cover
Contact Name
Herlinda Mawardika
Contact Email
herlinda.mawardika@iik.ac.id
Phone
+6287852768636
Journal Mail Official
pharmabhakta@iik.ac.id
Editorial Address
Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri Jl KH Wahid Hasyim No. 65, Kediri, Jawa Timur Telp. (0354)773299
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pharma Bhakta
ISSN : -     EISSN : 27971163     DOI : 10.56710
Core Subject : Health,
Jurnal ini mempublikasikan hasil penelitian pada fokus dan bidang : 1. Biologi Farmasi 2. Farmasi Komunitas 3. Teknologi Farmasi 4. Kimia Farmasi 5. Farmakologi dan Farmasi Klinik
Articles 74 Documents
FORMULASI DAN EVALUASI GEL JAHE MERAH (Zingiber officinale Roscoe) DENGAN HPMC SEBAGAI GELLING AGENT Nita Damayanti; Lia Agustina
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 2 No 2 (2022): November 2022
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jahe merah (Zingiber Officinale Roscoe) merupakan salah satu dari temu-temuan suku Zingiberaceae yang mempunyai komponen minyak atsiri dan oleoresin paling tinggi dibandingkan jenis jahe lainnya. Kandungan dari rimpang jahe merah dapat digunakan untuk berbagai macam obat salah satunya untuk aromaterapi. Kualitas mutu fisik sediaan gel dipengaruhi oleh bahan-bahan tambahan dalam formulasi yang digunakan untuk proses pembuatannya, salah satunya adalah HPMC sebagai gelling agent . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas formulasi gel dari minyak atsiri jahe merah dengan melihat dari sifat fisik sediaan gel yang mengandung minyak atsiri jahe merah dengan variasi konsentrasi yaitu sebesar 2%, 4% dan 6%. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Uji mutu fisik sediaan gel meliputi uji organoleptik, uji kesukaan dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan sediaan telah memenuhi syarat uji mutu fisik.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Covid-19 terhadap tingkat kecemasan dan stres pada santri pondok pesantren Al-Ma'ruf Kediri Umul Farida
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 2 No 2 (2022): November 2022
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Latar belakang: Covid-19 merupakan wabah virus yang berasal dari china yang menyebar ke seluruh penjuru dunia. Kehadiran virus ini membuat masyarakat menjadi mudah panik, kecemasan hingga menimbulkan stres pada mereka. Hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan dan banyak informasi yang kurang benar sehingga terjadi gangguan kesehatan mental Metode: Survey dengan pendekatan cross sectional dan sampel 85 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Karakteristik yang diteliti meliputi usia dan pendidikan. Hasil: Responden terbanyak yang bersedia menjawab kuesioner yaitu usia 17-25 tahun (92,9%). Jumlah terbanyak karakteristik pendidikan responden adalah perguruan tinggi (85,9%). Kelompok yang mengalami kecemasan ringan merupakan kelompok dengan jumlah responden terbanyak, yaitu berjumlah 83 orang (97,6%) dan ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kecemasan (p ivalue 0,043), kelompok yang mengalami stres ringan selama masa pandemi merupakan kelompok dengan jumlah responden terbanyak, yaitu berjumlah 82 iorang (96,5%) dan ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kecemasan (p value 0,260). Simpulan dan saran: Tingkat pengetahuan masyarakat dapat dikategorikan baik sejumlah 38 orang (44,7%), cukup 35 orang (41,2%), dan kurang 12 orang (14,1%). Analisa rank spearman di dapat hasil persen nilai p value <0,050 yang berarti terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan,sedangkan didapatkan hasil nilai p value >0,050 yang berarti tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat stres
PENGARUH KONSUMSI ALKOHOL TERHADAP KADAR TRIGLISERIDA DAN HDL DALAM DARAH Faizatul Fitria; Ira Oktavia
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 3 No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Trigliserida merupakan lemak netral yang terbentuk dari gliserol dengan tiga molekul asam lemak. Lemak ini adalah sumeber energi utama yang berguna untuk bantalan tulang dan organ vital, dan melindunginya dari guncangan dan kerusakan. High Density Lipoprotein (HDL), adalah koleterol baik karena dapat membersihkan pembuluh darah dari kolesterol dan mencegah proses aterosklerosis. Kedua lemak ini, merupakan lemak yang cukup penting dalam tubuh, kadarnya juga diusahakan untuk tetap stabil. Salah satu factor yang dapat mempengaruhi kadar trigliserida dan HDL adalah konsumsi alcohol. Tujuan: untuk itu perlu adanya penelitian untuk mengetahui pengaruh konsumsi alcohol terhadap kadar trigliserida dan HDL. Metode: metode yang digunakan Cross Sectional dengan 21 sampel laki-laki dan perempuan usia 17-25 tahun. Hasil: penelitian ini menunjukkan bahwa, untuk pasien laki-laki 73,68% kadar trigliseridanya normal, 21,05% sedang dan 5,26% tinggi. Kadar trigliserida untuk pasien perempuan 50% normal dan 50% sedang. Sedangkan kadar HDL di bawah normal untuk empat pasien. Simpulan: konsumsi alcohol dengan frekuensi yang sering akan menyebabkan tingginya kadar triglliserida dan rendahnya kadar HDL. Kata Kunci: Trigliserida, High Density Lipoprotein (HDL), alcohol, lemak, Cross Sectional
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU SWAMEDIKASI DEMAM PADA BALITA MENGGUNAKAN PARASETAMOL DI DESA NGRANTI KECAMATAN BOYOLANGU KABUPATEN TULUNGAGUNG Hariyani hariyani; Kumala Sari PDW
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 3 No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Swamedikasi merupakan upaya pengobatan yang dilakukan sendiri untuk mengatasi penyakit ringan seperti demam. Demam pada balita bisa disebabkan karena efek dari pasca imunisasi maupun demam yang terjadi karena sakit. Terapi obat yang sering digunakan pada penanganan demam berasal dari golongan antipiretik seperti parasetamol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi demam pada balita menggunakan parasetamol di Desa Ngranti Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling dengan sampel 123 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan swamedikasi demam kategori baik 82%, cukup 18% dan kurang 0%. Tingkat perilaku swamedikasi kategori baik 84%, cukup 16% dan kurang 0% dan hasil spearmank rank nilai signifikan 0,000 > 0,005 hal ini berarti ada hubungan tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi demam pada balita menggunakan parasetamol di Desa Ngranti Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung.
RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK PADA PAS IEN BALITA PENDERITA DIARE DI RUMAH SAKIT AURA SYI FA KABUPATEN KEDIRI TAHUN 2 0 2 1 Yogi Bhakti Marhenta; Krisogonus Ephrino Seran; Wika Admaja
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 3 No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Penyakit diare sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat seperti negara berkembang seperti Indonesia karena morbiditas dan mortalitasnya masih tinggi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasionalitas penggunaan obat antibiotik pada pasien anak penderita diare. Penggunaan obat antibiotik yang paling banyak digunakan pada infeksi yang disebabkan oleh bakteri, Kerasional antibiotik tersebut meliputi tepat indikasi, tepat dosis, tepat lama pemberian, dan tepat cara pemberian. Metode: Penelitian ini diperoleh dari rekam medik menggunakan metode retrospektif yang menjalani rawat inap pada tahun 2021. Kriteria inklusi adalah pasien anak penderita diare yang di rawat inap mendapat terapi antibiotik di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Aura Syifa Kabupaten Kediri Hasil: penelitian menunjukkan hasil penggunaan obat antibiotik yang diberikan pada pasien anak diare di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Aura Syifa Kabupaten Kediri pada Periode 2021 adalah Metronidazole sebesar 44%, Ceftriaxone sebesar 44%, Cefotaxime sebesar 6%, dan juga Kombinasi obat Antibiotik Metronidazole + Ceftriaxone sebesar 6%. Kerasionalitas penggunaan Obat Antibiotik pasien anak penderita diare bisa dikatakan Rasional meliputi Tepat Indikasi sebesar 100%, Tepat Dosis sebesar 100%, Tepat Cara Pemberian 100%, Tepat Lama Pemberian sebesar 82%. Simpulan: dari hasil penelitian penggunaan obat antibiotik pada pasien balita diare di rumah sakit aura syifa dikatakan rasional.
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA ANTIBIOTIK LEVOFLOXACIN DAN CEFIXIME PADA PASIEN PNEUMONIA RAWAT INAP DI RSM AHMAD DAHLAN KEDIRI TAHUN 2022 Sugeng Walujo, Djembor; Juwita, Nanda
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 3 No 2 (2023): November 2023
Publisher : FACULTY OF PHARMACY, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pneumonia adalah infeksi akut yang mengenai jaringan paru-paru (alveoli) yang dapat disebabkan oleh berbagai mikroorganisme seperti virus, jamur dan bakteri. Antibiotik merupakan terapi utama pada penderita pneumonia, antibiotik yang digunakan pada penelitian ini yaitu levofloxacin dan cefixime. Analisis efektivitas biaya merupakan metode farmakoekonomi untuk memilih dan menilai program atau obat yang terbaik pada beberapa pilihan terapi dengan tujuan yang sama. Oleh sebab itu, dilakukan penelitian dengan tujuan melihat efektivitas biaya terapi antibiotik levofloxacin dan cefixime serta jumlah biaya yang dikeluarkan pasien pneumonia selama menjalani rawat inap di RSM Ahmad Dahlan Kediri. ACER suatu obat dari kedua obat yang dibandingkan adalah yang paling rendah dari obat yang dibandingkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 30 sampel data rekam medik pasien, 15 pasien (50%) menggunakan terapi levofloxacin dan 15 pasien (50%) menggunakan terapi cefixime. Hasil penelitian menunjukkan, rata-rata biaya penggunaan antibotik levofloxacin sebesar Rp. 3.047.381 per pasien dan cefixime sebesar Rp. 3.149.411 per pasien. Terapi antibiotik pada pneumonia yang paling cost effective berdasarkan nilai ACER adalah antibiotik levofloxacin dengan nilai sebesar Rp 30.474 per pasien.
POLA PENGGUNAAN OBAT PADA PASIEN JANTUNG KORONER (ICD I25.1) RAWAT INAP DI RSUD dr. ISKAK TULUNGAGUNG PDW, Kumala Sari; Hesturni, Rosa Juwita; Hariyani
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 3 No 2 (2023): November 2023
Publisher : FACULTY OF PHARMACY, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Jantung Koroner merupakan disfungsi jantung akibat kekurangan darah pada miokardium akibat sumbatan atau stenosis pada arteri koroner akibat rusaknya lapisan dinding pembuluh darah (aterosklerosis). Aterosklerosis adalah penyempitan dan pengerasan pembuluh darah arteri akibat penumpukan plak di dinding pembuluh darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan obat pada pasien jantung koroner rawat inap di RSUD dr. Iskak Tulungagung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan pengumpulan data secara retrospektif. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampling dimana populasi yang memenuhi kriteria inklusi diambil sebagai sampel. Sebanyak 76 data rekam medik pasien penyakit jantung koroner rawat inap yang memenuhi kriteria inklusi diambil sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola penggunaan obat pada pasien jantung koroner rawat inap di RSUD dr. Iskak Tulungagung tahun 2022 adalah kombinasi golongan obat yang paling banyak diresepkan adalah 4 golongan obat. Golongan obat yang paling banyak digunakan adalah obat golongan Antidislipidemia + Antiplatelet + Nitrat + Antihipertensi sebanyak 32 pasien (42%).
IDENTIFIKASI SENYAWA FLAVONOID TERHADAP RENDEMEN EKSTRAK DAUN PEPAYA JEPANG (CNIDOSCOLUS ACONITIFOLIUS MILL) DENGAN METODE EKSTRAKSI SOKHLETASI Werdiningsih, Wiwik
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 3 No 2 (2023): November 2023
Publisher : FACULTY OF PHARMACY, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun pepaya jepang (Cnidoscolus aconitifolius Mill) merupakan bagian tanaman yang terdapat sejumlah senyawa metabolit sekunder guna pengobatan segala penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya senyawa flavonoid pada rendemen ekstrak daun pepaya jepang yang diekstrak menggunakan metode sokhletas. Identifikasi kandungan metabolit sekunder, serta identifikasi senyawa flavonoid menggunakan metode KLT (kromatografi lapis tipis). Metode ekstraksi pada penelitian ini menggunakan metode sokhletasi dengan pelarut etanol 70%. Analisis senyawa flavonoid serta skrining fitokimia dengan kromatografi lapis tipis dilakukan pada ekstrak daun pepaya jepang. Hasilnya memperlihatkan bahwasanya metode sokhletasi memproduksi rendemen yang cukup tinggi yakni 21,889%. Rendemen ekstrak bisa terpengaruh atas sejumlah aspek, misalanya metode dan waktu ekstraksi, serta jenis pelarut. Skrining fitokimia dengan metode ekstraksi pada daun pepaya jepang mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, fenolik, serta terpenoid. Identifikasi senyawa flavonoid dipertegas melalui KLT memakai fase gerak n-butanol : asam asetat : air (4:1:5) dengan pembanding kuersetin. Penelitian ini juga menunjukkan hasil tidak teridentifikasi adanya senyawa kuersetin tetapi positif terdapat senyawa flavonoid yang diperlihatkan melalui kemiripan nilai Rf
ANALISA HUBUNGAN KARAKTERISTIK PASIEN TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT DAN KUALITAS HIDUP PASIEN HIPERTENSI PROLANIS DI PUSKESMAS SIDOMULYO Prasetyo, Eko Yudha; Kusumaratni, Dyah Ayu; Serang, Krisogonus Ephrino; Hariyani; Fatimah
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 3 No 2 (2023): November 2023
Publisher : FACULTY OF PHARMACY, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Prevalensi penderita hipertensi selalu meningkat setiap tahunnya dan berdampak pada pembiayaan oleh pemerintah. Ketidakpatuhan minum obat pasien hipertensi dapat berdampak pada kualitas hidup penderitanya. Mengatasi hal tersebut pemerintah membuat program Prolanis dengan harapan dapat meningkatkan kualitas hidup pasien penyakit kronis, termasuk pasien hipertensi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepatuhan minum obat dan kualitas hidup pasien hipertensi serta menganalisa hubunganya dengan karakteristik sosio-demografi pasien hipertensi peserta Prolanis. Metode: Penelitian ini berjenis analisis observasional dengan desain potong lintang. Subjek penelitian adalah pasien hipertensi rawat jalan peserta Prolanis di Puskesmas Sidomulyo Kediri. Instrumen Pengukuran tingkat kepatuhan minum obat menggunakan MMAS-8 dan pengukuran kualitas hidup menggunakan kuisioner WHOQOL-Breef. Teknik analisa bivariat menggunakan uji chi square. Hasil: Kepatuhan minum obat antihipertensi peserta prolanis puskesmas Sidomulyo dengan tingkat kepatuhan rendah (50%) , sedang (30%), dan tinggi (20%). Sementara pasien dengan kualitas hidup buruk (36,66%), sedang (30%), dan tinggi (33,33%). Variabel “Jenis Kelamin” (p-value 0,53), “Usia” (p-value 0,41) dan “Tingkat Pendidikan” (p-value 0,47), “Jumlah Penyakit Komorbid” (p-value 0,02). Hasil uji korelasi tingkat kepatuhan terhadap kualitas hidup domain “Kesehatan Fisik” (p-value 0,77), “Psikiologis” (p-value 0,02) “Kehidupan Sosial” (p-value 0,92) dan “Lingkungan” (p-value 0,38). Simpulan: Karakteristik jumlah penyakit komorbid berhubungan signifikan terhadap tingkat kepatuhan minum obat pasien (p-value 0,02), sementara kepatuhan minum obat berkorelasi signifikan terhadap kualiatas hidup domain Psikologi (p-value 0,02) pasien hipertensi peserta prolanis Puskesmas Sidomulyo Kediri.
PENENTUAN KADAR VITAMIN C TERHADAP BUAH PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L.) BERDASARKAN PROSES PEMATANGAN MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Hari Purwani, Asih imulda; Nurhayati, Rachma
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 3 No 2 (2023): November 2023
Publisher : FACULTY OF PHARMACY, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Pisang kepok (Musa paradisiaca L.) merupakan salah satu buah yang banyak dikonsumsi karena daging buahnya memiliki rasa manis dan enak. Buah pisang kepok mengandung vitamin C yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh dari radikal bebas. Vitamin C merupakan sumber elektron yang dapat menyumbangkan sebuah elektron kepada radikal bebas sehingga dapat merendam reaktivitas radikal bebas. Tujuan: mengetahui perbandingan kadar vitamin C pada buah pisang kepok dengan proses pematangan secara alami dan karbid. Metode: sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pisang kepok 1 sisir yang sudah tua namun masih berkulit hijau dibagi menjadi dua kelompok, satu kelompok matang alami sedangkan kelompok kedua ditambahkan karbid kemudian dibiarkan selama 2-3 hari. Uji kualitatif menggunakan 3 perlakuan berbeda yaitu KMnO4, NaOH, FeSO4, dan iodin serta pada penetapan kadar vitamin C menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil: sampel menunjukkan bahwa pisang kepok matang alami memiliki kulit buah berwarna kuning cerah, rasa manis dan daging buah lembut sedangkan pisang kepok matang karbid memiliki kulit buah berwarna kuning pucat, dan rasa yang hambar. Simpulan: Hasil kadar vitamin C pada buah pisang kepok matang alami sebesar 1,9668 mg/100g dan matang karbid sebesar 1,6742 mg/100g