cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota, Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Medika: Medika
ISSN : -     EISSN : 29857295     DOI : https://doi.org/10.31004/t6azja17
Core Subject : Health,
Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal Medika ini terbit dua kali selama setahun pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide maupun gagasan hasil dari penelitian dan pengabdian itu sendiri. Jurnal Medika adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2985-7295. Jurnal Medika mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun.
Articles 565 Documents
Sinergi Ilmu Dan Aksi Mengoptimalkan Kompetensi Mahasiswa Melalui Program Pendidikan Desa Lalang Wariyati Wariyati; Irma Melati; Indah Humairoh; Putri Wulandari; Dela Sisi Arina Sihombing; Andrian Maulana
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/4f2dw695

Abstract

Program kerja dalam bidang pendidikan yang dilaksanakan di Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata terhadap masyarakat sekaligus meningkatkan kompetensi mahasiswa. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan mahasiswa dalam berbagai aktivitas pendidikan, seperti mengajar, bimbingan belajar, literasi, serta pelatihan keterampilan dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menggambarkan dampak program kerja terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa. Hasil pelaksanaan program menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami peningkatan dalam berbagai aspek kompetensi, termasuk keterampilan komunikasi, kemampuan mengajar, kerja sama tim, serta pemahaman terhadap dinamika sosial masyarakat desa. Selain itu, program ini juga berdampak positif bagi masyarakat setempat dalam meningkatkan motivasi belajar anak-anak dan partisipasi orang tua dalam kegiatan pendidikan. Dengan demikian, program kerja ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang  kontekstual bagi mahasiswa, tetapi juga mendorong terjadinya pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan.
Skrining Kesehatan Ginjal pada Remaja Melalui Pemeriksaan Urine Sewaktu Lia Natalia; Rahma Hidayati; Mohtar Jamaluddin; Juzan Asngadi
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/z8bw1s04

Abstract

remaja. Gangguan fungsi ginjal, jika tidak terdeteksi dan ditangani sejak dini, dapat berkembang menjadi penyakit ginjal kronis yang serius. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melakukan skrining kesehatan ginjal pada remaja melalui pemeriksaan urine sewaktu sehingga dapat memberikan gambaran awal status kesehatan ginjal remaja dan menjadi dasar intervensi lebih lanjut. Kegiatan ini diikuti oleh 110 remaja di SMA X Jakarta. Kegiatan ini dilakukan dalam 3 tahap, dimulai dengan mengisi kuesioner, pemeriksaan tekanan darah dan pemeriksaan urine menggunakan disptick. Hasil pemeriksaan yang tidak normal diberikan edukasi atau rekomendasi ke pelayanan kesehatan terdekat. Dari hasil skrining urine sewaktu menunjukkan 56.3% remaja mengalami leukosituria, 41.8% proteinuria, 8.2% hematuria, 18,2% ketonuria, dan 48.1% bilirubinuria. Ditemukan 36.3% remaja pre hipertensi, memiliki kebiasaan yang dapat merusak ginjal seperti konsumsi makanan instan mengandung natrium tinggi, minum air putih <8 gelas per hari, kebiasaan menahan buang air kecil.  Beberapa remaja juga menunjukkan tanda dan gejala ISK seperti nyeri saat berkemih, sakit pada area genitalia dan berkemih tidak lancar. Pemeriksaan urine sewaktu efektif dilakukan untuk memberikan gambaran kesehatan ginjal. Sekolah perlu membuat program edukasi kesehatan ginjal bagi remaja secara rutin melalui kegiatan penyuluhan dan media poster.
From Tradisional to Certified: Pelatihan Penyusunan Standart PIRT dan Sertifikasi Halal bagi UMKM Kripik Tempe Majenang Ngasifudin, Muhammad; Wafi, Inngamul; Almunawaroh, Tri; Safingah, Sinta Dewi; Widianingsih, Cici
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/xftpn870

Abstract

Until now, tempe chips produced in the Majenang area have only been sold to shops and stalls in the surrounding area. Due to simple packaging, a lack of knowledge in the use of promotional media, inadequate facilities and employees, production has been limited. In addition, they do not yet have a distribution permit from the Health Office in the form of a PIRT certificate for home industries, as well as a halal certificate to guarantee the halal status of the product. The purpose of this community service is to provide assistance to help Tempe Chip MSMEs meet the legality requirements for distribution permits with the issuance of SPP-IRT and Halal Certificates. This activity uses a 4-stage assistance method. Namely, the data collection stage, the socialization stage, the document preparation stage, and the registration stage through the system. As a result, business actors are now more aware of the importance of legality as a guarantee of quality and a strategy to increase competitiveness. Some participants have successfully applied for PIRT permits and halal certification, while also improving production management and packaging design in accordance with regulatory standards. With the halal and PIRT labels, it is hoped that consumer confidence will be strengthened, thereby increasing sales and expanding the market.
Pelatihan Penggunaan Waste Incinerator di Pokdarwis Lantebung Kota Makassar Wulandari, Sri; Hidayani, Mesalina Tri; Darmawati, Darmawati; Suprianto, Suprianto
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/0y0pbk22

Abstract

Permasalahan sampah yang semakin meningkat di kawasan Ekowisata Mangrove Lantebung menimbulkan tekanan terhadap kualitas lingkungan dan menghambat upaya mewujudkan kawasan wisata yang bersih dan nyaman. Kondisi ini menunjukkan perlunya penguatan kapasitas pengelola lokal, khususnya Pokdarwis, dalam memanfaatkan teknologi pengelolaan sampah yang praktis dan dapat digunakan secara mandiri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui pelatihan penggunaan waste incinerator sebagai alternatif penanganan sampah anorganik yang selama ini sulit dikelola secara manual. Pelatihan berlangsung melalui tahap pemberian materi dasar, penjelasan prinsip kerja alat, demonstrasi operasional, serta praktik langsung yang dibimbing oleh tim PKM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terkait prosedur penggunaan waste incinerator, aspek keselamatan kerja, serta teknik pemilahan sampah sebelum proses pembakaran. Peserta juga mampu mengoperasikan alat secara mandiri dan menyusun rencana pemanfaatannya dalam kegiatan rutin Pokdarwis. Secara keseluruhan, pelatihan ini memberikan kontribusi penting bagi upaya pengelolaan sampah yang lebih efektif, mendukung kebersihan kawasan ekowisata, serta memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir.
Penguatan Kapasitas Kelompok Melalui Pelatihan Peningkatan Rantai Nilai Perikanan Kepiting Bakau Di Kalimantan Barat Muh. Ikhsan Idrus; Muh. Ruslan Smith; Arwan Arwan; Indah Rufiati; Wahyu Wicaksono
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dyf2jv59

Abstract

Kepiting bakau merupakan sumber daya pesisir yang memiliki nilai ekonomi sekaligus ekologis yang tinggi bagi masyarakat pesisir. Komoditas ini tidak hanya berkontribusi signifikan terhadap penghidupan masyarakat melalui penangkapan dan budidaya, tetapi juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem mangrove sebagai detritivora dan omnivora. Tingginya permintaan pasar, baik lokal maupun internasional, dengan volume mencapai ratusan ton per bulan serta harga jual yang relatif tinggi, menjadikan kepiting bakau sebagai komoditas strategis. Namun, sebagian besar pasokan masih bergantung pada penangkapan alam, yang berisiko menurunkan ketersediaan populasi dan mengancam keberlanjutan sumber daya. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini dengan model Problem Based Learning (PBL) yang terlebih dahulu dilakukan survei awal dan selanjutnya dilakukan pelatihan. Metode ini diharapkan dapat menggali atau mencari informasi (inquiry) serta memanfaatkan informasi tersebut untuk memecahkan masalah faktual. Hasil pelatihan peningkatan rantai nilai perikanan kepiting bakau menunjukkan kontribusi signifikan terhadap penguatan kapasitas peserta, baik dalam aspek teknis maupun non-teknis. Pelatihan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran partisipatif yang mendorong terciptanya suasana kolaboratif. Materi yang diberikan, mencakup identifikasi spesies, pasar kepiting bakau, metode penangkapan, pembesaran dan penggemukan, hingga praktik pasca tangkap dan transportasi, berhasil memperluas wawasan peserta mengenai rantai nilai kepiting bakau. Secara substantif, pelatihan ini diharapkan dapat mendorong peserta untuk mengembangkan usaha kepiting bakau, baik secara mandiri maupun berkelompok, dengan berlandaskan pada prinsip pembangunan perikanan berkelanjutan
Briket Sekam Padi: Energi Alternatif Ramah Lingkungan bagi Rumah Tangga Desa Suli Mastura Labombang; Adnan Fadjar; Ni Made Ayu Juli Andjani; Muslimin Umar Botjing; Andi Iin Nindy Karlina Kadir
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/n9v85908

Abstract

Pemanfaatan briket abu sekam padi sebagai energi alternatif di Desa Suli, Kabupaten Parigi Moutong, diinisiasi sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam mengolah limbah pertanian menjadi sumber energi yang bermanfaat. Topik ini dipilih karena pemanfaatan abu sekam padi masih rendah, sementara potensinya besar untuk dikembangkan menjadi produk energi yang ekonomis. Program pengabdian masyarakat dilaksanakan melalui rangkaian pelatihan dan pendampingan intensif yang meliputi pengenalan teknologi briket, pembuatan campuran bahan, proses pencetakan, pengeringan, serta pengujian kualitas briket. Pendekatan partisipatif diterapkan untuk memastikan masyarakat terlibat langsung sebagai pelaku utama dalam setiap tahapan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan dan kemandirian masyarakat dalam memproduksi briket secara sederhana dan efisien. Selain memiliki nilai kalor yang memadai, briket yang dihasilkan berpotensi digunakan untuk kebutuhan energi rumah tangga maupun peluang usaha skala kecil. Kesimpulannya, program ini tidak hanya menghasilkan produk energi alternatif yang ramah lingkungan, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan limbah pertanian secara produktif, sehingga mendukung kemandirian energi dan keberlanjutan ekonomi lokal.
Pemberdayaan BUMDes Sejahtera Ponokawan melalui Budidaya Hidroponik Berbasis IoT untuk Ketahanan Pangan Desa Amirusholihin, Amirusholihin; Fitro, Achmad; Mazwan, M. Zul; Adinata, Restu Eri
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/9824bn95

Abstract

Pertanian hidroponik telah muncul sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan ketahanan pangan di masyarakat pedesaan. Artikel ini menjelaskan program pemberdayaan masyarakat dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sejahtera Ponokawan yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal melalui pertanian hidroponik berbasis IoT. Program ini mengatasi masalah-masalah utama yang dihadapi masyarakat, termasuk lahan pertanian yang terbatas, kurangnya pengetahuan teknis dalam hidroponik, dan manajemen organisasi yang belum optimal. Metode yang digunakan melibatkan langkah-langkah partisipatif: penyuluhan dan sosialisasi awal, pemasangan sistem hidroponik yang efisien dengan dukungan IoT, pelatihan praktik teknik budidaya hidroponik, pelatihan manajemen sumber daya manusia untuk organisasi pertanian, serta pendampingan dan evaluasi berkelanjutan. Hasil menunjukkan keberhasilan pemasangan sistem hidroponik cerdas yang dikendalikan melalui NodeMCU ESP8266, disertai dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan di antara anggota BUMDes dalam pertanian hidroponik. Peserta masyarakat menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengelola larutan nutrisi dan kontrol IoT, yang mengarah pada pertumbuhan tanaman yang lebih sehat. Diskusi tersebut menyoroti bahwa hidroponik dapat menghemat hingga 70–90% air dibandingkan dengan pertanian konvensional dan dapat mempercepat siklus tanaman tanpa mengurangi hasil panen. Hasil program pemberdayaan meliputi peningkatan kemampuan teknis tim BUMDes, peningkatan produksi sayuran yang diharapkan, dan penguatan manajemen kelembagaan. Kesimpulannya, inisiatif pengabdian masyarakat ini secara efektif memberdayakan masyarakat pedesaan untuk memanfaatkan teknologi hidroponik untuk produksi pangan berkelanjutan, sejalan dengan tujuan nasional ketahanan pangan pedesaan dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Psikoedukasi Regulasi Emosi pada Pekerja Migran Indonesia di Hong Kong Wibowo, Ugung Dwi Ario; Grafiyana, Gisella Arnis; Haryanto, Haryanto; Wijaya, Dzikria Afifah Primala; Hidayah, Nuzulul; Pamungkas, Fani Tri Himawan
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/54qzrb50

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang banyak mengirimkan pekerja bidang domestic care ke negara Hong Kong, dengan total pekerja migran Indonesia yang dikirim ke sana sejumlah 50.179 orang hingga bulan Agustus 2025. Berdasarkan wawancara dengan ketua dan pengurus Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah (PCIA) Hong Kong, diperoleh data bahwa dengan tantangan pekerjaan dan kehidupan di perantauan yang jauh dari keluarga, banyak pekerja migran Indonesia di Hong Kong yang berpotensi mengalami kasus gangguan mental. Salah satu hal yang dapat membantu karyawan mengurangi tingkat stres yaitu kemampuan menghadapi kondisi emosi pada saat mengalami stres atau yang sering disebut regulasi emosi. Tahapan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu: (1) analisis masalah dan kebutuhan dengan wawancara formal; (2) pelaksanaan pelatihan menggunakan metode ceramah, diskusi, lembar kerja, dan simulasi; dan (3) evaluasi pelatihan. Melalui metode pelatihan dengan cara psikoedukasi tentang regulasi emosi pada pekerja migran Indonesia yaitu dengan mengenalkan dan mempraktekkan berbagai hal, antara lain: (1) pemahaman tentang pengertian, konsep, dan jenis gangguan mental & kesehatan mental; (2) pemahaman tentang regulasi emosi; dan (3) simulasi penerapan regulasi emosi bagi pekerja migran Indonesia. Psikoedukasi regulasi emosi untuk pekerja migran Indonesia di Hong Kong sebagai pencegahan gangguan mental pada pekerja migran terbukti secara efektif dan berdampak terhadap peserta.
Observasi dan Pemetaan Kondisi Higiene Industri pada Area PLTU Kabupaten Barru Dirman sudarman Sudarman; Sitti Aminah; Dewi Srinita Abbas; Diva Aprilia; Nuralfirah Nuralfirah; Rafika Sari; Ernawati Ernawati
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/qzbys966

Abstract

Penerapan hygiene industri memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya gangguan kesehatan dan keselamatan kerja, khususnya di lingkungan berisiko tinggi seperti Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).  Tujuan untuk mengidentifikasi faktor bahaya lingkungan kerja, mendeskripsikan strategi antisipasi, serta menganalisis efektivitas dan pengendalian hygiene industri di PLTU Dusun Bawasalo, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru. Kegiatan ini menggunakan pendekatan mix method dengan desain observasional, menggabungkan data kualitatif dari wawancara mendalam dengan informan kunci dan data kuantitatif dari penyebaran kuesioner kepada pekerja. Hasil menunjukkan bahwa bahaya dominan di lingkungan kerja meliputi kebisingan, suhu ekstrem, dan debu batubara. Strategi pengendalian dilakukan melalui penggunaan alat pelindung diri, rekayasa teknis, pelatihan rutin, serta evaluasi kesehatan berkala. Penerapan prinsip hygiene industri di PLTU Barru telah dilaksanakan secara menyeluruh dan melibatkan seluruh komponen kerja. Kesimpulannya, sistem hygiene industri di PLTU Barru telah efektif dalam meminimalkan risiko kesehatan dan keselamatan kerja, meskipun masih diperlukan penguatan pada aspek edukasi dan kedisiplinan pekerja.
Penyuluhan Sanitasi dan Hygiene pada Balita di Posyandu Tunas Harapan Kelurahan Rumbai Bukit Kecamatan Rumbai Tahun 2025 Sri Wardani; Jihan Natassa
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/hrap6533

Abstract

Sanitasi dan higiene pada bayi dan balita merupakan aspek yang sangat penting untuk mendukung kesehatan dan pertumbuhan mereka secara optimal. Sanitasi mencakup upaya menjaga kebersihan lingkungan, termasuk memastikan air bersih untuk konsumsi, menjaga fasilitas pembuangan limbah yang aman, dan menciptakan lingkungan rumah yang bebas dari potensi sumber penyakit, seperti nyamuk dan kuman. Perilaku higienis dipengaruhi oleh kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, seperti sebelum makan, sebelum memasak, setelah menyentuh hewan, dan setelah buang air besar. Tempat buang air besar yang sesuai adalah toilet, serta kebiasaan merebus air sebelum dikonsumsi. Rumah tangga perlu menerapkan praktik kebersihan yang baik. Klasifikasi perilaku kebersihan dapat ditentukan menggunakan interval kelas untuk menilai rumah tangga dengan praktik kebersihan yang baik. Aspek kebersihan pribadi (personal hygiene) dan sanitasi lingkungan memiliki peran penting dalam masalah kekurangan gizi, termasuk stunting. Misalnya, seringnya anak mengalami penyakit infeksi seperti diare dan ISPA, serta rendahnya kebiasaan mencuci tangan dengan sabun secara benar, dapat meningkatkan risiko diare. Kebiasaan yang tampak sederhana, seperti buang air besar sembarangan, dapat memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan, status gizi, dan ekonomi suatu bangsa.