cover
Contact Name
Agus Dian Mawardi
Contact Email
yptbkalsel@gmail.com
Phone
+6285654963323
Journal Mail Official
yptbkalsel@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pematon No.10 Komplek Pembangunam I RT.18 RW.02 Banjarmasin Barat, Kode Pos 70116
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Education Curiosity
ISSN : 29646146     EISSN : 29630339     DOI : https://doi.org/10.71456/ecu
Core Subject : Education, Social,
Jurnal EduCurio meliputi: Teori dan landasan pendidikan dan pembelajaran, Filsafat pendidikan dan pembelajaran, Teknologi pendidikan dan pembelajaran, Psikologi Pendidikan, Media pendidikan dan pembelajaran, Evaluasi pendidikan, Manajemen Pendidikan, Inovasi pendidikan dan pembelajaran, Pendidikan untuk semua jenjang, Pendidikan formal, Pendidikan informal, Pendidikan non formal, Pendidikan pedesaan, Pendidikan perkotaan, Kurikulum pendidikan dan pembelajaran, Pendidik dan siswa, Kebijakan pendidikan dan pembelajaran, Metode dan strategi pembelajaran, Penilaian pembelajaran, sosial budaya, dll.
Articles 394 Documents
Kepemimpian Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Guru Di SMP Negeri 1 Martapura Fadliah, Rina
EduCurio: Education Curiosity Vol 2 No 3 (2024): April-Juli 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v2i3.790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kerja guru di SMP Negeri 1 Martapura. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan kepala sekolah dan tujuh guru mata pelajaran sebagai narasumber. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis untuk mendapatkan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala sekolah adalah dominan demokratis, namun dengan kecenderungan otoriter dalam situasi tertentu. Perubahan dari pembelajaran daring menjadi tatap muka mempengaruhi motivasi kerja guru, dengan suasana mengajar yang lebih aktif. Kepala sekolah memberikan dukungan melalui pengadaan fasilitas pendukung dan penghargaan bagi guru yang unggul dalam tugas mereka. Kepemimpinan yang demokratis, bersama dengan pemberian penghargaan dan fasilitas yang memadai, mampu meningkatkan motivasi kerja guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dukungan yang diberikan kepala sekolah kepada guru telah berhasil meningkatkan motivasi kerja di SMP 1 Martapura. Kepemimpinan yang diterapkan dalam meningkatkan motivasi kerja guru di SMP Negeri 1 Martapura dideskripsikan sebagai kepemimpinan yang demokratis, memberikan rasa nyaman dalam bekerja melalui penghargaan kepada guru dan pengadaan fasilitas yang sesuai dengan situasi pandemi serta pembelajaran tatap muka terbatas.
Mengkaji Peran Pembelajaran Berbantuan Teknologi Dalam Pendidikan Bahasa Inggris Pada Siswa Sekolah Dasar Di Kalimantan Helmi; Ulfah, Maria
EduCurio: Education Curiosity Vol 2 No 3 (2024): April-Juli 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v2i3.791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pembelajaran berbantuan teknologi dalam pendidikan bahasa Inggris untuk siswa sekolah dasar di Kalimantan. Dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), pendekatan pembelajaran berbantuan teknologi menjadi semakin relevan dalam konteks pendidikan bahasa kedua. Penelitian ini akan mengeksplorasi bagaimana penggunaan berbagai alat dan platform seperti aplikasi ponsel pintar, perangkat lunak pembelajaran interaktif, dan sumber daya online lainnya dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa sekolah dasar di Kalimantan.Metodologi penelitian akan menggunakan pendekatan kualitatif, yang melibatkan observasi kelas, wawancara dengan guru dan siswa, dan analisis isi bahan pembelajaran yang digunakan. Penelitian ini juga akan mempertimbangkan aspek budaya lokal dalam implementasi pembelajaran berbantuan teknologi untuk memastikan relevansi dan efektivitasnya dalam konteks Kalimantan. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan berharga tentang bagaimana pembelajaran berbantuan teknologi dapat dioptimalkan dalam pendidikan bahasa Inggris untuk siswa sekolah dasar di Kalimantan, serta menawarkan rekomendasi praktis bagi para guru dan pengambil kebijakan pendidikan.
Pengembangan Media Powerpoint Interaktif Pada Pembelajaran Matematika Kelas IV SD Negeri Mojokrapak 2 Azzahra’, Fatimah; Harsiwi, Nova Estu
EduCurio: Education Curiosity Vol 2 No 3 (2024): April-Juli 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sebuah media pembelajaran yaitu powerpoint interaktif pada pembelajaran matematika dengan materi keliling dan luas bangun datar. Adapun penelitian ini didasari oleh permasalahan yang terjadi, diantaranya 1) Media pembelajaran untuk materi ini masih kurang 2) Pemahaman yang kurang baik terhadap materi tersebut. Sehingga dikembangkanlah media berikut ini yang didesain sedemikian rupa dengan memadukan gambar, animasi, audio, warna dan materi yang menjadi satu kesatuan sehingga menarik perhatian peserta didik. Penelitian ini dilakukan terhadap 31 peserta didik kelas IV SD Negeri Mojokrapak 2 dan pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, angket dan dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini diantaranya, 1) Menghasilkan media pembelajaran powerpoint interaktif 2) Mengetahui tingkat ketertarikan peserta didik terhadap media yang telah dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah RnD (Research and Development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation Evaluation). Subjek penelitian ini yaitu ahli materi, ahli bahasa, ahli desain, guru wali kelas IV dan subjek uji coba yaitu peserta didik kelas IV SD Negeri Mojokrapak 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media powerpoint interaktif memiliki tingkat kevalidan yang dibuktikan dari hasil validasi ahli materi 77,5% (baik), hasil validasi ahli bahasa 87,5% (sangat baik), hasil validasi ahli media 89,7% (sangat baik), hasil guru wali kelas IV 92,5% (sangat baik). Hasil uji lapangan menunjukkan tingkat kemenarikan media mencapai 94,8% (sangat menarik). Sehingga hasil yang didapatkan adalah media yang dikembangkan ini memenuhi kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran dengan kriteria sangat baik dan menarik untuk peserta didik kelas IV di SD Negeri Mojokrapak 2.
Pengembangan E-Modul Pada Mata Pelajaran Dasar Dasar Desain Komunikasi Visual Kelas X Di SMK Negeri 4 Padang Delita, Ratna; Darman, Regina Ade; Devegi, Mourend
EduCurio: Education Curiosity Vol 2 No 3 (2024): April-Juli 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berdasarkan permasalahan yaitu media pembelajaran yang digunakan masih media konvensional yaitu buku cetak dan modul, guru masih menggunakan metode ceramah dalam menyampaikan materi pelajaran, kurangnya memanfaatkan media teknologi informasi, masih rendahnya tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan oleh guru, belum adanya penyajian materi menggunakan e-modul,masih banyak belum mencapai KKM. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul pada mata pelajaran dasar dasar desain komunikasi visual yang valid dan praktis.Penelitian ini, menggunakan metode Research And Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE (Analysis-Desain-Development-Implementation-Evaluate). Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah 3 orang dosen Universitas PGRI Sumatera Barat, 3 orang guru SMK Negeri 4 Padang, 1 orang guru mata pelajaran Dasar Dasar Desain Komunikasi Visual dan 32 siswa kelas X DKV. Berdasarkan hasil validitas media di dapatkan hasil validasi media sebesar,validitas media sebesar 80,00% dan dapat dikategorikan “sangat valid”. Serta e-modul yang dikembangkan memperoleh nilsi praktikalitas guru sebesar 84,38%.praktikalitas siswa sebesar 94,48% dan dikategorikan “sangat praktis”berdasarkan data yang diperoleh bahwa e-modul ini layak dan praktis digunakan dalam proses pembelajaran.
Peran Program Jam Tambahan Calistung Dalam Membantu Mengatasi Kesulitan Belajar Membaca dan Menghitung Siswa Kelas 1 SDN Bluru Kidul 2 Putri, Dwi Laili Kirana; Harsiwi, Nova Estu
EduCurio: Education Curiosity Vol 2 No 3 (2024): April-Juli 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses pembelajaran di sekolah, baik guru maupun siswa tentu berharap untuk mencapai hasil yang optimal. Namun, kenyataannya, harapan tersebut tidak selalu tercapai karena masih terdapat beberapa siswa yang mengalami kesulitan belajar. Kesulitan belajar mencakup berbagai jenis kendala seperti mendengarkan, berbicara, membaca, menulis, berpikir, dan berhitung. Hambatan-hambatan dalam proses pembelajaran ini bisa disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Terdapat berbagai jenis kesulitan belajar yang dihadapi. Oleh karena itu, program jam tambahan calistung hadir untuk membantu mengatasi hambatan yang selalu dihadapi oleh guru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Fokus utama penelitian ini untuk memberikan deskripsi mendalam tentang peran program jam tambahan Calistung dalam mengatasi kesulitan belajar siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun kesulitan belajar yang dialami beberapa siswa Kelas 1 SDN Bluru Kidul 2 yang mengikuti program jam tambahan calistung merupakan hasil pengamatan dan wawancara dengan guru kelas 1, yakni kesulitan dalam mata pelajaran matematika yaitu menghitung, serta kesulitan membaca baik itu huruf, suku kata maupun kata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran program Jam Tambahan Calistung dijalankan dengan baik, menciptakan lingkungan pembelajaran yang interaktif dan mendukung. Respons positif dari siswa terhadap program ini, dengan beberapa siswa mencatat peningkatan dalam kemampuan membaca dan menghitung, menegaskan peran penting program tersebut dalam membantu siswa mengatasi kesulitan belajar. Kolaborasi antara fasilitator, siswa, dan orang tua menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang suportif dan inklusif. Dengan demikian, upaya kolaboratif dari semua pihak terlibat menjadi krusial dalam memastikan keberhasilan program tersebut dan memberikan dampak positif bagi perkembangan akademik siswa.
Penerapan Metode PQRST Untuk Meningkatkan Minat Dan Kemampuan Membaca Siswa Kelas 4 SDN Gili Barat Rananda, Danar Rizky; Arifin, Haykal Bestanun; Setyawan, Agung
EduCurio: Education Curiosity Vol 2 No 3 (2024): April-Juli 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan dan keterampilan proses membaca intensif siswa kelas 4 SDN Gili Barat masih rendah, terlihat bahwa siswa belum dapat membaca secara intensif sehingga kesulitan dalam menentukan ide dasar masing-masing paragraf dan gagasan utama cerita. Ini karena kebiasaan membaca yang tidak efisien. Tujuan penelitian untuk meningkatkan keterampilan membaca intensif proses menggunakan metode PQRST. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas 4 dengan jumlah 23 orang. Data diperoleh melalui hasil wawancara, catatan lapangan dan angket. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif. Hasil analisis data pada siklus pertama dan kedua menunjukkan bahwa keterampilan membaca intensif siswa meningkat. Pada pertemuan pertama skor kemampuan membaca siswa rata-rata 60,5. Pada pertemuan kedua dan setelah diterapkan metode pqrst skor kemampuan membaca siswa meningkat menjadi 78,2. Presentase kemampuan membaca siswa juga meningkat sebesar 35% menjadi 80%.Berdasarkan hasil disimpulkan bahwa penggunaan strategi PQRST dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas 4 SDN Gili Barat.
Peran Dan Tanggung Jawab Manajerial Kantor Adinda, Nazla Sofi; Mulyadi, Dea Nadhira; Nurhayati, Suci; Sitompul, Abdul Lathif; Darmansah, Tengku
EduCurio: Education Curiosity Vol 2 No 3 (2024): April-Juli 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menyelidiki secara menyeluruh peran dan tanggung jawab manajerial di kantor dengan menggunakan dua pendekatan utama: kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif melibatkan wawancara mendalam dengan manajer dari berbagai sektor industri untuk mengidentifikasi elemen-elemen kunci dalam peran mereka, termasuk perencanaan strategis, pengambilan keputusan, kepemimpinan, pengembangan diri dan tim, serta adaptasi terhadap perubahan. Hasil dari pendekatan ini menyoroti pentingnya fleksibilitas dan proaktivitas manajer dalam menanggapi dinamika lingkungan. Pendekatan kuantitatif menggunakan survei cross-sectional yang melibatkan 385 responden, dan mengukur hubungan antara variabel-variabel manajerial dengan kinerja organisasi melalui analisis regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa efektivitas dalam perencanaan strategis, pengambilan keputusan, serta gaya kepemimpinan yang partisipatif dan transformasional berpengaruh positif secara signifikan terhadap kinerja organisasi. Implikasi praktis dari temuan ini menunjukkan bahwa organisasi perlu berinvestasi dalam pelatihan dan pengembangan keterampilan manajerial, serta mempromosikan gaya kepemimpinan yang partisipatif dan transformasional untuk meningkatkan kinerja tim dan kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi teori dan praktik manajemen dengan menawarkan pemahaman holistik mengenai peran dan tanggung jawab manajerial. 
Implementasi 4K Di Kehidupan Sehari-Hari Pada Remaja Zaelani, Muhammad Akmal
EduCurio: Education Curiosity Vol 2 No 3 (2024): April-Juli 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode yang digunakan dalam laporan ini adalah dengan pendekatan studi kepustakaan. Kompetensi 4K (Kritis berpikir, Kolaboratif, Komunikatif, dan Kreatif) adalah suatu kompetensi yang diharapkan untuk generasi muda agar mampu berpikir secara kritis, melakukan kolaboratif antar individu, memiliki skill komunikasi yang baik, dan mempunyai ide-ide kreatif. Hal ini diperlukan agar para remaja dapat beradaptasi dengan kehidupan pada fase dewasa. Para remaja diharapkan untuk dapat bersaing di abad ini. Kompetensi ini tidak hanya dilakukan untuk pembelajaran tapi sebagai inovasi untuk kedepannya. Hal ini menjadi penunjang untuk kehidupan sehari-hari dan di dunia kerja.
Persepsi Guru Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Di SDN Kembang Habang 1 Kabupaten Tapin Mahrita, Mahrita; Tunnoor, Saidah; Hartati, Hartati; Fitriani, Nurul Huda
EduCurio: Education Curiosity Vol 2 No 3 (2024): April-Juli 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis persepsi guru dalam implementasi kurikulum merdeka belajar di SDN Kembang Habang 1 Kabupaten Tapin.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, sumber data penelitian di peroleh dari tiga orang guru kelas 1 dan 4 yang sudah menerapkan kurikulum merdeka. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tiga guru hanya satu guru yang tidak sependapat bahwa kurikulum merdeka sesuai dengan kebutuhan peserta didik, namun untuk kebehasilan kurikulum merdeka dalam memberikan pelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik semua guru setuju, namun semua guru sependapat bahwa kurikulum merdeka sangat sulit dalam mempelajarinya sehingga perlu pelatihan khusus agar tidak salah dalam menerapkan dalam proses pembelajaran di kelas.
Analisis Faktor-Faktor Rendahnya Kemampuan Literasi Siswa Kelas IV Di SDN Jaddih 4 Amilia, Ratih; Harsiwi, Nova Estu
EduCurio: Education Curiosity Vol 2 No 3 (2024): April-Juli 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab yang mempengaruhi dalam pengembangan kemampuan literasi di Indonesia, sehingga kedepannya di dapatkan alternatif solusi untuk menentukan kebijakan pengembangan literasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jumlah responden adalah 28 siswa yang terdiri dari 14 laki-laki dan 14 perempuan. faktor penyebab rendahnya kemampuan lilterasi siswa kelas IV SDN Jaddih 4 yaitu terdapat 2 faktor. Faktor Internal: 1. Rendahnya minat baca siswa. 2. Membaca buku atas perintah guru. 3. Kurangnya kesadaran siswa untuk meluangkan waktu membaca. Faktor Eksternal: 1. Lingkungan sekolah yang kurang mendukung. 2. Kurangnya motivasi guru dan orang tua. 3. Tidak adanya mading sekolah. 4. Tidak memiliki sarana membaca selain perpustakaan. 5. Program literasi belum berjalan secara maksimal. 6. Pengaruh penggunaan handphone.