cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEHAMILAN YANG TIDAK DIHARAPKAN PADA IBU HAMIL YANG MELAKUKAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH Reza, Ananda; Wardiati, Wardiati; Agustina, Agustina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4375

Abstract

Kehamilan yang tidak diharapkan sangat mempengaruhi perkembangan Kesehatan suatu negara, hal tersebut dikarenakan kehamilan tidak direncanakan lebih banyak menimbulkan kerugian seperti Kesehatan ibu yang cenderung mengalami komplikasi saat kehamilan serta kehidupan sosial ekonomi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui determinan kehamilan yang tidak direncanakan pada ibu hamil yang melakukan kunjungan antenatal care di Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2023. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain penelitian cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Populasi berjumlah 149 orang, sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester I sebanyak 60 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu Accidental Sampling. Uji statistik yang digunakan yaitu uji Chi-Square. Hasil Penelitian memperlihatkan bahwa sebanyak 28,3% responden tidak mengharapkan terjadinya kehamilan yang dialami saat, ini, sebanyak 35% responden usia berisiko, sebanyak 26,6% responden yang primipara, sebanyak 28,3% responden yang jarak kelahiran < 3 tahun, sebanyak 38,3% responden yang pendapatan dibawah UMP, 26,6% responden berpendidikan dasar, sebanyak 25% responden yang tidak menggunakan kontrasepsi dan sebanyak 40% responden yang bekerja. Hasil uji statistik diketahui ada hubungan usia (p value 0,006), paritas (p value 0,002), jarak kelahiran (p value 0,012), pendapatan (p value 0,019), pendidikan (p value 0,039), penggunaan kontrasepsi (p value 0,021) dan pekerjaan (p value 0,006) dengan kehamilan tidak diharapkan. Kesimpulan menunjukkan ada hubungan usia, paritas, jarak kelahiran, pendapatan, pendidikan, penggunaan kontrasepsi dan pekerjaan dengan kehamilan tidak diharapkan. Kata kunci: Kehamilan tidak diharapkan, usia, paritas, jarak kelahiran, pendidikan,    pendapatan, penggunaan kontrasepsi, pekerjaan             Unplanned pregnancies greatly affect the health development of a country, this is because unplanned pregnancies cause more harm, such as the health of mothers who tend to experience complications during pregnancy and socio-economic life. The purpose of the study was to determine the determinants of unplanned pregnancy in pregnant women who visited antenatal care at the Kuta Alam Health Center, Banda Aceh City in 2023. This study is analytical with a cross-sectional research design. Data collection was carried out by interview using a questionnaire. The population was 149 people, the sample in this study was 60 pregnant women in the first trimester with a sampling technique, namely Accidental Sampling. The statistical test used was the Chi-Square test. The results of the study showed that 28.3% of respondents did not expect the pregnancy they were experiencing at this time, 35% of respondents were at risk, 26.6% of respondents were primiparous, 28.3% of respondents had a birth interval of <3 years, 38.3% of respondents whose income was below the UMP, 26.6% of respondents had basic education, 25% of respondents did not use contraception and 40% of respondents who worked. The results of statistical tests show that there is a relationship between age (p value 0.006), parity (p value 0.002), birth spacing (p value 0.012), income (p value 0.019), education (p value 0.039), use of contraception (p value 0.021) and employment (p value 0.006) with unwanted pregnancies. The conclusion shows that there is a relationship between age, parity, birth spacing, income, education, use of contraception and employment with unwanted pregnancies.Keywords: Unwanted pregnancy, age, parity, birth spacing, education, income, use of contraception, employment
FORMULASI SEDIAAN PERMEN HERBAL DENGAN EKSTRAK JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) DAN DAUN MINT (MENTHA PIPERITA L.) SEBAGAI ANTI MUAL PADA IBU HAMIL Fauziah, Nurna; Ismayukha, Noerma; Jumianita, Novida; Ramadhania, Alya; Kulla, Periskila Dina Kali; Mutiawati, Mutiawati; Fajriati, Rafni
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4349

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan tanaman herbal berupa ekstrak jahe dan daun mint dalam bentuk permen sebagai upaya mengurangi mual pada ibu hamil. Berdasarkan survei, sekitar 29% wanita hamil dari 23 negara lebih memilih obat herbal daripada kimia untuk mengatasi gejala kehamilan, seperti mual dan muntah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab mual, menganalisis efektivitas permen herbal terhadap mual pada ibu hamil, serta menilai stabilitas fisik dan kimia produk. Menggunakan metode eksperimen, penelitian ini menciptakan formulasi terbaik dengan perbandingan 83,3% jahe dan 16,67% daun mint yang disukai oleh panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permen herbal ini efektif mengurangi mual pada ibu hamil hingga 60%.Kata kunci: permen herbal, jahe, daun mint, mual, muntahThis study examines the use of herbal plants in the form of ginger and mint leaf extracts in the form of candy to reduce nausea in pregnant women. Based on a survey, around 29% of pregnant women from 23 countries prefer herbal medicines to chemicals to overcome pregnancy symptoms, such as nausea and vomiting. This study aims to identify factors that cause nausea, analyze the effectiveness of herbal candy on nausea in pregnant women, and assess the physical and chemical stability of the product. Using an experimental method, this study created the best formulation with a ratio of 83.3% ginger and 16.67% mint leaves which was preferred by the panelists. The results showed that this herbal candy was effective in reducing nausea in pregnant women by up to 60%.Keywords: herbal candy, ginger, mint leaves, nausea, vomiting
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK BUNGA CENGKEH (Syzygium aromaticum L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Salmonella Kulla, Periskila Dina Kali; Husda, Azkia; Meilina, Rulia; Andika, Fauziah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4312

Abstract

S. typhi merupakan bakteri bakteri Gram negatif yang dapat menimbulkan gejala demam tinggi yang lebih dari seminggu, konstipasi, nyeri abdomen, pusing, mual, muntah, kulit gatal dan timbul bercak berwarna kemerahan, bahkan kehilangan kesadaran. konsentrasi berapa kadar hambat minimum (KHM) ekstrak bunga cengkeh (Syzygium aromaticum L) mampu menghambat pertumbuhan bakteri S. typhi. Penelitian ini menggunakan metode difusi dan dilusi menggunakan kertas cakram dengan beberapa konsentrasi ekstrak etanol bunga cengkeh 10%, 50% dan 100%. Chloramfenikol 0,3% sebagai kontrol positif dan Dimetil sulfoksida (DMSO) 1% sebagai kontrol negatif. Data yang diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan metode komputerisasi yaitu uji anova. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji one way anova p=0,000. Hasil penelitian uji aktivitas antibakteri serta kadar hambat minimum (KHM) diperoleh ekstrak etanol bunga cengkeh konsentrasi 10%, 50%, dan 100% memiliki ratarata zona hambat 8,16 mm, 11,32 mm, 15,93 mm. Aktivitas antibakteri dengan konsentrasi terbesar 100% dengan rata-rata zona hambat 15,93 mm, dalam kategori kuat, terdapatnya perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan dengan kontrol positif.Kata kunci : Bunga Cengkeh, antibakteri, aktivitas, Salmonella thypi                                     S. typhi is a Gram-negative bacterium that can cause symptoms of high fever for more than a week, constipation, abdominal pain, dizziness, nausea, vomiting, itchy skin and reddish spots and even loss of consciousness. The aim of the research is to determine antibacterial activity and find out at what concentration the minimum inhibitory concentration (MIC) of clove flower extract (Syzygium aromaticum) is able to inhibit the growth of S. typhi bacteria.This research uses the diffusion and dilution method using paper discs with several concentrations of clove flower ethanol extract, 10%, 50% and 100%. Chloramphenicol 0.3% as a positive control and Dimethyl sulfoxide (DMSO) 1% as a negative control. The data obtained from the research results were processed using a computerized method, namely the anova test. The research data were analyzed using the one way anova test p=0.000. The results of the antibacterial activity test and minimum inhibitory content (MIC) showed that clove flower ethanol extract with concentrations of 10%, 50% and 100% had an average inhibition zone of 8.16 mm, 11.32 mm, 15.93 mm. Antibacterial activity with the greatest concentration of 100% with an average inhibition zone of 15.93 mm, in the strong category, there is a significant difference between the treatment group and the positive control.Keywords: Clove flowers, antibacterial, activity, Salmonella typhi
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN ROLL-ON AROMATERAPI MINYAK ATSIRI PALA (Myristica fragrans houtt.) DAN SERAI (Cybopongon citratus) SEBAGAI ANTIEMETIK Meilina, Rulia; Hafizhathifa, Fathin; Astryna, Syarifah Yanti; Safitri, Faradilla; Syafriadi, Syafriadi; Rezeki, Sahbainur; Ningsih, Yustika Wirda; Lestari, Widya; Alvionida, Fitra
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4758

Abstract

Minyak Atsiri merupakan salah satu metabolit sekunder yang banyak dimanfaat sebagai aromaterapi untuk mengatasi mual dan muntah. Tumbuhan Pala (Myristica fragrans houtt.) dan Serai (Cymbopogon citratus) berpotensi besar sebagai sumber minyak atsiri karena mengandung komponen utama minyak atsiri. Tumbuhan Pala mengandung senyawa seperti myristicin, elemicin, safrole, sedangkan tumbuhan Serai memiliki sitronelal, sitronelol dan geraniol  yang merupakan komponen utama minyak atsiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi sediaan roll-on aromaterapi dan konsentrasi optimal dari  Minyak Atsiri Pala  dan Serai sebagai antiemetik. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium. Roll-on diformulasikan dengan konsentrasi sediaan F1 (20%-10%), F2 (15%-15%), F3 (10%-20%). Kemudian tahap evaluasi formulasi sediaan roll-on  dilakukan dengan uji organoleptik, uji homogenitas, pH, uji daya sebar dan uji hedonik dianalisis menggunakan metode statistik berupa uji one way anova. Hasil penelitian dari uji pH (5), daya sebar baik, sediaan homogen, nilai uji hedonik keterangan rata-rata suka dan analisis anova menyatakan formula diperoleh nilai signifikan p value <0,05  terhadap aspek penilaian (warna, wangi alami, tekstur, kesegaran, antiemetik, kesukaan keseluruhan)maka diketahui bahwa ada pengaruh formula terhadap ke 6 (enam) aspek penilaian sediaan  tersebut, sedangkan kehangatan diperoleh nilai signifikan p value >0,05 maka diketahui bahwa  tidak ada pengaruh formula terhadap kehangatan sediaan. Minyak Atsiri Pala dan Serai dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan roll-on aromaterapi sebagai antiemetek. Konsentrasi minyak atsiri pala dan serai yang optimal dan paling efektif sebagai aromaterapi antiemetik yaitu konsentrasi F3 (10%-20%).
FORMULASI SEDIAAN SPRAY ANTI NYAMUK YANG MENGANDUNG EKSTRAK ETANOL BUNGA KAMBOJA (Plumeria alba L) K, M. Rizal; Nurhayati, Nurhayati; Naufal, Muhammad
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4683

Abstract

Penyakit DBD merupakan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegyptibetina ketika menghisap darah manusia. Salah satu untuk mencegah terjadinya penyakit DBD dapat memformulasikan ekstrak bunga kamboja putih (Plumeria alba L) kedalam bentuk sediaan spray.Tujuan Penelitianiniuntuk mengetahui ekstrak etanol bunga kamboja putih sebagai anti repellent terhadap Aedes aegypti.Penelitianinimenggunakan rancangan eksperimen. Penelitian ini terdiri dari 25 ekor nyamuk dan 4 perlakuan yaitu Kontrol Negatif (Aquades) dan Kontrol positif dengan konsentrasi 2,5%, 5%, 10% dan 15%. Analisis data pada penelitian ini secara deskriptif. Data hasil penelitian ini disajikan dalam bentuk tabel.Hasil Penelitian Spray anti nyamuk yang mengandung ekstrak etanol bunga kamboja mempunyai daya efektifitas anti repellent terhadap nyamuk Aedes aegypti.Hasil penelitian menunjukkan bahwa spray ekstrak bunga kamboja dengan konsentrasi 15% mempunyai efek anti repellent yang dapat mencegah daya tolak terhadap Aedes aegypti. Hal ini menunjukkan bahwa semakin besar konsentrasi spray bunga kamboja maka semakin besar puladaya tolak nyamuk Aedes aegypti yang berarti semakin besar pula aktifitas repellentnya.
Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan ADHF (Acute Decompensated Heart Failure) di Ruang Raudhah 1 Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Tarfi Budiadari, Yelsi; Darliana, Devi; Ahyana, Ahyana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4715

Abstract

Acute Decompensated Heart Failure (ADHF) adalah salah satu penyakit kardiovaskular dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi secara global. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan kepada pasien yang mengalami ADHF. Masalah keperawatan yang muncul pada Tn. A yaitu gangguan pertukaran gas, penurunan curah jantung, bersihan jalan napas tidak efektif, hipervolemia, dan ketidakstabilan kadar glukosa darah. Implementasi yang diberikan adalah monitor analisa gas darah, monitor saturasi oksigen, monitor tanda-tanda vital, pemberian posisi semi fowler, postural drainage dan fisioterapi dada, cegah valsava manuver, memonitor cairan, edukasi diet rendah garam dan rendah gula, serta terapi slimber ice cube. Evaluasi keperawatan menunjukkan gangguan pertukaran gas teratasi, namun penurunan curah jantung, bersihan jalan nafas tidak efektif, hipervolemia, dan ketidakstabilan kadar glukosa perlu manajemen lebih lanjut. Diharapkan pasien dapat meningkatkan manajemen diet jantung dan diet DM II serta rutin menjalani terapi pengobatan. 
UJI SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L. ) Astryna, Syarifah Yanti; Samaniyah, Siti; Nurhayati, Nurhayati; Asyura, Syarifah; Maghfirah, Ruhul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4718

Abstract

Bunga telang (Clitoria ternatea L.) merupakan tanaman yang dikenal memiliki berbagai manfaat dalam pengobatan tradisional. Tanaman ini mengandung berbagai senyawa fitokimia yang diduga memiliki aktivitas farmakologis yang bermanfaat untuk kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan senyawa fitokimia pada ekstrak etanol bunga telang melalui uji skrining fitokimia. Ekstraksi dilakukan menggunakan pelarut etanol 70%, dan hasil ekstrak diuji terhadap senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan terpenoid menggunakan metode reaksi kimia spesifik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol bunga telang mengandung senyawa flavonoid, saponin, dan terpenoid, yang memiliki potensi sebagai bahan baku obat alami. Namun, alkaloid dan tanin tidak terdeteksi dalam ekstrak. Temuan ini menunjukkan pentingnya bunga telang sebagai sumber fitokimia dengan potensi terapeutik. 
TRANSGENERATIONAL TRAUMA PADA KORBAN TSUNAMI DI ACEH Nursadrina, Cut; Hendri, Hendri; Arifah, Rizky; Minangi, Satria; Syahputra, Andi; K, M. Rizal.; Hasanah, Uswatun
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4760

Abstract

Tsunami banyak menyisakan trauma pada  masyarakat Aceh dan banyak korban mengalami trauma berkepanjangan dan berdampak pada generasi selanjutnya. Tujuan penelitian adalah mengetahui gambaran korban tsunami yang mengalami PTSD dan bagaimana transgenerational berlanjut. Penelitian ini berjenis studi kasus yang melibatkan 6 informan utama yaitu 3 orang ibu yang mengalami PTSD dan 3 orang anak dari ibu tersebut. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria tertentu.  Pengumpulan data melalui screening menggunakan alat ukur Post traumatic stress systoms checklist dan wawancara. Data yang terkumpul dianalisis dengan pedoman analisis data menurut Cresswell dan menggunakan triangulasi dengan sumber sebagai teknik validitas data. Hasil screening di dapatkan bahwa tingkat PTSD pada ibu dari korban tsunami masih sangat tinggi.  Pada hasil wawancara ditemukan  ke 3 informan melihat langsung kejadian tsunami dan masih merasakan kecemasan serta mimpi buruk dari bencana tersebut. ibu yang mengalami PTSD menceritakan pengalaman buruknya kepada anak sehingga menyebabkan transgenerational trauma. Tidak adanya dukungan sosial dari keluarga, kerabat serta tidak ada penanganan khusus membuat ibu yang mengalami PTSD dan anak yang mengalami transgenerational trauma tidak dapat pulih. Berdasarkan hasil kesimpulan yang didapatkan proses terjadinya transgenerational. Dampak  dari PTSD yang berkepanjangan adalah informan menurunkan traumanya kepada anak melalui cerita dan pengalaman buruknya yang disebut transgenerational trauma 
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PADA IBU BEKERJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ALUE BILIE KECAMATAN DARUL MAKMUR KABUPATEN NAGAN RAYA Wahyuni, Alfitri; Safitri, Faradilla; Nuzul ZA, Raudhatun; Azkia, Naura; Putri, Rizka Amalia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4685

Abstract

Latar Belakang : ASI adalah Air Susu Ibu yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan sampai berusia enam bulan, tanpa tambahan makanan lain (kecuali obat, vitamin dan mineral. Hambatan dalam perberian ASI eksklusif terjadi karena sikap ibu yang mengacu pada perilaku dalam pemberian ASI dikarenakan adanya perasaan bahwa menyusui sangat sulit untuk dipraktikan. World Health Organization (WHO), melaporkan bahwa bayi dengan ASI eksklusif tahun 2018 mencapai 40%. Indonesia mencapai 41,2% tahun 2016 dan menurun tahun 2017 menjadi 40,7% sehingga perlu diperhatikan dan ditindaklanjuti. Tujuan : Menganalisis faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu yang berkerja di wilayah Puskesmas Alue Bilie Kabupaten Nagan Raya.Metode : Jenis penelitian ini bersifat analitik deskriptif, dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui dan bekerja yang memiliki bayi 6-12 bulan dari bulan April 2023 sampai Maret 2024 sebanyak 69 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 69 dan pengambilan sampel menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan membagikan kuesioner. Analisi data dalam penelitian ini dengan analisi Chis- Square.Hasil : Eksklusif, 50,7% memiliki pengetahuan kurang, 56,5%, tidak mendapat dukungan dari budaya dan 0,9% yang parruh waktu. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan pengetahuan, dan budaya, dan pekerjaan dengan p value untuk pengetahuan 0,001, budaya dengan p value 0,014 dan pekerjaan dengan p value 0,013.Kesimpulan : Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan, budaya, pekerjaan dengan pemberian ASI eksklusif di Alue Bilie  
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN PETANI DALAM MENGGUNAKAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) SAAT PENYEMPROTAN PESTISIDA DESA PINAGAR KABUPATEN TAPANULI SELATAN Syarah, Fauziah Gusvita; Permayasa, Nayodi; Lastari, Asdi; Lestari, Uci
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4720

Abstract

Latar belakang: Pertanian merupakan sektor yang berperan penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan menopang perekonomian, terutama di negara agraris seperti Indonesia. Dalam meningkatkan produktivitas pertanian, petani sering menggunakan pestisida sebagai upaya pengendalian hama dan penyakit tanaman. Penggunaan pestisida yang tidak terkontrol dapat menyebabkan dampak negatif, baik terhadap lingkungan maupun kesehatan manusia, terutama bagi petani yang bersentuhan langsung dengan zat kimia tersebut. Salah satu cara untuk meminimalkan risiko kesehatan akibat paparan pestisida adalah dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) secara tepat dan konsistenTujuan: Analisis hubungan antara pengetahuan dan kepatuhan petani dalam menggunakan alat pelindung diri (apd) saat penyemprotan pestisida desa Pinagar  Kabupaten Tapanuli Selatan.Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan desain cross-sectional study. Pendekatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh antara variabel dependen dan independen yang diamati secara bersamaan dalam satu periode waktu. Penelitian akan dilaksanakan di Desa Pinagar Kabupaten Tapanuli Selatan pada bulan September Tahun 2024. Populasi penelitian mencakup seluruh Seluruh   Jumlah Penduduk desa Pinagar Kecamatan Arse terdiri dari 332 Kepala Keluarga, pada tahun 2024. Sampel penelitian adalah sebagaian dari populasi, yaitu 76 Kepala Keluarga, yang dipilih menggunakan teknik sample random sampling.Hasil: Hasil peneltian diperoleh bahwa   APD (p=0,001) berhubungan dengan Kepatuhan Petani dalam Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).Kesimpulan: Kesimpulan diperoleh pengetahuan merupakan faktor penyebab Kepatuhan Petani dalam Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Sehingga diperlukan intervensi yang berkelanjutan berupa edukasi dalam penggunaan pestisida di desa Pinagar.