas Hidup Remaja yang Menjalani Hemodialisa Menurut Teori Swanson Melisa Manumara, Theophylia; Fawwaz Faroq, Muhammad; Angga Ramanda, M; Jihan Salsabila, Jihan; Byifasya, Qezia; Yudaswari, Merlin; Setya Aprilya, Najla; Oktaviani, Anjani; Fitriani, Diana; Febriani, Fifi; Putri Listiawan, Helmalia; Ikrima Puri, Nadzila
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/2826ac46

Abstract

Gagal ginjal kronis pada remaja menurunkan kualitas hidup.Dukungan keluarga dinilai krusial untuk membantu adaptasi selama terapi hemodialisa.Tujuan: Mengkaji hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup remaja yang menjalani hemodialisa berdasarkan teori Swanson. Metodologi: Kajian literatur ini dilakukan dengan penelusuran artikel ilmiah melalui database PubMed,ScienceDirect, Scopus, dan Google Scholar menggunakan pendekatan PICOT. Dari 30 artikel yang diidentifikasi, 10 artikel memenuhi kriteria inklusi dan selanjutnya dianalisis dengan pedoman Joanna Briggs Institute (2020) untuk memastikan validitas dan reliabilitas temuan. Hasil: Dukungan keluarga(emosional, instrumental, informasional) terbukti meningkatkan kepatuhan, menurunkan kecemasan, memperbaiki kualitas tidur, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Intervensi seperti edukasi keluarga dan terapi relaksasi juga efektif. Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan keluarga dan kualitas hidup.Diperlukan implementasi intervensi keperawatan berbasis keluarga dan penelitian lanjutan.
Analisis Teori Swanson pada Kondisi Kala II Menggunakan Sentuhan Caring Melisa Manumara, Theophylia; Aura Putri Denwid, Alya; Pirmansyah, Alan; Abdullah, Dasep; Kirana, Dewi; Suci Rahmadhani, Indah; Ilham Risqulloh, Muhammad; Windi, Neng; Melisa Amanda, Siti; Rohmah, Siti; Mulyati, Titi; Dwi Pania, Yulia
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/mwt5zz52

Abstract

Partus kala II lama merupakan salah satu komplikasi persalinan yang berpengaruh pada ibu dan bayi. Lamanya kala II sering di sebabkan oleh berbagai faktor, kondisi ini dapat menghambat kemajuan persalinan dan memperpanjang waktu lahirnya bayi. Pemahaman mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya partus kala II lama sangat penting untuk meningkatkan kualitas asuhan keperawatan pada keselamatan ibu serta bayi. Penerapan teori keperawatan yang tepat dapat memperkuat keyakinan, empati, komunikasi, serta dukungan emosional bagi ibu partus kala II. Tujuan: Di lakukan untuk mengidentifikasi peran caring menurut teori Swanson yang di jadikan intervensi untuk memberikan dukungan pada ibu partus kala II lama. Metode: kriteria penulis subjek penelitian ibu partus kala II lama menggunakan pendekatan tinjauan pustaka dari 22 sumber terdiri atas 22 artikel yang di terbitkan antara tahun 2015 hingga 2025 dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.  Hasil: Di temukan 10 artikel sesuai kata kunci, terdapat 1 artikel yang sesuai kriteria penulis dan di pilih untuk di lakukan review. Kesimpulan: Teori Swanson terbukti dapat membantu perawat dalam praktik keperawatan untuk menjamin keselamatan pada ibu partus kala II serta bayi.
Pelatihan dan Edukasi Duta Remaja Sehat Anti Rokok di Desa Padang Panjang Siti Aisyah Solechah; Meily Al Maysa; Fitralina Nur Alisa; Dhiya Alfi Azizah; Shopia Nur Shifa
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wnf9vh89

Abstract

Merokok merupakan salah satu faktor risiko utama berbagai penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, paru kronik, dan kanker. Kebiasaan merokok yang dimulai sejak usia remaja menjadi perhatian serius karena berdampak pada kesehatan jangka panjang dan menurunkan kualitas sumber daya manusia. Kurangnya edukasi dan rendahnya kesadaran remaja serta anak sekolah dasar terhadap bahaya rokok menjadi tantangan dalam upaya pencegahan perilaku merokok sejak dini. Program “D’FRESH SEPA ASAP: Pelatihan Duta Remaja sebagai Role Model Hidup Sehat Tanpa Rokok dan Penyuluh Masyarakat Lewat Edukasi Bahaya Merokok Melalui Media Informasi” dilaksanakan oleh mahasiswa Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Kelompok 22 pada 4-15 Agustus 2025 di Desa Padang Panjang, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah interaktif dan diskusi dengan media edukasi berupa poster dan PowerPoint. Sasaran kegiatan adalah 30 siswa sekolah dasar yang dibantu oleh 6 kader Duta Remaja sebagai pendamping edukasi. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 56,48 menjadi 68,89 poin. Uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan nilai Z = -3,27 dengan p = 0,001 (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan pengetahuan antara sebelum dan sesudah edukasi. Program ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta terhadap bahaya rokok serta memberdayakan Duta Remaja sebagai agen perubahan dalam menciptakan lingkungan sekolah bebas asap rokok.
Peran Pendekatan Caring dalam Manajemen Hipertensi Menurut Teori Swanson Melisa Manumara, Theophylia; Faka Fadhlan, Ridho; Budiana, Muhamad; Puspitasari, Cindi; Indah Puspitasari, Nabila; Indah Kusuma W, Naila; Kiara Putri, Juliska; Septiani Nurlaela, Serli; Triani, Triani; Saidatul Mudrikah, Siti; Ramadhana, Ecy
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/py9ew070

Abstract

Sebagai kondisi kronis yang prevalensinya tinggi, hipertensi tercatat sebagai penyebab utama kesakitan dan kematian terkait penyakit kardiovaskular. Pengelolaan tekanan darah yang optimal tidak hanya ditentukan oleh terapi medis, melainkan juga sangat bergantung pada kedisiplinan pasien dan peran pendukung dari tenaga keperawatan. Dalam konteks ini, pendekatan caring yang berlandaskan teori Swanson memiliki peran krusial dalam memperkuat hubungan terapeutik serta meningkatkan motivasi kepatuhan berobat pasien. Tujuan: Kajian literatur ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran pendekatan caring berdasarkan teori Swanson dalam upaya meningkatkan kepatuhan serta capaian klinis pada pasien hipertensi.: Pencarian literatur dilakukan dengan menggunakan database Google Scholar dan model PICOT. Dari 75 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 11 artikel memenuhi syarat kelayakan untuk kemudian dianalisis secara komprehensif, dengan fokus pada variabel intervensi caring, tingkat kepatuhan, dan hasil pengukuran tekanan darah.Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa intervensi caring oleh perawat—yang diwujudkan dalam bentuk edukasi kesehatan, dukungan interpersonal, dan pendekatan multifaset—efektif dalam meningkatkan kepatuhan farmakologis dan stabilitas tekanan darah..Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa integrasi pendekatan caring menurut teori Swanson memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perbaikan kepatuhan dan hasil terapi pasien hipertensi. Untuk itu, penelitian lanjutan berupa uji coba terkontrol dengan periode follow-up yang panjang sangat diperlukan guna mengevaluasi efektivitas intervensi ini secara lebih menyeluruh.
Efektivitas Intervensi Berbasis Program Edukasi pada Faktor Depresi Melalui Penerapan Teori Swanson Melisa Manumara, Theophylia; Herdiansyah, Parhan; Raffy Assidiq Rizky, Muhamad; Apriliani, Intan; Danela, Alma; Putri Rahayu, Mutiara; Sabrina, Jihan; Yogi, Muhamad; Mardianti, Siti; Delviany, Destry; Putri Permana, Melani; Agniya Qirana, Nichia
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/k3pwa118

Abstract

Masalah kesehatan jiwa seperti depresi dan gangguan kecemasan menjadi beban global yang mempengaruhi kualitas hidup, khususnya pada populasi rentan seperti remaja dan kalangan mahasiswa. Meskipun intervensi berbasis tenaga kesehatan diakui sebagai pendekatan kunci untuk meningkatkan outcome klinis dan kepatuhan pasien. Studi ini berupaya mengkaji efektivitas intervensi berbasis tenaga kesehatan dalam penatalaksanaan gangguan mental, sekaligus mengidentifikasi faktor penentu. Melalui metode tinjauan naratif. Intervensi berbasis tenaga kesehatan melalui edukasi terstruktur, pemantauan berkala, dan manajemen kasus outcome terapi, kurangnya pelatihan berkelanjutan, dan sistem pemantauan yang belum optimal depresi, kecemasan, gangguan tidur, dan tekanan akademik, dengan dukungan sosial dan kualitas tidur sebagai faktor protektif. Intervensi berbasis tenaga kesehatan efektif dalam meningkatkan outcome kesehatan mental ketika didukung oleh program edukasi, pendampingan, dan pengembangan kapasitas tenaga kesehatan yang berkelanjutan. Adaptasi strategi sesuai konteks sosio-kultural lokal menjadi faktor penentu kesuksesan. Perlu dilakukan penelitian eksperimental lebih lanjut untuk memperkuat bukti efektivitas, termasuk pengembangan model intervensi digital yang mengintegrasikan pendekatan caring dan sistem dukungan pasien yang komprehensif.
Penguatan Kompetensi Guru Dalam Desain Praktikum Sains SD Sebagai Penerapan Keterampilan Etnosains: Penguatan Soft Skills dan Kecerdasan Emosional Siswa Yosefina Uge Lawe; Alexander Uta
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/y4pcjw63

Abstract

Kegiatan praktikum sangat penting diterapkan dalam pembelajaran IPA. Praktikum adalah bentuk manifestasi dan strategi pembelajaran yang dapat menuntut siswa untuk dapat menggunakan pengetahuan yang telah didapat dari proses ilmiah. Berbagai materi praktikum pada umumnya mengungkap fakta-fakta sains maupun teori sains, namun sangat disayangkan sebagian besar praktikum hanya dilakukan melalui tahap kegiatan yang sudah terperinci dan tinggal diikuti siswa seperti halnya resep makanan. Kegiatan praktikum pada pembelajaran IPA seharusnya dilakukan pada setiap level pendidikan, terutama harus mulai diterapkan pada siswa di level sekolah Dasar (SD). SD merupakan tempat formal pertama kali siswa mendapatkan pembelajaran sains, sehingga menjadi waktu yang tepat bagi siswa untuk belajar sains agar memiliki konsep sains yang kuat di usia dini. Oleh karena itu, sangat penting bagi seorang guru SD dapat mendesain praktikum IPA Sdsesuai dengan konteks dan konten budaya lokal setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman konsep dasar IPA bagi guru-guru SD di Kabupaten Ngada, mengingat beberapa orang guru SD memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda untuk mengajar IPA. Kegiatan ini memberikan penguatan bagi guru SD dalam mendesain kegiatan praktikum pada mata pelajaran materi IPA sesuai dengan konteks dan konten budaya lokal setempat. Kegiatan penguatan berupa penguatan guru dalam mengembangkan praktikum IPA berbasis etnosains bagi guru-guru SD yang bersifat sederhana, melalui tahapan praktek, diskusi, dan evaluasi.
Pemberdayaan Santri Husada dalam Pencegahan Pacaran Berisiko melalui Edukasi Interaktif Ani Triana; Nelly Karlinah; Herianto Herianto
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ra9b4031

Abstract

Isu kesehatan reproduksi remaja sangat penting, terutama di pondok pesantren karena topik ini sering dianggap tabu. Pondok Pesantren Nurudin kejadian perilaku pacaran berisiko dikarenakan ketidaktahuan santri tentang kesehatan reproduksi dan system manajemen Pos Kesehatan Pesantren yang belum optimal khususnya terkait Kesehatan Reproduksi Remaja, maka tim pengabdian merancang sistem edukasi digital Kesehatan Reproduksi Edukasi Berbasis Teknologi Interaktif (KREATIF). Tujuannya untuk memberikan edukasi melalui teknologi yang interaktif kepada para santri di Ponpes Nuruddin tentang Kesehatan Reproduksi Remaja sebagai upaya pencegahan perilaku pacaran yang berisiko. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui lima tahap: persiapan, sosialisasi, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan diikuti 25 orang santri husada di Ponpes Nuruddin pada tanggal 26 September-08 November 2025. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan santri dari rata-rata 63,2 menjadi 87,2 dan keterampilan dari 65,4 menjadi 88,4 setelah mengikuti pelatihan. Uji efektivitas Website KREATIF memperoleh nilai rata-rata 97,2 pada aspek tampilan, kemudahan penggunaan, dan manfaat, yang menunjukkan penerimaan sangat baik. Inovasi Website KREATIF menjadi sarana edukasi dan pemantauan kesehatan santri berbasis digital dengan fitur edukasi, konsultasi, dan forum interaktif. Program ini berhasil meningkatkan kapasitas santri sebagai agen perubahan sekaligus memperkuat peran pesantren dalam promosi kesehatan remaja. Pesantren disarankan mengembangkan Website KREATIF secara berkelanjutan melalui kegiatan Poskestren.
Intervensi Psikoedukatif melalui Program SANTUN untuk Membangun Empati dan Mencegah Bullying di Sekolah Hafnidar, Hafnidar; Safitri, Yulia Nanda; Ikhyanuddin, Ikhyanuddin; Junita, Nursan; Ameerah, Mishkatul; Silvia, Yella; Ulfa, Nadia; Hasibuan, Masjidah Khoiriah
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/awwapf08

Abstract

Bullying di lingkungan sekolah masih menjadi permasalahan serius yang berdampak pada kesejahteraan psikologis siswa, khususnya pada masa remaja awal. Rendahnya empati, lemahnya regulasi emosi, serta kurangnya kesadaran sosial menjadi faktor yang berkontribusi terhadap munculnya perilaku perundungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun empati dan mencegah perilaku bullying melalui intervensi psikoedukatif berbasis nilai melalui Program SANTUN (Sikap Aman dan Tenteram untuk Semua). Program ini dilaksanakan di SMP Negeri 7 Sawang, Kabupaten Aceh Utara, dengan melibatkan 55 siswa dan 18 guru serta tenaga pendidik. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi berbasis nilai dengan pendekatan ceramah interaktif, simulasi, role play, refleksi kelompok, dan focus group discussion (FGD), yang mengintegrasikan prinsip psikologi positif dan nilai pendidikan Islam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai bentuk-bentuk bullying, kesadaran emosi, serta kemampuan mengekspresikan empati dan perilaku prososial. Guru juga menunjukkan peningkatan kapasitas dalam mengenali dan menangani perilaku bullying serta menerapkan teknik self-therapy sederhana dalam pembelajaran. Program SANTUN dinilai efektif sebagai intervensi preventif dan promotif dalam menciptakan iklim sekolah yang aman, inklusif, dan berlandaskan nilai empati.
PHBS dan Pemanfaatan Toga: Strategi Berbasis Komunitas untuk Pencegahan DBD di Desa Curugbadak, Lebak-Banten Hermanus Ehe Hurit; Nuzul Fajriani; Reinaldo Pradana; Nurjannah Bachri; Asarini Asarini; Yuni Rahayu; Shinta Dewi gita Amalia; Isda Kana; Nurfadhilah Shofi. A
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jfwedy73

Abstract

Desa Curugbadak, Lebak-Banten, menghadapi tantangan kesehatan signifikan terkait kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang tinggi, diperparah oleh rendahnya kesadaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan inefektivitas pemanfaatan sumber daya lokal seperti Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan warga RW 02 dan RW 04 untuk menerapkan strategi pencegahan DBD yang terintegrasi dan berkelanjutan. Metode kegiatan meliputi penyuluhan interaktif, pelatihan pembuatan spray antinyamuk mandiri dari serai (Cymbopogon citratus) untuk ibu-ibu PKK, serta sosialisasi dan praktik Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) yang benar kepada siswa SDN 1 Curugbadak. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan: peserta pelatihan TOGA meningkat dari 14,76% menjadi 100%, sementara siswa PHBS meningkat dari 40,66% menjadi 99,61%. Program ini berhasil membangun kesadaran kolektif dan kemampuan praktis masyarakat untuk melakukan pencegahan DBD secara mandiri melalui pemanfaatan TOGA dan perbaikan perilaku dasar kesehatan.
Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Sediaan Herbal Desa Margomulyo Balen Bojonegoro Belinda Arbitya Dewi; Rony Setianto; Zakki Alawi; Annisaatu Nurma Nada Nia; Devi Eka Puspita Sari
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cqt8hr03

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan masyarakat Desa Margomulyo, khususnya anggota Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Bojonegoro, dalam mengolah tanaman herbal lokal menjadi berbagai bentuk sediaan herbal seperti jamu, teh celup, serta produk olahan berbasis bahan alami. Kegiatan ini berlangsung selama dua bulan, yakni pada November hingga Desember 2025, dengan melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi S1 Farmasi STIKes Rajekwesi Bojonegoro. Proses pelaksanaan terdiri atas tiga tahapan utama, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan yang mencakup edukasi dan pelatihan langsung, serta tahap evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan terhadap pengetahuan peserta mengenai khasiat tanaman herbal dan keterampilan mereka dalam melakukan proses pengolahan yang higienis dan aman. Selain memberikan manfaat di bidang kesehatan, kegiatan ini juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi kelompok disabilitas melalui pengembangan produk herbal lokal yang memiliki nilai jual. Secara keseluruhan, program ini diharapkan dapat menjadi upaya berkelanjutan dalam memberdayakan masyarakat serta mengoptimalkan potensi sumber daya alam lokal guna mendukung kemandirian ekonomi dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat.