cover
Contact Name
Dadang Rudiansyah
Contact Email
dadang@sahirapub.co.id
Phone
+6282214301004
Journal Mail Official
info@sahirapub.co.id
Editorial Address
Grand Rahayu Gemilang Jl. Rahayu II Kel. Sukahurip, Kec. Tamansari, Kota Tasikmalaya
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
KARISMAS - JURNAL PENGABDIAN KARYA INOVASI MASYARAKAT
Published by Sahira Publishing
ISSN : 10.70282     EISSN : 30478243     DOI : https://doi.org/10.70282
Fokus dan Ruang Lingkup Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarkan pemikiran konseptual atau ide-ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat. KARISMAS: Jurnal Pengabdian Karya Inovasi Masyarakat, secara khusus berfokus pada masalah utama dalam pengembangan ilmu layanan masyarakat sebagai berikut: Layanan Masyarakat, Rakyat, Ketahanan Pangan Lokal; Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain; Pemberdayaan Masyarakat, Akses Sosial; Layanan Masyarakat Mahasiswa; Daerah Perbatasan, Daerah Tertinggal; Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan; Pengentasan Kemiskinan berbasis sumber daya lokal; Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UKM; Pengembangan teknologi ramah lingkungan; Kesehatan, nutrisi, penyakit tropis, dan obat herbal, seni, sastra dan budaya, serta integrasi nasional dan harmoni sosial.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 21 Documents
Layanan Pendidikan Keagamaan Pada Masyarakat Kaliwadas Kabupaten Cirebon Dewi Handayani; Aip Saripudin; Diani Magasida
KARISMAS - JURNAL PENGABDIAN KARYA INOVASI MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2024):
Publisher : Sahira Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70282/karismas.v1i1.1

Abstract

Sekolah formal di Kelurahan Kaliwadas sering terkendala oleh waktu, jumlah tenaga pengajar, serta upah minimum guru madrasah sehingga pendidikan agama Islam di madrasah masih kurang efektif. Banyaknya remaja yang kurang berpartisipsi dalam kegiatan keagaman, serta masih rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan masker saat beraktivitas di masa New Normal. Pengabdian ini bertempat di Kelurahan Kaliwadas yang dilaksanakan pada tanggal 01 Juli 2020 sampai dengan 31 Juli 2020. Objek pada pengabdian ini yaitu anak-anak usia sekolah dan masyarakat sekitar Kelurahan Kaliwadas. Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan memberikan solusi dari rentetan masalah yang terjadi. Pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara. Penulis secara langsung terjun ke masyarakat Kelurahan Kaliwadas untuk mengetahui secara langsung situasi dan kondisi masyarakat, serta melakukan wawancara dengan masyarakat guna memperoleh informasi permasalahan yang dirasakan. Dari refleksi sosial yang dilakukan dapat diperoleh program yang akan dilakukan sebagai upaya dalam menjawab dari rentetan masalah yang terjadi. Program pengabdian ini diantaranya maghrib mengaji, rumah baca, berpartisipasi sebagai tenaga pengajar di sekolah madrasah, JumSih (Jum’at Bersih), kegiatan keagamaan, dan sosialisasi mengenai pentingnya penggunaan masker di masa new normal. Hasil yang diperoleh dari pengabdian yaitu, (1) proses pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan formal dan non-formal belum sesuai harapan lembaga pendidikan dalam memperoleh SDM yang memadai, (2) meningkatnya minat baca anak-anak yang didukung oleh sarana prasarana yang memadai, (3) program kegiatan keislaman untuk remaja disambut baik oleh para stakeholder, dan (4) kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan masker meningkat yang dipengaruhi oleh kegiatan sosialisasi. Untuk mencapai sebuah tujuan, maka perlu kerjasama antara masyarakat dan pemerintah setempat.
Optimalisasi pemanfaatan google form dalam penilaian hasil belajar peserta didik di SDN 4 Argasari Rahmat Rizal; Meli Marselina Ramelan
KARISMAS - JURNAL PENGABDIAN KARYA INOVASI MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2024):
Publisher : Sahira Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70282/karismas.v1i1.2

Abstract

Perubahan kurikulum merdeka yang memberikan tantangan dalam menyelenggarakan pembelajaran terdiferensiasi tidak lepas dari pemanfaatan teknologi. Pengetahuan dan pengalaman guru dalam menggunakan teknologi sebagai alat evaluasi berkatagori rendah. Oleh karena itu perlu adanya pelatihan optimalisasi teknologi dalam mengevaluasi pembelajaran. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan menggunakan metode presentasi, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung (learning by doing). Kegiatan ini melibatkan sembilan orang guru di SDN 4 Argasari, Kecamatan Jamanis, Kab. Tasikmalaya. Pada awal dan akhir kegiatan, guru diberikan angket untuk melihat capaian kompetensi dan kepuasan para guru. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya ketercapaian kompetensi guru dalam memanfaatkan google form sebagai alat evaluasi dengan persentase sebesar 93 %. Adapun kepuasan peserta terhadap kegiatan mencapai 96 %.
Pelatihan Penggunaan Mesin Pencetak Briket Serbuk Kayu pada Kelompok Karang Taruna Desa Pakemitan, Kec. Cikatomas, Kab. Tasikmalaya Aripin; Edvin Priatna; Sutisna
KARISMAS - JURNAL PENGABDIAN KARYA INOVASI MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2024):
Publisher : Sahira Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70282/karismas.v1i1.3

Abstract

Desa Pakemitan, Kec. Cikatomas memiliki 54 pengrajin gula kelapa yang tergabung dalam 8 kelompok usaha skala mikro dan kecil (UMK). Sebagian pengrajin mengolah nira kelapa menjadi gula kelapa dengan menggunakan wajan yang ditempatkan di atas tungku berbahan bakar briket serbuk kayu. Saat ini briket serbuk kayu dibeli dari produsen lokal dengan harga Rp. 5.000-,/kg. Untuk sekali produksi, itu dibutuhkan briket serbuk kayu sebanyak 24 kg, sehingga membutuhkan biaya sekitar Rp. 120.000,-. Masalah bagi pengrajin adalah besarnya beban biaya briket serbuk kayu untuk bahan bakar pemasakan gula kelapa. Untuk mengatasi hal tersebut, pengrajin perlu diberi pengetahuan produksi briket serbuk kayu secara mandiri. Oleh karena itu, tujuan kegiatan ini adalah memberikan solusi untuk menurunkan biaya bahan bakar untuk pemasakan gula kelapa cetak dengan bekal pengetahuan menggunakan mesin briket untuk produksi briket secara mandiri. Khalayak sasaran adalah mitra kelompok Karangtaruna DKM Al-Huda dan DKM Al-Gofur yang berjumlah 15 orang yang merupakan bagian pengrajin gula kelapa cetak. Kegiatan ini dilakukan dengan metode pelatihan, praktek, dan pendampingan. Metode pelatihan dan praktek berturut-turut dilakukan dengan memberikan materi teori tatacara dan praktek menjalankan mesin pencetak briket serbuk kayu kemudian melibatkan mahasiswa untuk pendampingan. Hasil menunjukkan bahwa ketertarikan peserta dalam kegiatan ini terkatagori sangat baik terutama untuk aspek keefektipan dan kepraktisan mesin pencetak briket serbuk kayu dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat.
Pentingnya Literasi Teknologi Informasi Untuk Memberdayakan Perempuan Sulidar Fitri; Hani Rubiani
KARISMAS - JURNAL PENGABDIAN KARYA INOVASI MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2024):
Publisher : Sahira Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70282/karismas.v1i1.4

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat mengenai pentingnya literasi teknologi informasi untuk memberdayakan perempuan ini dilakukan oleh tim dosen dari Pendidikan Teknologi Informasi dan Teknik Elektro di Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya. Metode kegiatan yang digunakan adalah difusi ilmu pengetahuan dan teknologi yang diadakan secara tatap muka. Sasaran dari kegiatan ini adalah masyarakat umum, khususnya ibu rumah tangga. Mitra untuk kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah kader PDA Aisyiyah Gunungkidul Yogyakarta. Kegiatan akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2023 dalam tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan sosialisasi yang mengusung tema pentingnya literasi teknologi informasi untuk memberdayakan perempuan. Dengan melihat partisipasi aktif peserta dalam kegiatan yang dilaksanakan, hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat mengenai pentingnya literasi teknologi informasi untuk memberdayakan perempuan telah dilaksanakan dengan baik.
Sosialisai Bahaya Radiasi Gelombang Elektromagnetik Handphone dan Dampaknya bagi Kesehatan : Siswa SD Kendari I Nyoman Sudiana; Ernita Susanti; Aripin; Deniyatno
KARISMAS - JURNAL PENGABDIAN KARYA INOVASI MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2024):
Publisher : Sahira Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70282/karismas.v1i1.5

Abstract

Penggunaan handphone semakin meluas, terutama di kalangan anak-anak. Namun, minimnya pemahaman mengenai dampak radiasi gelombang elektromagnetik pada kesehatan anak-anak menjadi kekhawatiran. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi sains kepada siswa Sekolah Dasar mengenai bahaya radiasi gelombang elektromagnetik handphone. Kegiatan sosialisasi dilakukan selama dua hari di Sekolah Dasar Negeri 19 Baruga, Kota Kendari, melibatkan 46 siswa kelas VI. Materi disampaikan secara interaktif dengan pendekatan sains, menggunakan video presentasi untuk mendemonstrasikan dampak negatif radiasi. Hasil monitoring menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap dampak radiasi dan keterampilan dalam menghindari penggunaan handphone yang berlebihan. Indikator keberhasilan mencakup pemahaman akan dampak negatif radiasi, peningkatan keterampilan menghindari perambatan gelombang elektromagnetik, dan perubahan pola pikir dengan pendekatan sains. Meskipun terdapat kelemahan dalam durasi kegiatan selama dua hari, hasil menunjukkan tingkat antusiasme dan pemahaman yang baik. Langkah-langkah pencegahan dan peningkatan kesadaran diharapkan dapat mengurangi dampak negatif radiasi pada kesehatan anak-anak.
PELATIHAN PERANCANGAN MODUL AJAR PROJECT BASED LEARNING BERLATAR BUDAYA CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING (CRT) BAGI GURU - GURU SMPN 8 BANJAR Dian Kurniawan; Sri Tirto Madawistama; Yeni Heryani; Dedi Nurjamil; Ike Natalliasari
KARISMAS - JURNAL PENGABDIAN KARYA INOVASI MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2024):
Publisher : Sahira Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70282/karismas.v1i2.6

Abstract

The formation of students' character and self-confidence based on noble cultural values ​​can be formed from the education and culture around students. Culturally responsive teaching makes people aware of respecting and recognizing the reality of different tribes, religions, languages ​​and ethnicities, and exploring the special aspects or uniqueness of students' culture and using them in planning and implementing learning. Development efforts are still very necessary, because: 1) Education is not enough to develop teacher professionalism. Many teachers take distance education/study outside the city. 2) Community Service Activities as an effort to organize education. 3) Cultural fusion as a border area. 4) Learning with a cultural background so that it can be introduced in learning. The solutions to partner problems that are addressed are: 1) The mixing of Javanese and Sundanese cultures as areas on the border is no longer considered a problem with the existence of acculturation (mixing of cultures) through the marriage process which has been carried out for a long time and produces Javanese and Sundanese descendants 2) Cultural conflict is not an obstacle because cultural acculturation has occurred in various activity sectors including religious and school activities using the language of instruction in both regions, so that it can be accepted by both parties in its delivery. 3) Community Service Activities are expected to be an implementation that can minimize inequality in technological progress and cultural inequality. 4) Culturally Responsive Teaching in daily learning is introduced by teachers through the Project Based Learning teaching module.
Strengthening Communication Skills through Training Public Speaking Digital Media Based for Members of Karang Taruna Bangkit Jaya Tasikmalaya City. Welly Nores Kartadireja; Titin Setiartin; Shinta Rosiana; Siti Pitrianti; Budi Chrismanto Sirait
KARISMAS - JURNAL PENGABDIAN KARYA INOVASI MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2024):
Publisher : Sahira Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70282/karismas.v1i2.7

Abstract

This service aims to improve the communication skills of members of Karang Taruna Bangkit Jaya in Tasikmalaya City through public speaking training using digital media. By applying this method, it is hoped that Karang Taruna members can develop their public speaking skills effectively and confidently. The training implementation plan will cover various aspects, including public speaking techniques by paying attention to linguistic and non-linguistic aspects, as well as the use of digital media to strengthen communication messages. Training will be structured and interactive, allowing participants to practice hands-on and receive constructive feedback. It is hoped that the result of this training will be an improvement in the communication skills of Karang Taruna members, which will help them in various social activities, organizational activities, and the potential for better self-development. In addition, the use of digital media is expected to enrich the training experience and make participants more interested. This service underscores the importance of developing communication skills in social and organizational contexts, as well as the benefits of implementing digital media as a means to achieve these goals.
Efektivitas Pelatihan Pembuatan E-LKPD Menggunakan Wizer.me, OLabs dan Proprofs Quiz Maker untuk Guru di SMAS Ittihadul Ummat Ernita Susanti; Dwi Sulistyaningsih; Yanti Sofi Makiyah; Irwan Muhammad Ridwan; Nana
KARISMAS - JURNAL PENGABDIAN KARYA INOVASI MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2024):
Publisher : Sahira Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70282/karismas.v1i2.8

Abstract

Penggunaan teknologi dalam pembelajaran menjadi sangat penting dalam konteks pendidikan digital saat ini. Dengan memanfaatkan teknolog, guru dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, pelatihan pembuatan E-LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik elektronik) menggunakan Wizer.me berbantuan OLabs dan Proprofs Quiz Maker menjadi penting untuk membantu guru di SMAS Ittihadul Ummat menyesuaikan diri dengan tren pendidikan digital. Tujuan utama pelatihan ini adalah meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memperkenalkan teknologi yang relevan dan inovatif kepada guru. Metode pelatihan akan melibatkan serangkaian sesi interaktif yang dipimpin oleh tim pengabdian, yang terdiri dari dosen dan mahasiswa. Pelatihan menggunakan metode pendekatan praktis dengan mendemonstrasikan penggunaan platform Wizer.me, OLabs, dan Proprofs Quiz Maker dalam membuat E-LKPD yang menarik dan bermanfaat. Peserta akan diberi kesempatan untuk langsung mempraktikkan keterampilan yang dipelajari dan mendapatkan bimbingan langsung dari tim pengabdian. Kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran, terutama dalam pembuatan E-LKPD yang interaktif. Selain itu juga adanya peningkatan motivasi dan minat belajar guru untuk terus mengembangkan diri dalam pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran di SMAS Ittihadul Ummat.
Pemberdayaan Masyarakat Peduli Lingkungan Melalui Teknologi Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Wangi Rifaatul Maulidah; Dwi Sulistyaningsih; Eko Sujarwanto; Agus Sumantri
KARISMAS - JURNAL PENGABDIAN KARYA INOVASI MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2024):
Publisher : Sahira Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70282/karismas.v1i2.9

Abstract

The Pawindan Village Community, Ciamis District, has become aware of the importance of preserving the environment. It can be seen from the programs initiated by the Kampung Keluarga Berencana Magot and the Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera Flamboyan, such as the "Save the Environment" program, which implements the mission "Halaman Dirumat jeung Pipir Diurus." Unfortunately, information on technology for processing waste into valuable goods has not yet arrived, especially regarding techniques for processing waste cooking oil. Therefore, introducing this technology is essential to convey through Community Service activities. This activity aims to apply Appropriate Technology to process waste cooking oil into scented candles, which are economically valuable goods. This activity is a solution chosen by the team and partners to provide additional knowledge and skills in utilizing waste materials into valuable products. The method used in training activities is a lecture method, question and answer discussion, followed by a demonstration and practice of processing waste cooking oil into scented candles. The activity results show the Pawindan Village Community's new knowledge about processing waste cooking oil into scented candles. Data was also obtained on participants' responses before and after participating in the activity, which showed that there was positive interest from the community in using this technology. In the future, this program is expected to help the community, especially in Pawindan Village, Ciamis District, to continue to preserve the environment and acquire new skills
P Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah bagi Guru Geografi di Kabupaten Tasikmalaya Ely Satiyasih Rosali; Siti Fadjarajani; Ruli As'ari; Erwin Hilman Hakim; Erni Mulyanie; Esta Rendra RS; Tineu Indrianeu
KARISMAS - JURNAL PENGABDIAN KARYA INOVASI MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2024):
Publisher : Sahira Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70282/karismas.v1i2.10

Abstract

Professional competence is one of the four core competencies that teachers must possess. The ability to write and publish scientific papers is a crucial aspect of sustainable professional development. Based on observations, many geography teachers have yet to understand the structure and process of scientific writing effectively. A community service program conducted by the team from the Geography Education Study Program at Universitas Siliwangi, in collaboration with the Geography Subject Teachers' Forum (MGMP) of Tasikmalaya Regency, is a strategic step to enhance the professional competence of teachers, particularly in terms of scientific publication. This community service program focuses on scientific writing techniques, from concept dissemination to hands-on practice in writing, centered on themes of interest to the teachers. This method involves the development of technical skills, such as constructing research instruments, and builds teachers' confidence in publishing their work in scientific journals. With ongoing workshops and mentoring, the outcome is teachers' ability to write and publish scientific papers. This effort not only strengthens professionalism but also enriches knowledge in geography education. Keywords: Training; Scientific Writing; Geography Teacher

Page 1 of 3 | Total Record : 21