cover
Contact Name
Risjunardi Damanik
Contact Email
jpmsm.usi@gmail.com
Phone
+6281263435115
Journal Mail Official
jpmsm.usi@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM - USI) Universitas Simalungun Jl. Sisingamangaraja Pematang Siantar
Location
Kota pematangsiantar,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Published by Universitas Simalungun
ISSN : -     EISSN : 28096045     DOI : https://doi.org/10.36985
Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI ini dimaksudkan untuk menyebarkan/mempublikasi hasil - hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen-dosen maupun mahasiswa maupun kajian implementasi hasil - hasil penelitian dalam rangka peningkatan dan pengembangan produk - produk inovatif untuk masyarakat. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 363 Documents
PENINGKATAN KAPASITAS UMKM MELALUI PENDAMPINGAN KEUANGAN DAN PENGELOLAAN USAHA Saragih, Afni Eliana; Ratnawati; Filbert Ivander
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/8jy79996

Abstract

UMKM masih menghadapi berbagai rintangan dalam berbagai bidang. Himpunan Pendamping dan Pengusaha Mikro Kecil Menengah Nusantara (HIMPUN) sebagai mitra sasaran juga menghadapi berbagai rintangan dalam menjalankan usahanya. Rintangan yang dihadapi UMKM HIMPUN berupa keterbatasan pengelolaan usaha dan pencatatan keuangan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan UMKM HIMPUN dalam mengelola usaha dan keuangan. Metode pelaksanaan yang dilakukan berupa pemberian materi oleh tim, diskusi, praktik, dan pendampingan langsung kepada UMKM. Materi yang diberikan diantaranya, pengantar laporan keuangan untuk pembiayaan modal usaha; optimasi google bisnis; optimasi whatsapp bisnis; optimasi facebook dan instagram ads; penggunaan AI untuk membuat konten; dan aplikasi keuangan bagi UMKM. Ipteks yang ditransfer kepada mitra berupa Aplikasi Keuangan yang diberi nama “UANGKU UMKM”. Luaran pengabdian masyarakat pemula ini adalah terjadinya peningkatan level keberdayaan mitra dalam aspek manajemen dan penggunaan teknologi keuangan. 
Pendampingan Penerapan Digital Marketing Pada UMKM Super Bakso Indonesia Pematang Siantar Saragih, Yoan Hendrawan Junpridan; Khairun Annisa; Roslina Tamara; Sinaga, Mahaitin H; Damanik, Yesni Riana; Girsang, Yuli S N; Purba, Fariaman; Sihite, Toga; Simatupang, Pandapotan; Purba, Desmi Triyanti; Girsang, Rosita Manawari; Saragih, Esteriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/966xkn88

Abstract

Pemasaran merujuk pada serangkaian aktivitas, proses, dan strategi yang bertujuan untuk menciptakan, mengomunikasikan, dan memberikan nilai kepada pelanggan. Pemasaran tidak hanya sekadar menjual produk atau jasa, melainkan juga mencakup seluruh proses yang bertujuan memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan serta membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan antara organisasi dan konsumen. Secara teoritis, pemasaran juga dapat dipahami sebagai proses pertukaran nilai antara perusahaan dan konsumennya. Nilai ini bisa berupa manfaat dari produk atau jasa yang memenuhi kebutuhan konsumen, sedangkan perusahaan memperoleh nilai berupa keuntungan atau loyalitas pelanggan. Pendampingan penerapan digital marketing bagi UMKM bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar melalui berbagai platform digital. Dengan pendampingan yang terstruktur, UMKM akan memiliki pemahaman yang lebih baik dalam menjalankan strategi pemasaran online yang efektif dan efisien
PENDAMPINGAN PELAKU UMKM DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PENDAPATAN  UMKM TAKOMA DI DESA WISATA SAIT BUTTU SARIBU KABUPATEN SIMALUNGUN Sipayung, Tuahman; Saragih, Liharman; Munthe, Risma N; Napitu, Resna; Damanik, Elfina O P; Kristianto; Purba, Johanes W P; Agung Yudha Permana; Susan Pransiska; Damanik, Toga Hotdianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/3qqjzb63

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis manfaat digital marketing dalam meningkatkan penjualan UMKM di Kabupaten Simalungun. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti kepada UMKM sebagai sampel. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pelaku UMKM telah memanfaatkan digital marketing dalam memasarkan produnya tetapi pemahaman informan berkaitan dengan Digital Marketing yaitu Transaction Cost, Interactive, Interactive program dan Design Program sudah baik. Hak inilah yang menyebabkan pemanfaatan Digital Marketing oleh UMKM mampu meningkatkan penjualan secara maksimal
PENDAMPINGAN INVENTARISASI DAN REVALUASI ASET GKPS Purba, Djuli Sjafei; Eva Sriwiyanti; Tarigan, Wico Jontarudi; Tarigan, Vitryani; Saragih, Marintan; Purba, Djahotman; Rai Fazran Nuarza; Athina Nikitria; Nanda Asmara; Leviana Tri Sukma; Tanjung, Nurainun; Sri Martina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/zhr29e44

Abstract

Inventarisasi dan revaluasi aset merupakan dua aspek penting dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel bagi organisasi nirlaba, termasuk Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS). Pengelolaan aset yang baik dapat meningkatkan nilai strategis aset serta memastikan penggunaan yang efisien. Namun, masih banyak organisasi keagamaan yang belum memiliki sistem pengelolaan aset yang terstandarisasi, termasuk GKPS, yang menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan aset akibat inventarisasi yang tidak terstruktur dan nilai aset yang tidak diperbarui. GKPS merupakan organisasi berbasis keagamaan yang berpusat di Pematangsiantar, Sumatera Utara, dengan 648 gereja yang tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan serta memiliki sekitar 228.500 jemaat. GKPS juga memiliki beragam aset, mulai dari tanah, gedung, peralatan, kendaraan, hingga aset biologis seperti kebun. Namun, hanya sekitar 5% dari aset tersebut yang tercatat dalam laporan keuangan, menunjukkan adanya kesenjangan besar antara aset aktual dan yang tercatat. Data inventarisasi yang ada masih terfragmentasi di berbagai unit dan lokasi, menyebabkan kesulitan dalam memanfaatkan aset secara optimal. Ketidaksesuaian nilai aset dengan harga pasar saat ini juga berdampak pada pengambilan keputusan strategis. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan sistem manajemen aset yang terstruktur dan terintegrasi, guna memastikan keamanan dan akurasi data aset, serta menjaga nilai strategis dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan organisasi
PENDAMPINGAN PENGUMPULAN DATA LINGKUNGAN UNTUK PENGELOLAAN LINGKUNGAN CERDAS (SMART ENVIRONMENT) DI DESA JAMALI Prabawasari, Veronika Widi; Paranita Asnur; Aisyah; Rehulina Apriyanti; Wahyu Prakosa; Budi Santosa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/dgbaez44

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendukung pengumpulan data smart environmental di Desa Jamali, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Program ini mengintegrasikan teknologi dengan pengelolaan lingkungan berkelanjutan untuk mengatasi berbagai masalah, seperti kekurangan air, polusi udara, dan inefisiensi dalam sektor pertanian. Dalam rangka mencapai tujuan ini, diskusi kelompok terarah (FGD) dan survei dilakukan untuk mengidentifikasi tantangan lingkungan utama. Hasilnya menunjukkan adanya penggunaan air tanah yang berlebihan oleh sektor peternakan, manajemen sampah yang buruk, serta pemanfaatan lahan pertanian yang belum optimal. Untuk mengatasi tantangan tersebut, sejumlah solusi direkomendasikan, termasuk penampungan air hujan, optimalisasi lahan pertanian, serta pengembangan ruang terbuka hijau yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan. Inisiatif ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan desa cerdas di Indonesia, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pelestarian lingkungan. Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat mengadopsi praktik berkelanjutan yang dapat memperbaiki kondisi lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Dengan mengintegrasikan teknologi dan pendekatan partisipatif, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi Desa Jamali dan sekitarnya. Selain itu, pengumpulan data yang efektif akan memfasilitasi perencanaan dan pengambilan keputusan yang lebih baik dalam pengelolaan sumber daya alam, sehingga memungkinkan desa ini untuk menjadi contoh bagi daerah lain dalam penerapan konsep desa cerdas. Melalui pelibatan semua pihak, dari pemerintah setempat hingga masyarakat, kolaborasi ini diharapkan dapat menginspirasi inisiatif serupa di wilayah lain.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG RESIKO TINGGIKEHAMILAN PADA IBU HAMIL DAN IBU YANG MEMILIKI BALITA DI PUSKESMAS DESA BINJAI KECAMATAN MEDAN DENAI SUMATERA UTARA Lubis, Anita Damayanti; Rangkuti, Saddiyah; Nila Hayati; Niasty Lasmy Zaen; Muslima Pase; Harahap, Nurhayani; Tifani Hadi Tri Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/5nqmqt25

Abstract

High-risk pregnancy is a condition that has the potential to cause illness or death for both the pregnant mother and the baby before delivery. The characteristics of high-risk pregnant women include being over the age of 35, which is considered unsafe because the reproductive organs begin to decline in function at that age. Other risk factors include a height of less than 145 cm, a weight of less than 45 kg, a pregnancy spacing of less than 2 years from the previous child, and having more than 4 children. The goal of this community service activity is to increase mothers' knowledge about high-risk pregnancy in hopes of reducing maternal and child mortality rates. The educational activity was conducted with 5 respondents, consisting of 1 pregnant woman and 4 mothers with toddlers, through health education delivered using leaflets as a health promotion tool. This activity involved planning, implementation, evaluation, and reporting stages. The results showed that all participants were able to understand the material presented. The respondents gave positive feedback, enthusiastically asking questions and sharing the information on social media. In conclusion, education about high-risk pregnancy needs to be conducted repeatedly and in an engaging manner to be effective. Collaboration between healthcare professionals and parents, especially pregnant women and mothers with toddlers, is crucial in efforts to increase public knowledge.   Keywords: High-risk pregnancy, pregnant women, mothers with toddlers, health education.  
RANCANG BANGUN PANEL SURYA BERBASIS LIMBAH RUMAH TANGGA UNTUK KEBUTUHAN PENERANGAN JALAN RW 3 KELURAHAN BERGASLOR, SEMARANG Muhamad Juli Saputra; Muhamad Idrokul Fahmi; Ahmad Ramdhani; Sahrul Maulana Rozaki; Hamdan Ramadan; Muhamad Safi’i
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/ckajg087

Abstract

Abstract   Electricity is a source of energy necessary to support various kinds of human activities, one of which is solar power plants. Solar power plants are power plants that convert solar energy into electrical energy. Solar power plants are classified as renewable energy. Solar power plants using household waste are a special attraction, but many people still cannot make maximum use of them due to limited knowledge and knowledge. So there is a need for education on using and empowering household waste to create designs for solar energy for street lighting applications. Through the Community Service program, activities are carried out in the Krajan RT 06, RW 03, Bergaslor Village, Bergas District, Semarang Regency. Community Service activities are carried out through stages of education, training, and direct design practice to resolve problems complained by partners. The household waste-based solar panel prototype consists of a 5 mm thick iron plate as a solar panel holder, a 5 x 5 cm hollow piece as a pole, and acrylic. Solar panel 1.2 x 1 m. Used VCD cassettes are used to wind up copper wire with a diameter of 1.5 mm, and acrylic waste for solar panel modules. The result of this activity is a solar panel prototype made by utilizing household waste with a solar panel capacity of 120 Watts. These results confirm that solar panels made from waste materials can support street lighting in the Krajan RT 06, RW 03, Bergaslor Village, Bergas District, Semarang Regency.
STRATEGI PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA PELAKU UMKM DESA MELALUI OPTIMASI PLATFORM DIGITAL DALAM ASPEK PRODUKSI, PEMASARAN DAN PERMODALAN Chaerul Rizky; Yohny Anwar; Noni Ardian; Roisayudha Pradhana Suharsono
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/hwsasx43

Abstract

This community service activity was carried out in Pematang Serai Village with the aim of increasing the human resource capacity of village MSMEs through optimizing digital platforms. The activity participants consisted of 50 local MSME actors operating in various business sectors. This program focuses on three main aspects: production, marketing, and capital. In the production aspect, participants are trained to use cloud-based inventory management and quality control applications to increase efficiency. In the marketing aspect, MSME players are introduced to digital marketing strategies through social media and e-commerce, with a target of increasing online sales by 30% in 6 months. Meanwhile, for the capital aspect, participants were taught to access fintech and crowdfunding services, with the result that 40% of participants succeeded in getting additional capital through digital platforms. The methods used include lectures, simulations and individual mentoring. The long-term impact of this activity is expected to increase the competitiveness and economic independence of MSMEs in Pematang Serai Village, as well as strengthening the local economy through the development of more modern businesses integrated with digital technology.
PENGENALAN POTENSI FINTECH LENDING DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF DI DESA PEMATANG SERAI, KABUPATEN LANGKAT Noni Ardian; Pipit Buana Sari; M Chaerul Rizky; Ika Nurhaliza
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/krwmj495

Abstract

This community service aims to introduce the potential of fintech lending as an innovative financing solution to support the development of the creative economy in Pematang Serai Village, Langkat Regency. The village has significant potential in the creative economy sector; however, limited access to capital is a major barrier to the growth of small and medium enterprises (SMEs) in the area. Fintech lending, as a technology-based lending platform, offers faster and more accessible funding for entrepreneurs. This community service activity includes outreach and education on the concept of fintech lending, its benefits, and how to use it. Additionally, technical training is provided to the villagers and creative business entrepreneurs on how to access and leverage fintech lending platforms. The results of this activity show that the villagers are beginning to understand the importance of fintech lending in supporting their creative businesses, and some entrepreneurs have started applying for financing through these platforms.
PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS SEKOLAH UNTUK MEWUJUDKAN GREEN SCHOOL Endartiwi, Sri Sularsih Endartiwi; Sri Sularsih Endartiwi; Warniningsih, Warniningsih; Amyati, Amyati; Mar'atus Sholiha; Amin Rahayu Puji Lestari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/q7rm7k56

Abstract

Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan kondisi darurat sampah dan  terjadi penumpukan sampah di TPS. Selain itu adanya penutupan permanen TPA sampah membuat masyarakat harus mampu mengelola sampahnya secara mandiri. Hal ini juga berlaku bagi sekolah-sekolah, karena sekolah juga merupakan salah satu penghasil sampah baik sampah organik maupun anorganik. Penduduk sekolah dihimbau untuk dapat mengelola sampahnya. Pengelolaan sampah sejak dini bagi anak sekolah agar tidak anak menjadi lebih cinta terhadap lingkungannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatnya pengelolaan dan pengolahan sampah berbasis sekolah untuk mewujudkan Green School di SD Negeri Wirokerten. Di samping itu juga untuk meningkatkan kesadaran dan membangun perilaku peduli sampah dan lingkungan sejak dini pada siswa sekolah sehingga tercipta sekolah mandiri sampah. Harapannya bisa menjadi percontohan bagi sekolah lain yang berada di wilayah sekitar serta merintis untuk menjadi sekolah Adiwiyata. Kegiatan yang dilakukan adalah edukasi tentang pemilahan sampah, pengelolaan sampah organik menjadi kompos, pembuatan ecobrick dengan menggunakan botol bekas air mineral serta melakukan penanaman sayuran dan TOGA (tanaman obat keluarga) di lingkungan sekolah. Hasil dari kegiatan adalah kompos yang dimanfaatkan sebagai media tanam untuk menanam tanaman hias, sayuran dan TOGA, ecobrick yang dibuat menjadi meja dan kursi. Terdapat perbedaan yang signifikan baik pengetahuan, sikap dan perilaku siswa tentang pengelolaan sampah antara sebelum dan sesudah dilakukan edukasi dan pelatihan ke arah positif.