cover
Contact Name
Noni Putri
Contact Email
fatihjournal1@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
fatihjournal1@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan atau Pasar XII Gg. Sayang No. 12 Dusun II Bandar Setia Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency, North Sumatra 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Fatih: Journal of Contemporary Research
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : -     EISSN : 30643821     DOI : -
The focus and scope of Fatih Journal of Contemporary Research is on various issues in multidisciplinary fields, both as material objects and formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners, and observers of interdisciplinary studies to publish their research results in our journal, whose articles focus on Education Dawah and Communication Philosophy and Ushuluddin Law Economics and Banking Management and Administration Social and Culture Science and Technology Nursing, Midwifery, Medicine, Pharmacy and Public Health Agriculture, Plantation, Fisheries and Animal Husbandry Language, Arts and Literature
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 207 Documents
Pendidikan Islam dan Pembentukan Kepribadian Moral Remaja di Tengah Perubahan Sosial Maudy Suebatul Aslamiyah; Ahmad Solehudin; Mita Debby Dwi Oktavia; Jakaria Umro
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/02mmp058

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian moral remaja, terutama di tengah dinamika perubahan sosial yang semakin kompleks akibat globalisasi, perkembangan teknologi, dan pergeseran nilai-nilai budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pendidikan Islam dalam membangun karakter moral remaja serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam proses tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan analisis deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam berperan sebagai landasan utama dalam pembentukan nilai-nilai akhlak, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan empati. Namun, perubahan sosial yang cepat seringkali memengaruhi pola pikir dan perilaku remaja sehingga menimbulkan konflik nilai antara ajaran agama dan realitas kehidupan modern. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam metode pendidikan Islam yang kontekstual, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman agar mampu memperkuat ketahanan moral remaja. Penelitian ini menegaskan bahwa sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat sangat penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan Islam dalam membentuk kepribadian moral remaja.
Konsep Muhkam dan Mutasyabih dalam Penguatan Moderasi Beragama di Sekolah Eka Oktayani; Ulil Albab; Dedi Munawwar Yasin; Ibnu Rozali; Arin Setiani; Az-Zahra Dien Adzellina; Nadirah Syafitri
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/5sc7t479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep muhkam dan mutasyabih dalam Al-Qur’an serta perannya dalam memperkuat moderasi beragama di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat muhkam berfungsi sebagai dasar nilai yang jelas dan tetap, seperti keadilan, tauhid, dan toleransi, sedangkan ayat mutasyabih memberikan ruang penafsiran yang mendorong sikap terbuka dan menghargai perbedaan. Keseimbangan antara keduanya menghasilkan pemahaman agama yang tidak ekstrem dan sesuai dengan konteks kehidupan. Dalam pendidikan, konsep ini berperan penting dalam membentuk karakter peserta didik yang moderat, inklusif, dan mampu hidup harmonis di tengah keberagaman.
Membudayakan Pola Hidup Sederhana Melalui Dalil Al-Qur’an dan Hadis Luthfia Fadhila Rusdi; Muhammad Ragil Saputra; Muhamad Yahya
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/cqpee048

Abstract

Pola hidup konsumtif yang berkembang akibat arus modernisasi dan kapitalisme global menjadi salah satu pemicu utama kerusakan ekologis serta kesenjangan sosial di tengah masyarakat. Artikel ini bertujuan menelaah konsep hidup sederhana (simple living) dalam perspektif Al-Quran dan Hadis sebagai alternatif solusi untuk membangun kesadaran kolektif tentang pengelolaan harta yang berkeadilan dan berkelanjutan. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan tafsir tematik (maudhu'i) dan kajian pustaka, penelitian ini mengkaji tiga dalil utama. Pertama, QS. Al-Furqan ayat 67 yang menggariskan prinsip qawam (pertengahan) dalam berinfak, dikontekstualisasikan melalui keteladanan Umar bin Khattab dan Mohammad Hatta sebagai representasi simple living lintas zaman. Kedua, QS. Al-Isra ayat 26-30 beserta hadis larangan israf dalam berwudu, yang dianalisis keterkaitannya dengan konsep zero waste dan circular economy dalam pengelolaan sumber daya alam. Ketiga, kisah Qarun dalam QS. Al-Qashash ayat 79-82 yang dimaknai sebagai peringatan terhadap dampak kesombongan materi pada terjadinya konflik dan retaknya integritas sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Quran dan Hadis secara konsisten menempatkan kesederhanaan bukan sekadar anjuran moral, melainkan sebagai prinsip etis-ekologis yang relevan dengan isu-isu kontemporer seperti keberlanjutan lingkungan dan kohesi sosial. Artikel ini merekomendasikan internalisasi nilai qana'ah dan keseimbangan finansial sebagai langkah preventif terhadap budaya konsumerisme serta kesenjangan ekonomi di masyarakat modern.
Pendekatan Teologis dan Sosiologis Terhadap Konsep Etika Sosial dalam Pemikiran Tafsir Fazlur Rahman Hazrina Ayudiah; Mulazi Ibbna; Farid Adnir
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/42wx6t29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis bagaimana pendekatan teologis dan sosiologis membentuk konsep etika sosial dalam pemikiran tafsir Fazlur Rahman, mengingat metode penafsiran klasik yang cenderung tekstual-normatif dinilai belum sepenuhnya mampu menjawab dinamika sosial kontemporer. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat kualitatif, dengan data primer berupa kitab-kitab ulumul Qur'an dan karya babon metodologi tafsir, serta data sekunder berupa artikel jurnal, tesis, dan disertasi lima tahun terakhir. Data dianalisis melalui tiga teknik, yaitu analisis isi, analisis komparatif, dan sintesis-integratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi teologis Rahman bersifat teo-antroposentris, di mana kesadaran ketuhanan (taqwa) harus terwujud dalam penegakan keadilan sosial, sementara pendekatan sosiologisnya beroperasi melalui teori Double Movement yang menjembatani konteks sosio-historis turunnya ayat dengan kebutuhan etis masyarakat modern. Analisis komparatif memperlihatkan bahwa kedua pendekatan ini saling melengkapi, di mana teologi berfungsi sebagai sumber nilai (source of values) dan sosiologi sebagai ruang aktualisasinya (locus of application), meskipun ditemukan pula titik tengkar berupa kerawanan subjektivitas penafsir dalam memisahkan prinsip universal dari konteks partikular. Penelitian ini menyimpulkan bahwa etika sosial dalam pemikiran Rahman merupakan hasil dialektika antara teks, konteks sosio-historis, dan nalar kritis penafsir, yang melahirkan formula metodologis dialogis-progresif berupa keadilan distributif, egalitarianisme gender, dan perlindungan kaum tertindas (mustad'afin) sebagai prinsip etis hidup bagi pembacaan Al-Qur'an di era modern.
Perlindungan Hukum Terhadap Pemegang Hak Atas Tanah Berdasarkan Girik yang Telah Diterbitkan Sertifikat oleh Pihak Lain Rizaldi Rizaldi; Wira Franciska; Putra Hutomo
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/y6keh691

Abstract

Untuk waktu yang lama, masyarakat bergantung pada girik, dokumen tanah kuno yang menunjukkan siapa yang memiliki kedaulatan atas sebidang tanah. Namun, girik kini hanya dianggap sebagai indikasi awal dalam proses pendaftaran tanah pertama kali dan tidak dianggap sebagai bukti hukum yang sah atas kepemilikan properti, menurut Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Tanah, Apartemen, dan Pendaftaran Properti. Perlindungan hukum bagi pemegang girik yang tanahnya telah disertifikasi oleh pihak ketiga dan posisi pemegang girik sebagai bukti kendali tanah dalam pendaftaran tanah merupakan isu yang dibahas dalam penelitian ini. Studi ini menggunakan metode konseptual dan hukum untuk sampai pada kesimpulan hukum normatif. Data yang digunakan berasal dari sumber primer dan sekunder dalam bidang hukum, khususnya dari tinjauan literatur undang-undang, yurisprudensi, dan putusan pengadilan. Teori perlindungan hukum dan teori pendaftaran tanah merupakan kerangka teoritis yang digunakan dalam penelitian ini. Berdasarkan temuan tersebut, girik hanya dapat digunakan dalam proses hukum untuk membuktikan kepemilikan tanah adat, dan tanah ini harus didaftarkan untuk mendapatkan sertifikat tanah paling lambat tanggal 2 Februari 2026. Setelah tanggal tersebut, girik tidak akan lagi memiliki tujuan selain sebagai dokumen tambahan dalam prosedur pendaftaran tanah administratif pendahuluan. Jika pemegang girik dapat memberikan bukti penguasaan fisik tanah secara terus menerus selama 20 tahun, didukung oleh data yang valid dan dokumen lain yang memperkuat kedudukan hukum pemegang girik, pemegang tersebut dapat diberikan perlindungan hukum.
Strategi Konseling Keluarga untuk Mengatasi Phubbing dan Meningkatkan Kualitas Interaksi Antaranggota Keluarga di Era Digital Ainul Mardiyah; Suci Ramadani; Rojatul Aini; Istianah Istianah; Mirna Siti Herlisna
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/8pmsr684

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi dalam keluarga. Salah satu fenomena yang semakin sering ditemukan adalah phubbing (phone snubbing), yaitu perilaku mengabaikan lawan bicara karena lebih fokus pada penggunaan telepon pintar. Fenomena ini berpotensi menurunkan kualitas interaksi antaranggota keluarga, mengurangi kedekatan emosional, serta memicu konflik dan ketidakpuasan dalam hubungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi konseling keluarga sebagai upaya mengatasi perilaku phubbing dan meningkatkan kualitas interaksi antaranggota keluarga di era digital. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai literatur ilmiah yang berkaitan dengan phubbing, komunikasi keluarga, dan konseling keluarga. Hasil kajian menunjukkan bahwa konseling keluarga memiliki peran penting dalam membantu anggota keluarga memahami dampak negatif phubbing, membangun kesadaran penggunaan teknologi secara sehat, serta mengembangkan pola komunikasi yang lebih efektif. Beberapa strategi yang dapat diterapkan meliputi psikoedukasi mengenai penggunaan media digital, pelatihan komunikasi interpersonal, penyusunan aturan penggunaan gawai dalam keluarga, peningkatan kualitas waktu bersama (quality time), dan penguatan fungsi keluarga melalui pendekatan sistem keluarga. Implementasi strategi tersebut mampu meningkatkan keterbukaan, empati, dan keterlibatan emosional antaranggota keluarga sehingga tercipta hubungan yang lebih harmonis. Dengan demikian, konseling keluarga menjadi salah satu intervensi yang relevan dan efektif dalam menghadapi tantangan komunikasi keluarga pada era digital serta mendukung terciptanya lingkungan keluarga yang sehat dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Implementasi Konseling Keluarga Islam dalam Membangun Keluarga Sakinah di Era Modern Ainul Mardiyah; Sri Rahayu Ningsih; Dina Angreyni Nasution; Fiqri Permana
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/kfxh2r42

Abstract

Perkembangan zaman modern yang ditandai dengan kemajuan teknologi, perubahan pola komunikasi, serta meningkatnya tuntutan sosial dan ekonomi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap kehidupan keluarga. Berbagai permasalahan seperti konflik rumah tangga, ketidakseimbangan komunikasi, menurunnya kualitas interaksi keluarga, hingga meningkatnya angka perceraian menjadi tantangan yang perlu mendapatkan perhatian serius. Dalam konteks tersebut, konseling keluarga Islam hadir sebagai salah satu pendekatan yang dapat membantu keluarga dalam mengatasi berbagai permasalahan berdasarkan nilai-nilai ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi konseling keluarga Islam dalam membangun keluarga sakinah di era modern. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library study) dengan mengkaji berbagai literatur, jurnal ilmiah, buku, dan sumber relevan yang berkaitan dengan konseling keluarga Islam dan konsep keluarga sakinah. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi konseling keluarga Islam berperan penting dalam membentuk hubungan keluarga yang harmonis melalui penguatan aspek spiritual, komunikasi yang efektif, penyelesaian konflik secara Islami, serta peningkatan pemahaman terhadap hak dan kewajiban anggota keluarga. Konseling keluarga Islam juga membantu pasangan suami istri dalam menghadapi berbagai tantangan modern dengan tetap berpedoman pada Al-Qur'an dan Sunnah. Dengan demikian penerapan konseling keluarga Islam secara optimal dapat menjadi strategi yang efektif dalam mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah yang mampu beradaptasi dengan dinamika kehidupan modern tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Administrasi Tenaga Kependidikan Saskiana Safita Br Surbakti; Riang Shafina; Ridho Rayhan Pratama; Sya’ban Sya’ban
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/1ek1bq76

Abstract

Administrasi tenaga kependidikan merupakan komponen penting dalam sistem pendidikan karena berperan dalam mendukung efektivitas pengelolaan sumber daya manusia serta penyelenggaraan layanan pendidikan yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep administrasi tenaga kependidikan, mengidentifikasi jenis-jenis tenaga kependidikan beserta peran dan fungsinya, serta mengkaji tahapan rekrutmen tenaga kependidikan yang efektif dalam menunjang pencapaian tujuan pendidikan. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui penelusuran dan pengkajian berbagai sumber pustaka, meliputi buku, artikel jurnal nasional, dan publikasi ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan literatur, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa administrasi tenaga kependidikan mencakup kegiatan perencanaan kebutuhan, pengadaan, penempatan, pembinaan, pengembangan kompetensi, penilaian kinerja, hingga pemberhentian tenaga kependidikan. Jenis tenaga kependidikan terdiri atas tenaga administrasi sekolah, pustakawan, laboran, teknisi laboratorium, operator sekolah, pengelola sarana dan prasarana, serta tenaga layanan khusus yang memiliki tugas dan tanggung jawab berbeda namun saling mendukung dalam penyelenggaraan pendidikan. Selain itu, rekrutmen tenaga kependidikan yang efektif dilaksanakan melalui analisis kebutuhan, penyusunan kualifikasi jabatan, pengumuman lowongan, seleksi administrasi, pengujian kompetensi, wawancara, penempatan, dan evaluasi berkelanjutan. Dengan demikian, administrasi dan rekrutmen tenaga kependidikan yang dikelola secara profesional dan berbasis kompetensi dapat meningkatkan mutu layanan pendidikan serta mendukung tercapainya tujuan pendidikan secara optimal.
Peran Intensitas Muraja’ah Harian dalam Menjaga Kekuatan Hafalan Al-Qur’an Siswa di STP Khoiru Ummah Binjai Tingkat SD Aulya Thaharahnisa; Emi Pratiwi Br. Surbakti; Khairul Muzni; Maulana Muhammad Ikhwan; Juliani Juliani
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/cc72kb91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran intensitas muraja'ah harian dalam menjaga kekuatan hafalan Al-Qur'an siswa di STP Khoiru Ummah Binjai tingkat sekolah dasar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya muraja'ah sebagai upaya mempertahankan hafalan Al-Qur'an agar tetap kuat dan tidak mudah terlupakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian terdiri atas koordinator program tahfiz, guru tahfiz, dan siswa kelas VI yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas muraja'ah harian berperan penting dalam menjaga kekuatan hafalan Al-Qur'an siswa. Siswa yang melakukan muraja'ah secara rutin dan konsisten memiliki hafalan yang lebih lancar, kuat, dan lebih mudah mengingat kembali ayat-ayat yang telah dihafal. Program muraja'ah di STP Khoiru Ummah Binjai dilaksanakan secara terstruktur melalui kegiatan di sekolah dan di rumah dengan dukungan guru, orang tua, serta penggunaan Catatan Harian Tahfiz (CHT) sebagai alat pemantauan. Faktor pendukung keberhasilan muraja'ah meliputi kompetensi guru, keterlibatan orang tua, target hafalan yang jelas, dan jadwal yang teratur. Adapun hambatan yang ditemukan adalah rasa malas dan kurang konsistennya pelaksanaan muraja'ah di rumah. Dengan demikian, muraja'ahharian yang dilakukan secara konsisten menjadi kunci penting dalam menjaga kualitas dan kekuatan hafalan Al-Qur'an siswa.
Maqāṣid sebagai Tujuan Teks dan Hukum: Analisis Komparatif dalam Studi Tafsir M. Ridho Baihaki; Suci Rahmadina; Faris Naufal; Hanif Dawamah; Sholahuddin Ashani
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/t96me488

Abstract

Penelitian ini berupaya menganalisis konsep maqāṣid sebagai orientasi tujuan teks dan hukum dalam studi tafsir melalui pendekatan komparatif. Penelitian ini merupakan kajian kepustakaan yang memanfaatkan berbagai sumber literatur sebagai data utama dan dianalisis secara kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber yang relevan dalam bidang tafsir, usul fikih, dan maqāṣid al-syarī‘ah. Selanjutnya, data yang telah terkumpul dikaji melalui analisis komparatif guna mengungkap persamaan dan perbedaan pandangan para ulama terkait peran maqāṣid dalam memahami teks Al-Qur’an serta dalam perumusan hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa maqāṣid berfungsi sebagai kerangka interpretatif yang penting dalam menghubungkan makna tekstual wahyu dengan tujuan yang memiliki ruang lingkup lebih luas dibandingkan syariat Islam. Sebagian ulama memandang maqāṣid sebagai tujuan yang secara inheren terkandung dalam teks, sementara yang lain menekankan perannya sebagai prinsip dasar dalam penalaran dan pengembangan hukum. Meskipun terdapat perbedaan metodologis, kedua pandangan tersebut memiliki tujuan yang sama, yaitu mewujudkan kemaslahatan (maṣlaḥah) dan menjaga nilai-nilai fundamental syariat. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa integrasi antara analisis tekstual dan pendekatan berbasis maqāṣid memungkinkan lahirnya penafsiran yang lebih kontekstual dan dinamis tanpa mengurangi otoritas teks Al-Qur’an. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian tafsir dan hukum Islam kontemporer dengan menawarkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai hubungan antara makna teks, tujuan penetapan hukum, dan kondisi sosial masyarakat.