Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN MENGENAI BAHAYA PAPARAN ASAP ROKOK SELAMA KEHAMILAN PADA IBU HAMIL DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH HAJI DAN PUSKESMAS DAHLIA, KOTA MAKASSAR: Improvement of Knowledge About Hazards of Cigarette Smoke Exposure During Pregnancy at Hajj Regional General Hospital and Dahlia Community Health Center, Makassar City Jusuf, Elizabet Catherine; Syahrir, Syahruni; Rahman, Abdul; Ajardiana; Mappaware, Nasrudin Andi; Malinta, Umar; Amiruddin, Rina Previana; Rakhmah, Nur; Halija, Andi Sitti; Ramdhani, Andi Nurrissa; Muthmainnah; Patabang, Jimmy
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 4 JULI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i4.44292

Abstract

Paparan asap rokok tidak hanya membahayakan kesehatan perokok aktif, tetapi juga memberikan dampak buruk bagi orang-orang yang berada di sekitarnya, khususnya kelompok rentan seperti ibu hamil. Ibu hamil sangat berisiko mengalami gangguan kesehatan akibat paparan zat beracun dalam asap rokok, baik secara langsung sebagai perokok aktif maupun secara tidak langsung sebagai perokok pasif. Masa kehamilan merupakan periode krusial yang menentukan kualitas hidup ibu dan bayi di masa mendatang. Paparan zat berbahaya seperti nikotin, karbon monoksida, dan berbagai senyawa kimia toksik lainnya dalam asap rokok dapat merusak fungsi plasenta, mengganggu suplai oksigen serta nutrisi ke janin, dan menghambat perkembangan organ-organ vital. Oleh karena itu, kami melakukan penyuluhan kepada ibu hamil di wilayah Puskesmas Dahlia dan RSUD Haji, Makassar sehingga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bahaya paparan asap rokok selama kehamilan. Terdapat 55 responden yang ikut dalam kegiatan penyuluhan ini Evaluasi dilakukan dengan pre-test, ceramah, sesi tanya jawab dan diskusi kemudian dengan post-test. Analisis data hasil penyuluhan menunjukkan nilai rata-rata hasil pre-test yaitu 7,2 ± 1,00 dan nilai rata-rata hasil post-test yaitu 8,6 ± 0,69 dengan nilai maksimal yaitu 10. Dari kegiatan penyuluhan ini, terdapat peningkatan pengetahuan yang bermakna mengenai bahaya paparan asap rokok selama kehamilan pada ibu hamil dengan nilai p<0,05. Kata kunci: Penyuluhan, asap rokok, kehamilan. ABSTRACT Exposure to cigarette smoke not only endangers the health of active smokers, but also adversely affects those around them, especially vulnerable groups such as pregnant women. Pregnant women are at high risk of health problems due to exposure to toxic substances in cigarette smoke, both directly as active smokers and indirectly as passive smokers. Pregnancy is a critical period that determines the future quality of life for both mother and baby. Exposure to harmful substances such as nicotine, carbon monoxide, and various other toxic chemical compounds in cigarette smoke can damage the function of the placenta, disrupt the supply of oxygen and nutrients to the fetus, and inhibit the development of vital organs. Therefore, we conducted counseling to pregnant women in the area of Puskesmas Dahlia and RSUD Haji, Makassar, so that it is expected to increase public knowledge about the dangers of exposure to cigarette smoke during pregnancy. 55 respondents participated in this education activity. Evaluation was conducted with a pre-test, lecture, question and answer session, and discussion, then by post-test. The education activity data analysis results showed that the mean value of the pre-test results was 7.2 ± 1.00, and the mean value of the post-test results was 8.6 ± 0.69, with a maximum value of 10. From this education activity, there was a significant increase in knowledge regarding the dangers of cigarette smoke exposure during pregnancy among pregnant women, with a p-value < 0.05 (p<0.05). Keywords: Counseling, cigarette smoke, pregnancy.
Circumcision from a Medical and Islamic Perspective Maeta, Muhammad Yunus; Harahap, Muh. Wirawan; Masdipa, Andi; Mappaware, Nasrudin Andi; Royani, Ida
Journal La Medihealtico Vol. 6 No. 4 (2025): Journal La Medihealtico
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallamedihealtico.v6i4.2331

Abstract

Circumcision is a surgical procedure that involves the removal of the foreskin (prepuce) covering the glans penis. This procedure is typically performed to eliminate smegma, which results from the accumulation of fluids in the foreskin area, causing unpleasant odor and increasing the risk of infection. In Islam, circumcision is a religious practice exemplified since the time of Prophet Ibrahim (Abraham), peace be upon him. This literature review discusses circumcision from both a medical and Islamic perspective. The findings indicate that circumcision is performed based on medical indications such as phimosis, paraphimosis, and balanitis, both as a treatment and as a preventive measure against recurrence. Additionally, circumcision has been linked to a reduced risk of urinary tract infections (UTIs) and HIV transmission. In Islamic terminology, circumcision is referred to as khitan. It is strongly grounded in Islamic jurisprudence and is regarded as a significant practice for Muslim males. Circumcision is effective in reducing the incidence of phimosis, paraphimosis, balanitis, as well as the risks of UTIs and HIV transmission. In Islam, khitan is considered part of human nature (fitrah) and is deemed obligatory (wājib) by some schools of thought, while others regard it as a highly recommended (sunnah muakkadah) practice.
Case Report: Effect of Ajwa Dates Consumption on LDL Levels in Perimenopausal Women Hamsah, M.; Irwan, Irwan; Mappaware, Nasrudin Andi; Zulfamidah, Zulfamidah; Royani, Ida; Bulango, Nursanti
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 4 (2024): Oktober - Desember
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i4.6737

Abstract

During perimenopause, there can be a decrease in estrogen production, which indicates the end of a woman’s reproductive years. The production of the hormone estrogen that continues to decrease will cause hypercholesterolemia. Decrease in LDL cholesterol levels can be increased by giving antioxidant properties, which are rich in vitamin C and contain flavanoids and phenolics that function as antioxidants. The method used in this study is Literature Review with Design Narrative Review. The result from the literature it was found the effect of giving ajwa dates (Phoenix Dactylifera L) before and after administration showed a change, namely a decrease in LDL levels after giving ajwa dates. This is because ajwa dates contain flavanoids, phenolics, and plant sterols that function as antioxidant that can prevent the formation of lipid peroxidation. The conclusion based on the results of the literature review, it can be concluded that giving ajwa dates to perimenopause women decreased LDL levels where ajwa dates have antioxidant functions to prevent lipid peroxidation to reduce LDL. The suggestion from the study is necessary to conduct further research on the effect of consumption of ajwa dates on LDL levels in perimenopause women using experimental methods of pretest and posttest design.
LAPORAN KASUS : ANALISIS KASUS FRAKTUR DALAM PERSPEKTIF MEDIS, BIOETIK DAN ISLAM Wardayani, Wardayani; Putra, Fadil Mula; Mappaware, Nasrudin Andi; Rijal, Syamsu; Mokhtar, Shulhana; Makmun, Armanto; Syamsu, Rachmat Faisal
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.26918

Abstract

Fraktur adalah kerusakan kontinuitas susunan tulang yang terjadi karena trauma, stres berulang dan kelemahan abnormal pada tulang (fraktur patologis). Dalam kaidah dasar bioetik diketahui terdapat 4 aspek, yaitu: Beneficence, non-maleficence, autonomy, dan justice. Dalam perspektif islam yaitu surah Al- Qasas ayat 77, surah Asy-Su'ara ayat 80, surah Al-Maidah ayat 2, dan H.R Bukhari. Maqasid  Al Shariat mengandung 5 nilai yaitu Hifz ad din, Hifz an nafs, Hifz al maal, hifz al nasl dan hifz al aql. Dalam  perspektif  ilmu  fiqih  terdiri  atas  lima  kaidah  yaitu Al-Umuru  Bi  Maqashida,  La  Dharar  wala Dhirara,  Al-Masyaqqah  Tajlibut  Tasyir,  Al-Yaqinu  La  yuzalu  bi  syak  dan  Al-Adatu  Muhakkamah Laporan kasus ini adalah laki laki usia 21 tahun dengan sulit berjalan akibat terjatuh dari tangga saat memasang lampu sekitar 3 bulan yang lalu. Pemeriksaan fisik d regio femur dextra tampak deformitas (+), edema (-), bone exposure (-), nyeri tenderness (-),  ROM terbatas, sensibilitas baik, pulsasi arteri radialis dan ulnaris teraba, CRT < 2 detik. Pada pemeriksaan foto polos femur dextra didapatkan kesan Fraktur transversa nonunion 1/3 proksimal os femur dextra dengan displacement fragmen proksimal ke anterior. Untuk itu pasien di diagnosis fraktur femur non union. Untuk tatalaksana pada pasien, dilakukan Tindakan ORIF. Dalam perspektif kaidah dasar bioetik autonomy  dan beneficence, serta  memenuhi  nilai  Maqasid  Al  Shariat  yaitu Hifz  an  nafs serta  kaidah fiqih La Dharar wala Dhirara. Kesimpulan dari kasus ini bahwa seorang laki laki dengan fraktur femur non union, dilakukan tindakan sesuai indikasi medis, memenuhi kaidah dasar bioetik, etika klinik dan kaidah fiqih.
LITERATURE REVIEW : POST TRAUMATIC STRESS DISORDER PASCA COVID-19 Yani, Siti Nurindah; RiJal, Syamsul; Mappaware, Nasrudin Andi; Mokhtar, Sulhana; Makmun, Armanto; Syamsul, Racmat Faisal
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.27372

Abstract

Pandemi COVID-19 telah menyebabkan dampak psikologis yang signifikan di seluruh dunia, dengan potensi untuk meningkatkan risiko gangguan stres pasca trauma (PTSD) pada individu yang terkena dampaknya. Dalam tinjauan literatur ini, kami menyelidiki implikasi klinis dari PTSD setelah pandemi COVID-19, dengan fokus pada faktor risiko, gejala, dan pendekatan terapeutik yang relevan. Kami menemukan bahwa faktor risiko utama untuk PTSD pasca COVID-19 mencakup pengalaman langsung dengan penyakit, kehilangan sosial, isolasi, dan stres ekonomi. Gejala yang muncul mungkin meliputi reaksi psikologis yang intens terhadap pengalaman trauma, seperti flashbacks, insomnia, dan peningkatan kecemasan. Selain itu, kami menguraikan berbagai pendekatan terapeutik yang dapat digunakan untuk mengatasi PTSD pasca COVID-19, termasuk terapi kognitif-perilaku, terapi eksposur, dan intervensi berbasis dukungan sosial. Pemahaman yang lebih baik tentang kompleksitas PTSD pasca COVID-19 penting untuk mendukung upaya pencegahan, deteksi, dan intervensi yang tepat waktu. Implikasi klinis dari penelitian ini dapat membantu memandu praktisi kesehatan mental dalam memberikan perawatan yang efektif dan mendukung pemulihan bagi individu yang terkena dampaknya.
Laporan Kasus: Analisis Kasus Hipoalbuminemia Pada Congestive Heart Failure (CHF) Dalam Perspektif Medis, Bioetik Dan Islam Palo, Nurul Aisyah; Rachmat, Rizqah Aulyna; Mappaware, Nasrudin Andi; Royani, Ida; Mokhtar, Shulhana; Makmun, Armanto; Syamsu, Rachmat Faisal; Latief, Shofiyah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.13827

Abstract

Albumin merupakan protein utama yang memiliki beberapa peran fisiologis. Hipoalbuminemia adalah kadar albumin darah yang kurang dari normal yaitu kurang dari 3,5 g/dl. Dalam kaidah dasar bioetik diketahui terdapat 4 aspek, yaitu: Beneficence, non-maleficence, autonomy, dan justice. Dalam perspektif islam yaitu surah Al- Rum ayat 41, surah Al-Isra ayat 82, H.R Bukhari dan H.R Muslim. Laporan kasus ini adalah perempuan 48 tahun, datang ke Poli Interna RSUD Tenriawaru Bone dengan keluhan keluhan bengkak diseluruh badan sejak > 6 bulan yang lalu. Pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran composmentis, tanda tanda vital didapatkan tekanan darah 184/84 mmHg dan suhu 37,5oC. Status generalis konjungtiva anemis (+/+),  bibir pucat (+), bunyi napas tambahan rhonki -/+, pada abdomen tampak cembung, timpani (+), pada ekstremitas edema (+) ekstremitas atas dan bawah (tangan dan kaki). Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan kolesterol total 364mg/dL, glukosa sewaktu 364 mg/dL, albumin 2.2g/dL, natrium 133 mmol/l, kalsium 108 mmol/l dan pH urin 5.0. Untuk itu pasien di diagnosis hipoalbuminemia. Untuk tatalaksana pada pasien, dilakukan tindakan cairan dan farmakologi. Dalam perspektif kaidah dasar bioetik autonomy  dan beneficence. Kesimpulan dari kasus ini bahwa seorang perempuan dengan hipoalbuminemia, dilakukan tindakan sesuai indikasi medis, memenuhi kaidah dasar bioetik dan etika klinik
Pengaruh Konsumsi Kurma Ajwa (Phoenix Dactylifera) Terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Anemia Fadhila, Umi Tanzil; Royani, Ida; Murfat, Zulfitriani; Mappaware, Nasrudin Andi; Khalid, Nurfadhilah
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 10 (2023): Volume 3 Nomor 10 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i10.11168

Abstract

ABSTRACT Anemia is one of the indirect causes of death for pregnant women. In pregnant women, anemia is a condition in which red blood cells or hemoglobin levels in the blood decrease, so that the oxygen-carrying capacity for the needs of vital organs in the mother and fetus is reduced. Fruits that can increase hemoglobin levels of pregnant women are fruits that are rich in iron, one of which is dates. Islam is a religion that also provides a solution, namely by consuming ajwa dates. The purpose of this study is to determine the effect of giving ajwa dates on hemoglobin levels of anemic pregnant women. This study used a non-experimental design with the Narrative Review method. Literature searches are carried out through national journals, international journals, clinical keys, textbooks, and proceeding books. From the literature it was found that there was an increase in hemoglobin levels of pregnant women after consuming ajwa dates. This is because Ajwa dates are rich in iron and also contain various vitamins such as riboflavin, biotin, thiamine, folic acid and ascorbic acid which are important for the body. Based on the results of the literature review, it can be concluded that giving ajwa dates (Phoenix dactylifera) has an effect on increasing hemoglobin levels in pregnant women. Keywords : Dates, Ajwa Dates (Phoenix dactylifera), Anemia, Pregnant Women, Hemoglobin Levels  ABSTRAK Anemia merupakan salah satu faktor penyebab tidak langsung kematian ibu hamil. Pada ibu hamil, anemia merupakan kondisi sel darah merah atau kadar hemoglobin dalam darah menurun, sehingga kapasitas daya angkut oksigen untuk kebutuhan organ-organ vital pada ibu dan janin menjadi berkurang. Buah yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin ibu hamil adalah buah yang kaya akan zat besi, salah satunya kurma. Agama Islam adalah agama yang turut memberikan solusi, yakni dengan mengonsumsi buah kurma ajwa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian buah kurma ajwa terhadap kadar hemoglobin ibu hamil anemia. Penelitian ini menggunakan desain non-eksperimental dengan metode Narrative Review. Penelusuran pustaka dilakukan melalui jurnal nasional, jurnal internasional, clinical key, textbook, dan proceeding book. Dari literatur yang didapatkan bahwa terjadi peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil sesudah kurma ajwa dikonsumsi. Hal ini dikarenakan kurma ajwa kaya akan zat besi dan juga mengandung berbagai vitamin seperti riboflavin, biotin, tiamin, asam folik, dan asam askorbat yang penting bagi tubuh. Berdasarkan hasil literature review dapat disimpulkan bahwa pemberian kurma ajwa (Phoenix dactylifera) memberikan efek terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil. Kata Kunci: Kurma, Kurma Ajwa (Phoenix Dactylifera), Anemia, Ibu Hamil, Kadar Hemoglobin
HUBUNGAN USIA, PARITAS DAN JARAK KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI RSIA SITTI KHADIJAH 1 MAKASSAR PERIODE 2024-2025 Hernita, Hernita; Said, Masita Fujiko M.; Hamzah, Nur Rakhmah; Mappaware, Nasrudin Andi; Kanang, Indah Lestari Daeng
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i1.55812

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang signifikan, berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi baik bagi ibu maupun janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil di RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar periode 2024–2025. Penelitian ini menggunakan metode case control. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 62 ibu hamil dengan perbandingan 1:1 yaitu 31 kelompok kasus (ibu hamil Anemia) dan 31 kelompok kontrol (ibu hamil tidak Anemia). Pengambilan sampel untuk kelompok kasus diambil dengan metode consecutive sampling. Kelompok control diambil secara acak sistematis. Data dikumpulkan melalui rekam medis dan dianalisis menggunakan analisis menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat menggunakan uji Chi Square dengan nilai p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia, paritas, dan jarak kehamilan merupakan faktor yang secara signifikan mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil. Jarak kehamilan kurang dari 2 tahun memiliki pengaruh yang paling besar, dengan odds ratio sebesar 16.496. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ibu hamil dengan usia ekstrem, paritas tinggi, dan jarak kehamilan pendek lebih berisiko mengalami anemia. Oleh karena itu, diperlukan pemantauan lebih intensif dan intervensi yang tepat untuk ibu hamil dengan faktor-faktor risiko tersebut.
Profile of Hafiz and Hafizah in Students of the Faculty of Medicine at University of Muslim Indonesia Mappaware, Nasrudin Andi; Royani, Ida; Mochtar, Shulhana; Makmun, Armanto; Syamsu, Rachmat Faisal; Syahrir, Muhammad; Utami, Nurfika
YASIN Vol 5 No 1 (2025): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v5i1.4895

Abstract

Hafiz and hafizah in the Qur'an are interpreted as people who keep something good. This research aims to reveal the profile of hafiz and hafizah students of the Faculty of Medicine, University of Muslim Indonesia. This research is descriptive research with a total sampling design that takes the entire population that meets the sample criteria. The results showed that the data of regional origin of South Sulawesi province had the highest proportion of 73 people (74%). Based on gender, the data obtained from the male gender showed the lowest proportion of 23 people (23%), and the female gender showed the highest proportion of 76 people (77%). Based on the number of memorized juz, the data obtained for the number of memorized 30 juz was the highest proportion of 32 people (32%). Based on the results of the study, it can be concluded that the profile of hafiz and hafizah students of the Faculty of Medicine, University of Muslim Indonesia, based on the origin of the province with the highest proportion of South Sulawesi province, based on female gender shows the highest proportion, and based on the number of memorized juz, namely 30 juz as the highest proportion.