cover
Contact Name
Didin Septa Rahmadi
Contact Email
lppmununtb@gmail.com
Phone
+6285339028532
Journal Mail Official
lppmununtb@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pendidikan No. 06, Dasan Agung Baru, Kec. Selaparang, Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30322537     DOI : https://doi.org/10.69503/abdinesia
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat berisikan hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu secara umum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 144 Documents
Peningkatan Pemahaman Penggunaan Marketplace Melalui Sosialisasi Pada Anak Usia Dasar dan Remaja Rizal Furqan Ramadhan
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i1.575

Abstract

Marketplace merupakan aplikasi yang dapat digunakan untuk melakukan transaksi jual beli dengan menggunakan perantara smartphone. Era saat ini penggunaan marketplace memiliki dampak positif maupun negatif. Kedua dampak tersebut begitu berbahaya dan merugikan apabila anak usia dasar dan remaja menggunakan atau mengoperasikan marketplace tanpa memiliki pemahaman yang cukup. Dengan adanya pernyataan tersebut perlu diadakan sebuah kegiatan sosialisasi yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para peserta yang terdiri dari anak usia dasar dan remaja supaya mengetahui batasan-batasan yang dalam pengoperasian penggunaan marketplace. Metode pengabdian kepada masyarakat pada kegiatan ini menggunakan teknik ABCD yang terdiri dari Asset reinventing, Designing, Communicating, Implementing, dan Evaluating. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diikuti oleh 20 peserta dengan narasumber yang sesuai dengan kompetensinya yakni menguasai pada bidang pendidikan dan ekonomi digital. Sebelum dilaksanakan kegiatan sosialisasi, para peserta mengisi kuisioner dalam bentuk pertanyaan terkait dengan marketplace kemudian setelah sosialisasipun peserta juga mengisi kuisioner untuk mengukur persentase pemahaman peserta. Hasil kuisioner menghasilkan persentase dari 43% menjadi 68% sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan sosialisasi in berjalan lancar sesuai dengan tujuan awal.
Penyuluhan Pengolahan Limbah Pertambangan Emas Rakyat di Desa Sampir Suhadi Suhadi; Sueb Sueb; Murni Sapta Sari; Muhammad Syamsussabri; Kiswojo Kiswojo
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i1.577

Abstract

Desa Sampir, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu desa dengan mayoritas penambang rakyat yang cukup banyak. Pertambangan emas rakyat di daerah ini merupakan pertambangan skala kecil yang menggunakan metode amalgamasi dan sianidasi dalam pengolahan emas. Aktivitas ini sangat banyak dilakukan dikarenakan lebih mudah dilakukan. Tujuan dalam pelaksanaan pengabdian ini yaitu untuk memberikan penyuluhan pengolahan limbah pertambangan emas. Metode pelaksanaan dilakukan dengan penyuluhan secara langsung pada penambang dan diskusi interaktif secara langsung di lokasi penambang. Kegiatan ini dilakukan di Desa Sampir dengan jumlah penambang yang sebanyak 37 orang. Titik lokasi pengabdian langsung dilakukan di lokasi pertambangan emas rakyat yang ada di tiga titik. Pada pengabdian yang sudah dilakukan terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap isu pertambangan rakyat yakni penyuluhan kepada Penambang, dan Masyarakat Umum.
Brain Gym: Upaya Efektif Mengendalikan Tekanan Darah Nuriyah Yuliana; Damayanti Nur Khotimah; Hajjar Nur Khasanah; Dewi Wulandari
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i1.580

Abstract

Seiring bertambahnya usia, penuaan tidak dapat dihindarkan dan terjadi adanya perubahan termasuk dalam bidang kesehatan. Salah satu penyakit yang banyak ditemukan pada lansia adalah peningkatan tekanan darah atau hipertensi. Diperlukan terapi pelengkap atau komplementer untuk membantu mengendalikan tekanan darah. Salah satu upaya komplementer yang dapat dilakukan untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah melalui brain gym. Permasalahan mitra berdasarkan hasil wawancara yaitu terdapat lansia aktif di Posyandu Bakalan Polokarto yang menderita hipertensi, mereka hanya mengandalkan obat kimia maupun ramuan tradisional untuk mengendalikan tekanan darah. Tujuan yang dicapai pada PKM ini diantaranya: meningkatkan pengetahuan lansia dalam pengendalian tekanan darah salah satunya dengan melakukan brain gym. Metode yang dilakukan melalui 3 tahap yaitu melakukan pengukuran tekanan darah sebelum brain gym dilanjutkan sosialisasi dan simulasi brain gym, yang terakhir adalah dilakukan pengukuran tekanan darah kembali setelah kegiatan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat melalui brain gym ini sangat efektif sebagai salah satu upaya untuk mengendalikan tekanan darah pada lansia yang menderita hipertensi, hal ini dibuktikan dengan menurunnya angka sistole dan diastole pada lansia, dengan rata-rata penurunan untuk sistole 2,2 mmHg dan diastole 0,8 mmHg. Diharapkan lansia yang sudah mengikuti pelatihan brain gym ini bisa secara rutin untuk mempraktikan sendiri di rumah untuk menurunkan tekanan darah secara signifikan.
Implementasi Ecobrick di Lingkungan Pendidikan Sebagai Sarana Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Gendewa Tunas Rancak; Aria Dirawan
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i1.585

Abstract

Sampah yang bersumber dari lingkungan pendidikan harus bisa dimanfaatkan kembali dalam bentuk barang lain seperti kursi atau meja dari plastik. Pemanfaatan penggunaan kembali sampah tersebut akan dilakukan dengan teknik ecobrick. Teknik ecobrick ini merupakan pemadatan sampah plastik yang dimasukkan kedalam plastik dan dapat dimanfaatkan sebagai benda layak guna. Setelah ecobrick selesai dibuat, maka tahapan berikutnya adalah pemanfaatan ecobrick sebagai bahan layak guna lagi, selain memiliki manfaat, sampah tersebut juga tidak menjadi masalah bagi lingkungan. Sampah sebagai material sisa kegiatan manusia tentu memiliki ancaman jika keberadaannya tidak dikelola dengan baik. Sampah yang dihasilkan dari kegiatan pendidikan di lingkungan yayasan pendidikan Tanfaul Anfaniyah yang mendominasi yaitu sampah plastik yang bersumber dari sisa bungkus makanan ringan atau jajanan ringan. Sampah yang dihasilkan tersebut kemudian dibakar dan tidak dikelola dengan baik sehingga sampah tersebut menjadi masalah baru bagi lingkungan. Pengabdian pengelolaan sampah dengan metode ecobrick yang telah dilakukan ini dapat membangun kesadaran siswa siswi di lingkungan yayasan pendidikan Tanfaul Ananiyah sehingga sampah yang dikelola dengan baik memiliki manfaat yang berkelanjutan dan tidak merusak lingkungan. Pose santri sasaran sosialisasi memiliki minat dan keinginan yang kuat untuk mendalami pengelolaan sampah dengan metode ecobrick, hal tersebut terlihat ketika para narasumber memberikan materi pelatihan dan ditindaklanjuti dengan diskusi-diskusi. Hasil olahan pelatihan pembuatan ecobrick ini secara umum memiliki 2 manfaat, yaitu (1). Manfaat bagi lingkungan yaitu sampah anorganik tidak lagi dikelola dan dimusnahkan dengan cara dibakar, melainkan sampah anorganik akan dibuat menjadi ecobrick, (2). Manfaat bagi siswa/yayasan yaitu sisa kegiatan dari aktivitas pembelajaran baik oleh siswa maupun guru berupa sampah organic akan bisa menghasilkan keuntungan jika ecobrick dibuat masal dan dijual belikan.
Sport Massage dengan Metode Manurak dan Teknologi Massage GUN Sebagai Peluang Enterpreneur Bagi Pemuda di Era Society 5.0 Muhammad Riyan Hidayatullah; Khaerul Anam
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i1.586

Abstract

Keahlian sport massage sangat berpotensi menciptakan peluang kerja dalam membantu tingkat pelayanan pariwisata bagi wisatawan-wisatawan yang hendak berkunjung di Kawasan Pariwisata Super Prioritas Lombok. Sport massage metode manurak didukung dengan teknologi massage gun dapat mempermudah pekerjaan terapis dalam memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan. Teknologi massage gun membantu mempermudah kinerja terapis dan meminimalisir tingkat kelelahan terapis selama pelayanan massage. Tujuan dan manfaat yang ingin dicapai secara umum adalah untuk memberikan bekal keilmuan dan pengetahuan tentang sport massage dengan metode Manurak dan Teknologi Massage Gun sebagai peluang entrepreneur Bagi Pemuda di Era Society 5.0 desa Gunung Jae Kec. Narmada Kab. Lombok Barat. Metode pelaksanaan pengabdian yang dilakukan pada program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan agar terciptanya kreativitas dan kemampuan pemuda melalui 3 tahapan, yaitu: metode pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Acara pengabdian kepada masyarakat ini sangat bermanfaat untuk para peserta, dapat dilihat dari antusias para peserta dalam mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Semua peserta merespon baik dengan adanya kegiatan ini, karena mereka dapat meningkatkan skill mereka dalam bidang Sport Massage dan Sport Enterpreneurship.
Upaya Pemberdayaan Kader Kesehatan dalam Pencegahan Stunting di Desa Karangsari, Jatiyoso, Karanganyar Anindhita Yudha Cahyaningtyas; Mutik Mahmudah
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i1.587

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak yang disebabkan kekurangan asupan nutrisi, menderita infeksi, maupun stimulasi yang kurang memadai. Stunting berdampak pada Indeks Pembangunan Manusia. Stunting menyebabkan peningkatan resiko penurunan kemampuan motorik, produktifitas, dan peningkatan risiko penyakit degeneratif dimasa yang akan datang. Permasalahan mitra berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Desa Karangsari merupakan salah satu desa di Kecamatan Jatiyoso dengan kejadian stunting yang paling tinggi dibanding desa lainnya. Pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini untuk mengupayakan generasi yang berkualitas dan memiliki daya saing yang baik. Upaya yang dapat dilakukan mengurangi stunting melalui kampanye pendidikan, perluasan program gizi, peningkatan produksi pangan, dan akses yang lebih luas ke makanan bergizi. Upaya edukasi stunting perlu dilakukan dengan melibatkan orangtua kader kesehatan, serta masyarakat agar mempercepat program penurunan angka stunting di Indonesia. Program promosi kesehatan yang dapat dilakukan untuk mengurangi angka stunting dapat dilakukan dengan memberikan penyuluhan terkait stunting kepada kader kesehatan. Tujuan PKM ini diantaranya meningkatkan pengetahuan kader kesehatan dengan melakukan penyuluhan kesehatan. Metode yang dilakukan terdiri dari 3 tahapan yaitu melakukan pretest sebelum diberikan pendidikan kesehatan, Memberikan pendidikan kesehatan terkait stunting, melakukan posttest setelah diberikan pendidikan kesehatan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan kesehatan ini efektif untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan terkait pencegahan stunting. Terdapat perbedaan rerata pengetahuan kader kesehatan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Diharapkan setelah dilakukan pendidikan kesehatan, para kader dapat mengenali risiko stunting sehingga dapat melakukan pencegahan terjadinya stunting.
Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan dan Penanganan Limbah Hasil Perikanan Kepada Ibu-Ibu Anggota Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan Kaltara Tuty Alawiyah; Dori Rachmawani; Heni Irawati; Muhammad Roem; M. Gandri Haryono; Gazali Salim; Asbar Laga; Amrullah Taqwa; Dhimas Wiharyanto; Muhammad Firdaus; Ratno Achyani; Abdul Jabarsyah; Syamsidar Gaffar
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i2.613

Abstract

Kota Tarakan memiliki potensi perikanan tangkap maupun budidaya yang tinggi. Potensi yang dimiliki tersebut menjadi salah satu peluang bagi masyarakat untuk memperoleh kesejahteraan. Hasil perikanan dapat menjadi produk bernilai ekonomi tinggi jika dilakukan pengolahan menjadi berbagai macam produk. Pengolahan hasil perikanan dapat dikembangkan oleh seluruh kalangan masyarakat untuk meningkatkan penghasilan. Pengolahan hasil perikanan dapat menjadi berbagai produk yang siap dikonsumsi. Salah satu produk yang dihasilkan seperti amplang, abon ikan, nuget ikan, sambal ikan, ikan asap, kerupuk ikan, bakso ikan, dodol rumput laut, krispy rumput laut, tortilla rumput laut, minyak ikan dan lain sebagainya. Hasil olahan produk perikanan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama bila dibandingkan dengan hasil perikanan tanpa pengolahan. Selain itu pengolahan tidak hanya dapat dilakukan pada ikan segar saja dan hasil perikanan lainnya, akan tetapi dapat juga dengan pemanfaatan sisa atau limbah ikan untuk produk tertentu seperti tulang ikan, cangkang, sisik, kepala udang dan lain sebagainya sehingga tidak ada sisa dari setiap pengolahan hasil perikanan. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan dilakukan pelatihan pengolahan hasil perikanan dan penanganan limbah hasil perikanan kepada ibu-ibu Majelis Ekonomi Tarakan. Tahapan kegiatan antara lain pretes, penyampaian materi, pelatihan pembuatan produk, dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Ibu-ibu Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan Kaltara memiliki pengetahuan mengenai limbah perikanan dan pemanfaatannya serta pemahaman terkait pengolahan produk hasil perikanan. Hasil pretes dan postest di analisis menggunakan T-test yang menunjukkan hasil bahwa output pair 1 diperoleh nilai yang signifakan yaitu 0,000<0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa setelah dilakukan sosialisasi terdapat perbedaan sebelum dan setelah sosialisasi. Hasil produk yang dipraktekkan pada kegiatan ini adalah pengolahan rumput laut menjadi berbagai macam produk sepertik stick rumput laut, crispy rumput laut.
Upaya Pertolongan Pertama Terjadinya Bencana Pada Masyarakat di Kelurahan Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar Betty Kusdhiarningsih; Eka Novitayanti
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i1.614

Abstract

Karanganyar merupakan suatu daerah di Jawa tengah yang memiliki demografi berupa pegunungan, dan terdapat salah satu sungai terbesar di Indonesia. Hal ini menyebabkan Karanganyar sebagai daerah yang subur sekaligus rawan bencana seperti longsor, dan banjir. Badan Pusat Statistik mencatatkan di Kabupaten Karanganyar terdapat 523 kejadian bencana alam selama tahun 2020, dimana angin puting beliung, tanah longsor, dan banjir merupakan bencana yang paling sering terjadi. Khususnya di Papahan Tasikmadu Karanganyar yang akhir-akhir ini terjadi banjir akibat meluapnya sungai karena tanggul yang rusak serta debit air hujan yang tinggi. Meskipun dinyatakan sebagai daerah yang rawan bencana, namun nyatanya masih banyak ditemukan adanya fasilitas dan tempat yang dibangun dengan minim keselamatan. Disertai pula dengan masyarakat yang kurang memiliki dasar pengetahuan mengenai pencegahan, penanganan dan pemulihan ketika suatu bencana terjadi. Hal inilah yang mendasari penulis untuk melakukan pengabdian masyarakat, dengan harapan membawa perubahan bagi masyarakat sekitar sehingga terhindar dari kerugian baik harta, benda dan nyawa dengan memberikan sosialisasi tentang pertolongan pertama bila terjadi bencana.
Sosialisasi Peningkatan Pengetahuan Tentang Tahap Perkembangan Psikososial Usia Bayi Prasekolah Pada Kader Posyandu Fadma Aji Pramudita; Yeni Nur Rahmayanti
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i2.615

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan anak pada usia bayi hingga prasekolah adalah fase kritis dalam membentuk pondasi yang kuat bagi kesejahteraan dan kesuksesan anak di masa depan. Tahap ini memengaruhi perkembangan fisik, kognitif, emosional, dan sosial anak secara signifikan. Kurangnya pemahaman akan tahap perkembangan ini dapat berdampak pada kualitas interaksi dan pemeliharaan anak. Posyandu merupakan pusat kegiatan kesehatan masyarakat yang dapat memberikan informasi serta pemahaman kepada orang tua tentang tahap perkembangan anak. Melalui peningkatan pengetahuan kader Posyandu, informasi ini dapat lebih merata dan tersampaikan dengan tepat kepada orang tua di masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian sosialisasi dalam peningkatan pengetahuan tentang tahap perkembangan psikososial usia bayi prasekolah pada kader posyandu. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi kesehatan ini efektif untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu. Dengan pemahaman kader yang lebih baik, diharapkan dapat membantu dalam mendukung perkembangan optimal anak-anak, mempromosikan kesehatan mental dan emosional mereka, serta mencegah atau mengatasi masalah perkembangan yang mungkin terjadi.
Sosialisasi Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga dengan Konsep Ekonomi Sirkular di Desa Pemangkih Baru Kecamatan Tatah Makmur Lola Malihah; Rusdiana Rusdiana; Muhammad Sauqi; Reza Roy Sandy
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i2.616

Abstract

Perubahan iklim sebagai salah satu dampak dari kerusakan lingkungan telah dirasakan seluruh penduduk bumi. Keadaan alam ini sering dianalogikan sebagai pemanasan global. Namun sesungguhnya dampak yang dirasakan pada saat ini bukan tanpa sebab, akan tetapi tanpa disadari adalah sebagai akibat dari perilaku manusia itu sendiri. Salah satu fakta yang sering dikaitkan dengan pemicu kerusakan lingkungan adalah pencemaran karena sampah dan limbah. Memang dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak mungkin terpisahkan dari sampah atau limbah, namun yang menjadi permasalahannya adalah sampah atau limbah yang tidak terkendali dan tidak dimanfaatkan, sehingga hanya menumpuk sebagai sampah dan terbuang sebagai limbah yang justru akan berbahaya bagi manusia itu sendiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan bahwa dari sampah yang setiap hari kita hasil akan ada potensi ekonomi jika sampah tersebut dapat dimanfaatkan. Pelaksanaan kegiatan ini berupa pemberian materi terkait perubahan iklim, kerusakan lingkungan dan pemanfaatan sampah rumah tangga terutama yang berbahan plastik sehingga akan menjadi sebuah potensi ekonomi bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat akan memiliki kesadaran yang tinggi tentang dampak dari sampah yang tidak dimanfaatkan terhadap kerusakan lingkungan, serta masyarakat mampu memanfaatkan sampah rumah tangganya melalui sistem ekonomi sirkular. Dengan begitu kerusakan lingkungan sebagai akibat dari banyaknya sampah dapat diminimalisir dan sekaligus dapat menjadi tambahan penghasilan ekonomi bagi masyarakat.

Page 10 of 15 | Total Record : 144