Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : journal of language and health

Penanganan Fimosis pada Anak: Sebuah Studi Kasus Kusumawinakhyu, Titik
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.7000

Abstract

Fimosis, yaitu kondisi di mana kulup tidak bisa ditarik sepenuhnya dari ujung penis, merupakan kelainan urologi yang sering ditemukan pada anak laki-laki. Walaupun fimosis yang bersifat fisiologis seringkali membaik seiring waktu, kondisi fimosis patologis memerlukan penanganan medis. Penelitian studi kasus ini bertujuan untuk menguraikan ciri-ciri klinis, metode diagnostik, dan hasil terapi pada tujuh pasien anak yang mengalami fimosis dan berkunjung ke Klinik Pratama X. Data retrospektif dikumpulkan dari catatan medis pasien yang menerima penanganan fimosis antara Januari 2024 hingga Mei 2025. Dari ketujuh kasus yang dianalisis, rentang usia pasien adalah 8 hingga 11 tahun, dengan keluhan utama meliputi kesulitan berkemih, balanitis berulang, dan akumulasi smegma. Analisa dalam penelitian ini menggunakan Analisa deskriptif berdasarkan hasil intervensi. Semua pasien menjalani prosedur sirkumsisi, sembuh dengan baik dan 2 mendapatkan terapi kortikosteroid topikal dan antibiotik oral,di karena adanya peradangan yang belum sembuh dikarenakan terlambat control untuk membuka kasa verban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sirkumsisi berhasil memberikan resolusi total pada semua kasus yang dioperasi. Keterlambatan membuka balutan kasa memerlukan pemantauan lebih lanjut dan lebih lama penyembuhannya. Studi ini menekankan pentingnya deteksi dini, penentuan penanganan yang disesuaikan dengan kondisi individu, dan edukasi orang tua untuk mencapai hasil terbaik pada anak dengan fimosis. Selain itu dokter wajib mengetahui kategori fimosis fisiologis dan patologis, agar keberhasilan pemelihan prosedur tepat dipilih dan tercapai waktu kesembuhan yang cepat.
Co-Authors Abdul Latif Ade Dian Shah Putri Ade Dian Shah Putri Aguestin, Farra Elsya Agus Setyawan Agus Ujianto Amanda Elma Monica Anis Kusumawati Anis Setyaningsih Annisa, Yunia Arum Astika Sari Asep Daud Kosasih Ashfi Millati Bahar, Yeni Darodjat Darodjat, Darodjat Darodjat, Darodjat Depifo, Agrevito Dewantoro, Luhur Dyah Retnani Basuki Elvina Nur Lafany Fachri Mubarok Faiz Rafi Dzulfiqar Faiz Rafi Dzulfiqar Farisi, Muhammad Faqih Al Fatmanur Hurulhanifa Fatmanur Hurulhanifa Fatmawati, Erina Farah Fidela Raida Hasna Hadisiswoyo, Revierra Zahwa Hapsari, Pauline Harits Aqil Kurniawan Harits Aqil Kurniawan Havidza Rivani Iffah Qoimatun Ira Citra Ningrom Irma Finurina Isna Hikmawati Jehan, Salma Nur Karita, Dewi Lita, Qory Diana Maulana, Andi Muh Muhamad Anggun Muntohar Mustika Ratnaningsih Purbowati Mustika Retnaningsih Mustikawati, Irma Finurina Nandaria, Bella Neni Damajanti, Neni Nida Rizqi Amalia Ningrum, Fouela Dwi Nitiprodjo, Abdul Hakim Nitiprodjo, Abdul Hakim Nur Isnaini Nur Isnaini, Nur Paramita Septianawati Pratama, Tisna Sendy Purwa, Indra Purwanto, Tulis Budi Putri, Dinda Faridaeni Ragil Setiyabudi, Ragil Rifaqul Azizi Rizka Adi Nugraha Putra Rynando, Nabil Gusapo Santi, Nurul Eka Saputri, Puput Ayu Septianawati, Paramita Sriyanto Sriyanto Susiyadi Syadza Iffat Firdauzi Tisna Sendy Pratama Ugung Dwi Ario Wibowo Ujianto, Agus Waladin, Bayu Aji Wibowo, Nandhika Pramestya Hary Widyatomo, Harry Wiharto Wiharto Wiharto Wiyanatari, Denisa Asta Yenni Bahar Yenni Bahar Yenni Bahar Yuhantoro Budi Handoyo S z, Zakiyah