Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

IMPACT EXPLORATION OF CBT COUNSELING TECHNIQUES ON ACADEMIC ANXIETY: A LITERATURE REVIEW AND CLINICAL PRACTICE ARINI, LARASUCI; KARNELI, YENI; SYARLI, SETIADI
As-Shiha : JOURNAL OF MEDICAL RESEARCH Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ASHIHA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Piala Sakti Pariaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69922/asshiha.v2i6.120

Abstract

This study explores the therapeutic dimensions in group counseling through the lens of psychoanalytic theory, focusing on the processes of socialization and interpersonal learning. A literature review of recent sources, including journal articles, books, and relevant dissertations, was conducted. The findings indicate that group cohesion, catharsis, and socialization play crucial roles in creating a therapeutic environment that supports individuals in addressing intrapsychic conflicts. Group cohesion fosters a sense of safety, while catharsis allows individuals to express repressed emotions. Additionally, the process of socialization and the imitation of positive behaviors from other group members aid individuals in transforming maladaptive behavioral patterns. These findings underscore the importance of leveraging group dynamics in counseling interventions to support personal growth and deeper self-understanding
TINJAUAN LITERATUR: MENGADOPSI PEMIKIRAN IBNU SINA UNTUK OPTIMALISASI LAYANAN KEPERAWATAN DAN BIMBINGAN KONSELING Arini, Larasuci; Karneli, Yeni; Marsidin, Syufyarma; Syarli, Setiadi
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 1 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING-JANUARI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i1.038-043

Abstract

Pemikiran Ibnu Sina, seorang polymath dari dunia Islam abad pertengahan, memberikan kontribusi penting dalam berbagai bidang, termasuk kedokteran dan psikologi. Dalam layanan keperawatan dan bimbingan konseling modern, ide-ide Ibnu Sina tentang kesehatan holistik—yang mencakup dimensi fisik, mental, dan spiritual—dapat diadopsi untuk mengoptimalkan pelayanan. Artikel ini merupakan tinjauan literatur yang bertujuan mengeksplorasi relevansi pemikiran Ibnu Sina dalam konteks keperawatan dan bimbingan konseling. Penelitian ini menganalisis prinsip-prinsip utama dari pemikiran Ibnu Sina, seperti keseimbangan tubuh dan jiwa, pentingnya lingkungan dan gaya hidup dalam kesehatan, serta pendekatan berbasis etika dan empati dalam pelayanan. Temuan menunjukkan bahwa implementasi prinsip ini dapat meningkatkan kualitas perawatan dengan menekankan pendekatan individual yang komprehensif dan humanis. Dalam bimbingan konseling, gagasan Ibnu Sina tentang penyembuhan jiwa dapat diterapkan untuk menangani masalah emosional dan sosial melalui intervensi yang lebih adaptif dan berbasis nilai. Artikel ini merekomendasikan integrasi nilai-nilai Ibnu Sina dalam kurikulum pendidikan keperawatan dan konseling, serta dalam pengembangan kebijakan layanan untuk menciptakan praktik yang lebih holistik dan berkelanjutan
Asuhan Keperawatan Pada Lansia Diabetes Mellitus dengan Ketidakstabilan Kadar Glukosa Putri, Yulia Devi; Arini, Larasuci; Syarli, Setiadi; Tarigan, Rani Nur Alif
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v1i1.156

Abstract

Prevalensi diabetes mellitus didunia merupakan salah satu dari sepuluh penyebab kematian tertinggi di dunia, pada tahun 2016 sebanyak 21,3 juta lansia dengan diabetes mellitus, pada tahun 2019 sebanyak 300 juta orang berusia 60-79 tahun hidup dengan diabetes mellitus (WHO,2019). Prevalensi lansia dengan diabetes mellitus di Indonesia menduduki 10,3 juta dan meningkat pada tahun 2045 sebesar 16,7 juta (IDF,2020). penerapan rebusan daun sirih merah ini ditujukan pada pasien dengan diabetes mellitus guna penurunan kadar gula darah dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Sekupang kota Batam. Metode yang digunakan berupa asuhan keperawtaan ini adalah studi kasus. Hasil pengkajian diperoleh klien mengatakan sering pusing, mudah lelah, sering merasa lapar, dan berkeringat, sering haus, dan sering BAK, Gula Darah 221 mg/dl dengan diagnosa keperawatan utama yaitu Ketidakstabilan Kadar Glukosa. Intervensi dan implementasi yang diberikan berupa terapi rebusan daun sirih merah selama 7 hari. Diperoleh hasil evaluasi akhir asuhan keperawatan pada pasien dengan Diabetes Mellitus yang didapatkan setelah dilakukan implementasi keperawatan adalah Ketidakstabilan Kadar Glukosa membaik, klien dapat mengontrol diet gula, gula darah menurun 108 mg/dL. Melalui terapi Rebusan Daun Sirih Merah ini diharapkan pada penderita Diabetes Mellitus dapat menjadi salah satu terapi nonfarmakologi yang tepat membantu menurunkan kadar gula darah pada lansia.
Pengetahuan dan Sikap Klien diabetes Mellitus Dalam Pengaturan Diet Arini, Larasuci; Silvia Dora, Mechi; Syarli, Setiadi
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v2i1.522

Abstract

Penyakit Diabetes mellitus (DM) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius dihadapi dunia. Penyakit Diabetes mellitus (DM) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius dihadapi dunia. Diabetes mellitus menempati  urutan ke empat dari prioritas penelitian nasional untuk penyakit degenerative. Angka penyakit Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional dan di lakukan pada tanggal 24-15 april 2023 di puskemas sungai geringging. Populasi dari penelitian ini berjumlah 72 orang dengan teknik pengambilan samel total sampling yang artinya semua populasi dijadikan sampel. dapat dilihat bahwa 60 responden yang memiliki sikap positif tentang Diabetes Mellitus, 42 responden dengan persentase 0,7% sesuai melakukan pengaturan diet, sedangkan 12 responden yang memiliki sikap negative sebanyak 10 responden dengan persentase 0,84% responden.Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan responden yang tinggi tentang diabetes mellitus dalam pengaturan diet 43 responden, sedangkan 43 responden dengan persentase 81,9% melakukan tindakan pengaturan diet yang sesuai terhadap pengaturan diet diabetes mellitus. Hal ini dikarenakan responden telah mendapatkan informasi lewat media dan penyuluhan yang didapat di pusat pelayanan kesehatan sebelumnya
Penerapan Terapi Butterfly Hug untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri pada Pasien Skizofrenia dengan Harga Diri Rendah Kronik: Studi Kasus Arini, Larasuci; Syarli, Setiadi
Jurnal Pustaka Medika (Pusat Akses Kajian Medis dan Kesehatan Masyarakat) Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pustaka Medika (Pusat Akses Kajian Medis dan Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamedika.v5i1.1703

Abstract

Harga diri rendah kronis adalah masalah psikologis yang umum bagi pasien dengan gangguan jiwa, terutama skizofrenia. Hal ini berdampak besar pada kualitas hidup pasien, seperti interaksi sosial dan kesejahteraan emosional mereka. Salah satu metode non-farmakologis yang dapat digunakan untuk membantu pasien dengan gangguan jiwa meningkatkan harga diri mereka adalah terapi Butterfly Hug. Studi ini menyelidiki bagaimana terapi Butterfly Hug dapat meningkatkan rasa percaya diri pasien yang mengalami harga diri rendah jangka panjang di Puskesmas Pariaman. Terapi diberikan kepada pasien dengan harga diri rendah kronik yang terdiagnosis skizofrenia menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan pengukuran skor harga diri Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES). Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator harga diri pasien, termasuk postur tubuh, kontak mata, konsentrasi, dan rasa percaya diri dalam berinteraksi, meningkat secara signifikan setelah empat pertemuan terapi. Hasilnya menunjukkan bahwa Butterfly Hug Therapy dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan harga diri pasien yang menderita gangguan jiwa. Menurut penelitian ini, terapi ini dapat diterapkan lebih luas dalam praktik keperawatan jiwa untuk membantu pasien dengan harga diri rendah jangka panjang, terutama mereka yang menderita skizofrenia, meningkatkan kualitas hidup mereka.
Analisis Dampak Telekonseling Kebidanan terhadap Kecemasan Ibu Hamil Menjelang Persalinan Parwati, Dewi; Arini, Larasuci; Susilawati, Susilawati; Sulfiana, Sulfiana; Utama, Risma Putri; Rahmat, Rezqiqah Aulia
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v4i2.999

Abstract

Background: As labor approaches, many pregnant women experience anxiety, which can affect the delivery process and the health of both mother and fetus. Midwifery telecounseling is an innovative maternal health service that allows pregnant women to receive education, emotional support, and remote monitoring. Objective: This study aims to analyze the impact of midwifery telecounseling on the anxiety levels of pregnant women approaching labor. Methods: This study used a quasi-experimental design with a pretest-posttest and a control group. The sample consisted of 60 pregnant women in their third trimester, divided into an intervention group (n=30) receiving midwifery telecounseling for 4 weeks, and a control group (n=30) receiving routine care. Anxiety levels were measured using the Pregnancy-Related Anxiety Questionnaire (PRAQ) before and after the intervention. Data were analyzed using paired t-tests and independent t-tests. Results: The study showed that pregnant women who received midwifery telecounseling experienced a significant reduction in anxiety scores (pretest 35.6 ± 5.2; posttest 28.3 ± 4.7; p < 0.001), while the control group showed no significant change (pretest 34.9 ± 5.0; posttest 33.8 ± 5.1; p = 0.182). A posttest comparison between the intervention and control groups showed a significant difference (p < 0.001). Conclusion: Midwifery telecounseling effectively reduced maternal anxiety levels prior to delivery. Implementation of telecounseling services can be an important strategy in modern midwifery care.
HUBUNGAN BEBAN CAREGIVER DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA DALAM MERAWAT PASIEN SKIZOFRENIA ARINI, LARASUCI; DAHLAN, ASMITA; RAFIKA, AGUSTI
As-Shiha : JOURNAL OF MEDICAL RESEARCH Vol. 7 No. 2 (2025): AS-SHIHA VOLUME 7 NOMOR 2
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Piala Sakti Pariaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skizofrenia merupakan salah satu gangguan mental kronis yang tidak hanya memengaruhi individu yang mengalaminya, tetapi juga memberikan dampak besar terhadap keluarga, baik secara fisik, emosional, sosial, maupun ekonomi. Keterlibatan keluarga sebagai caregiver dalam merawat pasien sering menimbulkan tekanan psikologis akibat tanggung jawab perawatan jangka panjang yang dapat memicu timbulnya kecemasan dan menurunkan kesejahteraan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara beban caregiver dengan tingkat kecemasan keluarga dalam merawat pasien skizofrenia di Puskesmas Padusunan Kota Pariaman. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian meliputi seluruh keluarga yang merawat pasien skizofrenia di wilayah tersebut, dengan total sampel sebanyak 59 responden yang diambil melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Zarit Burden Interview (ZBI) untuk mengukur beban caregiver dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk menilai tingkat kecemasan keluarga. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki beban sedang (47,5%) dan mengalami kecemasan ringan (64,4%). Uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya hubungan signifikan antara beban caregiver dan tingkat kecemasan keluarga. Dengan demikian, semakin tinggi beban perawatan yang dirasakan, semakin besar pula tingkat kecemasan keluarga. Caregiver dianjurkan untuk memperkuat dukungan sosial, membagi tanggung jawab perawatan, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta memperhatikan kondisi psikologis melalui konseling atau kelompok pendukung agar kecemasan dapat terkontrol dengan baik.