cover
Contact Name
Susianti
Contact Email
susianti.1978@fk.unila.ac.id
Phone
+628127899978
Journal Mail Official
jpmrj@fk.unila.ac.id
Editorial Address
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro No.1, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai
Published by Universitas Lampung
ISSN : 25032615     EISSN : 26144891     DOI : https://doi.org/10.23960/jpmrj
Core Subject : Health, Social,
PMR welcomes submissions of original articles that contribute to the advancement of community engagement and service in the field of medicine and health. Areas of interest include but are not limited to: Community health programs, Health education and promotion, Public health interventions, Medical outreach activities, Interdisciplinary collaborations, Global health initiatives, Social determinants of health, Health equity and disparities
Articles 332 Documents
PENYULUHAN DAN PELATIHAN FERMENTASI PAKAN TERNAK SILASE DI DESA BUMI REJO, WAY KANAN, LAMPUNG Afriyani, Afriyani ani; Islami, Suryadi; Damayanti, Ervina; Putri, Eka Meilinda; Yustina, Yustina; Handayani, Putri; Sitanggang, Grety Thessalonica; Djamilu, Berneta Rendiana; Habib, Farid Alif; Vestinaliyou, Nanda
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3627

Abstract

Hijauan merupakan pakan utama ternak, ketersediaan hijauan sangat melimpah pada musim hujan dan sangat terbatas pada musim kemarau. Adapula limbah hasil pertanian yang semakin meingkat, maka dari itu diperlukan teknologi konservasi (pengawetan) seperti silase. Silase merupakan salah satu teknik pengawetan pakan berupa hijauan atau limbah hasil pertanian pada kadar air tertentu melalui proses fermentasi. Tujuan dari pembuatan silase adalah meminimalisir ketidaktersediaannya hijauan saat musim kemarau dan mengurangi limbah hasil pertanian. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan model deskriptif-eksplanatif yaitu memberikan gambaran mengenai penyuluhan dan pelatihan kegiatan pengabdian serta menjelaskan langkah-langkah proses pembuatan. Hasil yang didapatkan masyarakat yang hadir mendapat ilmu baru yang dapat diterapkan dengan sederhana. Kesimpulan yang didapatkan adalah masyarakat antusias dalam mengikuti acara penyuluhan dan pelatihan dari kegiatan pengabdian fermentasi pakan ini, yang dapat menjadi langkah awal membasmi ketidak tersediaannya hijauan pada musim tertentu. Kata kunci: Hijauan, limbah, musim, pelatihan, penyuluhan, silase.
INTERVENSI EDUKATIF UNTUK MENCEGAH KERACUNAN PESTISIDA PADA KOMUNITAS PETANI DI DESA JATI AGUNG, KECAMATAN SIDOMULYO KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Afriyani; Ervina Damayanti; Akbar, Muhammad Farhan; Anggraini, Triana
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3629

Abstract

Penggunaan pestisida secara berlebihan tanpa pemahaman yang baik mengenai risiko kesehatan dapat menimbulkan berbagai gangguan, termasuk keracunan akut hingga gangguan kronis seperti dermatitis kontak. Di Desa Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, mayoritas masyarakat bermata pencaharian sebagai petani, namun sebagian besar di antara mereka masih belum memiliki pengetahuan yang memadai mengenai cara pencegahan keracunan akibat pestisida. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani melalui kegiatan edukatif yang dilaksanakan secara langsung, dengan menggunakan metode pre-test dan post-test sebagai tolok ukur keberhasilan penyampaian materi. Metode yang digunakan bersifat deskriptif kuantitatif dengan pendekatan partisipatif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan terhadap pemahaman petani mengenai bahaya pestisida, terutama setelah mengikuti edukasi mengenai gejala awal keracunan seperti dermatitis kontak. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi langsung merupakan metode yang efektif dalam pemberdayaan masyarakat petani terhadap bahaya pestisida. Kata kunci: Edukasi petani, keracunan pestisida, pencegahan, kesehatan kerja.
Edukasi dan Promosi Stunting Sebagai Langkah Pencegahan Stunting di Kelurahan Tiuh Balak Pasar, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan Rahayu, Ihsanti Dwi; Ghifari, Ghaza Ahmad Al; Fadhilah, Fuad; Febrianti, Arlin; Susanti, Andani Dewanti; Junita, Aulia; Ad-Dhuha, Rahmah Maziyah; Firsandini, Firsandini; Himayani, Rani; Ismunandar, Helmi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3632

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi utama yang ada di Indonesia. Meski angka prevalensi stunting sejak tahun 2024 telah mengalami penurunan, akan tetapi kejadian stunting masih ditemukan, tak terlepas di wilayah Provinsi Lampung. Kegiatan edukasi dan promosi masih menjadi metode pencegahan stunting yang banyak dilakukan karena tidak membutuhkan biaya yang besar dalam pelaksanaannya. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terutama ibu hamil dan ibu dengan anak usia balita mengenai stunting dan pencegahannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Kelurahan Tiuh Balak Pasar, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah dan pemberian media edukasi dan promosi seperti leaflet, poster dan video edukasi terkait stunting dan pencegahannya. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan adanya antusiasme peserta pengabdian yang mendapatkan materi edukasi dan promosi terkait stunting. Antusiasme peserta pengabdian terlihat dengan adanya interaksi tanya jawab yang terjalin antara peserta dan pemateri selama kegiatan pengabdian berlangsung. Diharapkan kegiatan pengabdian masyarakat melalui edukasi dan promosi terkait stunting ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat khususnya ibu hamil dan ibu dengan anak usia balita terkait stunting dan pencegahan yang dapat dilakukan.
EDUKASI KESEHATAN MENGENAI PENYAKIT HIPERTENSI DAN PEMERIKSAAN TEKANAN DARAH PADA MASYARAKAT DI PERUMAHAN DESA HAJIMENA KECAMATAN NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Septia Eva Lusina; Ambarwati, Yuli; Bahri, Syaiful; Susianti, Susianti; Apriliana, Ety; Septiani, Linda; Ratna, Maya Ganda
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3633

Abstract

Salah satu masalah kesehatan kronik dengan prevalensi yang terus meningkat secara global dan menjadi satu dari sepuluh penyebab mortalitas di Asia adalah hipertensi. Data dari WHO menyebutkan diperkirakan 1,28 miliar orang dewasa berusia 30–79 tahun di seluruh dunia menderita hipertensi, sebagian besar tinggal di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Kebanyakan orang dengan hipertensi tidak merasakan gejala apa pun. Hipertensi cenderung tinggi pada pendidikan rendah yang memiliki pengetahuan kurang. Salah satu faktor yang mempengaruhi kurangnya pengetahuan dan kesadaran penderita hipertensi adalah kurangnya pemberian edukasi kesehatan. Selain itu permasalahan yang sering terjadi di masyarakat diantaranya adalah tidak menyadari bahwa dirinya menderita hipertensi dikarenakan tidak adanya keluhan atau gejala berat yang dialami sehingga tidak dilakukan pemeriksaan tekanan darah. Oleh karena itu, dalam rangka upaya berperan dalam deteksi awal penyakit hipertensi dan menjalankan salah satu tridharma perguruan tinggi berupa pengabdian kepada masyarakat, pada kegiatan kali ini dosen Universitas Lampung mengadakan kegiatan pemeriksaan kesehatan berupa pemeriksaan tekanan darah dan edukasi kesehatan mengenai penyakit hipertensi pada masyarakat di Perumahan Desa Hajimena Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 27 April 2025 yang diikuti sebanyak 45 orang masyarakat yang diperiksa. Kegiatan ini dibantu oleh masyarakat sekitar dan juga mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Kata kunci: hipertensi, pemeriksaan kesehatan, tekanan darah, edukasi
EDUKASI KESEHATAN TUBERKULOSIS KEPADA MASYARAKAT DI KABUPATEN PRINGSEWU DALAM UPAYA ELIMINASI TUBERKULOSIS sirait, felicya rosari hasianna; Ariza, Retno; Ekawati, Diyan; Didiek, Junus; Rosari, Felycia
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3636

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis yang umumnya menyerang paru. Bakteri TB bertransmisi melalui droplet yang dihasilkan manusia. Tuberkulosis hingga saat ini masih menjadi ancaman kesehatan besar di dunia maupun di Indonesia. Berbagai upaya harus terus dilakukan untuk pencegahan tuberkulosis, agar dapat memutus rantai penularan melalui menegakkan diagnosis cepat, mengendalikan infeksi dengan baik, mengetahui cara penularan dan pengobatan yang efektif merupakan hal yang sangat penting dalam memberantas TB di masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk peningkatan pengetahuan dan perilaku masyarakat akan tuberkulosis. Pemecahan masalah yang diterapkan pada kegiatan ini mencakup penyuluhan menggunakan metode ceramah, leaflet, tanya jawab disertai pemberia pretes dan postes. Pengukuran status pengetahuan akan tuberkulosis pada masyarakat dibagi menjadi 4 kategori diantaranya tidak paham, cukup paham, paham, dan sangat paham. Penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 28 Maret 2024 di Kabupaten Pringswu. Kegiatan penyuluhan mengenai pengertian tuberkulosis, gejala dan tanda pasien tuberkulosis, pengobatan tuberkulosis dan pencegahan tuberkulosis. diikuti oleh 23. Setelah mendapatkan penyuluhan, maka pengetahuan masyarakat mengalami peningkatan signifikan. Penyuluhan berkelanjutan, mencari dan menemukan gejala di masyarakat, mengobati TB dengan tepat, hingga memantau pengobatan TB sampai sembuh dalam upaya eliminasi tuberkulosis.
PENINGKATAN KESADARAN GIZI SEIMBANG PADA REMAJA MELALUI EDUKASI DI MAN 1 BANDAR LAMPUNG Sulya, Hana; Marta, Annisa Tiara; Jausal, Anisa Nuraisa; Maulana, Muhammad; Iyos, Rekha Nova; Wardhana, Muhammad Fitra
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3640

Abstract

Adolescents are a vulnerable age group prone to nutritional problems due to a lack of knowledge and awareness regarding healthy eating patterns and the importance of limiting sugar intake. This condition increases the risk of non-communicable diseases such as obesity, diabetes mellitus, and hypertension from a young age. This community service activity was carried out as part of the work program of the Community Service Department, BEM FK Unila, under the "Health Day" initiative in commemoration of World Health Day 2025, with the subtopic of balanced nutrition in adolescents. The service included educational outreach through a podcast on balanced nutrition for adolescents, health counseling, and health checks (blood sugar and anthropometric measurements) for students and teachers at MAN 1 Bandar Lampung. The results showed high participant enthusiasm and increased adolescent understanding of the importance of balanced nutrition and the dangers of excessive sugar consumption. This activity demonstrated that an educational approach using media and direct health screening is effective in raising nutritional awareness among adolescents. Ongoing counseling is recommended to strengthen the development of healthy lifestyle habits starting from school age.
PELATIHAN PEMBUATAN SPRAY ANTI NYAMUK DARI SERAI SEBAGAI SOLUSI ALAMI PENCEGAH PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) Dwi Widya Wati; Apief Miftahul Huda; Gusektiono; Nur Muslima Dwi Yantika; Kayla Amanda; Muhammad Chandra Gunawan; Malva Axela; Aryan Danil Mirza. BR; Tri Joko Prasetyo
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3488

Abstract

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi permasalahan kesehatan yang signifikan, terutama pada musim hujan, penggunaan obat nyamuk berbahan kimia dan metode fogging sering menjadi pilihan utama masyarakat, meskipun memiliki dampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan. Serai (Cymbopogon citratus) merupakan tanaman yang memiliki potensi sebagai bahan alami pengusir nyamuk karena kandungan minyak atsirinya. Namun, pemanfaatan serai sebagai spray anti nyamuk masih belum umum di masyarakat. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pelatihan pembuatan spray anti nyamuk berbasis serai, bagi ibu-ibu rumah tangga di Dusun 6, Desa Mulang Maya. Kegiatan ini mencakup penyuluhan mengenai pencegahan DBD, bahaya penggunaan obat nyamuk kimia, serta manfaat serai sebagai bahan alami pengusir nyamuk, diikuti dengan pelatihan pembuatan spray anti nyamuk dari ekstrak serai menggunakan metode perebusan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terkait pencegahan DBD dan keterampilan dalam membuat spray anti nyamuk berbasis bahan alami. Produk yang dihasilkan dapat digunakan secara langsung oleh peserta sebagai solusi alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan
CEK GULA DARAH SEBAGAI UPAYA PREVENTIF DIABETES MELLITUS PADA MASYARAKAT PERKOTAAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDATON, BANDAR LAMPUNG Pramesona, Bayu Anggileo; Kurniawan, Betta; Iqbal, Muhammad; Triyandi, Ramadhan
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3658

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang prevalensinya terus meningkat, khususnya pada masyarakat perkotaan di Indonesia. Deteksi dini dengan pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS) menjadi langkah penting dalam menemukan kasus-kasus baru serta memantau risiko komplikasi lebih lanjut. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan skrining GDS pada pada masyarakat perkotaan sebagai upaya preventif DM. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada 8 Agustus 2025 di Aula Puskesmas Kedaton, Kota Bandar Lampung, dengan sasaran kelompok Prolanis DM kategori lansia sebanyak 60 orang. Metode pelaksanaan berupa pemeriksaan GDS menggunakan glukometer pada peserta yang memenuhi kriteria, dengan pencatatan hasil pemeriksaan untuk kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan masih adanya peserta dengan kadar gula darah di atas batas normal yang berisiko mengalami DM maupun komplikasinya. Kegiatan ini menunjukkan pentingnya pemeriksaan GDS secara rutin sebagai bentuk deteksi dini dan tindak lanjut medis yang tepat. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkesinambungan sehingga upaya pencegahan dan pengendalian DM dapat berjalan lebih optimal.
SOSIALISASI PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI PUSKESMAS CAMPANG RAYA, KELURAHAN CAMPANG JAYA, KOTA BANDAR LAMPUNG Busman, Hendri; Cahyani, Endang Nur; Bilqis, Khorina Fatin; Hadibrata, Exsa
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3662

Abstract

Kesehatan Reproduksi Remaja merupakan bagian penting dari layanan Kesehatan Reproduksi Esensial. Masa remaja merupakan masa peralihan, masa peralihan ini ditandai dengan perubahan signifikan dalam aspek biologi, psikologis dan sosial. Faktor internal yang mempengaruhi adalah pengetahuan dan sikap individu itu sendiri, sementara faktor eksternal meliputi lingkungan di sekitar, seperti lingkungan keluarga, peran guru sebagai pendidik, dan interaksi dengan teman sebaya. Selain itu, sumber-sumber informasi mengenai kesehatan reproduksi juga termasuk dalam faktor eksternal yang turut berkontribusi dalam membentuk pemahaman dan perilaku remaja. Tujuan dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk memberikan pengetahuan tentang bagaimana menjaga kesehatan reproduksi remaja dan dampak negatif dari kurang pedulinya remaja terhadap kesehatan reproduksi remaja di Puskesmas Campang Raya, Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah melakukan perancangan serta pembuatan bahan praktik untuk kegiatan pengabdian masyarakat, sekaligus menyampaikan materi terkait kesehatan reproduksi remaja dengan menggunakan metode penyuluhan sebagai pendekatan utama dalam proses pembelajaran. Hasilnya yaitu para remaja memiliki pengetahuan terkait kesehatan reproduksi remaja setelah dilakukan sosialisasi mengenai kesehatan reproduksi remaja, sehingga para remaja dapat menjawab pertanyaan dengan baik setelah pemateri mengajukan pertanyaan secara lisan. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan dengan harapan dapat membantu para remaja memahami berbagai aspek mengenai kesehatan reproduksi remaja.
EFEKTIVITAS EDUKASI KESEHATAN DI POSYANDU TERHADAP PENINGKATAN KESADARAN DAN KOMITMEN DALAM MEWUJUDKAN RUMAH BEBAS ASAP ROKOK DI KELURAHAN TANJUNG SARI Larasti, TA; Hijami, Nurul 'Afifah
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3671

Abstract

Pos Pelayanan Terpadu adalah Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat yang strategis dalam pelayanan kesehatan dasar dan promosi kesehatan di tingkat desa. Tingginya prevalensi merokok, termasuk paparan asap rokok pada anak dan remaja di rumah tangga, yang menjadi masalah kesehatan masyarakat serius, khususnya di Lampung Selatan. Posyandu memiliki potensi besar sebagai wadah promotif dan preventif untuk menekan angka perokok dan meningkatkan kesadaran bahaya merokok, serta pentingnya dukungan keluarga untuk berhenti merokok. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi pelaksanaan intervensi promosi kesehatan tentang "Dukungan Keluarga untuk Berhenti Merokok" di Posyandu Melati, Desa Tanjung Sari, serta menyoroti efektivitasnya dalam meningkatkan pengetahuan dan motivasi keluarga untuk menciptakan rumah bebas asap rokok. Metode yang digunakan adalah observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan evaluasi pengetahuan menggunakan pre-test dan post-test yang dianalisis dengan Uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan bahwa Intervensi promosi kesehatan, yang didukung media edukatif seperti leaflet dan standing banner, terbukti efektif secara signifikan dalam meningkatkan pengetahuan peserta. Rata-rata nilai pre-test 9,83 meningkat menjadi 11,08 pada post-test, menunjukkan peningkatan pemahaman, terutama tentang peran keluarga dan strategi praktis dalam mewujudkan rumah bebas asap rokok.