cover
Contact Name
David Sumanto Napitupulu
Contact Email
davidnapitupulu380@gmail.com
Phone
+6285276532770
Journal Mail Official
journal.stikeselisabeth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bunga Terompet No.118, Sempakata, Kec. Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara 20131
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 28278208     DOI : https://doi.org/10.52317/JUPKes
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai isu-isu kesehatan melalui intervensi berbasis komunitas yang efektif. Dengan menyediakan platform bagi peneliti, praktisi kesehatan, dan pemangku kepentingan lainnya, jurnal ini berusaha untuk memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan pengalaman, serta mendukung pengembangan dan evaluasi program-program kesehatan yang inovatif dan berkelanjutan. Selain itu, jurnal ini berkomitmen untuk mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program kesehatan, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan komunitas secara keseluruhan. 1. Intervensi Kesehatan Berbasis Komunitas:Penelitian dan laporan mengenai program-program kesehatan yang diterapkan langsung di komunitas, termasuk evaluasi dampak dan keberhasilannya. 2. Pendidikan dan Penyuluhan Kesehatan: Inisiatif dan strategi untuk pendidikan kesehatan masyarakat, termasuk pelatihan, seminar, dan materi edukatif yang disampaikan kepada berbagai kelompok masyarakat. 3. Penanganan dan Pencegahan Penyakit:Studi dan laporan tentang strategi pencegahan dan penanganan penyakit di tingkat komunitas, termasuk upaya pencegahan penyakit menular dan tidak menular. 4. Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi:Penelitian mengenai dampak lingkungan terhadap kesehatan masyarakat serta program-program yang bertujuan untuk meningkatkan sanitasi dan kesehatan lingkungan. 5. Kesehatan Mental dan Sosial:Penanganan isu-isu kesehatan mental dan sosial dalam konteks pengabdian masyarakat, termasuk program dukungan dan intervensi. 6. Inovasi dan Teknologi Kesehatan:Penerapan dan evaluasi teknologi kesehatan baru yang digunakan dalam program pengabdian masyarakat, serta dampaknya terhadap komunitas. 7. Kesehatan Anak dan Keluarga:Program dan penelitian yang fokus pada kesehatan anak, remaja, dan keluarga, termasuk intervensi dan dukungan dalam konteks keluarga dan lingkungan rumah. 8. Kebijakan dan Advokasi Kesehatan:Analisis dan kajian mengenai kebijakan kesehatan yang mempengaruhi program pengabdian masyarakat dan advokasi untuk perubahan kebijakan yang mendukung kesehatan masyarakat.
Articles 47 Documents
EDUKASI KESEHATAN PENGGUNAAN GADGET SEHAT PADA ANAK PRA SEKOLAH  DI TK GLORIA ANAK BANGSA PEMATANG SIANTAR Simorangkir, Lindawati; Sinurat, Samfriati; Ginting, Agustaria; Ginting, Friska Sri Handayani; Tampubolon, Lindawati Farida; Martini, Sri
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan (JUPKes) Edisi Juni 2024
Publisher : STIKes Santa Elisabeth Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52317/

Abstract

Penggunaan gadget saat ini sudah merambat ke dunia anak, sehingga menjadi tantangan bagi orang tua. Dampak negatif  penggunaan gadget seperti anak kurang interaksi dengan orang lain, gangguan kesehatan, mempengaruhi mental anak. Upaya yang dapat dilakukan yakni dengan memberi luang bagi anak untuk bermain dengan teman sebaya di luar rumah dan bersosialisasi dengan teman sebaya. Populasi dalam penelitian ini anak usia pra sekolah di TK Gloria Anak Bangsa Pematang Siantar dengan metode ceramah dan diskusi dengan jumlah sampel sebanyak 25 anak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar anak TK Gloria Anak Bangsa Pematang Siantar mengerti dan memahami tentang penggunaan ganget yang sehat. Perlunya pendampingan anak dalam penggunan gadget pada anak.
EDUKASI DAN DETEKSI GEJALA PENYAKIT TIDAK MENULAR (HIPERTENSI, PENYAKIT JANTUNG KORONER, DAN ASAM URAT) DI DESA LENGAU SEPRANG, KEC. TANJUNG MORAWA S Kembaren, Martalena Br; Wahyuni, Sri; Saragi, Melva; Siagian, David; Hulu, Vera Christina
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kesehatan (JUPKes) Edisi Juni 2023
Publisher : STIKes Santa Elisabeth Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52317/

Abstract

Kegiatan edukasi dan deteksi gejala penyakit tidak menular dilakukan karena masih tingginya angka kejadian penyakit tidak menular di Desa Lengau Seprang, Kec. Tanjung Morawa, Kab. Deli serdang. Pengabdian ini dilakukan dengan sasaran masyarakat usia ≥ 40 tahun agar dapat memupuk kebiasaan hidup sehat dan memiliki pengetahuan, sikap, dan keterampilan untuk melaksanakan prinsip hidup sehat bagi setiap masyarakat. Tujuan dari kegiatan edukasi ini untuk peningkatan kesadaran masyarakat, pemahaman tentang pencegahan, perubahan gaya hidup dan peningkatan partisipasi dalam keputusan kesehatan. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yaitu edukasi dan pemeriksaan kesehatan rapid test penyakit tidak menular yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, pemeriksaan asam urat, dan pemeriksaan kadar kolesterol. Kegiatan edukasi dan pemeriksaan rapid test penyakit tidak menular dilakukan secara serentak. Terdapat 23 masyarakat yang mengikuti kegiatan ini. Kegiatan berjalan dengan lancar dan baik dimana ibu dan bapak yang telah di undang untuk mengikuti edukasi dan deteksi gejala penyakit tidak menular telah mengikutinya sampai selesai dengan jumlah peserta sebanyak 20 keluarga atau mencapai hasil sebesar 95,23%. Masih banyak masyarakat yang enggan memeriksakan kesehatannya ke puskesmas. Pihak puskesmas perlu melakukan program kunjungan door to door untuk menginkatan cakupan program P2M dan menurunkan angka kesakitan akibat penyakit tidak menular
EDUKASI DAN PEMERIKSAAN TB PARU SECARA LABORATORIUM DI RADIO MARIA Rayani, Seri; Napitupulu, David Sumanto; Situmorang, Paska Ramawati; Tarigan, Rica Vera Br; Sihombing, Ruth Agree Kartini; Manik, Cornelius; Sinurat, Samfriati
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kesehatan (JUPKes) Edisi Juni 2023
Publisher : STIKes Santa Elisabeth Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52317/

Abstract

Penentuan seorang pasien menderita penyakit tertentu harus didukung oleh berbagai pemeriksaan. Salah satu pemeriksaan itu adalah pemeriksaan laboratorium. Penyakit TB Paru merupakan penyakit yang sangat menular. Oleh karena itu perlu diobati dengan cepat. Upaya pemeriksaan dilakukan guna menemukan bakteri Mycobacterium tuberculosis. Tujuan dari diskusi dalam ruang kesehatan adalah memberikan informasi dan edukasi tentang pemeriksaan TB Paru secara laboratorium kepada masyarakat. Sasaran kegiatan ini adalah setiap orang yang mendengar Radio Maria Indonesia dan sekitarnya. Metode yang digunakan adalah dengan metode diskusi atau tanya jawab secara langsung melalui siaran Radio Maria. Hasil dari kegiatan ini adalah ditemukan rasa ingin tahu masyarakat yang tinggi melalui pertanyaan dan studi kasus yang mereka sampaikan. Dilaksanakannya diskusi Edukasi dan Pemeriksaan TB Paru secara Laboratorium di Radio Maria Medan diharapkan mampu menjadi informasi yang berguna bagi masyarakat atau pendengar setia dan menyadari apabila diri atau anggota keluarganya terjangkit TB Paru harus dilakukan pemeriksaan laboratorium dengan cepat supaya penyakit TB Paru tidak menyebar dan pasien dapat ditangani dengan cepat untuk kesembuhannya.
PELAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI DAN KELUARGA BERENCANA ALAMIAH DI RUANG KESEHATAN RADIO MARIA INDONESIA 104,2 FM Sinabariba, Merlina; Manik, Risda Mariana; Veronika, Anita; Sinaga, Desriati; Arisandi, Ermawaty; S, R Oktaviance; Ambarita, Bernadetta; Sitepu, Aprilita
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kesehatan (JUPKes) Edisi Juni 2023
Publisher : STIKes Santa Elisabeth Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52317/

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi Kesehatan reproduksi dan keluarga Berencana Alamiah di Ruang Kesehatan Radio Maria Indonesia 104,2 FM. Kesehatan reproduksi adalah dengan memberikan informasi kesehatan kepada seluruh lapisan masyarakat melalui media massa seperti media cetak maupun media elektronik. Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung dengan baik. Sebelum dilakukan kegiatan, pelaksana kegiatan dengan pihak Radio Maria dalam hal sosialisasi materi, penggunaan alat terkait sound system dan segala yang diperlukan dalam kegiatan. Dialog dua arah tercipta di setiap sesi pemberian informasi, baik melalui telepon langsung dari pendengar maupun dari kiriman SMS. Rata-rata respon pendengar sangat baik dengan terdapatnya pertanyaan-pertanyaan dari pendengar maupun dari cerita pengalaman pendengar baik kisah pribadi maupun kisah anggota keluarga, teman ataupun tetangga. Pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan pelayanan Kesehatan Reproduksi dan Keluarga Berencana Alamiah di Ruang Radio Maria Indonesia 104,2 FM. Pada Saat on air banyak respon positif dan pertanyaan dari para pendengar Radio Maria yang aktif mendengar
PENYULUHAN TENTANG DIET DASH DI PUSKESMAS KUTALIMBARU KABUPATEN DELI SERDANG Simamora, Hetty Gustina; Simorangkir, Lindawati; Karo, Mestiana Br; Ginting, Agustaria; Simbolon, Nagoklan; Boris, Jev; Sianturi, Elprida; Pakpahan, Rotua Elvina; Siringo ringo, Magda
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kesehatan (JUPKes) Edisi Juni 2023
Publisher : STIKes Santa Elisabeth Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52317/

Abstract

Hipertensi salah satu penyakit tidak menular yang berbahaya yang dapat mengancam nyawa.Berdasarkan data prevalensi hipertensi di Indonesia menurut Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, sebanyak 65.048.110 jiwa (34,1%). Penyebab tingginya kasus hipertensi yakni gaya hidup tidak sehat, seperti diet yang tidaksehat seperti makanan cepat saji, tidak rutin melakukan olahraga, dan kebiasaan yang tidaksehat.Penanganan dengan terapi farmakologis terdiri atas pemberian obat anti hipertensi yang memerlukan keteraturan waktu, dengan memperhatikan tempat, mekanisme kerja dan tingkat kepatuhan. Terapi non farmakologi yang dapat kita lakukan dengan mengatur pola makan yang sehat serta mengurangi konsumsi garam yang berlebihan. Salah satunya adalah memberikan penyuluhan tentang diet DASH (Dietary Approach to Stop Hypertension). Diet DASH (Dietary Approach to Stop Hypertension) adalah bentuk terapi non farmakologis hipertensi dalam bentuk diet makanan harian yang tinggi serat dan rendah lemak. Yang menjadi sasaran dalam pengabdian ini adalah keluarga yang tinggal bersama lansia hipertensi yakni di wilayah kerja Puskesmas Kutalimbaru Kab. Deli Serdang dengan jumlah peserta sebanyak 31 orang. Tim melakukan kunjungan ke rumah lansia untuk melakukan edukasi kepada keluarga dan lansia. Sebelum dan Sesudah melakukan edukasi berbasis keluarga tim memberikan kuesioner. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yakni sebagian besar paham sebanyak 64, 52%, di wilayah kerja Puskesmas Kutalimbaru Kab. Deli Serdang. Hasil kegiatan ini diharapkan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran keluarga dalam merawat lansia hypertensi sehingga terhindar dari komplikasi.
BAKTI SOSIAL PEMERIKSAAN KESEHATAN, PENYULUHAN, DAN SENAM LANSIA DI PAROKI SANTO PETRUS CINTA DAMAI Situmorang, Paska Ramawati; Boris, Jev; Pakpahan, Rotua Elvina; Simanullang, Murni Sari Dewi; Barus, Mardiati; Sigalingging, Vina Yolanda Sari
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kesehatan (JUPKes) Edisi Juni 2023
Publisher : STIKes Santa Elisabeth Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52317/

Abstract

Lansia atau lanjut usia adalah kelompok umur pada manusia yang telah memasuki tahapan akhir dari fase kehidupannya. Secara alamiah semua orang akan mengalami proses menjadi tua dan tidak dapat dicegah. Pertambahan usia mengakibatkan fungsi fisiologis mengalami penurunan akibat proses degeneratif (penuaan), sehingga penyakit tidak menular banyak diderita oleh lansia. Tujuan kegiatan ini adalah sebagai upaya pemeliharaan kesehatan lansia untuk tetap hidup sehat dan produktif. Kegiatan bakti sosial ini bekerja sama dengan tenaga kesehatan dokter dan perawat. Metode pelaksanaan dimulai dengan pemeriksaan kesehatan seperti pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi penyuluhan kesehatan, lalu kegiatan senam lansia. Lansia cukup antusias mengikuti rangkaian kegiatan, baik saat penyuluhan dan senam dilakukan. Kegiatan ini memberikan manfaat yang positif bagi lansia diantaranya lansia dapat mengetahui kondisi tubuhnya melalui pemeriksaan kesehatan, meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang penyakit yang dialami, serta menjaga kesehatan jasmani dengan senam. Diharapkan kegiatan ini dapat dilakukan secara rutin sehingga pemeliharaan kesehatan lansia dapat lebih optimal.
EDUKASI MANFAAT REKAM MEDIS DALAM KESELAMATAN PASIEN DAN PETUGAS KESEHATAN DI RUMAH SAKIT Saragih, Pestaria; Ginting, Arjuna; Ginting, Nasipta; Simbolon, Pomarida; Hutauruk, Adrian; MTI, Anthonyus; Boris, Jev
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kesehatan (JUPKes) Edisi Juni 2023
Publisher : STIKes Santa Elisabeth Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52317/

Abstract

Pembangunan kesehatan suatu negara tidak dapat terlepas dari yang namanya sistem kesehatan nasional. Sistem kesehatan nasional sendiri dapat terlihat kualitas dan mutunya dari sejauh mana fasilitas pelayanan kesehatan dapat memberikan pelayanan yang optimal. Pelayanan yang bermutu bukan hanya tentang pelayanan medis tetapi juga pelayanan penunjang. Salah satu pelayanan penunjang yang penting diperhatikan adalah rekam medis. Rekam medis adalah dokumen yang berisikan data identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Rekam medis sangat bermanfaat terhadap keselamatan pasien dan petugas kesehatan di rumah sakit. Tujuan dari diskusi dalam ruang kesehatan adalah memberikan informasi dan edukasi tentang Manfaat Rekam Medis dalam Keselamatan Pasien dan Petugas Kesehatan di Rumah Sakit. Sasaran kegiatan ini adalah setiap pasien dan petugas kesehatan yang mendengar kegiatan penyuluhan. Metode yang digunakan adalah metode diskusi atau tanya jawab secara langsung. Hasil dari kegiatan ini adalah ditemukan rasa ingin tahu pasien dan petugas kesehatan yang tinggi melalui pertanyaan dan studi kasus yang mereka sampaikan. Dilaksanakannya diskusi Edukasi Manfaat Rekam Medis dalam Keselamatan Pasien dan Petugas Kesehatan di Charitas Hospital Argo Makmur Bengkulu Utara diharapkan mampu menjadi informasi yang berguna bagi pasien dan petugas kesehatan tentang pentingnya rekam medis terhadap keselamatan.
EXAMINATION OF CHOLESTEROL LEVELS AND EDUCATION ON HYPERTENSION RISK CONTROL IN ELDERLY IN TANJUNG ANOM VILLAGE, DELI SERDANG DISTRICT YEAR 2022 Perangin-angin, Indra Hizkia; Lumban Gaol, Rusmauli; Gulo, Syukur Julianto; Siringo ringo, Magda; Sinaga, Amando; Tondang, Gryttha
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kesehatan (JUPKes) Edisi Juni 2023
Publisher : STIKes Santa Elisabeth Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52317/

Abstract

Hipertensi adalah tekanan darah tinggi sistolik diatas 140 mmHg dan distolik 90 mmHg atau lebih secara normalnya 120/80 mmHg. Dapat menyebabkan Komplikasinya pada otak berupa stroke, kerusakan jaringan otak dan serangan iskemk. perdarahan retina, gangguan penglihatan dan kebutaan juga dapat terjadi serangan jantung dan arterosklerosis arteri. ketika dinding dalam arteri rusak, timbunan lemak akan kolesterol lama kelamaan dinding akan menjadi berparuk dan kolesterol menunpuk disana sehingga terjadi penyempitan pembuluh darah arteri. Munculnya aneurisme: adanya pengelembungn pada arti akibat dari pembuluh darah yang tidak elastic lagi, sering terjadi pada arteri otak atau aorta bagian bawah. jika terjadi kebocoran atau pecah sangat fatal akibatnya: sakit kepala yang sangat hebat bahkan kematian pada jantung, kegagalan nafas dan bahkan kehilangan nyawa. Tujuan perlu dilakukan program untuk pencegahan resiko hipertensi pada lansia yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan penting kontrol pemeriksaan kolesterol secara teratur dan dapat meningkatakan pengetahuan untuk menurunkan prevalensi hipertensi. Dengan adanya pengabdian masyarakat ini dapat memberikan umur harapan hidup pada lansia sebanyak 250 orang dan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan berlangsung lancar dan kondusif, peserta lansia sangat antusias dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat bermanfaat dalam mencegah penyakit hipertensi pada lansia.
EDUKASI PENTINGNYA PEMENUHAN GIZI SEIMBANG PADA IBU HAMIL DI RUMAH SAKIT SANTA ELISABETH MEDAN Silalahi , Serlina; Simamora , Hetty Gustina; Simbolon , Nagoklan; Sihombing , Ruth Agree Kartini; Lumban Gaol, Hotmaria
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan (JUPKes), Edisi Desember 2024
Publisher : STIKes Santa Elisabeth Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52317/

Abstract

Masa kehamilan merupakan masa fase yang sangat penting bagi siklus kehidupan seorang ibu. Kehamilan dapat disebabkan karena peningkatan metabolisme energi. Selama masa kehamilan seorang ibu harus memenuhi kebutuhan asupan makanan bagi dirinya dan janin yang didalam kandungan. Berdasarkan data Riskesdas tahun 2018 prevalensi kasus Kekurangan energi kronik (KEK) sebesar 17,3% pada ibu hamil, hal ini menunjukkan bahwa masih tinggi angka kasus KEK. Pemberian edukasi melalui luring tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang pada ibu hamil. Pemberian pre dan post test untuk mengetahui tingkat pengetahuan peserta. Edukasi ini dilaksanakan secarang langsung menggunakan media power point. Hasil nilai pretest dan postest menurunnya jumlah peserta terhadap pengetahuan kurang menjadi 17%  dimana sebelum adanya edukasi sebesar 57%. Kesimpulan: Setelah diberikan pemaparan edukasi  peningkatan pengetahuan dan kesadaran peserta tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil dan janin dalam kandungan.
PENYULUHAN, PENGINGAT JADWAL IMUNISASI DAN PEMBUATAN MODUL PELATIHAN KADER POSYANDU DALAM MENANGANI MASALAH IMUNISASI DI DUSUN II DESA PALUH SIBAJI saragi, Melva
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan (JUPKes), Edisi Desember 2024
Publisher : STIKes Santa Elisabeth Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52317/

Abstract

 Imunisasi adalah proses merangsang sistem kekebalan tubuh dengan cara memasukkan (baik itu melalui suntik atau minum) suatu virus atau bakteri. Sebelum diberikan, virus atau bakteri tersebut telah dilemahkan atau dibunuh, bagian tubuh dari bakteri atau virus itu juga sudah dimodifikasi sehingga tubuh kita tidak kaget dan siap untuk melawan bila bakteri atau virus sungguhan menyerang. Adapun tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu untuk Kegiatan tridarma perguruan tinggi yang merupakan aktivitas wajib dilaksanakan oleh suatu perguruan tinggi ataupun seorang dosen. Selain itu berdasarkan data yang diperoleh bahwa di desa Palu Sibaji masih tinggi bayi yang tidak mendapatkan imunisasi lengkap sehingga perlu diberikan penyuluhan kesehatan. Desa Palu Sibaji Dusun II jumlah kepala keluarga sebanyak 387 KK. Sampel yang diambil dalam kegiatan PBL ini adalah 250 KK menggunakan cara Accidental Sampling, dimana seluruh populasi diambil sebagai sampel. Dari hasil pengamatan, sebanyak 6 responden (25%) di Dusun II yang mendapatkan imunisasi dasar lengkap dan ada 2 responden (75%) yang tidak melaksanakan indikator keluarga sehat yaitu bayi mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Hasil yang diperoleh dari kegiatan PkM ini adalah penyuluhan dihadiri oleh masayarkat (Ibu Bayi) sebanyak 28 orang yang dilaksanakan pada hari pertama, pemberian modul dan pengingat jadwal imunisasi dilaksanakan pada hari kedua dan pelatihan kader dilaksanakn pada hari ketiga. Kegiatan dilaksanakan dengan efektif dan adanya dukungan kepala desa serta adanya peran masyarakat.