cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 No. 14 Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Indo Publishing
ISSN : 30898145     EISSN : 30901294     DOI : https://doi.org/10.63822/aksikita
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 305 Documents
Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi yang Bernilai Ekonomis di Desa Gentan Kecamatan Kranggan Widya Prananta; Putri Yatun Khasanah; Agustin Rimba Wardani; Desya Risti Riyani; Dihyan Arga Perdana; Andara Tsabitha; Rachma Aulia Wardhani; Amirul Mustaqim; Dinara Safina; Muhammad Al Muhtaji Ardabili; Tri Indah Purnawati; Achmad Faisal
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/vf0by372

Abstract

Penggunaan minyak goreng secara berulang oleh rumah tangga dan pelaku UMKM di Indonesia menghasilkan minyak jelantah dalam jumlah besar. Jika dibuang langsung ke lingkungan, minyak jelantah dapat menimbulkan berbagai dampak negatif. Sebagai langkah penyelesaian masalah, tim KKN UNNES GIAT 13 Desa Gentan mengadakan program pengabdian masyarakat berupa sosialisasi serta pelatihan pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Kegiatan yang berlangsung pada 31 Oktober 2025 tersebut diikuti oleh para ibu rumah tangga di Dusun Karangmulyo.Berdasarkan uji coba, rasio 1:1 antara asam stearat dan minyak jelantah menghasilkan lilin terbaik dengan tekstur padat, tidak mudah rapuh, dan waktu nyala cukup lama, yaitu 7–8 jam. Waktu pengerasan juga relatif cepat, sekitar 0,3–0,4 jam. Kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan peserta, menumbuhkan kesadaran mengenai prinsip 3R, serta membuka peluang usaha kreatif berbasis ekonomi sirkular
Pemberdayaan Komunitas Film Karang (Kofika) Melalui Pelatihan News Box Citizen Journalism untuk Peningkatan Ekonomi Kreatif  Desa Karang, Kecamatan Karangapandan, Kabupaten Karanganyar Setyo Bagus Waskito; Johan Ies Wahyudi; Nur Rahmat Ardi Candra Dwi Atmaja
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/kjmf7291

Abstract

Diperlukan terobosan terbaru berbasis pemberdayaan dengan berlandas pada kreativitas dalam mengembangkan ekonomi industri kreatif desa wisata film Karang, salah satunya adalah dengan pemberdayaan Komunitas Film Karang (KOFIKA) dalam desa wisata film dengan pelatihan News Box Journalism yang merupakan salah satu cabang karya video sebagai produk realisasi program desa wisata film guna meningkatkan ekonomi masyarakat. Komunitas Film Karang (KOFIKA) merupakan sebuah komunitas film yang ada di Desa Karang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Dengan beranggotakan muda-mudi yang mayoritas berasal dari karang taruna desa serta memiliki ketertarikan dan antusias terhadap film maupun video. Komunitas ini memiliki kemauan tinggi untuk berkarya dan belajar menciptakan karya. Terakhir, komunitas ini menjuarai film fiksi pendek di KAFA Fest yang merupakan festival film pertama di Kabupaten Karanganyar.  Dalam pelaksanaannya, pariwisata merupakan sektor pembangunan ekonomi yang penting. Dikutip dari Kementrian Pariwisata RI, film, animasi dan video menjadi salah satu dalam 16 sub sektor ekonomi kreatif. Desa Karang yang kaya akan potensi alamnya berupa lahan hijau terbuka sampai dengan air yang melimpah mengharuskan kehadiran pengembangan industri ekonomi kreatif dan pengelolaan ulang potensi wisata yang hadir di dalamnya. Pengembangan potensi desa bersinergi dengan pemberdayaan masyarakatnya menjadi suatu hal yang penting, tidak terkecuali bagi Komunitas Film Karang di Desa Karang. Bermitra dengan kelembagaan desa berupa kelurahan, BUMdes, Karang Taruna, Panitia Pendamping Desa, masyarakat Desa Karang, dan Komunitas Film Karang (KOFIKA) yang akan bekerja sama  bersinergi membangun serta menyukseskan desa wisata film di Desa Karang. Diperlukan terobosan terbaru berbasis pemberdayaan dengan berlandas pada kreativitas dalam mengembangkan ekonomi industri kreatif desa wisata film Karang, salah satunya adalah dengan pemberdayaan Komunitas Film Karang (KOFIKA) dalam desa wisata film dengan pelatihan News Box Journalism yang merupakan salah satu cabang karya video sebagai produk realisasi program desa wisata film guna meningkatkan ekonomi masyarakat
Pemberdayaan Usaha Rumahan melalui Pelatihan AI Marketing Prakosa, Adhi; Sudaryana, Arif; Saktiana, Galuh Mira
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ywjgeh57

Abstract

Artificial intelligence (AI) technology, when used by small and medium-sized businesses, can have a significant impact on them. This community service project provided workshops in Gandekan to help the community maximise digital marketing with AI. The workshop was held in the tourist village of Dewi Gumi with 35 participants. At the end of the workshop, the findings showed an increase in understanding and skills in digital marketing content creation.
Peningkatan Pemahaman Ekonomi Kreatif melalui Keterampilan UMKM Batik Kayu dan Kreasi Bambu di Kampung Wasur Kabupaten Merauke Papua Selatan Natalia Suryani Purba; Nurul Uswatun Hasanah; Anugerah Mulia Utami
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/q2mz7339

Abstract

Ekonomi kreatif merupakan konsep perekonomian yang menempatkan kreativitas, ide, dan inovasi sebagai sumber utama dalam menghasilkan nilai tambah ekonomi dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan pemahaman dan keterampilan praktis di bidang ekonomi kreatif. Secara spesifik, program ini berfokus pada pelatihan keterampilan batik kayu dan kreasi bambu sebagai upaya strategis untuk memanfaatkan dan mengoptimalkan potensi lokal yang terdapat di Kampung Wasur. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi penyuluhan untuk transfer pengetahuan konseptual, diikuti dengan demonstrasi dan praktik langsung untuk penguasaan keterampilan teknis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan di kalangan peserta terkait konsep dasar ekonomi kreatif, serta bertambahnya keterampilan teknis mereka dalam memproduksi kerajinan lokal berbasis batik kayu dan kreasi bambu. Dampak yang dihasilkan adalah lahirnya produk kerajinan yang memiliki daya saing ekonomi, yang pada akhirnya dapat mendorong terciptanya peluang usaha baru dan memperkuat basis ekonomi kreatif di Kampung Wasur
Pelatihan Manajemen Talenta Bagi Siswa/I SMK Negeri 7 Kota Serang Ahmad Syarifudin Sukasih; Ayu Pratami
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/v8wp5106

Abstract

Manajemen talenta (talent management) merupakan salah satu pendekatan strategis dalam pengelolaan sumber daya manusia yang berfokus pada upaya menemukan, mengembangkan, dan mempertahankan individu-individu dengan potensi terbaik agar mampu memberikan kontribusi maksimal bagi organisasi. Dalam konteks dunia pendidikan, manajemen talenta tidak hanya relevan diterapkan pada tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, tetapi juga pada siswa sebagai subjek utama dalam proses pembelajaran. Siswa memiliki potensi, bakat, dan minat yang beragam, yang apabila dikelola dengan baik melalui pendekatan manajemen talenta akan mampu menghasilkan kualitas lulusan yang lebih unggul, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Penelitian dan program pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan manajemen talenta bagi siswa/i SMK Negeri 7 Kota Serang dengan tujuan meningkatkan kualitas siswa baik dari sisi akademik, keterampilan, maupun sikap profesional. Pelatihan ini dirancang agar siswa dapat mengenali potensi diri, memahami arah pengembangan karier, serta menguasai strategi pengelolaan talenta pribadi melalui berbagai aktivitas yang terstruktur, seperti asesmen potensi diri, penguatan soft skills, pelatihan keterampilan kerja, serta pembinaan etika dan disiplin. Dengan pendekatan ini, siswa diharapkan tidak hanya menguasai kompetensi teknis sesuai bidang keahlian di SMK, tetapi juga memiliki kecerdasan emosional, kemampuan komunikasi, kreativitas, dan daya juang yang tinggi. Metode pelaksanaan pelatihan meliputi tiga tahap utama. Pertama, tahap identifikasi dan pemetaan talenta siswa melalui tes minat dan bakat, observasi, serta wawancara. Kedua, tahap pengembangan talenta, di mana siswa diberikan materi pelatihan manajemen diri, kepemimpinan, teamwork, problem solving, dan keterampilan kewirausahaan. Ketiga, tahap pendampingan dan evaluasi, yang dilakukan dengan memberikan proyek nyata (project-based learning) sehingga siswa dapat mempraktikkan keterampilan yang telah diperoleh dalam konteks dunia nyata. Hasil yang diharapkan dari pelatihan ini adalah meningkatnya pemahaman siswa mengenai pentingnya manajemen talenta dalam pengembangan diri, serta tumbuhnya kemampuan siswa dalam merencanakan masa depan karier secara lebih terarah. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas lulusan SMK Negeri 7 Kota Serang sehingga lebih siap bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif, khususnya di era digital dan revolusi industri 4.0. Pelatihan manajemen talenta juga berfungsi sebagai wadah untuk menumbuhkan budaya kerja yang produktif, disiplin, dan berorientasi pada hasil, yang dapat mendukung pencapaian visi sekolah dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi. Dengan demikian, pelatihan manajemen talenta bagi siswa SMK Negeri 7 Kota Serang merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di dunia pendidikan. Melalui program ini, diharapkan sekolah dapat menjadi institusi yang tidak hanya mencetak lulusan dengan kompetensi teknis, tetapi juga dengan kemampuan personal dan profesional yang seimbang. Pada akhirnya, manajemen talenta di dunia sekolah akan menjadi fondasi penting bagi pembangunan SDM Indonesia yang unggul dan berdaya saing global.
Pemanfaatan Teknologi Aplikasi dengan Logo dalam Meningkatkan Efisiensi Operasional dan Strategi Pemasaran UMKM Kampus Laundry Irwandi; Abdul Rajab; Wahyu Muh. Syata; Septiannisa Paramita; Nurliana
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/rnhcfz21

Abstract

Pegabdian ini berfokus pada penerapan teknologi digital dan strategi branding dalam meningkatkan efisiensi operasional serta daya saing UMKM, khususnya pada sektor jasa laundry. Studi kasus dilakukan pada "Kampus Laundry," sebuah usaha kecil yang melayani mahasiswa di sekitar Kampus Universitas Negeri Makassar. Tujuan utama Pegabdian ini adalah untuk memahami bagaimana edukasi digital, seperti penggunaan aplikasi layanan dan desain logo, dapat mempengaruhi performa bisnis. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara langsung dengan pemilik usaha. Hasil Pegabdian mengungkapkan bahwa penggunaan media sosial sebagai sarana promosi digital membantu meningkatkan visibilitas dan menarik pelanggan baru, terutama mahasiswa yang membutuhkan layanan laundry cepat dan praktis. Selain itu, integrasi teknologi pembayaran digital seperti QRIS mempermudah transaksi dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Pengembangan logo untuk Kampus Laundry juga berperan penting dalam membangun identitas brand yang kuat, memudahkan pelanggan dalam mengenali layanan, dan membedakan bisnis ini dari kompetitor lainnya. Pegabdian ini menekankan bahwa di era digital saat ini, edukasi terhadap pelaku UMKM sangat penting, terutama dalam memanfaatkan teknologi digital dan strategi pemasaran online. Pemberian logo dan branding yang efektif mampu memberikan nilai tambah bagi usaha kecil. Selain itu, perluasan layanan melalui penambahan mesin dan strategi promosi diskon juga diidentifikasi sebagai langkah penting untuk meningkatkan daya saing bisnis, terutama dalam menghadapi tantangan persaingan dan kendala operasional seperti kelangkaan bahan bakaPegabdian ini menyarankan agar UMKM seperti Kampus Laundry terus berinovasi dengan memanfaatkan teknologi, memperkuat identitas brand, dan fokus pada kepuasan pelanggan untuk mencapai keberhasilan jangka panjang di pasar yang kompetitif.
Green Waqf Education and Literacy for Worshippers of the Pekanbaru Mujahadah Mosque to Facilitate Sustainable Development Wali Saputra
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/tnhhjm35

Abstract

The objective of this community service initiative is to enhance the comprehension and awareness of the worshippers at the Pekanbaru Mujahadah Mosque regarding the concept of green waqf as a mechanism of Islamic social finance that is instrumental in promoting sustainable development. The execution of this initiative is necessitated by the observed deficiencies in the literacy concerning productive waqf and the inadequate application of waqf for the purposes of environmental enhancement and economic empowerment of the community. The methodology employed in conducting this community service comprises four principal stages, namely: (1) the preparatory stage, which encompasses coordination with the mosque, the development of educational materials, and the preliminary assessment of the worshippers' level of waqf literacy; (2) the implementation stage, which involves socialization efforts, interactive training sessions, and group discussions focused on the concepts, advantages, and practical applications of green waqf; (3) the evaluation and reporting stage, which includes the assessment of participants’ knowledge advancement and the compilation of reports detailing the outcomes of the activities; and (4) the Sustainability Evaluation Results Stage, which examines the sustainability impact of the program through the engagement of worshippers in green waqf initiatives and the potential for its realization at the mosque level. The findings from the activities indicated a substantial enhancement in the worshippers' grasp of the green waqf concept, with an increase from an average of 55.4% prior to the initiative to 87.8% subsequent to the initiative. Participants also demonstrated considerable enthusiasm for the execution of environmentally-focused green waqf initiatives, such as waqf-based reforestation and waste management programs. Furthermore, small groups of worshippers have been established, demonstrating commitment to advance the green waqf program within the mosque community. Consequently, this initiative significantly contributes to the enhancement of sharia financial literacy, the broadening of the productive waqf function, and the promotion of sustainable principles of Islamic social finance at the community level of the mosque.  
Training on Effective and Efficient Mosque Financial Governance at Masjid Mujahadah Pekanbaru Wali Saputra
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/kkqtya04

Abstract

This community engagement program was designed to strengthen the capacity of mosque administrators in managing mosque finances effectively, efficiently, transparently, and accountably. Implemented at Masjid Mujahadah in Pekanbaru, the program adopted an educational and participatory approach that integrated interactive lectures, hands-on technical workshops, and direct mentoring sessions for mosque administrators. The training materials covered the fundamental concepts of Good Financial Governance (GFG), standardized financial recording systems, and the use of simple digital tools to enhance transparency and accuracy in financial reporting. The outcomes revealed a notable improvement in participants’ financial literacy, particularly in preparing financial reports, managing budgets, and implementing transparent administrative procedures. Moreover, the program fostered sustainable impacts by promoting technology-driven financial governance, strengthening congregational trust, and establishing a collaborative framework among academics, the community, and mosque administrators to advance professional and integrity-based mosque financial management.
Pelatihan Digital Marketing Berbasis Google Maps pada Mahasiswa Kewirausahaan Robi Santoso; Reni Diah Setiowati; Laila Khairun Nisa; Fatma afriyani; Riski Eka Lestari
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/18hzh820

Abstract

Percepatan transformasi digital mendorong perubahan mendasar dalam strategi pemasaran, di mana kehadiran digital berbasis lokasi menjadi prasyarat kompetitif. Google Business Profile (GBP) melalui Google Maps muncul sebagai platform strategis yang belum banyak dimanfaatkan oleh wirausaha muda, meskipun mereka merupakan generasi digital native. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara literasi konsumsi digital dan kemampuan produksi digital bisnis mahasiswa kewirausahaan. Melalui pendekatan pelatihan terpadu yang menggabungkan penyampaian konsep, praktik langsung, dan pendampingan intensif, 13 mahasiswa dengan usaha rintisan dibimbing untuk membangun dan mengoptimalkan profil digital usaha mereka. Hasil evaluasi menunjukkan pencapaian yang signifikan: seluruh peserta (100%) berhasil membuat akun GBP terverifikasi, 90% mampu mengoptimalkan profil secara lengkap, dan terjadi peningkatan pemahaman konseptual sebesar 42%. Usaha peserta mulai terdeteksi dalam pencarian Google Maps dalam 3–7 hari pasca-verifikasi. Kegiatan ini tidak hanya berhasil meningkatkan visibilitas digital usaha rintisan, tetapi juga mengubah mindset peserta tentang pentingnya search visibility dalam ekosistem pemasaran modern. Untuk keberlanjutan dampak, direkomendasikan pembentukan ekosistem pendampingan berkelanjutan yang meliputi komunitas pembelajaran, workshop lanjutan, dan mekanisme digital check-up berkala.
Pernikahan Dini Sebagai Ancaman Multidimensi : Peningkatan Literasi Kesehatan Reproduksi, Sosial, dan Moral pada Remaja di SMA IT Ibnu Khaldun Merauke Sabrina Rahmadea Putri Aryana; Astri Sahfriyani; Rendi Kurnianto; Farah Virana Zyaila; Gusti Ayu Utami; Poetri Enindah Suradinata; Andi Evin Novara Jaya
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/y0n4ap29

Abstract

Pernikahan dini atau perkawinan yang dilakukan sebelum batas usia legal dan kematangan biologis merupakan isu sosial dan kesehatan masyarakat yang mendesak di banyak negara, termasuk Indonesia. Kegiatan pengabdian ini, dilaksakan di SMA IT Ibnu Khaldun Merauke, bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kesadaran hukum siswa-siswi mengenai pernikahan dini sebagai ancaman multidimensi, mencakup aspek kesehatan reproduksi, konsekuensi sosial, dan tuntutan moral. Hasil dari diskusi menunjukkan adanya perubahan pandangan yang signifikan di kalangan siswa-siswi, dari sekedar perspektif sosial menjadi kesadaran berbasis bukti mengenai kerentanan fisik dan psikologis mereka. Sehingga dapat di simpulkan bahwa kematangan adalah persyaratan wajib untuk kesehatan dan moral sebelum menikah. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran kritis bahwa pernikahan dini menghambat potensi dan merupakan resiko kesehatan yang tidak dapat ditoleransi. Oleh karena itu, direkomendasikan perlunya integrasi materi ini ke dalam kurikulum sekolah dan perluasan edukasi kepada orang tua dan juga masyarakat.