cover
Contact Name
Alfian Qomaruddin
Contact Email
jpmk@nuris.ac.id
Phone
+6285335339697
Journal Mail Official
jpmk@nuris.ac.id
Editorial Address
Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Islam Mojokerto Tunggal Pager - Pungging - Mojokerto Postal Code: 61384 Website: https://nuris.ac.id
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas
ISSN : -     EISSN : 30318971     DOI : https://doi.org/10.52620/jpmk
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas (JPMK) is published by the STAI Nurul Islam Mojokerto. Its a biannual refereed journal concerned with the practice and processes of community engagement. It provides a forum for academics, practitioners, and community representatives to explore issues and reflect on practices relating to the full range of engaged activity. This journal is a peer-reviewed online journal dedicated to the publication of high-quality research focused on research and implementation. The mission of JPMK is to serve as the premier peer-reviewed, interdisciplinary journal to advance theory and practice related to all forms of outreach and engagement. This includes highlighting innovative endeavors; critically examining emerging issues, trends, challenges, and opportunities; and reporting on studies of impact in the areas of public service, outreach, engagement, extension, engaged research, community-based research, community-based participatory research, action research, public scholarship, service-learning, and community service.
Articles 53 Documents
Pengembangan Kompetensi Literasi pada Siswa di SMK Letris Indonesia 2 Kota Tangerang Selatan Rai Bagus Triadi; Dede Rosyadi ZA; Bima Kurniawan; Meria Zakiyah Alfisuma
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas Vol 3, No 1: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jpmk.v3i1.371

Abstract

Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat pada semester ini berfokus pada pengembangan kemampuan literasi siswa di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan yang berlokasi di SMK Letris 2 Tangerang Selatan. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa, khususnya dalam memahami, mengolah, dan mengekspresikan gagasan secara tertulis. Pelaksanaan PKM ini dilatarbelakangi oleh pengamatan penulis terhadap masih rendahnya minat siswa dalam membaca dan menulis, serta kurangnya publikasi karya siswa di media massa, baik lokal maupun nasional. Hal ini menjadi perhatian bagi praktisi pendidikan karena mencerminkan rendahnya kemampuan siswa dalam mengomunikasikan ide secara efektif melalui tulisan. Program ini mencakup pemahaman dasar literasi, seperti keterampilan membaca kritis, pengenalan struktur teks, serta teknik pengembangan paragraf yang baik. Selain itu, siswa juga dibekali keterampilan praktis dalam mengembangkan ide, menyusun tulisan secara sistematis, serta memilih topik yang relevan dan kontekstual. Dalam proses lanjutan, siswa juga diberikan wawasan mengenai publikasi tulisan dan karakteristik berbagai media. Kegiatan PKM ini dilaksanakan melalui berbagai metode, seperti diskusi, latihan membaca dan menulis, penyajian contoh teks, serta evaluasi dan rekomendasi terhadap hasil karya siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap struktur teks, kemampuan dalam menuangkan ide secara runtut dan jelas, serta meningkatnya minat siswa dalam kegiatan literasi. Program ini juga mampu menumbuhkan kepercayaan diri dan motivasi siswa untuk terus mengembangkan kemampuan literasi mereka. Dengan demikian, kegiatan pengembangan kemampuan literasi di SMK Letris 2 Tangerang Selatan merupakan salah satu upaya yang efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca, menulis, serta kesiapan siswa dalam menghasilkan karya tulis yang berkualitas.
Pemberdayaan Ekonomi Melalui Pengelolaan Limbah Padi pada UD Karyananjaya Tulungagung Deni Malik; Bintis Ti’anatud Diniati; Izza Faizul Nizam Alfajri; Dino Andriano
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas Vol 3, No 1: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jpmk.v3i1.401

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan limbah padi di UD Karyananjaya Tulungagung sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penggunaan dedak sebagai campuran pakan ayam dan sekam sebagai litter kandang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan dedak sebagai campuran pakan ayam mampu menghemat biaya pakan sekitar Rp1.280/kg dibandingkan penggunaan konsentrat jadi. Pemanfaatan dedak dan sekam juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi UD Karyananjaya karena limbah hasil penggilingan padi yang sebelumnya kurang dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai guna. Selain itu, sekam terbukti lebih efektif sebagai litter kandang dalam menjaga kebersihan dan kelembapan kandang. Pengelolaan limbah tersebut mencerminkan penerapan prinsip circular economy melalui pemanfaatan kembali limbah menjadi sumber daya yang bernilai ekonomi. Disimpulkan bahwa pengelolaan limbah padi mampu mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat serta memperkuat keterkaitan berkelanjutan antara sektor pertanian dan peternakan.
Enhancing EFL Young Learners’ Engagement in English Learning Through Digital Storytelling Don Evan Hernando; Emeral Emeral; Sulamit Syeba; Fadila Umi Khodijah; Misericordias Domini
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas Vol 3, No 1: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jpmk.v3i1.427

Abstract

This community service project implemented the digital storytelling to enhance English language engagement among young learners at a community-based learning centre in Palangka Raya, Central Kalimantan, Indonesia. The project addressed challenges faced by elementary and junior high school students who have limited access to interactive, technology-based learning resources and lack authentic exposure to English outside the classroom. The project involved 19 participants aged 7-14 years old who engaged in storytelling sessions. The results showed a significant improvement in participant engagement, with 94.74% of participants reporting a high satisfaction with the storytelling method. Participants also expressed strong interest in the storytelling method and suggested adding more interactive elements such as games and songs. The findings confirms that digital storytelling can be an engaging and effective way of educational approach for teaching English.
Pemanfaatan Media Sosial sebagai Strategi Pemasaran Digital bagi Orang dengan HIV (ODHIV) Usia Produktif di Jombang Achmad Syarifudin; Triyo Utomo; Medhy Aginta Hidayat; Eka Yunita; Delfani Putri Hamidiyah
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas Vol 3, No 1: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jpmk.v3i1.385

Abstract

Orang yang hidup dengan HIV/AIDS (ODHA) masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk tantangan di bidang kesehatan, sosial, dan ekonomi. Kurangnya keterampilan kewirausahaan, keterbatasan akses terhadap pelatihan, serta stigma sosial seringkali menjebak ODHA dalam ketidakpastian ekonomi. Program pemberdayaan ini dilaksanakan melalui pelatihan kewirausahaan berbasis kearifan lokal di Kabupaten Jombang, bekerja sama dengan Puskesmas Mojoagung dan Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Jombang Care Center Plus. Pendekatan Penilaian Pedesaan Partisipatif (PRA) digunakan, yang secara langsung melibatkan ODHA di setiap tahap kegiatan, mulai dari penjangkauan, pelatihan produksi dan pemasaran, hingga pendampingan manajemen usaha. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dalam produksi kuliner lokal, penggunaan teknologi pemasaran digital, serta peningkatan kepercayaan diri dalam mengembangkan usaha mandiri. Program ini tidak hanya berdampak pada kesejahteraan ekonomi ODHA, tetapi juga memperkuat dukungan sosial dan mengurangi stigma yang mereka hadapi di masyarakat.
Improving Basic Knowledge about Sports Injuries through Sports Injury Education for SMAN Keberkatan Olahraga Students Nancy Sylvia Bawiling; Jein Jeilen Tampi; Muh Alif Kurniawan Sam; Rendi Alfani; Andi Herdinawaty Heril; Desy Yunita Utami; Muh Jamil Abdillah
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas Vol 3, No 1: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jpmk.v3i1.399

Abstract

Routine and intensive physical activity in a sports school environment carries a high risk of injury, which can lead to decreased physical performance or even cessation of sports activities if not handled properly. This study aims to improve students' knowledge about sports injuries through sports injury education interventions, identify the initial level of knowledge, and analyze the increase in students' understanding post-intervention. The research method used was a pre-experimental one-group pre-test and post-test design approach. The activity was carried out at the State Senior High School for Sports Talent (SMANKOR), involving 55 active students as respondents selected using a total sampling technique. Demographic characteristics showed that the majority of respondents were male (63.6%) and were in grade 10 (69.1%), with sports interests dominated equally by Karate (29.1%) and Badminton (29.1%). The results of the descriptive test showed an increase in the average score of students' knowledge from 6.96 in the pre-test to 8.4909 in the post-test. The Kolmogorov-Smirnov normality prerequisite test showed that the data were not normally distributed (p-value less than 0.05), so the hypothesis testing was diverted to the non-parametric Wilcoxon Signed Ranks Test. The results of this test produced a significance level of 0.000. Because the significance value is much smaller than 0.05 (0.000 less than 0.05). The conclusion of this study proves that providing sports injury education has a positive and significant effect on improving the basic understanding of SMANKOR students regarding sports injuries.
Sports Massage for Athletes : SMA Keberbakatan Olahraga at North Sulawesi Yudha Rello Pambudi; Muh. Khafid Ansori; Hasnur Aginta Hasnur; Agung Rahmat; Jihan Apande; A. Nurmutmainnah
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas Vol 3, No 1: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jpmk.v3i1.400

Abstract

This community service activity aims to improve the basic knowledge of students and athletes at the State High School for Sports Talent (SMANKOR) of North Sulawesi Province about sports massage and sports injury management. The method used was a pre-experimental with a one-group pre-test and post-test design. A total of 55 active students were selected using a total sampling technique as activity participants. The intervention was carried out on May 12, 2026, through a combination of presentations, demonstrations, and direct practice. The results of the Wilcoxon Signed Rank Test showed a Z value = −5.504 with Asymp. Sig. = 0.000 (p less than 0.05), which proved there was a significant increase in knowledge after the intervention. The average value increased from 6.96 (pre-test) to 8.49 (post-test), accompanied by a decrease in the standard deviation from 1.732 to 0.979, which indicated an even distribution of understanding among participants. It was concluded that structured sports massage education effectively improves students'/athletes' cognitive knowledge and needs to be integrated into the sports-based school physical education curriculum.
Building Awareness of the Safe and Responsible Use of Artificial Intelligence (AI) in the Higher Education Environment of Manado State University Eka Nurindah Sari; Panji Tanashur; Rodearta Purba; Dimas Pujianto
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas Vol 3, No 1: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jpmk.v3i1.412

Abstract

The presence of Artificial Intelligence (AI) offers various benefits in supporting the learning process and various other aspects of daily life. However, along with this convenience, there are also challenges and risks in its use, such as misuse of technology, violations of academic integrity, the dissemination of inaccurate information, and risks to personal data security. Therefore, educational efforts are needed to raise awareness among the academic community regarding the safe and responsible use of AI. This community service activity aims to increase the understanding of lecturers and students regarding the ethical, safe, and responsible use of AI in the academic environment. The activity was held on November 22, 2025, at Manado State University, involving 59 participants consisting of lecturers and students. The methods used were educational seminars, interactive discussions, and evaluation through pre- and post-tests. The results of the activity showed an increase in participant understanding, indicated by an increase in the average score from 55.53 (moderate category) in the pre-test to 62.10 (High Category) in the post-test. These findings indicate that the educational activities implemented are effective in increasing AI literacy and building awareness of the safe and responsible use of AI in the higher education environment. Therefore, similar programs need to be implemented on an ongoing basis to support the creation of a digital culture that is safe, ethical, and adaptive to technological developments.
Ketahanan Komunitas Ekonomi Kreatif dalam Menghadapi Dampak Pandemi COVID-19: Studi pada Calista Art di Jakarta Utara Vania Kirana Dyatmika; Gledysta Nauli Situmorang; Aniqotul Ummah; Chomariyana Kartika Hesti
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas Vol 3, No 1: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jpmk.v3i1.425

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pandemi COVID-19 terhadap aktivitas Calista Art, mengidentifikasi strategi yang digunakan untuk mempertahankan keberlangsungan komunitas, serta menjelaskan bentuk ketahanan masyarakat kota yang tercermin dalam aktivitas komunitas tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, studi pustaka, dan penelusuran media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandemi COVID-19 menyebabkan penurunan penjualan karya seni, terbatasnya penyelenggaraan pameran, serta meningkatnya biaya produksi akibat kenaikan harga bahan baku. Untuk menghadapi kondisi tersebut, Calista Art mempertahankan kepercayaan kolektor dan memanfaatkan jaringan sosial yang telah dibangun sebelumnya. Berdasarkan analisis teori ketahanan masyarakat kota, Calista Art menunjukkan kemampuan bertahan, beradaptasi, dan bangkit kembali dalam menghadapi krisis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunitas masyarakat memiliki peran penting dalam membangun ketahanan ekonomi dan sosial di wilayah perkotaan melalui kerja sama, partisipasi, dan modal sosial.
Penguatan Kesadaran Masyarakat terhadap Peran BPJS Kesehatan dalam Pemenuhan Hak atas Kesehatan di Desa Sindangheula Fakhriy Mujiono; Julianti Julianti; Muhamad Indra Ramadhan; Ahmad Fadli Ramadani; Diah Dahlia; Mohamad Imam Kamaludin
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas Vol 3, No 1: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jpmk.v3i1.430

Abstract

Pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar sekaligus bagian dari hak asasi manusia yang harus dipenuhi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Meskipun Program Jaminan Kesehatan Nasional melalui BPJS Kesehatan telah diterapkan, tingkat kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai peran serta manfaat BPJS Kesehatan masih beragam, khususnya di tingkat desa. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran BPJS Kesehatan dalam memperkuat kesadaran masyarakat terhadap hak atas pelayanan kesehatan di Desa Sindangheula, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dipadukan dengan kegiatan community engagement melalui wawancara, observasi, diskusi partisipatif, serta edukasi kesehatan kepada masyarakat Desa Sindangheula. Kegiatan tersebut meliputi identifikasi permasalahan, penyampaian materi mengenai BPJS Kesehatan, diskusi interaktif, serta evaluasi pemahaman masyarakat terhadap hak atas pelayanan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPJS Kesehatan berperan dalam memperluas akses pelayanan kesehatan, namun tingkat pemahaman masyarakat mengenai kepesertaan, pemanfaatan layanan, dan hak atas pelayanan kesehatan masih belum merata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah mengikuti proses diskusi partisipatif dan edukasi, masyarakat menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai manfaat BPJS Kesehatan, mekanisme pelayanan berjenjang, serta hak atas pelayanan kesehatan sebagai bagian dari hak warga negara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi kesehatan dan keterlibatan masyarakat merupakan faktor penting dalam mengoptimalkan pemanfaatan BPJS Kesehatan sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat untuk memperoleh akses pelayanan kesehatan yang lebih adil dan merata.
Peranan Bahasa Indonesia dalam Peningkatan Pemahaman Masyarakat terhadap Literasi Digital Edi Nyoto Setyo Marsusiadi; Ilham Satrio Utomo; Septiana Widi Astuti; Teguh Arifianto; Muhammad Nabil Zain Nafis
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas Vol 2, No 2: 2025
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jpmk.v2i2.492

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini mengkaji peran Bahasa Indonesia dalam memperkuat literasi digital masyarakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Literasi digital mencakup tidak hanya kompetensi teknis penggunaan perangkat, tetapi juga kemampuan berpikir kritis terhadap informasi, etika komunikasi, serta seleksi konten secara bertanggung jawab. Bahasa Indonesia berfungsi strategis sebagai media penyampaian informasi digital yang mudah diakses oleh berbagai lapisan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan yang menekankan pemakaian Bahasa Indonesia secara efektif dan sesuai kaidah dalam mengakses, memproduksi, serta mendistribusikan informasi digital, melalui metode penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi media digital berbasis konten berbahasa Indonesia. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dalam mengidentifikasi hoaks, mengkritisi pesan digital, dan menyadari pentingnya etika berbahasa daring. Penggunaan Bahasa Indonesia yang komunikatif juga terbukti efektif menjembatani kesenjangan pemahaman teknologi pada masyarakat dengan latar belakang pendidikan beragam. Kesimpulannya bahasa Indonesia berperan signifikan sebagai instrumen edukatif dalam mewujudkan literasi digital yang inklusif, kritis, dan berkelanjutan.