cover
Contact Name
Anwar Hafidzi
Contact Email
anwar.hafidzi@uin-antasari.ac.id
Phone
+6285251295964
Journal Mail Official
shariajournaledu@gmail.com
Editorial Address
Jalan Gotong Royong, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia Kode Pos 70711
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Interdisciplinary Explorations in Research Journal (IERJ)
ISSN : 30321069     EISSN : 30321069     DOI : https://doi.org/10.62976/ierj.v3i2.1120
The Interdisciplinary Explorations in Research Journal (IERJ) is a peer-reviewed academic journal that provides an international platform for scholars and researchers to share innovative and cross-disciplinary studies. IERJ publishes original research articles, reviews, and scholarly papers that advance theoretical understanding and practical applications across diverse academic fields, including science, technology, social sciences, and the humanities. The journal welcomes interdisciplinary research and community service-based studies that offer new insights, foster collaboration, and address global challenges. By promoting intellectual dialogue and cross-field exploration, IERJ aims to contribute to the integration of knowledge, encourage academic innovation, and support impactful research that benefits both scholarship and society.
Articles 215 Documents
Conceptualization Family Muslim Modern: Synthesis Interpretation Bil Ma'tsur Ibn Katsir on Qs. Ali 'Imran :37 With Theory Miles Liddinillah, Muhammad Yakhsyallah; Athoillah, Athoillah; Khosim, Ali
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v3i3.1499

Abstract

This article explores the modern Muslim family concept by synthesizing Ibn Kathir's tafsir bil ma’tsur of Qur’an Surah Ali ‘Imran 37 with Robert Kiyosaki’s MILES theory (Money, Intelligence, Location, Education, Status). The verse portrays Maryam as accepted by God, raised in purity, and nurtured under Prophet Zakariya’s care. Ibn Kathir emphasizes early spiritual education and a religious environment in shaping children’s character. Using qualitative library research, this study draws on Ibn Kathir’s Tafsir al-Qur’an al-‘Azim, contemporary tafsir, and family education theories. Findings show that Ibn Kathir’s values align with MILES: Status in Imran’s family faith, Education and Intelligence in Zakariya’s guardianship, Money in divine sustenance for Maryam, and Location in the sacred mihrab. The synthesis offers a framework for modern Muslim families child education rooted in Qur’anic spirituality, reinforced by socio-economic resilience.
Tafsir Al-Qur’an di Era Global: Antara Konservatisme Klasik dan Inovasi Kontemporer Setyanoor, Erwan; Anwar, Khairil; Mahfuzh, Taufik Warman; Hidayatullah Z, Syarif
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v3i3.1524

Abstract

Globalisasi dan perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan serius bagi penafsiran Al-Qur’an, khususnya dalam menjaga keseimbangan antara otoritas teks suci yang bersifat normatif dan tuntutan relevansi sosial yang terus berubah. Dalam konteks ini, studi tafsir dihadapkan pada ketegangan epistemologis antara paradigma konservatisme klasik yang menekankan literalisme dan otoritas tradisi ulama salaf, dengan paradigma inovasi kontemporer yang mengedepankan pendekatan kontekstual, maqāṣid al-syarī‘ah, dan hermeneutika modern. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis dialektika antara kedua paradigma tersebut serta mengkaji implikasinya terhadap praktik penafsiran Al-Qur’an di era global. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan pendekatan normatif-filosofis dan analisis komparatif terhadap karya-karya tafsir klasik dan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa tafsir konservatif memiliki kekuatan dalam menjaga stabilitas epistemik dan kemurnian makna teks, namun cenderung kurang responsif terhadap isu-isu kontemporer, sementara tafsir inovatif menawarkan relevansi sosial yang tinggi tetapi berisiko terjebak dalam subjektivitas dan relativisme makna. Artikel ini menegaskan perlunya model tafsir integratif yang memadukan kesetiaan terhadap tradisi klasik dengan keberanian metodologis dalam merespons realitas global, sehingga menghasilkan tafsir Al-Qur’an yang bersifat wasathiyah, kontekstual, dan berakar kuat pada prinsip-prinsip dasar Islam.
Perencanaan Pendidikan Anak Sebagai Investasi Jangka Panjang: Analisis Strategi Orang Tua Dalam Menghadapai Era Digital Rifaturrahmi, Liza
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v3i3.1525

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat mengubah cara anak belajar serta berinteraksi dengan lingkungan sekitar, sehingga pendampingan orang tua dalam ranah pendidikan digital anak menjadi sangat vital. Keterlibatan aktif orang tua dalam pemanfaatan teknologi berpotensi meningkatkan literasi digital anak sekaligus memperbaiki kualitas interaksi edukatif antara rumah dan sekolah. Artikel ini menyoroti peran penting orang tua sebagai mediator aktif dalam proses pembelajaran, dengan menekankan bahwa keterlibatan orang tua yang terfokus pada seleksi aplikasi edukatif yang tepat serta pengawasan penggunaan teknologi secara bijak dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan etika digital pada anak. Berbagai tinjauan pustaka dan penelitian terkini menunjukkan bahwa kompetensi digital orang tua merupakan faktor kunci bagi keberhasilan akademik maupun kesejahteraan sosial-emosional anak. Selain itu, pemanfaatan aplikasi digital sebagai alat manajemen pendidikan yang terintegrasi berpotensi menghubungkan proses pembelajaran di rumah dan sekolah secara lebih efektif, sehingga memungkinkan pengawasan dan perencanaan pembelajaran yang lebih optimal. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya peran orang tua dalam mengadopsi serta menyesuaikan pendekatan pendidikan dengan dinamika teknologi yang berkembang, demi mempersiapkan anak untuk masa depan yang berlandaskan teknologi.Melalui penerapan pendekatan adaptif orang tua terhadap perubahan teknologi beserta pemilihan aplikasi digital yang tepat, anak tidak hanya memperoleh dukungan yang diperlukan untuk meraih kesuksesan akademik, tetapi juga dipersiapkan untuk menghadapi tantangan dunia digital yang terus berkembang.
Hak Dan Kewajiban Konsumen Rahmaniah, Amelia; Navera, Najwa; Mina, Noor; Ilham, Muhammad Arifin; Deanova, Nakita Rio; Ali, Nor Syamsudin; Annisaurrahmah, Annisaurrahmah
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v3i3.1552

Abstract

Konsumen memiliki peran penting dalam kegiatan perdagangan dan jasa sehingga perlindungan terhadap hak dan kewajiban konsumen menjadi hal yang sangat diperlukan. Ketidakseimbangan posisi antara pelaku usaha dan konsumen sering kali menimbulkan kerugian bagi konsumen akibat kurangnya pemahaman terhadap hak dan kewajiban yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hak dan kewajiban konsumen serta bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada konsumen dalam kegiatan transaksi barang dan jasa. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, khususnya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak konsumen meliputi hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengonsumsi barang dan jasa, hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur, serta hak untuk mendapatkan ganti rugi apabila mengalami kerugian. Di sisi lain, konsumen juga memiliki kewajiban untuk beritikad baik, mengikuti petunjuk penggunaan barang dan jasa, serta melakukan pembayaran sesuai dengan kesepakatan. Dengan adanya pemahaman yang baik mengenai hak dan kewajiban konsumen, diharapkan tercipta hubungan yang seimbang, adil, dan saling menguntungkan antara konsumen dan pelaku usaha.
Sosialisasi Terkait Larangan Praktik Penipuan Dan Iklan Menyesatkan Oleh Pelaku Usaha Dalam Perlindngan Konsumen Kepada Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin Rahmaniah, Amelia; Mahmudah, Mahmudah; Annisa, Nia; Nazla, Siti; Hafizah, Silva Nor; Jannah, Nadyatul; Amin, Muhamad; Ikhlas, Muhammad; Rafe’i, Muhammad Khairur; Hakim, Muhammad Azizul; Syaupi, Muhammad; Rahman, Aulia
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v3i3.1553

Abstract

Perkembangan media digital meningkatkan praktik penipuan dan iklan menyesatkan yang merugikan konsumen. Kurangnya pemahaman masyarakat, khususnya mahasiswa, terhadap hak konsumen menyebabkan perlindungan konsumen belum berjalan optimal sesuai Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai praktik penipuan dan iklan menyesatkan serta hak konsumen. Metode yang digunakan adalah sosialisasi melalui pemaparan materi dan sesi tanya jawab kepada mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa tentang ciri iklan menyesatkan dan sikap lebih hati-hati sebagai konsumen.
Tafsir Ekologis Di Era Krisis Iklim: Studi Pustaka Atas Ayat-Ayat Tentang Alam Dalam Perspektif Tafsir Tematik Syamsuni, Syamsuni
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v3i3.1577

Abstract

Penelitian ini membahas tentang tafsir ekologis sebagai respons keislaman terhadap krisis iklim global. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan lingkungan, mengkaji penafsiran mufassir kontemporer seperti M. Quraish Shihab dan Buya Hamka atas ayat-ayat tersebut, serta merumuskan kerangka etika lingkungan berbasis nilai-nilai teologis Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, menggabungkan metode tafsir tematik (tafsir maudhū‘i) dan analisis isi terhadap karya-karya tafsir kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an memiliki kerangka teologis yang komprehensif dalam mendukung etika lingkungan, terutama melalui konsep penciptaan alam, larangan merusak bumi (fasad dan israf), serta prinsip keseimbangan (mīzān). Penafsiran kontemporer memperkuat relevansi ajaran Al-Qur’an dalam konteks krisis iklim dan menunjukkan bahwa tafsir ekologis berpotensi menjadi dasar pendidikan dan gerakan kesadaran lingkungan. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya integrasi tafsir ekologis dalam kurikulum pendidikan Islam dan perlunya kolaborasi antara teolog dan ilmuwan lingkungan untuk membangun etika ekologis yang aplikatif.
Pertanggungjawaban Pelaku Usaha Terhadap Konsumen Yang Dirugikan Atas Kerusakan Barang Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Rahmania, Amelia; Kuratulaini, Kuratulaini; Ramadhan, M. Lutfi Sahrul; Nazhiri, Muhammad Najmi; Zaini, Muhammad; Assyifa, Najwa; Anggraini, Reva Sari
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v3i3.1611

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk memngetahui apa saja perbuatan yang dilarang bagi pelaku usaha dalam kegiatan Perlindungan Konsumen di Indonesia, Perbuatan yang dilarang bagi pelaku usaha dalam kegiatan perlindungan konsumen di Indonesia, diatur Didalam Pasal 8 sampai dengan Pasal 17 Undang-undang Perlindungan Konsumen (UUPK) Nomor 8 tahun 1999. Undang-undang ini secara khusus mengatur mengenai perbuatan hukum yang dilarang bagi pelaku usaha, seperti larangan dalam memproduksi atau memperdagangkan barang atau jasa tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan dalam ketentuan perundang-undangan; larangan dalam memperdagangkan barang yang rusak, cacat atau bekas, dan tercemar tanpa memberikan informasi secara lengkap dan benar atas barang dimaksud.
Kiat Sukses Menulis Jurnal Pada Mahasiswa di Universitas Al-Qolam Malang Busthomi, Yazidul
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v4i1.1628

Abstract

Community service is an integral part of the Tri Dharma of Higher Education, its implementation inseparable from the other two Dharma and involves the entire academic community: lecturers, students, education staff, and alumni. Service to the global community, through various collaborative activities with international partners, can be achieved worldwide. Lecturers' duties extend beyond education, including conducting research and developing innovations, as well as preserving and developing superior, beneficial knowledge for the community. Therefore, in relation to community service at the Al-Qolam University of Malang, lecturers are mandated with the task of PROVIDING SUCCESSFUL TIPS FOR JOURNAL WRITING FOR STUDENTS AT AL-QOLAM UNIVERSITY OF MALANG. Among the benefits are increasing student awareness and publishing written works.
Teknologi Informasi dan Dakwah di Era Digital dan Kecerdasan Buatan Hasby, M.; Munadi, Fathullah; Hajiannor, Hajiannor
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v3i3.1636

Abstract

The development of information and communication technology has brought significant changes to various aspects of human life, including the practice of Islamic da‘wah. Technology no longer functions merely as a supporting tool, but has evolved into an infrastructure of civilization that shapes communication patterns, social interactions, and the dissemination of religious values within modern society. This paper aims to examine the utilization of information technology in da‘wah activities and its implications for the transformation of da‘wah methods, media, and strategies in the digital era. The discussion begins with an overview of the basic concept of da‘wah and the development of information technology, followed by an analysis of the use of digital media and social media as contemporary da‘wah platforms. In addition to the opportunities offered—such as wider reach, time efficiency, and easier access to religious information—information technology also presents various challenges. These include limited digital literacy among preachers, shifts in religious authority, and potential negative impacts on moral and ethical values. Therefore, this paper emphasizes the importance of adaptive attitudes, adequate technological competence, teamwork, and media ethics in the implementation of da‘wah. Through the appropriate and responsible use of information technology, Islamic da‘wah is expected to effectively convey the message of amar ma‘ruf nahi munkar in a contextual manner and contribute to the realization of Islam as rahmatan lil ‘alamin. Keywords: da‘wah, information technology,, social digital da‘wah media, modern society.
Socializing the Value of Religious Moderation as A Foundation For Student Character Building at State Senior High School 2 Tuban Kulsum, Umi; Syafi'i, Imam; Yasin, Muhammad; Syafi'i, Muhammad Imam; Samingan, Samingan
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v4i1.1649

Abstract

This Community Service Program aims to strengthen students’ understanding of religious moderation, foster tolerance and inclusivity, and reinforce national commitment through character education at State Senior High School 2 Tuban. The program was motivated by the increasing signs of intolerance among students and the urgent need to promote pluralism and harmony in educational settings. The activity employed an educative-participatory approach, combining seminars, interactive discussions, reflective sessions, and interfaith simulations involving students from diverse religious backgrounds. Data were collected through participatory observation, reflective questionnaires, and documentation. The results indicate a significant improvement in students’ conceptual understanding of religious moderation, from perceiving it merely as tolerance to recognizing it as a framework of justice, balance, social responsibility, and anti-extremism. Students also demonstrated greater openness, empathy, and respect toward religious differences in their daily interactions. Furthermore, the program strengthened students’ national commitment by instilling the awareness that loving the homeland and maintaining social harmony are integral expressions of religious practice. Overall, this Community Service Program activity demonstrated that experience-based, participatory learning effectively internalizes the values of religious moderation. It is recommended that similar programs be sustained and integrated into school curricula to cultivate tolerant, inclusive, and nationally minded students.