cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umkudus.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
lppm@umkudus.ac.id
Editorial Address
https://ejr.umku.ac.id/index.php/JAI/pages/view/editorial-boards
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdimas Indonesia
ISSN : 26544822     EISSN : 26542544     DOI : doi.org/10.26751/jai
Jurnal Abdimas Indonesia aims to disseminate scholarly works and best practices related to the implementation of community engagement and empowerment activities based on science, technology, and local wisdom. The journal seeks to bridge academic knowledge with real-world community needs, supporting sustainable development and improving community welfare through participatory and innovative approaches. Scope of the Journal The journal publishes articles derived from community service and engagement activities conducted by academics, practitioners, and students. The scope includes, but is not limited to, the following areas: Community empowerment and capacity building Application of science, technology, and innovation for community development Health promotion and disease prevention in communities Education, literacy, and learning empowerment programs Economic empowerment, entrepreneurship, and MSME development Environmental conservation and sustainable development Social innovation and community-based solutions Appropriate technology and digital transformation for communities Disaster preparedness, mitigation, and community resilience Public policy implementation and community participation Cultural preservation and local wisdom-based community programs Evaluation and impact assessment of community service programs
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA" : 18 Documents clear
PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI PENGUATAN FILOSOFI HANTARAN PERNIKAHAN DI ERA DIGITAL Sholihin, Ustadus; Arida, Ririn Wahyu; Selviasari, Rike
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.2923

Abstract

Pelaku UMKM di sektor hantaran pernikahan menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan nilai budaya lokal dengan keterampilan teknis dan strategi promosi digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis dalam merangkai hantaran, memperkuat pemahaman filosofi simbolik tradisi hantaran, serta membekali peserta dengan kemampuan promosi melalui media sosial. Kegiatan dilaksanakan oleh IPHI (Ikatan Pembuat Hantaran Indonesia) Pancawati DPC Kediri selama dua hari pada 18–19 April 2025 di Kediri, Jawa Timur, dengan jumlah peserta sebanyak 200 orang dan dipilih 33 peserta mengikuti praktik langsung. Kegiatan mencakup workshop merangkai hantaran, diskusi filosofi makna simbolik, dan pelatihan promosi digital. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi, dan analisis Wilcoxon. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dari pemahaman peserta, di mana peserta dalam kategori sangat memahami meningkat dari 9,09% menjadi 93,94%. Nilai uji Wilcoxon menunjukkan Z = -5,051 dengan signifikansi p = 0,000. Kesimpulannya, pelatihan terpadu ini efektif meningkatkan pemberdayaan UMKM berbasis budaya lokal di era digital. Rekomendasi diarahkan pada replikasi kegiatan serupa di wilayah lain serta perlunya pendampingan lanjutan untuk memperkuat kompetensi digital peserta.
EDUKASI KESEHATAN BERBASIS DAGUSIBU UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN OBAT YANG BAIK DAN BENAR Kurniawan, Irfan; Mujtahidah, Mujtahidah; Mappanyukki, Andi Atssam; Afdhal, Muhammad Ridha; Afdhal, Muh
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.3052

Abstract

Rendahnya literasi masyarakat mengenai pengelolaan obat yang benar masih menjadi isu penting, khususnya di Kelurahan Balocci Baru, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep. Hambatan ini dipicu oleh akses terbatas terhadap layanan kesehatan yang cukup jauh dari pemukiman dan minimnya tenaga kefarmasian, yang hanya terdiri dari satu apoteker dan satu tenaga vokasi. Sebagai respon, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan pemahaman warga terkait pengelolaan obat melalui edukasi konsep DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar). Kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang mendorong keterlibatan masyarakat secara aktif pada setiap tahapan, terutama saat sesi edukasi berlangsung. Materi disampaikan secara interaktif melalui presentasi visual, pembagian leaflet edukatif, dan pemasangan poster di fasilitas kesehatan setempat. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test dengan 10 soal pilihan ganda. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari 55 menjadi 80 setelah edukasi (p 0,05). Diskusi dua arah turut memperkuat partisipasi peserta. Intervensi ini terbukti mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan obat yang rasional dan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya penggunaan obat secara aman dan tepat.
PENDEKATAN EDUKATIF UNTUK MENGURANGI PENGGUNAAN GADGET BERLEBIH DI SD 2 BESITO KUDUS Rosita, Melvin Dewi; Purbowati, Purbowati; Supardi, Supardi; Baiti, Nur Shabrina Al; Haq, Osama Maulana; Hadi, Syamsul; Saputra, Danang Feby; Shofia, Fahima Nur; Putri, Diva Fitriana; Purwoko, Regita Adiba Fayza; Aeni, Khuril; Sari, Dwi Maya Ratna; Faradilla, Mahardini Ayu; Salsabila, Finkanita; Rahayu, Anita Putri; Anggraeni, Putri Luthfiana; Zuwad, Mohammad Hasan; Meliasari, Desy; Althofia, Zanadira
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.2831

Abstract

Penggunaan gadget yang berlebihan di kalangan siswa sekolah dasar menjadi tantangan dalam dunia pendidikan, termasuk di SD 2 Besito Kudus. Kebiasaan ini dapat berdampak negatif pada konsentrasi belajar, interaksi sosial, serta kesehatan fisik dan mental siswa. Pengapdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak penggunaan gadget yang berlebihan serta menerapkan pendekatan edukatif dalam mengatasinya. Pendekatan yang diterapkan meliputi sosialisasi dan edukasi, pembatasan penggunaan gadget di sekolah, peningkatan aktivitas fisik dan sosial, serta penerapan metode pembelajaran interaktif. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa siswa mulai memahami pentingnya penggunaan gadget secara bijak, sehingga mereka dapat lebih fokus dalam belajar dan meningkatkan interaksi sosial. Dengan demikian, pendekatan edukatif dapat menjadi solusi efektif dalam mengurangi ketergantungan terhadap gadget di kalangan siswa sekolah dasar.
PEMBERDAYAAN EKONOMI PEREMPUAN MELALUI LITERASI KEUANGAN DIGITAL BERBASIS APLIKASI ANDROID DI DAERAH TERTINGGAL Salim, Muhammad Nur; Nadhifah, Tuti'; Maryatin, Maryatin; Ningrum, Nurani Puspa
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.2941

Abstract

Penguatan peran perempuan dalam kegiatan ekonomi menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan berkelanjutan, terutama di daerah tertinggal yang masih menghadapi berbagai keterbatasan akses informasi dan teknologi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital perempuan melalui pemanfaatan aplikasi berbasis Android, sehingga mendorong kemandirian ekonomi dan pengelolaan keuangan rumah tangga yang lebih efektif. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan, pendampingan intensif, dan evaluasi berbasis studi kasus di salah satu desa tertinggal di Desa Clering Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara. Kegiatan ini melibatkan 30 perempuan usia produktif dengan latar belakang pelaku usaha mikro dan ibu rumah tangga, yang sebelumnya belum familiar dengan penggunaan aplikasi keuangan digital seperti dompet digital, marketplace, dan pencatatan keuangan. Rumusan masalah utama dalam kegiatan ini adalah: “Bagaimana literasi keuangan digital dapat memberdayakan ekonomi perempuan di daerah tertinggal melalui penggunaan aplikasi berbasis Android?”. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menggunakan teknologi keuangan digital, termasuk kemampuan menyusun anggaran, mencatat transaksi, dan memanfaatkan platform penjualan online. Selain itu, sebagian peserta melaporkan adanya peningkatan pendapatan usaha mikro setelah mengakses pasar digital. Program ini memberikan kontribusi pada penguatan ekonomi keluarga berbasis teknologi dan mendorong inklusi keuangan di kalangan perempuan desa
PEMBERDAYAAN KADER PEDULI DEMENSIA DALAM UPAYA PROMOSI DAN DETEKSI DINI DEMENSIA MELALUI PEMANFAATAN APLIKASI TELEPON PINTAR DAN MEDIA AUDIOVISUAL Jauhar, Muhamad; Suwandi, Edi Wibowo; Rahmawati, Ashri Maulida; Pusparatri, Edita; Kartikasari, Fitriana
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.2921

Abstract

Demensia menjadi salah satu ancaman Kesehatan masyarakat baik secara global maupun nasional. Hal ini didukung dengan meningkatnya angka morbiditas dan mortalitas khususnya pada kelompok usia lanjut. Penyakit tidak menular menjadi penyebab utama munculnya demensia pada hamper seluruh kelompok usia dan social masyarakat. Hal ini berdampak pada menurunnya kualitas hidup dan terganggungnya aktivitas sehati-hari. Perlu adanya partisipasi aktif dari masyarakat dalam menangani masalah ini. Tujuan kegiatan ini yaitu mendeskripsikan pengetahuan masyarakat tentang demensia dan fungsi intelektual pada kelompok risiko melalui pemberdayaan masyarakat. Bentuk kegiatan ini yaitu edukasi Kesehatan berbasis media audiovisual dan skrining demensia berbasis aplikasi telepon pintar.  Kegiatan ini dilakukan di 12 cabang aisyiyah di Kabupaten Kudus pada bulan Januari-Februari 2025. Sasaran kegiatan yaitu anggota aisyiyah di Kabupaten Kudus sebanyak 300 orang. Kegiatan ini dilakukan melalui pemberdayaan kader demensia yang terlatih. Aspek yang diukur yaitu pengetahuan tentang demensia dan fungsi intelektual menggunakan kuesioner dan formulir skrining yang tersedia di telepon pintar. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil kegiatan menunjukkan mayoritas peserta memiliki fungsi intelektual utuh sebanyak 282 peserta (94%) dan setengahnya peserta memiliki pengetahuan baik tentang demensia sebanyak 162 peserta (54%). Pengetahuan yang baik dan fungsi intelektual utuh menjadi hal penting dalam upaya pencegahan demensia di masyarakat. Model intervensi dan media edukasi ini dapat dikembangkan oleh fasilitas pelayanan Kesehatan.
SEHAT DI USIA SENJA: UPAYA DETEKSI DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR MELALUI PEMERIKSAAN GRATIS DAN SOSIALISASI MINUMAN SERDADU UNTUK LANSIA Wati, Dewi Sapta; Susilowati, Endang; Dwiyanti, Yunita; A, Miftahul Natasya
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.2910

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes mellitus, hipertensi, dan penyakit jantung koroner menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat global. PTM umumnya disebabkan oleh pola hidup yang kurang sehat, stres, kurangnya aktivitas fisik, serta konsumsi makanan dan minuman yang tidak seimbang. Dalam upaya mencegah dan mengendalikan PTM, pemanfaatan minuman herbal tradisional semakin mendapat perhatian. Salah satu inovasi minuman herbal yang tengah dikembangkan adalah Minuman Herbal Serdadu, yang diracik dari berbagai bahan alami seperti jahe merah, daun salam, kayu secang, madu, dan sereh. Tujuan: Memberikan edukasi tentang Penyakit Tidak Menular (PTM) adalah untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang Penyakit Tidak Menular (PTM) dan sosialisasi minuman SERDADU menaikan pengetahuan masyarakat, menyadarkan masyarakat yang terdiagnosa penyakit. Metode: Pendekatan yang digunakan pada aktivitas pengabdian di Masyarakat.
MENINGKATKAN EFIKASI DIRI MENGHADAPI BENCANA MELALUI MINDFULNESS SPIRITUAL ISLAM PADA MASYARAKAT DI DAERAH RAWAN BANJIR Sari, Fariza Yulia Kartika; Septiani, Septiani; Rahmawati, Ashri Maulida
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.2922

Abstract

Kesehatan mental masyarakat yang terdampak banjir perlu mendapatkan perhatian yang lebih. Beberapa warga desa Dorang yang  merupakan salah satu desa dari Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara yang rawan banjir, mengeluhkan merasa cemas setiap kali memasuki musim penghujan karena bencana banjir yang terus berulang dari tahun ke tahun. Salah satu upaya untuk mengatasi dampak psikologis pada korban bencana adalah pemberian terapi mindfulness spiritual yang bisa membantu meningkatkan efikasi diri sehingga individu memiliki keyakinan lebih akan kemampuannya untuk dapat mengatasi dan menghadapi situasi bencana. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan efikasi diri dalam emnghadapi bencana pada masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat telah terlaksana pada di PCNA Dorang berjalan lancar dengan total 18 peserta. Kegiatan dilaksanakan melalui 3 tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan Evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi setelah diberikan terapi mindfulness dapat ditemukan adanya peningkatan efikasi diri dalam menghadapi bencana pada peserta sebesar 2,61, namun peningkatan ini dinilai belum signifikan terapi mindfulness dapat diberikan selama 4 sesi dalam kurun waktu 2 minggu untuk mendapatkan hasil peningkatan efikasi diri yang signifikan. Oleh karena itu, dilihat dari besarnya manfaat yang diberikan, kader siaga bencana perlu menindaklanjuti pemberian mindfulness spiritual islam agar dapat menghasilkan peningkatan efikasi diri yang signifikan
GERAKAN NO STUNTING, REMAJA SEHAT, AKTIF DAN SELAMAT (NOTHING REHAT) REMAJA: ADAPTASI METODE WORLD CAFÉ Suhariyanto, Suhariyanto; Afriani, Tuti; Handiyani, Hanny; Amalia Wildani, Andi; Mansye Soeli, Yuniar; Rizany, Ichsan; Ayu Wardhani, Dara; Sari Pratiwi, Suci; Sulistyaningsih, Wiwik Sulistyaningsih; Najihah, Muthi'ah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.3171

Abstract

Stunting merupakan permasalahan serius di Pemerintah Kota Depok, dengan prevalensi  14,3% tahun 2023. Faktor predisposisi kejadian stunting pada balita adalah ibu dengan riwayat anemia sejak remaja. Prevalensi anemia pada remaja putri di Kota Depok mencapai 26,5%, dan kondisi ini memiliki hubungan signifikan dengan asupan zat besi. Sehingga pencegahan dan penatalaksanaan anemia sejak remaja menjadi langkah penting dalam upaya pencegahan stunting. Tujuan pengabdian masyarakat adalah upaya perubahan pengetahuan, keterampilan dan perilaku hidup sehat remaja sebagai calon ibu di masa depan. Metode pengabdian masyarakat adalah melalui Pendekatan interaktif yang melibatkan remaja melalui metode world café, pemeriksaan kesehatan, edukasi interaktif, permainan, roleplay, demonstrasi, peer group teman sebaya dan pembentukan duta anti stunting. Materi pengabdian masyarakat berupa anemia, pencegahan stunting, perilaku sehat selamat, kesehatan reproduksi dan jiwa remaja. Pengabdian masyarakat ini dilakukan selama dua bulan di SMPN 30 Depok. Populasi 30 responden dengan kriteria inklusi remaja putri yang diberikan supervisi pengetahuan dan ketrampilan pre post. . Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan lembar kerja yang telah divalidasi. Analisis data kuantitatif menggunakan uji t berpasangan. Hasil pengabdian masyarakat terdapat perbedaan sebelum dan sesudah pelatihan dengan world cafe learning program dalam peningkatan pengetahuan siswa sebesar 32 poin. Terdapat perbedaan praktik mengenal budaya sehat dan selamat pada remaja dengan nilai p = 0,001. Kesimpulannya adalah gerakan nothing rehat dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja mengenal sehat, selamat menciptakan generasi muda yang lebih sehat, aktif, dan siap menghadapi masa depan yang lebih baik. Rekomendasi dari hasil pengabdian masyarakat dapat digunakan sebagai pendidikan berkelanjutan, evidence base nursing dan upaya pencegahan stunting.
PENINGKATAN KAPASITAS KADER POSYANDU DALAM UPAYA DETEKSI DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI DIABETES MELALUI SENAM KAKI DIABETIK Rahayu, Dian Yuniar Syanti; Supriadi, Supriadi; Melianingsih, Lia; Susanti, Susi
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.3067

Abstract

Peningkatan angka kejadian Diabetes Mellitus (DM) secara global dan nasional menjadi perhatian serius, terutama karena komplikasi jangka panjangnya seperti ulkus diabetikum dan senam kaki diabetik terbukti efektif sebagai pendekatan promotif-preventif. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu terkait senam kaki diabetes. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Cibeureum dengan melibatkan 20 kader Posyandu sebagai sasaran kegiatan. Metode yang diterapkan meliputi ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi, dan redemonstrasi senam kaki. Aspek yang diukur yaitu:Pengetahuan diukur melalui kuesioner (pre-test dan post-test), sementara keterampilan dievaluasi secara langsung setelah 3 hari pelatihan dilaksanakan.  Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan pada kader dengan rata-rata skor meningkat dari 50,5 menjadi 85,2. hasil evaluasi keterampilan menunjukkan hanya 75% kader yang mampu menerapkan senam kaki secara mandiri di lingkungan rumah setelah 3 hari. Pengetahuan dan keterampilan menjadi hal yang penting dalam implementasi senam kaki diabetes partisipasi aktif kader dalam senam kaki diabetes perlu didukung dengan strategi penguatan berkelanjutan (monitoring oleh Puskesmas) agar program dapat dipertahankan dan memberikan dampak maksimal pada pencegahan komplikasi DM di masyarakat.
KONDISI EDENTULOUS DAN HIPERTENSI WARGA SENDANGMULYO TEMBALANG SEMARANG Harniati, Etny Dyah; Sulistyorini, Ratna; Kusniati, Retno; Purbomurti, Yasinia Annisa
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.2989

Abstract

Hipertensi, penyakit kronis dengan prevalensi global tinggi, memiliki hubungan erat dengan kesehatan mulut. Kehilangan gigi dapat memengaruhi pola makan dan meningkatkan risiko hipertensi melalui inflamasi kronis. Kehilangan gigi juga sebagai faktor risiko yang memengaruhi asupan nutrisi dan kontrol tekanan darah. Tujuan program ini adalah mengidentifikasi kondisi kesehatan warga, memberikan edukasi, dan meningkatkan kesadaran tentang hubungan antara hipertensi dan kesehatan mulut. Metode: Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan melalui beberapa kegiatan yaitu berupa anamnesis, pemeriksaan klinis, dan intervensi promotif dengan edukasi menggunakan media poster. Edukasi mencakup pola hidup sehat, pentingnya menjaga kebersihan gigi, dan perawatan gigi tiruan. Hasil: Sebagian besar responden lansia memiliki hipertensi dan kondisi edentulous. Intervensi edukasi meningkatkan pemahaman tentang hubungan gaya hidup sehat, kebersihan mulut, dan kontrol hipertensi. Kesadaran warga meningkat terhadap kesehatan gigi dan hipertensi setelah diberikan edukasi, serta memberikan rekomendasi untuk peningkatan fasilitas, pelatihan tim, dan evaluasi berkala.

Page 1 of 2 | Total Record : 18