Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi dan Implementasi Teknik Relaksasi Benson dalam Mengurangi Nyeri pada Pasien Dewasa Post Operasi Muhammad Azra Razi; Septian Mixrova Sebayang; Arlyana Hikmanti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v5i2.8283

Abstract

Background: The number of surgical procedures has increased significantly from year to year. One of the complications that often occurs after surgery is postoperative pain. Postoperative pain will begin to be felt after the effects of anesthesia wear off. The management of this pain is divided into two categories: pharmacological drug management and non-pharmacological relaxation management. The use of analgesics as primary therapy has limitations and risks of side effects, so it needs to be combined with non-pharmacological relaxation methods, such as the Benson relaxation technique. The Benson relaxation technique is a simple method that combines breathing techniques with spiritual aspects, aiming to reduce the activity of the sympathetic nervous system that triggers pain and anxiety. To address these issues, a community service activity on Benson relaxation education was conducted to prevent patients from becoming dependent on antibiotics. Objective. This Community Service (PkM) aims to increase knowledge about Benson relaxation and reduce the pain scale of post-operative patients using Benson relaxation techniques. Methods. This Community Service includes audio-visual media-based education and the implementation of Benson relaxation on 30 adult post-operative patients in the Ar-rahman RSI Purwokerto inpatient ward. Evaluation was conducted through pain scale measurements using the Numeric Rating Scale (NRS), as well as assessments of patients' knowledge before and after education using pre-test and post-test questionnaires. Results. This activity demonstrated a significant improvement in patients' understanding of Benson relaxation techniques, with 86.7% of participants initially having insufficient knowledge, but after education, 93.3% improved to the “good knowledge” category. Additionally, the pain scale decreased by an average of 1.9 points, with the majority of patients experiencing severe pain (43.3%) before the intervention, which improved to moderate pain (60%) after implementation. Thus, education and training in Benson relaxation techniques were proven effective as a non-pharmacological intervention in reducing post-operative pain.
Edukasi Dan Implementasi Terapi Murotal Al – Qur’an Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Sectio Caesarea Di RSUD dr. Soedirman Kebumen Sulisiani; Dwi Novitasari; Arlyana Hikmanti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.107

Abstract

Kecemasan pada pasien pre operasi sectio caesarea merupakan masalah psikologis yang sering dialami dan dapat mempengaruhi proses pemulihan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan mengimplementasikan terapi murotal Al-Qur’an sebagai metode non-farmakologis untuk mengurangi tingkat kecemasan pada pasien pre operasi bedah caesar di RSUD dr. Soedirman Kebumen. Metode penelitian yang dipergunakan ialah pre dan post test. Intervensi terapi murotal Al-Qur’an diberikan setelah edukasi mengenai manfaat terapi ini kepada pasien. Pengukuran tingkat kecemasan dilakukan menggunakan kuesioner APAIS sebelum serta sesudah intervensi. Temuan penelitian mengindikasikan karakteristik peserta didominasi oleh usia 28-34 tahun sebanyak 16 peserta (59.3%), tingkat pendidikan yang paling banyak yaitu SMA dengan 13 peserta (48.1%) serta pasien dengan riwayat sc yang paling banyak yaitu pernah mencapai 17 orang (63,0%). Kesimpulan terdapat penurunan signifikan tingkat kecemasan pada pasien setelah diberikan terapi murotal Al-Qur’an. Terapi ini terbukti efektif sebagai metode komplementer dalam mengurangi kecemasan pada pasien pre operasi, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan ketenangan pasien. Kesimpulannya, edukasi dan implementasi terapi murotal Al-Qur’an dapat dijadikan alternatif dukungan psikologis bagi pasien sectio caesarea di RSUD dr. Soedirman Kebumen.
Hubungan Waktu Tunggu Terhadap Kecemasan Pada Pasien Sectio Caesarea Dengan Teknik Spinal Anestesi Namilawati Namilawati; Septian Mixrova Sebayang; Arlyana Hikmanti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.297

Abstract

Sectio caesarea dengan teknik spinal anestesi sering menimbulkan kecemasan pada pasien akibat waktu tunggu sebelum operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan waktu tunggu terhadap tingkat kecemasan pada pasien sectio caesarea dengan teknik spinal anestesi di Rumah Sakit Islam Fatimah Cilacap. Penelitian menggunakan desain kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional dan jumlah sampel sebanyak 43 responden dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner APAIS dan analisis data dengan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 26-35 tahun (67.4%), belum pernah menjalani pembedahan (53.5%), berpendidikan SMA (62.8%), memiliki waktu tunggu ≤30 menit (76.7%) dan tingkat kecemasan sedang (76.7%). Uji Spearman Rank menunjukkan p value 0.002 (p<0.05) dengan koefisien korelasi r: 0,0452 yang berarti terdapat hubungan signifikan dengan kekuatan korelasi sedang antara waktu tunggu dan kecemasan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi rumah sakit dan penata anestesi dalam mengelola waktu tunggu untuk mengurangi kecemasan pasien.
Co-Authors Adriani, Prasanti Adriyani , Fauziah Hanum Nur Adriyani, Fauziah Hanum Nur Alfiah, Tuti Amanda, Nova Anggi Nurin Kamarina Anggi Puspitasari Anggun Rizka Saputri Anita, Debbi Tri Arisandy, Nur Aziz Rosna Asa Kirana Cahyaningrum, Etika Dewi Dewi Ayu Lestari Dewi Safitri dina febrina Dita Maryanta Dwi Novitasari Eka Maulida Salamah Endah Yulis Setiani Fauziah Hanum Nur Adriani Fauziah Hanum Nur Adriyani Feti Kumala Dewi Fifi Hidayah Fissilmy, Mualief Ainun Fitriana Ika dewi Futihah, Sally Nur Hanum N.A, Fauziah Hernugroho, Adella Renanda Ikhwan Yuda Kusuma Kabnani, Melinda Winarti Kamarina, Anggi Nurin Kharisma Aditama Kurniawan, Wasis Eko Linda Yanti Linda Yanti linda yanti Mixrova Sebayang, Septian Muhammad Azra Razi Namilawati Namilawati Nopiyanti, Eva Novianti Novianti Nur Adriani, Fauziah Hanum Nur Adriyani, Fauziah Hanum Nur Shafa Devita Sari Nurjanah, Sifa Siti nuyulia, vivi ibnia Putri, Vilsa Adisty Rahmaya Nova Handayani Refi Rizki Apriana Rosi Kurnia Sugiharti Rosi Kurnia Sugiharti Salamah, Eka Maulida Sandi Saputra Sebayang, Septian Mixrova Sefin Rahmadani, Hanif Septian Mixrova Sebayang Silvia Pujiyanti Siti Haniyah Sokhifah Sokhifah, Sokhifah Sulisiani Sulisiani Surtiningsih Surtiningsih Surtiningsih Surtiningsih Suryo Ediyono Susanto, Amin Susilo Rini Susilo Rini Susilo Rini, Susilo Susinta Wati Tifany Aquilia Kusuma Tin Utami Tri Sumarni Tri Susilawati Uli, Revina Widiarti, Lena Widiyastuti Widiyastuti Wilis Sukmaningtyas Wirakhmi, Ikit Netra Wulandari, Nelsa Mei