cover
Contact Name
Susianti
Contact Email
susianti.1978@fk.unila.ac.id
Phone
+628127899978
Journal Mail Official
jpmrj@fk.unila.ac.id
Editorial Address
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro No.1, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai
Published by Universitas Lampung
ISSN : 25032615     EISSN : 26144891     DOI : https://doi.org/10.23960/jpmrj
Core Subject : Health, Social,
PMR welcomes submissions of original articles that contribute to the advancement of community engagement and service in the field of medicine and health. Areas of interest include but are not limited to: Community health programs, Health education and promotion, Public health interventions, Medical outreach activities, Interdisciplinary collaborations, Global health initiatives, Social determinants of health, Health equity and disparities
Articles 332 Documents
PENYULUHAN KESEHATAN PENCEGAHAN DIABETES MELITUS DI MASA TUA PADA KOMUNITAS GERIATRI DI RUMPELSOS PUCANG GADING KOTA SEMARANG Tatius, Bintang; Aguston, Mochamad Levin Rabah
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3534

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang prevalensinya terus meningkat, terutama pada kelompok lansia. Komplikasi dari DM dapat menurunkan kualitas hidup dan menimbulkan beban ekonomi serta psikologis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia dalam pencegahan DM. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest only, tanpa kelompok kontrol. Intervensi dilakukan dalam bentuk ceramah interaktif yang disampaikan menggunakan media poster edukasi dan proyektor LCD. Kegiatan dilaksanakan di Rumah Pelayanan Sosial (Rumpelsos) Pucang Gading Kota Semarang dan diikuti oleh 40 peserta lansia. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pretest dan posttest secara lisan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan pada seluruh indikator pertanyaan, dengan peningkatan tertinggi (166,7%) terkait pemahaman bahwa DM tidak dapat disembuhkan secara total. Hasil ini membuktikan bahwa edukasi berbasis ceramah efektif dalam meningkatkan pemahaman lansia mengenai pentingnya pencegahan dan tatalaksana dini diabetes melitus. Kata kunci: diabetes melitus, lansia, kuasi-eksperimen, pretest-posttest, penyuluhan kesehatan
EDUKASI NUTRISI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN PENCEGAHAN GAGAL TUMBUH PADA TENAGA KESEHATAN DI KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT Nareswari, Shinta; Arianti, Tanti
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3535

Abstract

Gizi buruk (malnutrisi) merupakan masalah utama dalam bidang kesehatan anak khususnya pada balita. Anak dengan gizi buruk memiliki risiko terkena berbagai penyakit dan kematian. Masalah gizi umumnya disebabkan oleh faktor langsung yang berhubungan dengan asupan gizi atau konsumsi makanan terhadap zat gizi tertentu dan penyakit infeksi. Gagal tumbuh ditandai dengan perlambatan laju pertumbuhan karena ketidakseimbangan antara asupan energi dengan kebutuhan biologis untuk pertumbuhan. Pengenalan dini dan pemberian nutrisi untuk tumbuh kejar yang tepat perlu dilakukan oleh tenaga kesehatan lini pertama untuk mencegah kejadian gagal tumbuh. Pengabdian kesehatan pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan bagi tenaga kesehatan untuk mengenali tanda awal anak yang terindikasi gagal tumbuh serta melakukan intevensi nutrisi yang tepat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberian materi dan diskusi. Materi edukasi yang diberikan mencakup tentang definisi malnutrisi dan gagal tumbuh, dampak gagal tumbuh, serta upaya pencegahan gagal tumbuh dengan pemilihan asupan nutrisi yang sesuai. Sesi diskusi dilakukan setelah sesi pemberian materi selesai dilaksanakan. Hasil kegiatan menunjukkan nilai pre-test rata-rata adalah sebesar 66 sedangkan nilai post-test rata-rata menjadi 90. Edukasi yang dilakukan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan tentang pemberian nutrisi pada pencegahan gagal tumbuh.
IBU CEKATAN (CERMAT DAN TANGGAP JAGA KESEHATAN) OLAH QURBAN : EDUKASI HIGIENE DAN SANITASI CEGAH GANGGUAN PENCERNAAN Ayu Tiara Fitri; Putri Damayanti; Eka Putri Rahmadhani
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3536

Abstract

Ibadah qurban menjadi salah satu kegiatan dalam agama Islam dan prosesi qurban berhubungan erat dengan kehidupan sosial masyarakat. Di dalam prosesi qurban berpotensi menimbulkan kontaminasi pada daging yang bisa memicu gangguan pada pencernaan. Ibu panitia qurban sebagai pengelola distribusi memerlukan pengetahuan dan keterampilan mengenai higiene dan sanitasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pencegahan kontaminasi daging qurban dan risiko gangguan pencernaan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 3 Juni 2025 di Desa Sidodadi, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, dengan melibatkan 30 peserta. Evaluasi dilakukan dengan cara memberikan pre-test dan post-test, dan didapatkan nilai rata-rata 3,7 ± 1,24, dengan 70% peserta tergolong pengetahuan rendah. Setelah penyuluhan, rata-rata skor post-test meningkat menjadi 7,5 ± 1,17 atau 76,7% peserta mencapai kategori pengetahuan baik. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan metode penyuluhan yang diberikan meningkatkan pengetahuan kepada peserta mengenai pengolahan daging qurban dengan memberikan edukasi higiene dan sanitasi untuk mencegah risiko gangguan pencernaan. Kata kunci: Higiene, Sanitasi, Gangguan Pencernaan.
IMPLEMENTASI PESANTREN SEHAT DALAM UPAYA PENCEGAHAN KECACINGAN DI PONDOK PESANTREN TAHFIDZUL QUR’AN DEWAN DAKWAH LAMPUNG Marcellia, Selvi; Ramadhian, M. Ricky; Septiani, Linda; Afriyani, Afriyani; Islami, Suryadi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3550

Abstract

Penyakit cacingan adalah penyakit menular disebabkan oleh infeksi jenis Soil-transmitted helminths seperti cacing gelang (Ascaris lumbricoides), cacing tambang (Necator americanus dan Ancylostoma duodenale) dan cacing cambuk (Trichuris trichiura). yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Cacingan dapat menyebabkan kehilangan darah dan penurunan penyerapan zat gizi seperti karbohidrat, zat besi, dan protein. Cacing yang menginfeksi hidup dan berkembang biak di usus manusia, maka cacing akan menyerap protein dan zat besi dalam darah, yang membuat terganggunya penyerapan nutrisi pada tubuh akibat rusaknya dinding usus. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan upaya penanggulangan cacingan melalui penyuluhan dan demonstrasi indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yaitu cara mencuci tangan yang benar. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan observasi pengetahuan santri dengan lembar kuisioner (pre-test dan post-test). Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Dewan Da’wah Lampung dengan sasaran kegiatan adalah santri kelas VIII. Hasil dari Kegiatan PkM ini menunjukkan rata-rata nilai pengetahuan santri sebelum dilakukan penyuluhan dan pelatihan sebesar 54,52±23,35. Hal ini mengindikasikan bahwa pengetahuan awal peserta cukup baik, namun masih memerlukan penguatan. Setelah melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan, nilai post-test meningkat menjadi 75,76±21,99, dengan kenaikan rata-rata pengetahuan sebesar 21,24±20,97. Hasil analisis statistik menggunakan Uji Paired Sample t-test, menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nyata yang signifikan (p<0.05) antara pengetahuan santri sebelum dan setelah diberikan penyuluhan dan pelatihan mengenai penyakit kecacingan. Berdasarkan Hasil ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan dan pelatihan berhasil meningkatkan pengetahuan para santri PPTQ Dewan Da’Wah Lampung terhadap penyakit kecacingan pada anak
PENGUATAN KAPASITAS POSYANDU DALAM DETEKSI DINI DAN OPTIMALISASI TUMBUH KEMBANG BALITA DI DESA BANJAR AGUNG, LAMPUNG SELATAN Zuraida, Reni; Larasati, Ratri Mauluti
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3562

Abstract

Periode balita merupakan masa krusial dalam tumbuh kembang anak yang sangat menentukan kualitas hidup mereka di masa depan. Namun, keterbatasan akses informasi dan edukasi, terutama di daerah pedesaan, sering kali menjadi hambatan dalam mendukung optimalisasi tumbuh kembang anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua dan kader Posyandu tentang pentingnya deteksi dini, nutrisi, serta stimulasi tumbuh kembang balita melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Metode kegiatan meliputi penyusunan materi penyuluhan, pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas intervensi, serta pengukuran antropometri balita sebagai bentuk pemantauan langsung. Penyuluhan interaktif dilaksanakan di Posyandu Cut Mutya, Desa Banjar Agung, dengan menggunakan media pendukung seperti leaflet dan banner, serta permainan tanya jawab untuk meningkatkan keterlibatan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam tingkat pemahaman peserta, dengan skor rata-rata post-test yang lebih tinggi dibandingkan pre-test . Aktivitas interaktif dan penggunaan media visual terbukti efektif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat dengan tingkat pendidikan yang beragam. Selain itu, pengukuran antropometri memberikan data penting untuk memantau status gizi anak dan memberikan umpan balik langsung kepada orang tua. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan balita, sekaligus memperkuat sinergi antara tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat. Edukasi yang berkelanjutan dan kolaborasi lintas sektor direkomendasikan untuk mendukung upaya preventif dan promotif kesehatan balita di Indonesia. Kata kunci: Deteksi dini, Posyandu, Penyuluhan, Stunting, Tumbuh kembang anak.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU DAN ANAK MENGENAI PENTINGNYA MENJAGA KEBERSIHAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DIARE DENGAN METODE STORYTELLING DI POSYANDU DESA NEGARA RATU LAMPUNG SELATAN ratri mauluti larasati, ratri mauluti larasati; Mayasari, Diana; Aziz, Muhammad Irsyad Nurullah; Fathia, Nauriel
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3608

Abstract

Upaya menjaga kebersihan dengan kebiasaan cuci tangan sebelum makan sangat penting dalam menjaga kesehatan dan mencegah diare pada anak. Edukasi kesehatan yang dilakukan pada ibu dan anak Desa Negara Ratu Kabupaten Lampung Selatan bukan hanya berupa penyampaian materi, akan tetapi juga pendekatan holistik, proaktif, dan preventif terhadap layanan kesehatan setempat yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan hasil kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui edukasi mengenai diare dan cara pencegahannya dengan metode storytelling yang menarik. Sasaran dari kegiatan ini adalah ibu dan anak warga Desa Negara Ratu, Kabupaten Lampung Selatan. Terdapat perbedaan antara pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan model peer education dengan metode storytelling. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu dan anak. Kelebihan metode storytelling diantaranya dapat pemahaman yang baik tentang diri sendiri dan orang lain di sekitar mereka.
PENYULUHAN TENTANG HIPERTENSI DAN PEMERIKSAAN TEKANAN DARAH PADA KELOMPOK MASYARAKAT TANI DI DESA JATI MULYO, JATI AGUNG, LAMPUNG SELATAN, LAMPUNG Ervina Damayanti; Afriyani, Afriyani; Zahra, Ghina Nazhifah Az; Vanadis, Zifa Aisha
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3615

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Kelompok petani termasuk dalam populasi yang rentan terhadap hipertensi karena faktor usia, pola makan, aktivitas fisik yang tidak seimbang, serta keterbatasan akses informasi dan layanan kesehatan serta paparan pestisida. Penyuluhan edukasi mengenai hipertensi menjadi langkah preventif penting untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman para petani terhadap faktor risiko, gejala, dan pencegahan hipertensi. Kegiatan ini juga melakukan pemeriksaan tekanan darah sebagai deteksi awal penyakit hipertensi serta memantau tekanan darah para petani yang telah terdiagnosis hipertensi. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan dengan melakukan penyampaian materi menggunakan media leaflet serta dilakukan sesi tanya jawab dan kuis, yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar mengenai hipertensi. Sasaran pada kegiatan ini adalah petani di Desa Jati Mulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan yang berjumlah 24 orang. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta setelah kegiatan penyuluhan, yang diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku menuju pola hidup yang lebih sehat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan di komunitas petani sangat efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pencegahan terhadap penyakit hipertensi.
LANSIA SEHAT DAN MANDIRI: EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI DAN SENAM KEBUGARAN DI UPTD PSLU TRESNA WERDHA NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Septiani, Linda; Kusumaningtyas, Intan; Happy, Terza Aflika; Mulya, Ireniza Pradevi; Idris, Mohamad; Andrifianie, Femmy; Rosa, Emantis; Setyaningrum, Endah; Lusina, Septia Eva
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3616

Abstract

Peningkatan jumlah lansia merupakan tantangan global dalam sistem pelayanan kesehatan masyarakat. Di Indonesia, tren ini terus meningkat setiap tahun, sehingga diperlukan strategi intervensi terpadu untuk menjaga kesehatan fisik dan mental serta meningkatkan kualitas hidup lansia. Salah satu aspek penting namun sering terabaikan dalam pelayanan kesehatan lansia adalah kesehatan reproduksi termasuk perubahan akibat menopause pada wanita dan andropause pada pria, yang dapat menimbulkan gangguan fisiologis dan emosional. Di sisi lain, rendahnya aktivitas fisik pada lansia juga memperbesar risiko penyakit degeneratif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang kesehatan reproduksi serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya senam kebugaran dalam menjaga kualitas hidup. Kegiatan dilaksanakan di UPTD PSLU Tresna Werdha Natar, Kabupaten Lampung Selatan, melalui dua pendekatan utama, yaitu edukasi interaktif tentang kesehatan reproduksi dan pelatihan senam bugar lansia. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta observasi langsung terhadap keterlibatan peserta dalam kegiatan senam. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman lansia mengenai kesehatan reproduksi sebesar 80% serta partisipasi aktif dalam kegiatan fisik senam kebugaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa edukasi yang dikombinasikan dengan latihan fisik sederhana dapat menjadi strategi efektif dalam mewujudkan lansia yang sehat dan mandiri. Kata kunci: lansia, kesehatan reproduksi, senam kebugaran, menopause, andropause
PENYULUHAN KEAMANAN PANGAN DAN WAWASAN TENTANG SERTIFIKASI HALAL PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) MAKANAN DAN MINUMAN DI DESA CIPADANG KABUPATEN PESAWARAN, LAMPUNG Sukohar, Asep; Ramdini, Dwi Aulia; Oktoba, Zulpakor; Himayani, Rani; Ambarwati, Endah; Junando, Mirza; Ramadhina, Farrasyifa
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3620

Abstract

Keberadaan UMKM di Desa Cipadang sangat penting dalam memajukan perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat. Beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya jumlah UMKM yang telah memiliki izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) adalah karena kurangnya sosialisasi atau pendampingan. Desa Cipadang memiliki potensi di bidang pertaian, wisata, dan juga perdagangan. Berdasarkan informasi pendataan UMKM di desa ini terdapat lebih dari 50, dan hanya sekitar 10% yang memiliki izin PIRT. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan fasilitas sertifikasi Pelatihan Keamanan Pangan sebagai syarat pengajuan izin PIRT dan juga pemberian wawasan tentang Sertifikasi Halal produk bagi para pelaku usaha UMKM. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah berupa pelatihan Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) dan wawasan tentang sertifikasi produk halal oleh fasilitator dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran dan juga tim dosen Farmasi Fakultas Kedokteran Unila. Sebanyak 26 peserta yang berasal dari berbagai jenis UMKM diantaranya produk olahan makanan ringan, katering dan restoran. Hasil evaluasi pre-test dan post-test seluruh peserta mengalami peningkatan mencapai nilai minimal untuk mendapatkan sertifikat pelatihan pangan aman. Seluruh peserta mengikuti pelatihan dari awal hingga akhir, dimana seluruh peserta dinyatakan lulus dan berhak memperoleh sertifikat PKP dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran. Pelatihan ini diharapkan sebagai salah satu langkah dukungan untuk memajukan UMKM di Desa Cipadang.
PENYULUHAN PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) UNTUK MENJAGA KEBUGARAN TUBUH DAN MENCEGAH PENYAKIT PADA PASIEN DAN KELUARGA PASIEN PSIKIATRI DI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI LAMPUNG Ramdini, Dwi Aulia; Damayanti, Ervina; Pardilawati, Citra Yuliyanda; Suri, Nurma; Islami, Suryadi; Maulana, Muhammad; Kirana, Shela Sandra; Vanadis, Zifa Aisha; Ramadhina, Farrasyifa; Ramdhini, Rizki Nisfi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3622

Abstract

Menjaga kesehatan tubuh merupakan kewajiban bagi setiap orang termasuk pasien dan keluarga pasien. Memanfaat tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit seperti penyakit kronik dan penyakit seperti diabetes melitus, hipertensi, gagal Jantung. Pemanfaatan tanaman obat keluarga merupakan solusi pencegahan penyakit yang murah, praktis dan efektif. Kegiatan ini bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan pasien psikiatri dan keluarga pasien tentang pemanfaatan TOGA dalam menjaga kebugaran tubuh dan upaya pencegahan penyakit. Informasi tentang ini disampaikan langsung kepada peserta yakni pasien dan keluarga pasien di rawat jalan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung. Penyampaian Informasi juga akan disertai Buku Saku tentang pemanfaatan TOGA dalam menjaga kebugaran dan pencegahan penyakit. Sebanyak 27 peserta mengikuti kegiatan penyuluhan ini, yang terdiri atas pasien dan keluarga pasien. Lebih dari 50% peserta penyuluhan memiliki kesadaran yang tinggi tentang pentingnya menjaga kebugaran tubuh, dan mayoritas peserta juga sudah memanfaatkan TOGA sebagai salah satu upaya menjaga kesehatan tubuh. Diharapkan kedepan akan semakin banyak tenaga kesehatan seperti dokter, apoteker, dan perawat dalam menyediakan informasi tentang upaya pencegahan penyakit khususnya melalui aktivitas menjaga kebugaran tubuh dan juga pemanfaatan TOGA. Kata kunci: Kebugaran, Pencegahan penyakit, Pasien psikiatri, Tanaman Obat Keluarga (TOGA)