cover
Contact Name
Anom Dwi Prakoso
Contact Email
anomdwiprakoso26@gmail.com
Phone
+6285157515166
Journal Mail Official
anom@ymci.my.id
Editorial Address
Jl. Rahtawu Raya, Desa Menawan RT 02/ 03, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Research Innovation
ISSN : 30466652     EISSN : 30324688     DOI : https://doi.org/10.64094/kzesc155
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Health Research Innovation - (IJHRI) merupakan jurnal ilmiah berkala yang dikelola dan diterbitkan oleh Yayasan Menawan Cerdas Indonesia. Jurnal ini memiliki fokus dan ruang lingkup ilmu kesehatan umum yang berkaitan dengan upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat setingggi-tingginya melalui pendekatan ilmiah melalui berbagai macam pendekatan, metode dan teknik. Fokus jurnal yaitu pada masalah kesehatan secara umum dan pengembangan ilmu bidang Kesehatan meliputi Kedokteran, Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan masyarakat, Farmasi, Gizi, Fisioterapi, Manajemen Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, Rekam Medis, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan kesehatan lainnya. Jurnal ini terbit empat kali dalam satu tahun pada bulan February, Mei, Agustus, dan November tiap tahunnya.
Articles 136 Documents
ANALISIS BRIDGING PENDAFTARAN ONLINE DENGAN APM BAGIAN PENDAFTARAN RAWAT JALAN MENGGUNAKAN METODE HOT-FIT DI RSUD DR. MOEWARDI Wahyu Dwi Cahyo; Aries Widiyoko; Frestiany Regina Putri
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/8e97r046

Abstract

Seiring perkembangan digital, pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis Elektronik yang mewajibkan rumah sakit menerapkan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) secara terintegrasi. Salah satu implementasinya adalah bridging pendaftaran online dengan Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) yang bertujuan untuk mempercepat proses registrasi dan mengurangi antrean pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi bridging pendaftaran online dengan APM menggunakan metode HOT-FIT di RSUD Dr. Moewardi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan HOT-FIT jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 5 orang yang terdiri dari 5 petugas pendaftaran rawat jalan dan 1 informan triangulasi yaitu kepala unit rekam medis Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek human, sistem membantu mempercepat proses pendaftaran dan mempermudah pelayanan pasien. Pada aspek organization, manajemen memberikan dukungan melalui penyediaan APM di setiap lantai, penyusunan SOP, pelatihan, serta koordinasi antar unit. Pada aspek technology, sistem berjalan dengan cepat dan lancar selama kondisi server stabil, namun masih terdapat kendala pada technology. Pada aspek net benefit, penggunaan APM mampu mengurangi antrean pasien sehingga meningkatkan efisiensi kerja petugas. Kesimpulannya, implementasi bridging pendaftaran online dengan APM di RSUD Dr. Moewardi telah berjalan cukup baik, didukung oleh jaringan LAN dan perangkat yang memadai, serta mampu meningkatkan efisiensi pelayanan dan mempercepat proses pendaftaran pasien. Namun, perlu dilakukan peningkatan pada aspek technology guna mengoptimalkan kinerja sistem.
EVALUASI PENERIMAAN PENYIMPANAN DENGAN INDIKATOR PENGELOLAAN OBAT DI APOTEK MIKAYLA GROBOGAN Sri Suwarni; Ivone Olivia Rondonuwu; Maulita Saraswati; Metrikana Novembrina
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/95421s74

Abstract

Pengelolaan obat di apotek merupakan bagian penting dalam menjamin mutu, keamanan, dan efektivitas terapi bagi pasien. Proses penerimaan dan penyimpanan obat yang tidak sesuai standar berpotensi menimbulkan kerusakan sediaan, kesalahan penggunaan, serta kerugian finansial akibat obat kedaluwarsa. Meskipun standar pelayanan kefarmasian telah lama digunakan, implementasi di lapangan masih bervariasi dan belum sepenuhnya mengacu pada regulasi terbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerimaan dan penyimpanan obat berdasarkan indikator pengelolaan obat sesuai Peraturan BPOM Nomor 5 Tahun 2026 di Apotek Mikayla Grobogan. Penelitian ini menggunakan desain mix method dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Populasi penelitian adalah seluruh sediaan obat 1300 item dan semua tenaga kefarmasian yakni 6 orang di Apotek Mikayla Grobogan teknik total sampling. Data kuantitatif diperoleh melalui observasi menggunakan instrumen checklist berbasis indikator pengelolaan obat, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara terstruktur untuk mendukung hasil observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan persentase dan dikategorikan dalam tingkat kepatuhan, serta dianalisis secara tematik untuk data kualitatif. Tingkat kesesuaian penerimaan dan penyimpanan obat mencapai 94,98% dengan kategori sangat baik. Aspek penerimaan obat telah memenuhi standar, terutama pada kesesuaian dokumen, pemeriksaan kondisi fisik, serta keterlibatan tenaga kefarmasian yang berwenang. Pada aspek penyimpanan, sistem pengelompokan, penerapan FIFO dan FEFO, serta sarana prasarana telah berjalan dengan baik. Namun, masih ditemukan kelemahan pada monitoring suhu (84,62%) dan pencatatan kartu stok yang belum konsisten. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pada aspek pengawasan dan kedisiplinan pencatatan guna menjaga mutu obat secara optimal serta mencegah risiko kerusakan dan kedaluwarsa sediaan farmasi di apotek.
PERAN NRF2 DAN NF-ΚB DALAM PATOGENESIS DIABETES MELITUS: NARRATIVE REVIEW I Putu Bayu Agus Saputra; Ni Made Wiasty Sukanty; Suci Fitriana Pramudya; Putu Kermawan; Irna Olvaliani Aimang
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/7hf4mg65

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan gangguan metabolik kronis dengan prevalensi global yang meningkat pesat, yang ditandai oleh hiperglikemia persisten akibat resistensi insulin dan disfungsi sel beta pankreas. Pada tingkat molekuler, patogenesisnya berkaitan erat dengan stres oksidatif dan inflamasi kronis yang dimediasi oleh interaksi antara jalur Nuclear factor erythroid 2-related factor 2 (Nrf2) dan Nuclear Factor Kappa B (NF-κB). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif hubungan silang (crosstalk) antara kedua jalur tersebut melalui tinjauan naratif dengan pencarian literatur terstruktur dari PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa hiperglikemia kronis meningkatkan produksi Reactive Oxygen Species (ROS), yang memicu aktivasi NF-κB serta meningkatkan ekspresi sitokin proinflamasi seperti TNF-α dan IL-6, yang berkontribusi terhadap resistensi insulin dan kerusakan pankreas. Sebaliknya, Nrf2 berperan sebagai regulator antioksidan utama dengan menginduksi enzim seperti glutathione peroxidase; namun, aktivitasnya menurun pada kondisi stres oksidatif yang berkepanjangan. Ketidakseimbangan antara hiperaktivasi NF-κB dan disfungsi Nrf2 ini mempercepat progresivitas penyakit. Sebagai kesimpulan, penargetan keseimbangan antara kedua jalur tersebut merupakan strategi terapeutik yang menjanjikan untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan luaran metabolik pada DMT2.
PENGARUH KOMPRES DINGIN ICE GEL PACK TERHADAP TINGKAT NYERI PASIEN POST KATETERISASI JANTUNG AKSES RADIAL DI RS SWASTA BEKASI TIMUR Sunaryo; Armi; Zulaika Harissya
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/w7ctjd47

Abstract

Kateterisasi jantung melalui akses radial merupakan prosedur diagnostik dan terapeutik yang sering dilakukan pada pasien penyakit jantung koroner. Meskipun akses radial dinilai lebih aman dibandingkan akses femoralis, pasien tetap dapat mengalami nyeri setelah tindakan akibat trauma pembuluh darah, penekanan hemostasis, dan respons inflamasi lokal pada area insersi. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi nyeri adalah kompres dingin menggunakan ice gel pack. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres dingin ice gel pack terhadap tingkat nyeri pasien post kateterisasi jantung akses radial.Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 37 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Intervensi diberikan berupa kompres dingin ice gel pack dengan suhu 15°C selama 15 menit pada area insersi kateterisasi jantung akses radial. Tingkat nyeri diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami nyeri sedang. Setelah pemberian kompres dingin ice gel pack, jumlah responden dengan nyeri ringan meningkat, sedangkan jumlah responden dengan nyeri sedang menurun. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan terdapat perbedaan tingkat nyeri yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p = 0,001. Kompres dingin menggunakan ice gel pack dapat membantu menurunkan nyeri dan meningkatkan kenyamanan pasien post kateterisasi jantung akses radial. Intervensi ini dapat dipertimbangkan sebagai tindakan keperawatan mandiri nonfarmakologis dalam manajemen nyeri pasien post kateterisasi jantung. Namun, penelitian lanjutan dengan kelompok kontrol diperlukan untuk memperkuat bukti efektivitas intervensi ini.
ANALISIS KESESUAIAN PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK  TERHADAP STANDAR AKREDITASI BERDASARKAN MRMIK 10 DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS SEBELAS MARET Bintang Salaam; Wahyu Ratri Sukmaningsih; Aries Widiyoko
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/6wha1c57

Abstract

Rumah sakit wajib memenuhi standar akreditasi untuk menjamin mutu dan keselamatan pasien, termasuk pengelolaan Rekam Medis Elektronik (RME) melalui elemen MRMIK 10. Di Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret, studi pendahuluan November 2025 menemukan RME dasarnya sesuai, namun ada kendala pada otoritas pengisian, hak akses informasi, dan keamanan data. Penelitian ini menganalisis kesesuaian RME terhadap standar akreditasi untuk mendukung transformasi digital. Tujuan penelitian mencakup analisis kesesuaian RME terhadap tiga aspek utama MRMIK 10 Otoritas pengisian rekam medis beserta isi/formatnya, Hak akses dalam pelepasan informasi serta Otentifikasi, keamanan, dan kerahasiaan data. Metode penelitian bersifat kualitatif deskriptif, dilakukan di RS UNS dengan melibatkan 4 informan, melalui wawancara mendalam, observasi, serta triangulasi sumber. Analisis data mengikuti reduksi, display, dan verifikasi. Hasil menunjukkan penerapan RME umumnya sesuai, yaitu role-based access untuk pengisian via SIMRS, verifikasi identitas, SOP untuk pelepasan informasi, serta login, log aktivitas, dan enkripsi untuk keamanan meski ada kendala seperti pembaruan format formulir, pelatihan tidak merata, dan kebijakan akses suboptimal. Kesimpulannya, RME di RS UNS mendukung standar akreditasi MRMIK 10 secara keseluruhan, dengan saran sosialisasi rutin, update formulir, dan penguatan kebijakan keamanan digital untuk perbaikan berkelanjutan.
UJI EFEKTIFITAS TERAPI AKUPUNKTUR DAN KOMBINASI AROMA TERAPI SEREH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR PADA KASUS INSOMNIA Hanum Sasmita; Jatmiko Rinto Wahyudi
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/0p8n3324

Abstract

Insomnia merupakan kondisi yang mempunyai ciri-ciri terhadap menurunnya kuantitas dan kualitas tidur pada seseorang yang menyebabkan masa- lah pada status kesehatan, pekerjaan, dan aktivitas sosial. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui efektivitas terapi akupunktur dengan kombinasi aromaterapi sereh terhadap peningkatan kualitas tidur kasus insomnia di Kecamatan Jebres Surakarta. Penelitian ini dilakukan di Desa Gulon Kecamatan Jebres dari bulan Februari s.d Maret 2026. Peneliti ini menggunakan sampel sejumlah 33 subjek yang telah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Metode Penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Quasi Experimental dengan rancangan Three Groups Pretest-Posttest With Control Groups. Hasil dari penelitian ini dari uji Kruskal wallis didapatkan hasil signifikan p= 0,010, dan uji Post hoc LSD didapatakn nilai signifikansi p = 0,010<0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Nilai gradasi kelompok 1 sebesar 66,6%, kelompok 2 sebesar 66,6%, dan kelompok 3 tidak mengalami perubahan menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan Skor PSQI pada ketiga kelompok. Terapi akupunktur kombinasi aromaterapi sereh kasus insomnia menunjukan hasil yang signifikan terhadap penurunan skor PSQI dan membantu meningkatkan kualitas tidur pada subjek penelitian di Desa Gulon Kecamatan Jebres.