cover
Contact Name
Syarifah Asyura
Contact Email
dppm@uui.ac.id
Phone
+6282367548500
Journal Mail Official
dppm@uui.ac.id
Editorial Address
Jln. Alue Naga, Kec. Syiah Kuala, Desa Tibang, Kota Banda Aceh, Indonesia
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Pendidikan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal pengabdian kepada masyarakat bidang pendidikan (JPKMP) merupakan publikasi ilmiah yang menitikberatkan pada dokumentasi, analisis, dan penyebarluasan informasi terkait kontribusi dan pelayanan kepada masyarakat di sektor pendidikan. Jurnal ini bertujuan untuk menyajikan wawasan dan temuan terkait upaya pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh pendidik, peneliti, serta praktisi pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 128 Documents
PENDAMPINGAN TRAUMA HEALING MELALUI ENGLISH GAMES UNTUK MENINGKATKAN KEBERANIAN BERBICARA SISWA SD TERDAMPAK BANJIR DI PIDIE JAYA Suci Rahmi Amjusfa; Yawma Wulida; Rafni Fajriati; Rahmat Alimin; Rahmatul Ukhra
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana banjir yang melanda Kabupaten Pidie Jaya pada tanggal 26 November 2025 berdampak tidak hanya pada aspek fisik, tetapi juga pada kondisi psikologis siswa sekolah dasar yang berimplikasi terhadap keberanian mereka dalam berkomunikasi, khususnya dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Siswa terdampak bencana cenderung mengalami kecemasan, rasa takut, dan rendahnya kepercayaan diri yang menghambat keterampilan berbicara. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keberanian berbicara Bahasa Inggris siswa sekolah dasar melalui pendampingan trauma healing berbasis English games. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 8–10 Januari 2026 dengan melibatkan total 35 siswa sekolah dasar terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya. Pendekatan yang digunakan bersifat deskriptif-partisipatif dengan memanfaatkan permainan edukatif seperti Hello Circle Game sebagai ice breaking serta Simon Says dan Guessing Games sebagai media trauma healing. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan data dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi, keberanian berbicara, serta respons emosional positif siswa selama proses pembelajaran. Integrasi trauma healing dan pembelajaran Bahasa Inggris berbasis permainan terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang aman, menyenangkan, dan mendukung pemulihan psikososial siswa. Kegiatan ini memberikan implikasi bahwa English games dapat menjadi strategi alternatif yang efektif dan aplikatif dalam pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar, khususnya dalam konteks pendidikan pasca bencana.
PENGUATAN LITERASI DIGITAL MELALUI MODEL INTERDISIPLINER SEBAGAI STRATEGI PENCAPAIAN SDGs 2030 Rahmat Fajri; Rahmat Alimin
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penguatan literasi digital bagi guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi transformasi pendidikan di era digital dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi digital guru melalui penerapan model interdisipliner. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan, pendampingan, dan implementasi pembelajaran berbasis digital. Subjek kegiatan adalah 30 guru SMK dari berbagai bidang keahlian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan literasi digital, khususnya dalam aspek pedagogi digital, pemanfaatan teknologi pembelajaran, dan evaluasi berbasis digital. Program ini juga meningkatkan kepercayaan diri guru serta kualitas pembelajaran di kelas. Dengan demikian, model interdisipliner efektif sebagai strategi penguatan literasi digital dalam mendukung SDGs 2030. Kata Kunci: pengabdian masyarakat, literasi digital, guru, interdisipliner, SDGs 2030 Abstract Strengthening digital literacy for vocational high school (SMK) teachers is a crucial need to face the transformation of education in the digital era and support the achievement of the 2030 Sustainable Development Goals (SDGs). This community service activity aims to improve teachers' digital literacy competencies through the application of an interdisciplinary model. The method used is a participatory approach through training, mentoring, and the implementation of digital-based learning. The participants were 30 vocational high school teachers from various fields of expertise. The results showed a significant increase in digital literacy skills, particularly in aspects of digital pedagogy, the use of learning technology, and digital-based evaluation. The program also increased teacher confidence and the quality of classroom learning. Thus, the interdisciplinary model is effective as a strategy for strengthening digital literacy in supporting the 2030 SDGs. Keywords: community service, digital literacy, teachers, interdisciplinary, SDGs 2030
PELATIHAN: PENGUATAN AI, TPACK, ADAPTABILITAS PSIKOLOGIS, DAN KEPEMIMPINAN DIGITAL BAGI GURU Akmaluddin Akmaluddin; Fitriani Manurung; Panni Ance Lumbantobing; Isnaini Isnaini; Mariati Silaban; Dinda Fikaloka
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan menuntut guru untuk memiliki kompetensi yang memadai dalam memanfaatkan teknologi, mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran, beradaptasi terhadap perubahan, serta mengembangkan kepemimpinan digital. Namun, masih banyak guru sekolah dasar yang menghadapi kendala dalam pemanfaatan teknologi digital secara optimal. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan penguatan Artificial Intelligence (AI), Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK), adaptabilitas psikologis, dan kepemimpinan digital di UPT SD Negeri 064966. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelatihan, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Pelatihan dilaksanakan melalui ceramah interaktif, demonstrasi, workshop, diskusi kelompok, dan praktik langsung. Materi yang diberikan mencakup pemanfaatan AI dalam pendidikan, penerapan TPACK dalam pembelajaran, pengembangan adaptabilitas psikologis, serta penguatan kepemimpinan digital guru. Evaluasi dilakukan melalui observasi, diskusi reflektif, dan penilaian terhadap produk pembelajaran yang dihasilkan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam memanfaatkan aplikasi AI untuk mendukung pembelajaran dan administrasi pendidikan, menyusun perangkat pembelajaran berbasis TPACK, meningkatkan kesiapan psikologis dalam menghadapi perubahan teknologi, serta mengembangkan kompetensi kepemimpinan digital. Selain itu, peserta berhasil menghasilkan perangkat pembelajaran dan media digital yang dapat diterapkan secara langsung dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi profesional guru dan mendukung terciptanya budaya pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berbasis teknologi di lingkungan sekolah. Kata kunci: Artificial Intelligence, TPACK, Adaptabilitas Psikologis, Kepemimpinan Digital, Guru Sekolah Dasar.
MEMBANGUN GENERASI SANTRI TANGGUH MELALUI EDUKASI MENTAL DAN PENGUATAN KARAKTER DALAM MENGHADAPI TANTANGAN MASA DEPAN Mutiawati Mutiawati; Kurnia Rahmayanti; Ulfa Husna Dhira; Syarifah Asyura; Riski Julia Utama; Cut Rahma Juhairah; Raiyun Hairus
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan dunia yang semakin kompleks menuntut generasi muda tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kesiapan mental, karakter positif, dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan. Santri sebagai bagian dari generasi penerus bangsa perlu memiliki ketahanan psikologis agar mampu mengelola tekanan, membangun kepercayaan diri, serta menghadapi perubahan sosial secara bijak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun mental tangguh santri melalui edukasi mental, motivasi, dan penguatan karakter di Dayah Darul Hikmah Kabupaten Aceh Besar. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi edukasi kesehatan mental, diskusi interaktif, serta motivasi pengembangan diri yang mencakup pengenalan stres, pengelolaan emosi, peningkatan resiliensi, dan pembentukan pola pikir positif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan memperoleh peningkatan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental serta membangun karakter diri dalam menghadapi tantangan kehidupan. Edukasi yang diberikan mampu meningkatkan kesadaran santri bahwa keberhasilan masa depan tidak hanya dipengaruhi oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh kemampuan mengelola diri, memiliki motivasi, dan beradaptasi terhadap perubahan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk generasi santri yang tangguh, percaya diri, berkarakter, dan siap menghadapi dinamika dunia masa depan.
PEMBERDAYAAN ANAK TERDAMPAK BANJIR MELALUI PROGRAM PEMBELAJARAN KLASIKAL BERBASIS EDUKASI DAN DUKUNGAN PSIKOSOSIAL DI KECAMATAN MEURAH DUA, KABUPATEN PIDIE JAYA Yawma Wulida; Herawati; Rafni Fajriati; Suci Rahmi Amjusfa; Kurnia Rahmayanti; Rahmat Alimin; Rizki Julia Utama; Tibyan Asyukri; Dina Keumala Sari Br Ginting; Zahra Kesuma; Lisda Yanti
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana banjir yang melanda Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya memberikan dampak yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah. Selain mengganggu aktivitas belajar, bencana juga menimbulkan berbagai permasalahan psikologis seperti kecemasan, ketakutan, dan menurunnya motivasi belajar. Kondisi tersebut memerlukan upaya pemberdayaan yang mampu mengintegrasikan proses pembelajaran dengan dukungan psikososial sehingga anak dapat kembali belajar dalam suasana yang aman dan menyenangkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan motivasi belajar, pengetahuan mengenai kesiapsiagaan bencana, serta memperkuat kondisi psikososial anak melalui program pembelajaran klasikal berbasis edukasi dan dukungan psikososial. Sasaran kegiatan adalah anak-anak usia sekolah dasar yang terdampak banjir di Kecamatan Meurah Dua. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, penyusunan materi edukasi, pelaksanaan pembelajaran klasikal menggunakan metode interaktif, permainan edukatif, kegiatan psikososial berupa menggambar, bercerita, bermain kelompok, serta evaluasi menggunakan observasi dan angket respon peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan motivasi belajar, partisipasi aktif peserta, kemampuan berinteraksi sosial, serta meningkatnya pemahaman anak mengenai perilaku hidup bersih dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Program ini menjadi salah satu alternatif pemberdayaan masyarakat yang efektif dalam mendukung proses pemulihan pendidikan dan psikososial anak pascabencana. Kata Kunci: pemberdayaan anak, banjir, pembelajaran klasikal, edukasi, dukungan psikososial
PROGRAM SEKOLAH CERIA MELALUI KEGIATAN BELAJAR, BERMAIN, DAN SIAGA BENCANA BAGI ANAK TERDAMPAK BANJIR DI KECAMATAN MEURAH DUA, PIDIE JAYA. Rafni Fajriati; Annisa Qadrunnada; Soraya Lestari; Syarifah Yanti Astryna; Suci Amjusfa; Rulia Meilina; Desita Ria Yusian TB; Lily Aulia Puspita; Yeni Hadianti; Yawma Wulida; Herawati; Murnia Suri; Dina Keumala Sari BR Ginting
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya memberikan dampak terhadap kondisi psikologis dan aktivitas belajar anak-anak. Anak-anak terdampak banjir mengalami penurunan semangat belajar, rasa takut, kecemasan, dan keterbatasan ruang bermain yang aman setelah terjadinya bencana. Kondisi tersebut membutuhkan kegiatan pendampingan yang mampu membantu pemulihan psikososial sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan anak terhadap bencana. Program Sekolah Ceria dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan belajar, bermain, dan edukasi siaga bencana bagi anak-anak terdampak banjir. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8–10 Januari 2026 di Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya dengan melibatkan anak-anak usia sekolah dasar. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui observasi lapangan, trauma healing, permainan edukatif, pembelajaran interaktif, dan simulasi mitigasi bencana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak menjadi lebih aktif, ceria, dan berani mengikuti kegiatan belajar bersama. Selain itu, anak-anak juga mulai memahami langkah-langkah sederhana dalam menghadapi bencana banjir melalui simulasi dan edukasi siaga bencana. Program ini memberikan dampak positif terhadap pemulihan emosional anak sekaligus meningkatkan kesadaran mitigasi bencana sejak usia dini
KOLABORASI BERBAGAI LEMBAGA DALAM MEWUJUDKAN PENANGANAN BENCANA YANG EFEKTIF MELALUI DAPUR UMUM DAN LAYANAN PSIKOSOSIAL BAGI MASYARAKAT DAN ANAK DI ACEH TENGAH DAN BENER MERIAH   Saprina Siregar; Herawati; Ayu Wahifa; Silvia Rahmi; Helsi Maisara
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana banjir di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah berdampak pada kondisi fisik, sosial, dan psikologis masyarakat, terutama anak-anak. Kondisi ini membutuhkan penanganan cepat dan terkoordinasi melalui kolaborasi berbagai pihak. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pengabdian masyarakat dalam penanganan banjir melalui kolaborasi multi-lembaga yang meliputi penggalangan dana, distribusi bantuan, dapur umum, dan layanan psikososial anak. Kegiatan dilaksanakan melalui sinergi relawan, masyarakat, dan lembaga terkait dalam penyaluran bantuan bahan pokok dan pakaian, pembentukan dapur umum untuk penyediaan makanan siap saji, serta pendampingan psikososial anak melalui kegiatan bermain dan menggambar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kolaborasi multi-lembaga meningkatkan efektivitas penanganan bencana, baik dalam pemenuhan kebutuhan dasar maupun pemulihan psikologis anak. Dapur umum dan layanan psikososial terbukti membantu mempercepat proses pemulihan korban.   Kata kunci: kolaborasi, pengabdian masyarakat, banjir, dapur umum, psikososial anak
PENYULUHAN WAWASAN KEBANGSAAN DAN BELA NEGARA GUNA MENINGKATKAN CINTA TANAH AIR DI DESA GELE Hasyimi Pradana; Zawil Fadhli; Fitriliana; Eva Susanna
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesadaran hukum mengenai wawasan kebangsaan dan kewajiban bela negara di tingkat perdesaan sering kali mengalami degradasi akibat masifnya arus digitalisasi dan pemahaman masyarakat yang cenderung militeristis. Tujuan: Penelitian hukum empiris (socio-legal) ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kegiatan penyuluhan hukum dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, serta memetakan pola akulturasi nilai bela negara ke dalam struktur hukum adat yang hidup (living law) di Desa Gele, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis sosiologis dengan subjek riset yang ditentukan melalui teknik purposive sampling, meliputi aparatur desa, lembaga adat, tokoh pemuda, dan warga masyarakat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, serta penyebaran kuesioner pre-test dan post-test yang kemudian dianalisis menggunakan teori kesadaran hukum Soerjono Soekanto. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan indeks kesadaran hukum masyarakat pada empat aspek utama: pengetahuan hukum, pemahaman hukum, sikap hukum, dan perilaku hukum. Efektivitas penanaman nilai bela negara non-militer ini tercapai secara organik karena berhasil diintegrasikan dengan falsafah kepemimpinan tradisional masyarakat Gayo, yaitu Sarak Opat (Reje, Petue, Imem, dan Rakyat). Simpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kesadaran hukum nasional di daerah otonom khusus akan mencapai efektivitas tertinggi apabila diakomodasikan melalui pintu revitalisasi kearifan lokal (local wisdom) yang dihormati oleh masyarakat setempat.

Page 13 of 13 | Total Record : 128