cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 No. 14 Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia
Published by Indo Publishing
ISSN : 30907012     EISSN : 30906822     DOI : https://doi.org/10.63822/jili
Core Subject : Education,
A peer-reviewed journal published by Indo Publishing as an integrated media for ongoing communication regarding important findings of new research in the field of education and teaching, including: the field of educational research in the teaching and learning process, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, education in the scope of social sciences, natural sciences, religion, and others related.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 98 Documents
Analisis Kesulitan Mahasiswa dalam Mempelajari Materi Kebebasan Lintasan pada Mata Kuliah Kalkulus Vektor Suci Dahlya Narpila; Siti Hany Humairoh; Ade Nayla Nasution; Nur Aisyah Pulungan
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/m83mra94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan mahasiswa dalam memahami materi kebebasan lintasan pada matakuliah Kalkulus Vektor. Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu kelompok mahasiswa, ditemukan beberapa poin utama yang menjadi hambatan pembelajaran, yaitu kurangnya pemahaman mengenai parameterisasi lintasan, konsep rotasi atau curl, serta penerapan syarat konservatif pada medan vektor. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi diskusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian mahasiswa masih kesulitan dalam memahami hubungan antara integral garis, kebebasan lintasan, dan teorema rotasi. Oleh karena itu, perlu penguatan materi melalui metode pembelajaran yang lebih kontekstual dan disertai contoh konkret.
Analisis Kesulitan Mahasiswa dalam Memahami Materi Divergensi dan Curl Suci Dahlya Narpila; Siti Aisyah Sinaga; Umairoh Risa Aulia; Indah Fitriani
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/qshhmx17

Abstract

Konsep divergence dan curl dalam kalkulus vektor merupakan materi kompleks yang sering menjadi sumber kesulitan bagi mahasiswa. Hambatan utama terletak pada lemahnya pemahaman konseptual dan keterbatasan dalam memvisualisasikan bentuk tiga dimensi konsep tersebut. Mahasiswa juga mengalami kesulitan dalam mengaitkan rumus dengan fenomena fisik seperti medan magnet dan aliran fluida.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan mahasiswa dalam memahami konsep divergence dan curl serta strategi yang digunakan dalam menyampaikan materi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara terhadap kelompok mahasiswa pasca-presentasi. Hasil menunjukkan bahwa strategi pembagian tugas membantu pendalaman materi namun memunculkan variasi pemahaman antaranggota. Ketiadaan media visual memperberat kesulitan dalam memahami curl. Faktor psikologis seperti math anxiety dan kemampuan berpikir divergen yang rendah turut memengaruhi pemahaman. Proses presentasi terbukti meningkatkan pemahaman melalui eksplorasi aktif. Temuan ini menegaskan pentingnya pembelajaran kolaboratif dan media visual dalam mengoptimalkan pemahaman konsep abstrak.
Pemanfaatan Codecademy Go dalam Meningkatkan Literasi ICT dan Kemampuan Matematika Siswa SMP Silvia Ramadani Siregar; Yahfizham
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/5xpy0a75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan aplikasi Codecademy Go dalam meningkatkan literasi ICT dan kemampuan matematika siswa sekolah menengah pertama (SMP). Codecademy Go merupakan aplikasi pembelajaran berbasis pemrograman yang memungkinkan siswa belajar secara mandiri melalui perangkat mobile. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa SMP kelas IX yang memanfaatkan Codecademy Go selama periode tertentu. Instrumen yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Codecademy Go memberikan dampak positif terhadap pemahaman siswa dalam menggunakan teknologi informasi serta memperkuat logika matematika melalui aktivitas pemrograman. Aplikasi ini juga dinilai mampu meningkatkan motivasi belajar karena pendekatannya yang interaktif dan adaptif. Penelitian ini merekomendasikan integrasi aplikasi edukatif berbasis coding seperti Codecademy Go dalam kurikulum pembelajaran untuk meningkatkan kecakapan abad ke-21 pada siswa SMP.
Analisis Kesulitan Mahasiswa dalam Memahami Teorema Green: Studi Kualitatif Terhadap Aspek Visual dan Konseptual Ghefira Tasya; Sahiratul ‘Ula; Suci Wulandari Amidar; Suci Dahlya Narpila
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/9m4ppm92

Abstract

Pemahaman terhadap Teorema Green dalam kalkulus vektor memerlukan kemampuan konseptual dan visualisasi geometri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan mahasiswa dalam memahami Teorema Green dari dua aspek tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara terhadap tiga mahasiswa yang telah mempelajari materi terkait. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami hambatan dalam memahami operasi integral vektor, menentukan batas integral pada kurva tertutup, serta menggambarkan orientasi kurva dan daerah. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan pembelajaran berbasis visual dan konseptual untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi integral tingkat lanjut.
Kemampuan Penalaran Matematis Ditinjau dari Minat Belajar Siswa dengan Model Problem Based Learning Berbantuan Mathigon Rahmawati Kusuma Wardani; Amidi
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/s0amny98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan pembelajaran matematika dengan model Problem-Based Learning berbantuan Mathigon terhadap kemampuan penalaran matematis siswa dan mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis ditinjau dari minat belajar siswa dengan model Problem-Based Learning berbantuan Mathigon. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 12 Semarang tahun pelajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, posttest, dan angket. Sampel diambil dari populasi menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan uji t dan uji z. Berdasarkan hasil uji perbedaan dua rata-rata, diperoleh hasil bahwa rata-rata kelas eksperimen lebih dari kelas kontrol dengan ???? ℎ???????????????????? = 1,884. Selain itu, hasil uji perbedaan dua proporsi menunjukkan bahwa proporsi hasil tes kemampuan penalaran matematis kelas eksperimen lebih dari kelas kontrol dengan ???? ℎ???????????????????? = 1,947. Hasil tersebut menunjukkan bahwa implementasi model Problem-Based Learning berbantuan Mathigon berpengaruh lebih baik dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa. Berdasarkan hasil analisis data angket minat belajar siswa diketahui bahwa minat belajar siswa kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol.
Strategi dan Tantangan Manajemen Pendidikan Tinggi: Systematic Literature Review Menggunakan Metode PRISMA Rizkiyah, Nur
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/f1xzej69

Abstract

Pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul dan meningkatkan daya saing bangsa. Namun, pengelolaan institusi pendidikan tinggi menghadapi tantangan yang semakin kompleks di era globalisasi dan disrupsi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi dan tantangan dalam manajemen pendidikan tinggi melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA. Dari 982 artikel yang diidentifikasi melalui lima basis data (Scopus, DOAJ, ProQuest, Google Scholar, dan SINTA), sebanyak 28 artikel terpilih untuk dianalisis berdasarkan kriteria inklusi–eksklusi. Hasil kajian menemukan bahwa strategi manajerial yang paling dominan meliputi penguatan sistem penjaminan mutu, kepemimpinan transformasional, transformasi digital, dan internasionalisasi. Sementara itu, tantangan utama yang dihadapi mencakup keterbatasan sumber daya, resistensi terhadap perubahan, birokrasi regulatif, dan kesenjangan teknologi. Studi ini menekankan pentingnya pendekatan manajemen yang adaptif, berbasis data, dan kolaboratif lintas level dalam menjawab dinamika pendidikan tinggi kontemporer. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan serta pengembangan model manajemen yang lebih kontekstual dan berkelanjutan.
Pentingnya Pendidikan Gender dan Pencegahan KDRT di Sekolah Aria Raizal Muhammad; Bila Syagitha Aprilia; Marissa Fatima
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/w3q23p97

Abstract

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan masalah sosial kompleks yang berakar pada ketimpangan relasi gender yang tertanam sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran strategis pendidikan gender di sekolah sebagai upaya preventif terhadap KDRT, serta menganalisis tantangan dan model implementasinya. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, penelitian ini menelaah literatur relevan untuk membangun argumen tentang urgensi pendidikan gender di lingkungan sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama terletak pada rendahnya pemahaman konsep gender di kalangan pelajar, yang diperparah oleh materi ajar dan lingkungan pendidikan yang masih bias gender sehingga melanggengkan stereotip. Sebagai solusi, penelitian ini mengusulkan pendekatan yang tidak hanya menciptakan mata pelajaran baru, melainkan mengintegrasikan nilai-nilai kesetaraan gender ke dalam kurikulum yang sudah ada, seperti PPKn, Sejarah, dan Bahasa Indonesia. Keberhasilan strategi ini harus didukung oleh tiga pilar utama: (1) inovasi bahan ajar yang bebas dari stereotip, (2) peningkatan kapasitas guru sebagai agen perubahan yang sadar gender, dan (3) penciptaan budaya sekolah yang inklusif dengan kebijakan nol toleransi terhadap kekerasan. Implementasi ini diharapkan dapat membentuk generasi yang menghargai kesetaraan, menolak kekerasan, dan mampu secara aktif mencegah KDRT dalam kehidupan mereka kelak.
Transformasi Pembelajaran Melalui Augmented Reality (AR) Dan Virtual Reality (VR): Inovasi Kurikulum yang Responsif Terhadap Era Digital Moch Rizwan Aprilianto; Mutiara Rahmawati
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/2bbh6n23

Abstract

This research focuses on the transformation of learning through the use of Augmented Reality (AR) and Virtual Reality (VR) technologies in curriculum innovation in the digital era, using a case study at SMKN 1 Probolinggo. The background of this research is based on the urgent need for education to respond to 21st-century challenges through the integration of immersive, interactive, and contextual learning technologies. This research uses a qualitative descriptive approach with a case study. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The results show that AR and VR technologies not only increase student motivation and understanding of the material but also encourage experiential learning and strengthen the link between the curriculum and the needs of the industrial world. In addition to pedagogical benefits, this study also uncovers implementation challenges such as device limitations, teacher readiness, and systemic integration within the curriculum. The implications of this research indicate that the success of technology-based learning innovations is determined not only by technical aspects, but also by institutional support, human resource training, and curriculum design that adapts to technological developments. This research is expected to serve as a reference for policymakers and education practitioners in developing relevant and transformative digital learning.
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Jigsaw dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Maisura; Eka Agustina
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/j9w9c110

Abstract

This study aims to improve learning outcomes by implementing the jigsaw cooperative learning model for ninth grade students at SMP N 1 Sakti in the 2024/2025 academic year. The subjects of this study were 30 ninth grade students at SMP N 1 Sakti. This type of research is classroom action research (CAR) which is carried out in two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation, reflection, and revision stages. Data collection techniques use observation and tests. Based on the research results, it can be concluded that there was an improvement in the learning outcomes of ninth-grade students at SMP N 1 Sakti after the implementation of the Jigsaw cooperative learning model in social studies. This can be seen in the initial conditions, where the average score was 52.5, with a maximum score of 70. In Cycle I, the average score was 60.69, with a maximum score of 90. In Cycle II, the average score was 74.14, with a maximum score of 100. Learning completion increased, from 48.28% in the initial conditions, to 65.22% in Cycle I, and 89.65% in Cycle II.
Productive Waqf Accounting:  A Systematic Literature Review of Financial Recording and Reporting Models Wali Saputra
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/j8avxz44

Abstract

The objective of this research is to conduct a systematic examination of the existing literature pertaining to the accounting and financial reporting frameworks associated with productive waqf. The productive waqf, recognized as a pivotal instrument within Islamic social finance, necessitates an accounting system that is both accountable and transparent to facilitate the optimal management of assets and funds, in adherence to Sharia principles. The methodological approach employed is a Systematic Literature Review (SLR) encompassing scholarly publications from the years 2010 to 2025, sourced from the Scopus, Google Scholar, and DOAJ databases. The findings of this inquiry indicate that the practices associated with productive waqf accounting remain non-standardized on a global scale. Various accounting models identified include fund accounting methodologies, activity-based reporting frameworks, and the integration of social reporting. Nonetheless, the implementation of these models is still constrained and adversely influenced by limited human resource capabilities and a deficiency in specific regulatory frameworks. Furthermore, the study identifies significant potential for the utilization of information technologies, such as blockchain and Sharia-compliant ERP systems, in enhancing the transparency of financial reporting. This research advocates for the formulation of more comprehensive accounting standards for productive waqf, the enhancement of nazhir competencies, as well as the digitization of waqf financial reporting processes. These findings contribute to the establishment of both theoretical and practical foundations aimed at fostering more professional, reliable, and sustainable governance of productive waqf.

Page 3 of 10 | Total Record : 98