cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 30323851     EISSN : 30321883     DOI : https://doi.org/10.57235
MESIR: Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion dengan nomor ISSN terdaftar 3032-3851 (Cetak - Print) dan 3032-1883 (Online - Elektronik) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. MESIR: Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian pada lingkup: 1. Akuntansi, Manajemen, Ekonomi, Bisnis, dll 2. Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran 3. Sosial, Budaya, Politik, Hukum, Agama MESIR: Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion diterbitkan 1 tahun 2 kali terbit pada bulan Maret & September.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 156 Documents
Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Penjualan pada Toko AJP Kosmetik Lubis, Adelina; Teviana, T; Yolanda, Natasyah
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 2, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v2i1.5620

Abstract

Strategi pemasaran merupakan hal penting untuk mengukur keberhasilan sebuah usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dan kendala dalam pemasaran toko kosmetik AJP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (Literatur riview). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemilik Toko AJP Kosmetik yang terlibat dalam kegiatan pemasaran, observasi langsung terhadap aktivitas pemasaran yang dilakukan, dan analisis dokumen terkait. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi tema-tema yang relevan dan memahami bagaimana strategi bisnis dan keunggulan bersaing berkontribusi terhadap kinerja pemasaran. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasannya kosmetik AJP telah menerapkan strategi bauran pemasaran yang menggunakan variabel yaitu produk, harga, tempat dan promosi yang mampu meningkatkan keuntungan dan penjualan produk kosmetik AJP. Penelitian ini juga terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat penerapan strategi pemasaran terhadap penjualan produk kosmetik AJP, yang menjadi faktor pendukung yaitu dukungan dari masyarakat, pelayanan yang baik dan manajemen yang baik. Sedangkan faktor yang menghambat penerapan strategi pemasaran pada produk kosmetik AJP adalah belum terbentuk struktur organisasi yang baik, tenaga kerja atau sumber daya manusia yang masih rendah, dan stok skincare yang tersedia.
Tinjauan Tradisi Tuang Labuang Dalam Perspektif Pendidikan Kewarganegaraan di Desa Batujungku Kecamatan Batabual Kabupaten Buru Buton, Wa Putri; Sialana, Fatimah; Tuharea, Jumiati
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 2, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v2i1.5583

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui secara mendalam mengenai Tinjaun Adat Tuang Labuang Dalam Perspektif Pendidikan Kewarganegaraan. Penelitian ini digunakan dengan tipe yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian berdasarkan proposive sampling terdiri dari 2 Orang tokoh adat ( 2 orang tokoh adat) di Desa Batujungku. Selain peneliti sebagai instrument kunci dalam penelitian. Penelitian ini juga menggunakan taknik dalam pengumpulan data berupa: Obsevasi, dan wawancara,(Cresswell, 2010). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mengarah pada studi kasus dengan menggunakan interactive models, dengan langkah-langkah yang di tempuh Miles dan Huberman, (1984) yakni; reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Proses Pelaksanaaan tradisi adat tuang labuang dalam kehidupan masyarakat Desa Batujungku sangat penting dilakukan. Karena berkedaan dengan menjaga dan menghormati warisan dari para leluhur yang memiliki tata nilai dan perilaku hubungan interaksi sosial kemasyarakatan warga sebagai orang basudara; (2) makna dari tradisi adat tuang labuang, bagi masyarakat Desa Batujungku adalah suatu uangkapan doa adat, yang dilakukan untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara para leluhur dan anak cucu, serta memelihara keagraban, sehingga masyarakat yang menjungjung tinggi nilai-nilai budaya (civic culture) seperti  Nilai religius, nilai gotong royong, nilai keadilan dan nilai musyawarah. Yang dilakukan dan dilaksanakan sesuai dengan aturan adat yang telah ditetapkan
Penerapan Bermain Sepak Bola Orientasi Mencetak Gol Berbasis Problem Base Learning pada Siswa Evenvinson, Erik; Handayani, Ririn; Dwiyawati, Wendy; Nasution, Akhir Sulaiman; Manalu, Nimrot
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 2, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v2i1.5726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan bermain sepak bola dengan orientasi mencetak gol menggunakan pendekatan Problem Based Learning (PBL) pada siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini berjumlah 30 siswa. Data yang dikumpulkan mencakup hasil keterampilan bermain siswa dalam situasi permainan yang tekanan pencapaian gol serta aktivitas siswa selama proses pembelajaran. Pengukuran dilakukan melalui tes performa bermain sepak bola yang fokus pada kemampuan mencetak gol dan lembar observasi untuk menilai partisipasi aktif siswa.Dalam penerapan pembelajaran, permainan disimulasikan dalam bentuk skenario small sided games seperti 3 vs 2 dan 4 vs 2, di mana jumlah pemain penyerang lebih banyak daripada pemain bertahan. Kondisi ini dirancang untuk memaksimalkan peluang mencetak gol dan melatih siswa dalam memanfaatkan keunggulan jumlah pemain saat menyerang. Siswa dilatih untuk menciptakan ruang, melakukan kombinasi passing, dan mengambil keputusan cepat dalam situasi keunggulan jumlah ini, sehingga keterampilan menyerang lebih terasah dibandingkan bertahan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Problem Based Learning yang dikombinasikan dengan model permainan seperti 3 vs 2 dan 4 vs 2 mampu meningkatkan pemahaman taktis siswa dalam bermain sepak bola, khususnya dalam menciptakan peluang dan mencetak gol.
Pengaruh Urbanisasi dan Perdagangan Etnis Tionghoa Terhadap Penggunaan Bahasa Melayu di Kota Medan Syafitri, Aura Mutasyifa; Salsabila, Cinta; Aldina, Dayang; Sakdiah, Halimatun; Gaol, Heri Manotas Lumban; Anhar, Ina; Chairunisa, Hera
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 2, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v2i1.5678

Abstract

Kota Medan sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Utara memiliki keberagaman etnis yang tinggi, yang secara langsung mempengaruhi dinamika penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu fenomena yang terjadi adalah pergeseran penggunaan bahasa Melayu akibat urbanisasi dan dominasi perdagangan oleh etnis Tionghoa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh urbanisasi dan perdagangan etnis Tionghoa terhadap pola penggunaan bahasa Melayu di Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urbanisasi mempercepat penggunaan bahasa Indonesia sebagai lingua franca dalam interaksi sosial, sementara perdagangan yang didominasi oleh etnis Tionghoa mendorong masuknya kosakata Hokkien dan Mandarin ke dalam percakapan sehari-hari. Akibatnya, generasi muda Melayu semakin jarang menggunakan bahasa Melayu Deli dalam kehidupan sehari-hari, yang berpotensi menyebabkan pergeseran dan pelemahan bahasa daerah ini. Penelitian ini menegaskan pentingnya upaya pelestarian bahasa Melayu Deli melalui kebijakan pendidikan dan budaya agar tidak tergerus oleh perkembangan urbanisasi dan interaksi perdagangan.
Konflik Marga Maibang pada Pemilihan Kepala Desa di Desa Laksa Kabupaten Dairi Maibang, Chintia Fani Br; Damanik, Erond L
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 2, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v2i1.5199

Abstract

Penelitian bertujuan menelusuri awal mula konflik antarmarga pada Pemilihan Kepala Desa (Pillkades) di Desa Laksa Kabupaten Dairi sekaligus menganalisis dampak dan resolusi pasca pemilihan. Secara esensial, konflik pemilihan adalah sesama marga Maibang, salah satu marga yang terdapat pada Etnik Pakpak. Metode yang dijalankan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriftif dimana data-data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta dianalisis secara kualitatif dengan teori konflik Dahrendorf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa muasal konflik adalah dua kandidat marga Maibang mendaftar sebagai bakal calon kepala desa. Meskipun salah satu bakal calon diminta mundur, majuanya kedua kandidat berdampak pada polarisasi sesama marga Maibang yang menimbulkan keretakan kekerabatan. Konflik karena perbedaan orientasi pilihan itu berdampak pada perpecahan kekeluargaan serta menurunya interaksi sosial yang tampak khas pada upacara-upacara adat dan sosial. Kesadaran menjadi kata kunci resolusi yang diinisiasi tokoh adat dan perantau sebagai mediator netral untuk menyebarkan keterbukaan. Akhirnya, kontestasi memicu konflik dipicu oleh persaingan dan berselimut kepentingan sosial dan dapat diselesaikan melalui organisasi sosial yang bersifat netral.
Analisis Penggunaan Bahasa Indonesia Baku pada Siswa Kelas VIII-D UPT SMPN 23 Medan Pratiwi, Dewi; Nasution, Dhea Syah Nazwa; Nafisa, Katri; Tampubolon, M Rizky Fauzan; Delvia, Putri; Rosmaini, Rosmaini
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 2, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v2i1.5643

Abstract

Penggunaan bahasa Indonesia baku merupakan indikator penting dalam kompetensi berbahasa siswa, terutama dalam lingkungan pendidikan formal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan bahasa Indonesia baku oleh siswa kelas VIII-D UPT SMPN 23 Medan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Indonesia baku di lingkungan sekolah masih belum optimal. Siswa cenderung lebih sering menggunakan bahasa non-baku dalam komunikasi sehari-hari, terutama dengan teman sebaya, sementara dalam situasi formal seperti ujian dan tugas tertulis, penggunaan bahasa baku lebih dominan. Faktor utama yang mempengaruhi penggunaan bahasa baku meliputi sikap siswa terhadap bahasa, pengaruh lingkungan sekolah dan keluarga, serta dampak media sosial. Meskipun sebagian besar siswa memahami pentingnya bahasa Indonesia baku, mereka lebih nyaman menggunakan bahasa yang lebih santai dan komunikatif dalam interaksi sosial mereka. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran dan kebijakan sekolah yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa dalam menggunakan bahasa Indonesia baku.
Implementasi Kearifan Lokal Pajuh-Pajuhen Sebagai Upaya Pelestarian Sumber Air Panas di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka Manalu, Donfordtigo; Saharani, Diajeng; Yatira, Nanda; Syam, Nasywa Kamila; Zebua, Rosania Krisda Prilyani; Tarigan, Yunita Sabrina Br; Rulyani, Ayu
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 2, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v2i1.5760

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan tentang implementasi kearifan lokal Pajuh-pajuhen dalam kaitannya dengan upaya pelestarian sumber air panas di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka. Selain itu penelitian ini juga menganalisis keberlanjutan pengelolaan sumber air panas melalui penerapan kearifan lokal dan kontribusi masyarakat dalam menjaga kelestarian sumber air panas melalui menjaga kearifan lokal. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan pragmatis yang menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data mengacu pada Cresswell melalui proses pengolahan seluruh data yang ditemukan, pengkodean data, pemberian makna tema, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Luaran yang diharapkan dari penelitian ini berupa laporan akhir, artikel ilmiah yang dimuat pada Jurnal MESIR: Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion dan Hak Kekayaan Intelektual berupa laporan penelitian. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi upaya pengelolaan sumber air panas secara optimal melalui penerapan kearifan lokal budaya Karo di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo. 
Ekonomi, Budaya, dan Solidaritas: Migrasi dan Kuliner Lamongan di Kota Medan Nasution, Mulfi Budiman; Ekomila, Sulian
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 2, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v2i1.5596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji migrasi masyarakat asal Lamongan dalam Paguyuban Ayam Penyet Lamongan di ke Kota Medan, meliputi faktor yang melatarbelakangi, jenis pekerjaan informal yang mereka lakukan di Kota Medan, hingga mereka membentuk sebuah paguyuban di Kota Medan. Metode Penelitian yang digunakan untuk penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Kota Medan, dengan cakupan di dalam Paguyuban Ayam Penyet Lamonga. Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat berbagai faktor yang melatarbelakangi masyarakat asal Lamongan migrasi ke Kota Medan diantaranya faktor ekonomi, sosial, dan budaya. Jenis pekerjaan yang dilakukan oleh masyarakat asal Lamongan dalam Paguyuban Ayam Penyet Lamongan di Kota Medan yaitu mengandalkan berdagang pada sektor kuliner yaitu, berdagang pecel lele. Tujuan masyarakat asal Lamongan di Kota Medan membentuk paguyuban selain sebagai wadah silaturahmi, berguna juga sebagai wadah yang memberikan pertolongan kepada anggota paguyuban yang membutuhkan pertolongan.
Peran Organisasi Eksternal: Untirta Movement Community (UMC) Dalam Penguatan Nilai Demokrasi Mahasiswa Sunggu, Oktavia Theresia Ompu; Fitrayadi, Dinar Sugiana; Untari, Aryanti Dwi
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 2, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v2i1.5502

Abstract

Untirta Movement Community (UMC) memiliki peran penting dalam penguatan nilai demokrasi mahasiswa melalui berbagai program kerja rutin, seperti kajian bedah buku/film, diskusi publik (Kamisan), dan aksi demonstrasi sebagai bentuk implementasi pemikiran kritis mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMC berhasil meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap demokrasi melalui diskusi terbuka dan keterlibatan aktif dalam advokasi sosial. Faktor pendukung keberhasilan UMC meliputi pengelolaan sumber daya manusia dan finansial yang baik serta kolaborasi dengan organisasi lain. Namun, UMC juga menghadapi kendala seperti kurangnya partisipasi anggota, manajemen waktu yang kurang optimal, serta kecenderungan mahasiswa menjadi lebih individualis. Kesimpulannya, UMC memainkan peran strategis dalam membentuk mahasiswa yang kritis dan aktif dalam memperjuangkan nilai-nilai demokrasi di lingkungan kampus dan masyarakat.
Analisis Kesalahan Penulisan Kata dan Kekurangan Buku Ajar Bahasa Indonesia Edisi Revisi 2018 Kelas IX Kurikulum 2013 Harahap, Safinatul Hasanah; Hadra, Rizky Ramadhan P; Putri, Shella Ananda; Nasih, Munajatun; Ananda, Risky Dwi
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 2, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v2i1.5697

Abstract

Bahasa merupakan karunia yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa sebagai sebuah identitas yang diwariskan melalui lisan, tulisan dan tutur kata terhadap suatu suku, bangsa dan negeri. Bahasa Indonesia merupakan identitas bangsa yang menjadi pembeda bangsa Indonesia dengan bangsa lainnya sekaligus sebagai identitas bangsa yang wajib dijaga dalam menjaga persatuab bangsa. Bahasa Indonesia menjadi penting keberadaannya karena merupakan bahasa resmi bagi bangsa Indonesia. Oleh karena itu, berbahasa Indonesia harus dibiasakan dengan menggunakan pedoman umum ejaan Bahasa Indonesia. Dahulu memang namanya bukan bahasa Indonesia, melainkan bahasa Melayu. Kemudian bahasa Melayu yang sudah lama digunakan oleh bangsa Indonesia serta tatanan bahasanya yang mudah diterima dan dipahami menjadikannya bahasa persatuan yang diikrarkan saat Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928 dengan nama bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia memiliki berbagai fungsi dan juga kedudukan yang menjadikannya sangat sakral dan dijunjung tinggi oleh bangsa Indonesia. Salah satu kedudukan bahasa Indonesia yaitu sebagai bahasa Nasional. Dalam Bahasa yang digunakan dalam setiap bangsa, tidak dipungkiri masih banyak kesalahan dalam penulisan kata dan penuturan bahasa.