cover
Contact Name
Indrya Mulyaningsih
Contact Email
indrya@syekhnurjati.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
indrya@syekhnurjati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian Language Education and Literature
ISSN : -     EISSN : 25022261     DOI : -
Indonesian Language Education and Literature is a journal of research publication. The scopes of this research are Indonesian language and literature teaching, either as the first, second, or foreign language. The research can be conducted in elementary schools, junior high schools, senior high schools, and / or university. The journal is regularly published on July and December in collaboration with the cooperation Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia (ADOBSI) or The Association of Indonesian Language and Literature Lecturers and Ikatan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI) or The association of Indonesian Language and Literature Study Program.
Arjuna Subject : -
Articles 263 Documents
Cerita Rakyat sebagai Sarana Berliterasi Kearifan Lokal: Pendekatan Ekologi Sastra Suryanto, Edy; Sumarwati, Sumarwati; Anindyarini, Atikah; Hadiyah, Hadiyah
Indonesian Language Education and Literature Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i2.14802

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai edukatif kearifan lokal dalam cerita rakyat tentang pelestarian lingkungan untuk siswa sekolah dasar. Sumber data berupa cerita rakyat di Kabupaten Karanganyar. Pengambilan data secara purposive sampling terhadap cerita rakyat (1) Asal-usul Tanaman Sayur di Desa Pancot, (2) Asal-usul Tanaman Jagung di Desa Nglurah, (3) Kisah Sunan Lawu, (4) Asal-usul Sondokoro, dan (5) Asal Mula Sapta Tirta Pablengan. Teknik baca-catat digunakan untuk pengumpulan data, sedangkan teknik interaktif untuk analisis data. Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa kelestarian alam dan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Manusia harus memiliki sikap rendah hati, peduli, dan bertanggung jawab terhadap alam, serta kehidupan semua makhluk di dalamnya. Dengan cara menghargai, merawat, dan menjaga keseimbangan ekosistem, dapat diciptakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi masa depan. Masalah pelestarian lingkungan penting ditanamkan melalui pengenalan kearifan lokal dalam cerita rakyat sejak dini, khususnya pada  pendidikan dasar.Folklore as a Means of Literating Local Wisdom: Literary Ecology ApproachThis research aims to analyze the educational value of local wisdom in folklore about environmental conservation for elementary school students. The data source is folklore in Karanganyar Regency. Data were collected using purposive sampling on folklore (1) The Origins of Vegetable Plants in Pancot Village, (2) The Origins of Corn Plants in Nglurah Village, (3) The Story of Sunan Lawu, (4) The Origins of Sondokoro, and (5) The Origins of Sapta Tirta Pablengan. Note-reading technique was used for data collection, while interactive techniques for data analysis. The results of the analysis can be concluded that preserving nature and the environment is a shared responsibility. Humans must have a humble, caring, and responsible attitude towards nature and the lives of all creatures in it. By respecting, caring for and maintaining the balance of the ecosystem, we can create a better environment for future generations. Therefore, it is important to instill environmental conservation issues through the introduction of local wisdom in folklore from an early age in elementary education.
Kesehatan Mental dalam Cerita Pendek Pilihan Kompas Era Pandemi Covid-19 Sembiring, Sri Ulina Br; Sumiyadi, Sumiyadi; Halimah, Halimah
Indonesian Language Education and Literature Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i2.15298

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan gejala psikologis, khususnya kesehatan mental yang terdapat dalam cerpen media massa era pandemi melalui analisis psikologi sastra. Data bersumber dari Cerpen Pilihan Kompas 2020: Macan dan Cerpen Pilihan Kompas 2021: Keluarga Kudus. Cerpen yang dianalisis meliputi Apa yang McCartney Bisikkan di Telinga Janitra karya Sasti Gotama, Sendiri-sendiri karya Okky Madasari Akar Bahar Tiga Warna karya Lina PW, serta Redian dan Kulkas Barunya karya Teguh Affandi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kesehatan mental selama pandemi Covid-19, seperti yang disajikan dalam cerpen di media massa Kompas, seringkali berhubungan dengan masalah psikologis seperti depresi, kecemasan, dan stres, yang sejalan dengan gejala-gejala umum gangguan kejiwaan yang dialami oleh masyarakat Indonesia.  Selain itu, hasil analisis cerpen ini memberi informasi faktual untuk pengembangan intervensi kesehatan mental yang kreatif dan efektif.Mental Health in Short Stories Selected by Kompas in the Covid-19 Pandemic EraThe purpose of this research is to describe psychological symptoms, particularly mental health issues depicted in mass media short stories during the pandemic era, through a literary psychology analysis. The data is sourced from"Cerpen Pilihan Kompas 2020: Macan" and "Cerpen Pilihan Kompas 2021: Keluarga Kudus." The analyzed short stories include "What McCartney Whispered to Janitra" by Sasti Gotama, "Alone" by Okky Madasari, "Akar Bahar Tiga Warna" by Lina PW, as well as "Redian and His New Refrigerator" by Teguh Affandi. The findings indicate that the state of mental health during the Covid-19 pandemic, as portrayed in short stories in Kompas mass media, is often associated with psychological issues such as depression, anxiety, and stress, aligning with common symptoms of mental disorders experienced by the Indonesian society. In addition, the results of this short story analysis provide factual information for the development of creative and effective mental health interventions.
Diskriminasi terhadap Ibu Bekerja dalam Novel Sesuk Karya Tere Liye: Sebuah Analisis Wacana Kritis Andriyani, Noni; Santoso, Anang; Susanto, Gatut
Indonesian Language Education and Literature Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i2.13642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ideologi Tere Liye dalam novelnya yang berjudul Sesuk mengenai ibu bekerja dalam sudut pandang analisis wacana kritis. Teori yang digunakan adalah teori penalaran dialektis dalam analisis wacana kritis oleh Norman Fairclough. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat diskriminasi terhadap ibu bekerja dalam novel Sesuk melalui narasi-narasi yang digunakan oleh pengarang untuk menggambarkan sosok ibu bekerja. Bahkan, kekuasaan pengarang dalam novel ini juga tampak sangat mencolok dengan mematikan tokoh Ibu bekerja yang dianggap akan merusak generasi. Selanjutnya, secara teoretis, penelitian ini berimplikasi terhadap pengayaan kajian teori analisis wacana kritis Fairclough generasi baru dan secara praktis turut mengingatkan pembaca bahwa di dalam novel sekalipun setiap pengarang senantiasa memiliki ideologi yang disampaikan dan pembaca diharuskan jeli untuk memilah dan memilih konsep ideologi yang layak dijadikan contoh atau tidak. Discrimination against Working Mothers in the Novel Sesuk Tere Liye's Work: A Critical Discourse AnalysisThis study aims to describe the ideology of Tere Liye in his novel entitled Sesuk about working mothers from the point of view of critical discourse analysis. The theory used is the theory of dialectical reasoning in critical discourse analysis by Norman Fairclough. The results of the study show that there is discrimination to working mothers in the novel Sesuk through the narrations used by the author to describe the figure of working mothers. The author's power in this novel also looks very striking by turning off the working mother character who is considered to be detrimental to the generation. Furthermore, theoretically, this research has implications for enriching the study of the new generation of Fairclough's critical discourse analysis theory and practically, helping to remind readers that even in a novel, even though every author always has an ideology conveyed, the reader is required to be observant in sorting out and choosing ideological concepts that are worthy of being exemplary or not.
Representasi Lumbung Gastronomi Jawa dalam Cerpen dan Dongeng Minuman Nusantara Karya Suyitman Damayanti, Elvira; Ambarwati, Ari
Indonesian Language Education and Literature Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i2.16541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membedah muatan gastronomi Jawa dalam Cerpen dan Dongeng Minuman Nusantara Karya Suyitman. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yang mendeskripsikan gastronomi Jawa berupa minuman tradisional dan metafor yang dimilikinya. Data dalam penelitian ini adalah kalimat dan wacana karya sastra dan tulisan-tulisan bermuatan gastronomi Jawa dimanfaatkan sebagai referensi dalam proses analisis. Adapun pendekatan yang digunakan adalah gastrokritik. Data dikumpulkan dengan teknik membaca cermat dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek-aspek minuman yang dihadirkan pengarang berupa asal-usul, cita rasa, daerah asal, bahan-bahan, dan cara pembuatan. Minuman tradisional dalam buku tersebut juga memiliki fungsi metafor yang meliputi lambang perjalanan dan rendah hati, identitas kultural, prinsip hidup, keberhasilan dan kebahagiaan, arena interaksi sosial, media negosiasi, media aktualisasi diri, pengenalan karakter, dinamika kehidupan, dan gaya hidup.Representation of Javanese Gastronomic Granary in Suyitman's “Short Stories and Tales of Indonesian Drinks”The objective of this study is to analyze the Javanese culinary content included in Cerpen dan Dongeng Minuman Nusantara by Suyitman. With the help of traditional drinks and their metaphors, Javanese gastronomy is described in this qualitative descriptive study design. The data in this research are monologs, dialogues, any sentences and discourses from the literary work and the references from Javananes cuisine writings is utilize to analyze it. The method used refers to gastrocriticism. The Miles and Huberman model was used to analyze the data after it was gathered using close reading techniques. The results of the research show that the aspects of the traditional drink presented by the author are the origin, taste, region of origin, ingredients, and method of production. The traditional drink in the book also has a metaphorical function involving the symbol of journey and modest character, cultural identity, life principles, success and happiness, social interaction arena, social prestige, negotiation utility, self-actualization utility, character introduction, life dynamics, and lifestyle.
Pengembangan Bahan Ajar Sastra Anak Berbasis Kearifan Lokal bagi Murid Sekolah Dasar Usman, Usman; Sakaria, Sakaria
Indonesian Language Education and Literature Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i1.9064

Abstract

This study aims to develop valid, practical, and effective literary teaching materials based on character education in elementary schools. The study used the Borg and Gall development model which was then adapted into four stages, namely: (1) pre-development stage (planning), (2) product development stage, (3) product feasibility test stage, and (4) post-development stage. This study involved fourth-grade elementary school students. The study results showed that the development of children's literature teaching materials is important. The teaching materials were declared feasible, both according to material and media experts and students. The teaching materials were proven to be effective and can be used independently.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar sastra yang valid, praktis, dan efektif berbasis pendidikan karakter di sekolah dasar. Penelitian menggunakan model pengembangan Borg dan Gall yang kemudian diadaptasi menjadi empat tahap, yaitu: (1) tahap prapengembangan (perencanaan), (2) tahap pengembangan produk, (3) tahap uji kelayakan produk, dan (4) tahap pascapengembangan. Penelitian ini melibatkan siswa SD kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan bahan ajar sastra anak penting dilakukan. Bahan ajar dinyatakan layak, baik menurut ahli materi dan media maupun peserta didik. Bahan ajar terbukti efektif dan dapat digunakan secara mandiri.
Pembelajaran Bahasa Indonesia Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Kejuruan Zulaeha, Ida; Setiani, Hasnah; Suratno, Suratno
Indonesian Language Education and Literature Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v10i1.18215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas produk pembelajaran Bahasa Indonesia berdiferensiasi pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini menggunakan pendekatan evaluatif dengan metode kuantitatif deskriptif dan kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik kelas X Desain Komunikasi Visual 1 di SMK Negeri 11 Semarang, kelas X Boga 2 di SMK Negeri 6 Semarang, dan kelas X Akuntansi 3 di SMK Negeri 9 Semarang. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dan teknik penskoran ratting scale. Hasil penelitian ini adalah produk pembelajaran Bahasa Indonesia berdiferensiasi telah dilaksanakan untuk semua kondisi ideal dengan perolehan skor rata-rata 67%. Produk pembelajaran Bahasa Indonesia memenuhi indikator ketercapaian (1) kompetensi pengetahuan, (2) kompetensi keterampilan, (3) hasil Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), dan (4) kompetensi yang dibutuhkan menghadapi era digital.Differentiated Indonesian Language Learning In the Independent Curriculum in Vocational High SchoolsThis study aims to evaluate the quality of differentiated Indonesian language learning products in Vocational High Schools (SMK). This study uses an evaluative approach with descriptive quantitative and qualitative methods. The subjects of this study were students of class X Visual Communication Design 1 at SMK Negeri 11 Semarang, class X Culinary 2 at SMK Negeri 6 Semarang, and class X Accounting 3 at SMK Negeri 9 Semarang. Data collection through observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques used the Miles and Huberman interactive model and the rating scale scoring technique. The results of this study are that differentiated Indonesian language learning products have been implemented for all ideal conditions with an average score of 67%. Indonesian language learning products meet the achievement indicators (1) knowledge competencies, (2) skills competencies, (3) results of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5), and (4) competencies needed to face the digital era.
Ritual Fek Nono Hau Ana dalam Sistem Pertanian Masyarakat Miomaffo Timur: Kajian Wacana Kritis Teun van Dijk Nalenan, Joni Soleman; Seran, Yanuarius
Indonesian Language Education and Literature Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v10i1.18463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur makro dan superstruktur dalam wacana ritual Fek Nono Hau Ana berdasarkan pendekatan analisis wacana kritis Teun Van Dijk. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Temuan menunjukkan bahwa wacana ritual Fek Nono Hau Ana dilakukan beberapa lokasi, yakni tola, pintu pertama Oename, pintu kedua Oename, puncak Oename, dan mesbah utama, tetapi masih merupakan satu-kesatuan yang tidak terpisahkan. Tema global wacana ritual Fek Nono Hau Ana adalah religiusitas yang merupakan suatu proses pencarian jalan kebenaran atau petunjuk oleh masyarakat Tun Tun kepada leluhur untuk membuka lahan baru dalam bercocok tanam. Secara skematik, wacana ritual Fek Nono Hau Ana terdiri dari pendahuluan, isi, dan penutup. Bagian pendahuluan merupakan sapaan kepada leluhur, bagian isi merupakan permohonan izin kepada leluhur, dan bagian penutup merupakan harapan dari masyarakat kepada leluhur keempat suku besar, Maun Ufa, Bana Mnasi, dan sang pemberi berkat untuk memberikan petunjuk perizinan membuka lahan. Penelitian ini berimplikasi langsung pada masyarakat Timur secara khusus, yakni sebagai suatu bentuk pendokumentasian dalam rangka pengantisipasian kepunahan ritual Fek Nono Hau Ana.Fek Nono Hau Ana Ritual in the Agricultural System of the East Miomaffo Community: Teun Van Dijk's Critical Discourse StudyThis study uses Teun Van Dijk's critical discourse analysis approach to describe the macrostructure and superstructure in the Fek Nono Hau Ana ritual discourse discourse. This study uses a qualitative descriptive method. The findings show that the Fek Nono Hau Ana ritual discourse is carried out in several locations, namely tola, the first door of Oename, the second door of Oename, the peak of Oename, and the main altar, but it is still an inseparable whole. The global theme of the Fek Nono Hau Ana ritual discourse is religiosity, a process of searching for the path of truth or guidance by the Tun Tun community to their ancestors to open new land for farming. Schematically, the Fek Nono Hau Ana ritual discourse consists of an introduction, content, and closing. The introduction is a greeting to the ancestors, the content is a request for permission to the ancestors, and the closing is the community's hope for the ancestors of the four major tribes, Maun Ufa, Bana Mnasi, and the giver of blessings to provide guidance for permission to open land. This research has direct implications for Eastern society, namely as a form of documentation to anticipate the extinction of the Fek Nono Hau Ana ritual.
Cegah Awal Penyebaran Hoaks di Media Sosial: Menggagas Pengembangan Instrumen Pengenalan Hoaks Krisanjaya, Krisanjaya; Widia, Ida
Indonesian Language Education and Literature Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v10i1.15503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) menentukan dimensi, elemen, atau aspek yang dapat digunakan dalam pencegahan awal penyebaran berita bohong dan 2) memanfaatkan instrumen cegah awal penyebaran hoaks (ICAPH) seperti dimaksud dalam Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2008. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) Borg dan Gall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mencegah secara dini penyebaran berita bohong di media sosial dapat digunakan 14 butir pernyataan (dimensi emosi, konten, literasi informasi, kategori informasi, opini, dan sumber) ke dalam instrumen yang disingkat ICAPH. Hasil pengembangan instrumen menunjukkan bahwa ICAPH dapat digunakan untuk mencegah secara dini penyebaran berita bohong atau hoaks. Prevent The Initial Spread of Hoaxes on Social Media: Initiated an Instrument DevelopmentThis article elaborates on the importance of developing instruments to prevent the initial spread of fake news or hoaxes. This research specifically aims to: 1) determine the dimensions, elements or aspects that can be used in early prevention of the spread of fake news and 2) utilize the Instrument for Early preventing the spread of hoaxes (ICAPH) in the provisions of the articles of Republic of Indonesia Law Number 11 of 2008. Research using research and development (R&D) Bord and Gall methods. The research results show that to prevent the early spread of fake news on social media, 14 statement items (emotional dimensions, content, information literacy, information categories, opinions and sources) can be used in an instrument abbreviated as ICAPH. The results of instrument development show that ICAPH can be used to prevent the early spread of fake news or hoaxes.
Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing untuk Tenaga Kerja Asing Setyoningrum, Vita Diah; Tobing, Roswita Lumban
Indonesian Language Education and Literature Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v10i1.15674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan media pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) untuk tenaga kerja asing di Realia Language and Culture Center Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dalam penelitian ini berupa catatan lapangan yang dikumpulkan lewat observasi langsung, wawancara semi terstruktur, dan analisis dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahap pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dilakukan secara daring dengan sistem one-on-one teaching. Media pembelajaran yang digunakan, meliputi Zoom, Google Docs, YouTube, WhatsApp, foto, artikel, rekaman audio, audio, Microsoft PowerPoint, dan infografis. Hambatan yang dihadapi berupa pemelajar merasa bosan, gangguan jaringan internet, dan kesulitan dalam menangkap maksud dari kosakata baru.Indonesian Language Learning Media for Foreign Speakers for Foreign WorkersThis study aims to describe BIPA learning media for foreign workers at the Realia Language and Culture Center in Yogyakarta. This study uses a case study approach. Data collection in this study is in the form of field notes collected through direct observation, semi-structured interviews, and document analysis. The data analysis technique used is the descriptive data analysis technique of the Miles and Huberman interactive analysis model which includes the stages of data collection, reduction, presentation, and conclusion. The study results indicate that the implementation of learning is carried out online with a one-on-one teaching system. The learning media used include Zoom, Google Docs, YouTube, WhatsApp, photos, articles, audio recordings, audio, Microsoft PowerPoint, and infographics. The obstacles faced are that learners feel bored, internet network disruptions, and difficulty in understanding the meaning of new vocabulary. 
Ketauhidan dalam Gurindam Dua Belas Karya Raja Ali Haji: Kajian Hermeneutika Paul Ricoeur Wulandari, Yosi; Saputra, Virma Tama
Indonesian Language Education and Literature Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v10i1.18366

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan ketauhidan dalam Gurindam Dua Belas karya Raja Ali Haji. Teori yang digunakan dalam riset ini adalah hermeneutika Paul Ricouer. Subjek penelitian ini adalah 12 pasal pada Gurindam Dua Belas karya Raja Ali Haji. Objek riset ini adalah ketauhidan dalam Gurindam Dua Belas karya Raja Ali Haji. Metode pengumpulan data menggunakan metode baca, simak, dan catat. Instrumen penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah human instrumen. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Data penelitian dikumpulkan dan dianalisis dengan tahap hermeneutika Paul Ricoure, yaitu objektif, reflektif, dan filosofis. Hasil penelitian ini menemukan ketauhidan Islam dalam gurindam Dua Belas karya Raja Ali Haji pada keseluruhan bait. Ketauhidan dalam Gurindam Dua Belas karya raja Ali Haji ini memuat konsep agama, pengenalan Allah, pemahaman akan diri dan akhirat, serta tata cara ibadah seperti salat, puasa, zakat, dan haji.Monotheism in Gurindam Dua Belas by Raja Ali Haji: Paul Ricoeur's Hermeneutic StudiesThe purpose of this study is to describe monotheism in Gurindam Dua Belas by King Ali Haji. The theory used in this research is Paul Ricouer's hermeneutics. The subject of this research is 12 articles of Gurindam Dua Belas by Raja Ali Haji. The object of this research is monotheism in Gurindam Dua Belas by Raja Ali Haji. The data collection method uses the reading, listening, and recording methods. The research instrument used in this study is a human instrument. The validity of the data uses the triangulation technique of data sources. The research data was collected and analyzed using Paul Ricoure's hermeneutic stages: objective, reflective, and philosophical. The results of this study found the monotheism of Islam in the Gurindam Dua Belas by Raja Ali Haji in the entire temple. Monotheism in Gurindam Dua Belas by King Ali Haji contains the concept of religion, the knowledge of Allah, the understanding of oneself and the hereafter, as well as the procedures of worship such as prayer, fasting, zakat, and hajj.Â