cover
Contact Name
Muhammad Buchori Ibrahim
Contact Email
mesadajournal@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
mesadajournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pendidikan/Pasar XII Gg. Sayang No. 12 Dusun II Bandar Setia Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency, North Sumatra 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Mesada: Journal of Innovative Research
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : -     EISSN : 30643864     DOI : -
The focus and scope of Mesada: Journal of Innovative Research is on various issues in multidisciplinary fields, both as material objects and formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners, and observers of interdisciplinary studies to publish their research results in our journal, whose articles focus on: Education Dawah and Communication Philosophy and Ushuluddin Law Economics and Banking Management and Administration Social and Culture Science and Technology Nursing, Midwifery, Medicine, Pharmacy and Public Health Agriculture, Plantation, Fisheries and Animal Husbandry Language, Arts and Literature
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 269 Documents
Sistem Hukum Perceraian di Indonesia, Maroko dan Tunisia Muhammad Ichwan Zulfadly; Sukiati Sukiati; Iwan Nasution
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/pg68ky63

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan sistem hukum perceraian di Indonesia, Maroko, dan Tunisia dalam perspektif hukum keluarga Islam kontemporer. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perbandingan hukum, serta didukung oleh pendekatan historis dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga negara memiliki kesamaan dalam menjadikan pengadilan sebagai otoritas utama dalam proses perceraian, namun berbeda dalam tingkat intervensi negara dan reinterpretasi terhadap konsep talak. Indonesia menerapkan model integratif yang menggabungkan hukum Islam dengan hukum nasional melalui Undang-Undang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam. Maroko mengadopsi model reformis melalui Mudawwanah dengan pendekatan yang lebih progresif dalam perlindungan perempuan dan kesetaraan gender. Sementara itu, Tunisia menerapkan model sekular-progresif melalui Code of Personal Status dengan menghapus talak sepihak dan menempatkan perceraian sepenuhnya dalam kewenangan negara. Secara komparatif, perbedaan ini dipengaruhi oleh faktor sosial, politik, dan ideologis masing-masing negara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hukum keluarga Islam bersifat dinamis dan adaptif, serta reformasi hukum perceraian di ketiga negara bertujuan untuk mewujudkan keadilan, kemaslahatan, dan perlindungan terhadap perempuan dan anak.
Analisis Peran Keterampilan 4C terhadap Keberhasilan Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada Peserta Didik SMAN 1 Gadingrejo Nadia Fransiska; Putu Nerina Sekaryani; Firdaus Firdaus; Kalyca Darellia Qanita. F; Handoko Handoko
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/br2d8f25

Abstract

Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka menuntut siswa untuk aktif, inovatif, dan mampu bekerja sama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Collaboration, Communication) terhadap keberhasilan pelaksanaan P5 pada peserta didik di SMAN 1 Gadingrejo. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan asosiatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada sampel responden di sekolah tersebut. Instrumen penelitian berupa 10 butir pernyataan yang telah dinyatakan valid dan memiliki tingkat reliabilitas yang sangat tinggi (Cronbach’s Alpha = 0,861). Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dan uji regresi linear sederhana melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan 4C peserta didik berada pada kategori [tinggi], dan pelaksanaan P5 berjalan dengan [sangat baik]. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa keterampilan 4C memiliki peran yang signifikan terhadap keberhasilan pelaksanaan P5 dengan kontribusi sebesar [45,2%], sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Secara parsial, aspek kolaborasi dan komunikasi menjadi indikator yang paling kuat dalam mendukung ketercapaian target projek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan keterampilan abad 21 (4C) di lingkungan sekolah menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan implementasi P5.
Keadilan Substantif bagi Perempuan dalam Penetapan Nafkah Pasca Cerai Talak Berdasarkan PERMA Nomor 3 Tahun 2017: Studi Analisis Putusan Nomor 887/Pdt.G/2024/PA.Kis Siti Khodijah MY; Zamzam Alfathoni Fillah; Ibnu Radwan Siddik Turnip
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/bva4x472

Abstract

Penelitian ini mengkaji keadilan substantif bagi perempuan dalam penetapan nafkah pasca cerai talak berdasarkan Perma No. 3 Tahun 2017 pada Putusan Nomor 887/Pdt.G/2024/PA.Kis (Pengadilan Agama Kisaran, 26 Agustus 2024). Kasus melibatkan istri muda (25 tahun, IRT, pendidikan SLTP) yang menuntut nafkah iddah, mut'ah, dan nafkah madhiyah. Menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan analisis yurisprudensi tujuh langkah, penelitian ini mendeskripsikan faktor penyebab perselisihan, mengidentifikasi gap penelitian terdahulu, dan mengevaluasi penerapan PERMA 3/2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perselisihan dipicu utamanya oleh kegagalan suami memenuhi nafkah rumah tangga, dibuktikan keterangan lima saksi. Majelis Hakim menetapkan nafkah iddah Rp 3.000.000, mut'ah Rp 2.000.000, dan madhiyah Rp 10.000.000, dengan kewajiban pembayaran sebelum ikrar talak. Temuan kritis: pertimbangan pengurangan mut'ah berbasis "pelayanan istri tidak maksimal" berpotensi mengandung bias gender dan bertentangan dengan Pasal 4 PERMA 3/2017. Penelitian ini menyimpulkan implementasi PERMA 3/2017 masih parsial dan inkonsisten, serta mengidentifikasi ketiadaan formula standar nafkah minimum sebagai agenda reformasi KHI.
Pelaksanaan Program Tahfidz Al Quran dalam Membentuk Karakter Siswa SMPIT Sahabat Al Quran Binjai Nurhafni Nurhafni; Juliani Juliani; Tawakkal Khoiri; Tri Septiana Rahmadani
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/bqy7gs80

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan program tahfidz Al-Qur’an dalam membentuk karakter siswa di SMPIT Sahabat Al-Qur’an Binjai. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan karakter dalam menghadapi tantangan degradasi moral peserta didik serta kebutuhan terhadap model pendidikan Islam yang mampu mengintegrasikan pembelajaran akademik dan pembinaan akhlak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru tahfidz, wali kelas, serta siswa yang terlibat dalam program tahfidz. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program tahfidz Al-Qur’an di SMPIT Sahabat Al-Qur’an Binjai dilaksanakan secara terstruktur melalui jadwal kegiatan rutin, penerapan metode muraja’ah dan talaqqi, setor hafalan, evaluasi berkala, serta monitoring hafalan yang berkelanjutan. Program tahfidz berkontribusi terhadap pembentukan karakter religius, disiplin, tanggung jawab, sopan santun, kejujuran, dan kemandirian siswa melalui pembiasaan aktivitas Qur’ani dan keteladanan guru. Keberhasilan program didukung oleh dukungan sekolah, kompetensi guru tahfidz, lingkungan Islami, keterlibatan orang tua, dan pembiasaan religius, sementara hambatan yang ditemukan meliputi perbedaan motivasi siswa, keterbatasan waktu, kemampuan hafalan yang tidak sama, pengaruh lingkungan luar sekolah, serta kurangnya konsistensi muraja’ah. Penelitian ini menegaskan bahwa program tahfidz Al-Qur’an memiliki peran strategis dalam penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam.
Kajian Linguistik Jurnalistik terhadap Judul Berita Kompas TV: Analisis KetidakpresisianDiksi dalam Judul Berita Daring dan Potensi Multitafsir Jail Keni Aguselin Sembiring; Berlian Serevina Harianja; Sri Lestari Putri Mulyani Harahap; Sherly Ramadhani; A. Samhudi
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/wef1cj38

Abstract

Judul berita memiliki peran penting dalam produk jurnalistik karena menjadi pintu utama yang membentuk pemahaman pembaca terhadap suatu peristiwa. Dalam jurnalistik digital, judul berfungsi tidak hanya sebagai ringkasan informasi tetapi juga sebagai sarana untuk menarik perhatian pembaca. Kondisi ini sering mendorong pemilihan kata yang lebih sensasional, singkat, dan provokatif, sehingga berpotensi mengurangi ketepatan makna. Penelitian ini bertujuan menganalisis ketidakakuratan pemilihan kata pada sejumlah judul berita daring Kompas TV, khususnya yang membahas isu hukum, politik, pemerintahan, dan olahraga. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan linguistik jurnalistik. Hasil kajian menunjukkan sebagian judul berisi diksi yang dapat menimbulkan multitafsir, prasangka bersalah, ambiguitas referensial, hubungan sebab-akibat yang belum jelas, serta penggunaan istilah asing dan teknis yang kurang komunikatif. Temuan ini menekankan pentingnya penerapan prinsip ketepatan, kejelasan, netralitas, dan keseimbangan bahasa dalam penyusunan judul berita untuk menjaga objektivitas informasi dan mencegah kesalahan interpretasi publik.
Analisis Kesalahan Berbahasa pada Jurnal Ilmiah Rumpun Teknik dalam Kurun Waktu 2024-2025 Fadhilah Sabrina Zaylani; Yusnika Sihite; Rini Syarifah Siregar; Saibil Aprilia Putri; Zai Alpris Wulandari Saragih
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/j0fex814

Abstract

Penulisan naskah pada jurnal ilmiah bidang teknik harus memenuhi kaidah bahasa Indonesia yang benar guna menjaga wibawa dan kejelasan informasi akademik. Namun, saat ini banyak artikel ilmiah yang lebih memprioritaskan validitas data teknis dibandingkan ketepatan mekanika kebahasaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi kesalahan berbahasa pada tataran ortografi, morfologi, dan sintaksis berdasarkan Pedoman Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) Edisi V. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis kesalahan. Data dikumpulkan dari lima artikel ilmiah jurnal teknik dari berbagai sub-bidang (sipil, hidrologi, dan manajemen konstruksi) yang terbit dalam kurun waktu 2024-2025. Hasil analisis menunjukkan adanya berbagai penyimpangan, meliputi kesalahan penulisan ejaan dan istilah asing, penggunaan afiksasi yang tidak tepat, hingga struktur kalimat yang tidak efektif. Kesalahan-kesalahan tersebut dinilai berpotensi mengaburkan alur logika penalaran ilmiah dalam teks. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan perlunya proses penyuntingan bahasa yang lebih ketat oleh pengelola jurnal teknik sebelum naskah dipublikasikan agar kualitas komunikasi ilmiah tetap terjaga.
Analisis Penggunaan Bentuk Baku dan Nonbaku pada Judul Berita Daring detik.com Riska Moriska; Nadira Azzahra; Nafisa Aulia Pakpahan; Jufrikhan Manca Nurrin; Jonnes Naibaho
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/fdw38988

Abstract

Penggunaan bahasa dalam media daring memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Salah satu unsur yang berpengaruh terhadap daya tarik berita adalah judul berita, yang sering memadukan penggunaan bahasa baku dan bahasa nonbaku. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan bentuk bahasa baku dan bahasa nonbaku pada judul berita daring Detik.com serta mengidentifikasi kecenderungan pemanfaatannya dalam praktik jurnalistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa 20 judul berita dari Detik.com yang dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan simak-catat. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi dan mengklasifikasikan bentuk bahasa baku dan nonbaku berdasarkan KBBI dan EYD Edisi V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa baku lebih dominan digunakan dalam judul berita. Namun, ditemukan pula bentuk bahasa nonbaku yang berupa singkatan, bahasa percakapan, dan istilah asing, seperti lalin, bareng, bikin, owner, dan masterclass. Penggunaan bentuk bahasa nonbaku tersebut berfungsi sebagai strategi jurnalistik untuk menciptakan judul yang lebih ringkas, komunikatif, dan menarik perhatian pembaca. Dengan demikian, judul berita daring Detik.com menunjukkan keseimbangan antara fungsi informatif bahasa baku dan fungsi persuasif bahasa nonbaku.
Hakikat dan Tahap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Nabila Fasya Agustina; Masitah Fitri; Maulida Yanti; Dina Humaira; Wilda Masyitah; Faizatul Faridy
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/1t5mkg32

Abstract

Bahasa merupakan salah satu aspek perkembangan yang sangat penting dalam kehidupan anak usia dini. Melalui bahasa, anak dapat menyampaikan keinginan, perasaan, pendapat, serta menjalin hubungan sosial dengan lingkungan sekitarnya. Perkembangan bahasa pada anak berlangsung secara bertahap sejak lahir melalui proses mendengar, meniru, memahami, hingga mampu berbicara dengan baik. Penelitian mengenai hakikat bahasa anak usia dini bertujuan untuk memahami bagaimana bahasa berkembang pada anak serta faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan tersebut. Penelitian ini umumnya menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka atau observasi terhadap perkembangan bahasa anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan bahasa anak dipengaruhi oleh faktor internal seperti usia, kesehatan, dan kemampuan kognitif, serta faktor eksternal seperti lingkungan keluarga, pola asuh, pendidikan, dan interaksi sosial. Selain itu, stimulasi yang diberikan melalui kegiatan bercerita, bernyanyi, bermain, dan komunikasi aktif sangat membantu meningkatkan kemampuan bahasa anak. Dengan demikian, perkembangan bahasa perlu diberikan perhatian sejak usia dini agar anak mampu berkembang secara optimal dalam aspek komunikasi dan sosial.
Manajemen Mutu Pendidikan Rafiyanta Rafiyanta; Ririn Putri Anggia; Siti Maimunah; Valina Zahra
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/72vmz778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep manajemen mutu pendidikan, komponen-komponen yang memengaruhi mutu pendidikan, serta prinsip-prinsip yang mendasari implementasi manajemen mutu pendidikan dalam upaya meningkatkan kualitas lembaga pendidikan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan mutu pendidikan sebagai salah satu faktor utama dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan mampu menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap berbagai sumber pustaka yang relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan manajemen mutu pendidikan. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai objek kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen mutu pendidikan merupakan sistem pengelolaan pendidikan yang dilaksanakan secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa mutu pendidikan dipengaruhi oleh beberapa komponen utama, yaitu tenaga pendidik, peserta didik, kurikulum, sarana dan prasarana, kepala sekolah, serta dukungan orang tua dan masyarakat. Selain itu, implementasi manajemen mutu pendidikan didasarkan pada prinsip fokus pada peserta didik, kerja sama tim, perbaikan berkelanjutan, kepemimpinan yang efektif, pengambilan keputusan berdasarkan data dan fakta, serta orientasi pada kepuasan pelanggan pendidikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan manajemen mutu pendidikan secara konsisten mampu meningkatkan kualitas lembaga pendidikan serta mendukung tercapainya tujuan pendidikan secara efektif dan berkelanjutan.
Administrasi Kurikulum: Pengertian, Tujuan, Fungsi, Proses Dira Khairani; Feby Afrita; Adinda Syafira
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/nywhgw23

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya administrasi kurikulum dalam penyelenggaraan pendidikan. Administrasi kurikulum merupakan proses yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi kegiatan yang berkaitan dengan kurikulum. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa administrasi kurikulum berperan penting dalam mengatur berbagai kegiatan pembelajaran seperti penyusunan jadwal, pembagian tugas guru, serta penilaian hasil belajar siswa. Kesimpulannya, pengelolaan administrasi kurikulum yang baik dapat mendukung proses pembelajaran yang efektif dan efisien.