cover
Contact Name
Firman Muhammad Abdurrohman Akbar
Contact Email
firmanmaa46@gmail.com
Phone
+6221-8400033
Journal Mail Official
journalarrasyiid@staimi.ac.id
Editorial Address
Jl. SPG 7 No.17 RT.06 RW.09 Lubang Buaya Kec. Cipayung Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta 13810, Indonesia
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Ar Rasyiid Journal of Islamic Studies
ISSN : 30252970     EISSN : 29865034     DOI : https://doi.org/10.70367/arrasyiid
Ar Rasyiid Journal of Islamic Studies is a journal published by Sekolah Tinggi Agama Islam Minhaajurroosyidiin Indonesia is an international peer reviewed open access journal published twice a year February and August Ar Rasyiid Journal of Islamic Studies is a research journal and articles in Islamic Studies Intended to communicate original research methodology and current issues on the subject courses include textual studies and fieldwork with various perspectives Islamic education Islamic education management Islamic law Islamic economics Islamic banking history of Islamic civilization early childhood education programs Islamic broadcasting communications ushuluddin Al Quran science and interpretation and much more This journal warmly welcomes contributions of articles from scholars from related disciplines
Articles 30 Documents
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PAI BERBASIS MULTIKULTURAL UNTUK MENINGKATKAN TOLERANSI DAN KERUKUNAN ANTARUMAT BERAGAMA Susanti, Yanti
Ar Rasyiid: Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 1 (2025): Ar Rasyiid: Journal of Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Minhaajurroosyidiin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70367/arrasyiid.v3i1.24

Abstract

Toleransi dan kerukunan antarumat beragama merupakan pilar fundamental bagi keutuhan Negara Kesatuan RI yang majemuk. Pendidikan Agama Islam (PAI) memegang peran dalam internalisasi nilai-nilai tersebut. Namun, tantangan intoleransi dan kebutuhan akan materi ajar yang relevan dengan konteks keberagaman mendesak adanya inovasi. Artikel ini bertujuan mengembangkan konsep bahan ajar PAI berbasis multikultural yang dapat meningkatkan toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis artikel jurnal ilmiah. Proses meliputi pencarian sistematis, seleksi berdasarkan kriteria inklusi, dan analisis konten tematik. Studi literatur menunjukkan bahwa bahan ajar PAI berbasis multikultural harus dilandasi oleh prinsip-prinsip Islam sebagai rahmatan lil ′alamin, kesetaraan (musawah), keadilan (′adl), dan saling menghormati (ta′aruf, takaful). Pengembangan bahan ajar melibatkan integrasi nilai-nilai multikultural ke dalam semua komponen kurikulum PAI, penggunaan metode pembelajaran partisipatif, dan penekanan pada peran guru sebagai fasilitator dan teladan. Bahan ajar yang dikembangkan berpotensi signifikan dalam membentuk pemahaman siswa yang lebih terbuka, sikap toleran, dan kemampuan berinteraksi secara harmonis dalam keberagaman.
MENAKAR KETAHANAN BANK SYARIAH TERHADAP GEJOLAK EKONOMI GLOBAL: ANALISIS EMPIRIS DENGAN REGRESI LINEAR BERGANDA Rochman, Fathur
Ar Rasyiid: Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 1 (2025): Ar Rasyiid: Journal of Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Minhaajurroosyidiin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70367/arrasyiid.v3i1.25

Abstract

Penelitian ini menganalisis ketahanan perbankan syariah Indonesia terhadap gejolak ekonomi global menggunakan pendekatan empiris kuantitatif. Data triwulanan periode 2019-2023 digunakan untuk menguji pengaruh Global Economic Policy Uncertainty (GEPU_ppp), harga minyak dunia, suku bunga The Fed, dan nilai tukar USD/IDR terhadap profitabilitas bank syariah (ROA). Metode regresi linear berganda dengan 20 observasi menunjukkan harga minyak dunia (β = 0,007, p = 0,003) dan nilai tukar rupiah (p = 0,013) berpengaruh positif signifikan terhadap ROA, sementara GEPU_ppp dan FEDFUNDS tidak signifikan. Model regresi simultan signifikan (F = 7,967, p = 0,001) dengan Adjusted R² = 0,595. Temuan mengindikasikan ketahanan bank syariah Indonesia lebih sensitif terhadap gejolak harga komoditas dan nilai tukar dibandingkan ketidakpastian kebijakan global dan suku bunga internasional. Implikasinya, penguatan manajemen risiko komoditas dan nilai tukar menjadi krusial bagi industri perbankan syariah menghadapi ketidakstabilan ekonomi global.
TAFSIR AYAT-AYAT TENTANG KEWARISAN: PENDEKATAN SOSIOLOGIS, TEOLOGIS, DAN HISTORI Krishnani, Ririh; Sayehu, Sayehu
Ar Rasyiid: Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 1 (2025): Ar Rasyiid: Journal of Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Minhaajurroosyidiin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70367/arrasyiid.v3i1.26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tafsir ayat-ayat Al-Qur'an tentang kewarisan menggunakan pendekatan sosiologis, teologis, dan historis. Pendekatan ini digunakan untuk memahami penerapan hukum kewarisan Islam dalam konteks masyarakat modern, khususnya dalam kaitannya dengan prinsip keadilan substantif dan dinamika sosial-budaya. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, tafsir kontemporer membuka ruang interpretasi yang lebih fleksibel terhadap hukum kewarisan Islam, dengan mempertimbangkan peran perempuan sebagai pencari nafkah. Hal ini memungkinkan pembagian warisan yang tidak hanya berlandaskan pada teks, tetapi juga pada kondisi sosial dan ekonomi keluarga. Kedua, konflik antara hukum adat dan hukum Islam dalam pembagian warisan sering terjadi karena perbedaan norma, namun harmonisasi tercapai di beberapa daerah melalui kompromi, seperti pembagian harta adat untuk perempuan dan harta pribadi sesuai hukum Islam. Ketiga, globalisasi dan feminisme telah mendorong masyarakat untuk mempertanyakan prinsip kewarisan berbasis gender. Hal ini menuntut reinterpretasi hukum kewarisan Islam agar lebih relevan dengan nilai-nilai kesetaraan gender dan keadilan universal. Penelitian ini menawarkan perspektif baru dalam memahami hukum kewarisan Islam secara adaptif, kontekstual, dan inklusif terhadap perubahan sosial.
STRATEGI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA BERBASIS AKHLAK ISLAM Asy’ari Akbar, Muh; Sularno, Muhammad; Abdurrohman Akbar, Firman Muhammad
Ar Rasyiid: Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 1 (2025): Ar Rasyiid: Journal of Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Minhaajurroosyidiin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70367/arrasyiid.v3i1.27

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi manajemen pendidikan Islam dalam membentuk karakter siswa yang berlandaskan pada akhlak Islamiyah. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kondisi krisis karakter di kalangan pelajar Indonesia yang ditandai dengan meningkatnya kasus kekerasan, rendahnya indeks integritas, serta lemahnya ketahanan moral siswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi literatur dan analisis tematik, penelitian ini mengidentifikasi lima pilar strategis utama: (1) landasan konseptual yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis sebagai dasar pembentukan akhlak; (2) manajemen kurikulum terpadu yang mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam seluruh mata pelajaran dan rencana pembelajaran; (3) strategi implementasi berbasis keteladanan guru (uswah hasanah) dan pembiasaan nilai-nilai mulia melalui program rutin yang terstruktur; (4) pelibatan pemangku kepentingan seperti kepala sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat untuk membentuk ekosistem pendidikan yang sinergis; serta (5) evaluasi karakter berbasis pendekatan otentik yang menilai sikap dan perilaku siswa secara langsung melalui observasi, jurnal, dan penilaian sejawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter siswa berbasis akhlak Islam hanya dapat dicapai melalui strategi manajemen pendidikan yang holistik dan menyeluruh. Diperlukan perubahan paradigma dari pendekatan yang parsial menuju manajemen pendidikan yang terintegrasi dan berorientasi pada pembentukan karakter sejati.
STRATEGI MANAJEMEN PEMASARAN SYARIAH DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK HALAL Dwi Hartono, Bambang; Rosidta, Adina; Abdurrohman Akbar, Firman Muhammad
Ar Rasyiid: Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 1 (2025): Ar Rasyiid: Journal of Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Minhaajurroosyidiin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70367/arrasyiid.v3i1.28

Abstract

Pertumbuhan ekonomi syariah global telah mendorong persaingan yang semakin intens dalam industri produk halal, menuntut strategi pemasaran yang tidak hanya memenuhi aspek halal formal, tetapi juga nilai-nilai etis dan keberlanjutan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen pemasaran syariah yang mampu meningkatkan daya saing produk halal melalui pendekatan studi literatur yang komprehensif dan sistematis. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemasaran syariah bukan sekadar adaptasi dari pemasaran konvensional, melainkan paradigma manajerial berbasis nilai yang berlandaskan pada prinsip etika profetik: siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah. Strategi ini dioperasionalkan melalui bauran pemasaran syariah (sharia marketing mix) yang menekankan prinsip halalan thayyiban, keadilan harga, integritas rantai pasok halal, dan promosi edukatif. Selain itu, sertifikasi halal dan Islamic branding diposisikan sebagai instrumen strategis dalam membangun kepercayaan konsumen dan diferensiasi pasar. Untuk memperkuat keunggulan kompetitif yang berkelanjutan, artikel ini juga mengusulkan penerapan kerangka kerja Gold Ocean Strategy (GOS) yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam inovasi bisnis. Dengan demikian, strategi pemasaran syariah menawarkan model holistik dan transformatif untuk menciptakan nilai tambah dan membangun keunggulan kompetitif produk halal dalam lanskap pasar global yang semakin dinamis.
PARADIGMA KOMUNIKASI ORANG TUA DAN ANAK BERBASIS AL-QUR’AN DALAM PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN SPIRITUAL Rohmah, Siti
Ar Rasyiid: Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 2 (2025): Ar Rasyiid: Journal of Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Minhaajurroosyidiin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70367/arrasyiid.v3i2.29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi paradigma komunikasi orang tua dan anak dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai basis epistemologis utama, serta menganalisis implikasinya terhadap pengembangan Kecerdasan Emosional (Emotional Quotient/EQ) dan Kecerdasan Spiritual (Spiritual Quotient/SQ). Urgensi penelitian ini didorong oleh fenomena disrupsi digital dan sekularisasi pendidikan keluarga yang mengikis dimensi transenden dalam pola asuh, menyebabkan krisis identitas dan fragilitas mental pada generasi muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan pendekatan tafsir maudhu’i (tematik). Sumber data primer meliputi Al-Qur’an dan kitab-kitab tafsir otoritatif seperti Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-Misbah, dan Tafsir Al-Maraghi, serta literatur psikologi pendidikan kontemporer. Hasil penelitian menemukan bahwa Al-Qur’an menawarkan arsitektur komunikasi yang holistik melalui enam prinsip Qaulan: Qaulan Sadidan (kebenaran/integritas), Qaulan Balighan (efektivitas/impak), Qaulan Ma’rufan (kebaikan/normativitas), Qaulan Kariman (pemuliaan), Qaulan Layyinan (kelembutan), dan Qaulan Maysuran (kemudahan). Implementasi prinsip-prinsip ini, yang dikontekstualisasikan melalui model pengasuhan Nabi Ibrahim a.s., Nabi Ya’qub a.s., dan Luqman Al-Hakim, terbukti secara teoretis mampu menstimulasi validasi emosi (EQ) dan kesadaran bertuhan (SQ) yang lebih fundamental dibandingkan paradigma humanis-sekuler. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi Qur’ani bukan sekadar transfer informasi, melainkan proses tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) yang membentuk resiliensi karakter anak
KONSEP PENDIDIKAN AL-GHAZALI DAN BENJAMIN S. BLOOM: KAJIAN KOMPARATIF DALAM PERSPEKTIF TUJUAN DAN TAHAPAN PEMBELAJARAN Indrawati, Dewi; Nurhasanah, Anis; Sujalmo, Condro
Ar Rasyiid: Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 2 (2025): Ar Rasyiid: Journal of Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Minhaajurroosyidiin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70367/arrasyiid.v3i2.30

Abstract

Tulisan ini membandingkan konsep pendidikan Al-Ghazali dan Benjamin S. Bloom yang berasal dari latar belakang epistemologis dan historis berbeda. Al-Ghazali menekankan pendidikan sebagai proses penyucian moral dan spiritual, sedangkan Bloom mengembangkan taksonomi berbasis domain kognitif, afektif, dan psikomotor. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis pustaka untuk menganalisis kesamaan dan perbedaan dalam tujuan pendidikan, tahapan pembelajaran, serta transformasi peserta didik. Keduanya menekankan pentingnya perkembangan bertahap, namun Al-Ghazali berlandaskan spiritualitas Islam, sementara Bloom berbasis psikologi empiris. Temuan menunjukkan bahwa integrasi kerangka spiritual Al-Ghazali dengan struktur sistematis Bloom dapat menghasilkan model pendidikan yang lebih holistik, terutama bagi institusi pendidikan Islam
FAKTOR ISLAM SEBAGAI DETERMINAN DUKUNGAN INDONESIA TERHADAP KEMERDEKAAN PALESTINA PADA PERIODE PERTAMA PEMERINTAHAN PRESIDEN JOKO WIDODO (2014-2019) Tamimi, Khaerul; Rizky, Kiky; Adian Firnas, Muhamad
Ar Rasyiid: Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 2 (2025): Ar Rasyiid: Journal of Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Minhaajurroosyidiin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70367/arrasyiid.v3i2.31

Abstract

Studi ini meneliti Islam sebagai faktor penentu dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina selama periode pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo. Tujuannya untuk menganalisis bagaimana Islam berfungsi sebagai penentu yang mempengaruhi sikap pro Palestina Indonesia dari tahun 2014 hingga 2019. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-eksplanasi kualitatif, memanfaatkan data primer dan sekunder. Data primer berasal dari wawancara dan  data sekunder dikumpulkan melalui penelitian perpustakaan, menganalisis buku, makalah, artikel jurnal, laporan berita, dan publikasi resmi yang relevan. Analisis menggunakan Teori Kebijakan Luar Negeri dan Konsep Identitas. Temuan menunjukkan bahwa Islam, dalam kondisi tertentu, berfungsi sebagai faktor yang berpengaruh dalam membentuk dukungan Indonesia terhadap Palestina. Tanggapan Indonesia terhadap keputusan Amerika Serikat untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel semakin menggarisbawahi orientasi ini. Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa Indonesia, sebagai aktor negara, cenderung mendukung negara-negara dengan atribut identitas bersama dalam hal ini, Palestina berdasarkan identitas Islam bersama dan bertindak dengan cara yang konsisten dengan komitmen berbasis identitas yang lebih luas.
PEMANFAATAN YOUTUBE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V PADA MATA PELAJARAN IPA DI MIN 7 ACEH BARAT Nurhalizha, Iin; Safira, Monica; Rahmi, Rina
Ar Rasyiid: Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 2 (2025): Ar Rasyiid: Journal of Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Minhaajurroosyidiin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70367/arrasyiid.v3i2.32

Abstract

Media pembelajaran siswa dapat mengembangkan keterampilan pengguna dalam bentuk video sehingga memudahkan dalam mempelajarinya. Tujuan penelitian untuk melihat bagaimana hasil belajar siswa dengan memanfaatkan youtube sebagai media pembelajaran. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Prosedur PTK dilaksanakan dalam bentuk siklus dengan tahapan perencanaan, tahapan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data adalah observasi, tes dan dokumentasi. Data dianalisis dengan cara melihat aktivitas siswa, aktivitas guru dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Aktivitas siswa dalam pemanfaatan youtube sebagai media pembelajaran pada siklus I tergolong cukup baik dengan nilai rata-rata yaitu 29,0 dan presentase 52,17%. Kemudian pada siklus ke II meningkat dengan nilai rata-rata aktivitas siswa yaitu 3,50 dengan presentase 86,95% dan berada pada kategori baik sekali. (2) Aktivitas guru dalam pemanfaatan youtube sebagai media pembelajaran pada siklus I tergolong cukup baik dengan nilai rata-rata yaitu 28,75 dan presentase 69,56%. Kemudian pada siklus ke II meningkat dengan nilai rata-rata aktivits guru yaitu 33,1 dan presentase 86,95% dan berada pada kategori baik sekali. (3) Hasil belajar siswa secara klasikal pada pra siklus adalah 13,04% pada siklus I meningkat menjadi 26,08% dan pada siklus ke II juga meningkat menjadi 82,60% dan berada pada kategori baik. Hal ini dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa dapat meningkat dengan menggunakan youtube sebagai media pembelajaran
KEKUASAAN DAN SIKLUS NEGARA: ANALISIS PEMIKIRAN POLITIK ‘ASHABIYYAH IBNU KHALDUN Zulkarnaen, Rafa Aydin; Fitriyanti, Rahmi; Azmi, Agus Nilmada
Ar Rasyiid: Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 2 (2025): Ar Rasyiid: Journal of Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Minhaajurroosyidiin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70367/arrasyiid.v3i2.33

Abstract

Penelitian ini menganalisis konsep ‘ashabiyyah dalam pemikiran politik Ibnu Khaldun dan perannya dalam pembentukan, keberlangsungan, juga keruntuhan kekuasaan negara. Berawal dari kritik terhadap dominasi Teori Politik Barat yang lebih menekankan aspek hukum dan institusional, penelitian ini meletakkan ‘ashabiyyah sebagai fondasi utama kekuasaan politik sebagaimana dijelaskan Ibnu Khaldun dalam Muqaddimah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif melalui studi pustaka dengan pendekatan historis dan konseptual. Sumber utama penelitian adalah Muqaddimah karya Ibnu Khaldun, yang didukung oleh berbagai kajian akademik kontemporer sebagai sumber sekunder. Hasil analisis memperlihatkan bahwa Ibnu Khaldun memandang kekuasaan politik sebagai fenomena sosial yang lahir dari solidaritas kelompok. ‘Ashabiyyah menyebabkan terbentuknya kepemimpinan, mobilisasi kolektif, dan dominasi politik satu kelompok atas kelompok lain. Negara tidak hanya muncul secara abstrak melalui kontrak sosial, melainkan melalui kekuatan sosial yang terorganisasi. Penelitian ini juga menegaskan bahwa Ibnu Khaldun mengembangkan Teori Siklus Negara, di mana negara mengalami fase pembentukan, kemakmuran, kemunduran, hingga keruntuhan. Melemahnya ‘ashabiyyah akibat kemewahan dan meningkatnya jarak antara penguasa dan masyarakat menjadi penyebab utama runtuhnya kekuasaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemikiran Ibnu Khaldun memiliki keterkaitan tinggi dalam memahami dinamika politik modern. Meskipun konteks sosial berubah, kekuasaan tetap bergantung pada dukungan dan solidaritas sosial, baik dalam bentuk identitas politik, ideologi, maupun kepentingan kelompok. Dengan demikian, konsep ‘ashabiyyah dapat menjadi kerangka analisis alternatif yang memperkaya Studi Politik Kontemporer, khususnya dalam konteks masyarakat non-Barat.

Page 3 of 3 | Total Record : 30