cover
Contact Name
Samuel Haris Purba
Contact Email
lembagapenerbitpenelitianmulti@gmail.com
Phone
+6282280995877
Journal Mail Official
lembagapenerbitpenelitianmulti@gmail.com
Editorial Address
jl kakak tua no. 17 medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 31248926     DOI : https://doi.org/10.67096/dinamis
Core Subject :
Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan (E-ISSN: 3124-8926) adalah jurnal ilmiah peer-review dan open access yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner, yang didedikasikan sebagai wadah akademik untuk publikasi penelitian, kajian konseptual, serta gagasan inovatif dalam bidang pendidikan. Jurnal ini bertujuan untuk mendorong pengembangan ilmu pendidikan yang adaptif terhadap perubahan zaman serta mendukung transformasi sistem pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan semangat inovasi dan pembaruan, Dinamis menjadi platform bagi para akademisi, peneliti, praktisi pendidikan, dan pengambil kebijakan untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pemikiran kritis yang berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan di tingkat lokal, nasional, maupun global. Ruang lingkup jurnal ini mencakup berbagai topik dalam bidang pendidikan, seperti inovasi pembelajaran, transformasi kurikulum, teknologi pendidikan dan pembelajaran digital, manajemen dan kepemimpinan pendidikan, pengembangan profesional guru, evaluasi dan asesmen pendidikan, pendidikan karakter, serta isu-isu kontemporer dalam sistem pendidikan. Jurnal ini juga terbuka terhadap berbagai pendekatan metodologi penelitian, termasuk penelitian kuantitatif, kualitatif, penelitian tindakan kelas, studi pengembangan (research and development), maupun pendekatan interdisipliner dalam bidang pendidikan. Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan diterbitkan secara berkala empat kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember, sebagai komitmen dalam mendukung diseminasi hasil penelitian pendidikan yang inovatif dan berdampak bagi kemajuan dunia pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 83 Documents
TELAAH MATERI AKIDAH AKHLAK: Elemen Akhlak (Fase D, E, F) Abdullah; Ardita Aulia Fadillah; Hidayatullah; Kiki Yunita; Husnul Sabila
Dinamis : Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/dinamis.v1i2.79

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis materi Akidah Akhlak yang terkait dengan akhlak dalam Kurikulum Merdeka, khususnya untuk Fase D, E, dan F. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif, yang meliputi pengumpulan serta analisis berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku, jurnal, dan dokumen ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran akhlak memiliki peranan yang krusial dalam membentuk karakter siswa berdasarkan nilai-nilai iman dan akhlak yang baik. Pada Fase D, fokus pembelajaran adalah pada pengenalan terhadap nilai-nilai akhlak yang baik (mahmudah) dan yang buruk (madzmumah) serta bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Di Fase E, penekanan dalam pembelajaran adalah pada penguatan pemahaman konsep, kemampuan analisis, serta refleksi moral siswa terhadap berbagai fenomena sosial di zaman modern saat ini. Sedangkan pada Fase F, pembelajaran diarahkan untuk mengembangkan berpikir kritis, mendalami spiritualitas melalui tasawuf, dan membentuk karakter muslim yang moderat, bertanggung jawab, serta berintegritas. Penelitian ini juga menemukan berbagai tantangan dalam pelaksanaan pembelajaran akhlak, seperti waktu yang terbatas, kurangnya pelatihan bagi guru, serta minimnya relevansi materi dengan kehidupan siswa. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang sesuai konteks, inovatif, dan berbasis keteladanan agar nilai-nilai akhlak dapat terinternalisasi secara maksimal dalam diri siswa.
PENGARUH GAYA MENGAJAR GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS PASIR PENGARAIAN Hafiz Maulana Salim; Syamzaimar
Dinamis : Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/dinamis.v1i2.86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya mengajar guru terhadap motivasi belajar siswa di Sekolah Menengah Atas di Pasir Pengaraian, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Gaya mengajar guru merupakan salah satu faktor determinan yang secara langsung berpengaruh terhadap proses dan hasil belajar siswa. Fenomena rendahnya motivasi belajar siswa di sekolah menengah atas masih menjadi permasalahan yang relevan, khususnya di daerah-daerah yang memiliki keterbatasan sumber daya pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian survei korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA di Pasir Pengaraian tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 320 orang, dengan sampel sebanyak 175 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS versi 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya mengajar guru berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,487 yang berarti gaya mengajar guru mampu menjelaskan 48,7% variasi motivasi belajar siswa, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Uji hipotesis menggunakan uji-t menunjukkan nilai t-hitung sebesar 12,847 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), sehingga hipotesis penelitian diterima. Gaya mengajar demokratis terbukti paling dominan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dibandingkan gaya mengajar otoriter dan laissez-faire. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara gaya mengajar guru dengan motivasi belajar siswa, yang mengimplikasikan pentingnya pengembangan kompetensi pedagogik guru secara berkelanjutan.
Tansformasi Pendidikan Islam di Sulawesi Selatan: Integrasi Tradisi Lokal dan Modernitas Jumita; Juwita; Idrus L
Dinamis : Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/dinamis.v1i2.87

Abstract

Penelitian ini mengkaji transformasi pendidikan Islam di Sulawesi Selatan melalui integrasi antara tradisi lokal dan tuntutan modernitas. Isu utama yang dibahas meliputi dinamika perubahan sistem pendidikan Islam, peran kearifan lokal dalam mempertahankan identitas keislaman, serta tantangan globalisasi terhadap lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana integrasi nilai-nilai tradisional dengan pendekatan pendidikan modern dapat meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan Islam di era kontemporer. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, melalui studi literatur, observasi, dan wawancara dengan praktisi pendidikan di beberapa lembaga pendidikan Islam di Sulawesi Selatan. Desain penelitian ini berfokus pada eksplorasi pola integrasi kurikulum, metode pembelajaran, serta praktik kelembagaan yang menggabungkan unsur tradisional dan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi pendidikan Islam di Sulawesi Selatan berjalan secara adaptif, dengan tetap mempertahankan nilai-nilai lokal seperti budaya pesantren dan kearifan masyarakat setempat, sekaligus mengadopsi inovasi teknologi, kurikulum berbasis kompetensi, dan pendekatan pembelajaran aktif. Integrasi ini terbukti mampu memperkuat karakter peserta didik sekaligus meningkatkan daya saing lulusan di tingkat lokal maupun global.
Dinamika Pendidikan pada Masa Kerajaan-Kerajaan Klasik di Jawa (Kerajaan Demak, Pajang, Mataram, Cirebon, dan Banten) Masna; Indah Chairunnisa; Idrus L
Dinamis : Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/dinamis.v1i2.88

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika pendidikan Islam selama masa kerajaan-kerajaan klasik di Jawa, seperti Demak, Pajang, Mataram, Cirebon, dan Banten. Studi ini dimotivasi oleh perubahan sosial dan ekonomi yang berkontribusi pada restrukturisasi lembaga pendidikan Islam, khususnya selama transisi dari sistem pesantren tradisional ke bentuk pembelajaran yang lebih terorganisir di dalam istana, masjid-masjid besar, dan lembaga-lembaga keagamaan di bawah naungan kerajaan. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kerajaan-kerajaan Islam di Jawa berperan dalam proses pembaharuan pendidikan Islam. Fokusnya meliputi upaya untuk mengintegrasikan pengetahuan agama dan pengetahuan umum, pengembangan kurikulum, dan respons terhadap tantangan modernisasi, perkembangan teknologi, dan globalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui tinjauan pustaka, dengan memanfaatkan berbagai sumber seperti jurnal, buku, dan artikel ilmiah terkini. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk merangkum dan menghubungkan temuan dari berbagai perspektif teoretis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kerajaan-kerajaan Jawa memainkan peran penting sebagai fasilitator dalam pengembangan pendidikan Islam. Pertama, kerajaan-kerajaan tersebut berperan sebagai pusat penyebaran Islam melalui lembaga keluarga kerajaan, jaringan pesantren (sekolah berasrama Islam) yang berafiliasi, dan masjid. Kedua, kerajaan-kerajaan tersebut berkontribusi pada rekonstruksi pengetahuan Islam dengan menggabungkan tradisi keilmuan klasik dengan pendekatan yang lebih modern melalui pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan aspek Islam dan ilmiah. Ketiga, dalam menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi, kerajaan-kerajaan (dalam konteks gagasan yang diteliti) menunjukkan upaya adaptif, seperti memperkuat integrasi pengetahuan agama dan sains, memanfaatkan teknologi dalam pendidikan, dan menyesuaikan kebijakan pendidikan agar selaras dengan kebijakan nasional. Lebih lanjut, terdapat perbedaan penekanan di berbagai sumber yang dianalisis. Beberapa menyoroti peran aktif kyai (ulama Islam) atau wali sebagai tokoh kunci dalam proses rekonstruksi keilmuan, sementara yang lain menekankan pengaruh kekuasaan kerajaan dalam menentukan arah reformasi pendidikan. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan Islam di Indonesia saat ini, khususnya dalam upaya menjaga keseimbangan antara tradisi lokal, identitas keagamaan, dan tuntutan kompetensi abad ke-21.
PEMANFAATAN ORIGAMI SEBAGAI MEDIA KONKRET PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS 1 SD NEGERI 002 PALEMBANG Nopia Sahfitri; Ni Komang Rosita; Murjainah; Fitriyanti
Dinamis : Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/dinamis.v1i2.93

Abstract

Pembelajaran matematika di kelas rendah sekolah dasar masih menghadapi permasalahan rendahnya pemahaman konsep siswa akibat dominasi metode pembelajaran yang bersifat abstrak dan kurangnya penggunaan media konkret. Kondisi ini juga ditemukan pada siswa kelas I SDN 2 Palembang yang menunjukkan keterlibatan dan pemahaman konsep bangun datar yang masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan origami sebagai media pembelajaran konkret dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 29 siswa kelas I. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta tes hasil belajar berupa posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest siswa mencapai 93,62 dengan kategori sangat baik, yang terdiri dari 11 siswa memperoleh nilai 100, 6 siswa memperoleh nilai 95, 5 siswa memperoleh nilai 90, dan 7 siswa memperoleh nilai 85. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan keterlibatan, antusiasme, serta respons positif selama pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan origami efektif dalam membantu siswa memahami konsep bangun datar secara konkret dan menyenangkan. Dengan demikian, origami dapat dijadikan sebagai media pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan karakteristik perkembangan kognitif siswa kelas awal.
Implementasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Pendekatan Multidisipliner dan Isu Sosial di SMAN 1 Ambunten Kiftiyatul Munawaroh; Sofiatul Hasanah; Nuril Auzar
Dinamis : Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2026): September: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/dinamis.v1i3.96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia yang menerapkan pendekatan multidisipliner dengan memanfaatkan isu-isu sosial di SMAN 1 Ambunten. Pendekatan multidisipliner dilakukan dengan menggabungkan berbagai bidang keilmuan, seperti aspek sosial, budaya, lingkungan, serta teknologi, dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia sehingga siswa dapat memahami materi secara kontekstual dan sesuai dengan realitas kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Adapun subjek penelitian terdiri atas guru mata pelajaran Bahasa Indonesia serta siswa kelas XI SMAN 1 Ambunten. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia yang mengintegrasikan pendekatan multidisipliner dan isu sosial memiliki peluang besar untuk menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik masa kini.
Transformasi Pendidikan Islam di Indonesia: Analisis Peran Lembaga Pendidikan Madrasah dalam Perspektif Kontemporer Jamilatu Ssa’diyah Tajuddin; Muh. Fthyr El Hasan; Idrus Latif
Dinamis : Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/dinamis.v1i2.97

Abstract

Transformasi pendidikan Islam di Indonesia telah membawa perubahan signifikan terhadap peran madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam di era kontemporer. Madrasah mengalami pergeseran dari lembaga tradisional menjadi bagian integral dari sistem pendidikan nasional, sehingga penting dianalisis kontribusinya dalam transformasi pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka sistematis (library research) dengan pendekatan kualitatif untuk menelaah adaptasi madrasah terhadap kebijakan nasional, dinamika kurikulum, dan praktik pembelajaran modern. Fokus kajian mencakup kebijakan Tiga Menteri tahun 1975 serta integrasi madrasah ke dalam sistem pendidikan nasional melalui undang-undang dan kebijakan terkait. Analisis tematik dilakukan terhadap literatur pendidikan Islam, studi kebijakan, dan penelitian empiris mengenai madrasah modern serta madrasah integratif yang menggabungkan kurikulum umum dan keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa madrasah telah memperoleh posisi sejajar dengan sekolah umum dalam hal lulusan, ijazah, dan kurikulum, serta berfungsi sebagai jembatan antara tradisi pesantren dan tuntutan modernisasi pendidikan. Namun, tantangan utama meliputi keterbatasan sumber daya, perbedaan budaya organisasi, dan persepsi publik terhadap kualitas madrasah. Transformasi ini mencerminkan kemampuan madrasah untuk berinovasi tanpa mengorbankan identitas keislaman, sehingga berkontribusi bagi pengembangan kebijakan pendidikan Islam yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Analisis Tugas dan Jenjang Belajar dalam Pengembangan Kurikulum Muhammad Ridlwan Ahmad; Muhamad Shidiq Asyhari
Dinamis : Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/dinamis.v1i2.100

Abstract

Pendidikan merupakan aspek penting dalam pembangunan bangsa yang terus berkembang seiring perubahan zaman. Dalam proses pendidikan, kurikulum memiliki peranan utama sebagai pedoman untuk mencapai tujuan pembelajaran dan membentuk kualitas sumber daya manusia. Kurikulum bersifat dinamis sehingga perlu dikembangkan dan disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, kebutuhan masyarakat, serta karakteristik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tugas dan jenjang belajar dalam pengembangan kurikulum. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan mengkaji berbagai sumber literatur, jurnal, dan penelitian terdahulu yang relevan dalam lima tahun terakhir. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi untuk mengidentifikasi tema-tema utama terkait analisis tugas, jenjang belajar, dan pengembangan kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis tugas merupakan prosedur sistematis untuk menguraikan keterampilan atau aktivitas menjadi langkah-langkah kecil yang terstruktur sehingga memudahkan peserta didik memahami proses pembelajaran. Jenjang belajar merupakan tahapan pendidikan yang disusun berdasarkan perkembangan, tujuan, dan kemampuan peserta didik agar pembelajaran berlangsung secara bertahap dan efektif. Keterkaitan analisis tugas dan jenjang belajar sangat penting dalam pengembangan kurikulum karena keduanya membantu penyusunan materi, strategi pembelajaran, serta evaluasi yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik pada setiap jenjang pendidikan. Selain itu, pengembangan kurikulum harus memperhatikan prinsip relevansi, fleksibilitas, kontinuitas, efektivitas, dan efisiensi serta berlandaskan aspek filosofis, sosial budaya, agama, ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, pengembangan kurikulum dapat menghasilkan sistem pendidikan yang adaptif, berkualitas, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
REKONSTUKSI PERAN PERGURUAN TINGGI DALAM TRANSFORMASI PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Muh. Aril; Nabila Syahrani Muktar; M. Arjun Saputra; Idrus L
Dinamis : Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/dinamis.v1i2.104

Abstract

Penelitian ini membahas rekonstruksi peran perguruan tinggi dalam transformasi pendidikan Islam di Indonesia di tengah arus globalisasi dan disrupsi teknologi. Perguruan tinggi keagamaan Islam dituntut untuk mampu beradaptasi secara kelembagaan, akademik, dan teknologi tanpa kehilangan identitas keislamannya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana perguruan tinggi merekonstruksi perannya dalam mendukung transformasi pendidikan Islam melalui inovasi kurikulum, integrasi ilmu, dan digitalisasi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis dokumen dari berbagai sumber ilmiah, kebijakan, serta penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi pendidikan Islam dapat diwujudkan melalui integrasi ilmu agama dan ilmu umum, penguatan literasi digital, serta pengembangan kemitraan dengan berbagai pihak seperti pesantren, pemerintah, dan sektor industri. Namun, proses ini masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan sumber daya manusia, resistensi terhadap perubahan, dan kesenjangan infrastruktur teknologi. Kesimpulannya, rekonstruksi peran perguruan tinggi menjadi kunci dalam mewujudkan pendidikan Islam yang adaptif, inovatif, dan kompetitif. Dukungan kebijakan berkelanjutan, peningkatan kapasitas SDM, serta transformasi digital merupakan faktor utama dalam mencapai transformasi pendidikan yang efektif dan menyeluruh.
INTEGRASI NILAI-NILAI ISLAM DALAM PEMBELAJARAN PPKN DI SEKOLAH Muhammad Algi Fahri; Syamzaimar
Dinamis : Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/dinamis.v1i2.105

Abstract

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) seringkali dianggap sebagai mata pelajaran yang sekuler dan terpisah dari aspek spiritual, sehingga terjadi dikotomi antara nilai kewarganegaraan dan nilai keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran PPKn serta dampaknya terhadap karakter religius siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai Islam dapat dilakukan melalui penyisipan dalil al-Qur'an yang relevan dengan butir-butir Pancasila, penggunaan metode keteladanan, dan internalisasi nilai akhlaqul karimah dalam budaya sekolah. Kebaruan penelitian ini terletak pada model "Kewarganegaraan Teosentris" yang memadukan konsep Hubbul Wathan Minal Iman (cinta tanah air bagian dari iman) secara praktis dalam kurikulum. Simpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi ini efektif meningkatkan kesadaran bernegara siswa tanpa meninggalkan identitas religiusnya, serta menciptakan harmoni antara kewajiban sebagai hamba Tuhan dan sebagai warga negara yang baik.