cover
Contact Name
Sindy Alicia Gunawan
Contact Email
sindy.alicia@fib.unmul.ac.id
Phone
+628113212811
Journal Mail Official
ruhuirahayu@fib.ac.id
Editorial Address
Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman Jl. Ki Hajar Dewantara, Kampus Gn. Kelua, Samarinda, Kalimantan Timur 75123, Indonesia
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 29632021     DOI : -
Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat bertujuan untuk menyediakan wadah bagi peneliti dari berbagai bidang keilmuan untuk mempublikasikan artikel laporan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat memuat hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat meliputi topik-topik berikut. 1) Pendidikan 2) Sosial Humaniora 3) Pengembangan Sumber Daya Manusia 4) Kesehatan 5) Teknologi Tepat Guna 6) Pembangunan Manusia dan Daya Saing Bangsa 7) Usaha Kecil Menengah 8) Pengembangan Teknologi Berwawasan Lingkungan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 64 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN AWETAN KERING RESIN DAN INSEKTARIUM BAGI CALON GURU BIOLOGI : Training in Making Resin Dry Preserves and Insektarium for Prospective Biology Teachers Indriyani, Sari; Himmah, Nurul; Norfajrina
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v3i1.128

Abstract

Abstract: The training on resin dry preservation and insektarium making at UIN Antasari Banjarmasin prioritises the development of participants' practical skills and conceptual understanding with detailed knowledge that is then applied in practice to create quality results according to the educational curriculum. An evaluation was organised to provide constructive feedback, encouraging participants to improve their skills and understanding of the importance of these techniques in the context of biology education. The training involved participants from prospective biology teachers, namely 4th and 6th semester students in the Biology Education Study Programme. The activity began with a presentation that provided an initial understanding of the materials, tools, and benefits of the preservation techniques, followed by the stages of making which were explained in detail. After that, participants practised hands-on practice in making preserves. The results of the training were given to the Integrated Laboratory of Technology of UIN Antasari Banjarmasin as a learning resource for prospective biology teachers. Evaluation was conducted to assess the accuracy of the steps and the quality of the work, and to provide suggestions for improvement. Thus, this training is expected to improve biology education in various schools by making a positive contribution to prospective biology teachers.  Keywords: Dry Preservation; Teacher Candidate; Insektarium; Training; Resin.   Abstrak: Pelatihan pembuatan awetan kering resin dan insektarium di UIN Antasari Banjarmasin dengan mengedepankan pengembangan kemampuan praktis dan pemahaman konseptual peserta dengan pengetahuan detail yang kemudian diterapkan dalam praktik untuk menciptakan hasil berkualitas sesuai kurikulum pendidikan. Evaluasi diselenggarakan untuk memberikan umpan balik yang konstruktif, mendorong peserta untuk meningkatkan keterampilan dan pemahaman mereka terhadap pentingnya teknik tersebut dalam konteks pendidikan biologi. Pelatihan melibatkan peserta dari calon guru biologi, yaitu mahasiswa semester 4 dan 6 di Program Studi Pendidikan Biologi. Kegiatan dimulai dengan presentasi yang memberikan pemahaman awal tentang bahan, alat, dan manfaat teknik pembuatan awetan, dilanjutkan dengan tahapan pembuatan yang dijelaskan secara rinci. Setelah itu, peserta berlatih praktik langsung dalam pembuatan awetan. Hasil pelatihan diberikan kepada Laboratorium Terpadu Sainteknologi UIN Antasari Banjarmasin sebagai sumber belajar bagi calon guru biologi. Evaluasi dilakukan untuk menilai ketepatan langkah-langkah pembuatan dan kualitas hasil karya, serta memberikan saran untuk peningkatan. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pendidikan biologi di berbagai sekolah dengan memberikan kontribusi positif pada calon guru biologi. Kata kunci: Awetan Kering; Calon Guru; Insektarium; Pelatihan; Resin.
SOSIALISASI PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI DI DESA BONTO KECAMATAN SINJAI TENGAH: The Socialization of Early Marriage Prevention in Bonto Village, Sinjai Tengah District Risma, Syarisma; Qadrianti, Laeli
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v3i2.130

Abstract

Abstract: The socialization to prevent early marriage is a form of effort that we make to prevent marriages under the age of 18. These marriages are caused by various causes including financial, family, education, social media, biology, pregnancy before marriage. The aim of this research is to provide a positive response to efforts to prevent marriages under the age of 18, as a provision for the future. The type of community service used is Participation Action Research. The results of this research are that the activity ran smoothly and the response given by the people of Bonto village was positive. There are several challenges, including the large number of participants who are hampered by inadequate transportation options, the large number of agendas that must be attended by the presenters, the long distance to the activity location, and conditions that make it impossible. The road's functional shortcomings mean it takes quite a long time to cross it.SA Keywords: Early Marriage; Law No. 16; Prevention   Abstrak: Sosialisasi pencegahan pernikahan dini adalah sebuah bentuk pengupayaan yang kami lakukan agar tidak terjadinya pernikahan di bawah umur yakni 18 tahun. Pernikahan tersebut disebabkan oleh berbagai penyebab antara lainsecara finansial, pihak keluarga, pendidikan, media sosial, biologi, hamil sebelum menikah. Tujuan dari pengabdian ini untuk memberikan respons positif terhadap bentuk pengupayaan agar tidak terjadinya pernikahan dibawah umur 18 tahun, sebagai bekal dimasa depan. Jenis Pengabdian masyarakat yang digunakan adalah Participation Action Research. Adapun hasil dari penelitian ini adalah kegiatan tersebut berjalan dengan lancar serta respon yang diberikan oleh masyarakat desa Bonto bernilai positif. Adapun beberapa tantangan, antara lain banyaknya peserta yang terhambat karena pilihan transportasi yang kurang memadai, banyaknya agenda yang harus dihadiri oleh pemateri, jarak yang cukup jauh menuju lokasi kegiatan, dan keadaan yang tidak memungkinkan. kekurangan fungsional jalan tersebut, perlu waktu yang cukup lama untuk melintasinya. Kata kunci: Pernikahan Dini; UU No. 16; Preventif
PENDAMPINGAN KARYA TULIS ILMIAH DENGAN PEMANFAATAN APLIKASI MENDELEY DI UPT SMAN 10 SINJAI: Scientific Writing Assistance with the Use of the Mendeley Application at UPT SMAN 10 Sinjai Nurhayati, R.; Fitriani; Bin Arsyad, Riswan; Ningsih, Diarti Andra; Qadrianti, Laeli
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v3i2.136

Abstract

Abstract: The world of publishing in accredited journals and international journals demands that sources be included using the Mendeley application. However, nowadays we often find people who write sources and bibliography manually because they don't have the understanding to use the Mendeley application. Mendeley is software originally designed to integrate citation and reference managers into social networks. It is still often found that high school students do not know about the Mendeley application. Based on this, the aim of implementing PkM is to introduce the Mendeley application to students in compiling scientific works by integrating references, citation management and preparing bibliography more easily or automatically. Service activities are carried out using planning, implementation and evaluation methods. The results obtained from this service are Scientific Writing Training Using the Mendeley Application at UPT SMA 10 Sinjai, carried out in 3 days lasting 2 hours/day. After providing assistance for three days, it can be concluded that the community service activities carried out at SMA Negeri 10 Sinjai were said to be successful. This is due to the positive response to this activity seen from the participants and the local school environment, as well as the results of student evaluations showing that students can use the Mendeley application to cite sources and create bibliography.  Keywords: Mendeley Application, Assistance with Scientific Writing   Abstrak: Dunia penerbitan di jurnal terakreditasi maupun jurnal internasional menuntut untuk mencantumkan sumber dengan menggunakan aplikasi Mendeley. namun sekarang ini masih sering di jumpai orang yang menulis sumber dan daftar pustaka secara manual karena tidak memiliki pemahaman untuk memanfaatkan aplikasi Mendeley. Mendeley adalah perangkat lunak yang awalnya dirancang untuk mengintegrasikan pengelola kutipan dan referensi ke dalam jejaring sosial. Siswa SMA masih sering dijumpai belum mengetahui tentang aplikasi Mendeley. Didasari hal tersebut, maka tujuan dilaksanakan PkM yakni untuk memperkenalkan aplikasi Mendeley kepada siswa dalam menyusun karya ilmiah dengan mengintegrasikan referensi, pengelolaan sitasi serta penyusunan daftar pustaka yang lebih mudah atau secara otomatis. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan menggunakan metode perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil yang diperoleh dari pengabdian ini adalah Pelatihan Karya Tulis Ilmiah Dengan Pemanfaatan Aplikasi Mendeley Di UPT SMA 10 Sinjai, dilaksanakan dalam waktu 3 hari yang berlangsung selama 2 jam/hari. Setelah dilakukanya pendampingan selama tiga hari maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di SMA Negeri 10 Sinjai ini dikatakan berhasil. Hal ini disebabakan dengan adanya respon positif terhadap kegiatan ini dilihat dari peserta dan lingkungan sekolah setempat., serta hasil evaluasi siswa menunjukkan bahwa siswa dapat menggunakan aplikasi Mendeley dalam mengsitasi sumber dan membuat daftar pustaka. Kata Kunci: Aplikasi Mendeley; Pendampingan Karya Tulis Ilmiah
GERAKAN SERAH (SADARI PENTINGNYA TABLET TAMBAH DARAH) DI PUSKESMAS LIANG ANGGANG BANJARBARU, KALIMANTAN SELATAN: Serah Movement (Realize the Importance of Blood Supplement Tablets) in Liang Anggang Health Center, Banjarbaru, South Kalimantan Mardiati, Nurul; Tangkas, Hansel Hens; Hayati, Winda
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v3i2.137

Abstract

Abstract: Anemia is a nutritional problem that needs special attention. Anemia can be caused by iron deficiency, vitamin B12 deficiency, folic acid deficiency, infectious diseases, congenital factors and bleeding. Therefore, Blood Addition Tablets (TTD) are needed to prevent and overcome anemia. One of the services provided at the Liang Anggang Health Center is Maternal and Child Health (MCH) services. However, some patients, especially pregnant women, complained about the side effects they felt, such as nausea and stomach cramps so that patients stopped using blood supplement tablets. The methods used in this health promotion are printed media in the form of leaflets and direct explanations to people who are waiting in line for examination. The sample selection method uses accidental sampling. The results of the "Handover Movement" activity obtained the average number of respondents who answered correctly in the pre-test of 43.25 (50.34%) and the post-test value of 15.625 (97.65%) which showed that there was an increase in respondents' knowledge with an increase in the number of correct answers by 7.625 (47.31%). The "Serah" movement is categorized as successful because it is able to increase respondents' knowledge and respondents have a percentage of correct answers >70%. Keywords: anemia; blood supplement tablets; health center; health promotion   Abstrak: Kondisi anemia termasuk masalah gizi yang perlu mendapat perhatian dan harus segera ditangani. Anemia dapat didasari adanya defisiensi zat besi, defisiensi vitamin B12, defisiensi asam folat, penyakit infeksi, faktor bawaan dan perdarahan. Oleh karena itu, diperlukan Tablet Tambah Darah (TTD) untuk mencegah dan menanggulangi anemia. Salah satu pelayanan yang dilaksanakan di Puskesmas Liang Anggang adalah pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) akan memberikan Tablet Tambah Darah (TTD) terutama untuk ibu hamil sebagai upaya pencegahan anemia. Namun, sebagian pasien terutama ibu hamil mengeluhkan efek samping yang dirasakan, seperti rasa mual dan kram perut sehingga pasien menghentikan penggunaan Tablet Tambah Darah (TTD). Metode yang digunakan pada promosi kesehatan ini yaitu media cetak berupa leaflet dan penjelasan langsung kepada masyarakat yang sedang menunggu antrean pemeriksaan. Adapun metode pemilihan sampel menggunakan accidental sampling. Hasil kegiatan “Gerakan Serah” diperoleh rata-rata jumlah responden yang menjawab dengan benar pada pre-test sebesar 43,25 (50,34%) dan nilai post-test sebesar 15,625 (97,65%) yang menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan responden dengan adanya peningkatan jumlah jawaban benar sebesar 7,625 (47,31%). Gerakan “Serah” dikategorikan berhasil karena mampu meningkatkan pengetahuan responden dan responden memiliki persentase jawaban benar >70%. Kata kunci: anemia, promosi kesehatan, puskesmas, Tablet Tambah Darah (TTD)
PEMBERDAYAAN POKDARWIS SEBAGAI PENGGERAK DAN PENGEMBANGAN PARIWISATA DI DESA BULU CINDEA BUNGORO KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN Saleh, Firman; Kadir, Burhan; Latif, Aqilah Nurul Khaerani; Limola, Fajar Sidiq
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v3i2.138

Abstract

Tourism plays an important role in driving the village economy, with a focus on sustainability. One effective approach in tourism development is through the Tourism Awareness Movement. This concept involves various parties to create a favorable environment for tourism development, with an emphasis on education and awareness of the importance of preserving natural resources and local culture. The movement is realized through the formation of Tourism Awareness Groups (Pokdarwis), which play a role in managing tourism destinations at the village level by promoting cleanliness, safety, and environmental sustainability. Through collaboration between Pokdarwis, village governments, and local communities, village tourism can grow sustainably while providing economic and social benefits to the community. The Pangkep District Government develops tourism villages to improve economic growth, and community welfare, and preserve nature and local culture. Tourism villages not only provide tourist attractions but also integrate community life with local ordinances and traditions. Amidst challenges such as environmental management and infrastructure development, close collaboration between Pokdarwis, village governments, and local communities is key to success in optimally realizing the village's tourism potential. With the active participation of all relevant parties, village tourism can attract more tourist visits while preserving the culture and environment, by the principles of sustainable development that focus on the welfare of local communities.
PELATIHAN PENERAPAN 8 TEKNIK PERMAINAN INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS, PERANCIS, JERMAN, DAN JEPANG: The Training of the Application of 8 Interactive Game Techniques in English, French, German, and Japanese Language Learning Satiakemala, Silvi; Dian Agustina; Happita, Okky Dwi
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v3i2.145

Abstract

Abstract: This community service activity aimed to provide training to high school teachers on the application of eight interactive game techniques in foreign language classrooms. The methods used in this community service program were lectures and demonstrations. The games introduced included Whispering Game, Chair Game, Mime Game, Tap It! Game, Throw the Ball Game, Word Order Game, Speak Now! Game, and Tongue Twister. These game techniques were designed to be implemented in foreign language teaching, particularly in English, French, German, and Japanese classes, which are the foreign languages taught at STBA YAPARI. The teachers participating in this training came from various language teaching backgrounds, such as English, French, German, and Japanese. Through this training, participants learned how to use these games in classroom activities to create a more engaging and interactive learning environment, showing the relevance of these game techniques to foreign language teaching. After attending the training, the teachers felt more confident in applying innovative teaching methods in their respective language classes. This activity successfully equipped the teachers with practical skills to enhance student engagement and improve the overall learning experience in foreign language education. Keywords: Training; Community Service; Game Techniques; Teaching   Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru-guru SMA tentang penerapan delapan teknik permainan interaktif dalam kelas bahasa asing. Metode yang dilakukan pada kegiatan PkM ini adalah ceramah dan demonstrasi, Permainan yang diperkenalkan antara lain Whispering Game, Chair Game, Mime Game, Tap It! Game, Throw the Ball Game, Word Order Game, Speak Now! Game, dan Tongue Twister. Teknik-teknik permainan ini dirancang untuk dapat diterapkan dalam pengajaran bahasa asing, khususnya dalam kelas bahasa Inggris, Prancis, Jerman, dan Jepang, yang merupakan bahasa-bahasa asing yang diajarkan di STBA YAPARI. Guru-guru yang mengikuti pelatihan ini berasal dari berbagai latar belakang pengajaran bahasa, seperti bahasa Inggris, Prancis, Jerman, dan Jepang. Melalui pelatihan ini, hasilnya adalah peserta mempelajari cara menggunakan permainan-permainan tersebut dalam kegiatan pembelajaran di kelas untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan interaktif adanya relevansi antara teknik permainan dengan pengajaran bahasa asing. Setelah mengikuti pelatihan, para guru merasa lebih percaya diri dalam menerapkan inovasi metode pengajaran di kelas bahasa mereka masing-masing. Kegiatan ini berhasil memberikan para guru keterampilan praktis untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan memperbaiki pengalaman belajar secara keseluruhan dalam pengajaran bahasa asing. Kata Kunci: Pelatihan; Pengabdian kepada Masyarakat; Teknik Permainan; Pengajaran
WISATA BERKELAS: PEMBUATAN BUKU SAKU UNTUK PEMANDU WISATA BAHASA JERMAN DAN PELATIHAN BAHASA INGGRIS UNTUK MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATA DI DESA ALAMENDAH: Classy Tourism: Creation of a Pocketbook for German-Speaking Tourguide and English Language Training to Increase Tourism Visits in Alamendah Borgin, Senja Fithrani; Dian, Achmad; Agustian, Agung Farid
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v3i2.146

Abstract

Abstract: In mid-2019, Alamendah Tourism Village attracted over 2,500 visitors from various institutions, both local and international, demonstrating its popularity as a tourist destination. However, the village faced a challenge with a lack of tour guides proficient in foreign languages, particularly English and German, to welcome international tourists. To address this issue, a Community Service Program (PkM) was implemented to enhance the English skills of the tour guides and provide a German language pocketbook. This pocketbook was designed to help guides remember German vocabulary when interacting with foreign tourists. The PkM results showed success in improving the guides' English skills, despite challenges related to training schedules that didn't align with their routines. Participants remained enthusiastic and committed. Additionally, the German pocketbook proved beneficial, although some participants experienced difficulties with pronunciation. Overall, the program successfully assisted the Alamendah Village tour guides in serving foreign tourists more effectively.   Keywords: Tourism Village, Tour Guides, Language Training, Pocketbook Abstrak: Pada pertengahan tahun 2019, Desa Wisata Alamendah menarik lebih dari 2.500 wisatawan dari berbagai institusi, baik lokal maupun asing, menunjukkan popularitasnya sebagai destinasi wisata. Namun, desa ini menghadapi kendala keterbatasan pemandu wisata yang fasih berbahasa asing, khususnya Bahasa Inggris dan Jerman, dalam menyambut wisatawan mancanegara. Untuk mengatasi masalah ini, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan keterampilan bahasa Inggris para pemandu wisata dan menyediakan buku saku berbahasa Jerman. Buku saku ini dirancang untuk memudahkan pemandu dalam mengingat kosakata bahasa Jerman saat berinteraksi dengan wisatawan asing. Hasil PkM menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan keterampilan bahasa Inggris para pemandu, meskipun terdapat tantangan terkait waktu pelatihan yang kurang sesuai dengan jadwal mereka. Peserta pelatihan tetap menunjukkan antusiasme dan semangat yang tinggi. Selain itu, buku saku bahasa Jerman yang disediakan terbukti bermanfaat, meskipun beberapa peserta masih mengalami kesulitan dalam pengucapan. Secara keseluruhan, program ini berhasil membantu pemandu wisata Desa Alamendah untuk melayani wisatawan asing dengan lebih efektif. Kata kunci: Desa Wisata, Pemandu Wisata, Pelatihan Bahasa, Buku Saku
PEMBUATAN DAN PENGEMBANGAN RUMAH BUDIDAYA MAGGOT BSF (BLACK SOLDIER FLY) DI DESA MARTADINATA, KECAMATAN TELUK PANDAN, KABUPATEN KUTAI TIMUR: CREATION AND DEVELOPMENT OF BSF MAGGOT (BLACK SOLDIER FLY) CULTIVATION HOUSES IN MARTADINATA VILLAGE, TELUK PANDAN DISTRICT, EAST KUTAI REGENCY Pratama, Zamrud Whidas; Zaky, Muhammad Faqih; Fawwaz, Aji Nashafa Azka Aisha; Zariyyumabtsutsah, Nur Rufiat; Revaldy, Ahmad; Azizi, Ilham Ali; Ainurrofiq, Muhammad Nizamul Fawwaz; Burhan, Denni; Hartono, Muhammad Ade Ryan; Pratiya, Ayu Wanda; Novita; Ariana, Risma; Ananda, Ghea Rizky
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v3i2.152

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to provide a practical solution to organic waste management problems in Martadinata Village through the implementation of Black Soldier Fly (BSF) cultivation technology. Improperly managed organic waste has caused environmental issues, including pollution and open waste burning by residents. The program was designed to reduce the volume of organic waste, increase environmental awareness, and create new economic value for the community through the utilization of BSF larvae (maggot) as livestock feed and organic fertilizer. The project involved constructing a maggot cultivation facility in RT 09, Martadinata Village, funded by PT Pupuk Kaltim with a total cost of Rp. 5,000,000. The implementation stages included planning, construction, maggot stocking, technical training, and community mentoring in the management and utilization of the cultivation products. The results indicate that BSF maggots effectively decompose household organic waste while producing marketable biomass and nutrient-rich residue for agricultural use. Moreover, the establishment of the maggot cultivation unit serves as a demonstration and learning site for residents interested in adopting the technology independently. This program has generated positive environmental, social, and economic impacts, and it demonstrates a sustainable model for rural organic waste management and community empowerment. Keywords: BSF maggot, organic waste management, bioconversion, community empowerment, sustainable village.   Abstrak: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan pengelolaan sampah organik di Desa Martadinata melalui penerapan teknologi budidaya Black Soldier Fly (BSF) atau lalat tentara hitam. Sampah organik yang tidak dikelola dengan baik selama ini menimbulkan permasalahan lingkungan, termasuk pencemaran dan praktik pembakaran sampah oleh warga. Program ini dirancang untuk mengurangi volume sampah organik, meningkatkan kesadaran lingkungan, serta menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat melalui pemanfaatan maggot BSF sebagai pakan ternak dan pupuk organik. Kegiatan dilakukan dengan membangun kandang budidaya maggot di RT 09 Desa Martadinata dengan dukungan dana sebesar Rp. 5.000.000,00 dari PT Pupuk Kaltim. Tahapan kegiatan meliputi perencanaan, pembangunan kandang, pengadaan bibit maggot, pelatihan teknis, serta pendampingan masyarakat dalam pengelolaan dan pemanfaatan hasil budidaya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa maggot BSF efektif dalam menguraikan limbah organik rumah tangga sekaligus menghasilkan biomassa bernilai jual dan residu yang bermanfaat bagi pertanian. Selain itu, terbentuknya kandang percontohan maggot BSF menjadi sarana edukasi bagi warga yang ingin mengembangkan budidaya secara mandiri. Program ini memberikan dampak positif terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat serta berpotensi menjadi model pengelolaan sampah berkelanjutan di wilayah pedesaan. Kata kunci: Maggot BSF, pengelolaan sampah organik, biokonversi, pemberdayaan masyarakat, desa berkelanjutan.
EDUKASI PENTINGNYA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA BRANDING PRODUK UMKM KELURAHAN MANGGAR BARU KOTA BALIKPAPAN: Education of the Importance of Social Media Use as A Means of MSMEs Products Branding Manggar Baru Sub-district, Balikpapan City Muhammad Iqbal; Bayu Aji Nugroho
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v4i1.85

Abstract

Abstract: Community engagement in educating MSMEs in Manggar Baru Sub-district,Balikpapan City, is crucial to be conducted, as it can provide an understanding of thesignificance of leveraging social media to strengthen the brand of MSME products inManggar Baru Sub-district, which holds the potential for enhancement and expandingmarketing outreach for MSME entrepreneurs. Through the Self Learning method,participants of the education program, consisting of MSME entrepreneurs in ManggarBaru Sub-district, demonstrated positive understanding and strong commitment toimplementing these new marketing strategies within their MSME activities. Evaluationresults indicated that 97% of participants easily comprehended and expressed interest inapplying social media utilization as a branding tool in their MSME businesses. Theseoutcomes suggest that the educational content on the Importance of Using Social Mediaas a Means of branding for MSME Products in Manggar Baru Sub-district, BalikpapanCity, has successfully influenced participants' understanding and enthusiasm for thisconcept. Strong participant support indicates the potential for changing how MSMEsmarket their products in the digital era. These results provide a foundation forconsidering the development of similar educational programs with even greater benefitsfor MSMEs in Manggar Baru Sub-district, Balikpapan City. Keywords: MSMEs; Social Media; Branding   Abstrak: Pengabdian Masyarakat terkait Edukasi Pentingnya Penggunaan Media SosialSebagai Sarana Branding Produk UMKM Kelurahan Manggar Baru Kota Balikpapanmenjadi penting untuk dilaksanakan, dikarenakan dapat memberikan pemahamantentang pentingnya memanfaatkan media sosial dalam upaya memperkuat merek produkUMKM di Kelurahan Manggar Baru yang memiliki potensi untuk dapat ditingkatkanserta memperluas cakupan pemasaran produk pelaku UMKM. Melalui metode SelfLearning, peserta edukasi yang terdiri dari para pelaku UMKM di Kelurahan ManggarBaru menunjukkan pemahaman positif dan komitmen kuat dalam menerapkan strategipemasaran baru ini dalam kegiatan UMKM mereka. Hasil dari evaluasi menunjukkan bahwa 97% peserta dengan mudah memahami dan tertarik untuk menerapkanpemanfaatan media sosial sebagai alat branding dalam bisnis UMKM. Hasil inimengindikasikan bahwa materi Edukasi Pentingnya Penggunaan Media Sosial SebagaiSarana Branding Produk UMKM Kelurahan Manggar Baru Kota Balikpapan telahberhasil memengaruhi pemahaman dan antusiasme peserta terhadap konsep ini.Dukungan kuat dari peserta menunjukkan potensi perubahan dalam cara UMKMmemasarkan produk di era digital. Hasil ini memberikan dasar untuk pertimbanganpengembangan program edukasi serupa dengan manfaat lebih besar bagi UMKM diKelurahan Manggar Baru, Kota Balikpapan. Kata kunci: UMKM; Media Sosial; Branding
SOSIALISASI PROGRAM PEACE EDUCATION PADA SISWA SEKOLAH DASAR: The Socialization of Peace Education Program on Elementary School Students Ivanisari, Aji Ria Finola; Utomo, Setiyo
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v4i1.115

Abstract

Abstract: Indonesia's capital city, which will move to Penajam Paser Utara in 2024, is directly connected to the Kampung Lama area, Samboja. The method used is socialization by implementing games to elementary school students. It is undeniable that there will be many immigrants filling this area with different racial and ethnic backgrounds. This makes conflicts prone to occur, especially in the past there has been a Sampit War involving two different tribes. Therefore, Peace Education is relevant and must be introduced to children of the younger generation as an effort to reconstruct today's social society. The results of community service through Peace Education have a good impact on understanding the resolution of conflicts that occur in the future so that this program becomes part of social reconstruction of conflicts that occur in the future. Elementary school students' understanding of conflict prevention can be minimized with games in the socialization of the Peace Education program. Keywords: Peace Education; Social Society; Conflict   Abstrak: Ibu Kota Negara Indonesia yang akan pindah di Penajam Paser Utara pada tahun 2024 terhubung langsung dengan wilayah Kampung Lama, Samboja. Adapun metode yang digunakan adalah sosialisasi dengan mengimplementasikan permainan pada siswa sekolah dasar. Tidak dipungkiri nantinya akan ada banyak pendatang mengisi wilayah ini dengan latar belakang ras dan suku yang berbeda. Ini menjadikan konflik rawan terjadi, terlebih di masa lalu telah terjadi Perang Sampit yang melibatkan dua suku berbeda. Oleh karena itu, Peace Education menjadi relevan dan harus dikenalkan pada anak-anak generasi muda sebagai upaya untuk merekonstruksi masyarakat sosial saat ini. Hasil pengabdian kepada Masyarakat melalui Peace Educationmemberikan dampak yang baik terhadap pemahaman atas penyelesaian konflik yang terjadi dikemudian hari sehingga program ini menjadi bagian dalam rekonstruksi sosial terhadap konflik yang terjadi dikemudian hari. Pemahaman siswa sekolah dasar terhadap pencegahan konflik dapat diminimalisir dengan permainan dalam sosialisasi program Peace Education. Kata kunci: Pendidikan Perdamaian; Masyarakat Sosial; Konflik