cover
Contact Name
M. Miftach Fakhri
Contact Email
fakhri@unm.ac.id
Phone
082192119493
Journal Mail Official
ptk.pps@unm.ac.id
Editorial Address
Jalan Bonto Langkasa, Banta-Bantaeng, Rappocini, Banta-Bantaeng, Kec. Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
UNM Journal of Technology and Vocational
ISSN : 25800418     EISSN : 25800434     DOI : https://doi.org/10.26858/ujtv
Core Subject : Education, Social,
UJTV invites original articles and not simultaneously submitted to another journal or conference. The journal explores about vocational in learning and efforts to address employability within the curriculum, together with coverage of innovative themes and initiatives within vocational education and training. Managing the transition from school/college to work Education-Business partnerships and collaboration Edupreneurship Curriculum Links between education and industry The graduate labour market Work experience and placements The recruitment, induction and development of school leavers and graduates Young person employability and career development Teaching and learning practice in vocational school Vocational education in electronics Vocational education in automotive Vocational behaviour
Articles 144 Documents
PENGARUH INTEGRASI MEDIA DIGITAL, INTEGRITAS AKADEMIK, DAN KUALITAS BUTIR SOAL TERHADAP HASIL BELAJAR DALAM ASESMEN BERBASIS TIK PADA SMA NEGERI DI KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN Thamrin; Purnamawati; Edy Sabara
UNM Journal of Technology and Vocational Volume 10, Issue 2, May (2026)
Publisher : Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/mwzf8421

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh integrasi media digital, integritas akademik, dan kualitas butir soal terhadap hasil belajar dalam asesmen berbasis TIK pada SMA Negeri di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Menggunakan metode kuantitatif, penelitian ini melibatkan 279 murid dari enam sekolah sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert empat poin. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, meliputi uji korelasi, uji asumsi klasik (normalitas, linearitas, dan heteroskedastisitas), serta analisis regresi linear berganda. Hasil analisis deskriptif menunjukkan respons murid terhadap aplikasi TIK (mean 25,15), respons butir soal (23,95), dan hasil belajar (25,82) berada pada kategori sedang, sementara integritas akademik (29,80) berkategori tinggi. Uji simultan membuktikan ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar dengan kontribusi 43,3% (R2=0,433), menunjukkan hubungan yang kuat. Namun secara parsial, hanya respons terhadap butir soal yang menjadi variabel paling dominan dan signifikan (t=12,460; p=0,000). Sebaliknya, integrasi media digital dan integritas akademik tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa capaian hasil belajar dalam asesmen berbasis TIK lebih ditentukan oleh kualitas substansi instrumen (butir soal) dibandingkan penggunaan aplikasi dan faktor integritas murid.
PENGARUH LITERASI TIK DAN SOFT SKILLS TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA SMK MELALUI MEDIASI SELF REGULATED LEARNING DI KABUPATEN PANGKEP Alifyaramadani Hidayah; Nurlaela; Hamzah Nur
UNM Journal of Technology and Vocational Volume 10, Issue 2, May (2026)
Publisher : Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/xd86qf58

Abstract

This study aims to examine and empirically analyze the influence of ICT literacy and soft skills on vocational high school students’ work readiness, with self-regulated learning as a mediating variable in Pangkep Regency. The research employed a quantitative approach with an ex post facto design, focusing on testing the relationships among variables based on questionnaire data. The population consisted of 624 students, while the sample included 244 eleventh-grade students selected through cluster sampling based on sub-district areas, followed by proportional random sampling from each school. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling with Analysis of Moment Structures. The results indicate that ICT literacy has a positive and significant effect on work readiness and a stronger effect on self-regulated learning. Soft skills also show a positive and significant effect on work readiness and self-regulated learning. Furthermore, self-regulated learning has a positive and significant effect on work readiness. In the mediation analysis, self-regulated learning significantly mediates the effect of ICT literacy on work readiness as well as the effect of soft skills on work readiness. These results indicate that students’ work readiness is shaped not only by ICT literacy and soft skills but also through the role of self-regulated learning as a mediating factor.
PENERAPAN METODE DETEKSI  INSULATOR BUSI MENGGUNAKAN APLIKASI COLOR GRAB BERBANTUAN ANALISIS CHAT GPT DALAM PRAKTIK PEMELIHARAAN MESIN Benyamin Batau; Darmawang; Muhammad Yahya
UNM Journal of Technology and Vocational Volume 10, Issue 3, August (2026)
Publisher : Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bc4zqa82

Abstract

Penelitian quasi-eksperimental ini menginvestigasi efektivitas integrasi aplikasi Color Grab dengan analisis kecerdasan buatan ChatGPT dalam meningkatkan keterampilan diagnosis kondisi mesin siswa melalui analisis warna insulator busi pada pendidikan kejuruan. Dilaksanakan di SMKN 1 Sumarorong pada tahun ajaran 2025/2026, penelitian ini menggunakan desain nonequivalent control group dengan 44 siswa kelas XI teknik otomotif (22 eksperimen, 22 kontrol) dari program Teknik Sepeda Motor (TSM) dan Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Kelompok eksperimen menerima pembelajaran menggunakan aplikasi Color Grab terintegrasi dengan analisis ChatGPT-4 untuk umpan balik real-time dan penjelasan kontekstual, sementara kelompok kontrol menerima pembelajaran konvensional menggunakan observasi visual dan buku manual servis. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar tervalidasi (24 butir, Cronbach's α=0,914) dan instrumen observasi praktik. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan dalam hasil belajar: kelompok eksperimen mencapai rerata posttest 83,14 (SD=6,86) dibandingkan kelompok kontrol 76,70 (SD=8,10), dengan selisih rerata 6,44 poin (t=-2,846, df=42, p=0,007). Kelompok eksperimen juga menunjukkan normalized gain superior (0,74, kategori tinggi) versus kelompok kontrol (0,57, kategori sedang). Analisis distribusi menunjukkan 68,18% siswa eksperimen mencapai kategori Baik atau Sangat Baik, dibandingkan hanya 31,82% pada kelompok kontrol. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi Color Grab dengan ChatGPT secara signifikan meningkatkan pemahaman konseptual dan keterampilan analitis siswa dalam diagnosis mesin, mendukung integrasi kecerdasan buatan dalam pendidikan teknik kejuruan. Penelitian ini berkontribusi pada body of evidence yang berkembang tentang pembelajaran berbasis AI dalam pendidikan vokasi, khususnya dalam pedagogi teknik otomotif.
PENGARUH SELF-REGULATED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MAHASISWA PRODI PTIK UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Muh. Aldi; Ruslan; Udin Sidik Sidin
UNM Journal of Technology and Vocational Volume 10, Issue 3, August (2026)
Publisher : Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/azs35n18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Self-Regulated Learning (SRL) terhadap kemampuan pemecahan masalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini menggunakan metode ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Dalam hal ini, variabel bebas adalah Self-Regulated Learning, sedangkan variabel terikat adalah Kemampuan Pemecahan Masalah. Data yang digunakan meliputi data asosiatif untuk menganalisis hubungan serta pengaruh antara kedua variabel. Hasil uji F menunjukkan nilai F-hitung sebesar 63,644 lebih besar dari F-tabel sebesar 3,908 dengan signifikansi < 0,001, yang berarti model regresi layak digunakan. Hasil uji t menunjukkan nilai t-hitung sebesar 7,978 lebih besar dari t-tabel sebesar 1,977 dengan signifikansi < 0,001, sehingga Self-Regulated Learning berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah. Persamaan regresi yang diperoleh adalah , yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan pada Self-Regulated Learning akan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah sebesar 0,502 satuan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,311 menunjukkan bahwa 31,1% variasi kemampuan pemecahan masalah dijelaskan oleh Self-Regulated Learning, sementara sisanya 68,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Self-Regulated Learning memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah mahasiswa, di mana semakin tinggi tingkat pengaturan diri dalam belajar, semakin baik pula kemampuan mahasiswa dalam memecahkan masalah.