cover
Contact Name
Iyan Hardiana
Contact Email
iyanhardiana@gmail.com
Phone
+6282226669313
Journal Mail Official
jurnalkesehatansundaram@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Air Sanih Km. 11 Bungkulan
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Sundaram
ISSN : -     EISSN : 30646359     DOI : https://doi.org/10.52073/
Core Subject :
Jurnal Kesehatan Sundaram merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng sebagai media informasi dan komunikasi bagi para peneliti, praktisi dan akademisi dalam bidang ilmu kesehatan. Adapun focus dan scope dalam Jurnal ini yaitu semua kegiatan pelayanan publik di bidang kesehatan. Jurnal ini diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Januari dan Juli. Terbitan pertama Jurnal ini adalah tahun 2024. Tim Redaksi mengundang para ilmuwan, cendekiawan, profesional, dan peneliti untuk mempublikasikan hasil penelitiannya setelah seleksi naskah, dengan peer review dan proses editing. Focus and Scope: Nursing, midwifery, and Pharmacy
Arjuna Subject : -
Articles 44 Documents
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PASIEN DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT  DIABETES  MELITUS  TIPE  2  DI PUSKESMAS SERIRIT 1 Komang Ayu Darmayanti; Ivans Panduwiguna; Iyan Hardiana; Gede Budi Widiarta; G. Nur Widya Putra
Jurnal Kesehatan Sundaram Vol. 3 No. 2 (2026): JKS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/r0v98347

Abstract

Diabetes melitus adalah sekelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dan hubungan antara karakteristik pasien dengan kepatuhan penggunaan obat diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Seririt 1. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif prospektif, dengan pengumpulan data cross-sectional pada pasien diabetes melitus tipe 2 periode Desember 2023 - Maret 2024. Kuesioner yang digunakan yaitu ARMS. Hasil penelitian gambaran kepatuhan dengan uji univariat yaitu tidak patuh sebesar 158 pasien (80,20%) dan yang patuh sebesar 39 pasien (19,80%). Hasil analisis hubungan dengan uji chi square dengan niali p value antara usia (0,425), jenis kelamin (0,433), pekerjaan (0,891), lama pengobatan (0,623), jumlah jenis obat yang dikonsumsi (0,553) dengan kepatuhan minum obat tidak menunjukkan adanya hubungan yang signifikan, sedangkan hasil analisis chi square antara pendidikan dengan kepatuhan minum obat menunjukkan hubungan yang signifikan dengan nilai p value (0,021).
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PASIEN TERHADAP PERSEPSI PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL DI PUSKESMAS SERIRIT III Ni Putu Widya Aristina; Lestari Nugrahini; Ivans Panduwiguna; Made Yos Kresnayana; Gede Ivan Kresnayana; Ketut Putra Sedana
Jurnal Kesehatan Sundaram Vol. 2 No. 2 (2025): JKS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/v7kbtd44

Abstract

Obat tradisional sendiri memiliki pengertian sebagai ramuan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan atau bahan alami , bahan hewani, mineral, sari yang dicampur, dan diracik untuk kemudian dikonsumsi yang dipercaya secara turun temurun oleh masyarakat sebagai pengobatan penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik pasien terhadap persepsi penggunaan obat tradisional di Puskesmas Seririt III. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional. Jumlah responden sebanyak 243 responden. Hasil dari penelitian yang dilakukan yaitu berdasarkan usia terdapat hubungan dengan persepsi pasien terhadap penggunaan obat tradisional di Puskesmas Seririt III dengan nilai p value variabel (0,047). Namun tidak terdapat hubungan pada Pendidikan dengan nilai p value (0,063) dan nilai p value pekerjaan (0,073).
EFEKTIVITAS SEDIAAN KRIM EKSTRAK DAUN MANGGA MADU (Mangifera IndicaL.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR DERAJAT II PADA TIKUS PUTIHJANTAN (Rattus norvegicus L.) GALUR WISTAR Ni Luh Ayu Surya Dianti; Rizka Aisyah; Iyan Hardiana
Jurnal Kesehatan Sundaram Vol. 2 No. 2 (2025): JKS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/r7sxmd47

Abstract

Luka Bakar adalah jenis cedera yang bersifat merusak jaringan kulit, kecacatan sementara,pemanen yang disebabkan oleh kontak dengan panas kering (api), panas lembab (uap atau cairan panas), kimiawi (seperti bahan korosif), barang elektrik (aliran listrik atau lampu, atau energi elektromagnetik dan radiasi). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah sediaan krim tipe M/A dengan kandungan zat aktif dari daun mangga madu memiliki efektifitas dalam penyembuhan luka bakar pada tikus. Pada penelitian ini digunakan 24 ekor tikus jantan dan dikelompokan menjadi empat kelompok besar yaitu kelompok kontrol positif, F1 (Basis Krim), kontrol perlakuan sebanyak dua kelompok F2 (10%), F3 (15%). Kelompok kontrol positif diberikan salep enbatik, kelompok negatif diberikan basis krim, kelompok F2 diberikan krim ekstrak etanol daun mangga madu (Mangifera Indica L.) dengan konsentrasi 10%, kelompok F3 diberikan krim ekstrak etanol daun mangga madu (Mangifera Indica L.) dengan konsentrasi 15%. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen laboratorium dengan uji one - way ANOVA. Hasil penelitian menunjukan Terdapat perbedaan bermakna antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol (p< 0,05). Sediaan krim dengan konsentrasi 15% menunjukan hasil paling efektif dalam penyembuhan luka bakar derajat II dengan rata – rata 0,41 ± 0,26 mm. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun mangga madu (Mangifera Indica L.) dapat menyembuhkan luka bakar pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus) yang diinduksi dengan besi panas.
EFEKTIVITAS EKSTRAK RIMPANG JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR RUBRUM) SEBAGAI ANTIDIARE PADA MENCIT PUTIH JANTAN (MUS MUSCULUS) GALUR SWISS WEBSTER Komang Prema Rimba Portuna; Iyan Hardiana; Ni Made Raningsih; Silvia Anggraeni; Boy Yunaidy; Luh Putu Desy Puspaningrat
Jurnal Kesehatan Sundaram Vol. 2 No. 2 (2025): JKS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/4ajjgh97

Abstract

Diare adalah penyakit sekret fases yang memiliki konsistensi lembek sampai cair dengan frekuensi sekret fases 3 kali atau lebih dalam sehari, yang dapat mengakibatkan dehidrasi bahkan kematian bagi penderitanya. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui khasiat rimpang jahe merah dan apakah kandungan yang terdapat pada rimpang jahe tersebut mempunyai efektivitas sebagai antidiare, yang akan diuji cobakan ke mencit putih jantan (Mus musculus). Penelitian ini menggunakan 25 ekor mencit jantan dan dikelompokkan menjadi 5 kelompok yaitu, kelompok kontrol negatif (Na-CMC 0,5%), kelompok positif (Loperamide), kelompok perlakuan EEAJM dengan dosis berturut-turut yaitu, 150 mg, 300 mg, dan 600 mg yang diberikan secara oral sebanyak 0,2 ml dan penginduksi oleum ricini diberikan secara oral sebanyak 0,5 ml. Pengamatan ini dilakukan dengan parameter uji yaitu waktu mulainya diare, konsistensi feses, frekuensi diare, lama terjadinya diare, dan bobot feses selama 6 jam pengamatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen laboratorium. Hasil penelitian ini menunjukkan ekstrak etil asetat rimpang jahe merah (Zingiber officinale var Rubrum) memiliki efektivitas sebagai antidiare, dimana pada uji One-Way ANOVA menunjukkan hasil <.000, dan efektif sebagai Antidiare pada mencit putih jantan yaitu pada dosis 150 mg/gr bb, 300mg/gr bb dan 600 mg/gr bb.
ANALISIS PERENCANAAN OBAT DI PUSKESMAS PORIS GAGA LAMA PERIODE JANUARI – DESEMBER 2023 Evanti Indriastuti; Reza Ismail Abdul Rahman; Lestari Nugrahini; Ni Luh Yuni Naintina; Boy Yunaidy; Silvia Anggraeni
Jurnal Kesehatan Sundaram Vol. 3 No. 2 (2026): JKS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/tktqdx38

Abstract

Perencanaan obat merupakan tahap dalam pengelolaan yang sangat penting dalam memenuhi kebutuhan obat-obatan dalam pelayanan kesehatan untuk menghindari kekosongan obat. Sehingga perlu dilakukan analisa perhitungan secara tepat agar obat yang tersedia sesuai dengan kebutuhan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kesesuaian perencanaan obat terhadap realisasi pada RKO 2023 sedangkan untuk tujuan khusus adalah untuk mengetahui kesesuaian perencanaan obat baru, obat kombinasi dan jumlah pemakaian terhadap realisasinya. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan metode konsumsi. Data yang diambil merupakan data sekunder secara retrospektif berupa data perencanaan obat periode Januari – Desember Tahun 2023 dan Laporan Pemakaian dan Lembar Permintaan Obat (LPLPO) Puskesmas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan perencanaan obat di Puskesmas Poris Gaga Lama pada tahun 2023 terdapat kesesuaian antara perencanaan obat dengan realisasinya sebesar 64,76 %. Kemudian pada perencanaan obat baru dan obat kombinasi terdapat kesesuaian sebesar 0% yang disebabkan tidak terdatanya penggunaan untuk obat baru dan obat kombinasi dan untuk jumlah pemakaian terdapat kesesuaian dengan realisasi sebesar 81,90% disebabkan adanya peningkatan pasien. Kesimpulan bahwa perencanaan obat dipuskesmas Poris Gaga Lama masih perlu diperhatikan kembali diharapkan perlu dilakukan pelatihan mengenai pengelolaan obat kepada seluruh petugas pengelola obat di Puskesmas.
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper Crocatum) SEBAGAI ANTI DIARE TERHADAP HEWAN UJI MENCIT PUTIH JANTAN (Mus Muculus ) Komang Wisnu Satria Pranata; Ari Permana Putra; Luh Putu Desy Puspaningrat; Fransiskus Samuel Renaldi; Ahmad Sahlan Baniu
Jurnal Kesehatan Sundaram Vol. 2 No. 1 (2025): JKS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/aqt2df16

Abstract

Diare adalah suatu penyakit dengan tanda-tanda adanya perubahan bentuk dan konsistensi  dari  tinja,  yang  melembek sampai mencair, dan bertambahnya frekuensi buang air besar biasanya tiga kali atau lebih dalam sehari. Daun sirih merah memiliki kandungan utama yang bermanfaat sebagai antidiare diantaranya flavonoid,tannin,minyak atsiri dan alkaloid. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis uji efeketivitas ekstrak daun sirih merah (piper crocatum) sebagai antidiare pada mencit putih jantan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen laboratorium dengan uji One-Way ANOVA dilanjutkan dengan uji LSD. Pada penelitian ini menggunakan 24 ekor mencit putih jantan yang dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan yaitu kelompok control positif, kelompok control negative, kelompok EEDSM 56 mg/gr bb, kelompok EEDSM 112 mg/gr bb. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antar kelompok (p<0.05). kelompok dosis EEDSM 112 mg/gr bb merupakan dosis yang paling bagus sebagai antidiare
UJI EFEKTIVITAS ANALGETIK FRAKSI N-HEKSAN DAN ETIL ASETAT EKSTRAK DAUN SIRIH CINA (Peperomia pellusida) DENGAN METODE GELIAT PADA MENCIT PUTIH Delviza Syari; Martinasari Lubis; Azhari Firmansyah; Reza Pratama Saputra; Nurlita Julianti; Putri Diah Ayu Anggraini
Jurnal Kesehatan Sundaram Vol. 1 No. 1 (2024): JKS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/e5rzf843

Abstract

Nyeri dapat digambarkan sebagai suatu pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan dan berkaitan dengan kerusakan jaringan yang sudah atau berpotensi terjadi berdasarkan kerusakannya. Untuk mengurangi atau menekan rasa nyeri dapat digunakan obat analgesik, namun memiliki efek samping yang tidak diinginkan, sehingga peran obat bahan alam Indonesia berpeluang untuk dipakai dalam hal ini, salah satu tanaman yang memiliki potensi untuk digunakan sebagai pilihan pengobatan nyeri yaitu sirih cina (Peperomia pellucida). Pada penelitian ini dilakukan pengujian aktivitas analgesik dari fraksi n-heksan dan etil asetat ekstrak daun sirih cina (Peperomia pellucida) menggunakan Metode Writhing (Writhing Test/Metode Geliat) dengan prinsip yaitu memberikan stimulan panas (indikator nyeri) kepada mencit yang akan menimbulkan geliat (Writhing). Diperoleh hasil efek farmakologi berupa analgetik pada aktivitas geliat mencit pada fraksi n-Heksan daun sirih cina (Peperomia pellucida L.) didapatkan daya proteksi sebesar 39,2 % dengan efektivitas analgetik 81,83%. Fraksi n-Heksan memberikan efek analgetik yang lebih baik daripada fraksi etil asetat dengan daya proteksi 8,69% dan efektivitas analgetik sebesar 18,14%.
FORMULASI DAN EVALUASI FISIK SEDIAAN CLAY MASK MENGANDUNG EKSTRAK DAUN SELEDRI (Apium graveolens L.) Ahmad Sopian; Diah Permata Sari Diah; Ellen Nur Azizah
Jurnal Kesehatan Sundaram Vol. 2 No. 1 (2025): JKS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/vfe92066

Abstract

Paparan dari lingkungan luar dapat menyebabkan pembentukan radikal bebas pada kulit. Salah satu cara efektif untuk merawat wajah adalah dengan menggunakan masker wajah. Penggunaan antioksidan secara alami dianggap lebih aman karena diperoleh dari ekstrak tanaman. Tanaman Seledri adalah salah satu tanaman yang terbukti mengandung senyawa flavonoid dan memiliki aktivitas sebagai antioksidan (Apium graveolens L.). Senyawa-senyawa ini memiliki dalam menstabilkan radikal bebas dengan mengisi kekurangan elektron dari radikal bebas tersebut, sehingga mencegah terjadinya reaksi berantai. Penelitian ini bertujuan untuk identifikasi konsentrasi paling optimal yang digunakan dalam formulasi sediaan clay mask mengandung ekstrak daun seledri dan melakukan evaluasi fisik. Evaluasi yang dilakukan seperti uji sifat fisik sediaan yang meliputi uji organoleptis, uji homgenitas, uji pH, uji daya sebar, viskositas, daya lekat dan uji waktu kering yang dilakukan selama 21 hari. Analisis data hasil dilakukan dengan pendekatan deskriptif untuk mengamati apakah FK1,F1,FK2 dan F2 yang dihasilkan memiliki formulasi yang optimal dan memiliki evaluasi fisik yang baik. Hasil pengujian didapatkan bahwa keempat formulasi mendapatkan hasil yang baik, namun formulasi yang paling optimal yaitu F2 dengan konsentrasi ekstrak daun seledri sebesar 1%, serta kaolin 34 gram dan bentonit 0,5 gram. Serta memiliki memiliki evaluasi fisik yang paling baik dengan hasil sediaan yang homogen, memiliki tekstur semisolid, beraroma khas aromatik dan bau khas ekstrak daun seledri, dengan pH 6,30 , daya sebar 3,5 cm, waktu kering 16.24 menit dan memiliki daya lekat yang kuat yaitu 4,30 detik dan viskositas 14,740 cPs.
PENGARUH HEMODIALISA TERHADAP PENINGKATAN STATUS KUALITAS HIDUP PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK STADIUM AWAL DI RUANG HEMODIALISA RSUD SANJIWANI GIANYAR I Wayan Antariksawan; Made Yos Kresnayana; Gede Ivan Kresnayana; Gede Budi Widiarta; Kadek Yudi Aryawan; G Nur Widya Putra; Putu Cipta Dewi
Jurnal Kesehatan Sundaram Vol. 2 No. 1 (2025): JKS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/gevhxr58

Abstract

Gagal ginjal kronik disebut juga chronic kidney disease (CKD) merupakan gangguan fungsi renal yang progresif dan bersifat irreversibel dimana ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik untuk membersihkan darah sehingga terjadinya penumpukan limbah dan cairan di dalam darah dan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit.  Secara global 7 dari 10 penyebab kematian adalah penyakit tidak menular dengan prevalensi 74% dan angka kematiannya terjadi di negara berpenghasilan menengah ke bawah.  Di Indonesia pada tahun 2018 diketahui terdapat peningkatan PGK yang aktif menjalani hemodialisis dari 77.892 pasien pada tahun 2017 menjadi 132.142 pasien dan memerlukan penanganan hemodialisa untuk mempertahankan kualitas hidupnya. Atas dasar tersebut, dilakukan penelitian pengaruh hemodialisa terhadap peningkatan status kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik. Desain penelitian pra-experimental, dengan kajian studi yang dipilih one group pre-test-posttest design dengan sampel penelitian terdiri dari 30 orang pasien hemodialisa. Teknik sampling yang digunakan adalah Non Probality Sampling dengan teknik sampling purposive sampling dan instrumen pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner World Health Organization Quality of Life (WHOQOL-BREF) untuk  mengetahui tingkat kualitas hidup pasien hemodialisa. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon dengan taraf signifikansi 5% didapatkan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 jadi 0,000 > α (0,05) maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara pemberian Hemodialisa Terhadap Peningkatan Status Kualitas Hidup Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Stadium Awal Di Ruang Hemodialisa RSUD Sanjiwani Gianyar.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT WANITA USIA SUBUR MENGGUNAKAN KONTRASEPSI IUD DI PUSKESMAS BERU KABUPATEN SIKKA NUSA TENGGARA TIMUR Wigati Dwi Istiari; Ni Wayan Erviana Puspita Dewi; Ni Made Ayu Yulia Raswati Teja
Jurnal Kesehatan Sundaram Vol. 2 No. 1 (2025): JKS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/8m84x666

Abstract

Latar Belakang: Pertumbuhan penduduk yang tinggi dan kesejahteraan ekonomi menurun merupakan masalah jika angka kelahiran masih tinggi dari angka kematian. Pemerintah menerapkan program keluarga berencana yang diharapkan mampu mengatasi masalah tersebut. IUD merupakan kontrasepsi terbaik bagi wanita. Alat ini sangat efektif, tidak perlu diingat setiap hari seperti pil. Bagi ibu yang menyusui, IUD juga tidak akan mempengaruhi ASI. Beberapa faktor yang berhubungan dengan minat Wanita Usia Subur (WUS) menggunakan IUD diantaranya: pengetahuan, umur dan pendidikan ibu. Tujuan: Penelitian bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan minat WUS menggunakan IUD di Puskesmas Beru Kabupaten Sikka Nusa Tenggara Timur. Metode: Penelitian ini merupakan analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling sebanyak 91 WUS yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan teknik analisa untuk variabel pengetahuan dan umur menggunakan uji spearman, variabel pendidikan menggunakan uji chi square. Hasil: Sebagian besar responden dengan pengetahuan cukup sebanyak 54 WUS (59,3%), umur 20-35 tahun sebanyak 70 WUS (76,9%), tingkat pendidikan SMA/SMK sebanyak 67 WUS (73,6%). Hasil uji statistik menggunakan Spearman Rho dengan nilai p=0,000<0,05 maka  ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan minat ibu menggunakan kontarsepsi IUD. Hasil uji statistik menggunakan Spearman Rho dengan nilai p=0,835>0,05 maka tidak ada hubungan antara umur dengan minat ibu menggunakan kontarsepsi IUD. Hasil uji statistik menggunakan Chi-square dengan nilai p= 0,000 < 0,05 maka ada hubungan tingkat pendidikan dengan minat ibu menggunakan kontarsepsi IUD. Simpulan: Terdapat hubungan pengetahuan dan pendidikan dengan minat ibu menggunakan IUD dan tidak ada hubungan umur dengan minat ibu menggunakan IUD.