cover
Contact Name
Mukh Nursikin
Contact Email
ayahnursikin@gmail.com
Phone
+62818263748
Journal Mail Official
journalinsani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Salatiga-Bringin Km 05 Pabelan Kab. Semarang Jawa Tengah.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan
ISSN : 29886147     EISSN : 29883903     DOI : https://doi.org/10.70424/insani.v1i1.1-17
Core Subject : Religion, Education,
INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Yayasan Pendidikan Islam (YPI) AN NUR INSANI. Tujuan utama dari jurnal ini adalah untuk menerbitkan karya-karya ilmiah di bidang ilmu agama dan pendidikan. Scope dari jurnal INSANI meliputi kajian-kajian spesifik di bidang ilmu agama, pendidikan, humaniora, sosial keagamaan, dan kepesantrenan. Jurnal INSANI terbit sebanyak 2 kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember.
Articles 29 Documents
Tawazun Sebagai Prinsip Wasatiyah Dalam Kehidupan Muslim Kontemporer Ridlo Maghriza, Muhammad Taufiq; Ledang, Irwan; Sari, Uci Purnama
INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan Vol 1 No 2 (2023): INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam (YPI) AN NUR INSANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70424/insani.v1i2.164-182

Abstract

Penelitian ini membahas peran penting "tawazun" (keseimbangan) sebagai prinsip "wasatiyah" (moderasi) dalam kehidupan Muslim kontemporer. Konsep-konsep ini memiliki relevansi yang signifikan dalam menghadapi tantangan dan kompleksitas dalam era modern. Dalam kajian ini, kami menguji bagaimana prinsip tawazun tidak hanya menjadi pondasi etika Islam, tetapi juga menjadi panduan praktis bagi individu Muslim dalam menghadapi berbagai aspek kehidupan sehari-hari mereka. Kami juga menganalisis implementasi praktisnya dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk agama, sosial, ekonomi, dan budaya. Hasil penelitian ini akan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang konsep tawazun sebagai prinsip wasatiyah dalam Islam dan relevansinya dalam mengejar keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Muslim kontemporer. Penelitian ini juga memberikan wawasan tentang bagaimana konsep-konsep ini dapat membantu individu Muslim menghadapi tantangan modern dan mencapai moderasi dalam berbagai aspek kehidupan mereka. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi penting untuk pemahaman tentang prinsip-prinsip dasar Islam dan bagaimana mereka dapat diimplementasikan dalam konteks zaman kita.
Ragam Strategi Pendidikan Nilai, Karakter dan Akhlaq: Upaya Peningkatan Religiusitas Santri Loreng Pondok Pesantren An-Nur Umamah, Siti Nur Afidatul; Iskandi, Iskandi
INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2024): INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam (YPI) AN NUR INSANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70424/insani.v2i1.74-90

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pentingnya pendidikan nilai, karakter dan akhlak bagi generasi muda, khususnya bagi Santri Loreng Pondok Pesantren An-Nur. Santri Loreng, adalah santri binaan Gus Abdullah Faqih yang santri santrinya terdiri dari para remaja yang memiliki latar belakang kurang baik (preman, anak jalanan, pekerja serabutan, remaja yang terjerumus pergaulan bebas). Dalam penelitian ini penulis menggunkan metode penelitian kualitatif, dan menggunkan pendekatan penelitian lapangan (Flied Research). Cara penulis untuk memperoleh data dlam penelitian adalah mengamati secara langsung kegiatan Santri Loreng di Pondok Pesanten An-Nu, serta hasil wawancara beberapa santri loreng. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan nilai religiusitas Santri Loreng melalui kajian kitab Al-‘Alim Wa Al- Muta'alim karangan KH. Hasyim Asy-Ary'.
Konsep Kurikulum Pendidikan Islam (Pemikiran Al - Ghozali dan Ibnu Miskawaih) silmi, izza; Permana, Aramdhan Kodrat
INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2024): INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam (YPI) AN NUR INSANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70424/insani.v2i1.91-103

Abstract

Artikel ini mengupas pemikiran para tokoh Islam di dunia pendidikan, khususnya Al Ghozali dan Ibnu Miskawaih, mengenai pemikirannya, kurikulum Islam dan relevansinya dengan pendidikan islam saat ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni penelitian kepustakaan kualitatif. Hasil penulisan ini menunjukkan bahwa knsep pendidikan Al Ghozali dalam mempersiapkan pelajaran lebih menitik beratkan pada ilmu-ilmu agama dan akhlak dibandingkan pada ilmu-ilmu yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Pemikiran Ibnu Maskawaih dalam pendidikan bertumpu pada konsep tentang manusia dan pendidikan akhlak. Ibnu Maskawaih memandang manusia sebagai makhluk yang memiliki tiga daya, dari tiga macam daya tersebut yaitu terdiri dua terdapat pada unsur materi dan yang satu lagi terdapat pada ruh Tuhan.
Analisis Wacana Nilai Moderasi Beragama: Kajian Ceramah Lisan Habib Husain Jafar AL-Hadar Mansur, Ali; Saputra, Deden Mula
INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2024): INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam (YPI) AN NUR INSANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70424/insani.v2i1.49-73

Abstract

Abstrak: Islam sebagai agama yang rahmatan lil alaamin seharusnya menjadi agama yang cocok dan mendatangkan kedamaian pada bangsa Indonesia yang sangat beragam ini. Islam Wasathiyah menjadi acuan normatif umat Islam dalam menjalankan moderasi beragama di negara multikultural. Toleransi merupakan sikap yang harus diterapkan dalam  kehidupan bangsa yang multi agama. Namun kenyataannya, hal tersebut sangat sulit dicapai karena masifnya penyebaran radikalisme dan ekstremisme di media sosial. Habib Ja'afar merupakan salah satu generasi muda dakwah yang kerap memimpin dialog antaragama di media sosial. Dialognya berdasarkan muatan dakwah dan selalu mengedepankan prinsip Islam Wasathiyah. Namun, konflik atas nama agama masih saja terjadi. Maka, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana nilai-nilai Islam moderat dalam dakwah lisan Habib Husain Ja’far Al-Hadar yang disiarkan melalui media sosial Youtube. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif-analitis Analisis Wacana Kritis (AWK) Teun Van Dijk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada 4 nilai yang terdapat dalam dakwah-dakwah Habib Ja’far tentang moderasi beragama, yaitu Cinta Kasih, Ilmu, Yakin, dan Toleransi. Kata kunci: Analisis wacana kritis Teun Van Dijk, Habib Ja’far, Moderasi Beragama
Aktualisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Wasathiyyah Dalam Perspektif kitab Ayyuhal Walad Yusril, Muhamad; Cahyadi, Ani
INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2024): INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam (YPI) AN NUR INSANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70424/insani.v2i1.1-28

Abstract

Abstrak Aktualisasi nilai islam wasathiyyah mempunyai peran strategis dalam menangkal intolerasi di indonesia melalui penerapan nila-nilai islam wasathiyyah dalam kitab Ayyuhal Wallad, nilai wasathiyah yang inin diterapkan, dan pengembangan pendidikan wasathiyyah. Maka dari itu artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep, jenis-jenis nilai wasathiyyah dalam kitab ayyuhal walad, dan strategi pengembangannya. Tulisan ini menggunakan metode liberary research yaitu dengan menggali kekayaan data dari berbagai literatur, baik primer maupun sekunder yang berasal dari buku, jurnal, dan literatur lain sesuai dengan fokus kajian. Dari beberapa literatur dalam hasil dan pembahasan, pendidikan wasatiyyah merupakan pendidikan yang mengedepankan sikap toleransi, keadilan, dan keseimbangan disemua lini kehidupan. Nilai-nilai wasatiyyah yang harus diaktualisasikan dalam sebuah lemabaga seperti tawassut (jalan tengah), tawazun (seimbang), i'tidal (keadilan), tasamuh (toleransi), musawah (egaliter), syura (konsultasi), ishlah (reformasi), alawiyat (prioritas), tahaddhur (berperadaban), wathaniyah wa muwathani (nation-state), dan wudwatiyah (inovatif). Langkah-langkah preventif atau persuasif menanggulangi dan membendung kejadian-kejadian bentrok berlatar agama seharusnya semakin diperkuat. Mulai dari gerakan terkecil pada level keluarga, pendidikan, dan dalam skala besar berupa penguatan kebijakan yang diinisiasi oleh pemerintah Kata Kunci: Wasathiyah, Modernisme, Aktualisasi, Ayyuhal Walad
Relevansi Islam Wasathiyah Dengan Konsep Pendidikan Islam Di Indonesia Apriliira, peny; Nursikin, Mukh; Karwadi
INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2024): INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam (YPI) AN NUR INSANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70424/insani.v2i1.29-48

Abstract

Abstrak Jurnal ini membahas relevansi Islam Wasathiyah dengan konsep pendidikan Islam di Indonesia. Dinamika umat Islam di Indonesia saat ini tengah dihadapkan pada tantangan paham-paham ekstrem yang tidak sesuai dengan karakteristik bangsa. Aliran-aliran tersebut dapat merusak kehidupan masyarakat, termasuk paham-paham yang mengatasnamakan Islam. Dalam konteks ini, pendidikan menjadi krusial untuk mengatasi tantangan ini. Penelitian ini mencoba menjawab dampak dari paham ekstrem tersebut, khususnya dalam konteks pendidikan Islam di Indonesia. Fokus penelitian terutama pada pesantren dan madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam. Pesantren, sebagai institusi tertua, memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan keislaman individu. Madrasah, meskipun lebih muda, juga memiliki dampak signifikan dalam sistem pendidikan nasional. Melalui metode penelitian kualitatif literature review, penelitian ini mengusulkan konsep Islam Wasathiyah sebagai solusi untuk menghadapi tantangan ekstremisme. Islam Wasathiyah mengedepankan nilai-nilai seperti toleransi, kebaikan, keadilan, kemudahan, kebijaksanaan, keihlasan, dan keseimbangan. Konsep ini diaplikasikan dalam kurikulum pesantren dan madrasah, dengan tujuan mencetak generasi yang tidak hanya memiliki keahlian agama tetapi juga siap menghadapi kehidupan di masyarakat. Hasil penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana Islam Wasathiyah dapat diintegrasikan dalam pendidikan Islam di Indonesia, terutama di pesantren dan madrasah. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan generasi yang moderat, toleran, dan mampu menjaga keberagaman di tengah masyarakat. Kata Kunci : Islam, Wasathiyah, Pendidikan
Kajian Sistematis: Resiliensi Korban Bullying di Sekolah Sofiah, Lailia Farhatus; Kusuma, Ratna Yanita
INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2024): INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam (YPI) AN NUR INSANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70424/insani.v2i1.104-120

Abstract

Abstrak Perilaku bullying di Indonesia mengalami peningkatan 13,1% semenjak delapan tahun terakhir dengan sebanyak 41% siswa melaporkan menjadi korban bullying oleh teman sebayanya di sekolah. Perilaku ini jika dibiarkan secara terus menerus tanpa penanganan yang efektif akan memberikan dampak negatif bagi siswa yang menjadi korban bullying. Biasanya respon korban terhadap perilaku bullying yang mereka terima cenderung negatif sehingga membuat dirinya semakin terpuruk, merasa tidak berharga, dan tidak dapat mengembangkan diri dengan baik. Namun ada juga korban yang dapat merespon perilaku bullying dengan emosi positifnya sehingga ia dapat menyesuaikan diri, bangkit dari keterpurukan, dan mampu menghadapi perilaku bullying dengan baik yang disebut dengan korban yang resilien. Penelitian ini menggunakan tinjaun systematic review untuk mengetahui faktor – faktor resiliensi korban bullying di sekolah dengan meninjau 14 artikel dari 3 database yang berbeda. Berdasarkan hasil analisis yang diungkapkan oleh tinjauan sistematis literatur tentang faktor-faktor resiliensi korban bullying di sekolah terdapat empat faktor yang membantu meningkatkan resiliensi pada korban bullying yaitu individu, keluarga, teman, dan instansi, dengan dua faktor utama yang paling berpengaruh yaitu individu dan keluarga.
Konsep Pendidikan Nilai dalam Prespektif Filsafat Pendidikan menurut John Dewey dan Al-Ghazali Iksan, Muhammad; Nursikin, Mukh; Syarif, Fajar
INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan Vol 2 No 2 (2024): INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam (YPI) AN NUR INSANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70424/insani.v2i2.139-152

Abstract

Pada dewasa ini, dimana fenomana degradasi moral terjadi di mayoritas wilayah Indonesia, pendidik perlu untuk merubah target atau capaian pembelajaran. Capaian pembelajaran yang awalnya hanya berfokus pada kognitif siswa, sekarang perlu difokuskan pada aspek lain, terutama afektif atau sikap siswa. Pendidikan nilai sendiri merupakan salah satu upaya para pakar pendidikan dalam melakukan proses transfer of value. Pakar pendidikan juga mengadopsi beberapa pemikiran para filsuf untuk mengimplementasikan pendidikan nilai di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih lanjut terkait konsep pendidikan nilai dalam perspektif filsafat pendidikan menurut John Dewey dan al-Ghazali. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa John Dewey yang lebih menekankan penanaman nilai secara rekrontruksi, kemudian dikolaborasi dengan pemikiran Al-Ghazali tentang nilai yang menekankan pada ketaatan pada ajaran agama, akan menghasilkan output peserta didik yang sempurna mengenai nilai.
Keberhasilan Program Tahfidz di Sdit Insan Kamil Suruh Rifqi Pratama, Aufar; Rohmiyanti, Ika Ayu; Fauzi, M. Alfan Miftahul; Miftah, Muhammad; Zakiah, Siti Solichatun; Maftahal Luthfi, Sohif; Maghriza, Muhammad Taufiq Ridla
INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan Vol 2 No 2 (2024): INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam (YPI) AN NUR INSANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70424/insani.v2i2.183-205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keberhasilan program tahfidz di SDIT Insan Kamil Suruh, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan data berupa narasi dari wawancara, pengamatan, dan dokumen. Melalui analisis NVivo 12, ditemukan bahwa istilah "menghafal" dan "murojaah" (mengulang-ulang hafalan) adalah elemen utama dalam proses tahfidz. Tahapan program tahfidz di SDIT Insan Kamil Suruh meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan mencakup administrasi, motivasi, dan penetapan target hafalan yang realistis. Tahap pelaksanaan menekankan metode menghafal yang efektif, setoran hafalan, dan pembiasaan murojaah. Tahap evaluasi melibatkan penilaian berkala, umpan balik konstruktif, dan penghargaan bagi siswa berprestasi. Faktor keberhasilan program tahfidz mencakup faktor internal seperti pelatihan dan koordinasi guru, serta faktor eksternal seperti motivasi siswa dan dukungan orang tua. Metode yang tepat dalam menghafal Al-Qur'an, seperti membaca berulang-ulang dan murojaah, juga sangat penting. Penelitian ini menunjukkan bahwa komitmen guru, strategi pembelajaran yang efektif, dan keterlibatan orang tua adalah kunci keberhasilan program tahfidz. Temuan ini dapat menjadi landasan bagi pengembangan program tahfidz di lembaga pendidikan lain untuk mencapai hasil yang lebih baik dalam menghafal Al-Qur'an.
Kejayaan Kerajaan Mataram Islam dan Pengaruhnya untuk Nusantara pada Masa Pemerintahan Sultan Agung Tahun 1613-1645 M Handayani, Mira; Malik, Muhammad Iqbal; Yasin, Veri Fadhli; Maulana, M Hilmi Yasa
INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan Vol 2 No 2 (2024): INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam (YPI) AN NUR INSANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70424/insani.v2i2.121-138

Abstract

Indonesia memiliki sejarah yang sangat menarik untuk dikaji. Banyaknya kerajaan-kerajaan yang pernah berdiri diIndonesia, menjadikan Indonesia negeri yang kaya akan historis. Salah satu kerajaan yang terkenal adalah kerajaan yang  berada di Jawa, yaitu Kerajaan Mataram Islam. Kerajaan Mataram Islam merupakan salah satu kerajaan bercorak islam yang dahulu pernah berjaya dalam sejarah Indonesia. Kerajaan yang diperkirakan telah berdiri semenjak abad ke-15 ini berpusat di Kota Gede, Yogyakarta. . Pada masa itu Kesultanan Mataram Islam mengalami masa kejayaan dimasa kepemimpinan Sultan Agung Hanyakrakusuma (1613-1645), Kesultanan Mataram telah aktif memperluas wilayahnya hampir seluruh pulau Jawa dan sangat disegani bagi Kerajaan-Kerajaan atau bangsa lainnya. Selain itu, kerajaan Mataram Isam dibawah pemerintahan Sultan Agung juga memiliki pengaruh dan akultuasi yang cukup besar terhadap nusantara. Salah satunya yaitu kehidupan beragama, dimana agama Islam  pada masa itu menjadi agama terbesar di Kesultanan Mataram Islam, tidak hanya itu akulturasi Mataram Islam juga mencakup sosial ekonomi, budaya dan politik diberbagai wilayah nusantara. Meliputi; Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Madura, hingga Sukadana atau Kalimantn Barat.

Page 2 of 3 | Total Record : 29