Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik dan Kewarganegaran
Jurnal Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik dan Kewarganegaran diterbitkan Prodi. PPKN, STKIP Pasundan Cimahi. Para editor menerima artikel yang menjelaskan penelitian teoritis dan eksperimental terbaru terkait dengan (1) artikel Teoritis; (2) studi empiris; (3) Makalah berorientasi praktik; (4) Studi kasus; (5) Review makalah dan buku. Jurnal Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik dan Kewarganegaran mendorong studi dan penelitian sistematis dalam pendidikan hukum, politik, dan kewarganeraan. Jurnal melakukan proses peer review dan double-blind reviewing. Penerimaan atau penolakan artikel akan diputuskan oleh dewan editorial berdasarkan hasil review. Tidak ada komunikasi antara penulis dan editor tentang keputusan penolakan. Penulis yang makalahnya ditolak akan diinformasikan mengenai alasan penolakan. Jurnal Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik dan Kewarganegaran adalah jurnal akses terbuka yang berarti semua konten tersedia secara gratis. Pengguna diizinkan untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, mencari, atau menautkan ke teks lengkap artikel, atau menggunakannya untuk tujuan yang sah lainnya, tanpa meminta izin sebelumnya dari penerbit atau penulis.
Articles
64 Documents
Skills Berbohong Generasi Bangsa
Nursanti, Nursanti;
Prabawa, Sambas;
Hendriawan, Erry
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 2 (2024): PPKN dan Masyarakat
Publisher : STKIP Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37742/mores.v6i2.136
This research aims to strengthen the competence of civic skills of students. Through learning civic education by shaping the mindset of students to be critical, understand and be able to carry out their rights and obligations to become smart, skilled and characterized citizens in the midst of the development of an increasingly broad era. The problems that will be discussed in this study are: (1) how the competence of civic skills in learning civic education at SMK Pasundan 1 Cimahi; (2) how the formation of moral intelligence of students at SMK Pasundan 1 Cimahi; (3) How much influence the competence of civic skills on the formation of moral intelligence of students in learning civic education at SMK Pasundan 1 Cimahi. The purpose of the study was to determine the effect of civic skills competence on the formation of students' moral intelligence in civic education learning at SMK Pasundan 1 Cimahi. The research method used in this research is descriptive quantitative method with sampling technique, namely Probability Sampling. The results of the study are (1) The value for the Civic Skills Competency variable (X) is 60.19 the classification is said that the Civic Skills Competency variable (X) is classified as a "good" category; (2) The value for the Moral Intelligence variable (Y) is 59.31 the classification is said that Moral Intelligence (Y) is classified as a "good" category; (3) The results of the F test can be decided that the f-count value is 90.923> f-table 4.016 then H0 is rejected and H1 is accepted which means that there is an overall influence between the independent variable (civic skills competence) on the dependent variable (moral intelligence); (4) The coefficient of determination is 62.3% and the remaining 37.7% is influenced by other variables outside this study. Keywords : Civic Education; Civic Skills; Moral Intelligence. Abstract Penelitian ini bertujuan untuk menguatkan kompetensi civic skills siswa/i. Melalui pembelajaran pendidikan kewarganegaraan dengan membentuk pola pikir siswa menjadi kritis, memahami dan mampu melaksanakan hak serta kewajibannya untuk menjadi warga negara yang cerdas, terampil dan berkarakter di tengah perkembangan zaman yang semakin luas. Permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana kompetensi civic skills pada pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di SMK Pasundan 1 Cimahi; (2) bagaimana pembentukan kecerdasan moral peserta didik di SMK Pasundan 1 Cimahi; (3) Seberapa besar pengaruh kompetensi civic skills terhadap pembentukan kecerdasan moral peserta didik pada pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di SMK Pasundan 1 Cimahi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi civic skills terhadap pembentukan kecerdasan moral peserta didik pada pembelajaran Pendidikan kewarganegaraan di SMK Pasundan 1 Cimahi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif dengan teknik pengambilan sampel yaitu Probability Sampling. Hasil penelitian adalah (1) Nilai untuk variabel Kompetensi Civic Skills (X) adalah 60,19 klasifikasi tersebut dikatakan bahwa variabel Kompetensi Civic Skills (X) tergolong kategori “baik”; (2) Nilai untuk variabel Kecerdasan Moral (Y) adalah 59,31 klasifikasi tersebut dikatakan bahwa Kecerdasan Moral (Y) tergolong kategori “baik”; (3) Hasil uji F dapat diambil keputusan bahwa nilai f-hitung 90,923 > f-tabel 4,016 maka H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti ada pengaruh secara keseluruhan antara variabel bebas (kompetensi civic skills) terhadap variabel terikat (kecerdasan moral); (4) Nilai koefisien determinasi sebesar 62,3% dan sisanya 37,7% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini. Kata kunci: Civic Skills; Kecerdasan Moral; Pendidikan Kewarganegaraan.
Penguatan Nilai Karakter Religius Peserta Didik dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Di SMP Muhammadiyah Subang
rizkyarian, muhammadyoga;
Halimah, Lili;
Heryani, Heni
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 2 (2024): PPKN dan Masyarakat
Publisher : STKIP Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37742/mores.v6i2.137
Pendidikan pada dasarnya merupakan kebutuhan dan memegang peranan yang sangat penting memajukan pembangunan dan kelangsungan hidup bangsa dan negara secara lintas generasi intelektual dan kualitas tinggi. guru sebagai pendidik, Pengawas, pelatih, dan pengembang kurikulum dapat menciptakan kondisi dan suasana belajar favourable yaitu suasana belajar yang menyenangkan, rasa aman dan memberi Kesempatan bagi peserta didik untuk berpikir aktif, kreatif dan inovatif dalam penelitian berkolaborasi dalam keterampilan mereka Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Hasil bahwa dalam membentuk karakter religius perlu harus ada adanya kerjasama dan pembiasaan dari setiap mata pelajaran termasuk mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewargenegaraan, di dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan bahwa Peserta didik harus dibiasakan dengan etika dan moral untuk menghormati guru artinya apa pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan menjelaskan apa saja yang boleh dilakukan peserta didik dan apa saja yang tidak boleh dilakukan oleh peserta didik seperti peserta didik harus dibiasakan berkata jujur ketika pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sedang berlangsung ini dimaksudkan agar peserta didik terbentuk rasa jujur di setiap tempat dan dimana saja, didalam pembelajaran PPKn peserta didik juga dibiasakan berdoa sebelum pembelajaran baik itu pada jam pertema, kedua, ketiga atau jam terakhir hal ini agar peserta didik dapat terbiasa bahwa setiap yang akan kita lakukan harus melibatkan Tuhan YME
Dampak Pembelajaran PPKN Terhadap Perilaku Disiplin Peserta Didik Berkebutuhan Khusus
Sabiila, Tsal Tsa;
Ahmad, Dadang;
Hendriawan, Erry
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 2 (2024): PPKN dan Masyarakat
Publisher : STKIP Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37742/mores.v6i2.141
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bagaimana dampak pembelajaran PPKn terhadap perilaku disiplin peserta didik berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bagaimana pembelajaran PPKn dan perilaku disiplin peserta didik di asrama tahfidz tuna netra SLBN A. Citeureup Cimahi ? 2) Seberapa besar pengaruh pembelajaran PPKn terhadap perilaku disiplin peserta didik di asrama tahfidz tuna netra SLBN A. Citeureup Cimahi ? 3) Apa faktor pendukung dan penghambat pembelajaran PPKn dan perilaku disiplin peserta didik di asrama tahfidz tuna netra SLBN A. Citeureup Cimahi? 4) Apa saja upaya untuk mengatasi hambatan pembelajaran PPKn dan perilaku disiplin peserta didik di asrama tahfidz tuna netra SLBN A. Citeureup Cimahi?. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Tempat penelitian yaitu di Asrama Tahfidz Tuna Netra SLBN-A Citereup Cimahi. Subjek penelitian ini adalah wakil kepala kesiswaan, seorang guru PPKn dan seorang Pengurus Asrama. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dampak pembelajaran PPKn terhadap perilaku disiplin peserta didik berkebutuhan khusus serta pembiasaan yang ada dapat memberikan pengaruh yang besar terhadap kedisiplinan para peserta didik yang ada di asrama. Kata kunci: Anak berkebutuhan khusus, Perilaku disiplin, PPKn.
Peran Strategis Guru PPKN dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Inklusi Di SMA Muhammadiyah 1 Cimahi
Sari, Wulan;
Martini, Eneng;
Hendriawan, Erry
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 1 (2025): PPKn dan Teknologi Digital
Publisher : STKIP Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37742/mores.v7i1.159
This study aims to optimize the role of Civic Education (PPKn) teachers in enhancing the learning interest of inclusive students, enabling them to develop independent motivation while helping teachers achieve expected learning outcomes. The research addresses several key questions: (1) How is PPKn learning implemented at SMA Muhammadiyah 1 Cimahi? (2) What is the level of learning interest among inclusive students in PPKn subjects? (3) What obstacles do teachers face in fostering learning interest among inclusive students? A qualitative descriptive approach was used, with data collected through interviews, observations, and documentation. The findings reveal insights into how PPKn learning is conducted, the extent of inclusive students' interest in learning, and the challenges teachers encounter. This research contributes to a deeper understanding of the learning dynamics and supports the development of a more inclusive, engaging, and motivating learning environment for all students. Keywords: Teacher optimization, Pancasila and citizenship education
Penguatan Sikap Toleransi di SMK Bina Putra Kabupaten Bandung Barat
Saniah, Siti;
Halimah, Lili;
Sofyan, Edy
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 1 (2025): PPKn dan Teknologi Digital
Publisher : STKIP Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37742/mores.v7i1.164
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami penguatan sikap toleransi siswamelalui implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SMK Bina Putra,Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini mengangkat beberapa rumusan masalah, yaitu: bagaimanagambaran sikap toleransi siswa di SMK Bina Putra, mengapa peran guru menjadi faktor kunci dalammembentuk sikap toleransi siswa, serta strategi pembelajaran apa yang efektif untuk memperkuatsikap toleransi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitiandeskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap toleransi siswa di SMK Bina Putra merupakan aspekpenting yang perlu mendapat perhatian. Implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila danKewarganegaraan terbukti memiliki pengaruh yang signifikan dalam membentuk sikap toleransisiswa. Selain itu, strategi pembelajaran yang efektif dan penguatan kompetensi guru juga memberikandampak positif terhadap kemampuan guru dalam membina sikap toleransi di lingkungan sekolah
Transformasi Digital dalam Dunia Pendidikan: Pengaruh Ai terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa PPKN STKIP Pasundan Cimahi
Anggraeni, Nurul Falah Anggraeni;
Hendrawan, Jajang Hendar Hendrawan;
Prabawa, Sambas Prabawa
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 1 (2025): PPKn dan Teknologi Digital
Publisher : STKIP Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37742/mores.v7i1.169
Banyak mahasiswa mengalami kesulitan dalam memahami materi yang kompleks dan abstrak, khususnyapada program studi PPKn di perguruan tinggi yang kurang mendapat perhatian khusus. Banyaknyamateri yang harus dikuasai berdampak pada rendahnya partisipasi, pemahaman, dan hasil belajarmahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis dan teknikrandom sampling untuk mengkaji pengaruh Artificial Intelligence (AI) terhadap hasil belajar mahasiswaPPKn di STKIP Pasundan Cimahi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan AI memberikandampak positif terhadap peningkatan motivasi dan hasil belajar mahasiswa. Berdasarkan uji F,diperoleh nilai Fhitung 85,245 > Ftabel 4,004, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hal ini menunjukkanadanya pengaruh signifikan antara variabel teknologi AI (X) terhadap hasil belajar (Y), dengan nilaideterminasi sebesar 59,1%, sedangkan 40,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
IMPLEMENTASI CIVIC DISPOSITION DI PONDOK PESANTREN DARUL FALAH
Faisal Ali, Yusuf;
Salsabilah, Siti
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 1 (2025): PPKn dan Teknologi Digital
Publisher : STKIP Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37742/mores.v7i1.190
sikap dan nilai-nilai seperti tanggung jawab, kepedulian, keadilan, dan keterlibatan aktif dalam kehidupansosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Program kegiatan apa saja yang dirancanguntuk membentuk disposisi kewarganegaraan santri di Pondok Pesantren Darul Falah? (2) Bagaimanaimplementasi program kegiatan tersebut dalam membentuk disposisi kewarganegaraan santri? (3) Faktorfaktorapa saja yang mendukung dan menghambat pelaksanaan program kegiatan tersebut? Penelitianini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Naturalistic Inquiry. Teknik pengumpulan datadilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi di Pondok Pesantren Darul FalahCihampelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pondok pesantren secara aktif mengintegrasikan nilainilaidisposisi kewarganegaraan ke dalam berbagai aktivitas pendidikan, baik formal maupun nonformal,serta kehidupan sehari-hari di asrama. Hal ini mencerminkan komitmen lembaga dalam membentukwarga negara yang bertanggung jawab, peduli sosial, dan aktif berpartisipasi dalam masyarakat.
PELESTARIAN TRADISI BABARIT SEBAGAI PENGEMBANGAN CIVIC CULTURE DALAM MEMBANGUN PARTISIPASI MASYARAKAT
Ratnasari, Ratnasari;
Halimah, Lili;
Heryani, Heni
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 1 (2025): PPKn dan Teknologi Digital
Publisher : STKIP Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37742/mores.v7i1.193
Penelitian ini mengangkat pentingnya pelestarian budaya lokal, khususnya tradisi Babarit di DesaKarangjaya, sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai budaya kewargaan dalam kehidupansehari-hari. Di tengah arus globalisasi yang sangat cepat, budaya lokal seperti Babarit—ungkapansyukur atas hasil pertanian—mengalami ancaman kepunahan karena semakin terpinggirkan dan kurangmendapat perhatian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan makna budaya Babarit sertaperannya dalam mempererat identitas dan kebersamaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metodekualitatif deskriptif dengan langkah-langkah berupa observasi langsung di lokasi penelitian, yaitu DesaKarangjaya, serta wawancara dengan warga setempat. Melalui pendekatan ini, diharapkan penelitiandapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang budaya lokal Babarit dan berkontribusi nyataterhadap upaya pelestariannya. Selain itu, temuan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi inspirasibagi masyarakat lokal untuk terus menjaga dan merawat budaya mereka di tengah tantangan globalisasi.
PENGUATAN CIVIC KNOWLEDGE DALAM MEMBENTUK KESADARAN HUKUM MASYARAKAT TERHADAP KEPEMILIKAN SERTIFIKAT TANAH
Tripuspita, Neneng;
Aprillio Poppy Belladonna;
., Nendah
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 2 (2023): PPKn dan Ilmu Kewarganegaraan
Publisher : STKIP Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37742/mores.v5i2.194
Kesadaran hukum yang rendah terhadap kepemilikan sertifikat tanah mengakibatkan berbagaipermasalahan yang cukup pelik, salah satunya yaitu sengketa yang akan terjadi di kemudian hari.Sehingga diperlukan penguatan civic knowledge untuk membentuk kesadaran hukum masyarakatterhadap kepemilikan sertifikat tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanapersepsi masyarakat terhadap kepemilikan sertifikat tanah, faktor-faktor yang kondusif terhadapkeasadaran hukum kepemilkan sertifikat tanah, program yang dilakukan dalam upaya memberikanpenguatan civic knowledge untuk membentuk kesadaran hukum kepemilikan sertifikat tanah. Metodeyang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, untuk memahami dan menjelaskansecara mendalam pengumpulan data dilakukan dengan studi observasi dan wawancara. Hasildari penelitian ini menunjukan Mengenai pandangan tentang pengetahuan kewargaanegaaranpada masyarakat Desa Wangunsari terhadap pendaftaran tanah untuk kepemilikan sertifikat hakatas tanah, didapati bahwa masih banyak masyarakat Desa Wangunsari yang tidak mengetahuidan memahami bagaimana tata cara pendaftaran tanah kepada Badan Pertanahan Nasional,sehingga kesadaran hukum masyarakat dalam mendaftarkan tanahnya masih tergolong rendah
Kegiatan Latihan Rutin Ekstrakurikuler PMR Menjadi Upaya Untuk Menanamkan Kepedulian Sosial Siswa
Purnamasari, Imas;
Yomi Romlah, Oom;
Trihastuti, Meiwatizal
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 2 (2025): PPKN dan POLSOSBUD
Publisher : STKIP Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research is motivated by the low social awareness among students due to globalization. Extracurricular activities such as PMR can be one of the efforts in developing social care among students. The purpose of this study was to describe the form of cultivation of students' social care through PMR extracurricular activities at SMK Pasundan 1 Cimahi. The method used in this research is a qualitative approach, the type of research used is field research. The results showed that, the form of cultivating students' social care was in the form of orientation period activities or DIKLAT, routine training every week, medical assignments and maximizing activities carried out by PMR extracurricular activities.