cover
Contact Name
Heriansyah
Contact Email
heriansyahabdulhamid@poltekkes-mks.ac.id
Phone
+6285255574016
Journal Mail Official
mediakeperawatanmakassar@poltekkes-mks.ac.id
Editorial Address
JURUSAN KEPERAWATAN POLTEKES KEMENKES MAKASSAR Jl. Monumen Emmi Saelan 3 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
ISSN : 20870035     EISSN : 26220148     DOI : https://doi.org/10.32382/medkes.v17i2.2822
Core Subject : Health,
Jurnal Media Keperawatan Politeknik Kesehatan Makassar merupakan media publikasi artikel-artikel hasil riset dan tinjauan literatur. Kami menerima artikel-artikel dalam bidang keperawatan dan kesehatan secara umum termasuk juga masalah kesehatan populer.
Articles 90 Documents
PENERAPAN RENDAM KAKI AIR HANGAT PADA KELUARGA DENGAN ANAK YANG MENGALAMI HIPERTERMI: Application of warm foot baths in school-aged children experiencing hyperthermia within a family context Sulastri, Mey; Kurniati, Fitri Dian; Murwani, Arita; Riyadi, Muskhab Eko
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 1 (2025): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v16i1.1155

Abstract

Hipertermi merupakan suatu keadaan suhu tubuh di atas normal sebagai akibat peningkatan pusat pengatur suhu di hipotalamus. Hipertermi atau demam merupakan kondisi umum yang sering dialami anak-anak, termasuk anak usia sekolah. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi ringan hingga penyakit yang lebih serius. Pada keluarga dengan anak usia sekolah, hipertermia seringkali menjadi perhatian utama karena dapat mengganggu aktivitas sehari-hari anak, baik di sekolah maupun di rumah. Salah satu tindakan yang dapat digunakan untuk menangani hipertermi pada anak yaitu dengan rendam kaki air hangat. Rendam kaki air hangat termasuk terapi non farmakologi jenis hidroterapi yang dapat merelaksasikan otot, mengurangi rasa nyeri, melebarkan aliran pembuluh darah, memperlancar sirkulasi, memberikan efek menenangkan, serta memberikan kehangatan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan rendam kaki air hangat pada anak dengan masalah keperawatan hipertermi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini melibatkan satu responden sebagai subjek penelitian yang dipilih secara purposive sampling. Data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil penelitian didapatkan terdapat penurunan suhu setelah dilakukan rendam kaki air hangat yaitu dari 38,3 0C menjadi 36,3 0C. Setelah dilakukan tindakan keperawatan, masalah keperawatan hiperetermi dapat teratasi. Maka dapat disimpulkan bahwa rendam kaki air hangat dapat menjadi intervensi dalam mengatasi masalah keperawatan hipertermi.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEBERHASILAN TOILET TRAINING PADA ANAK USIA PRASEKLAH DI TK PERTIWI TERSAN GEDE 1: The Relationship Between Parenting Patterns And Toilet Training Success In Preschool Children Cahyaningsih, Celyna; Istiyati, Siti
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 1 (2025): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v16i1.1250

Abstract

Pelatihan toilet training bertujuan untuk melatih anak supaya dapat mengontrol dalam melakukan buang air kecil (BAK) dan buang air besar (BAB), sehingga terbentuk sikap disiplin dan mandiri pada anak. Keberhasilan atau kegagalan toilet training disebabkan oleh faktor intern atau faktor ekstern. Faktor intern yaitu berasal dari diri anak sendiri seperti kebiasaan fisik, psikologis, dan intelektual. Faktor ekstern yaitu berupa faktor dari orang tua ,lingkungan, pola asuh dan pengetahuan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan diketahuinya hubungan pola asuh orang tua dengan keberhasilan toilet training di TK Pertiwi Tersan Gede. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional, teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 35 responden. Instrumemn dalam penelitian ini yaitu menggunakian kuesioner. Uji hipotesis menggunakan chi square. Hasil penlitian menunjukkan bahwa orang tua yang menerapkan pola asuh demokratis sebanyak 27 responden (77,1%) berhasil dalam toilet training, pola asuh otoriter sebanyak 0 anak (0%), pola asuh permisif sebanyak 8 responden (22,9%) tidak berhasil dalam toilet training. Hasil uji statistik chi-square memperoleh nilai p = 0,000 (p < 0.05). sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan pola asuh orang tua dengan keberhasilan toilet training pada anak usia prasekolah di TK Pertiwi Tersan Gede 1. Diharapkan para guru – guru dapat mengajarkan kepada siswa siswi dalam toilet training seperti cara jongkok di kloset, cara cebok, cara menyiram setelah BAB atau BAK dan berkolaborasi dengan petugas kesehatan untuk penyuluhan mengenai toilet training.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PEMBERIAN JUS APEL HIJAU DENGAN JUS TOMAT UNTUK MENURUNKAN KADAR KOLESTEROL DARAH DI KELURAHAN KAPUK JAKARTA BARAT: Comparison of the Effectiveness of Green Apple Juice and Tomato Juice in Lowering Blood Cholesterol Levels in Kapuk Subdistrict, West Jakarta Hidayati, Elis; Siti Oktavianti, Dewi; Olivia Nastasya, Ricca; Andriana, Nana
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 1 (2025): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v16i1.1316

Abstract

Hiperkolesterolemi merupakan gangguan metabolisme kolesterol yang disebabkan oleh tingkat kolesterol dalam darah yang melebihi batas normal. Hiperkolesterolemia jika tidak ditangani secara insentif bisa menyebabkan penyakit jantung koroner dan stroke. Penanganan non-farmakologis dalam menurunkan kadar kolesterol salah satunya dengan mengkomsusmi jus apel hijau dan jus tomat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan pemberian jus apel hijau dan jus tomat terhadap kadar kolesterol pada penderita hiperkolesterolemia di Rt.007 Rw.011 Kelurahan Kapuk Jakarta Barat. Desain penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimen dengan rancangan Pre test dan Post test without control group Design. Populasi dalam penelitian ini seluruh penderita hiperkolesterolemia yang tidak rutin minum obat kolesterol sejumlah 34 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan sampel sebanyak 34 orang yang terbagi menjadi 2 kelompok, 17 orang mengkomsumsi jus apel hijau dan 17 orang mengkomsumsi jus tomat. Hasil uji Paired T Test didapatkan ada perbedaan kadar kolesterol sebelum dan sesudah jus apel hijau dengan p=0,021 mean 78,76 mg/dl dan jus tomat p=0,012 mean 62,06 mg/dl pada orang yang menderita hiperkolesterolemia, sehingga dapat disimpulkan bahwa jus apel hijau dan jus tomat efektif dalam menurunkan kadar kolesterol. Hasil penelitian ini dapat memberikan masukan bagi pelayanan keperawatan untuk menerapkan terapi non farmakologi untuk menurunkan kadar kolesterol.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN PERAWATAN DIRI PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS BANGGAI : Relationship Between Family Support And Self-Care Compliance Of Type 2 Diabetes Mellitus Patients At Banggai Community Health Center Marnianti, Sri; Mangampa, Ferry; Dg Masikki , Maharani Farah Dhifa; Sahariah
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 1 (2025): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v16i1.1338

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang terjadi ketika pankreas tidak memproduksi insulin yang cukup atau tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi tubuh secara produktif. Di Indonesia pada tahun 2019 jumlah penduduk yang menderita DM sekitar 10,7 juta jiwa dan menduduki peringkat ke-7, kemudian meningkat pada tahun 2021 mencapai 19,5 juta jiwa dan menduduki peringkat ke-5 di seluruh dunia. Di Provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 2020 disebutkan penderita DM sebanyak 138.538 jiwa, dan pada tahun 2021 meningkat menjadi 186.797 jiwa. Namun di Kabupaten Banggai Laut pada tahun 2020 sebanyak 4.263 jiwa menderita DM, dan pada tahun 2021 meningkat menjadi 4.674 jiwa, dan pada tahun 2022 mencapai 6.259 jiwa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan perawatan diri pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Banggai. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 112 orang, sampel sebanyak 53 orang dengan menggunakan teknik rumus Slovin. Hasil analisis bivariat didapatkan bahwa dari 53 responden, sebanyak 41 responden yang memiliki dukungan keluarganya baik sebagian besar perawatan dirinya baik yaitu sebanyak 27 orang (50,9%). Sedangkan responden yang memiliki dukungan keluarga yang kurang baik sebagian besar memiliki perawatan diri yang kurang sebanyak 9 orang (17,0%). Berdasarkan hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan perawatan diri pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Banggai dengan nilai p=0,012. Kesimpulan yang diperoleh adalah terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan perawatan diri pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Banggai, dimana semakin besar dukungan keluarga maka semakin tinggi kepatuhan dalam perawatan diri pasien Diabetes Mellitus type 2. Peningkatan pengetahuan dan informasi mengenai pentingnya dukungan keluarga dapat dilakuakan oleh tenaga kesehatan melalui edukasi terjadwal sebagai langkah untuk meningkatkan kepatuhan perawatan diri pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2
HUBUNGAN PARAMETER ANTROPOMETRI, PROFIL METABOLIK, DAN RISIKO PENYAKIT KARDIOVASKULAR PADA PEGAWAI JURUSAN KEPERAWATAN POLTEKKES MAKASSAR: Relationship between Anthropometric Parameters, Metabolic Profile, and the Risk of Cardiovascular Disease Among Employees of the Nursing Department at Makassar Polytechnic Ismail, Ismail; Simunati, Simunati; Nur, Muhammad; Saini, Sukma
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 1 (2025): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab utama kematian global dan dikaitkan dengan berbagai faktor risiko metabolik, termasuk obesitas dan dislipidemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara parameter antropometri, profil metabolik, dan risiko penyakit kardiovaskular pada pegawai Jurusan Keperawatan Poltekkes Makassar. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional terhadap 42 responden yang dipilih dengan metode total sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran indeks massa tubuh (IMT), lingkar perut, tekanan darah, kadar gula darah puasa, dan kolesterol total, yang kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson atau Spearman serta regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki IMT dalam kategori obesitas (61,9%) dengan rata-rata lingkar perut 93,00 ± 9,98 cm. Sebanyak 47,6% responden dikategorikan sebagai diabetes, sementara tekanan darah tinggi lebih sering ditemukan pada individu dengan lingkar perut yang lebih besar. Analisis statistik mengungkapkan hubungan yang signifikan antara IMT dan lingkar perut dengan kadar gula darah puasa serta tekanan darah (p < 0,05), mengindikasikan bahwa obesitas abdominal berperan penting dalam meningkatkan risiko penyakit metabolik dan kardiovaskular. Hasil ini menekankan perlunya strategi pencegahan berbasis tempat kerja, termasuk pemeriksaan kesehatan rutin, edukasi pola makan sehat, dan peningkatan aktivitas fisik guna menurunkan risiko sindrom metabolik serta meningkatkan kesehatan tenaga kesehatan secara keseluruhan.
LITERATURE REVIEW: HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERSONAL HYGIENE PADA PASIEN DENGAN HARGA DIRI RENDAH: Literature Review: The Relationship Between Family Support and Personal Hygiene in Patients with Low Self-Esteem Nasar, Rahman; Angriani, Sri; AR, Masdiana; Hasani, Ruslan
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 1 (2025): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v16i1.1353

Abstract

Harga diri rendah adalah perasaan negatif dalam diri seseorang yang berdampak pada turunnya rasa percaya diri dan motivasi diri, termasuk dalam menjaga kebersihan diri. Personal hygiene merupakan aspek penting dalam proses perawatan pasien, khususnya mereka yang mengalami gangguan psikologis. Penelitian ini bertujuan menelaah hubungan antara dukungan keluarga dengan personal hygiene pada pasien dengan harga diri rendah melalui studi literatur. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka berbasis pendekatan PICOS (Population, Intervention, Comparison, Outcome, Study Design) menggunakan sumber dari database Google Scholar. Hasil studi menunjukkan bahwa dukungan keluarga memiliki hubungan signifikan dalam meningkatkan kemandirian personal hygiene pasien. Dukungan emosional, instrumental, dan edukatif dari keluarga mempercepat proses pemulihan pasien dengan harga diri rendah
Hubungan Spiritualitas dengan Self Efficacy Lansia Hipertensi Sutria, Eny; Syisnawati; Rasmawati; Rasdiyanah; Fitriani, Aidah; Iswanto, Gandi; Bagas, Muhammad Abdul
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 1 (2025): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah populasi lansia memberikan dampak pada sistem pemberian layanan kesehatan karena masalah atau penyakit yang diderita oleh lansia. Prevalensi hipertensi nasional terus mengalami peningkatan mencapai 34,1% di tahun 2018, rerata diderita oleh lansia sekitar 67,4%. Salah satu dimensi psikologis yang memainkan peran penting dalam kesehatan mental dan fisik manusia adalah keyakinan berbasis self-efficacy. Ketidaktpatuhan lansia yang menderita hipertensi terhadap self efficacy akan berdampak buruk pada kesehatannya yaitu tidak terkontrolnya tekanan darah dan berakibat terjadinya komplikasi. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan spiritualitas dengan self efficacy pada lansia hipertensi. Pengambilan data dilakukan dengan metode non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner spiritual will being scale (SWBS) dan kuesioner self efficacy. Hasil analisa data dengan uji chi square didapatkan nilai significancy 0.972. Berdasarkan nilai tersebut, nilai p > 0.05 sehingga disimpulkan bahwa spiritualitas tidak berhubungan dengan self efficacy lansia hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominan lansia memiliki tingkat spiritual sedang dengan persentase 97%. Hal ini menunjukkan bahwa lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Paccellekang dirasa belum optimal karena tidak ada lansia yang memiliki tingkat spiritual tinggi.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PEMBERIAN COKELAT HITAM DENGAN AROMATERAPI LEMON UNTUK MENGATASI NYERI HAID DI MADRASAH ALIYAH BANGUNTAPAN BANTUL YOGYAKARTA: Comparison Of Giving Dark Chocolate With Lemon Aromatherapy To Overcome Menstrual Pain In Madrasah Aliyah Banguntapan Bantul Yogyakarta Murwani, Arita; Amry A, Riza Yulina; M, Ani Mashunatul; Ashar, Hadi
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 1 (2025): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Background: The World Health Organization (WHO) in 2020 reported that the incidence of women experiencing severe dysmenorrhea in every country in the world is around 50% of the population and 10-15% of them experience mild dysmenorrhea. Greater prevalence is generally in young women, with estimates ranging from 67% to 90% for women aged 17-24 years. and in the Asian region cases of dysmenorrhea occur in 45-90% of women. Objective: To determine the comparison of giving dark chocolate with lemon aromatherapy to overcome menstrual pain in adolescent girls at MA Banguntapan Bantul Yogyakarta. Design: This study is an experimental study that examines the comparison of giving dark chocolate with lemon aromatherapy with pre-experimental. The sampling technique used accidental sampling, with a total of 30 respondents. before being given treatment or given an observation sheet (pretest) for respondents' menstrual pain. Then given dark chocolate and lemon aromatherapy and then followed by giving the second observation sheet (postest) to determine the respondent's menstrual pain scale after the therapy was given once with an interval of one week. Results: The results of the man whitney test obtained a p-value = 0.000 (p-value <0.005), with the results of the mean rank of dark chocolate intervention (39.88) and the mean rank of lemon aromatherapy intervention (21.12). Conclusion: there is a difference in the effect of dark chocolate intervention and lemon aromatherapy intervention. Suggestion: The provision of lemon and dark chocolate aromatherapy is expected to be included in the management program on how to deal with menstrual pain because it is able to reduce menstrual pain in adolescent girls at MA Banguntapan Bantul Yogyakarta. Keywords: Menstrual Pain, Lemon Aromatherapy, Dark Chocolate
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN KONTROL RUTIN PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS TIRAWUTA: The Relationship between Family Knowledge and Support and Routine Control Compliance among Diabetes Mellitus Patients in the Working Area of UPTD Puskesmas Tirawuta Indra; Abd. Aziz, Moh. Nisyar Sy.; Dumar, Bergita; Hunowu, Sri Yulian; Anto, Sardi
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 1 (2025): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v16i1.1385

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolisme kronis yang ditandai peningkatan glukosa darah (hiperglikemia). Prevalensi DM di Puskesmas Tirawuta mengalami fluktuatif dimana tahun 2019 sebanyak 133 kasus, tahun 2020 meningkat menjadi 273 kasus, tahun 2021 mengalami penurunan sebanyak 137 kasus dan tahun 2022 periode Januari sampai April sebanyak 174 kasus. Berdasarkan studi pendahuluan didapatkan kesadaran penderita diabetes melitus untuk datang kontrol di Puskesmas Tirawuta masih kurang. Penderita yang datang kontrol nanti saat sudah mengeluhkan pusing dan lemas. Disamping itu kurangnya dukungan keluarga terhadap penderita diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan melakukan kontrol rutin penderita diabetes melitus di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tirawuta. Jenis penelitian ini adalah cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 137 orang. Sampel pada penelitian ini sebanyak 58 orang dengan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Data dianalisis menggunakan uji fisher’s exact. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan melakukan kontrol rutin penderita diabetes melitus di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tirawuta dengan nilai p pengetahuan 0,012 dan nilai p dukungan keluarga 0,018. Diharapkan kepada responden agar dapat meningkatkan pengetahuan terkait manfaat melakukan kontrol rutin dan keluarga agar selalu memberikan dukungan yang cukup terutama mengantar penderita ke puskemas.
APLIKASI FORM IMAI-QUICK CHECK TRIAGE DALAM PELAKSANAAN TRIASE DI IGD PUSKESMAS DAMPANG KABUPATEN BANTAENG: IMAI-Quick Check Triage form application in dampang emergency, bantaeng regency Sudirman, Andi Aridhasari; Kaharuddin, Riski Muhammad Akbar; Sudirman, Andi; Fauziah, Agusti; Anugrah, Firda Dwi
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 1 (2025): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Triage adalah proses penting dalam pelayanan gawat darurat untuk mengkategorikan pasien berdasarkan tingkat kegawatannya. Puskesmas Dampang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, menghadapi tantangan dalam dokumentasi triage akibat ketiadaan formulir standar. Penerapan sistem triage berbasis bukti dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan gawat darurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan formulir IMAI-Quick Check Triage dalam meningkatkan kualitas dokumentasi triage oleh perawat di Instalasi Gawat Darurat. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam yang dilakukan terhadap lima perawat yang bekerja di Instalasi Gawat Darurat. Analisis tematik digunakan untuk mengeksplorasi kepuasan perawat, hambatan, dan harapan terkait implementasi formulir IMAI-Quick Check Triage. Penelitian ini juga mengevaluasi aspek efisiensi, akurasi dokumentasi, serta dampaknya terhadap alur perawatan pasien. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan formulir IMAI-Quick Check Triage mempermudah dokumentasi triage dan meningkatkan konsistensi dalam menilai kondisi pasien. Perawat melaporkan bahwa formulir ini membantu mereka dalam mengidentifikasi pasien gawat darurat dengan lebih cepat dan akurat. Namun, terdapat beberapa hambatan, seperti keterbatasan pemahaman perawat tentang triage dan kekurangan tenaga kesehatan. Peserta penelitian juga mengungkapkan perlunya pelatihan lebih lanjut untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam menggunakan formulir ini. Kesimpulan: Implementasi formulir IMAI-Quick Check Triage terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas dokumentasi triage dan efisiensi pelayanan. Namun, diperlukan pelatihan tambahan dan penambahan tenaga kesehatan untuk mengoptimalkan penerapannya. Kata kunci: Dokumentasi, Instalasi Gawat Darurat, Puskesmas, IMAI-Quick Check Triage, Triage