cover
Contact Name
Sindy Alicia Gunawan
Contact Email
sindy.alicia@fib.unmul.ac.id
Phone
+628113212811
Journal Mail Official
ruhuirahayu@fib.ac.id
Editorial Address
Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman Jl. Ki Hajar Dewantara, Kampus Gn. Kelua, Samarinda, Kalimantan Timur 75123, Indonesia
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 29632021     DOI : -
Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat bertujuan untuk menyediakan wadah bagi peneliti dari berbagai bidang keilmuan untuk mempublikasikan artikel laporan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat memuat hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat meliputi topik-topik berikut. 1) Pendidikan 2) Sosial Humaniora 3) Pengembangan Sumber Daya Manusia 4) Kesehatan 5) Teknologi Tepat Guna 6) Pembangunan Manusia dan Daya Saing Bangsa 7) Usaha Kecil Menengah 8) Pengembangan Teknologi Berwawasan Lingkungan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 64 Documents
PROMOSI KESEHATAN TENTANG BAHAYA KONSUMSI KECUBUNG DI PUSKESMAS BANJARMASIN INDAH: Health Promotion about the Dangers of Consuming Amethyst at Banjarmasin Indah Community Health Center Suleman, Suleman; Juniartuti, Diyah; Mardiati, Nurul
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v4i1.155

Abstract

Abstract: Kecubung is a plant that contains atropine and scopolamine compoundswhich can cause hallucinatory effects. Kecubung has the potential to be misused, sohealth promotion of amethyst is needed. The aim of this activity is to increaseknowledge regarding the dangers of consuming Amethyst (Datura metel) at theBanjarmasin Indah Community Health Center. The method used was leaflet, pre testand post test to assess understanding regarding the dangers of consuming amethyst. Theresults of this activity show an increase in understanding of the dangers of consumingamethyst with an average pretest score of 65% and a post test score with an averagescore of 91%. This shows an increase in understanding regarding the dangers ofconsuming amethyst after health promotion was carried out. Health promotion isimportant to increase public knowledge and awareness regarding the dangers ofconsuming amethyst. Keywords: Health Promotion; Kecubung   Abstrak: Kecubung merupakan tanaman yang mengandung senyawa atropin danskopolamin yang dapat menyebabkan efek halusinasi. Kecubung berpotensidisalahgunakan sehingga diperlukan promosi kesehatan terhadap kecubung. Tujuankegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan terkait bahaya konsumsi Kecubung(Datura metel) di Puskesmas Banjarmasin Indah. Metode yang digunakan penggunaanleaflet, pre test dan post test untuk menilai pengetahuan terkait bahaya konsumsikecubung. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan bahaya konsumsikecubung dengan rata-rata nilai pre test 65% dan nilai post test dengan nilai rata-rata91%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan terkait bahaya konsumsikecubung setelah dilakukan promosi kesehatan. Promosi kesehatan penting untukmeningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait bahaya konsumsikecubung. Kata kunci: Promosi Kesehatan; Kecubung
EDUKASI PENGENALAN BENTUK SEDIAAN OBAT PADA SISWA KELAS 6 SDN PEKAPURAN RAYA 1: Introduction to the Forms of Medicinal Preparations Education for 6th Grade Students of SDN Pekapuran Raya 1 Rusdahlia; Mardiati, Nurul; Abdina, Nisa
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v4i1.156

Abstract

Abstract: This community service aims to introduce 6th-grade students of SDN Pekapuran Raya 1 to different drug dosage forms. The goal is to increase students' knowledge of various dosage forms such as tablets, capsules, liquid preparations, and others that are commonly used by children. The method used in this activity consists of educational discussions, pre-tests, and post-tests to assess students' understanding before and after the educational session. The results showed a significant improvement in students' knowledge, with the average post-test score reaching 100%, compared to an average pre-test score of 32%. This demonstrates the effectiveness of the educational intervention in enhancing the students' understanding of drug dosage forms. The findings suggest that similar education programs should be implemented to increase public awareness, especially among children, about the proper use of medications. Keywords: Drug preparations; education; community service; elementary school students   Abstrak: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan siswa kelas 6 SDN Pekapuran Raya 1 pada berbagai bentuk sediaan obat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang berbagai bentuk sediaan obat, seperti tablet, kapsul, sediaan cair, dan lainnya yang sering digunakan oleh anak-anak. Metode yang digunakan meliputi diskusi edukasi, pretest, dan posttest untuk menilai pemahaman siswa sebelum dan sesudah sesi edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan nilai rata-rata posttest mencapai 100%, dibandingkan dengan nilai rata-rata pretest sebesar 32%. Hal ini menunjukkan bahwa intervensi edukasi ini efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang bentuk sediaan obat. Temuan ini menyarankan agar program edukasi serupa dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak, mengenai penggunaan obat yang tepat. Kata kunci: Sediaan obat; edukasi; pengabdian masyarakat; siswa sekolah dasar
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN DOKUMEN RINCIAN TEKNIS PENYIMPANAN LIMBAH B3 PUSKESMAS SUNGAI ULIN KOTA BANJARBARU: Assistance in Preparing the Technical Document for Hazardous Waste Storage at Sungai Ulin Public Health Center, Banjarbaru City Andy, Mizwar; Firmansyah, M.; Firdausy, M. Abrar; Alim, M. Syahirul
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v4i1.157

Abstract

Abstract: Sungai Ulin public health center is one of the healthcare facilities in Banjarbaru City that has received government approval through the Banjarbaru Mayor’s Decree No. 188.45/434/Kum/2017 on the Environmental Permit for Sungai Ulin public health center activities. However, Sungai Ulin public health center has not yet prepared the technical document for hazardous waste storage, as required by Government Regulation No. 22 of 2021 on the Implementation of Environmental Protection and Management. To address this, a community service activity was conducted to assist in preparing a technical document for hazardous waste storage at the Sungai Ulin public health center. The program provided guidance in accordance with the Regulation of the Minister of Environment and Forestry No. 6 of 2021 on procedures and requirements for hazardous waste management. As a result, the program successfully produced a technical document for hazardous waste storage for the Sungai Ulin public health center Banjarbaru, which has contributed to an enhanced understanding of all staff and hazardous waste management officers regarding the technical aspects of hazardous waste storage implementation. Keywords: hazardous waste; public health center; Sungai Ulin; technical document   Abstrak: Puskesmas Sungai Ulin merupakan salah satu fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Kota Banjarbaru yang telah memiliki Persetujuan Pemerintah berupa Keputusan Walikota Banjarbaru No. 188.45/434/Kum/2017 tentang Izin Lingkungan Kegiatan Pusat Kesehatan Masyarakat Sungai Ulin. Namun, hingga saat ini Puskesmas Sungai Ulin belum memiliki dokumen Rincian Teknis Penyimpanan Limbah B3 sebagaimana diwajibkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menyusun dokumen rincian teknis penyimpanan limbah B3 Puskesmas Sungai Ulin Banjarbaru. Program yang dilaksanakan berupa bimbingan teknis penyusunan dokumen Rincian Teknis Penyimpanan Limbah B3 dengan mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 6 Tahun 2021 Tata Cara dan Persyaratan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun. Hasil pelaksanaan PkM berupa satu dokumen Rincian Teknis Penyimpanan Limbah B3 Puskesmas Sungai Ulin Banjarbaru dan berdampak pada peningkatan pemahaman pemahaman seluruh tenaga kerja dan petugas pengelola limbah B3 Puskesmas Sungai Ulin Banjarbaru terhadap teknis pelaksanaan penyimpanan limbah B3. Kata kunci: limbah B3; puskesmas; rincian teknis; Sungai Ulin
PENDOKUMENTASIAN BUDAYA BERBASIS TEKNOLOGI ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) PADA SMA NEGERI 2 BONTANG, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR: Documentation of Culture Based on Artificial Intelligence (AI) Technology at SMA Negeri 2 Bontang, East Kalimantan Province M., Fatimah; PURWANTI; Nasir, Muhammad Alim Akbar; Setyoko, Aris; Pratama, Zamrud Whidas
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v4i1.168

Abstract

Abstract: Revolution 4.0 is the era of technology when most human activities involve technology. Various aspects of human life have extensively utilized digital technology, including in the aspects of education, social, culture, and arts. For example, the utilization of AI-based technology is an effort to document culture through AI technology using Chat GPT. This community service activity aims to provide training in the form of guidance to students in documenting culture through the use of artificial intelligence or AI technology. This Community Service with a focus on creating cultural documentation, customs, traditions, and local folklore, this is not only in the form of cultural photography through images and videos but also in written text, which can support the enhancement of knowledge and skills in the cultural sphere based on the utilization of technology. Artificial intelligence is considered very important to be socialized to the students of SMA Negeri 2 Bontang, therefore they understand the application of artificial intelligence. The method used in this activity involves lectures and discussions, which include an explanation about AI followed by a discussion on how to document folktales using CHAT GPT. This activity encourages students' creativity and innovation in studying and documenting folklore through the use of quality technology. This community service provides benefits for both the participants and the volunteers, namely the increase in knowledge and skills related to the development of artificial intelligence technology in the aspect of literature, arts and culture. Keywords: cultural documentation, utilization of technology, Artificial Intelligence. Abstrak: Revolusi 4.0 era teknologi masa kini dimana sebagian besar aktivitas manusia melibatkan teknologi. Berbagai aspek kehidupan manusia telah banyak menggunakan pemanfaatan teknologi digital. Termasuk dalam aspek pendidikan, sosial, budaya dan seni. Sebagai contoh pemanfaatan teknologi berbasis AI yaitu upaya pendokumentasian Budaya melalui teknologi AI melalui Chat GPT. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan berupa pendampingan kepada siswa dalam mendokumentasikan budaya melalui penggunaan teknologi artificial intelligence atau AI. Pengabdian Kepada Masyarakat dengan berfokus pada pembuatan dokumentasi budaya, adat istiadat, tradisi dan cerita Rakyat setempat, ini tidak hanya berbentuk pemotretan budaya melalui gambar dan video tetapi juga dalam bentuk teks tertulis, yang dapat mendukung peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam lingkup budaya berbasis pemanfaatan teknologi AI. Kecerdasan buatan dianggap sangat penting disosialisasikan kepada siswa-siswi SMA Negeri 2 Bontang, agar mereka memahami aplikasi ilmu dari kecerdasan buatan. Metode yang digunakan pada kegiatan ini berupa metode ceramah dan diskusi, yaitu memberikan pemaparan tentang AI kemudian dilanjutkan dengan pembahasan tentang tata cara mendokumentasikan cerita rakyat menggunakan CHAT GPT. Kegiatan ini mendorong kreativitas dan inovasi siswa dalam mempelajari dan mendokumentasikan cerita rakyat melalui pemanfaatan teknologi yang berkualitas. Pengabdian kepada masyarakat ini memberikan manfaat baik bagi peserta pengabdian maupun bagi pengabdi, yaitu bertambahnya pengetahuan berkaitan dengan perkembangan teknologi kecerdasan buatan dalam ranah sastra, seni dan budaya. Kata kunci: dokumentasi budaya, pemanfaatan teknologi, Artificial Intelligence.
PELATIHAN IDENTIFIKASI DAN INTERVENSI DINI UNTUK ANAK BERKESULITAN BELAJAR DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR: Early Identification and Intervention Training for Children with Learning Difficulties in Elementary School Environment Hamsyah, Eka Fitriana; Gustina; Akhmad, Nur Amaliah; Samsi, Andi Nur
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v4i1.187

Abstract

Abstract: This community service aims to conduct early identification and intervention trainingfor children with learning difficulties at SDN Parinring Makassar. This community service iscarried out with several stages of activities, namely surveys and direct interviews with theprincipal and teachers, planning (compiling materials and instruments for identifying learningdifficulties), providing materials, and mentoring. The results of the study showed that mostteachers did not understand learning difficulties and how to identify them. After the training,teachers were able to understand learning difficulties, how to identify them, and how toovercome them. Teachers can also create instruments to identify students with learningdifficulties and provide mentoring to help these students. The results of the analysis showed thateach class has students with different learning difficulties. Teachers can approach and makestudents more focused when the material is explained, and invite parents to cooperate to careabout their children. This service is expected to improve the quality of education at SDNParinring Makassar and help students achieve their potential optimally) Keywords: identification, learning difficulties Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pelatihan identifikasidan intervensi dini untuk anak berkesulitan belajar di SDN Parinring Makassar. Pengabdiandilakukan dengan beberapa tahapan kegiatan, yaitu survei dan wawancara langsung dengankepala sekolah dan guru, perencanaan (menyusun materi dan instrumen pengidentifikasiankesulitan belajar), pemberian materi, dan pendampingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru belum memahami tentang kesulitan belajar dan cara mengidentifikasinya.Setelah dilakukan pelatihan, guru-guru dapat memahami tentang kesulitan belajar, caramengidentifikasi, dan cara mengatasinya. Guru-guru juga dapat membuat instrumen untukmengidentifikasi siswa yang berkesulitan belajar dan melakukan pendampingan untukmembantu siswa tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa setiap kelas memiliki siswa yang berkesulitan belajar berbeda-beda. Guru-guru dapat melakukan pendekatan dan membuat siswa lebih fokus ketika materi dijelaskan, serta mengajak kerjasama orang tua untuk peduli dengan anaknya. Pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di SDN Parinring Makassar dan membantu siswa mencapai potensi mereka secara optimal. Kata kunci: identifikasi, kesulitan belajar
PELATIHAN TEKNIK DASAR PENELITIAN ILMIAH BAGI KOMUNITAS PENDIDIKAN: Basic Research Methodology Training for the Educational Community Akhmad, Nur Amaliah; Nursamsi, Andi; Gustina; Hamsyah, Eka Fitriana
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v4i1.188

Abstract

Abstract: This community service program was initiated to strengthen the scientificresearch capabilities of the educational community, especially among teachers anduniversity students. The training provided a practical introduction to fundamentalresearch techniques, including problem formulation, data collection, and researchreporting. The program was delivered through four weekly online sessions utilizingZoom and WhatsApp to facilitate interactive and flexible learning—a total of 15participants engaged in theoretical discussions and practical assignments, culminatingin creating mini-research proposals. Evaluation data collected through observation andquestionnaires demonstrated a significant improvement in participants' understandingand confidence in conducting basic research. By emphasizing contextual relevance anddirect application, this initiative successfully enhanced participants' academic writingskills and promoted a research-oriented mindset. The outcomes suggest that short-term,application-based training can be an effective strategy to build research capacity ineducational settings. Keywords: training; research technique; education community   Abstrak: Program pengabdian masyarakat ini diselenggarakan untuk memperkuatkemampuan penelitian ilmiah di kalangan komunitas pendidikan, khususnya guru danmahasiswa. Pelatihan ini bertujuan memberikan pengenalan praktis terhadap teknikdasar penelitian, mencakup rumusan masalah, pengumpulan data, dan penyusunanlaporan penelitian. Kegiatan dilakukan dalam empat sesi daring mingguan melaluiZoom dan WhatsApp guna menciptakan proses pembelajaran yang interaktif danfleksibel. Sebanyak 15 peserta mengikuti sesi teori dan praktik, yang diakhiri denganpenyusunan proposal penelitian mini. Data evaluasi yang diperoleh dari observasi dankuesioner menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kepercayaan diripeserta dalam melakukan penelitian dasar. Dengan menekankan konteks aplikatif danrelevansi langsung, kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan penulisan akademik peserta serta mendorong tumbuhnya budaya riset. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pelatihan jangka pendek berbasis aplikasi dapat menjadi strategi efektif dalam membangun kapasitas riset di lingkungan pendidikan. Kata kunci: pelatihan; teknik penelitian; komunitas pendidikan
EDUKASI PENGGUNAAN OBAT DI BULAN PUASA DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT DAERAH IDAMAN BANJARBARU: Drug Use Education in the Fasting Month at the Pharmacy Installation of the Idaman Regional Hospital Banjarbaru Winda Tri Kurniasari; Sarwo, Laura; Nadila Sari; Nasya Hafizah; Nurul Mardiati; Soraya, Ayu
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v4i2.217

Abstract

Abstract: The pattern of medication consumption during Ramadan, which previously could be done throughout the day, must be adjusted to only within a range of approximately 10.5 hours each day. Therefore, adjustments are needed in the medication schedule so that the effectiveness of the treatment is as expected. The method used for health education is participatory education using PowerPoint (PPT) media. The PPT media contains accurate, interesting, and interactive information so that listeners can focus on the information being presented. Health education on “Medication Use During Fasting Month” was held at the Outpatient Pharmacy Depot of the Idaman Banjarbaru Regional General Hospital on Monday, March 10, 2025, from 10:00 to 10:30 a.m. WITA, ending with an open discussion through a question and answer session. Based on the discussion results, many patients were unaware of the proper rules for taking medication during the fasting month, and patients also felt afraid that using special medical devices during fasting might invalidate their fast. Keywords: Health Education, Ramadhan, Fasting, Drug use   Abstrak: Pola konsumsi obat di bulan Ramadhan yang sebelumnya dapat dilakukan sepanjang hari harus disesuaikan menjadi hanya dalam rentang waktu sekitar 10,5 jam setiap harinya. Oleh karena itu, diperlukan penyesuaian dalam jadwal penggunaan obat agar efektivitas pengobatan sesuai dengan yang diharapkan. Metode yang digunakan saat edukasi kesehatan adalah metode edukasi partisipatif dengan media Power Point (PPT). Media PPT berisi informasi yang akurat serta menarik dan interaktif sehingga pendengar dapat fokus terhadap informasi yang sedang diberikan. Edukasi kesehatan mengenai “Penggunaan Obat di Bulan Puasa” dilaksanakan di Depo Rawat Jalan Instalasi Farmasi RSD Idaman Banjarbaru pada hari Senin, 10 Maret 2025 pukul 10.00-10.30 WITA yang diakhiri dengan diskusi terbuka melalui sesi tanya jawab. Berdasarkan hasil diskusi, banyak pasien yang belum mengetahui terkait aturan minum obat yang tepat di bulan puasa dan pasien juga merasa takut jika melakukan pengobatan dengan alat khusus selama berpuasa akan membatalkan puasa. Kata kunci: Edukasi Kesehatan, Ramadhan, Puasa, Penggunaan obat
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI KENALI OBAT RUSAK DAN KADALUWARSA DI APOTEK SINAR AMANDIT BANJARMASIN: Community Empowerment Through Education to Recognize Damaged and Expired Medications at Sinar Amandit Banjarmasin Pharmacy Mia Sari; Mardiati, Nurul; Ulfah, Maria
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v4i2.220

Abstract

Abstract: Improper storage of drugs can cause serious problems, one of which is that it can cause the drug to be damaged and can result in accidental drug poisoning. Most people tend to store medicines for too long and pay less attention to the physical condition of the medicines they have. This educational activity aims to increase public knowledge so that they better understand the definition and differences between damaged and expired medicines, and so that the public knows about the characteristics of damaged medicines. The activity was held at Sinar Amandit Pharmacy Banjarmasin for 2 days, on 15-16 Januari 2025. Education was conducted through a lecture method accompanied by the distribution of leaflets. Participants were also asked to answer pretest and post-test questions in writing to measure their level of understanding of the topics presented. The findings revealed an average pre-test score of 52% and a post-test score of 94%. Based on the results obtained, it is known that there was an increase in participant knowledge after being given education. This can be used as a benchmark for the success of the educational activities that have been carried out. Keywords: Health Promotion, Education, Damaged Drugs, Expired Drugs   Abstrak: Penyimpanan obat yang kurang baik dapat menyebabkan permasalahan serius salah satunya dapat menyebabkan obat tersebut rusak dan bisa terjadi keracunan obat secara tidak sengaja. Kebanyakan dari masyarakat cenderung menyimpan obat terlalu lama dan kurang memperhatikan keadaan fisik obat yang mereka miliki. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat agar lebih memahami terkait definisi dan perbedaan obat rusak dan kadaluwarsa, serta agar masyarakat mengetahui tentang ciri-ciri obat rusak. Kegiatan dilaksanakan di Apotek Sinar Amandit Banjarmasin pada hari Rabu & Kamis, tanggal 15-16 Januari 2025. Edukasi dilakukan dengan metode ceramah disertai dengan pembagian leaflet. Peserta juga diminta menjawab pertanyaan pretest dan post-test secara tertulis untuk mengukur tingkat pemahaman peserta terkait topik yang disampaikan. Hasil yang didapatkan berupa rata-rata nilai pretest sebesar 52% dan post-test sebesar 94%. Berdasarkan hasil yang diperoleh, diketahui terjadi peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi. Hal tersebut dapat dijadikan sebagai tolak ukur keberhasilan dari kegiatan edukasi yang telah dilaksanakan. Kata kunci: Promosi Kesehatan, Edukasi, Obat Rusak, Obat Kadaluwarsa
EDUKASI KESEHATAN TERKAIT PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN BATUK PILEK PADA MUSIM PENGHUJAN: Health Education Related to Prevention and Treatment of Coughs and Colds During the Rainy Season Helnida, Lusy; Nurul Mardiati; Maria Ulfah
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v4i2.221

Abstract

Abtrak: Penyakit batuk pilek merupakan penyakit yang umum terjadi dalam sehari-hari dan lebih sering terjadi di musim hujan. Promosi kesehatan menjadi salah satu bentuk upaya pencegahan dan edukasi pengobatan batuk pilek. Tujuan dari promosi kesehatan ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pencegahan dan pengobatan batuk pilek. Promosi kesehatan ini menggunakan metode penyuluhan menggunakan media leaflet. Berdasarkan hasil yang didapatkan dari promosi kesehatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat terkait cara mencegah dan mengobati batuk pilek yang diukur dari nilai rata-rata pretest postest dari 68 menjadi 98.
EDUKASI KESEHATAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT JIWA SAMBANG LIHUM: Health Education on Compliance in Taking Medication for Outpatient Patients at Sambang Lihum Hospital Sulistyowati, Annisa; Tampubolon, Luna Lidya; Mardiati, Nurul Mardiati; Meliani, Yurfida; Rahmayanti; Mulyani, Novia Sari
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v4i2.223

Abstract

Abstract: Compliance with medication is a critical issue in all disease conditions and becomes a challenge in itself for people with mental illness. The purpose of health promotion activities at Sambang Lihum Mental Hospital is to increase knowledge by providing education so that it can change the behavior of patients and their families regarding compliance with taking mental medicine that needs to be taken regularly. Health promotion was carried out on Wednesday, May 28, 2025 at 11.30 WITA until it was completed at the Sambang Lihum Mental Hospital Outpatient Installation located at Jl. Governor of Syarkawi KM. 3.9 Gambut District, Banjar Regency. The target of health promotion is patients and their families who are waiting for the queue to take medicine. There are 31 health promotion participants aged 20 to 50 years old. The methods used in health promotion are lectures with leaflet media and PowerPoint Presentation (PPT). The measurement of the level of knowledge was carried out on 15 people who were randomly selected as representatives of the population. The results obtained before the health promotion of the knowledge level of patients and families of patients with a high category of 73.33% with a low level of knowledge of 26.67%, after the health promotion of high level of knowledge of 93.33% with a low level of knowledge of 6.67% where there was an increase in the level of knowledge of 20%. Keywords: Medication Compliance; Health Promotion; people with Mental Illness   Abstrak: Kepatuhan minum obat merupakan masalah kritis di seluruh kondisi penyakit dan menjadi tantangan tersendiri bagi penderita penyakit mental. Tujuan dari kegiatan promosi kesehatan di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dengan memberikan edukasi sehingga dapat mengubah perilaku pasien dan keluarga pasien mengenai kepatuhan minum obat jiwa yang perlu diminum rutin. Promosi kesehatan dilakukan pada hari Rabu, 28 Mei 2025 jam 11.30 WITA sampai selesai di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum yang beralamat Jl. Gubernur Syarkawi KM. 3,9 Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar. Target promosi kesehatan yaitu pasien dan keluarga pasien yang menunggu antrian pengambilan obat. Peserta promosi kesehatan berjumlah jumlah 31 orang berusia 20 hingga 50 tahun. Metode yang digunakan pada promosi kesehatan yaitu ceramah dengan media leaflet dan PowerPoint Presentation (PPT). Pengukuran tingkat pengetahuan dilakukan terhadap 15 orang yang dipilih secara acak sebagai perwakilan populasi. Hasil yang didapatkan sebelum dilakukan promosi kesehatan tingkat pengetahuan pasien dan keluarga pasien dengan kategori tinggi sebesar 73,33% dengan tingkat pengetahuan rendah sebesar 26,67%, setelah dilakukan promosi kesehatan tingkat pengetahuan tinggi sebesar 93,33% dengan tingkat pengetahuan rendah 6,67% dimana terjadi kenaikan tingkat pengetahuan sebesar 20%. Kata kunci: Kepatuhan minum obat, Promosi Kesehatan, Penderita Penyakit Mental