cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
arifmudi11@gmail.com
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas KM 16.5, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : https://doi.org/10.69693/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Institute of Advanced Knowledge and Science, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 663 Documents
Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif Canva Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP Liwubao Maria Ika Suryani Meti; Ingkana Ingkana; Putri Sahrani Malala; Karmila Karmila; Dian Nan Brylliant
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII di SMP Bank Saller Liwubao melalui penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Canva. Permasalahan yang dihadapi dalam proses pembelajaran adalah kurangnya motivasi dan keterlibatan siswa akibat penggunaan media yang monoton dan kurang menarik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 25 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada setiap siklus. Pada siklus I, rata-rata nilai siswa mencapai 73,20 dengan ketuntasan belajar 68%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 85,60 dengan ketuntasan belajar 92%. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Penggunaan Canva sebagai media interaktif membantu guru dalam menyajikan materi secara visual dan menarik, sehingga siswa lebih mudah memahami konsep yang diajarkan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran interaktif berbasis Canva efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa kelas VIII di SMP Bank Saller Liwubao.
Analisis Upaya Guru Dalam Menangani Perilaku Maladaptif Anak Usia Dini Melalui Intervensi Dini Siti Fatimah Eka Ariani; Shubuha Nisrina Aushofia; Adelia Alfina Febryani; Rizca Naura Intan Anggraheni; Nurul ‘Ilmi Azizah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.683

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya guru dalam menangani perilaku maladaptif anak usia dini melalui intervensi dini di TK Pertiwi Tarubasan 2, Klaten. Perilaku maladaptif pada anak usia dini dapat mengganggu proses pembelajaran serta perkembangan sosial-emosional anak apabila tidak ditangani secara tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru kelas sebagai informan utama, serta kepala sekolah dan orang tua sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku maladaptif yang sering muncul meliputi tantrum, berkelahi, menjahili teman, menyembunyikan barang, kurang fokus, dan perilaku menyendiri. Guru menangani perilaku tersebut dengan pendekatan humanis melalui komunikasi persuasif, kegiatan sharing, pendampingan emosional, pemberian kesempatan anak menenangkan diri, serta pengalihan aktivitas ke kegiatan positif. Selain itu, sekolah melaksanakan program intervensi dini berupa kegiatan parenting setiap semester dan komunikasi aktif dengan orang tua melalui grup WhatsApp. Kendala yang ditemukan yaitu perbedaan pola asuh di rumah, kurangnya pemahaman sebagian orang tua tentang konsep pembelajaran PAUD berbasis bermain, serta kebiasaan penggunaan gadget yang sulit dikendalikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya guru melalui intervensi dini dapat membantu mengurangi perilaku maladaptif anak, namun keberhasilannya sangat bergantung pada kerja sama yang konsisten antara sekolah dan orang tua.
Strategi Penguatan Capacity Building Guru Pendidikan Agama Islam Berbasis Kecerdasan Sosial-Emosional Untuk Mencegah Bullying Di Madrasah Ratu Amalia Hayani; Khairani Khairani; Natriya Faisal Rachman; Annisa Nuraisyah Annas; Gamar Al Haddar
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.684

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah merumuskan strategi penguatan capacity building guru Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis kecerdasan sosial-emosional (KSE) untuk mencegah perilaku bullying di madrasah. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai literatur tentang  capacity building guru, kecerdasan sosial-emosional, pencegahan bullying, serta konsep pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Guru PAI membutuhkan penguatan kompetensi sosial-emosional yang meliputi kesadaran diri, pengelolaan emosi, empati, keterampilan relasi, dan pengambilan keputusan bertanggung jawab; (2) Strategi penguatan dapat dilakukan melalui pelatihan KSE terintegrasi nilai-nilai Islam (seperti rahmah,  ukhuwah, ‘adalah), supervisi klinis reflektif, komunitas praktik antar-guru, serta integrasi materi anti-bullying dalam pembelajaran PAI; (3) Pendekatan KSE efektif menciptakan iklim madrasah yang aman dan inklusif karena guru menjadi teladan dalam mengelola konflik dan membangun empati, sehingga mengurangi potensi kekerasan verbal, fisik, maupun sosial di lingkungan madrasah. Dengan demikian, penguatan KSE berbasis nilai Islam bagi guru PAI merupakan strategi preventif yang holistik dalam menekan angka bullying di madrasah.  
Efektivitas Fungsi Inspektur Tambang Dalam Pengawasan Lingkungan Pertambangan Timah Di Kabupaten Bangka Tengah Dona Dona; Riri Maria Fatriani; Mirza Sazeta; Dinda Syufradian Putra
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas fungsi inspektur tambang dalam melaksanakan pengawasan lingkungan pertambangan timah di Kabupaten Bangka Tengah. Pertambangan timah di wilayah ini telah berlangsung selama puluhan tahun dan menimbulkan berbagai dampak lingkungan yang signifikan, mulai dari kerusakan lahan, pencemaran sungai, hingga degradasi ekosistem pesisir. Inspektur tambang sebagai ujung tombak pengawasan teknis pertambangan memiliki peran strategis dalam meminimalisasi dampak negatif tersebut. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif-empiris dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas fungsi inspektur tambang di Kabupaten Bangka Tengah masih belum optimal. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan jumlah inspektur tambang yang tidak sebanding dengan luasnya wilayah tambang yang harus diawasi, minimnya sarana dan prasarana pendukung pengawasan, serta lemahnya koordinasi antar instansi terkait. Selain itu, sanksi administratif yang diberikan kepada pelanggar ketentuan lingkungan cenderung tidak memberikan efek jera yang memadai. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas dan jumlah inspektur tambang, penguatan regulasi sanksi, serta pengembangan sistem pengawasan berbasis teknologi informasi untuk meningkatkan efektivitas pengawasan lingkungan pertambangan timah di Kabupaten Bangka Tengah.
Analisis Tingkat Kemandirian Keuangan Di Kota Bengkulu Tahun 2020-2024 Media Utami Putri; Pakri Fahmi; Fitriani Ariska
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemandirian keuangan daerah Kota Bengkulu periode 2020–2024. Dalam sistem pemerintahan yang menganut desentralisasi fiskal, pemerintah daerah diharapkan memiliki tingkat kemandirian keuangan yang tinggi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Namun, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemandirian keuangan daerah Kota Bengkulu masih tergolong rendah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Alat analisis yang digunakan meliputi rasio ketergantungan keuangan daerah, rasio desentralisasi fiskal, dan rasio kemandirian keuangan daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan keuangan pemerintah daerah Kota Bengkulu dalam membiayai pembangunan masih sangat kurang, yang ditunjukkan oleh nilai rata-rata rasio desentralisasi fiskal sebesar 20,48%. Nilai rata-rata rasio ketergantungan keuangan daerah sebesar 75,23% menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Sementara itu, tingkat kemandirian keuangan daerah Kota Bengkulu tergolong rendah dengan nilai rata-rata sebesar 26,79%, yang mengindikasikan rendahnya kemampuan daerah dalam membiayai kebutuhan pembangunan secara mandiri.
Politik Identitas Dalam Pemilu Indonesia Dan Peran Institusi Budaya Serta Keislaman Subri Rahmadani; Frans Tory Damara Pradipta
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.688

Abstract

Politik identitas menjadi salah satu fenomena penting dalam perkembangan demokrasi Indonesia pasca-Reformasi. Penggunaan identitas agama, budaya, dan kelompok sosial dalam pemilu menunjukkan bahwa kontestasi politik tidak hanya berkaitan dengan program kerja kandidat, tetapi juga melibatkan kedekatan emosional dan simbolik dengan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan politik identitas dalam pemilu Indonesia serta peran institusi budaya dan institusi keislaman dalam memengaruhi orientasi politik masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku akademik, dan artikel penelitian yang relevan dengan tema politik identitas, demokrasi elektoral, media digital, serta institusi sosial keagamaan di Indonesia. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi melalui pengkajian dan perbandingan berbagai hasil penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa politik identitas masih memiliki pengaruh dalam pemilu Indonesia meskipun pola penggunaannya mengalami perubahan. Pada Pemilu 2014 dan 2019, penggunaan isu agama dan polarisasi sosial terlihat lebih dominan, sedangkan pada Pemilu 2024 politik identitas berkembang melalui pendekatan simbolik, budaya, dan kedekatan dengan tokoh agama. Institusi keislaman dan institusi budaya memiliki peran penting sebagai mediator sosial dalam membentuk orientasi politik masyarakat serta menjaga legitimasi politik kandidat. Perkembangan media digital juga memperkuat penyebaran politik identitas dalam ruang publik Indonesia.
Studi Eksperimental Pemanfaatan Abu Tempurung Kelapa Sebagai Bahan Substitusi Semen Dalam Pembuatan Paving Block Widya Yanti Lesnussa; Juliet G. Metekohy; Rabiyatul Uzda
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.689

Abstract

Paving block merupakan bahan bangunan yang umum digunakan untuk perkerasan jalan, area parkir, dan taman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan paving block dengan memanfaatkan limbah organik abu tempurung kelapa sebagai bahan substitusi semen. Abu tempurung kelapa digunakan karena mengandung senyawa Silika Oksida (SiO_2) yang juga terdapat pada semen, sehingga diharapkan dapat meningkatkan ikatan dan kekuatan paving block. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Benda uji berupa paving block berbentuk persegi panjang berukuran 21 cm x 10,5 cm x 6 cm dengan variasi penambahan abu tempurung kelapa sebanyak 0 gr (normal), 30 gr, 60 gr, 90 gr, dan 120 gr. Pengujian dilakukan pada umur benda uji 28 hari menggunakan dua jenis air, yaitu air suling dan air hujan, untuk melihat pengaruhnya terhadap kualitas paving block. Hasil pemeriksaan material menunjukkan bahwa agregat halus (pasir) yang digunakan telah memenuhi spesifikasi SNI dengan kadar air rata-rata 7,99% dan kadar lumpur 2,06%. Berdasarkan pengujian kuat tekan, penambahan limbah abu tempurung kelapa memberikan pengaruh yang bervariasi terhadap kekuatan paving block dibandingkan dengan paving block normal. Pemanfaatan limbah ini diharapkan dapat menjadi inovasi bahan bangunan yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.
Pengaruh Gaya Hidup Hedonisme Terhadap Perilaku Keuangan Mahasiswa Di Universitas Muhammadiyah Makassar Nurul Epika; Muhammad Nasrun; Firman Syah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh gaya hidup hedonisme terhadap perilaku keuangan mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Makassar. Sampel yang digunakan 87 responden. Jenis Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yand diperoleh dari kuesioner yang dibagikan dan berhubungan dengan masalah yang diteliti. Pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dan pembagian kuesioner. Dalam penelitian ini sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data mencakup data primer dan data sekunder. Instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode skala likert. Berdasarkan hasil data dengan menggunakan perhitungan statistik melalui aplikasi SPSS versi 26, penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup hedonisme memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap perilaku keuangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar. Hal ini dibuktikan melalui hasil uji t diperoleh nilai t hitung sebesar -9,486 dan nilai t tabel sebesar 1,988, sehingga t hitung lebih kecil dari t tabel (-9,486 < 1,988). Dengan demikian, H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti gaya hidup hedonisme berpengaruh signifikan terhadap perilaku keuangan mahasiswa. Selain itu, hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan koefisien regresi sebesar -1,246 yang mengindikasikan bahwa setiap peningkatan gaya hidup hedonisme akan menurunkan kualitas perilaku keuangan mahasiswa. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 51,4% menunjukkan bahwa gaya hidup hedonisme memberikan kontribusi sebesar 51,4% terhadap perilaku keuangan mahasiswa, sedangkan sisanya sebesar 48,6% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.
Self Disclosure Pada Second Account Instagram Sebagai Ruang Ekspresi Diri Generasi Z Samsabila Samsabila; Mahdar Mahdar; Ashar Hasyim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.691

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena penggunaan second account Instagram sebagai ruang ekspresi diri di kalangan Generasi Z di Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara. Fokus utama penelitian adalah mendeskripsikan bagaimana Generasi Z memanfaatkan second account tersebut untuk mengungkapkan identitas dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong mereka memilih ruang digital yang lebih privat. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma fenomenologi, peneliti menggali pengalaman mendalam dari 15 informan yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Teori Self-Disclosure dari Joseph A. DeVito digunakan sebagai kerangka analisis untuk membedah lima dimensi keterbukaan diri, yaitu ukuran (amount), valensi (valence), kecermatan dan kejujuran (accuracy/honesty), maksud dan tujuan (intention), serta keakraban (intimacy). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Generasi Z menjadikan second account sebagai "panggung belakang" yang memberikan kebebasan untuk tampil apa adanya tanpa beban estetika yang biasanya dituntut di first account. Pengungkapan diri di ruang ini memiliki intensitas yang lebih tinggi dan cenderung menampilkan sisi emosional yang jujur, termasuk perasaan negatif sebagai bentuk katarsis. Faktor pendorong utama penggunaan akun ini adalah kebutuhan akan privasi yang ketat, keinginan melepaskan tekanan sosial, serta rasa aman saat berinteraksi dalam lingkaran pertemanan yang terbatas. Penelitian ini menegaskan bahwa second account Instagram telah bertransformasi menjadi instrumen penting bagi mahasiswa untuk menjaga keseimbangan psikologis dan mengelola autentisitas diri di tengah paparan dunia digital yang penuh tuntutan citra ideal.
Slippery Slope Theory Dalam Konteks Indonesia: Mengkaji Ulang Peran Trust Dan Power Terhadap Kepatuhan Pajak (Studi Kasus KPP Pratama Makassar Selatan) Desiyana Salsabillah; Mira Mira; Muhammad Khaedar Sahib
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh trust (kepercayaan) dan power (kekuatan otoritas pajak) terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi pada KPP Pratama Makassar Selatan dalam perspektif Slippery Slope Theory. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian explanatory research. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada wajib pajak orang pribadi yang terdaftar di KPP Pratama Makassar Selatan. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, serta uji hipotesis dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kepercayaan wajib pajak terhadap otoritas pajak, maka semakin tinggi pula tingkat kepatuhan pajak. Selain itu, variabel power juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, yang mengindikasikan bahwa kekuatan otoritas pajak melalui pengawasan, pemeriksaan, dan penegakan sanksi mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Secara simultan, variabel trust dan power berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Penelitian ini mendukung Slippery Slope Theory yang menyatakan bahwa kepatuhan pajak dapat dibentuk melalui kombinasi antara kepercayaan wajib pajak terhadap otoritas pajak dan kekuatan otoritas dalam menegakkan aturan perpajakan.