cover
Contact Name
Risjunardi Damanik
Contact Email
jpmsm.usi@gmail.com
Phone
+6281263435115
Journal Mail Official
jpmsm.usi@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM - USI) Universitas Simalungun Jl. Sisingamangaraja Pematang Siantar
Location
Kota pematangsiantar,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Published by Universitas Simalungun
ISSN : -     EISSN : 28096045     DOI : https://doi.org/10.36985
Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI ini dimaksudkan untuk menyebarkan/mempublikasi hasil - hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen-dosen maupun mahasiswa maupun kajian implementasi hasil - hasil penelitian dalam rangka peningkatan dan pengembangan produk - produk inovatif untuk masyarakat. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 363 Documents
Pendampingan Peningkatan Media Pembelajaran Melalui Aplikasi “Zoom Meeting” Silaen, Srinatalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/gzvegg55

Abstract

Metode Pembelajaran Jarak Jauh terus mengalami perkembangan dengan menggunakan beragam teknologi komunikasi dan informasi. Dengan meluasnya penggunaan internet oleh publik di berbagai negara pada tahun 1996 menjadi suatu fenomena yang berkembang dan diikuti oleh kemunculan beragam konten digital di dalamnya. Munculnya grafik yang terus meningkat dalam dunia teknologi komunikasi dan informasi memunculkan peluang maupun tantangan baru dalam dunia pendidikan. Proses Pembelajaran Jarak Jauh merupakan solusi yang dalam pelaksanaannya belum optimal secara keseluruhan, platform yang termasuk dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) Zoom Meeting, WhatsApp, Google meet, Microsoft Kaizala, Rumah Belajar, Ruang Guru, Jenius, SeTARA Daring, Kelas Pintar, Quipper, Cisco Webex, meja Kita, SekolahMu, Kipin School. Media pembelajaran yang digunakan para guru juga dominan monoton dan membuat para murid merasa jenuh. Selain itu, karakter ataupun perilaku para murid sulit dipantau, pembelajarannya cenderung tugas online, tugas para murid menumpuk, dan penyerapan materi pelajaran sangat minimalis
Pengembangan Potensi Lokal Melalui Upaya Pemberdayaan Masyarakat Untuk Mendukung Pembangunan Pariwisata Di Desa Hatulian Laguboti Damanik, Dermina Roni Santika; Sianturi, Novdin Manoktong; Asril Nizar; Sitopu, Joni Wilson; Purba, Virgo Erlando; Saragih, Deardo Samuel
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/4p0e9g38

Abstract

Pantai Hatulian terletak di Desa Ompu Raja Hatulian, Desa Pasar Laguboti, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Tobasa, yang memiliki luas 110 Ha dan secara topografis berada pada ketinggian 905 meter di atas permukaan laut. Potensi sumber daya alam di sekitar Pantai Hatulian berupa kekayaan alam atau keindahan alam yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan suatu kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan yang dapat dikembangkan di wilayah pesisir antara lain perikanan dan pertanian, pariwisata, industri, perdagangan, permukiman, dan cagar alam. Sejalan dengan potensinya sebagai kawasan wisata Danau Toba, dalam beberapa tahun terakhir terjadi fenomena naiknya permukaan air Danau Toba sebesar 1 hingga 2 meter yang menyebabkan kawasan wisata dan pemukiman di sekitar pantai terendam Danau Toba. air yang permukaannya naik hampir 2 meter sehingga banyak tempat wisata dan rumah warga yang terbengkalai karena terendam air. Berdasarkan fenomena tersebut, untuk mendukung pengembangan kawasan wisata di Sumatera Utara, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk mengembalikan potensi Pantai Hatulian menjadi objek wisata yang baik dan layak dikunjungi wisatawan. Berdasarkan fenomena tersebut, untuk mendukung pengembangan kawasan wisata di Sumatera Utara, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk mengembalikan potensi Pantai Hatulian menjadi objek wisata yang baik dan layak dikunjungi wisatawan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap survei lapangan dan tahap pelaksanaan lapangan. Pada tahap survei lapangan, kegiatan yang dilakukan adalah terlebih dahulu melakukan survei terhadap kondisi konstruksi bangunan kawasan wisata di Desa Hatulian. Kemudian pada tahap pelaksanaan di lapangan dilakukan kegiatan dengan cara wawancara langsung kepada masyarakat mengenai kondisi Pantai Hatulian. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai upaya mengatasi kenaikan muka air tanah, yaitu dengan merencanakan Bangunan Pelindung Pantai di Desa Hatulian dengan mempertimbangkan factor - faktor seperti peta lokasi, kondisi topografi, survei pasang surut, survei mekanika tanah, prakiraan gelombang, sumber material, kemudahan pelaksanaan konstruksi dan alokasi dana yang tersedia. Data ini diperlukan agar pemilihan jenis bangunan pelindung pantai telah memenuhi standar dan ketentuan yang berlaku sehingga konstruksinya aman
Pelatihan Kader Terpadu Untuk Meningkatkan Keterampilan Dan Pengetahuan Tentang Asi Eksklusif Di Desa Sembahe Baru Kabupaten Deli Serdang Purba, Edy Marjuang; Ginting, Laurena; Purba, Saut; Dermawan; Nainggolan, Anna Waris
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/80gzw866

Abstract

Cakupan ASI eksklusif sebagai salah satu indicator Kesehatan bayi di Desa Sembahe Baru masih cukup rendah (< 70%). Tidak tercapainya cakupan pemberian ASI ekslusif dipengaruhi beberapa faktor dan salah satu yang utama adalah kurangnya dukungan yang diberikan oleh kader desa. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan diketahui kader yang tidak mau dan mampu memberikan dukungan disebabkan karena mereka belum pernah mendapatkan pelatihan tentang ASI eksklusif. Tujan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan kader dalam melakukan edukasi tentang ASI eksklusif kepada ibu baru melahirkan dan ibu sedang menyusui < 6 bulan melalui pelatihan kader Terpadu. Pelatihan dilakukan sebanyak tiga kali pada bulan Juli yang bertempat di Balai Desa Sembahe Baru dan diikuti oleh sebanyak 15 orang kader. Hasil kegiatan pengadian diperoleh bahwa sebagian besar kader berusia 31 - 40 tahun yaitu sebanyak 8 orang (53,3%), sebagian besar kader memiliki tingkat pendidikan SMA yaitu sebanyak 12 orang (80,0%), sebagian besar kader mengabdi lebih >2 tahun sebagai kader yaitu sebanyak 10 orang (66,7%). Skor keterampilan kader sebelum pelatihan (4,33) meningkat setelah pelatihan (6,20). Dengan uji wilcoxon diketahui bahwa ada pengaruh pelatihan yang telah dilakukan terhadap peningkatan keterampilan kader dengan nilai p-value = 0,008. Skor pengetahuan kader sebelum pelatihan (5,93) meningkat setelah pelatihan (8,13). Dengan uji wilcoxon diketahui bahwa ada pengaruh pelatihan yang telah dilakukan terhadap peningkatan pengatahuan kader tentang ASI eksklusif dengan nilai p-value=0,004. Disarankan kepada pemerintah Desa Sembahe Baru untuk tetap memonitoring kegiatan kader dalam melakukan edukasi ASI ekslusif kepada ibu baru melahirkan dan ibu sedang menyusui <6 bulan sehingga mereka memiliki komitmen yang tinggi dalam memberikan ASI eksklusif
Sosialisasi Pencegahan Dan Cara Menghadapi Bullying Di Sekolah SMA Swasta Pelita Pematangsiantar Netti Marini; Turnip, Berlian R; Resmi; Silitonga, Rahmat Kartolo; Hutagaol, Sinur; Lubis, Fheti Wulandari; Dea Puspita; Nababan, Devi Puspita Sari; Dewi Ayu Ningsih; Juwita Isma Dewi; Laisya Adna Fika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/yybwj664

Abstract

Bullying sering sekali terjadi terutama di lingkungan sekolah, dalam pembelajaran pencegahan dan cara menghadapi bullying di sekolah dapat mempengaruhi tingkah laku karena setiap siswa dituntut untuk aktif dan memberikan argumen cara menghadapi bullying tersebut. Dengan terlaksananya kegiatan ini diharapkan siswa dapat mencegah terjadinya bullying terutama di daerah lingkungan sekolah. Adapun metode yang digunakan adalah yuridis empiris, menggunakan jenis penelitian kualitatif. Sampel dengan menggunakan metode non probability sampling tidak menggunakan dasar probabilitas namun didasarkan pada logika. Tahapan dari metode ini yaitu tahap survey, tahap pengkajian, tahap perencanaan alternatif program, tahap pemformulasian rencana aksi, tahap pelaksanaan (implementasi) program atau kegiatan, tahap pendampingan, serta tahap evaluasi. Kemudian setelah dilakukan pelatihan pencegahan dan cara menghadapi bullying, nilai rata - rata siswa meningkat 85% siswa sudah mengalami peningkatan kemampuan pencegahan bullying terutama di lingkungan sekolah dan sisanya masih sedikit mengalami kendala karena keterbatasan
Pemanfaatan Pekarangan Dalam Mendukung Ketahanan Pangan Dan Gizi Sehat Keluarga Dengan Budidaya Tanaman Sayuran Secara Vertikultur Di Masyarakat Sekitar GMI Banuh Raya Sitinjak, Wahyunita; Sinaga, Roeskani; Linda Reni; Simanjuntak, Romauli; Marbun, Jhonson; Siadari, Martua; Hotman Tuah; Januari Rizky; Sitinjak, Imman Yusuf; Sitinjak, Humala
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/d30jwt66

Abstract

Perkarangan rumah merupakan sebidang tanah disekitar rumah, baik itu berada di depan, di samping, maupun di belakang rumah. Pemanfaatan perkarangan rumah sangat penting, karena manfaat yang dapat diambil sangat banyak. Pemanfaatan pekarangan yang baik dapat mendatangkan berbagai manfaat antara lain yaitu sebagai warung, apotek, lumbung hidup dan bank hidup. Perkarangan memiliki potensi dalam penyediaan bahan pangan bagi keluarga, sehingga pengeluaran rumah tangga untuk membeli bahan pangan dapat dikurangi dan meningkatkan pendapatan rumah tangga jika produksi bahan pangan berlimpah terutama sayur-sayuran yang higienis dan sehat bagi keluarga. Penanaman tanaman secara vertikultur dapat menjadi solusi dalam mengatasi lahan sempit. Sistem tanam vertikultur adalah sistem budidaya pertanian yang dilakukan secara vertikal atau bertingkat. Sistem ini cocok diterapkan di lahan- lahan sempit atau pada pemukiman yang padat penduduk. Teknik vertikultur ini memungkinkan untuk berkebun dengan memanfaatkan tempat secara efisien. Salah satu solusi untuk masyarakat dapat mengembangkan pertanian untuk memenuhi kebutuhan keluarga dengan menanan tanaman secara vertikultur. Secara estetika, tanaman vertikultur berguna sebagai latar belakang yang menyuguhkan pemandangan yang indah dengan berbagai warna. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah agar masyarakat dapat memanfaatan lahan pekarangan yang sempit sebagai penghasil sayur-sayuran yang sehat untuk keluarga dengan budidaya tanaman teknik vertikultur. Kegiatan dilaksanakan di GMI Banuh Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Metode kegiatan ini dengan cara sosialisasi dengan pelatihan dan pamplet serta workshop budidaya tanaman sayuran secara vertikultur dengan peserta ibu- ibu rumah tangga. Tujuan akhir masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sayur- sayuran untuk kebutuhan rumah tangganya, sehingga mengurangi biaya belanja sayur mayur untuk keluarga. Mengingat harga sayur mayur di kota Simalungun tergolong mahal. Hasil kegiatan ini bagi masyarakat yaitu ibu-ibu rumah tangga dan anggota keluarganya dapat menguasai teknik budidaya tanaman sayur secara vertikultur, yang meliputi, persiapan media tanam, persemaian, penanaman, pemeliharaan hama dan penyakit serta panen serta pasca panen
PENINGKATAN STUDI ETNOBOTANI DAN KONSERVASI TANAMAN OBAT BERBASIS KEANEKARAGAMAN HAYATI SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN KONSERVASI BAGI MASYARAKAT DI DUSUN BATU KATAK KECAMATAN BAHOROK KABUPATEN LANGKAT Purba, Sumarny Tridelpina; Gultom, Sonya Oktapia Gultom; Damanik, Ali Akbar; Purba, Ika Rosenta Purba; Rajagukguk, Salome; Piliang, Fenny Mustika; Saragih, Marlindoaman; Huda, M Komarul; Damanik, Risjunardi; Sinaga, Dian Perayanti; Siboro, Thiur Dianti; Hulu, Irwan Lihardo; Siregar, Fathur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/54nwga35

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara “megabiodiversity” dengan keanekaragaman jenis tanaman dan hewan yang sangat tinggi. Indonesia memiliki sekitar 80% dari total spesies tumbuhan berkhasiat obat yang ada di dunia. Upaya pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tidak hanya dilakukan oleh masyarakat umum, tetapi juga dilakukan oleh pemerintah. Pengobatan tradisional berasal dari bahan alami yang lebih murah dengan bahan baku yang mudah didapatkan. Di sisi lain, kearifan lokal pada komunitas tertentu memungkinkan masyarakat memanfaatkan obat tradisional. Potensi tanaman obat yang terdapat di sekitar Taman Nasional Gunung Leuser tepatnya di Desa Batu Jongjong, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat. Potensi tanaman obat yang terdapat di sekitar Taman Nasional Gunung Leuser tepatnya di Desa Batu Jongjong, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat sangat banyak. Oleh sebab itu perlu dilakukan pemberdayaan masyarakat terkait pemanfaatan lahan sebagai upaya pendidikan konservasi masyarakat sekitar yang berwawasan konservasi. Salah satu cara pemanfaatan lahan adalah dengan taman TOGA. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat sebagai sarana pendidikan konservasi. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dikembangkan menjadi kegiatan yang sinergis sehingga diharapkan dampaknya akan lebih optimal terhadap masayarakat. Kegiatan dilaksanakn melalui penyuluhan dan pelatihan dengan ceramah dan praktek.
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN METODE PEMBELAJARAN INQUIRY  LEARNING DENGAN PENDEKATAN INQUIRY-BASED OPEN RESOURCE UNTUK IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI MAS AL-KHAIRIYAH PEMATANG SIANTAR Ginting, Andres M; Asnewastri, Asnewastri; Hutauruk, Ahmad Fakhri; Hasugian, Jalatua H; Khairunnisa, Elvira; Suci, Helma Lia; Sembiring, Hebirkanta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/6pjew216

Abstract

Abstrak : Metode Pembelajaran Inquiry Learning adalah pendekatan pembelajaran yang berfokus pada pengembangan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah melalui proses penemuan atau penyelidikan. Metode ini mendorong siswa untuk aktif menggali informasi, mengajukan pertanyaan, serta menyusun kesimpulan berdasarkan hasil penelitian mereka sendiri. Dengan demikian, siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembelajaran untuk memahami konsep secara mendalam. Masalah utama dalam penelitian ini adalah apakah metode pembelajaran Inqury Learning yang berbasis Inqury Based Open Resources Guru perlu memiliki keterampilan dalam membimbing proses inquiry, karena mereka tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga memfasilitasi dan menuntun siswa dalam proses penyelidikan di MAS Al-Khairiyah Pematang Siantar. Metode Penelitian ini menggunakan pelatihan dan pengembangan yaitu sebuah metode guru memulai dengan memberikan masalah atau pertanyaan yang memicu rasa ingin tahu siswa, siswa mengumpulkan data yang relevan melalui eksperimen, penelitian, observasi, atau sumber lain, hasil temuan dan hipotesis siswa dipresentasikan dan didiskusikan bersama dengan guru dan teman-teman sekelas. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh siswa belajar untuk menganalisis dan mengevaluasi informasi secara kritis dan Siswa lebih terlibat aktif dalam proses pembelajaran, yang membuat mereka lebih termotivasi untuk belajar.
Merealisasikan Perlindungan Hukum Dari Kekerasan Seksual Di Dalam Lingkungan Kampus Universitas Simalungun Naldo, Rony Andre Christian; Pasaribu, Muldri P J; Gultom, Sarles; Elpina, Elpina; Saragih, Diarmin; Manalu, Luga P; Sianipar, Srikandi K L
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/66s8kr27

Abstract

Lingkungan kampus USI harus menjadi tempat penyelenggaraan pendidikan tinggi yang aman dan nyaman, agar dapat dilaksanakan proses pembelajaran secara maksimal, sehingga tercapai fungsi dan tujuan penyelenggaraan pendidikan. Dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi di dalam lingkungan kampus USI, tentunya juga tidak tertutup kemungkinan terjadi kekerasan seksual. Guna memberikan dan menciptakan jaminan perlindungan hukum dari kemungkinan terjadinya kekerasan seksual di dalam lingkungan kampus USI, berdasarkan SK Rektor USI Nomor: 127/A.07/USI/2024 tanggal 4 Juli 2024, telah dibentuk dan ditetapkan Satgas PPTPKS, yang unsurnya terdiri dari Tenaga Kependidikan dan mahasiswa/i. Pembentukan Satgas PPTPKS tersebut merupakan kewajiban dan urgensi serta juga merupakan bentuk tindakan preventif USI terhadap kemungkinan terjadinya kekerasan seksual dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi di dalam lingkungan Kampus USI. Melalui Satgas PPTPKS yang telah dibentuk Rektor USI, maka direalisasikan perlindungan hukum dari kekerasan seksual di dalam lingkungan kampus USI bagi seluruh Tenaga Kependidikan, mahasiswa/i, dan warga kampus, sehingga lingkungan kampus USI menjadi tempat penyelenggaraan pendidikan tinggi yang aman dan nyaman guna tercapainya fungsi dan tujuan penyelenggaraan pendidikan
Pengenalan Potensi Tanaman Murbei Sebagai Pakan Ternak di Desa Timpuseng Kabupaten Maros Sulawesi Selatan Sadapotto, Andi; Prastiyo, Andi; Mas’ud, Emban Ibnurusyid; Sahide, Muhammad Alif K; Soma, Andang Suryana; Makkarennu, Makkarennu; Yusuf, Yusran; Millang, Syamsuddin; Sabar, Adrayanti; Alam, Syamsul; Latif, Nurfadilah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/q4pgrv61

Abstract

Desa Timpuseng, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, memiliki potensi besar dalam pengembangan murbei (Morus sp.) sebagai pakan ternak. Pemanfaatan murbei dianggap sebagai solusi inovatif untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak berkualitas, khususnya di daerah dengan musim kemarau yang panjang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi tersebut melalui pendekatan holistik, yaitu pemberian materi, penyebaran kuesioner untuk menggali pengetahuan petani tentang budidaya murbei, serta pembagian bibit murbei kepada kelompok tani hutan (KTH) Mekar, Desa Timpuseng. Hasil survei menunjukkan bahwa sebagian besar petani (70%) menggunakan metode pribadi dalam menanam murbei, yang menunjukkan inisiatif lokal yang kuat meski belum mengacu pada teknik budidaya yang modern. Sebanyak 90% petani memperoleh bibit murbei melalui stek, metode yang murah dan mudah dilakukan, sementara 60% petani menanam murbei di lokasi strategis dekat area pemberian pakan ternak. Data ini mencerminkan kesadaran petani akan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan lahan. Keberhasilan program ini juga terlihat dari prediksi tingkat keberhasilan penanaman, di mana 80% bibit murbei yang diberikan diharapkan tumbuh dengan baik. Murbei terbukti menjadi alternatif pakan yang ekonomis, kaya nutrisi, dan berkelanjutan. Selain itu, program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas ternak secara signifikan, mendukung kesejahteraan petani, dan menjadi model pengelolaan pakan berbasis lokal yang dapat direplikasi di daerah lain. 
SOSIALISASI TERNAK ITIK SEBAGAI STARTEGI PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF PADA WARGA BINAAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB PANYABUNGAN Harahap, Andes Fuady Dharma; Sipahutar, Luky Wahyu; Siregar, Yani Sukriah; Nazrey, Ahmat; Tambak, Hanna Somaiyah; Umam, Hapsul; Harahap, Bosar Martua; Butar - Butar, Indra Martua; Amril , Amril
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/zzr66z60

Abstract

Salah satu kegiatan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan adalah Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Disini dapat diketahui bahwa pengabdian masyarakat ini yaitu Sosialisasi Ternak Itik Sebagai Strategi Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Pada Warga Binaan Lembaga Pemasyrakatan Kelas IIB Panyabungan. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk memberikan wawasan dan mengedukasi warga binaan mengenai ternak itik yang baik agar bisa menghasilkan telur yang maksimal. Berdasarkan permasalahan yang ada, maka kegiatan dilakukan dengan beberapa tahapan sebagai berikut; (1) Sosialisasi dan Pelatihan, (2) Pengadaan bibit itik, (3) Monitoring dan evaluasi pemeliharaan itik. Hasil yang didapatkan selama PKM yaitu mampu melaksanakan pemeliharaan itik secara system intensif