Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Nilai pada Lagu "Sandaran Hati" Karya Letto Suparman Suparman; Besse Herdiana; Muhammad Nuruahmad
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1326

Abstract

Lagu "Sandaran Hati" yang diciptakan oleh grup musik Letto merupakan salah satu karya yang memiliki makna mendalam dan kaya akan nilai-nilai yang dapat dianalisis melalui pendekatan semiotika. Dalam jurnal ini, penulis akan membahas berbagai aspek yang terkandung dalam lagu tersebut, termasuk nilai religius, budaya, sosial, dan estetik. Melalui analisis semiotika, diharapkan dapat ditemukan pemahaman yang lebih dalam mengenai pesan yang ingin disampaikan oleh pencipta lagu serta dampaknya terhadap pendengar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi literatur dan analisis lirik lagu.
Sosialisasi Parenting: Pentingnya Digital Parenting untuk Mendidik Anak di Era Digital Muhammad Ainun Idrus; Andi Ahmad; Hastria Pasalli; Andini Andini; Misraeni Misraeni; Fatimatus Zahra; Witri Witri; Audy Audy; Taufiq Taufiq; Besse Herdiana
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9, No 1 (2025): April 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v9i1.5083

Abstract

ABSTRACTThis discussion or outreach aims to educate the public about the importance of taking action or implementing rules and monitoring the use of technology. Digital parenting is a way to care for children in the digital or technological era. The method for implementing parenting outreach with the theme "Intergenerational Discussion: The Importance of Digital Parenting for Educating Children in the Digital Era" consists of presentation material (generational division, technological developments, and digital parenting), then followed by a question and answer discussion session. The number of participants who attended this activity was 46 people with a total of 26 people being sampled to fill out a questionnaire related to parenting socialization. The questionnaire contains 9 questions about pareting.Keywords: Parenting Socialization, Digital Parenting, digital era ABSTRAKDiskusi atau sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat pentingnya melakukan pembatasan atau menerapkan aturan serta pengawasan terhadap penggunaan teknologi. Digital parenting merupakan cara untuk mengasuh anak ditengah era digital atau teknologi. Metode pelaksanaan sosialisasi parenting dengan tema “Diskusi Lintas Generasi : Pentingnya Digital Parenting Untuk Mendidik Anak di Era Digital” terdiri atas pemaparan materi (Pembagian generasi, perkembangan teknologi, dan digital parenting), kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya jawab. Jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan ini berjumlah 46 orang dengan total 26 orang yang dijadikan sebagai sampel untuk mengisi angket terkait sosialisasi parenting. Angket berisikan 9 pertanyaan seputar pareting.Kata Kunci: Sosialisasi Parenting, Digital Parenting, era digital
Edukasi Pemanfaatan Minyak Jalantah Sebagai Lilin Aromaterapi Ramah Lingkungan Dian Susanti; Amina Amina; Lestari Lestari; Winda Winda; Uci Patadungan; Ismadi Heriyono; Sri Irhamna Putri; Taufiq Taufiq; Besse Herdiana
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1174

Abstract

Masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan mengonsumsi makanan yang digoreng, yang berdampak pada meningkatnya produksi minyak jelantah. Penggunaan minyak yang sudah menghitam tidak dianjurkan karena mengandung zat berbahaya yang berpotensi memicu sel kanker. Sebagai solusi untuk mengurangi limbah minyak jelantah, diperkenalkan inovasi ramah lingkungan berupa pembuatan lilin aromaterapi. Dalam upaya mengedukasi masyarakat mengenai pengolahan minyak jelantah, digunakan berbagai metode, seperti ceramah, diskusi, praktik, dan sesi tanya jawab. Hasil dari kegiatan edukasi ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi, terbukti dari perhatian mereka saat menyimak materi serta keaktifan dalam mengajukan pertanyaan seputar proses pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah.
Revitalisasi Greenhouse di Desa Maramba untuk Edukasi Pemanfaatan Lahan Tanaman Hortikultura I Wayan Suardika; Aulia Ramadhani; Nurul Ismi Muzakkir; Ardiani Arim; Hasmita Marsi; Rika Rika; Suriani Suriani; Aswa Novianti Larasati; Taufiq Taufiq; Besse Herdiana
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1185

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan lahan melalui revitalisasi greenhouse di Desa Maramba. Kegiatan ini dilaksanakan dengan fokus pada pengembangan tanaman hortikultura yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tim dari Posko 01 Universitas Cokroaminoto Palopo mengadakan penyuluhan dan pelatihan mengenai teknik budidaya tanaman hortikultura, manajemen greenhouse, dan pemanfaatan hasil tanaman. Peserta yang terlibat ialah warga desa yang merupakan petani dan peminat hortikultura serta Ibu PKK Desa Maramba. Dari hasil diskusi, diketahui bahwa masyarakat memiliki minat untuk mengembangkan tanaman hortikultura, namun masih kurang pemahaman tentang teknik budidaya yang efektif. Oleh karena itu, diperlukan strategi dan teknologi sederhana untuk mendukung pertumbuhan tanaman dan meningkatkan hasil panen. Kegiatan ini juga mencakup pengenalan tentang pentingnya pemanfaatan lahan secara berkelanjutan dan penerapan praktik ramah lingkungan dalam budidaya. Dari kegiatan pengabdian ini, dapat disimpulkan bahwa revitalisasi greenhouse serta edukasi tentang tanaman hortikultura akan memberikan dampak positif bagi peningkatan produksi pertanian di Desa Maramba. Diharapkan, masyarakat dapat menerapkan ilmu yang didapat untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi mereka.
KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN ARGUMENTASI DENGAN MENGGUNKAAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS VII SMP NEGRI II WALENRANG Yolan; Suparman, Suparman; Besse Herdiana; Muhammad Nuruahmad
Jurnal Vokatif: Pendidikan Bahasa, Kebahasaan, dan Sastra Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/vokatif.v1i2.1736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membuat karangan argumentasi dengan menggunakan media gambar pada siswa kelas VII SMP Negeri II Walenrang. Penetapan sampel dengan menggunakan jumlah keseluruhan populasi yakni sebanyak 11 orang siswa. Penarikan sampel menggunakan Total Sampling Technique. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang mesdeksripsikan situasi sampel yang sedang diteliti. Hasil dari penelitian ini adalah peningkatan kemampuan menulis paragraph argumentasi dengan menggunakan penerapan media gambar siswa SMP Negeri 1 Walenrang pada pertemuan I belum meningkat, sehingga perlu dilakukan perbaikan pada pertemuan II. Pelaksanaan proses pembelajaran pada pertemuan II menunjukkan bahwa persentase ketuntasan belajar siswa sebesar 90% atau 10 siswa yang mencapai nilai 70 ke atas, kemudian 4% atau 1 siswa yang memperoleh nilai di bawah 70.
Sosialisasi Parenting: Pentingnya Digital Parenting untuk Mendidik Anak di Era Digital Idrus, Muhammad Ainun; Ahmad, Andi; Pasalli, Hastria; Andini, Andini; Misraeni, Misraeni; Zahra, Fatimatus; Witri, Witri; Audy, Audy; Taufiq, Taufiq; Herdiana, Besse
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 9 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v9i1.5083

Abstract

ABSTRACTThis discussion or outreach aims to educate the public about the importance of taking action or implementing rules and monitoring the use of technology. Digital parenting is a way to care for children in the digital or technological era. The method for implementing parenting outreach with the theme "Intergenerational Discussion: The Importance of Digital Parenting for Educating Children in the Digital Era" consists of presentation material (generational division, technological developments, and digital parenting), then followed by a question and answer discussion session. The number of participants who attended this activity was 46 people with a total of 26 people being sampled to fill out a questionnaire related to parenting socialization. The questionnaire contains 9 questions about pareting.Keywords: Parenting Socialization, Digital Parenting, digital era ABSTRAKDiskusi atau sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat pentingnya melakukan pembatasan atau menerapkan aturan serta pengawasan terhadap penggunaan teknologi. Digital parenting merupakan cara untuk mengasuh anak ditengah era digital atau teknologi. Metode pelaksanaan sosialisasi parenting dengan tema “Diskusi Lintas Generasi : Pentingnya Digital Parenting Untuk Mendidik Anak di Era Digital” terdiri atas pemaparan materi (Pembagian generasi, perkembangan teknologi, dan digital parenting), kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya jawab. Jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan ini berjumlah 46 orang dengan total 26 orang yang dijadikan sebagai sampel untuk mengisi angket terkait sosialisasi parenting. Angket berisikan 9 pertanyaan seputar pareting.Kata Kunci: Sosialisasi Parenting, Digital Parenting, era digital
Lokakarya Pembelajaran Daring Berbasis Learning Manajemen Sistem melalui Kursus Digital Zulham, Muhammad; Sukmawati, Sukmawati; Herdiana, Besse
Jurnal IPMAS Vol. 3 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.3.1.2023.363

Abstract

Perhatian utama dalam pelatihan Teknologi Informasi (TI) adalah bahwa pelatihan berbasis TI berfokus pada aspek teknis atau aspek point and click dari platform sistem manajemen pembelajaran (LMS) dan perangkat lunak peningkat pedagogi tanpa memperhatikan isi kursus. Pendekatan Lokakarya Pelatihan Kursus Digital (LPKD) yang dibahas dalam artikel ini mengatasi masalah ini dengan mendukung pendekatan yang mengutamakan konten. Pendekatan LPKD merupakan sebuah inisiatif di Universitas Cokroaminoto Palopo yang bertujuan untuk mendukung lembaga melalui proses transisi dari kursus tatap muka (F2F) ke pengajaran Daring. Staf pengajar yang berpartisipasi mengikuti seminar selama seminggu dengan konten kursus tradisional dan pulang dengan konten digital yang dialihkan ke platform LMS yang sesuai. Artikel ini dimaksudkan untuk merangsang refleksi tentang perlunya program dan kegiatan pengembangan profesional yang sistematis untuk membantu Dunia pendidikan tinggi dalam proses transisi dari kursus tradisional ke Daring.
Membaca Sastra dengan Aplikasi Wattpad Karmila, Karmila; Herdiana, Besse
Jurnal Dieksis ID Vol. 1 No. 1: Januari - Juni 2021
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/dieksis.1.1.2021.46

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membaca siswapada pembelajaran cerpen melalui media wattpad. Penelitian ini dilaksanakan di MA Salubanga. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampel total atau sensus. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. hasil analisis menunjukkan Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan media Wattpad pada pembelajaran membaca siswa untuk mengetahui kemampuan membaca cerpen siswa dengan tolak ukur jika 85% dari jumlah siswa yang memperoleh nilai 70 ke atas, maka dianggap mampu. Tetapi jika 85% dari jumlah siswa yang memperoleh nilai di bawah 70, maka dianggap tidak mampu. Apabila dikonfirmasikan dengan KKM maka kemampuan membaca siswa melalui media wattpad di MA Salubanga dikatakan belum mampu
Pembelajaran Multiliterasi dalam Film Teater “I La Galigo” Zulham, Muhammad; Herdiana, Besse; Madeamin, Sehe
Jurnal Dieksis ID Vol. 3 No. 1 (2023): Januari - Juni 2023
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/dieksis.3.1.2023.352

Abstract

Pembelajaran multiliterasi belakangan ini menjadi topik yang semakin menarik, karena memungkinkan kita untuk mengeksplorasi hubungan antara berbagai bentuk literasi. Film I La Galigo yang berasal dari tanah Bugis Makassar merupakan sebuah produksi teaterikal yang dirancang khusus untuk masyarakat Bugis Makassar di Sulawesi Selatan. Meskipun film ini umumnya diproduksi sebagai bentuk penghormatan terhadap I La Galigo, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis film tersebut guna menilai dimensi multiliterasi yang terkandung di dalamnya. Temuan dari penelitian ini mengungkap bahwa pembelajaran multiliterasi dapat dilakukan secara mendalam bahkan melalui film drama atau dalam konteks budaya tertentu. Aspek yang diperhatikan meliputi sumber informasi mengenai I La Galigo, proses adaptasi dari teks tulisan ke naskah pertunjukan teater, serta respons dari komunitas internasional. Adaptasi karya tulis I La Galigo menjadi naskah pertunjukan teater sangat memperhatikan detail dari kelompok budaya dan Bissu di Sulawesi Selatan. Gagasan yang terkandung dalam I La Galigo dapat dipertahankan melalui dialog maupun seluruh elemen dalam panggung teater.
Analisis Kesalahan Berbahasa pada Percakapan Masyarakat Kecamatan Lamasi Suparman Suparman; Besse Herdiana; Darmawati Darmawati
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1869

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesalahan berbahasa pada percakapan masyarakat Kecamatan Lamasi Kabupaten Luwu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskripsi kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan menggunakan observasi, teknik rekam, teknik transkripsi dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesalahan yang paling sering terjadi adalah kesalahan penggunaan kata yang tidak tepat dalam kalimat kemudian menyusul kesalahan dalam tataran fonologi dan kesalahan dalam kalimat (kalimat rancu). Faktor utama kesalahan berbahasa adalah: 1) masyarakat menggunakan dua bahasa dalam berkomunikasi (mengetahui lebih dari satu bahasa), dan 2) tidak adanya aturan penggunaan bahasa meskipun dalam suasana resmi harus menggunakan bahasa yang tidak resmi.