cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Publikasi Pendidikan
ISSN : 20882092     EISSN : 25486721     DOI : -
Core Subject : Education,
Publikasi Pendidikan (ISSN 2088-2092 Print, ISSN 2548-6721 Online) published an article in the form of the results of thought, research and community service education. The focus and scope of the published article is about basic education or elementary school related to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning model, learning methods and instructional media. Publish 3 times in one year, in the last week of February, June and October
Arjuna Subject : -
Articles 556 Documents
Analisis Efektivitas Media Pembelajaran Papan Rantai Makanan untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPA Najah, Safinatun; Isdaryanti, Barokah; Widiarti, Nuni; Yuwono, Agus
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v15i3.73213

Abstract

Artikel ini merupakan kajian pustaka yang bertujuan untuk menganalisis efektivitas papan rantai makanan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman konsep IPA di kalangan siswa sekolah dasar kelas V. Media pembelajaran visual seperti papan rantai makanan diyakini dapat membantu siswa dalam memahami hubungan antar organisme hidup dalam suatu ekosistem secara konkret dan kontekstual. Penelitian ini menganalisis berbagai temuan penelitian sebelumnya yang menunjukkan penggunaan media visual interaktif dapat meningkatkan minat belajar, partisipasi aktif, dan pemahaman materi siswa. Analisis menunjukkan bahwa papan rantai makanan sangat efektif dalam mendukung pembelajaran konsep IPA, karena memberikan visualisasi yang jelas dan mendorong keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran.
Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Sayidiman, Sayidiman; Hermuttaqien, Bhakti Prima Findiga; Ali, A. Muh.; S, Afdhal Patawuri
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v15i3.81579

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan memperkuat pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di Sekolah Dasar melalui peningkatan kapasitas guru dan penyediaan perangkat ajar yang operasional. Kegiatan dilaksanakan di SDN Centre Malino, Kabupaten Gowa, melibatkan 18 dari 20 guru. Intervensi mencakup workshop intensif dua hari, ko-desain perangkat (modul ±70 halaman, 12 RPP terintegrasi untuk kelas I–VI, 8 media interaktif, serta paket instrumen evaluasi), dan pendampingan implementasi selama 12 minggu (1 sesi/minggu/kelas). Nilai-nilai lokal—antara lain siri’ na pacce, lempu’, sipakatau, gotong royong, dan gettengdiintegrasikan secara kontekstual dalam aktivitas belajar (misalnya permainan tradisional) dan refleksi karakter. Evaluasi menggunakan desain satu-kelompok pre–post pada guru, observasi fidelitas RPP, observasi keterlibatan belajar, dan penilaian karakter siswa skala 1–4, dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan peningkatan kompetensi guru sebesar rerata +24 poin (57,67 → 80,72), fidelitas pelaksanaan RPP tinggi (rata-rata 0,96), keterlibatan belajar siswa naik +16 poin persentase (±67% → ±83%), serta skor karakter meningkat merata pada empat indikator utama (+0,4–0,6 poin), dengan lonjakan tertinggi pada lempu’. Temuan menegaskan bahwa perangkat lengkap (RPP–media–instrumen), praktik autentik berbasis budaya, dan pendampingan sebaya efektif mempercepat adopsi pendidikan karakter yang relevan secara kultural. Model ini layak direplikasi di sekolah dasar lain dengan penyesuaian konteks, disertai penguatan evaluasi lanjutan (reliabilitas instrumen dan uji efektivitas komparatif).
Handling Student Bullying by Using Islamic Education Based on Multicultural Understanding Muksin, Muksin
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v15i3.80169

Abstract

Bullying in schools is a serious problem that affects students’ emotional stability, social relationships, and academic achievement. In multicultural societies, differences in ethnicity, religion, culture, and language often trigger misunderstanding and conflict, which may escalate into bullying behavior. This study aims to analyze the implementation of Islamic education based on multicultural understanding as an effort to handle bullying among students. The research was conducted at Al-Ibrohimy Galis Bangkalan and Al-Amien Prenduan Sumenep Islamic Boarding Schools. This study employed a qualitative method with a case study design, involving data collection through observation, interviews with teachers and students, and documentation of educational activities. Data analysis was carried out through data reduction, display, and verification to ensure the validity of the findings. The results reveal that multicultural-based Islamic education can effectively reduce bullying by fostering values of tolerance, empathy, and mutual respect among students. Teachers play an essential role in modeling inclusive attitudes and integrating multicultural values into the curriculum and daily learning activities. The conclusion shows that Islamic education emphasizing multicultural understanding creates a safer, more harmonious, and cooperative school environment. The implications of this study highlight the importance of continuous teacher training on bullying prevention and conflict resolution, as well as the integration of multicultural education across all subjects. Further research is recommended to examine the long-term impact of multicultural Islamic education in reducing bullying and promoting peace-oriented character formation among students.
Kajian Literatur: Tren Pengembangan Media Interaktif pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa SD Tahun 2020–2025 Aziz, M. As’ad Nurul; Purwati, Panca Dewi; Widiarti, Nuni; Subali, Bambang
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.81831

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar masih menghadapi tantangan berupa rendahnya motivasi belajar siswa, keterbatasan variasi media pembelajaran, dan hasil belajar yang belum optimal sehingga diperlukan pengembangan media interaktif yang dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik serta melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah tren pengembangan media interaktif pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar selama periode 2020–2025. Metode yang digunakan ialah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 30 artikel nasional maupun internasional yang diperoleh dari Google Scholar, DOAJ, dan Scopus berdasarkan kesesuaian topik, pendekatan penelitian, serta kontribusi yang diberikan. Hasil analisis memperlihatkan bahwa inovasi media interaktif cenderung berfokus pada pemanfaatan teknologi digital, seperti e-book interaktif, flipbook, PowerPoint berbasis multimedia, platform berbasis permainan (Wordwall, Quizizz, Kahoot), aplikasi daring (Nearpod, Genially), serta integrasi teknologi modern seperti Augmented Reality dan gamification. Media tersebut terbukti meningkatkan motivasi belajar, keterampilan literasi, dan hasil belajar secara signifikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tren penelitian periode 2020–2025 menunjukkan adanya pergeseran dari penggunaan media konvensional menuju media digital interaktif yang bersifat inovatif sekaligus mendukung penguatan literasi digital dan keterampilan abad ke-21.
Dampak Transisi Mata Pelajaran IPA Menjadi IPAS Terhadap Capaian Sains Siswa Kelas V Sekolah Dasar Priyantari, Pramesti Reza Ayu; Abduh, Muhammad
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.82414

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji dampak transisi mata pelajaran IPA menjadi IPAS terhadap capaian literasi sains siswa kelas V sekolah dasar dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-korelasional melibatkan 22 siswa kelas V yang dipilih melalui purposive sampling, menggunakan instrumen tes kognitif berupa 10 soal pilihan ganda dan 10 soal uraian yang telah divalidasi, dengan analisis data menggunakan uji Shapiro-Wilk, Levene's Test, Independent Samples T-Test, dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan capaian sains siswa bervariasi dengan rentang skor 9-27 poin, tidak terdapat perbedaan signifikan antarkelompok (p=0,200), namun ditemukan korelasi positif signifikan antara penguasaan konsep dasar dengan kemampuan berpikir kritis (r=0,583; p=0,004), mengindikasikan bahwa pemahaman konseptual menjadi prasyarat bagi kemampuan analisis tingkat tinggi meskipun terjadi penyederhanaan materi dalam IPAS. Transisi kurikulum mempertahankan hubungan positif antara pemahaman konsep dengan berpikir kritis, namun variasi capaian menunjukkan perlunya penguatan pembelajaran konsep fundamental, pelatihan guru komprehensif, pengembangan media inovatif, dan pemerataan akses teknologi, serta penelitian lanjutan mengeksplorasi variabel moderasi dan studi longitudinal dampak jangka panjang.
Hubungan Screen Time dan Kebugaran Jasmani Siswa sebagai Tantangan Pendidikan di Era Digital Ashari, Mohammad Indra; Naheria, Naheria; Ismawan, Hendry; Cahyaningrum, Gyta Krisdiana
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.82019

Abstract

Kemajuan teknologi digital yang berlangsung sangat cepat telah mendorong meningkatnya durasi penggunaan layar (screen time) di kalangan siswa. Kondisi ini berpotensi memberikan dampak terhadap tingkat kebugaran jasmani serta menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara screen time dan kebugaran jasmani pada siswa sekolah menengah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Subjek penelitian terdiri dari 32 siswa kelas X-4 SMA Negeri 5 Samarinda yang ditentukan melalui teknik total sampling. Tingkat kebugaran jasmani diukur menggunakan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk rentang usia 16–19 tahun, sementara screen time diukur menggunakan kuesioner tertutup berbasis skala Likert. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil analisis menunjukkan koefisien korelasi sebesar r = -0,113 dengan nilai signifikansi p = 0,540, yang menandakan adanya hubungan negatif antara screen time dan kebugaran jasmani siswa, namun hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebugaran jasmani siswa tidak hanya dipengaruhi oleh screen time, melainkan juga oleh faktor lain seperti tingkat aktivitas fisik, lingkungan, serta pola hidup sehat. Meskipun demikian, pengendalian screen time tetap perlu mendapat perhatian sebagai salah satu upaya dalam menjaga kebugaran jasmani siswa dalam konteks pendidikan di era digital.
Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di Sekolah Dasar Islam Terpadu Aulia, Nurul Affika; Effendi, Mohammad Sofwan; Karnati, Neti
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.82277

Abstract

Teacher professionalism is one of the key factors in determining the quality of learning in elementary schools, particularly in Integrated Islamic Elementary Schools (SDIT). As educational leaders, principals hold a strategic role in guiding, directing, and enhancing teacher competencies. This study aims to examine the strategies employed by principals to improve teacher professionalism based on previous literature. The method used is a literature review by analyzing books, journal articles, and relevant research findings. The results indicate that the principal’s main strategies include academic supervision, training and professional development, motivation, reward and sanction systems, strengthening collaboration, the utilization of technology, as well as the internalization of Islamic values in teacher development. In conclusion, principals need to implement these strategies consistently and contextually in accordance with the characteristics of integrated Islamic schools. This study is expected to serve as a reference for educational practitioners and future research.
Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar: Tinjauan Literatur Sistematis tentang Media Pembelajaran untuk Teks Oktavianti, Sovy; Hendratno, Hendratno; Subrata, Heru
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.82004

Abstract

Tinjauan literatur sistematis ini mengkaji integrasi media pembelajaran berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran teks prosedur di sekolah dasar Indonesia. Penelitian ini mensintesis temuan dari 15 studi empiris yang dipublikasikan pada periode 2021–2025 dengan fokus pada efektivitas media, pendekatan konstruktivistik, dan pedagogi responsif budaya. Tinjauan dilakukan menggunakan pedoman PRISMA untuk menganalisis secara sistematis berbagai jenis media digital dan visual, seperti e-modul, video animasi, flipbook, dan media berbasis web yang mengintegrasikan unsur budaya daerah. Hasil kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis kearifan lokal secara signifikan meningkatkan keterampilan menulis teks prosedur, motivasi belajar, dan identitas budaya siswa. Studi yang dianalisis melaporkan skor validitas berkisar antara 80,4% hingga 99,03% serta skor efektivitas dengan N-gain antara 59,07% hingga 74%. Pendekatan konstruktivistik, khususnya etnokonstruktivisme dan pembelajaran berbasis proyek, terbukti efektif ketika dikombinasikan dengan konten yang relevan secara budaya. Namun demikian, keterbatasan penelitian meliputi cakupan geografis yang sempit, evaluasi jangka pendek, serta minimnya keterlibatan siswa dalam pengembangan media. Tinjauan ini mengidentifikasi kesenjangan penting terkait studi longitudinal dan penelitian implementasi skala besar. Rekomendasi penelitian selanjutnya menekankan perlunya perluasan uji kontekstual, pengembangan kerangka media adaptif, penguatan dukungan kurikulum, serta penelitian empiris mengenai dampak pembelajaran berkelanjutan. Kajian ini berkontribusi dalam memahami bagaimana bahan ajar yang terintegrasi secara budaya dapat mentransformasi pembelajaran bahasa dengan menjadikan pembelajaran teks prosedur lebih bermakna, kontekstual, dan selaras dengan latar belakang sosiokultural siswa sekaligus mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21.
Internalisasi Nilai Islam Melalui Metode Keteladanan Dan Refleksi Dalam Membentuk Karakter Religius Siswa di SD IT Izzatul Islam Stabat Nursya, Aufa Ahyana; Harfiani, Rizka; Sitepu, Juli Maini
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.82111

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji seperti apa nilai Islam diinternalisasikan menggunakan metode keteladanan dan refleksi upaya menghasilkan siswa yang memiliki karakter religius di SD IT Izzatul Islam Stabat. Oleh karena itu, metode kualitatif dengan model studi kasus dipilih dalam penelitian ini, yang difokuskan pada pemahaman mendalam terhadap praktik internalisasi nilai Islam ketika terlaksananya proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini memperoleh data berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Model Miles dan Huberman digunakan sebagai model analisis data dalam penelitian ini, adapun tahapannya mencakup pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku guru yang mencerminkan nilai-nilai Islam berperan besar dalam membangun karakter siswa, sedangkan metode refleksi berfungsi menuntun siswa untuk memahami dan menginternalisasi nilai tersebut secara lebih mendalam. Kombinasi kedua metode ini efektif membentuk karakter religius yang tercermin dalam sikap disiplin, sopan, dan kepedulian sosial siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya konsistensi penerapan keteladanan dan refleksi sebagai strategi yang dapat digunakan dalam menginternalisasikan nilai Islam upaya membentuk karakter religius siswa.Kata kunci: Internallisasi, Nilai Islam, Metode Keteladanan, Metode Refleksi, Karakter Religius
Efektivitas Penggunaan Media Interaktif Berbasis Wordwall Dalam Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Materi There Is & There Are Pada Siswa Kelas Satu SD Islam Az-Zahro Ramadhani, Anindya Maharani Putri; Izzah, Amelia Endah Nur; Azizah, Siti; Noerhartati, Endang; Widiartin, Tjatursari; Desiningrum, Noviana
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.79245

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas media interaktif digital Wordwall dalam meningkatkan keterampilan bahasa Inggris siswa kelas satu sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain One-Shot Case Study yang melibatkan 20 siswa kelas 1 (satu) sebagai subjek penelitian. Pada desain ini, perlakuan berupa penggunaan Wordwall diberikan satu kali, kemudian hasil belajar siswa dievaluasi tanpa adanya kelompok kontrol. Wordwall diintegrasikan dalam pembelajaran untuk mengembangkan kosakata dan struktur kalimat sederhana. Data dikumpulkan melalui observasi, tes evaluasi, serta wawancara guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada penguasaan kosakata, pengucapan, dan pemahaman kalimat dasar, disertai peningkatan antusiasme, konsentrasi, dan partisipasi siswa. Guru juga menilai Wordwall menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis dan menyenangkan. Disimpulkan bahwa Wordwall efektif dan inovatif dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dasar serta motivasi belajar siswa sekolah dasar. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain eksperimen yang melibatkan kelompok kontrol, jumlah sampel yang lebih besar, serta pengukuran jangka panjang untuk menilai keberlanjutan efek penggunaan Wordwall dalam pembelajaran.