cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
Pengalaman Pekerja Terhadap Work From Home (WFH) Selama Pandemi Covid-19 Rachmah, Rachmah; Rahmawati, Rahmawati; Mahdarsari, Mayanti; Jufrizal, Jufrizal; Kasih, Laras Cyntia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.3197

Abstract

Pandemi Covid19 mengharuskan Staf untuk melakukan Work From Home (WFH) guna memutus mata rantai dan mencegah penularan dan penyebaran Covid19 dilingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman pekerja terhadap WFH serta dampak yang ditimbulkan selama pekerja menjalani WFH. Metode penelitian adalah deskriptif sederhana, dengan melakukan pengumpulan data yang disebarkan melalui aplikasi online yang dimulai pada bulan April hingga Juni 2020. Hasil penelitian ini diketahui bawa Dosen dan Guru merupakan mayoritas pekerja yang melakukan WFH selama Pandemi Covid-19 dengan berbagai pengalaman WFH. WFH akan dapat terlaksana dengan baik jika didukung oleh factor internal (dukungan keluarga) dan eksternal (dukungan tempat bekerja).Kata Kunci: Pengalaman, Pekerja, Work From HomeThe Covid19 pandemic requires staff to work from home (WFH) to break the chain and prevent the transmission and spread of Covid19 in the work environment. This research aims to determine workers' experiences with WFH and the impacts caused while workers undergo WFH. The research method is simple descriptive, by collecting data distributed via online applications starting from April to June 2020. The results of this research show that lecturers and teachers are the majority of workers who WFH during the Covid-19 pandemic with various WFH experiences. WFH will be implemented well if it is supported by internal (family support) and external (workplace support) factors.Keywords: Experience, Workers, Work From Home
FORMULASI DAN EVALUASI BODY LOTION BERBAHAN DASAR EKSTRAK BUAH NAGA ( Selenicereus undatus ) DAN EKSTRAK LIDAH BUAYA (Aloe vera) UNTUK PERAWATAN KULIT KERING Maulidella, Maulidella; Masdar, Ainurrahmah; Nurhayati, Nurhayati; Kaffah, Silmi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5199

Abstract

Latar Belakang: Kulit kering merupakan permasalahan umum yang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman seperti gatal, bersisik, dan kaku, yang dipengaruhi oleh faktor eksternal maupun internal. Upaya perawatan kulit kering dapat dilakukan dengan formulasi kosmetik berbahan dasar alami, salah satunya dengan memanfaatkan ekstrak buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) yang kaya antioksidan (flavonoid dan vitamin C) dan lidah buaya (Aloe vera) yang memiliki sifat antiinflamasi, antibakteri, serta humektan.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan mengevaluasi formulasi body lotion berbahan dasar ekstrak buah naga merah dan lidah buaya sebagai solusi alami dalam perawatan kulit kering.Metode: Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan empat variasi formulasi: F0 (kontrol), F1, F2, dan F3 dengan konsentrasi kombinasi ekstrak yang berbeda. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, uji iritasi, dan uji kesukaan terhadap panelis. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA.Hasil: Seluruh sediaan berbentuk emulsi cair berwarna coklat muda  hingga coklat pekat, berbau khas, dan homogen. Nilai pH berada pada rentang 4,7–5,13, sesuai dengan pH kulit. Daya sebar berkisar 5,5–5,7 cm, berada dalam rentang ideal (5–7 cm). Uji iritasi menunjukkan tidak ada reaksi kemerahan, gatal, atau iritasi pada semua formulasi. Uji kesukaan menunjukkan F3 paling disukai dengan skor warna (4,35), aroma (4,15), dan bentuk (4,3). Uji efektivitas menunjukkan F3 memiliki kemampuan melembapkan kulit terbaik dengan rata-rata skor 4,25 dan hasil signifikan (p = 0,049).Kesimpulan: Formulasi body lotion F3 dengan kombinasi ekstrak buah naga merah 7% dan lidah buaya 10% merupakan formula paling efektif dan aman untuk digunakan sebagai body lotion alami untuk kulit kering. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan kosmetik berbahan alami yang aman, efektif, dan ramah lingkungan.
Analisis Faktor Pemberian Makanan Pendamping ASI pada Bayi di Gampong Alue Deah Teungoh Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh Safitri, Faradilla; Rahmi, Nuzulul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3342

Abstract

Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) adalah makanan dan minuman yang diberikan pada anak usia 6-24 bulan untuk memenuhi kebutuhan gizi. Berdasarkan Studi Kasus Gizi pada tahun 2021 di dunia menunjukan prevalensi bayi/balita yang mendapatkan MP-ASI mencapai 74,7%, serta anak di indonesia yang mendapat MP-ASI mencapai 44,7%, dan pemberian MP-ASI pada anak di Aceh mencapai 26,9%. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor pendidikan, pekerjaan, pengetahuan dan pendapatan keluarga dengan pemberian MP-ASI pada bayi di Gampong Alue Deah Teungoh Kecamatan Meuraxa Banda Aceh. Penelitian bersifat analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu yang memiliki bayi di Gampong Alue Deah Teungoh sebanyak 30 orang dan sampel diambil secara total populasi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan pengumpulan data secara observasi dan membagikan kuesioner. Analisis data secara univariat dan bivariat. Pengumpulan data penelitian ini telah dilaksanakan dari tanggal 24 - 30 Juli 2023. Hasil penelitian diperoleh variabel pendidikan (p value=0.048), pekerjaan (p value=1.000), pengetahuan (p value=0.001), dan pendapatan keluarga (p value=0.029). Kesimpulan ada hubungan yang signifikan antara pendidikan, pengetahuan dan pendapatan keluarga dengan pemberian MP-ASI dan tidak ada hubungan pekerjaan ibu dengan pemberian MPASI pada bayi. Bagi petugas kesehatan agar dapat secara berkesinambungan memberikan edukasi kepada ibu dan keluarga tentang pentingnya pemberian MPASI yang tepat bagi anak.Kata Kunci : MP-ASI, pendidikan, pengetahuan, pendapatan keluargaComplementary foods for breast milk (MP-ASI) are foods and drinks given to children aged 6-24 months to meet nutritional needs. Based on the Nutrition Case Study in 2021 in the world, it shows that the prevalence of babies/toddlers who received MP-ASI reached 74.7%, and children in Indonesia who received MP-ASI reached 44.7%, and giving MP-ASI to children in Aceh reached 26.9%. The aim of this research is to analyze the factors of education, employment, knowledge and family income when providing MP-ASI to babies in Gampong Alue Deah Teungoh, Meuraxa District, Banda Aceh. The research is analytical with a cross-sectional approach. The population in this study were all mothers who had babies in Gampong Alue Deah Teungoh as many as 30 people and samples were taken from the total population. The research instrument uses a questionnaire and data collection by observation and distributing questionnaires. Univariate and bivariate data analysis. Data collection for this research was carried out from 24 - 30 July 2023. The results of the research obtained were the variables education (p value=0.048), employment (p value=1.000), knowledge (p value=0.001), and family income (p value=0.029 ). In conclusion, there is a significant relationship between education, knowledge and family income and giving MP-ASI and there is no relationship between mother's employment and giving MP-ASI to babies. For health workers to continuously provide education to mothers and families about the importance of providing appropriate MP-ASI for children.Keywords: MP-ASI, education, knowledge, family income
Pengaruh Kombinasi Pemberian Latihan Slow Deep Breathing Dan Jus Mentimun Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi di Desa Meunasah Papeun Kecamatan Krueng Barona Jaya Aceh Besar Nathalli, Nathalli; Riza, Saiful; Iskandar, Iskandar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3400

Abstract

Penyakit Tidak Menular merupakan salah satu masalah kesehatan yang menjadi penyebab utama kematian salah satunya adalah hipertensi. Prevalensi Hipertensi dilaporkan lebih tinggi pada lansia diatas 64 tahun dibandingkan pada usia dewasa. Terdapat berbagai macam terapi komplementer yang digunakan untuk mengatasi hipertensi karena bersifat alamiah dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya, diantaranya relaksasi nafas dalam lambat (slow deep breathing), cara alternative lainnya yaitu dengan jus mentimun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pemberian latihan slow deep breathing dan jus mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada penderita Hipertensi di Desa Meunasah Papeun Kecamatan Krueng Barona Jaya Aceh Besar. Desain penelitian ini menggunakan eksperimen semu (quasi experimen) dengan rancangan penelitian adalah pretest-posttest control group design y. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 24 s/d 26 Maret 2022. Populasi dalam klien dengan hipertensi di desa meunasah papeun sebanyak 23 orang. Adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 15 orang. Pengumpulan data mengggunakan data primer. Analisis menggunakan wilcoxone, teknik analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh terdapat pengaruh kombinasi pemberian latihan slow deep breathing dan jus mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi yaitu dengan nilai p value = 0,000 < α (0,05). Diharapkan kepada penulis untuk mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan terutama berkaitan dengan tema penelitian ini dan dapat terus memperbaharui ilmu pengetahuannya khususnya ilmu yang berkaitan dengan penelitian lanajutan. Kata Kunci: Slow Deep Breathing, Jus Mentimun, Hipertensi. The Non-Communicable Diseases are a health problem that is the main cause of death, one of which is hypertension. The prevalence of hypertension is reported to be higher in seniors over 64 years than in adults. There are various kinds of complementary therapies used to treat hypertension because they are natural and do not cause dangerous side effects, including slow deep breathing relaxation, another alternative method is cucumber juice. This study aims to determine the effect of the combination of slow deep breathing exercises and cucumber juice on reducing blood pressure in hypertension sufferers in Meunasah Papeun Village, Krueng Barona Jaya District, Aceh Besar. This research design uses a quasi- experiment with a pretest-posttest control group design. Data collection was carried out from 24 to 26 March 2022. The population of clients with hypertension in Meunasah Papeun village was 23 people. The sampling technique used was purposive sampling with a sample size of 15 people. Data collection uses primary data. Analysis using Wilcoxone, univariate and bivariate analysis techniques. The research results showed that there was an effect of the combination of giving slow deep breathing exercises and cucumber juice on reducing blood pressure in hypertension sufferers, namely with ap value = 0.000 < α (0.05). It is hoped that the author will apply the knowledge that has been obtained, especially related to the theme of this research and can continue to update his knowledge, especially knowledge related to advanced research. Keywords: slow deep breathing, cucumber juice, hypertension
HUBUNGAN POLA ASUH DENGAN STATUS GIZI BALITA USIA 12-24 BULAN DI DESA CIPARI PARI TIMUR KECAMATAN SULTAN DAULAT KOTA SUBULUSSALAM Dhirah, Ulfa Husna; Rezeki, Sahbainur; Wahyuni, Alfitri; Nuzul ZA, Raudhatun; Asyura, Finaul; Nurhayati, Nurhayati; Astryna, Syarifah Yanti; Andika, Fauziah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5246

Abstract

AbstrakStatus gizi balita merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kesehatan masyarakat, terutama pada usia 12–24 bulan yang merupakan periode emas pertumbuhan. Faktor pola asuh orang tua, khususnya ibu, sangat berpengaruh dalam menentukan asupan makanan dan status gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh dengan status gizi balita usia 12–24 bulan di Desa Cipari Pari Timur, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh balita usia 12–24 bulan di Desa Cipari Pari Timur, dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang yang diambil secara total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner untuk menilai pola asuh dan pengukuran antropometri (BB/U, TB/U, BB/TB) untuk menentukan status gizi. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (? = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pola asuh yang baik (58%) dan status gizi balita normal (62%). Analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh dengan status gizi balita (p-value < 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah pola asuh orang tua, khususnya dalam pemberian makanan dan perawatan sehari-hari, berhubungan erat dengan status gizi balita. Disarankan kepada orang tua untuk meningkatkan praktik pola asuh gizi yang baik serta kepada tenaga kesehatan desa agar terus memberikan edukasi mengenai pemenuhan gizi optimal pada balita. 
Pengaruh Pedidikan Kesehatan Terhadap Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil di Puskesmas Ulim Kabupaten Pidie Jaya Rosdiana, Eva; Mastura, Yuyun; Husna, Asmaul; Anwar, Chairanisa; Dhirah, Ulfa Husna
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3326

Abstract

Latar Belakang : Anemia adalah suatu kondisi medis dimana jumlah sel darah merah atau hemoglobin kurang dari normal. Prevalensi ibu-ibu  hamil di seluruh dunia yang  mengalami anemia sebesar 41, 8%. Angka anemia di Indonesia selama lima tahun terkahir mengalami peningkatan sebanyak 11.8% dan pada tahun 2022 mencapai 48.9%. Peningkatan anemia ini terjadi  karena kurangnya Kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe selama masa kehamilannya.Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe. Metodelogi Penelitian : Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah  quasi eksperiment dengan rancangan one group pretest dan posttest. Jumlah sampel diambil dengan menggunakan rumus slovin yaitu sebanyak 87 responden. Penelitian ini di laksanakan di Puskemas Ulim Kabupaten Pidie Jaya pada tanggal 24 Juli s/d 07 Agustus 2023. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon karena dari hasil uji normalitas data diperoleh hasil bahwa data tidak berdistribusi secara normal. Hasil Penelitian : Terdapat peningkatan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe sebanyak 14 responden. Nilai P= 0.000. Kesimpulan : Terdapat pengaruh antara pendidikan kesehatan terhadap kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe. Saran : Petugas kesehatan perlu meningkatkan intensitas promosi dan pendidikan kesehatan khususnya tentang dampak anemia selama kehamilan serta pentingnya mengkonsumsi tabel Fe pada ibu hamilKata Kunci    : Pendidikan Kesehatan, Kepatuhan Konsumsi Tablet FEBackground: Anemia is a medical condition where the number of red blood cells or hemoglobin is less than normal. The prevalence of pregnant women worldwide who experience anemia is 41.8%. The anemia rate in Indonesia over the last five years has increased by 11.8% and in 2022 will reach 48.9%. This increase in anemia occurs due to the lack of compliance of pregnant women in consuming Fe tablets during their pregnancy. Research Objective: To determine the effect of health education on pregnant women's compliance in consuming Fe tablets. Research Methodology: The research design used in this research is quasi-experimental with a one group pretest and posttest design. The number of samples taken using the Slovin formula was 87 respondents. This research was carried out at the Ulim Community Health Center, Pidie Jaya Regency from July 24 to August 7 2023. Data analysis used the Wilcoxon test because the results of the data normality test showed that the data was not normally distributed. Research Results: There was an increase in the compliance of pregnant women in consuming Fe tablets by 14 respondents. P value = 0.000. Conclusion: There is an influence between health education on pregnant women's compliance in consuming Fe tablets. Suggestion: Health workers need to increase the intensity of health promotion and education, especially about the impact of anemia during pregnancy and the importance of consuming Fe table for pregnant women.Keywords: Health Education, Compliance with FE Tablet Consumption 
Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Pasien Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan Covid-19 Di Puskesmas Tanjung Beringin Kabupaten Dairi Saragi, Melva
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3391

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus (SARS- CoV-2). SARS-CoV-2 merupakan coronavirus jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Ada setidaknya dua jenis coronavirus yang diketahui menyebabkan penyakit yang dapat menimbulkan gejala berat seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Tujuan Penelitan ini adalah untuk mengetahui faktor apa sajakah yang mempengaruhi kepatuhan pasien terhadap protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19 di Puskesmas Taanjung Beringin. Jenis penelitian adalah survey korelasi analitik (penelitian analitik) dengan rancangan penelitian cross sectionaly. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang berkunjung ke Puskesmas Tanjung Beringin, teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Analisa data menggunakan pendekatan bivariat dan multivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh pengetahuan, sikap, dan persepsi terhadap protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19 di Puskesmas Tanjung Beringin. Hasil analisis uji statistik chi-square diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05. Faktor yang paling dominan mempengaruhi kepatuhan pasien terhadap protokol kesehatan dalam pencegahan Covid- 19 di Puskesmas Tanjung Beringin adalah sikap. Sebaiknya tenaga kesehatan memberikan edukasi kepada pasien tentang kepatuhan pasien dalam protokol kesehatan. Kata Kunci: Kepatuhan Pasien, Protokol Kesehatan, Covid 19 Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) is an infectious disease caused by Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). SARS-CoV-2 is a new type of coronavirus that has never been identified before in humans. There are at least two types of coronavirus that are known to cause diseases that can cause severe symptoms such as Middle East Respiratory Syndrome (MERS) and Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). The aim of this research is to find out what factors influence patient compliance with health protocols in preventing Covid-19 at the Taanjung Beringin Community Health Center. The type of research is an analytical correlation survey (analytical research) with a cross sectional research design. The population in this study were people who visited the Tanjung Beringin Community Health Center, the sampling technique used accidental sampling. The data used includes primary data and secondary data. Data analysis uses bivariate and multivariate approaches. The results of this research show that there is an influence of knowledge, attitudes and perceptions of health protocols in preventing Covid-19 at the Tanjung Beringin Community Health Center. The results of the chi-square statistical test analysis obtained a p value = 0.000 < 0.05. The most dominant factor influencing patient compliance with health protocols in preventing Covid-19 at the Tanjung Beringin Community Health Center is attitude. It is best for health workers to provide education to patients about patient compliance with health protocols. Keywords: Patient Compliance, Health Protocol, Covid 19
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN AKTIFITAS FISIK TERHADAP KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMK NEGERI 4 MEULABOH Fahmi, Khairul; Harahap, Ardi Ficri; Damayanti, Siti; Kawati, Salma Merda; Mukhlis, Mukhlis; Rosita, Erlia; Mardiah, Ainon
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5183

Abstract

AbstrakObesitas merupakan salah satu masalah gizi yang semakin meningkat di kalangan remaja dan menjadi tantangan serius bagi kesehatan masyarakat. Masa remaja merupakan fase penting dalam perkembangan fisik dan psikososial, sehingga gaya hidup yang tidak sehat, seperti pola makan tidak seimbang dan kurangnya aktivitas fisik, dapat meningkatkan risiko terjadinya obesitas. Pola makan yang tidak teratur dan tinggi kalori dapat menyebabkan ketidakseimbangan energi, sedangkan rendahnya aktivitas fisik memperburuk kondisi tersebut. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar anak-anak dan remaja usia 5–17 tahun melakukan aktivitas fisik intensitas sedang hingga berat minimal 60 menit per hari untuk mencegah kelebihan berat badan dan obesitas. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pola makan dan aktifitas fisik terhadap kejadian obesitas pada remaja di SMK Negeri 4 Meulaboh. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 71 siswa/siswi yang dipilih dengan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 16 s/d 19 Januari 2025 menggunakan kuesioner, dan dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil analisis hubungan pola makan dengan kejadian obesitas menunjukkan nilai p sebesar 0,009< 0,05, dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas menunjukkan nilai p sebesar 0,015< 0,05. Kesimpulan: ada hubungan pola makan dan aktivitas fisik terhadap kejadian obesitas pada remaja di SMK Negeri 4 Meulaboh. Saran: Pihak sekolah dapat memberikan edukasi kepada siswa/siswi dan orang tua tentang pola makan dan aktivitas yang baik pada remaja agar tidak mengalami obesitas. 
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Dengan Perilaku Murid Membuang Sampah di SDN 10 Banda Aceh Sari, Ela Yulmita; Amin, Fauzi Ali; Arbi, Anwar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3425

Abstract

Kota Banda Aceh yang merupakan Ibu Kota Provinsi Aceh, tahun 2022 rata-rata menghasilkan sampah 230 ton/hari. Pengelolaan sampah sangat didukung oleh kesadaran masyarakat yang tinggi akan pentingnya masalah sampah di lingkungannya. Sekolah sebagai lembaga pendidikan merupakan tempat anak belajar dan menerapkan tata cara pembuangan sampah yang baik dan benar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan sikap dengan perilaku murid dalam membuang sampah di SD Negeri 10 Banda Aceh Tahun 2022. Metode penelitian deskriptik analitik dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah 95 murid. Sampel berjumlah 95 responden. Pengumpulan data dilakukan 7 s/d 15 September 2022. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian memperlihatkan adanya hubungan pengetahuan (p = 0.013), Sikap (p = 0.003), peran guru (p = 0.000), peran orang tua (p = 0.022), fasilitas (p = 0.014) dan peran petugas kesehatan (p = 0,012) terhadap perilaku murid dalam membuang sampah di SD Negeri 10 Banda Aceh Tahun 2022. Kesimpulan penelitian adalah pengetahuan, sikap, peran guru, fasilitas, peran orang tua, dan peran petugas kesehatan memiliki hubungan dengan perilaku membuang sampah.Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, SampahBanda Aceh City, which is the capital city of Aceh Province, in 2022 will produce an average of 230 tons of waste per day. Waste management is strongly supported by high public awareness of the importance of waste problems in their environment. School as an educational institution is a place for children to learn and apply good and correct waste disposal procedures. The purpose of this study was to determine the relationship between attitude knowledge and student behavior in disposing of garbage at SD Negeri 10 Banda Aceh in 2022. The analytical descriptive research method used a cross sectional research design. The population of this research is 95 students. The sample is 95 respondents. Data collection was carried out from 7 to 15 September 2022. Data was analyzed using the Chi-Square test. The results showed that there was a relationship between knowledge (p = 0.013), attitude (p = 0.003), the role of the teacher (p = 0.000), the role of parents (p = 0.022), facilities (p = 0.014) and the role of health workers (p = 0.012) ) on students' behavior in disposing of garbage at SD Negeri 10 Banda Aceh in 2022. The conclusion of the study is that knowledge, attitudes, the role of teachers, facilities, the role of parents, and the role of health workers have a relationship with the behavior of disposing of garbage.Keywords: Knowledge, Attitude, Garbage
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN BLUSH ON COMPACT EKSTRAK BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) Rahmi, Putri; Meilina, Rulia; Kesumawati, Kesumawati; Husna, Asmaul; Yunika, Ficha Sopia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.4207

Abstract

Latar Belakang : Buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) merupakan jenis buah yang kaya akan zat antosianin yang memberikan warna merah dan memiliki berbagai manfaat, salah satunya yaitu sebagai pewarna alami yang dapat menggantikan pewarna sintetik. Buah naga merah mengandung komponen bioaktif lainnya yaitu asam askorbat, betakaroten dan flavonoid yang termasuk golongan senyawa antioksidan untuk menetralisir, mencegah atau memperlambat kerusakan sel akibat radikal bebas yang menyerang sel-sel tubuh. Tujuan Penelitian : Untuk memformulasikan ekstrak buah naga merah dan mengetahui sediaan blush on compact ekstrak buah naga merah memenuhi uji evaluasi sediaan. Metode penelitian : Penelitian dilakukan secara eksperimental, meliputi: penyiapan sampel, pembuatan ekstrak, pembuatan sediaan dan uji evaluasi sediaan. Ektrak diperoleh menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Talkum, kaolin, zink oksida, parafin cair dan nipagin adalah bahan-bahan untuk pembuatan blush on compact. Sediaan Blush on ekstrak buah naga merah dibagi menjadi tiga formula yaitu formula yang mengandung ekstrak buah naga merah sebanyak 7,5 gram, 10 gram dan 12,5 gram. Hasil penelitian : Dari hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak buah naga merah dapat diformulasikan sebagai sediaan blush on compact dan memenuhi persyaratan uji evauasi sediaan, diantaranya uji organoleptik memberikan warna peach dan pink peach, bersifat homogen, menghasilkan pH sediaan sekitaran 6,3-6,7, mempunyai uji poles yang baik, tidak mengiritasi kulit dan berdasarkan uji hedonik blush on yang paling disukai adalah formula 3 yang mengandung ekstrak buah naga merah sebanyak 12,5 gram dengan warna pink peach. Kesimpulan : Pada penelitian ini dapat disimpulkan ekstrak buah naga merah dapat diformulasikan sebagai sediaan blush on. Variasi konsentrasi pewarna ekstrak buah naga merah yang digunakan dalam formulasi menghasilkan perbedaan intensitas warna pada sediaan blush on dan seluruh sediaan blush on memenuhi persyaratan uji evaluasi sediaan.Kata kunci : Blush on, Buah naga merah (Hylocereus polyrhizus)Background : Red dragon fruit (Hylocereus polyrhizus) is a type of fruit that is rich in anthocyanin substances that gives a red color and has various benefits, one of which is as a natural dye that can replace synthetic dyes. Red dragon fruit contains other bioactive components, namely ascorbic acid, beta-carotene and flavonoids which are included in the class of antioxidant compounds to neutralize, prevent or delay cell damage caused by free radicals that attack body cells. Research objectives : To formulate red dragon fruit extract and find out the blush on compact preparation of red dragon fruit extract that meets the preparation evaluation test. Research method : The research was carried out experimentally, including: sample preparation, extract making, preparations making and preparation evaluation tests. The extract was obtained by using the maceration method with 96% ethanol as solvent. Talcum, kaolin, zinc oxide, liquid paraffin and nipagin are ingredients for making blush compacts. The blush on red dragon fruit extract was divided into three formulas, namely a formula containing 7.5 grams of red dragon fruit extract, 10 grams and 12.5 grams. Results : The results showed that the red dragon fruit extract could be formulated as a blush on compact preparation and met the requirements for the evaluation of the preparation, including the organoleptic test giving peach and pink peach colors, being homogeneous, producing a pH of about 6.3-6.7, having a pH test of 6.3-6.7. good polish, does not irritate the skin and based on the hedonic test the most preferred blush is Formula 3 with a formula that contains red dragon fruit extract as much as 12,5 grams with a pink peach color. Conclusion and Suggestion : In this study, it can be concluded that red dragon fruit extract can be formulated as a blush on preparation. Variations in the concentration of red dragon fruit extract dye used in the formulation resulted in differences in color intensity in the blush preparation and all blush on preparations met the requirements of the preparation evaluation test.Keywords : Blush on, Red dragon fruit (Hylocereus polyrhizus)